Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Intisari pl 1 ringkasan (FULL EDITION) nrhs

12,623 views

Published on

KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA PL
https://www.instagram.com/nadasilitonga/
https://www.facebook.com/nadsilitonga/

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

Intisari pl 1 ringkasan (FULL EDITION) nrhs

  1. 1. KITAB KEJADIAN ISI POKOK KITAB KEJADIAN Kata “kejadian” berasal dari kata Yunani genesis yang berarti “awal”, Kitab Kejadian ini adalah kitab tentang asal-usul dunia, umat manusia, dan umat Israel. Kitab Kejadian juga merupakan sebuah kitab kesaksian iman ynag isinya terutama mengenai siapa Alla dan bagaimana Ia bekerja dalam kehidupan manusia sejak penciptaan dunia ini. MAKSUD PENULISANNYA Leluhur-leluhur Israel pada masa terawal tidak menulis riwayat keluarga mereka. Yang mereka lakukan adalah menceritakan rangkaian kisah hidup mereka. Kisah-kisah itu diceritakan turun-temurun, dan baru ditulis dikemudian hari agar umat Israel memiliki catatan tentang bagaimana Allah menciptakan dunia ini dan bagaimana mereka menjadi umat Allah. Kitab ini juga menggambarkan bagaimana manusia pertama memutuskan hubungan yang sempurna dengan Allah di Taman Eden. Namun, Allah tidak menyerah pada manusia. Ia bahkan memilih Abraham dan Sarai (kemudian disebut Abraham dan Sarah). Ia menyuruh mereka meninggalkan rumah mereka di Mesopotamia Utara dan pergi ke Kanaan, tanah yang dijanjikan Allah kepada Abraham dan keturunannya. Allah juga berjanji kepada Abraham bahwa keturunannya akan menjadi bangsa besar yang membawa berkat Allah kepada semua bangsa lain didunia (12:1-3). Dalam kitab Kejadian, sejumlah silsilah juga dicatat untuk menyelesaikan hubungan umat Israel satu sama lain dan dengan bangsa-bangsa lain di Timur Dekat kuno, Timur Tengah, dan Afrika Timur Laut. LATAR BELAKANGNYA Menurut tradisi, Musa dianggap sebagai pengarang dan penyusun kelima kitab pertama Alkitab, termasuk kitab Kejadian. Sulit dikatakan dengan pasti kapan Musa hidup, tetapi Alkitab (1 Raj 6:1) dan dokumen-dokumen kuno lain tampaknya menunjuk kepada masa antara 1400 dan 1250 SM. Kalau begitu, usia kitab Kejadian sudah lebih dari 3300 tahun! Akan tetapi, dalam dua abad terakhir, sejumlah ahli Alkitab berpendapat bahwa bagian- bagian kitab Kejadian dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini sebenarnya ditulis ulang jauh setelah masa hidup Musa, mungkin pada masa pembuangan Israel di Babel (587-538 SM). Ahli-ahli tersebut melihat bahwa dua cerita tentang penciptaan dunia (1:1-24 dan 2:4-25) agak berbeda dan masing-masing menggunakan nama yang berbeda untuk Allah. Menurut mereka, kitab Kejadian ini mungkin merupakan kumpulan tulisan dan pengarang-pengarang berbeda, yang masing-masing memiliki kisah-kisah dan sejarah yang penting mengenai leluhur-leluhur Israel pada masa terawal. Siapapun yang menulis kitab ini, berita utamanya jelas, yakni: Allah, Abraham, Sarah dan keturunan mereka (umat Israel) adalah pencipta dunia dan bertindak dalam sejarah untuk menyelamatkan semua orang. GAYA PENULISAN KITAB KEJADIAN 1. Kitab Kejadian mengajarkan kebenaran dengan menceritakan kisah-kisah, bukan dengan memberikan pelajaran dalam bentuk yang lebih formal. Ringkasan PL 1 Hal. 1
  2. 2. 2. Kisah-kisah yang diceritakan bersifat sangat manusiawi. Tidak ada upaya untuk menutup-nutupi fakta, bahkan pahlawan-pahlawan besar sekalipun digambarkan apa adanya. 3. Semua kisah diceritakan dengan penuh keagungan dan dengan gaya yang mengharukan. Dinilai dari standar apa pun, disimpulkan bahwa Kitab Kejadian ditulis dengan cemerlang. NILAI KITAB KEJADIAN Banyak orang mungkin menilai bahwa ilmu modern dan sejarah telah meremehkan nilai Kitab Kejadian. Kendatipun demikian, kita tetap dapat membaca Kitab Kejadian dengan penuh kepercayaan akan nilai kebenarannya berdasarkan dua alasan, yaitu: 1. Karena di antara semua argumentasi ilmiah atau sejarah yang mempertanyakan ketepatan Kitab Kejadian selalu terdapat lebih dari satu yang mendukung Kitab Kejadian. 2. Sebagian besar dari yang diperdebatkan bukan terutama mengenai kebenaran itu sendiri, melainkan tentang cara-cara pendekatan modern terhadap kebenaran. Apapun anggapan kita tentang kebenaran, Kitab Kejadian tetap merupakan kebenaran. Di atas segalanya, Kitab Kejadian merupakan kebenaran yang diungkapkan oleh Allah sendiri mengenai diri-Nya, kita dan dunia tempat kita hidup. GARIS BESAR 1. RIWAYAT UMAT MANUSIA Kej 1:1-11:30 Kej 1:1-2:3 Penciptaan Dunia Kej 2:4-25 Penciptaan laki-laki dan perempuan Kej 3:1-24 Kejatuhan manusia Kej 4:1-26 Riwayat Kain dan Habil Kej 5:1-32 Ringkasan sejarah - Adam sampai Nuh Kej 6:1-9:28 Riwayat Nuh Kej 10:1-32 Keluarga Nuh Kej 11:1-9 Menara Babel Kej 11:10-30 Ringkasan sejarah - Sem sampai Abram 2. RIWAYAT ABRAHAM Kej 11:31-25:18 Kej 11:31-12:9 Abraham memulai perjalanannya Kej 12:10-20 Abraham menghadapi kelaparan dan Mesir Kej 13:1-18 Abraham berpisah dari Lot Kej 14:1-24 Abraham menyelamatkan Lot Kej 15:1-21 Abraham bertemu dengan Allah Kej 16:1-16 Abraham mendapat seorang anak laki-laki dengan caranya sendiri Kej 17:1-27 Abraham bertemu lagi dengan Allah Kej 18:1-19:38 Abraham menerima tiga pengunjung surgawi Kej 20:1-18 Abraham berbohong pada Abimelekh Kej 21:1-7 Abraham mendapat seorang anak laki-laki dengan cara Allah Kej 21:8-34 Abraham menghadapi berbagai masalah Kej 22:1-24 Abraham menghadapi ujian berat Kej 23:1-20 Abraham mengubur istrinya Kej 24:1-67 Abraham merencanakan hari depannya Kej 25:1-18 Hari-hari akhir Abraham 3. RIWAYAT ISHAK Kej 25:19-27:40 Kej 25:19-34 Ishak mendapatkan dua orang anak laki-laki Kej 26:1-35 Ishak menghadapi masalah Ringkasan PL 1 Hal. 2
  3. 3. Kej 27:1-40 Ishak ditipu 4. RIWAYAT YAKUB Kej 27:41-37:1 Kej 27:41-28:9 Yakub bergegas meninggalkan kampung halamannya Kej 28:10-22 Yakub bertemu Allah di Betel Kej 29:1-31:55 Yakub bekerja pada Laban selama bertahun-tahun Kej 32:1-33:20 Yakub akhirnya pulang ke rumah Kej 34:1-31 Yakub berselisih dengan Sikem Kej 35:1-21 Yakub bertemu Allah lagi di Betel Kej 35:22-37:1 Keluarga Yakub 5. RIWAYAT YUSUF Kej 37:2-50:26 Kej 37:2-11 Yusuf dan mimpi kanak-kanaknya Kej 37:12-36 Yusuf dan saudara-saudaranya yang jahat Kej 38:1-30 Yehuda dan Tamar Kej 39:1-40:23 Yusuf di penjara dengan tidak adil Kej 41:1-57 Yusuf dan pembebasannya secara tak terduga Kej 42:1-45:28 Yusuf dan saudara-saudaranya yang kekurangan Kej 46:1-50:3 Yusuf dan ayahnya yang sudah lanjut usia Kej 50:4-26 Yusuf dan hari-hari akhir hidupnya PESAN Merinci pengajaran dari Kitab Kejadian tidak selalu mudah dan apa yang diberikan di bawah ini hanyalah sekadar contoh. 1. Apa yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai Allah  Dia kekal dan hidup. Kej 1:1  Dia pencipta dan pemberi hidup. Kej 1:1-2:9  Dia adalah pribadi dan rindu bersekutu dengan manusia. Kej 1:26-2:25;3:8;15:1-16  Dia kudus dan akan menghakimi orang berdosa. Kej 3:8-24; 6:5-8; 11:1-9;18:16- 19:29  Dia penuh belas kasihan, dalam penghakiman sekalipun. Kej 3:21; 4:15; 6:8; 18:32  Dia sabar menangani pengikut-pengikut-Nya seperti digambarkan dalam kisah Abraham dan Yakub.  Dia berdaulat atas segala kuasa. Kej 18:14; 26:12-16; 50:20 2. Apa yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai manusia?  Dia dilahirkan dalam gambar Allah, dan karenanya bernilai serta mempunyai kemampuan kreatif. Kej 1:27-30  Dia mengikuti kehendak sendiri dan menuruti jalannya yang berdosa tanpa Allah. Kej 3:1-7  Dosanya sudah tertanam dalam tatanan hidupnya, seperti ditunjukkan oleh Abraham. Kej 20:1-18  Dia perlu bersekutu dengan penciptanya, seperti diajarkan melalui kehidupan Abraham.  Dia bisa diubahkan oleh Allah, seperti ditunjukkan melalui kehidupan Yakub.  Dia berada di bawah kuasa pemeliharaan Allah, seperti ditunjukkan melalui kehidupan Yusuf 3. Apakah yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai masyarakat?  Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, bukan sebagai pribadi yang menyendiri. Kej 2:1-18 Ringkasan PL 1 Hal. 3
