Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan                          (PAIKEM)                Untuk memenu...
PEMBAHASANA. Pengertian PAIKEM       PAIKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif,Efektif, dan Menye...
dan menerapkan kurikulum. Kurikulum memang merupakan dokumen danrencana baku, namun tetap perlu dikritisi dan dikembangkan...
B. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan PAIKEM         Dalam melaksanakan PAIKEM, guru perlu memperhatikan b...
berinteraksi dan bertukar pikiran. Namun demikian, anak perlu juga   menyelesaikan tugas secara perorangan agar bakat indi...
pertanyaan, berhipotesis, mengklasifikasi, membuat tulisan, dan membuat    gambar/diagram7. Memberikan umpan balik yang ba...
sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan, dan   cocok bagi siswa.3. Guru mengatur kelas dengan m...
Mengumpulkan data/jawaban dan                                          mengolahnya sendiri                                ...
D. Penerapan PAIKEM dalam Proses Pembelajaran      Berikut ini beberapa gambaran situasi PAIKEM.Gambar 1.1 Contoh ruang ke...
b.   Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman      dan kemampuan mereka dengan penekanan pada b...
d.    Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar           yang menarik dan menyediakan ”pojok baca”....
Gambar 1.7 Guru mendorong siswa dalam kegiatan pembelajaran       Pendekatan pembelajaran PAIKEM dapat membawa angin perub...
DAFTAR RUJUKANHerman, 2008. Menjadi guru favorit Pilihan Siswa. http://hlasrinkosgorobogor       .wordpress.com/2008/11/07...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pembel menyenangkan (paikem)

7,157 views

Published on

tugas model-model pembelajaran IPA SD

Published in: Education

Pembel menyenangkan (paikem)

