Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pengelolaan Sampah Organik di Pemukiman

1,416 views

Published on

Pak Sujiman menjadi salah satu ikon yang cukup populer di Jawa Timur dengan produk pupuk cair organiknya. Pria asal Lirboyo, Kediri ini membuat sendiri pupuk dan komposter dari sampah-sampah organik. Beliau juga sering memberikan pelatihan mengenai pembuatan pupuk cair organik yang disebut dengan Jussos.

Published in: Environment
  • DOWNLOAD FULL BOOKS, INTO AVAILABLE FORMAT ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. PDF EBOOK here { https://tinyurl.com/yxufevpm } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. EPUB Ebook here { https://tinyurl.com/yxufevpm } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. doc Ebook here { https://tinyurl.com/yxufevpm } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. PDF EBOOK here { https://tinyurl.com/yxufevpm } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. EPUB Ebook here { https://tinyurl.com/yxufevpm } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. doc Ebook here { https://tinyurl.com/yxufevpm } ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... .............. Browse by Genre Available eBooks ......................................................................................................................... Art, Biography, Business, Chick Lit, Children's, Christian, Classics, Comics, Contemporary, Cookbooks, Crime, Ebooks, Fantasy, Fiction, Graphic Novels, Historical Fiction, History, Horror, Humor And Comedy, Manga, Memoir, Music, Mystery, Non Fiction, Paranormal, Philosophy, Poetry, Psychology, Religion, Romance, Science, Science Fiction, Self Help, Suspense, Spirituality, Sports, Thriller, Travel, Young Adult,
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • terima kasih atas pencerahannya.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Pengelolaan Sampah Organik di Pemukiman