  4. 4.  Banyak terdapat contoh mengenai masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan bersama.  Kesatuan dasar dari struktur masyarakat ialah perkawinan. Kej 2:24  Undang-undang pemerintah juga diperlukan untuk membantu manusia hidup dalam dunia yang penuh dosa ini. PENERAPAN Pesan dalam Kitab Kejadian dapat diterapkan ke dalam tiga wilayah hubungan: 1. Ke dalam kehidupan kita dengan Allah.  Taati Allah. Ini yang terbaik, yaitu mengikuti jalan Allah.  Berimanlah kepada-Nya. Ini yang paling benar, walaupun kelihatannya tidak masuk akal.  Percayalah kepada-Nya. Allah sungguh-sungguh memelihara kita.  Berbicaralah dengan-Nya. Dia harus ditanyai tentang masalah-masalah dan keputusan-keputusan yang kita ambil.  Biarkan Dia bekerja. Allah mampu mengubah suatu kehidupan yang serusak apa pun menjadi suatu kehidupan yang indah. 2. Ke dalam kehidupan keluarga kita.  Jujurlah satu dengan yang lain.  Jangan pilih kasih.  Hati-hati terhadap perasaan iri.  Tetap setia dalam keadaan sukar sekalipun.  Hiduplah menurut perintah Allah, bukan menurut keinginan sendiri. 3. Ke dalam kehidupan kita dalam dunia.  Kembangkan dan gunakan sumber-sumber alam dengan penuh tanggung jawab.  Ingatlah bahwa semua orang mempunyai pencipta yang sama dan dibentuk menurut gambar-Nya.  Ingatlah bahwa Allah juga memperhatikan masalah-masalah internasional, bukan hanya masalah pribadi dan rohani.  Hiduplah dengan jujur dan jadilah saksi yang baik. TEMA-TEMA KUNCI 1. Pemilihan Habel, Nuh, Abraham, Yakub dan Yusuf semuanya dipanggil Allah dan dipilih untuk ditempatkan dalam sejarah umat Allah. Kadang-kadang seperti dalam kisah Yakub, pilihan tersebut bertentangan dengan cara-cara tradisional yang lazim dilakukan. Bacalah sekali lagi kisah mengenai panggilan mereka dan catatlah apa yang Anda pelajari tentang bagaimana Allah memilih. 2. Keselamatan Setelah manusia berdosa, Allah menyatakan dengan jelas bahwa Dia akan menyelamatkannya. Kej 3:15; 4:4; 22:8 menunjuk kepada karya Kristus di kemudian hari. Pengajaran apa lagi mengenai keselamatan yang Anda temukan dalam kitab ini? 3. Kerja Bahkan sebelum kejatuhannya, manusia sudah mempunyai tugas untuk dikerjakan di dunia ini (Kej 1:28). Manusia diciptakan untuk bekerja. Setelah jatuh ke dalam dosa, tugas itu menjadi kurang menyenangkan (Kej 3:17-19). Pelajaran apa yang dapat kita ambil dalam hubungannya dengan pekerjaan dalam dunia dewasa ini? Ringkasan PL 1 Hal. 4
  5. 5. 4. Istirahat Gagasan untuk menjadikan satu hari dalam seminggu sebagai waktu untuk beristirahat datang dari pasal-pasal pertama dalam Alkitab (Kej 2:2,3). Perintah itu bukan saja merupakan salah satu dari sepuluh perintah Allah, tetapi merupakan perintah utama dari pencipta kita. Apa pesan semuanya ini bagi masyarakat kita sendiri? 5. Setan Baca kembali kisah tentang kejatuhan manusia (Kej 3:1-7) dan perhatikan apa yang diajarkan mengenai setan dan cara-cara kerjanya. 6. Maut Maut mengancam (Kej 3:3), dikalahkan (Kej 5:24) dan dihadapi (contoh Kej 49:1- 50:3). Apa yang dapat kita pelajari dari sini? 7. Moralitas Dalam keseluruhan Kitab Kejadian kita membaca adanya perhatian terhadap kehidupan moral. Apa ciri-ciri utama dari moralitas yang digariskan di sini? 8. Perkawinan Apa yang diajarkan dalam ayat-ayat Kej2:18-25 mengenai maksud perkawinan? 9. Ibadah Apa yang diajarkan Kitab Kejadian tentang bagaimana kita seharusnya menyembah Allah (contoh Kej 4:1-7; 28:10-22)? RINGKASAN PER PASAL PASAL 1:1-31 Penciptaan alam semesta: Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong. Hari pertama Allah menciptakan terang; hari kedua Allah menciptakan cakrawala, memisahkan air yang ada di bawah bumi dan air diatas cakrawala; hari ketiga Allah menciptakan darat dan laut, tumbuh-tumbuhan; hari keempat Allah menciptakan benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam; hari kelima Allah menciptakan makhluk yang berkeriapan di dalam air dan burung-burung yang beterbangan diatas bumi; hari keenam Allah menciptakan manusia. PASAL 2:1-25 Allah memberkati dan menguduskan hari ke-7 karena Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan. TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidung manusia. TUHAN Allah membuat taman di Eden, menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Ada sungai-sungai yang mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu. 1. Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas, damar bedolah dan batu krisopras. 2. Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. 3. Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. 4. Efrat. TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu dengan. TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari manusia itu dan menutup tempat itu dengan daging dan dibangun-Nyalah seorang perempuan dan dibawa-Nya kepada manusia itu. PASAL 3:1-24 Ringkasan PL 1 Hal. 5
  6. 6. Ular binatang yang paling cerdik dari segala binatang di darat memperdaya perempuan itu dengan mengatakan bahwa jika perempuan itu makan buah yang ada ditengah- tengah taman, ia akan menjadi seperti Allah tahu mana yang baik dan yang jahat. Perempuan itu tergoda dan memakannya lalu memberikan buah itu juga kepada suaminya untuk dimakannya. Ketika perbuatan mereka diketahui Allah, mereka sangat ketakutan dan saling menyalahkan. Allah mengutuk ular itu dan mengusir manusia itu dan istrinya dari Taman Eden. PASAL 4:1-26 Hawa melahirkan Kain dan Habel. Kain menjadi petani serta Habel menjadi gembala kambing domba. Kain membunuh Habel adiknya karena persembahannya tidak diindahkan Tuhan. Tuhan mengutuk Kain dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden. Kain mendirikan suatu kota dan diberi nama Henokh menurut nama anaknya. Keturunan Kain: Henokh memperanakan Irad, dan Irad itu memperanakkan Mehuyael dan Mehuyael memperanakkan Metusael, dan Metusael memperanakkan Lamekh. Lamekh memperanakan Yabal, Yubal, Tubal-Kain dan Naama. Bagi Adam lahir seorang anak laki-laki dan dinamai Set sebagai ganti Habel. Bagi Set lahir Enos. PASAL 5:1-32 Adam hidup 130 tahun lahirlah Set, Adam mencapai umur 930 tahun lalu mati. Set hidup 105 tahun lahirlah Enos, Set mencapai umur 912 tahun lalu mati. Enos hidup 815 tahun lahirlah Kenan, Enos mencapai umur 905 tahun lalu mati. Kenan hidup 70 tahun lahirlah Mahalaleel, Kenan mencapai umur 910 tahun lalu mati. Mahalaleel hidup 65 tahun lahirlah Yared, Mahalaleel mencapai umur 895 tahun lalu mati. Yared hidup 162 tahun lahirlah Henokh, Yared mencapai umur 962 tahun lalu mati. Henokh hidup 65 tahun lahirlah Metusalah, Henokh mencapai umur 365 tahun, lalu tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah. Metusalah hidup 187 tahun lahirlah Lamekh, Metusalah mencapai umur 969 tahun lalu mati. Lamekh hidup 182 tahun lahirlah Nuh, Lamekh mencapai umur 777 tahun lalu mati. Nuh berumur 500 tahun, ia memperanakkan Sem, Ham dan Yafet. PASAL 6:1-22 Allah hendak memusnahkan manusia dan bumi karena kejahatannya. Tapi Allah mau menyelamatkan Nuh dan keluarganya karena Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah. Allah menyuruh Nuh untuk membuat sebuah bahtera dari kayu gofir; berpetak-petak dan ditutup dengan pakal dari luar dan dari dalam. Ukuran bahtera Nuh: Panjang 300 hasta, lebar 50 hasta, tinggi 30 hasta. Atap 1 hasta dari bahtera itu. pintu pada lambungnya, bertingkat bawah, tengah dan atas. Allah akan mendatangkan air bah untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa. Tetapi Allah mengadakan perjanjian dengan Nuh, istrinya, anak- anaknya dan isteri anak-anak Nuh. PASAL 7:1-24 Nuh masuk kedalam bahtera bersama istri, anak-anaknya dan istri anak-anaknya atas perintah Tuhan. Segala binatang yang tidak haram 7 pasang pasang, jantan dan betinanya, Binatang yang haram 1 pasang, jantan dan betinanya; Burung-burung di udara 7 pasang, jantan dan betina. Allah menurunkan hujan ke atas bumi selama 40 hari 40 malam lamanya, untuk menghapuskan dari muka bumi segala yang dijadikan-Nya itu. Nuh berumur 600 tahun, ketika air bah datang meliputi bumi. 40 hari lamanya air bah itu meliputi bumi; menutupi segala gunung tinggi di seluruh kolong langit, matilah Ringkasan PL 1 Hal. 6
  7. 7. segala yang ada nafas hidup dalam hidungnya, segala yang ada di darat. Berkuasalah air itu di atas bumi selama 150 hari lamanya. PASAL 8:1-22 Sesudah seratus lima puluh hari surutlah air dari muka bumi. Dalam tahun ke-601 bulan pertama, pada tanggal 1, keringlah air dari atas bumi. Dibulan ke-2, pada hari yang ke- 27, bumi telah kering dan Allah berfirman kepada Nuh untuk keluar dari bahtera itu. Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN serta mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam." PASAL 9:1-29 Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya. Allah mengadakan perjanjian dengan Nuh, bahwa sejak peristiwa air bah tidak akan ada lagi air bah lagi untuk memusnahkan bumi. Busur Allah akan ditaruh di awan, menjadi tanda perjanjian antara Allah dan bumi. Jika busur itu ada di awan, maka Allah mengingat perjanjian yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup yang ada di bumi. Ham adalah bapa Kanaan. Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. Nuh mengutuk Kanaan menjadi hamba yang paling hina diantara saudara-saudaranya karena tidak menutup aurat ayahnya saat Nuh mabuk anggur. Nuh masih hidup 350 tahun sesudah air bah. Nuh mencapai umur 950 tahun, lalu mati. PASAL 10:1-32 Keturunan Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh dan Tiras. Keturunan Gomer ialah Askenas, Rifat dan Togarma. Keturunan Yawan ialah Elisa, Tarsis, orang Kitim dan orang Dodanim. Keturunan Ham ialah Kush, Misraim, Put dan Kanaan. Keturunan Kush ialah Seba, Hawila, Sabta, Raema dan Sabtekha; anak-anak Raema ialah Syeba dan Dedan. Kush memperanakkan Nimrod; Misraim memperanakkan orang Ludim, orang Anamim, orang Lehabim, orang Naftuhim, orang Patrusim, orang Kasluhim dan orang Kaftorim; dari mereka inilah berasal orang Filistin. Kanaan memperanakkan Sidon, anak sulungnya, dan Het, serta orang Yebusi, orang Amori dan orang Girgasi; orang Hewi, orang Arki, orang Sini, orang Arwadi, orang Semari dan orang Hamati; Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram. Keturunan Aram ialah Us, Hul, Geter dan Mas. Arpakhsad memperanakkan Selah, dan Selah memperanakkan Eber. Eber memperanakan Peleg dan Yoktan. Keturunan Yoktan ialah Almodad, Selef, Hazar-Mawet dan Yerah, Hadoram, Uzal dan Dikla, Obal, Abimael dan Syeba, Ofir, Hawila dan Yobab. PASAL 11:1-32 Anak-anak manusia ingin mendirikan kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai kelangit agar tidak terserak keseluruh bumi. Tuhan kemudian mengacaubalaukan bahasa mereka sehingga mereka berhenti mendirikan kota itu. Nama kota itu Babel, karena di situlah TUHAN mengacaubalaukan bahasa diseluruh bumi dan juga mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi. Sem berumur 100 tahun ketika memperanakkan Arpakhsad dan masih hidup 500 tahun. Arpakhsad berumur 35 tahun ketika memperanakkan Selah dan masih hidup 403 tahun. Selah berumur 30 tahun ketika memperanakkan Eber dan masih hidup 403 tahun. Eber berumur 34 tahun ketika memperanakkan Peleg dan masih hidup 430 tahun. Peleg berumur 30 tahun ketika Ringkasan PL 1 Hal. 7
