Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

PPT Problematika Pembelajaran Kelas 4

2,549 views

Published on

Published in: Education

PPT Problematika Pembelajaran Kelas 4

  1. 1. UnOleh :- Nastiti Rahajeng - Riska Yuni P- Thorigul Achmad - Fika Santi PRabu, 26-09-2012
  2. 2. 1.Temperamen Anak Cenderung Negatif2.Kompetensi Mata Pelajaran Penjaskes Tidak Tercapai3.Guru yang Kurang Efektif dengan disiplin rendah4.Siswa Melihat Video Porno
  3. 3. Landasan Teori• Menurut Santrock (2008: 160) temperamen adalah gaya perilaku seseorang dan cara khasnya dalam memberi tanggapan atau respons terhadap situasi dan kondisi yang terjadi.• Menurut Thomas & Chess (1991) terdapat 3 tipe gaya temperamen 1. Easy Child 2. Difficult Child 3. Slow-to-warm-up Child
  4. 4. Permasalahan• Beberapa siswa sering lepas kontrol ketika ada teman yang menjahili dirinya sehingga menimbulkan kegaduhan dalam kelas dan menggangu KBM.• Penyebab  Perrceraian Keluarga, Sering dipukuli oleh orang tua ketika di rumah, dan mencoba menarik atau mencari perhatian dari teman dan orang di sekitarnya
  5. 5. Alternatif Pemecahan Melakukan hubungan dan komunikasi yangberkesinambungan dengan pihak keluarga yang bersangkutanMeningkatkan intensitas dalam berkomunikasi dengan siswa- siswa yang bersangkutan Guru sebaiknya mencoba menerapkan berbagai macam metode dan model pembelajaran yang menyenangkan Beri penghargaan pada tiap siswa yang berhasil dan berani sehingga dapat menumbuhkan motivasinya Menciptakan lingkungan belajar yang bervariasi
  6. 6. KOMPETENSI MATAPELAJARAN PENJASKES PADAKURIKULUM TIDAK TERCAPAI
  7. 7. Landasan Teori• UU RI No. 2 Tahun 1989 Pasal 30 ayat 3 menyatakan bahwa isi kurikulum pendidikan dasar harus memuat sekurang-kurangnya bahan kajian dan pelajaran tentang  Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, PKn, Bindo, membaca & menulis, matematika, pengantar sains & teknologi, ilmu bumi, sejarah nasional & sejarah umum, kertakes, Penjaskes, menggambar, dan bahasa inggris (Dalam Tirtarahardja dan Sulo, 2005: 272-273).
  8. 8. Permasalahan• Guru hanya mengajar materi seadanya saja untuk mata pelajaran PJK.• Ketika mapel PJK, siswa hanya bermain di luar kelas dengan mengenakan pakaian olahraga.• Penyebab  Guru tidak mengetahui bahwa ada kurikulum untuk mapel PJK dan tidak adanya guru tetap untuk mapel PJK.
  9. 9. Alternatif Pemecahan Memberitahu adanya kurikulum untuk mapel PJKGuru sebaiknya mempersiapkan diri sebelum mengajarkan materi kepada siswanya Disarankan kepada pihak sekolah untuk menambah atau merekrut satu tenaga pendidik, khusunya mapel PJK
  10. 10. CARA MENGAJAR GURU BAHASAINGGRIS YANG KURANG EFEKTIFDENGAN DISIPLIN RENDAH
  11. 11. Landasan Teori• Menurut Santrock • Kriteria guru yang efektif (2008: 7) guru yang  mengetahui cara-cara efektif memiliki tepat untuk memotivasi, strategi pengajaran berkomunikasi, yang baik dengan berhubungan dengan didukung oleh siswa, memahami metode penetapan pemanfaatan teknologi, tujuan, rancangan penguasaan materi pengajaran, dan pelajaran, dan memiliki manajemen kelas. gaya mengajar yang menyenangkan
  12. 12. Permasalahan• Guru bahasa inggris • Penyebab  tidak mengajarkan materinya tahu kalau ada dengan gaya yang kurikulum untuk monoton mapel bahasa inggris,• Mengajarnya relatif menghadapi masalah pada mood sang guru keluarga yang pelik,• Sering tidak masuk kelas dan merangkap untuk melaksanakan pekerjaan sebagai kewajiabannya dan tidak guru PAUD menggunakan kurikulum sebagai acuan mengajarnya
  13. 13. Alternatif PemecahanMemberitahu dan berbagi dengan guru yang bersangkutan tentang adanya kurikulum mapel bahasa inggris Sebaiknya kepala sekolah memberikan teguran kepada guru yang bersangkutan