  1. 1. Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) Untuk memenuhi tugas mata kuliah Model-model Pembelajaran IPA SD Yang dibina oleh Ibu Sri Estu Winahyu Oleh: Nastiti Rahajeng 109151415406 Stefani Mahesa Jelita 109151415422 Puri Selfi Cholifah 109151415423 Kiki Niken Saputri 109151420271 The Learning University UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN JURUSAN KEPENDIDKAN SEKOLAH DASAR DAN PRA SEKOLAH S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Februari 2012
  2. 2. PEMBAHASANA. Pengertian PAIKEM PAIKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif,Efektif, dan Menyenangkan. Pembelajaran yang aktif berarti pembelajaran yang memerlukan keaktifansemua siswa dan guru secara fisik, mental, emosional, bahkan moral dan spiritual.Guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya,membangun gagasan, dan melakukan kegiatan yang dapat memberikanpengalaman langsung, sehingga belajar merupakan proses aktif siswa dalammembangun pengetahuannya sendiri. Pembelajaran dikatakan inovatif apabila bersifat inovatif apabila metodedan sebagainya itu berbeda atau belum dilaksanakan oleh seorang guru meskipunsemua itu bukan barang baru bagi guru lain. Pembelajaran inovatif bisamengadaptasi dari model pembelajaran yang menyenangkan. Learning is funmerupakan kunci yang diterapkan dalam pembelajaran inovatif. Jika siswa sudahmenanamkan hal ini di pikirannya tidak akan ada lagi siswa yang pasif di kelas,perasaan tertekan dengan tenggat waktu tugas, kemungkinan kegagalan,keterbatasan pilihan, dan tentu saja rasa bosan. Membangun metode pembelajaran inovatif sendiri bisa dilakukan dengancara diantaranya mengakomodir setiap karakteristik diri. Artinya mengukur dayakemampuan serap ilmu masing-masing orang. Contohnya saja sebagian orang adayang berkemampuan dalam menyerap ilmu dengan menggunakan visual ataumengandalkan kemampuan penglihatan, auditory atau kemampuan mendengar,dan kinestetik. Dan hal tersebut harus disesuaikan pula dengan upayapenyeimbangan fungsi otak kiri dan otak kanan yang akan mengakibatkan prosesrenovasi mental, diantaranya membangun rasa percaya diri siswa. Kreatif (creative) berarti menggunakan hasil ciptaan / kreasi baru atauyang berbeda dengan sebelumnya. Kreatif dimaksudkan agar guru menciptakankegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuansiswa. Pembelajaran yang kreatif mengandung makna tidak sekedar melaksanakan 1
  3. 3. dan menerapkan kurikulum. Kurikulum memang merupakan dokumen danrencana baku, namun tetap perlu dikritisi dan dikembangkan secara kreatif. Pembelajaran dapat dikatakan efektif (effective / berhasil guna) jikamencapai sasaran atau minimal mencapai kompetensi dasar yang telah ditetapkan.Di samping itu, yang juga penting adalah banyaknya pengalaman dan hal baruyang “didapat“ siswa. Guru pun diharapkan memeroleh “pengalaman baru”sebagai hasil interaksi dua arah dengan siswanya. Pembelajaran yang menyenangkan (joyful) perlu dipahami secara luas,bukan hanya berarti selalu diselingi dengan lelucon, banyak bernyanyi atau tepuktangan yang meriah. Pembelajaran yang menyenangkan adalah pembelajaran yangdapat dinikmati siswa. Siswa merasa nyaman, aman dan asyik. Perasaan yangmengasyikkan mengandung unsur inner motivation, yaitu dorongan keingintahuanyang disertai upaya mencari tahu sesuatu. Menurut hasil penelitian, tingginya waktu curah perhatian terbuktimeningkatkan hasil belajar. Keadaan aktif dan menyenangkan tidaklah cukup jikaproses pembelajaran tidak efektif, yaitu tidak menghasilkan apa yang harusdikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung, sebab pembelajaranmemiliki sejumlah tujuan pembelajaran yang harus dicapai. Jika pembelajaranhanya aktif dan menyenangkan tetapi tidak efektif, maka pembelajaran tersebuttak ubahnya seperti bermain biasa. Siswa tidak memungkiri metode “PAIKEM = pembelajaran aktif, inovatif,kreatif, efektif dan menyenangkan” merupakan metode yang sangat mengerti danmemahami kondisi siswa. bagaimana guru menyampaikan materi merupakanpenilaian utama siswa, seorang guru mempunyai wawasan yang luas akantergambar dengan cara bagaimana seorang guru menyampaikan pembelajaran dikelas, fokus terhadap materi dan penyampaian yang mudah dimengerti oleh siswa.peduli terhadap siswa dan tidak pilih-memilih (diskriminatif), performance yangmenarik serta bisa dijadikan partner dalam berdiskusi dan berkeluh kesahmerupakan sekian banyak kriteria yang siswa sampaikan jika seorang guru inginmenjadi favorit di mata siswa (Herman, 2008). 2