  8. 8. memperanakkan Rehudan masih hidup 209 tahun. Rehu berumur 32 dua tahun ketika memperanakkan Serug dan masih hidup 207 tahun. Serug berumur 30 tahun ketika memperanakkan Nahor dan masih hidup 200 tahun. Nahor berumur 29 tahun ketika memperanakkan Terah dan masih hidup 119 tahun. Terah berumur 70 tahun ketika memperanakkan Abram, Nahor dan Haran dan Haran memperanakkan Lot. Isteri Abram ialah Sarai, dan isteri Nahor ialah Milka, anak Haran ayah Milka dan Yiska. Terah membawa Abram, Sarai, serta Lot berangkat dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan dan menetap di Haran. Umur Terah 205 tahun; lalu mati di Haran. PASAL 12:1-20 Tuhan berfirman kepada Abram akan memberkati Abram dan menjadikannya bangsa yang besar. Memberkati orang yang memberkati Abram dan mengutuk orang yang mengutuk Abram. Abram pergi ke Kanaan dan menetap disana bersama istrinya Sarai, Lot anak saudaranya, serta orang-orang yang diperolehnya di Haran. Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN. ia berjalan ke Tanah Negeb. Ketika kelaparan timbul di negeri itu, Abram ke Mesir untuk tinggal di situ. Tuhan menurunkan tulah kepada Firaun dan seisi istananya karena Firaun mengambil Sarai sebagai istrinya. Abram membohongi orang Mesir dan Firaun dengan mengatakan bahwa Sarai adalah adiknya. Lalu Firaun memerintahkan Abram pergi, bersama-sama dengan isterinya dan segala kepunyaannya. PASAL 13:1-18 Abram dan istrinya beserta Lot pergi dari Mesir ke Tanah Negeb. Tapi negeri itu tidak cukup luas bagi mereka untuk tinggal bersama-sama, sebab harta milik mereka amat banyak. Abram dan Lot membuat kesepakatan untuk memisahkan diri agar tidak terjadi lagi pertengkaran antara gembala-gembala mereka. Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom. Orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN. Firman Tuhan kepada Abram seluruh negeri yang dilihat oleh Abram akan menjadi miliknya, dan keturunan Abram akan seperti debu tanah banyaknya. Abram menetap di Mamre, dekat Hebron dan mendirikan mezbah bagi TUHAN. PASAL 14:1-24 12 tahun raja-raja Sodom, Gomora, Adma, Zeboim dan Bela takluk kepada Kedorlaomer tapi di tahun yang ke 13 mereka memberontak. Tahun yang ke 14 Kedarlaomer dan raja- raja yang bersamanya mengalahkan orang Refaim, orang Zuzim, orang Emim dan orang Hori. Lalu raja Sodom, Gomora, Adma, Zeboim dan raja negeri Bela berperang melawan Kedarlaomer dan teman-temannya di lembah Sidim. Segala harta benda Sodom dan Gomora dan semua bahan makanan dirampas musuh termasuk juga Lot, anak saudara Abram beserta harta bendanya dibawa musuh. Ketika Abram mendengar berita itu dikerahkannya orang-orang terlatih untuk mengejar musuh. Abram berhasil mengalahkan Kedarlaomer dan membawa kembali Lot dan segala harta bendanya. Melkisedek, raja Salem, memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Raja Sodom meminta Abram untuk memberikan orang-orang itu dan meminta Abram untuk mengambil segala harta bendanya tetapi Abram menolak. PASAL 15:1-21 Abram mengeluh kepada TUHAN karena tidak mempunyai keturunan sehingga nantinya hambanya yang akan menjadi ahli waris Abram. Tetapi Firman TUHAN kepadanya bahwa Ringkasan PL 1 Hal. 8
  9. 9. yang akan menjadi ahli warisnya adalah anaknya sendiri. Firman TUHAN kepada Abram bahwa keturunan Abram akan menjadi orang asing dan akan diperbudak dan dianiaya disuatu negeri selama 400 tahun lamanya. Tetapi bangsa yang akan memperbudak mereka, akan dihukum TUHAN. PASAL 16:1-16 Sarai tidak sabar menanti janji TUHAN, sehingga ia memberikan Hagar hambanya bagi Abram agar memperoleh seorang anak. Malaikat TUHAN berkata kepada Hagar bahwa keturunannya akan sangat banyak, Hagar akan melahirkan anak laki-laki yang lakunya seperti keledai liar. Hagar melahirkan anak bagi Abram ketika Abram berumur 86 tahun dan ia menamakan anaknya itu Ismael. PASAL 17:1-27 Abram berumur 99 tahun ketika TUHAN mengadakan perjanjian dengannya. TUHAN akan membuat keturunan Abraham sangat banyak, Abraham akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Setiap laki-laki dari keturunan Abraham harus disunat. Dan orang yang tidak disunat harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: karena telah mengingkari perjanjian dengan TUHAN. Nama Abram dirubah TUHAN menjadi Abraham, Sarai menjadi Sara. PASAL 18:1-33 TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre. Dan berfirman bahwa tahun depan Sara, isteri Abraham akan mempunyai seorang anak laki- laki. Abraham dan Sara telah lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Abraham melakukan penawaran kepada TUHAN jika didapati 10 orang benar di Sodom dan Gomora, maka TUHAN tidak akan menghukum Sodom dan Gomora. PASAL 19:1-38 TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, dari langit dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota- kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. Lot, istrinya dan kedua anak Lot meninggalkan kota itu dan berlari ke Zoar untuk menghindari bencana di Sodom. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. Anak Lot yang lebih tua melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Moab; dialah bapa orang Moab yang sekarang. Dan anak Lot yang lebih muda melahirkan seorang anak laki- laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah bapa bani Amon yang sekarang. PASAL 20:1-18 Abraham menetap antara Kadesh dan Syur, ia tinggal di Gerar sebagai orang asing. Abimelekh, raja Gerar mengambil Sara karena Abraham mengatakan bahwa Sara adalah saudaranya. Tetapi Tuhan tidak membiarkan Abimelekh untuk berbuat doa maka diberitahukanlah Abimelekh perihal Sara dalam mimpi. Abraham berdoa kepada Allah dan Allah menyembuhkan Abimelekh dan isterinya dan budak-budaknya perempuan, sehingga mereka melahirkan anak. Karena sebelumnya semua perempuan dalam daerah itu mandul karena Sara. PASAL 21:1-34 TUHAN memperhatikan Sara dan melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya. Sara melahirkan anak laki-laki dan Abraham menamainya Ishak serta disunat saat anak itu berumur 8 hari. Abrahan berumur 100 tahun, ketika Ishak lahir. Abraham menyuruh Hagar dan anaknya pergi dengan dibekali roti serta sekirbat air Hagar mengembara di Ringkasan PL 1 Hal. 9
  10. 10. padang gurun Bersyeba. Malaikat Allah berseru kepada Hagar untuk bangun dan membimbing anaknya, sebab Allah akan membuatnya menjadi bangsa yang besar. Dan tinggal di padang gurun Paran. Abimelekh mengadakan perjanjian dengan Abraham untuk tidak berlaku curang. Tempat mereka melakukan perjanjian disebut Bersyeba. Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. Abraham tinggal sebagai orang asing di negeri orang. PASAL 22:1-24 Allah mencoba Abraham untuk mempersembahkan Ishak sebagai korban bakaran di tanah Moria, tetapi Allah melihat bahwa Abraham tidak segan-segan untuk menyerahkan anaknya yang tunggal sehingga Allah bersumpah untuk memberkati Abraham berlimpah- limpah dan membuat keturunannya sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunan Abraham akan menduduki kota-kota musuhnya. Keturunan Nahor dari Milka: Us, Bus, Kemuel ayah Aram, Kesed, Hazo, Pildash, Yidlaf dan Betuel. Dan Betuel memperanakkan Ribka. Dari gundik Nahor, Reuma lahirlah Tebah, Gaham, Tahash dan Maakha. PASAL 23:1-20 Sara hidup 127 tahun lalu mati di Kiryat-Arba, yaitu Hebron, di tanah Kanaan. Abraham menguburkan Sara, isterinya, di dalam gua ladang Makhpela di sebelah timur Mamre, yaitu Hebron di tanah Kanaan dari Efron seharga 400 syikal perak, PASAL 24:1-67 Abraham menyuruh hambanya untuk mengambil seorang isteri bagi Ishak dinegerinya dan kepada sanak saudara Abraham. Hambanya mengambil 10 ekor unta dan pergi dengan membawa berbagai-bagai barang berharga kepunyaan Abraham dan berangkat menuju Aram-Mesopotamia ke kota Nahor. Hambanya membawa Ribka, anak Betuel, anak Nahor, saudara Abraham untuk Ishak. Ribka mempunyai saudara laki-laki bernama Laban. Ishak membawa Ribka ke dalam kemah Sara, ibunya, dan mengambil dia menjadi isterinya. Ishak mencintainya dan demikian ia dihiburkan setelah ibunya meninggal. PASAL 25:1-34 Keturunan Abraham dari Ketura: Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak dan Suah. Yoksan memperanakkan Syeba dan Dedan. Dedan memperanakan orang Asyur, orang Letush dan orang Leum. Anak-anak Midian ialah Efa, Efer, Henokh, Abida dan Eldaa. Abraham menyuruh anak-anak dari gundik-gundiknya pergi ke sebelah timur, ke Tanah Timur meninggalkan Ishak. Abraham mencapai umur 175 tahun, lalu ia meninggal, dan dikuburkan dia dalam gua Makhpela, tempat Sara dikuburkan. Ishak diam dekat sumur Lahai-Roi. Keturunan Ismael: Nebayot, Kedar, Adbeel, Mibsam, Misyma, Duma, Masa, Hadad, Tema, Yetur, Nafish dan Kedma. Mereka mendiami daerah Hawila sampai Syur, yang letaknya di sebelah timur Mesir ke arah Asyur. Ismael berumur 137 tahun saat meninggal. Keturunan Ishak: Esau dan Yakup. Ishak berumur 40 tahun ketika mengambil Ribka menjadi istrinya. Ishak berumur 60 tahun saat Ribka melahirkan Esau dan Yakup. Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah. Esau menjual hak kesulungannya kepada Yakup dengan roti dan masakan kacang merah karena Esau memandang ringan hak kesulungannya. PASAL 26:1-35 TUHAN melarang Ishak untuk pergi ke Mesir karena kelaparan yang terjadi di negeri tempat kediaman Ishak, karena TUHAN akan menyertai memberkati Ishak dan Ringkasan PL 1 Hal. 10
  11. 11. keturunannya sesuai dengan sumpah-Nya kepada Abraham, ayahnya. Ishak di Gerar sebagai orang asing. Ishak diusir oleh Abimelekh karena Ishak telah menjadi jauh lebih berkuasa daripada orang Gerar. Tetapi Abimelekh datang bersama-sama dengan Ahuzat, sahabatnya, dan Pikhol, kepala pasukannya untuk berdamai dengan Ishak, dan mengikat perjanjian dengan Ishak agar tidak berbuat jahat mereka dan sebaliknya. Esau berumur 40 tahun saat mengambil Yudit, anak Beeri orang Het, dan Basmat, anak Elon orang Het, menjadi isterinya. Tapi kedua perempuan itu menimbulkan kepedihan hati bagi Ishak dan bagi Ribka. PASAL 27:1-46 Yakup mencuri berkat Ishak dari Esau dengan mengelabui ayahnya dengan membalut tangan dan lehernya dengan kulit kambing. Ishak memberkati Yakup dan berkata bahwa Allah akan memberikan kepada Yakup embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah. Bangsa-bangsa akan takluk kepadanya, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadanya; jadilah tuan atas saudara- saudaranya, dan anak-anak ibunya akan sujud kepadanya. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia. Esau sangat marah terhadap Yakup da hendak membunuhnya karena Yakup telah dua kali menipunya. Hak kesulungan dan berkat yang untuk Esau. PASAL 28:1-22 Ishak berpesan kepada Yakub untuk tidak mengambil isteri dari perempuan Kanaan, tetapi dari anak-anak Laban saudara Ribka ibunya yang berada di Padan-Aram. Saat mendengar perkataan ayahnya Esau menyadari bahwa perempuan Kanaan itu tidak disukai oleh Ishak, ayahnya. Lalu Esau pergi kepada Ismael dan mengambil Mahalat anak Ismael anak Abraham, adik Nebayot menjadi isterinya. Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya. Ia menamainya Betel; dahulu nama kota itu Lus. Karena dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga. Yakup bernazarlah, jika Allah menyertai dan melindungiya aku di jalan yang ditempuhnya, memberikan roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, sehingga selamat kembali ke rumah ayahnya, maka TUHAN akan menjadi Allahnya. Dan batu yang didirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Allah berikan kepada Yakup akan selalu dipersembahkan sepersepuluh kepada Allah. PASAL 29:1-35 Yakup pergi kepada Laban saudara ibunya dan tinggal sebulan lamanya, dan Laban berkata apa yang patut menjadi upah karena Yakup telah bekerja padanya. Yakup mau bekerja pada Laban selama 7 tahun untuk mendapatkan Rahel karena elok sikapnya dan cantik parasnya, tetapi Laban memberikan Lea kepada Yakup karena tidak pantas untuk menikahkan adiknya lebih dahulu dari kakaknya. Yakub bekerja lagi 7 tahun lamanya untuk mendapat Rahel. Anak-anak Yakup dari Lea adalah Ruben, Simeon, Lewi dan Yehuda. PASAL 30:1-43 Anak-anak Yakup: Dari Bilha budak Rahel: Dan, Naftali. Dari Zilpa budak Lea: Gad, Asyer. Dari Lea: Isakhar, Zebulon dan Dina. Dari Rahel: Yusuf. Yakup mendapatkan kambing domba dari Laban yang bercoreng-coreng dan berbelang-belang dan kuat. Sementara Laban mendapatkan kambing domba yang lemah, sehingga sangatlah banyak harta Yakub, banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai. Ringkasan PL 1 Hal. 11
  12. 12. PASAL 31:1-55 Yakub mendengar anak-anak Laban berkata bahwa Yakub telah mengambil segala harta milik ayah mereka dan dari harta itulah ia membangun segala kekayaannya. TUHAN berfirman kepada Yakub agar pulang ke negeri nenek moyang dan kepada kaumnya, dan TUHAN akan menyertainya. Yakup pergi ke Kanaan beserta istri-istrinya, anak-anaknya dan segala yang telah diperolehnya di Padan Aram, tanpa diketahui oleh Laban. Pada hari ketiga Laban mengetahui kepergian Yakup dan menyusulnya di pegunungan. Selama 20 tahun Yakup bekerja pada Laban, selama 14 tahun untuk mendapat kedua anak Laban dan 6 tahun untuk mendapat ternakmu, dan Laban telah 10 kali mengubah upah Yakup. Yakub mengambil sebuah batu dan didirikannya menjadi tugu, sebagai perjanjian antara Laban dan Yakup untuk menjadi kesaksian, bahwa Laban tidak akan melewati timbunan batu ini mendapatkan Yakup, begitupun sebaliknya, dengan berniat jahat. Laban menamai timbunan batu itu Yegar-Sahaduta, tetapi Yakub menamainya Galed. PASAL 32:1-32 Yakub bertemu dengan malaikat-malaikat Allah dan menyebut mereka bala tentara Allah. Dan tempat itu dinamakan Mahanaim. Yakub menyuruh utusannya untuk lebih dahulu menemui Esau, kakaknya, ke tanah Seir, daerah Edom. Dan mengatakan padanya bahwa Yakup telah mempunyai lembu sapi, keledai dan kambing domba, budak laki-laki dan perempuan, untuk mendapatkan kasih Esau. Tetapi Yakup menjadi sangat ketakutan saat didengarnya bahwa Esau sedang berjalan kearahnya dengan 400 orang. Diambilnyalah 200 kambing betina dan 20 kambing jantan, 200 domba betina dan 20 domba jantan, 30 unta yang sedang menyusui beserta anak-anaknya, 40 lembu betina dan 10 lembu jantan, 20 keledai betina dan 10 keledai jantan sebagai persembahan bagi Esau. Persembahan itu diantarkan lebih dahulu, tetapi Yakup bermalam di tempat perkemahannya. Malam itu juga Yakub membawa kedua isterinya, kedua budaknya perempuan dan kesebelas anaknya, dan menyeberang di tempat penyeberangan sungai Yabok dan juga segala miliknya. Yakub tinggal seorang diri dan bergulat dengan seorang laki-laki sampai fajar menyingsing. Orang itu memukul pangkal paha Yakup hingga terpelecok. Orang itu berkata bahwa nama Yakup akan disebut Israel karena telah bergumul melawan Allah dan manusia. Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: "Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!" Sejak saat itu orang Israel tidak memakan daging yang menutupi sendi pangkal paha, karena Dia telah memukul sendi pangkal paha Yakub. PASAL 33:1-20 Yakub melihat Esau datang dengan diiringi oleh 400 orang. Yakup sujud sampai ketanah 7 kali hingga ia sampai ke dekat Esau kakaknya. Esau menolak pemberian Yakup tetapi Yakup memaksanya sehingga Esaupun akhirnya menerimanya. Esau berjalan pulang ke Seir. Yakub berangkat ke Sukot, Yakup membeli dari anak-anak Hemor, bapa Sikhem, sebidang tanah dengan harga 100 kesita. Ia mendirikan mezbah di situ dan dinamainya itu: "Allah Israel ialah Allah." PASAL 34:1-31 Dina, anak perempuan Lea dilarikan dan diperkosa oleh Sikhem anak Hemor, orng Hewi. Sikhem mengingini Dina untuk dijadikan istrinya. Saudara-saudara Dina marah dan membuat persetujuan palsu dengan mengatakan setiap laki-laki diantara bangsa Sikhem harus disunat, untuk bisa mendapatkan Dina dan juga gadis-gadis Israel. Tetapi saat mereka sedang kesakitan karena disunat, datanglah Simeon dan Lewi mengambil pedangnya, menyerang kota itu dengan tidak takut-takut serta membunuh setiap laki- laki. merampasi orang-orang yang terbunuh itu, lalu menjarah kota itu, karena adik mereka telah dicemari. Kambing dombanya dan lembu sapinya, keledainya dan segala Ringkasan PL 1 Hal. 12