  14. 14. SISWA YANGMELIHAT VIDEOPORNO
  15. 15. Landasan Teori• Melihat video porno menimbulkan kecanduan yang mengganggu fungsi otak.Ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton Jr, MD (dalam Pramono, 2012) mengatakan bahwa adiksi (kecanduan) mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil. Fungsi Otak tengah mirip kerjanya seperti pusat komunikasi antar bagian otak. Informasi yang didapat dari panca indera diteruskan oleh otak tengah ke otak berpikir yang relevan. Jika otak tengah dalam keadaan aktif, semua informasi akan terdistribusi dengan baik.
  16. 16. Permasalahan Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas IV SDN Jatimulyo 5 Malang, terdapat salah satu permasalahan yaitu Yesika, Dela, Eky, dan Rozak dimana meraka pernah melihat video porno. Setelah di tanya oleh wali kelas, keempat siswa tersebut dapat menceritakan dengan runtut setiap adegan yang ada dalam video yang mereka lihat.
  17. 17. Alternatif Pemecahan• Guru menjalin komunikasi dengan orang tua.• Anak SD dilarang membawa telefon genggaam yang canggih• Orang tua mendampingi anak saat melihat televisi• Memberikan penguatan spiritual
  18. 18. SISWA YANGHIPERAKTIF
  19. 19. Landasan Teori Dr. Seto Mulyadi dalam bukunya “Mengatasi Problem Anak Sehari-hari“ mengatakan pengertian istilah anak hiperaktif adalah : Hiperaktif menunjukkan adanya suatu pola perilaku yang menetap pada seorang anak. Perilaku ini ditandai dengan sikap tidak mau diam, tidak bisa berkonsentrasi dan bertindak sekehendak hatinya atau impulsif (dalam Hafidh, 2010).
  20. 20. Permasalahan Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas IV SDN Jatimulyo 5 Malang, terdapat salah satu siswa yaitu Zein, yang mengalami permasalahan dalam pembelajaran yaitu siswa sukaberjalan-jalan pada waktu kegiatan belajar mengajar berlangsung. Selain itu anak bertindak sesuka hatinya atau tidak terarah.
  21. 21. Alternatif Pemecahan• Lingkungan belajar yang bervariasi.• Beri kesempatan murid untuk berdiri dan berjalan-jalan.• Gunakan strategi manajemen perilaku, terutama dengan memberikan tanggapan positif jika terjadi kemajuan.• Lengkapi instruksi verbal dengan instruksi visual dan gunakan instruksi yang sederhana.
  22. 22. SISWA DENGAN RENTANGUSIA YANG JAUH BERBEDA
  23. 23. Landasan Teori• Menurut Kurnia, dkk (2008: 2-21) anak-anak pada rentang usia 6 – 12 tahun disebut anak usia sekolah dasar karena anak bersekolah disekolah dasar. Sedangkan masa puber terjadi masa rentang usia anak 12 - 15 tahun.• Karakteristik puber antara lain: sikap menarik diri dan menyendiri; merasa bosan melakukan kegiatan permainan pada masa anak; inkoordinasi gerakan yang mengakibatkan kecanggungan; antagonisme sosial yang membuat anak sulit bekerja sama dan sering membantah; emosi meninggi sehingga puber cenderung merasa sedih, marah, gelisah, khawatir, dan kurang percaya diri.• Salah satu tugas perkembangan sepanjang rentang kehidupan ada menurut Havighurst (Kurnia, dkk. 2008: 1-31), yaitu belajar menyesuaikan diri dengan teman seusianya.
  24. 24. Permasalahan• Siswa-siswa kelas 4 SDN Jatimulyo berjumlah 29 anak dengan mayoritas umur 9 tahun. Namun, terdapat satu siswa yang berusia 13 tahun (tahun kelahiran 1991). Rentang usia yang tergolong jauh berbeda, siswa ini sulit untuk bersosialisasi karena tidak memiliki teman sebaya. sebaya yang ia miliki yaitu orang-orang di luar lingkungan sekolah oleh karena itu prestasi belajar siswa ini tergolong rendah karena waktu dihabiskan untuk bermain dengan teman di lingkungan rumah.
  25. 25. Alternatif pemecahan• Pendekatan perubahan tingkah laku• Pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial.• Pendekatan proses kelompok.• Pengaturan tempat duduk.