  4. 4. B. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan PAIKEM Dalam melaksanakan PAIKEM, guru perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:1. Memahami sifat yang dimiliki anak. Pada dasarnya anak memiliki sifat: rasa ingin tahu dan berimajinasi. Anak desa, anak kota, anak orang kaya, anak orang miskin, anak Indonesia, atau anak bukan Indonesia – selama mereka normal – terlahir memiliki kedua sifat itu. Kedua sifat tersebut merupakan modal dasar bagi berkembangnya sikap/berpikir kritis dan kreatif. Kegiatan pembelajaran merupakan salah satu lahan yang harus kita olah sehingga subur bagi berkembangnya kedua sifat, anugerah Tuhan, tersebut. Suasana pembelajaran dimana guru memuji anak karena hasil karyanya, guru mengajukan pertanyaan yang menantang, dan guru yang mendorong anak untuk melakukan percobaan, misalnya, merupakan pembelajaran yang subur seperti yang dimaksud2. Mengenal anak secara perorangan. Para siswa berasal dari lingkungan keluarga yang bervariasi dan memiliki kemampuan yang berbeda. Dalam PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Efektif dan Menyenangkan) perbedaan individual perlu diperhatikan dan harus tercermin dalam kegiatan pembelajaran. Semua anak dalam kelas tidak selalu mengerjakan kegiatan yang sama, melainkan berbeda sesuai dengan kecepatan belajarnya. Anak-anak yang memiliki kemampuan lebih dapat dimanfaatkan untuk membantu temannya yang lemah (tutor sebaya). Dengan mengenal kemampuan anak, kita dapat membantunya bila mendapat kesulitan sehingga belajar anak tersebut menjadi optimal.3. Memanfaatkan perilaku anak dalam pengorganisasian belajar. Sebagai makhluk sosial, anak sejak kecil secara alami bermain berpasangan atau berkelompok dalam bermain. Perilaku ini dapat dimanfaatkan dalam pengorganisasian belajar. Dalam melakukan tugas atau membahas sesuatu, anak dapat bekerja berpasangan atau dalam kelompok. Berdasarkan pengalaman, anak akan menyelesaikan tugas dengan baik bila mereka duduk berkelompok. Duduk seperti ini memudahkan mereka untuk 3
  5. 5. berinteraksi dan bertukar pikiran. Namun demikian, anak perlu juga menyelesaikan tugas secara perorangan agar bakat individunya berkembang4. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kemampuan memecahkan masalah. Pada dasarnya hidup ini adalah memecahkan masalah. Hal ini memerlukan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Kritis untuk menganalisis masalah; dan kreatif untuk melahirkan alternatif pemecahan masalah. Kedua jenis berpikir tersebut, kritis dan kreatif, berasal dari rasa ingin tahu dan imajinasi yang keduanya ada pada diri anak sejak lahir. Oleh karena itu, tugas guru adalah mengembangkannya, antara lain dengan sering-sering memberikan tugas atau mengajukan pertanyaan yang terbuka.5. Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik. Ruang kelas yang menarik merupakan hal yang sangat disarankan dalam PAIKEM. Hasil pekerjaan siswa sebaiknya dipajangkan untuk memenuhi ruang kelas seperti itu. Selain itu, hasil pekerjaan yang dipajangkan diharapkan memotivasi siswa untuk bekerja lebih baik dan menimbulkan inspirasi bagi siswa lain. Yang dipajangkan dapat berupa hasil kerja perorangan, berpasangan, atau kelompok. Pajangan dapat berupa gambar, peta, diagram, model, benda asli, puisi, karangan, dan sebagainya. Ruang kelas yang penuh dengan pajangan hasil pekerjaan siswa, dan ditata dengan baik, dapat membantu guru dalam pembelajaran karena dapat dijadikan rujukan ketika membahas suatu masalah.6. Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Lingkungan (fisik, sosial, atau budaya) merupakan sumber yang sangat kaya untuk bahan belajar anak. Lingkungan dapat berperan sebagai media belajar, tetapi juga sebagai objek kajian (sumber belajar). Penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar sering membuat anak merasa senang dalam belajar. Belajar dengan menggunakan lingkungan tidak selalu harus keluar kelas. Bahan dari lingkungan dapat dibawa ke ruang kelas untuk menghemat biaya dan waktu. Pemanfaatan lingkungan dapat mengembangkan sejumlah keterampilan seperti mengamati (dengan seluruh indera), mencatat, merumuskan 4
  6. 6. pertanyaan, berhipotesis, mengklasifikasi, membuat tulisan, dan membuat gambar/diagram7. Memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar. Mutu hasil belajar akan meningkat bila terjadi interaksi dalam belajar. Pemberian umpan balik dari guru kepada siswa merupakan salah satu bentuk interaksi antara guru dan siswa. Umpan balik hendaknya lebih mengungkap kekuatan daripada kelemahan siswa. Selain itu, cara memberikan umpan balik pun harus secara santun. Hal ini dimaksudkan agar siswa lebih percaya diri dalam menghadapi tugas-tugas belajar selanjutnya. Guru harus konsisten memeriksa hasil pekerjaan siswa dan memberikan komentar dan catatan. Catatan guru berkaitan dengan pekerjaan siswa lebih bermakna bagi pengembangan diri siswa daripada hanya sekedar angka8. Membedakan antara aktif fisik dan aktif mental. Banyak guru yang sudah merasa puas bila menyaksikan para siswa kelihatan sibuk bekerja dan bergerak. Apalagi jika bangku dan meja diatur berkelompok serta siswa duduk saling berhadapan. Keadaan tersebut bukanlah ciri yang sebenarnya dari PAIKEM. Aktif mental lebih diinginkan daripada aktif fisik. Sering bertanya, mempertanyakan gagasan orang lain, dan mengungkapkan gagasan merupakan tanda-tanda aktif mental. Syarat berkembangnya aktif mental adalah tumbuhnya perasaan tidak takut: takut ditertawakan, takut disepelekan, atau takut dimarahi jika salah. Oleh karena itu, guru hendaknya menghilangkan penyebab rasa takut tersebut, baik yang datang dari guru itu sendiri maupun dari temannya.C. Penerapan PAIKEM dalam Proses Pembelajaran Menurut Ramadhan (2008), secara garis besar, penerapan PAIKEM dalampembelajaran dapat digambarkan sebagai berikut:1. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka dengan penekanan pada belajar melalui berbuat.2. Guru menggunakan berbagai alat bantu dan berbagai cara dalam membangkitkan semangat, termasuk menggunakan lingkungan sebagai 5