  13. 13. yang di dalam dan di luar kota itu dibawa mereka; segala kekayaannya, semua anaknya dan perempuannya ditawan dan dijarah mereka, juga seluruhnya yang ada di rumah- rumah. Yakub berkata kepada Simeon dan Lewi: "Kamu telah mencelakakan aku dengan membusukkan namaku kepada penduduk negeri ini, kepada orang Kanaan dan orang Feris, padahal kita ini hanya sedikit jumlahnya; apabila mereka bersekutu melawan kita, tentulah mereka akan memukul kita kalah, dan kita akan dipunahkan, aku beserta seisi rumahku." PASAL 35:1-29 Allah berfirman kepada Yakub untuk pergi ke Betel dan membuat mezbah bagi Allah. Yakup berkata kepada seisi rumahnya dan kepada semua orang yang bersamanya agar menjauhkan dewa-dewa asing, mentahirkan diri dan menukar pakaiannya. Sampailah Yakub dan orang-orang yang bersama-sama dengannya ke Lus di tanah Kanaan yaitu Betel. Yakup mendirikan mezbah yang dinamai El-Betel, karena Allah telah menyatakan diri kepadanya di situ, ketika ia lari terhadap kakaknya. Debora, inang pengasuh Ribka, mati dan dikuburkan di sebelah hilir Betel di bawah pohon besar, yang dinamai orang: Pohon Besar Penangisan. Rahel melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Ben-Oni sebelum ia hendak menghembuskan nafas terakhirnya, tetapi ayahnya menamainya Benyamin. Rahel mati, lalu dikuburkan di sisi jalan ke Efrata, yaitu Betlehem. Anak-anak lelaki Yakub 12 orang. Anak-anak Lea ialah Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar dan Zebulon. Anak-anak Rahel ialah Yusuf dan Benyamin. Anak-anak Bilha, budak Rahel ialah Dan dan Naftali. Anak-anak Zilpa, budak Lea ialah Gad dan Asyer. Ishak meninggal dalam usia 180 tahun. PASAL 36:1-43 Keturunan Esau, yaitu Edom: Ada melahirkan Elifas, Basmat melahirkan Rehuel, Oholibama melahirkan Yeush, Yaelam dan Korah, yang lahir baginya di tanah Kanaan. Esau menetap di pegunungan Seir. Anak-anak Elifas ialah Téman, Omar, Zefo, Gaetam dan Kenas. Timna adalah gundik Elifas melahirkan Amalek. Anak-anak Rehuel: Nahat, Zerah, Syama dan Miza. Kepala-kepala kaum bani Esau: Keturunan Elifas ialah kepala kaum Téman, kepala kaum Omar, kepala kaum Zefo, kepala kaum Kenas, kepala kaum Korah, kepala kaum Gaetam dan kepala kaum Amalek. Keturunan Rehuel ialah kepala kaum Nahat, kepala kaum Zerah, kepala kaum Syama dan kepala kaum Miza. Keturunan Oholibama ialah kepala kaum Yeush, kepala kaum Yaelam, kepala kaum Korah. Anak- anak Seir, orang Hori yaitu Lotan, Syobal, Zibeon, Ana, Disyon, Ezer, Disyan. Anak-anak Lotan ialah Hori dan Heman, dan Timna saudara perempuan Lotan. Anak-anak Syobal: Alwan, Manahat, Ebal, Syefo dan Onam. Anak-anak Zibeon: Aya dan Ana; Anak-anak Ana: Disyon dan Oholibama anak perempuan Ana. Anak-anak Disyon: Hemdan, Esyban, Yitran dan Keran. Anak-anak Ezer: Bilhan, Zaawan dan Akan. Anak-anak Disyan: Us dan Aran. Kepala-kepala kaum orang Hori: kepala kaum Lotan, kepala kaum Syobal, kepala kaum Zibeon, kepala kaum Ana, kepala kaum Disyon, kepala kaum Ezer dan kepala kaum Disyan. Di Edom yang memerintah ialah Bela bin Beor dan kotanya bernama Dinhaba. Setelah Bela mati, Yobab bin Zerah dari Bozra menjadi raja menggantikan dia. Setelah Yobab mati, Husyam, dari negeri orang Téman, menjadi raja menggantikan dia. Setelah Husyam mati, Hadad bin Bedad menjadi raja menggantikan dia; Setelah Hadad mati, Samla dari Masreka menjadi raja menggantikan dia. Setelah Samla mati, Saul, dari Rehobot yang di pinggir sungai, menjadi raja menggantikan dia. Setelah Saul mati, Baal- Hanan bin Akhbor menjadi raja menggantikan dia. Setelah Baal-Hanan bin Akhbor mati, Hadar menjadi raja menggantikan dia; kotanya bernama Pahu dan isterinya bernama Mehetabeel binti Matred binti Mezahab. PASAL 37:1-36 Ringkasan PL 1 Hal. 13
  14. 14. Yakub diam di negeri penumpangan ayahnya di tanah Kanaan. Yusuf berumur 17 tahun biasa menggembalakan kambing domba, bersama-sama dengan saudara-saudaranya. Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, dan membuat saudara- saudaranya benci kepadanya Mimpi Yusuf yang pertama: Yusuf dan saudara-saudaranya sedang di ladang mengikat berkas-berkas gandum, lalu bangkitlah berkas Yusuf tegak berdiri; kemudian datanglah berkas-berkas saudara-saudaranya mengelilingi dan sujud menyembah kepada berkas Yusuf itu. Mimpi Yusuf yang kedua: Matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepada Yusuf. Saudara-saudara Yusuf bermufakat untuk membunuhnya, tetapi Ruben mencegahnya dengan mengusulkan untuk melemparkan kedalam sumur tapi jangan diapa-apakan. Yehuda mengusulkan untuk menjual Yusuf kepada orang Ismael dengan harga 20 syikal perak dan Yusuf pun dibawa ke Mesir. Jubah Yusuf dicelupkan kedalam darah kambing dan diserahkan kepada Israel ayahnya, dan Israel menduga bahwa Yusuf telah dimakan binatang buas. Yakup berkabung tanpa seorangpun yang dapat menghiburnya. Yusuf dijual oleh orang Midian itu ke Mesir, kepada Potifar, seorang pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja. PASAL 38:1-30 Yehuda kawin dengan perempuan Kanaan bernama Syua. Syua melahirkan Er, Onan dan Syela. Yehuda mengambil mengambil Tamar untuk menjadi istri Er, anak sulungnya. Er adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia. Yehuda menyuruh Onan untuk kawin dengan istri kakaknya untuk membangkitkan keturunannya. Tapi Onan kemudian mati karena jahat kelakuannya di mata TUHAN. Yehuda menghampiri Tamar karena disangkanya perempuan sundal.Tamar melahirkan anak kembar yang pertama lahir diberi nama Zerah dan yang kedua Peres. PASAL 39:1-23 Yusuf tinggal di Mesir dirumah Potifar, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja. Yusuf diberi kuasa atas segala milik Potifar sehingga rumah itu diberkati TUHAN karena Yusuf. Istri Potifar menggodanya tetapi Yusuf tidak terpengaruh dan akhirnya memfitnah Yusuf dengan mengatakan sebaliknya hingga Yusuf dimasukan kedalam penjara. Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf menjadi kesayangan bagi kepala penjara itu. PASAL 40:1-23 Juru minuman dan juru roti raja Mesir membuat kesalahan hingga dipenjarakan dalam tempat Yusuf dikurung. Keduanya bermimpi. Mimpi juru minuman: Ada pohon anggur di depanku, pohon anggur itu ada tiga carangnya dan baru saja pohon itu bertunas, bunganya sudah keluar dan tandan- tandannya penuh buah anggur yang ranum. Dan di tanganku ada piala Firaun. Buah anggur itu kuambil, lalu kuperas ke dalam piala Firaun, kemudian kusampaikan piala itu ke tangan Firaun. Arti mimpi juru minuman: ketiga carang itu artinya tiga hari; dalam tiga hari ini Firaun akan meninggikan engkau dan mengembalikan engkau ke dalam pangkatmu yang dahulu dan engkau akan menyampaikan piala ke tangan Firaun seperti dahulu kala, ketika engkau jadi juru minumannya. Mimpi juru roti: Tampak aku menjunjung tiga bakul berisi penganan. Dalam bakul atas ada berbagai-bagai makanan untuk Firaun, buatan juru roti, tetapi burung-burung memakannya dari dalam bakul yang di atas kepalaku. Ringkasan PL 1 Hal. 14
  15. 15. Arti mimpi juru roti: ketiga bakul itu artinya tiga hari; dalam tiga hari ini Firaun akan meninggikan engkau, tinggi ke atas, dan menggantung engkau pada sebuah tiang, dan burung-burung akan memakan dagingmu dari tubuhmu. Dan terjadilah pada hari ketiga, Firaun mengembalikan juru minuman ke dalam jabatannya dan juru roti itu digantungnya, seperti yang diartikan Yusuf. Tetapi Yusuf dilupakan oleh juru minuman itu. PASAL 41:1-57 Mimpi Firaun yang pertama: Dari sungai Nil keluar 7 ekor lembu yang indah bangunnya dan gemuk badannya memakan rumput yang di tepi sungai itu. Kemudian tampaklah juga 7 ekor lembu buruk bangunnya dan kurus badannya, yang keluar dari dalam sungai Nil itu, lalu berdiri di samping lembu-lembu yang tadi dan memakan 7 ekor lembu yang indah bangunnya dan gemuk itu. Mimpi Firaun yang kedua: Tampak dari satu tangkai timbul 7 bulir gandum yang bernas dan baik. Tetapi kemudian tampaklah juga tumbuh 7 bulir gandum yang kurus dan layu oleh angin timur. Bulir yang kurus itu menelan ketujuh bulir yang bernas dan berisi tadi. Yusuf mengartikan mimpi Firaun: Kedua mimpi Firaun itu sama artinya. Ke-7 ekor lembu yang baik itu ialah 7 tahun, dan ke-7 bulir gandum yang baik itu ialah 7 tahun juga. Ke-7 ekor lembu yang kurus dan buruk, 7 tahun, demikian pula ke-7 bulir gandum yang hampa dan layu oleh angin timur itu; maksudnya akan ada 7 tahun kelaparan. Akan datang 7 tahun kelimpahan di seluruh tanah Mesir. Kemudian akan timbul 7 tahun kelaparan; maka akan dilupakan segala kelimpahan itu di tanah Mesir, karena kelaparan itu menguruskeringkan negeri ini. Sesudah itu akan tidak kelihatan lagi bekas-bekas kelimpahan karena sangat hebat kelaparan itu. 2 kali mimpi itu diulangi artinya telah ditetapkan dan akan segera dilakukan Allah. Yusuf diangkat oleh Firaun menjadi penguasa atas istana Firaun. Firaun melantik Yusuf, mengenakan cincin meterai, pakaian dari kain halus dan kalung emas pada Yusuf. Firaun menamai Yusuf: Zafnat- Paaneah, serta memberikan Asnat, anak Potifera, imam di On menjadi isterinya. Yusuf berumur 30 tahun ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir itu. Anak-anak Yusuf Manasye dan Efraim. Setelah lewat 7 tahun kelimpahan, mulailah datang 7 tahun kelaparan di seluruh negeri Mesir. Seluruh bumi datang kepada Yusuf untuk membeli gandum. PASAL 42:1-38 Yakub menyuruh 10 orang anaknya pergi ke Mesir untuk membeli gandum karena kelaparan telah melanda tanah Kanaan. Yusuf telah menjadi mangkubumi di Mesir yang menjual gandum kepada seluruh rakyat negeri itu. Saudara-saudara Yusuf itu tidak mengenalnya dan Yusuf meminta mereka untuk membawa adik bungsu mereka kehadapannya. Yakup tidak mengizinkan Yakup untuk membawa Benyamin menghadap Yusuf karena takut nantinya Benyamin akan bernasib sama dengan Yusuf walupun Ruben meyakinkan ayahnya bahwa dialah yang akan bertanggung jawab atas adiknya Benyamin. PASAL 43:1-34 Kelaparan sangat hebat melanda negeri itu sehingga gandum yang dibeli anak-anak Israel telah habis. Israel menyuruh anak-anaknya untuk kembali ke Mesir membeli bahan makanan, tetapi Yehuda berkata bahwa tidak mungkin mereka kembali ke Mesir tanpa Benyamin. Yehuda meyakinkan Israel bahwa dialah yang akan bertanggung jawab atas Benyamin dan akhirnya Israel mengizinkan Benyamin untuk pergi ke Mesir bersama dengan kakak-kakaknya. Yusuf sangat terharu melihat adiknya yang seibu dengannya. Dihidangkan makanan bagi Yusuf dan saudara-saudaranya, tetapi bagian untuk Benyamin 5 kali lebih banyak. Ringkasan PL 1 Hal. 15