  1. 1. PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI PEMUKIMAN Sujiman Praktisi Lingkungan Lirboyo Kediri • PENGERTIAN: Berdasar SNI 3242:2008  Permukiman adalah kawasan budidaya dalam lingkungan hidup baik yg bersifat perkotaan maupun perdesaan ,terdiri dari beberapa jenis kawasan dg prasarana dan sarana lingkungan yg lengkap dg fungsi utama sebagai pusat pelayana bagi kebutuhan penghuninya.   Sampah Organik adalah sampah yg mudah membusuk terdiri dari bekas makanan,bekas sayur,kulit buah,daun daunan dan rumput.   Sampah anorganik adalah sampah seperti kertas,kerdus,kaca/gelas,besi dan logam lainnya
  2. 2.  Sampah domestic B3:sampah yg berasal dari aktifitas rumah tangga mengandung bahan dan bekas kemasan suatu jenis bahan berbahaya dan atau beracun karena sifat atau konsentrasinya dan atau jumlahnya baik secara langsung atau tidak langsung dapat merusak dan atau mencemarkan lingkungsan hidup dan atau membahayakan kesehatan manusia.   Sumber sumber sampah di permukiman:  1.rumah tangga 5.toko  2.pasar 6.jalan/selokan  3.sekolah 7.puskesmas  4.taman 8.tempat ibadah  9.dan lain lain
  3. 3. DAMPAK PENCEMARAN SAMPAH DIPERMUKIMAN TERHADAP MANUSIA DAN LINGKUNGAN  Dampak Sampah bagi Kesehatan  1. Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan yang tidak tepat dapat bercampur dengan air minum.  2. Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit)  3. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernaan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah  4. Sampah beracun. Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.
  4. 4.  Dampak Sampah terhadap Lingkungan  Pencemaran udara Sampah yang menumpuk dan tidak segera terangkut merupakan sumber bau tidak sedap yang memberikan efek buruk bagi daerah sensitive sekitarnya. Asap yang timbul dari pembakaran sampah sangat potensial menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitarnya.  Pencemaran Air  Lindi adalah air hasil degradasi dari sampah dan dapat menimbulkan pencemaran apabila tidak diolah terlebih dahulu. Aliran lindi ke saluran atau tanah sekitarnya akan menyebabkan terjadinya pencemaran
  5. 5.  Pencemaran Tanah  Pembuangan sampah yang tidak dilakukan dengan baik misalnya di lahan kosong atau TPA yang dioperasikan secara sembarangan akan menyebabkan lahan setempat mengalami pencemaran akibat tertumpuknya sampah organik dan mungkin juga mengandung Bahan Buangan Berbahaya (B3). Bila hal ini terjadi maka akan diperlukan waktu yang sangat lama sampai sampah terdegradasi atau larut dari lokasi tersebut.  Gangguan Estetika  Lahan yang terisi sampah secara terbuka akan menimbulkan kesan pandangan yang sangat buruk sehingga mempengaruhi estetika lingkungan sekitarnya.
  6. 6. SALAM LINGKUNGAN  SALAM BUMI JAWAB; PASTI LESTARI  PILAH SAMPAH JAWAB ; REDUCE,REUSE,RECYCLE  ADIPURA JAWAB ;PASTI BISA  SALAM GAUL JAWAB ; AKU KAMU KITA SEMUA  PEDULI LINGKUNGAN 
  7. 7. LAGU PILAH SAMPAH  PILAH SAMPAH OH PILAH SAMPAH OH PILAH SAMPAH  SEKARANG JUGA SEKARANG JUGA SEKARANG JUGA  PILAH SAMPAH OH PILAH SAMPAH OH PILAH SAMPAH  SEKARANG JUGA SEKARANG JUGA DAN SELAMANYA  Reff: PILAH SAMPAH BUKAN JADI MASALAH  SEKARANG JUGA SEKARANG JUGA SEKARANG JUGA  PILAH SAMPAH AGAR MEN JADI BERKAH  SEKARANG JUGA SEKARANG JUGA DAN SELAMANYA
  8. 8. HIDROPONIK ORGANIK
  9. 9. Prof.Dr Ir ANDRIANTO HANDOYO KETUA DRN
  10. 10. TERONG POLYBAG
  11. 11. PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK UU NO 18 tahun 2008 ps 1 Sampah adalah sisa kegitatan sehari hari manusia dan atau proses alam yg berbentuk padat
  12. 12.  SAMPAH ORGANIK: 1.KOMPOS/KOMPOSTING  2.BIOGAS  3.PUPUK ORGANIK CAIR  4.BRIKET ARANG SAMPAH    PERLAKUAN:  1.LSO (LUBANG SAMPAH ORGANIK).  2.BIOPORI  3.KARBONASI  4.KOMPOSTING  5.FERMENTOR
  13. 13. Cara Pembuatan : 1. Masukan silinder seng yg sudah dilubangi 1. Masukan sampah pada drum tekan tekan 2. Masukan sabut kelapa yg telah diberi minyak tanah pada seng dan bakar. 3. Tutup drum 4. Siapkan perekat dari tepung kanji/ tapioka yan g dilarutkan dengan air dengan perbandingan 1 : 10 5. Masukan dalam cetakan pipa paralon diameter 1 inch panjang 10 cm 6. Tekan-tekan hingga jadi 6cm 7. jemur
  14. 14. 5/30/2016 B R I K E T A R A N G
  15. 15. 5/30/2016
  16. 16. 5/30/2016
  17. 17. Kompos : hasil dekomposisi parsial/tidak lengkap, dipercepat secara artifisial dari campuran bahan-bahan organik oleh populasi berbagai macam mikroba dalam lingkungan yang hangat, lembab, baik secara aerobik maupun an aerobik. Pengomposan : proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba- mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi.
  18. 18. Aspek Ekonomi :  Menghemat biaya transportasi dan penimbunan limbah  Mengurangi volume/ukuran limbah  Memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya. Aspek Lingkungan :  Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah  Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan
  19. 19. Aspek bagi tanah/tanaman : Meningkatkan kesuburan tanah Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah Meningkatkan kapasitas serap air tanah Meningkatkan aktivitas mikroba tanah Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen). Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah.
  20. 20. 1. 1.Komposter  Aerob maupun anaerob (kita gunakan aerob)  Memudahkan kontrol pengomposan 2. 2.Bioaktifator • Pengurai/perombak sampah organik • Bisa berupa bakteri, jamur, maupun flora-fauna lainnya. • Bisa beli dipasar bebas maupun membuat sendiri (MOL) Mikroba Keaneka ragaman mikroba akan mempercepat proses (selulotik, lignolitik, proteoliktik)
  21. 21. 3. C/N rasio : perbandingan carbon dan nitrogen daun-daun basah. C/N rasio dibawah 20 Daun-daun kering. C/N rasio diatas 40 Sedangkan ranting, kayu, gergajian C/N rasio >200 C/N rasio efektif 25-35 2 bagian daun basah, 1 bagian daun kering 1 bagian daun kering, 1-2 bagian kotoran ternak Jika C/N rasio tinggi , pengomposan lambat.
  22. 22. 4. Ukuran  sampah dicacah 3-4 cm •Memperbesar ruang infeksi mikroba •Membuat porositas ruang ( ruang O2) Catatan : terlalu kecil ukuran menjadi an aerob. 5. Aerasi Suplay oksigen Ditentukan porositas dan kelembaban Bisa dengan dibalik-balik
  23. 23. 6.Porositas •Ruang antar partikel/bahan •Ruang untuk suplay O2 7.Kelembaban Efektif 40-60% <40% dan >60% mikroba melemah >60% terjadi an aerobik 8.Suhu Efektif/optimal 30-60°C >60°C banyak mikroba mati
  24. 24. 9. PH •Optimal 6,5 – 7,5 Cara mempercepat pengomposan : Memanipulasi faktor-faktor tersebut di atas. Menambah/menganeka ragamkan mikroba.
  25. 25. 7. Kontrol kelembaban, suhu, PH. 8. Bolak-balik tiap 1 minggu sekali. (beri bioaktivator lagi) Catatan :  bila terlalu kering siram air.  bila terlalu basah/banyak daun hijau tambah gergajian  Bila hanya daun kering dan daun basah. Kotoran hewan sulit bisa disiram urea
  26. 26. Komposter a) Campur kompos jadi dan serbuk gergaji 1 : 1 b) Masukkan dalam komposter setelah 20 cm c) Siram dengan bioaktivator d) Cacah sampah organik (upayakan C/N rasio 25-35 serta campur dedak secukupnya ) e) Masukkan kekomposter setelah 20 cm f) Siram dengan bioaktivator g) Ulang-ulang a sampai f sampai penuh h) Upayakan 2 atau 3 hari diaduk-aduk i) ± 45hari kompos jadi.
  27. 27. Catatan :  fungsi kompos jadi adalah menganeka ragamkan mikroba  Serbuk gergaji sebagai penyerap air lindi. ( limbah dapur dan makanan mayoritas menimbulkan lindi banyak)  Fungsi dedak sebagai penggiat kerja mikroba

×