  7. 7. sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan, dan cocok bagi siswa.3. Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang lebih menarik dan menyediakan „pojok baca‟4. Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok.5. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah, untuk mengungkapkan gagasannya, dan melibatkam siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya. PAIKEM diperlihatkan dengan berbagai kegiatan yang terjadi selamaKBM. Pada saat yang sama, gambaran tersebut menunjukkan kemampuan yangperlu dikuasai guru untuk menciptakan keadaan tersebut. Berikut adalah tabelbeberapa contoh kegiatan KBM dan kemampuan guru yang besesuaian. Kemampuan guru Kegiatan belajar mengajarGuru merancang dan mengelola KBM Guru melaksanakan KBM dalamyang mendorong siswa untuk berperan kegiatan yang beragam, misalnya:aktif dalam pembelajaran Percobaan Diskusi kelompok Memecahkan masalah Mencari informasi Menulis laporan/cerita/puisi Berkunjung keluar kelasGuru menggunakan alat bantu dan Sesuai mata pelajaran, gurusumber yang beragam. menggunakan, misalnya: Alat yang tersedia atau yang dibuat sendiri Gambar Studi kasus Nara sumber LingkunganGuru memberi kesempatan kepada Siswa:siswa untuk mengembangkanketerampilan Melakukan percobaan, pengamatan, atau wawancara 6
  8. 8. Mengumpulkan data/jawaban dan mengolahnya sendiri Menarik kesimpulan Memecahkan masalah, mencari rumus sendiri. Menulis laporan hasil karya lain dengan kata-kata sendiri.Guru memberi kesempatan kepada Melalui:siswa untuk mengungkapkangagasannya sendiri secara lisan atau Diskusitulisan Lebih banyak pertanyaan terbuka Hasil karya yang merupakan anak sendiriGuru menyesuaikan bahan dan kegiatan Siswa dikelompokkan sesuaibelajar dengan kemampuan siswa dengan kemampuan (untuk kegiatan tertentu) Bahan pelajaran disesuaikan dengan kemampuan kelompok tersebut. Siswa diberi tugas perbaikan atau pengayaan.Guru mengaitkan KBM dengan Siswa menceritakan ataupengalaman siswa sehari-hari. memanfaatkan pengalamannya sendiri. Siswa menerapkan hal yang dipelajari dalam kegiatan sehari- hariMenilai KBM dan kemajuan belajar Guru memantau kerja siswa.siswa secara terus-menerus Guru memberikan umpan balik. 7
  9. 9. D. Penerapan PAIKEM dalam Proses Pembelajaran Berikut ini beberapa gambaran situasi PAIKEM.Gambar 1.1 Contoh ruang kelas yang menunjukkan ciri-ciri PAIKEM a. Pada pembelajaran konvensional meja dan kursi diatur menghadap ke papan tulis dan siswa duduk berjajar, namun tidak demikian pada PAIKEM. Meja dan kursi diatur sedemikian rupa sehingga dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja dalam kelompok- kelompok. Pembelajaran Pembelajaran PAIKEM konvensional Gambar 1.2 Perbedaan pengaturan tempat duduk antara pembelajaran konvensional dan PAIKEM 8
  10. 10. b. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka dengan penekanan pada belajar dengan cara berbuat (learning by doing).Gambar 1.3 Belajar dengan cara berbuat/melakukan sesuatu/ learning by doingc. Guru menggunakan berbagai alat bantu dan berbagai cara menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk membuat pembelajaran menarik dan menyenangkan. Gambar 1.4 Siswa menggunakan alat bantu dan lingkungan sebagai sumber belajar 9
  11. 11. d. Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang menarik dan menyediakan ”pojok baca”. Gambar 1.5 Pajangan hasil karya untuk menghargai siswa dan menarik minat baca e. Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok yang mengoptimalkan tanggung jawab seluruh anggota kelompok dalam berpartisipasi dan memberikan kontribusi positif.Gambar 1.6 Kegiatan siswa bervariasi yakni: kerja kelompok, kerja berpasangan, kerja perorangan, dan kegiatan belajar di kelas f. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan masalah dan untuk mengungkapkan gagasannya, serta melibatkan mereka dalam lingkungan sekolahnya. 10
  12. 12. Gambar 1.7 Guru mendorong siswa dalam kegiatan pembelajaran Pendekatan pembelajaran PAIKEM dapat membawa angin perubahandalam pembelajaran, yaitu:a. Guru dan murid sama-sama aktif dan terjadi interaksi timbal balik antara keduanya.b. Guru dalam pembelajaran tidak hanya berperan sebagai pengajar dan pendidik juga berperan sebagai fasilitator.c. Guru dan murid dapat mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran. Guru dapat mengembangkan kreativitasnya dalam hal: teknik pengajaran, penggunaan multimetode, pemakaian media, dan guru dapat berperan sebagai mediator bagi murid-muridnya.d. Murid merasa senang dan nyaman dalam pembelajaran, tidak merasa tertekan sehingga proses berpikir anak akan berjalan normal.e. Munculnya pembahasan dalam pembelajaran di kelas. 11
  13. 13. DAFTAR RUJUKANHerman, 2008. Menjadi guru favorit Pilihan Siswa. http://hlasrinkosgorobogor .wordpress.com/2008/11/07/menjadi-guru-favorit-pilihan-siswa/. Diakses tanggal 8 Februari 2009.Iqbal, Mochammad. 2011. PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan), (Online), (http://iqbalali.com/2011/08/04/paikem- pembelajaran-aktif-inovatif-kreatif-efektif-dan-menyenangkan/, diakses 4 Februari 2012).Ramadhan, Tarmizi. 2008. Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan, (Online), (http://tarmizi.wordpress.com/2008/11/11/pembelajaran-aktif-inovatif- kreatif-efektif-dan-menyenangkan/, diakses 4 Februari 2012). 12

×