  16. 16. PASAL 44:1-34 Yusuf memerintahkan kepala rumahnya untuk mengisi karung saudara-saudaranya dengan gandum, uang masing-masing di dalam mulut karungnya. Dan piala perak milik Yusuf ditaruh dalam mulut karung Benyamin serta uang pembayar gandumnya. Setelah mereka pergi Yusuf memerintahkan kepala rumahnya untuk mengejar mereka dan menahan pemilik gandum yang ada piala perak Yusuf. Yehuda memohon kepada Yusuf untuk menggantikan Benyamin sebagai budak karena Yehuda tidak sanggup melihat nasib celaka yang akan menimpa ayahnya jika Benyamin tidak kembali kepadanya. PASAL 45:1-28 Yusuf memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya. Mereka ketakutan tetapi Yusuf berkata untuk tidak menyesali perbuatan mereka karena Allahlah yang mengirim Yusuf mendahului mereka ke tanah Mesir. Firaun menyuruh mengirimkan kereta untuk menjemput ayahnya dan seisi rumahnya untuk tinggal di Mesir dan mengecap kesuburan tanah Mesir. Ketika Yakup mendengar kabar tentang Yusuf bangkitlah semangat Yakup dan ia mau pergi untuk melihat Yusuf sebelum mati. PASAL 46:1-34 Israel mempersembahkan korban sembelihan kepada Allah Ishak ayahnya di Bersyeba. Allah berfirman kepadanya dalam penglihatan agar Yakup jangan takut pergi ke Mesir, sebab Allah akan membuatnya menjadi bangsa yang besar di sana. Bani Israel yang datang ke Mesir, Yakub dan anak-anaknya dari keturunan Lea berjumlah 33 orang, dari Zilpa budak Lea berjumlah 16 orang. Dari keturunan Rahel berjumlah 14 orang, dari keturunan Bilha budak Rahel berjumlah 7 orang hingga seluruhnya berjumlah 70 orang. Yusuf menemui ayahnya di Gosyen dan ia menangis pada bahu ayahnya. PASAL 47:1-31 Yusuf menghadap Firaun untuk memberitahukannya bahwa ayah dan saudara-saudaranya beserta kambing dombanya, lembu sapinya dan segala miliknya telah datang dari tanah Kanaan, dan sekarang ada di tanah Gosyen. Firaun mengatakan bahwa tanah Mesir terbuka untuk Yusuf dan keluarganya. Dan jika orang-orang yang tangkas dari keluarga Yusuf ditempatkan menjadi pengawas ternak Firaun. Yusuf memilih tempat terbaik di negeri Mesir yaitu tanah Rameses untuk ditempati oleh ayah dan saudara-saudaranya. Yusuf memelihara ayah dan saudara-saudaranya dengan makanan menurut jumlah anak- anak mereka. Di seluruh negeri itu tidak ada lagi makanan sebab sangat hebat kelaparan itu sehingga seisi tanah Mesir dan tanah Kanaan lemah lesu karena kelaparan itu. Orang Mesir menjual seluruh ternaknya dan tanahnya kepada Firaun untuk membeli makanan bahkan mereka diperhamba untuk makanan. Yusuf memberi benih untuk ladang untuk dikelola oleh rakyat dan seperlima dari hasilnya menjadi milik Firaun. Yusuf berjanji pada Yakup tidak akan menguburkan Yakup di Mesir sebelum ia mati. PASAL 48:1-22 Yakub berkata kepada Yusuf bahwa anak-anak Yusuf dalam pembagian warisan nama mereka akan disebutkan berdasarkan nama kedua saudaranya itu. Israel memberkati kedua anak Yusuf dengan mendahului yang bungsu daripada yang sulung karena adiknya akan lebih besar kuasanya dari pada kakaknya, dan keturunan adiknya itu akan menjadi sejumlah besar bangsa-bangsa. Dan Israel memberikan sebagai kelebihan Yusuf dari pada saudara-saudaranya suatu punggung gunung yang direbut Israel dengan pedang dan panah dari tangan orang Amori. PASAL 49:1-33 Ringkasan PL 1 Hal. 16
  17. 17. Yakub memanggil anak-anaknya dan memberkati mereka masing-masing:Ruben yang sulung adalah kekuatan dan permulaan kegagahanku, tidak lagi engkau yang terutama, sebab dia telah menaiki petiduranku! Simeon dan Lewi bersaudara; senjatanya ialah alat kekerasan. Yehuda seperti anak singa yang akan dipuji oleh saudara-saudaranya, tangannya akan menekan tengkuk musuh, kepadanya akan sujud anak-anak ayahnya. Tongkat kerajaan ataupun lambang pemerintahan tidak akan beranjak dari antara kakinya, sampai datang yang berhak atasnya. 3 Zebulon akan diam di tepi pantai laut, akan menjadi pangkalan kapal, dan batasnya akan bersisi dengan Sidon. Isakhar adalah seperti keledai yang kuat tulangnya. Dan akan mengadili bangsanya sebagai salah satu suku Israel. Gad akan diserang oleh gerombolan, tetapi ia akan menyerang tumitnya. Asyer makanannya akan limpah mewah dan akan memberikan santapan raja-raja. Naftali adalah seperti rusa betina yang terlepas; akan melahirkan anak-anak indah. Yusuf adalah seperti pohon buah-buahan yang muda, dahan-dahannya naik mengatasi tembok. Benyamin adalah seperti serigala yang menerkam; pada waktu pagi memakan mangsanya dan pada waktu petang membagi-bagi rampasannya. Lalu Yakub berpesan kepada mereka untuk menguburkannya di ladang Makhpela di sebelah timur Mamre di tanah Kanaan, bersama-sama dengan Sara, istri Abraham, Ribka, isteri Ishak, dan Lea istrinya. PASAL 50:1-26 Yusuf menangisi ayahnya dan memerintahkan para tabib merempah-rempahi mayat ayahnya selama 40 hari, dan orang Mesir menangisi dia selama 70 hari. Yusuf berjanji kepada saudara-saudaranya akan menanggung makanan mereka dan anak-anaknya. Yusuf tetap tinggal di Mesir beserta kaum keluarganya. Kemudian matilah Yusuf, berumur 110 tahun. Mayatnya dirempah-rempahi, dan ditaruh dalam peti mati di Mesir. Ringkasan PL 1 Hal. 17
  18. 18. KITAB KELUARAN MENGAPA KELUARAN? "Keluaran" adalah judul kitab Musa yang kedua dalam Perjanjian Lama. Sebenarnya penggambaran mengenai keluarnya bangsa Israel dari Mesir hanya sebagian dari isi kitab itu. MENGENAI APA? Kitab Keluaran terdiri dari tiga bagian penting. 1. Riwayat Musa: bagaimana ia diselamatkan waktu masih bayi; bagaimana ia dibesarkan di istana Firaun; bagaimana ia dipanggil oleh Allah dari semak belukar yang menyala; bagaimana ia menantang Firaun untuk membebaskan bangsanya dari perbudakan; dan bagaimana akhirnya ia memimpin bangsanya dengan penuh kemenangan menyeberangi Laut Merah menuju ke padang belantara Gunung Sinai. 2. Bagian kedua dari Kitab Keluaran berisi komunikasi Allah dengan Musa di Gunung Sinai, pemberian Sepuluh Perintah Allah dan perintah-perintah lainnya. 3. Bagian terakhir terutama menceritakan tiga hal, yaitu: pembuatan Tabut Perjanjian tempat menyimpan loh batu yang berisi Sepuluh Perintah Allah; pembuatan Kemah Suci untuk tempat menyimpan kotak Tabut Perjanjian; dan aturan-aturan terinci tentang peribadatan. APA ARTI KITAB KELUARAN BAGI KITA DEWASA INI? Catatan utama dalam Kitab itu ialah tentang penebusan, yaitu pembebasan dari perbudakan. Kitab Keluaran memberikan banyak ilustrasi yang membantu kita untuk mengerti penebusan kita sendiri melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Domba Paskah (Kel 12:1-11) jelaslah melambangkan Anak Domba Allah yang menanggung dosa dunia (Yoh 1:29). Kristus disebut sebagai Anak Domba Paskah oleh Paulus (1Ko 5:7), sementara itu Petrus menamakan-Nya sebagai Anak Domba yang tak bernoda dan tak bercacat (1Pe 1:19). Pada bagian terakhir Kitab Keluaran kita diingatkan bahwa sebagai umat yang sudah ditebus, kita dipanggil untuk menjadi umat penyembah Allah. Allah mengajar umat-Nya dengan memakai alat-alat bantu visual. Kemah Suci melambangkan kehadiran Allah di antara umat-Nya. Perlu kita ingat bahwa Kristus dikatakan berdiam (berkemah) di antara kita (Yoh 1:14). Jadi, Kitab Keluaran merupakan contoh bagaimana Perjanjian Lama menerangi Perjanjian Baru. Bilamana kita mempelajari Kitab Keluaran kita melihat cara Allah melepaskan umat-Nya dari perbudakan serta rencana-rencana selanjutnya bagi mereka, dan kisah ini berlaku bagi setiap orang yang menyadari kebutuhannya untuk ditebus. GARIS BESAR 1. BANGSA ISRAEL DI MESIR Kel 1:1-22 Kel 1:1-7 Lahirnya suatu bangsa Kel 1:8-22 Perbudakan suatu bangsa 2. MUSA SI PEMBEBAS Kel 2:1-4:3 Kel 2:1-10 Kelahiran dan masa muda Musa Kel 2:11-25 Kekecewaan Musa Kel 3:1-10 Panggilan terhadap Musa Kel 3:11-15 Keraguan Musa dan penampakan diri Allah Kel 3:16-22 Pengutusan Kel 4:1-17 Keberatan-keberatan Musa Kel 4:18-31 Musa menerima panggilan-Nya Ringkasan PL 1 Hal. 18