  26. 26. SISWA YANG SERINGBERSIKAP “MEMBADUT”DI KELAS
  27. 27. Landasan Teori• Menurut Kurnia, dkk (2008:3-20) perilaku tak bermoral yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan harapan sosial karena sikap tidak setuju dengan standar sosial yang berlaku atau adanya perasaan wajib menyesuaikan diri, serta perilaku amoral yaitu perilaku yang tidak sesuai harapan sosial karena ketidakacuhan atau pelanggaran terhadap standar kelompok sosial.• Menurut Kurnia, dkk (2008:3-31) disiplin diperlukan untuk membentuk perilaku yang sesuai dengan aturan dan peran yang ditetapkan dalam kelompok budaya tempat orang tersebut menjalani kehidupannya. Melalui disiplin, anak belajar untuk berperilaku dan bersikap yang baik seperti yang diharapkan masyarakat lingkungannya.
  28. 28. Permasalahan• mengakibatkan pembelajaran tidak belajar dengan efektif karena secara langsung mengganggu guru ketika menjelskan materi dan siswa yang lain untuk menerima pelajaran. Sikap membadut akan menimbulkan kegaduhan, yaitu akibat respon siswa-siswa yang lain yang merasa terganggu atau bahkan merasa lucu sehingga ikut ramai saat pembelajaran berlangsung.
  29. 29. Alternatif Pemecahan• Pendekatan otoriter• Tindakan korektif• Pendekatan tiingkah laku• Permodelan oleh guru
  30. 30. GURU TIDAKMENGGUNAKANMEDIA DAN MODELPEMBELAJARAN
  31. 31. Landasan Teori• Model pembelajaran : Kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematik dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan.• Media pembelajaran : Sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya.• Menurut Jensen, 2010:24 Penerapan model pembelajaran dan penggunaan media belajar dalam proses pembelajaran akan menciptakan suasana dan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan.
  32. 32. Permasalahan Permasalahan Latar belakangDalam kegiatan belajar, Guru kelas 4 tidak dapatguru tidak menggunakan menggunakan model-model pembelajaran dan model pembelajaran danmedia pembelajaran. tidak dapat menggunakan media pembelajaran yangHal ini berdampak pada ada dikelaskegiatan pembelajaranyang didominasi olehguru
  33. 33. Alternatif Pemacahan Guru mencari literaturMahasiswa menerapkan modelpembelajaran dalam mengajar
  34. 34. GENK DALAM KELAS
  35. 35. Landasan Teori• Menurut Kurnia, 2008:2-15 peserta didik usia SD/MI yang berada pada periode akhir, mereka mulai membentuk kelompok bermain yang dapat berkembang menjadi kelompok belajar dan melakukan aktivitas pada masa akhir. Pembentukan kelompok ini membentuk sebuah Geng dimana kelompok atau geng ini memegang peranan penting dalam perkembangan sosial.
  36. 36. Permasalahan Permasalahan Latar belakangSiswa dalam kelas Kecocokan danmembentuk geng kebutuhan yang sama antara siswa satu denganKelompok ini siswa yang lainmengakibatkan suatukesenjangan sosial dalamlingkungan kelas
  37. 37. AlternatifPemecahanMasalah Merancang kegiatan 1 belajar dengan berkelompok Guru yang menentukan 2 kelompok Pengaturan posisi tempat 3 3 duduk
  38. 38. Tekanan TemanSebaya
  39. 39. Landasan Teori• Menurut Sudirman ( dalam Djamarah, 2006: 178) tujuan pengelolaan kelas adalah menyediakan fasilitas bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas.• Salah satu bentuk pelanggaran disiplin yang bersifat kelompok adalah kelas mereaksi negatif salah seorang anggota.
  40. 40. Permasalahan Permasalahan Latar belakangSiswa dalam kelas 1. Sering datangmereaksi negative salah terlambatseorang siswa dengan 2. Sering tidak masukmengolok-olok sekolah 3. Tidak menyelesaikan tugas dari guru
  41. 41. Alternative Pemecahan1 2 3Pendekatan Pendekatan Menjalin kepada siswa dengan siswa komunikasi yang lain di dengan orang kelas tua siswa

×