  19. 19. 3. PEMBEBASAN DARI PERBUDAKAN Kel 5:1-18:27 Kel 5:1-23 Musa berselisih dengan Firaun Kel 6:1-8 Musa diyakinkan kembali oleh Allah Kel 6:9-13 Panggilan Allah kepada Musa diperbarui Kel 6:14-27 Data nenek moyang Musa Kel 6:28-7:7 Perjanjian dengan Musa Kel 7:8-11:10 Perselisihan dengan Firaun Kel 12:1-13:22 Perayaan Paskah dan Pembebasan dari Mesir Kel 14:1-15:21 Menyeberangi Laut Merah Kel 15:22-18:27 Pengalaman di padang belantara 4. PERATURAN DAN PERJANJIAN Kel 19:1-31:18 Kel 19:1-25 Bangsa Israel di Sinai Kel 20:1-26 Perjanjian Musa Kel 21:1-23:33 Kitab Perjanjian Kel 24:1-18 Pengesahan perjanjian Kel 25:1-31:18 Cara-cara penyembahan 5. KEGAGALAN DAN PEMBARUAN Kel 32:1-40:38 Kel 32:1-34:35 Kegagalan bangsa Israel Kel 35:1-40:38 Pekerjaan dan Penyembahan PESAN 1. Pembebasan dari perbudakan. Keluaran membawa kita kepada asal mula keberadaan Israel sebagai suatu bangsa. Kel 1:1-12:36. Catatan penting dari Keluaran ialah mengenai pembebasan atau penyelamatan. Dalam pasal-pasal pertama kita diceritakan bagaimana bangsa itu dipersiapkan untuk dibebaskan dan bagaimana Allah bangkit dalam diri Musa, seorang pembebas. Kemudian orang Israel dipimpin keluar dari Mesir dan setelah itu dibentuk menjadi suatu bangsa di Sinai. Kel 12:37-19:25. Sisa kitab itu menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan kelanjutan Israel sebagai bangsa yang mempunyai hubungan perjanjian dengan Allah. Kel 20:1-40:38. 2. Penebusan dosa. Kitab Keluaran dapat dibagi menjadi tiga bagian: a. Kebutuhan bangsa itu akan kebebasan terlihat dari penderitaan mereka di bawah tekanan bangsa Mesir. Hal ini dapat juga dilihat sebagai gambaran dari perbudakan manusia oleh dosa dan karenanya mereka sungguh- sungguh perlu dibebaskan. b. Tempat pembebasan digambarkan. Tidak pernah diragukan bahwa pada akhirnya mereka akan berhasil, tetapi sementara itu terdapat banyak kekecewaan. Puncak peristiwa ialah pengorbanan Domba Paskah. Darah di ambang pintu rumah-rumah bangsa Israel merupakan jaminan keselamatan mereka. Bagi orang Kristen, Kristus adalah Domba Paskah yang darah-Nya menjamin pengampunan dosa dan kehidupan yang baru. c. Setelah penyelamatan tibalah penyucian. Allah akan memasuki suatu perjanjian dengan umat-Nya yang harus menjadi saksi-saksi-Nya yang istimewa di dalam dunia ini. Sebagai bangsa yang sudah ditebus oleh Allah, mereka terpanggil untuk taat kepada-Nya. Sepuluh Perintah merupakan peraturan Allah mengenai moralitas. Mereka juga perlu berhubungan terus dengan Allah melalui penyembahan secara teratur. Oleh karenanya, mereka diberi petunjuk-petunjuk mengenai apa yang harus mereka Ringkasan PL 1 Hal. 19
  20. 20. lakukan. Kemah suci merupakan tempat mereka bertemu dengan Allah dan yakin akan kehadiran-Nya di situ. PENERAPAN Dalam Kitab Keluaran kita banyak belajar tentang sifat-sifat Allah. 1. Allah berdaulat: Dia mengendalikan sejarah dan melakukan segala sesuatu bagi kemuliaan-Nya. 2. Allah memperhatikan umat-Nya: Dia menguasai segala peristiwa dengan tujuan utama kesejahteraan bagi umat-Nya. 3. Allah mencukupi kebutuhan umat-Nya: Manna dan burung puyuh merupakan bukti nyata bahwa Tuhan sungguh-sungguh mencukupi kebutuhan anak-anak-Nya. 4. Allah itu kudus: Dalam keseluruhan Kitab Keluaran kekudusan Allah dijelaskan kepada Musa dan kepada bangsa Israel pada umumnya. Kita seharusnya membungkuk dengan hormat di hadapan-Nya. 5. Allah mengharapkan ketaatan dari umat-Nya: Sepuluh Perintah mencerminkan harapan Allah yang mendasar terhadap umat-Nya, laki-laki dan perempuan, dan Dia menginginkan ketaatan dalam pikiran, perkataan serta perbuatan. 6. Allah memimpin umat-Nya: Allah memimpin umat-Nya di padang gurun dengan awan dan api -- pada masa kini Dia memimpin melalui Roh-Nya yang tinggal di dalam hati umat-Nya. 7. Allah mengharapkan penyembahan dari manusia: Pada zaman Musa diberikan petunjuk-petunjuk terperinci mengenai bagaimana harus menyembah Allah. Semua ini dimaksudkan untuk mengingatkan umat penyembah Allah mengenai kekudusan dan kemuliaan-Nya. Penyembahan tidak kurang pentingnya pada masa kini; kendatipun kita tidak lagi diminta untuk mengikuti cara penyembahan yang sudah diatur secara terperinci dalam Perjanjian Lama, kita harus ingat bahwa kita menyembah Allah kudus yang sama. TEMA-TEMA KUNCI 1. Kemerdekaan Keluaran dimulai dengan gambaran mengenai bagaimana bangsa Israel menggeliat di bawah kuk perbudakan. Bacalah Keluaran 1:11-14. Kebebasan mereka tidak diperoleh dengan mudah, tetapi kebebasan itu sempurna. Domba Paskah akan selalu dipandang oleh orang Kristen sebagai suatu gambaran dari Anak Domba Allah dan sebagai peringatan bagi kita, bahwa kita pun selalu telah dibebaskan dari bahaya dan perbudakan dosa. Carilah dalam Perjanjian Baru sebutan Yesus sebagai Anak Domba Allah: Yoh 1:29,36; Kis 8:32-35; 1Ko 5:7; 1Pe 1:18, 19, dan telusurilah penggunaan istilah itu dalam Kitab Wahyu. Penghargaan apa yang Anda berikan atas pembebasan Anda dari perbudakan dosa? 2. Peraturan Para budak yang baru dibebaskan diingatkan bahwa Allah mengharapkan ketaatan dari umat-Nya. Sepuluh Perintah itu sangat luar biasa, karena semua perintah itu membentuk suatu aturan moralitas yang cocok bagi semua orang di segala zaman. Perintah-perintah itu tidak pernah lapuk. Mereka yang telah menerima Yesus sebagai Juruselamat harus ingat, bahwa mereka juga harus menyembah-Nya sebagai Tuhan. Dia berkata, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yoh 14:15). Pada akhirnya ketaatan akan mempengaruhi sikap dan motivasi serta perbuatan. Periksalah kata-kata Yesus dalam Matius 5:21-48. 3. Penyembahan Ringkasan PL 1 Hal. 20
  21. 21. Setelah bangsa Israel dibebaskan, mereka segera diberi petunjuk mengenai bagaimana mereka harus menyembah Allah. Kemah Suci merupakan peringatan nyata dari kehadiran Allah di tengah-tengah umat-Nya dan bangsa Israel menemukan sifat-sifat kesucian Allah, dan bahwa orang berdosa tidak dapat menghampiri Allah dengan seenaknya. Mezbah kuningan merupakan tempat untuk mengadakan korban bakaran dan ini merupakan satu-satunya jalan untuk menghampiri hadirat Allah. Pakaian imam dirancang dengan teliti, karena ia adalah orang yang mewakili umat di hadapan Allah. Setiap rinci berfungsi untuk menekankan kekudusan Allah. Kita yang telah menjadi imamat rajani dengan menjadi anak-anak Allah diingatkan, bahwa Allah tetap kudus dan hal ini harus tercermin dalam penyembahan kita. Periksalah di dalam Keluaran pemakaian kata-kata "kudus" dan "kekudusan", perhatikan bagaimana kata-kata itu menyangkut baik Allah maupun umat-Nya. Fakta mengenai kekudusan Allah seharusnya membawa pengaruh apa dalam sikap, penyembahan dan cara hidup kita? Ringkasan PL 1 Hal. 21
  22. 22. KITAB IMAMAT Peraturan mengenai kehidupan dan penyembahan MENGAPA IMAMAT? Sebagian besar isinya menyangkut imam-imam bangsa Lewi, tetapi pengulangan kata- kata, "Berbicaralah kepada orang Israel..." menunjukkan bahwa kitab itu juga diperuntukkan bagi semua orang. Kitab itu harus dianggap sebagai bagian dari Pentateukh, lima kitab pertama dari Alkitab. Keluaran menceritakan bagaimana Allah membebaskan bangsa Israel dari Mesir dan membuat perjanjian dengan mereka. Imamat menerangkan bagaimana kehidupan dan penyembahan bangsa perjanjian itu diatur. SIAPA PENULISNYA? Tak ada nama penulis disebut dalam Imamat. Sebagian besar bahan tulisan diberikan oleh Allah kepada Musa di Sinai, tetapi kita tidak dapat mengatakan kapan atau oleh siapa semua bahan tulisan itu pada akhirnya disatukan dan disusun. MENGENAI APA? Imamat terutama terdiri dari hukum-hukum dan peraturan-peraturan, tetapi terdapat kerangka cerita dan ilustrasi yang menunjukkan bahwa semua peraturan ini cocok dengan sejarah yang sebenarnya. Secara umum kitab itu terbagi atas dua bagian, pasal- pasal mengenai Hari Penebusan Dosa terdapat di bagian tengah. Bagian pertama adalah mengenai pemulihan hubungan dengan Allah -- peraturan mengenai korban dan penyucian. Bagian akhir adalah tentang hidup sebagai umat Allah. HUKUM Sebagian besar hukum dalam Imamat adalah mengenai upacara keagamaan, tetapi terdapat juga hukum mengenai kebersihan dan sikap moral yang serupa dengan Sepuluh Perintah. Tidak terdapat perbedaan yang nyata antara hukum-hukum yang berbeda- beda itu; semuanya mencerminkan maksud Allah terhadap bangsa Israel dan semuanya harus dipatuhi. Dalam Perjanjian Baru pengorbanan Kristus membawa penyucian yang menyeluruh, oleh karena itu hukum-hukum mengenai korban dan upacara penyucian tidak lagi berlaku. Kendati demikian, semua hukum itu sangat berguna untuk menjelaskan apa arti kematian Kristus bagi kita. KORBAN Ada enam korban yang digambarkan dalam Imamat, yang digolongkan ke dalam tiga jenis. 1. KORBAN PERSEMBAHAN Bertujuan untuk memuliakan Allah dan mempersembahkan diri kepada-Nya. korban bakaran: binatang utuh dibakar korban sajian: termasuk di dalamnya persembahan bukan binatang 2. KORBAN KESELAMATAN. Tujuannya ialah untuk menjaga hubungan dengan Allah. korban perdamaian: sebagian korban dibakar, sisanya dimakan dalam o suatu acara makan bersama 3. KORBAN PENYUCIAN Tujuannya untuk menghapus dosa dan memperbarui hubungan dengan Allah. Korban penghapus dosa: untuk dosa-dosa terhadap Allah korban penebus salah: di mana ada ganti rugi yang harus dibayar Korban pentahbisan: bagi para imam Ringkasan PL 1 Hal. 22
  23. 23. GARIS BESAR 1. PERSEMBAHAN Ima 1:1-6:23 Ima 1:1-17 Korban bakaran Ima 2:1-16 Korban sajian Ima 3:1-17 Korban perdamaian Ima 4:1-5:13 Korban penghapus dosa Ima 5:14-6:7 Korban penebus salah Ima 6:8-18 Petunjuk-petunjuk bagi para imam Ima 6:19-23 Korban pentahbisan 2. APA YANG PERLU DIKETAHUI OLEH PARA IMAM Ima 6:24-7:38 Ima 6:24-30 Korban penghapus dosa -- bagian para imam Ima 7:1-8 Korban penebus salah -- bagian para imam Ima 7:9-10 Korban sajian -- bagian para imam Ima 7:11-21 Korban perdamaian -- peraturan cara memakan Ima 7:22-27 Larangan memakan lemak dan darah Ima 7:28-38 Korban perdamaian -- bagian para imam 3. PENGANGKATAN PARA IMAM Ima 8:1-10-20 Ima 8:1-36 Upacara pentahbisan Ima 9:1-24 Persembahan korban Ima 10:1-7 Dosa anak-anak Harun Ima 10:8-11 Larangan minum bagi para imam yang sedang bertugas Ima 10:12-20 Korban penghapus dosa 4. KEBERSIHAN DAN KENAJISAN Ima 11:1-15:33 Ima 11:1-47 Binatang yang halal dan haram Ima 12:1-8 Pentahiran sesudah melahirkan anak Ima 13:1-46 Penyakit kulit -- diagnosa dan apa yang harus dilakukan Ima 13:47-59 Kelapukan pada pakaian Ima 14:1-32 Upacara pembersihan sesudah sembuh dari penyakit kulit Ima 14:33-57 Kelapukan pada rumah Ima 15:1-33 Kenajisan lelehan manusia 5. HARI RAYA PENGHAPUSAN DOSA Ima 16:1-34 Ima 16:1-11 Penyucian imam besar Ima 16:12-19 Penyucian Kemah Suci Ima 16:20-28 Penyucian bangsa Israel Ima 16:29-34 Upacara diulangi tiap-tiap tahun 6. HIDUP ADIL DAN SUCI Ima 17:1-22:33 Ima 17:1-9 Semua persembahan diperuntukkan bagi Allah Ima 17:10-16 Darah adalah kudus Ima 18:1-30 Hubungan yang dilarang Ima 19:1-37 Peraturan kehidupan -- kasihilah sesamamu Ima 20:1-27 Peraturan kehidupan -- jadilah suci Ima 21:1-22:16 Kesucian para imam Ima 22:17-33 Persembahan yang diterima 7. PERATURAN KEHIDUPAN BANGSA Ima 23:1-25:55 Ima 23:1-44 Hari Sabat dan hari-hari raya keagamaan Ringkasan PL 1 Hal. 23
  24. 24. Ima 24:1-9 Kebaktian umum di Kemah Tuhan Ima 24:10-23 Dosa dan hukuman -- contoh Ima 25:1-7,18-24 Tahun ketujuh -- dilarang bercocok tanam Ima 25:8-17,25-55 Tahun kelima puluh -- tahun Yobel 8. RINGKASAN DAN KESIMPULAN Ima 26:1-27:34 Ima 26:1-13 Ketaatan akan membawa berkat Ima 26:14-39 Ketidaktaatan akan membawa hukuman Ima 26:40-46 Pertobatan akan membawa pengampunan Ima 27:1-34 Peraturan mengenai nazar dan persembahan PESAN 1. Allah hadir di tengah-tengah umat-Nya (Ima 1:1-6:7; 18:1-22:16)  Dalam penyembahan: semua persembahan dan upacara berlangsung "di hadapan Allah"  Dalam kehidupan sehari-hari: Allah selalu hadir dan segala sesuatu harus dilakukan dalam terang kehadiran-Nya 2. Allah itu kudus, karenanya umat-Nya pun harus kudus (Ima 11:44, 45; 19:2; 20:7,8,24-26) Karakter umat harus mencerminkan karakter Allah. Sepanjang menyangkut umat Allah, yang dimaksud dengan kekudusan ialah menjauhkan segala kenajisan, mempersembahkan korban dan mematuhi semua peraturan. 3. Dosa harus diakui (Ima 1:1-7:38; 11:1-15:33) Oleh karena Allah itu kudus, Dia tidak dapat berhubungan dengan segala yang berdosa dan najis. Dengan demikian, apabila manusia ingin mengadakan hubungan dengan Allah ia terlebih dahulu harus bersih dari segala macam kenajisan. 4. Penebusan dosa memerlukan korban (Ima 1:4; 14:29-31; 16:1-34) Dosa adalah hal yang serius; menghapusnya bukanlah hal yang mudah. Jika manusia ingin disucikan dari dosa dan menjadi layak di hadapan Allah, maka ada korban yang harus dipersembahkan. Korban ini "menciptakan penebusan" yang membebaskan si pendosa dari kematian yang layak diterimanya. Namun Imamat menjelaskan bahwa bukan korban yang memberikan pengampunan dan penyucian, melainkan karunia Allah. 5. Allah menaruh perhatian pada seluruh aspek kehidupan (Ima 18:1-22:16) Imamat tidak melulu berbicara mengenai penyembahan. Ada peraturan mengenai makanan dan minuman, sakit penyakit, pakaian, rumah, hasil panen, hubungan kekeluargaan dan kondisi kerja. Setiap aspek kehidupan harus dijalani sedemikian rupa, sehingga mencerminkan sifat-sifat Allah. PENERAPAN 1. Rencana Allah bagi suatu bangsa yang kudus Peraturan-peraturan yang Allah berikan kepada bangsa Israel menunjukkan kepada kita sifat-sifat dan kehendak Allah dan memberikan patokan-patokan yang masih berlaku sampai saat ini.  Allah harus ditaati (Ima 17:2)  Hanya Allah yang boleh disembah dan dilayani (Ima 17:3-9; 20:1-5)  Kehidupan kekeluargaan harus dijaga (Ima 18:6-19:2; 20:10-21o Orang miskin harus dibantu (Ima 19:9, 10)  Keadilan sangat penting dalam semua transaksi dagang (Ima 19:11-23, 33-37)  Hindari ilmu gaib dan sihir (Ima 19:26-31; 20:6, 27) Ringkasan PL 1 Hal. 24
  25. 25.  Pemberian Allah harus disyukuri dan dirayakan (Ima 23:1-44)  Tidak seorang pun boleh menumpuk kekayaan dengan merugikan orang lain (Ima 25:8-55) 2. Arti korban dan penebusan Imamat menjelaskan mengenai sarana-sarana yang diberikan Allah untuk memerangi dosa dan menolong kita untuk mengerti ajaran Perjanjian Baru tentang korban dan ganti korban. Pasal Ima 16, mengenai Hari Raya Penghapusan dosa, menjelaskan pokok-pokok berikut:  Allah itu kudus dan tidak kompromi terhadap dosa.  Dosa memisahkan manusia dari Allah.  Jika ingin bersekutu dengan Allah, dosa harus disingkirkan.  Untuk itu darah harus tertumpah. Upah dosa adalah maut.  Korban harian saja tidaklah cukup.  Bahkan Hari Penghapusan dosa perlu diulang setiap tahun.  Para imam, Kemah Suci dan manusia -- semuanya perlu disucikan.  Korban dapat menghapuskan akibat dosa.  Persekutuan dengan Allah diperbarui, walaupun hanya sementara  Hari Penghapusan dosa merupakan karunia Allah, suatu anugerah dan bukan hak mutlak. TEMA-TEMA KUNCI 1. Kekudusan Kenyataan bahwa Allah itu kudus merupakan hal yang sudah selayaknya demikian dalam Imamat dan menjadi dasar dari semua peraturan (Ima 11:44, 45; 19:2-4; 20:7, 8, 24-26). Bacalah ayat-ayat tersebut. Apa yang dapat kita pelajari dari ayat-ayat tersebut mengenai arti kekudusan? 2. Keadilan Kekudusan dan keadilan Allah berjalan bersama-sama. Allah berlaku adil terhadap umat-Nya dan mereka pun harus berlaku adil terhadap sesama. Peraturan yang diberikan dalam pasal Ima 19 menunjukkan bagaimana keadilan harus diberlakukan di Israel. Buatlah suatu daftar mengenai bagaimana kita dapat menerapkan prinsip-prinsip ini dalam dunia modern dewasa ini. 3. Perjanjian Oleh karena bangsa Israel adalah umat yang dengannya Allah telah membuat perjanjian istimewa, maka mereka harus hidup sesuai dengan pola yang telah diatur-Nya. Tidak ada pilihan lain bagi bangsa Israel selain mematuhi semua peraturan itu, dan Imamat merupakan kitab pertama dari Alkitab yang dipelajari oleh anak-anak Israel. Bacalah pasal Ima 26 dan perhatikanlah kedelapan hal yang berhubungan dengan perjanjian itu. Bagaimana pasal ini menunjukkan bahwa persekutuan dengan Allah membawa kewajiban tersendiri? 4. Ucapan Syukur Israel perlu menyadari, bahwa segala sesuatu yang mereka peroleh diberikan kepada mereka oleh Allah, termasuk semua hukum dan korban yang memungkinkan mereka memperbarui hubungan dengan-Nya yang telah rusak akibat dosa. Pasal Ima 23 menggambarkan upacara-upacara yang dapat dilakukan oleh bangsa Israel untuk menunjukkan rasa syukur mereka kepada Allah. Kesempatan lain apa saja untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah yang digambarkan dalam Imamat? KITAB BILANGAN Ringkasan PL 1 Hal. 25
  26. 26. Bangsa Israel di padang gurun MENGENAI APA? Nama kitab ini dalam Alkitab Ibrani berarti "di padang gurun" dan judul itu mencakup semua peristiwa yang dilukiskan dalam kitab itu. Judul "Bilangan" dipakai oleh karena kitab itu mencatat "penjumlahan" bangsa itu pada tahun kedua (pasal Bil 1) setelah mereka meninggalkan Mesir dan tahun keempat puluh (pasal Bil 26). Sebagian isi kitab menceritakan pengalaman bangsa Israel selama empat puluh tahun sebelum mereka memasuki Tanah Perjanjian. Dalam banyak hal Bilangan menjadi bacaan yang menyedihkan, oleh karena banyak dari penderitaan bangsa Israel adalah akibat langsung dari ketidaksetiaan dan ketidaktaatan. Orang boleh mengatakan bahwa Bilangan merupakan catatan mengenai kegagalan manusia terhadap kesetiaan ilahi. APA KESAN KESELURUHAN? Salah satu cirinya ialah bahwa kitab ini tidak mencoba untuk menyajikan kepada kita suatu narasi penuh atau kisah bersambung yang ketat. Sebagai perbandingan, hanya sedikit yang diceritakan mengenai masa-masa yang dilewati di padang gurun, tetapi peristiwa-peristiwa tertentu ditonjolkan dan digambarkan secara panjang lebar. Kesan keseluruhan ialah bahwa Allah tetap berkuasa melawan pemberhalaan dan imoralitas bangsa Israel. Sebagian Kitab Bilangan bersifat sejarah dan sebagian lagi bersifat undang-undang. SIAPAKAH TOKOH-TOKOH UTAMA YANG DISEBUT DALAM KITAB BILANGAN? Sudah jelas bahwa Musa banyak sekali disebut dalam kitab ini -- perhatian Musa terhadap Hobab (Bil 10:29-32); doanya di Tabera (Bil 11:10-15); reaksinya terhadap kecaman (Bil 12); imannya yang kurang (Bil 13); keprihatinannya terhadap kehormatan Allah (Bil 14:13-19); ketidakikutsertaannya masuk ke dalam Tanah Perjanjian (Bil 20:2- 13). Harun juga disebut, terutama dalam hubungannya dengan pemberontakan Korah (Bil 16). Miryam, saudara perempuan Musa, juga merupakan salah seorang tokoh dalam kitab ini. Pasal Bil 12 menceritakan bagaimana ia dihukum oleh karena iri hati. Nama- nama lain yang disebut termasuk Yosua dan Kaleb, dua orang mata-mata yang berani percaya kepada Allah dan hanya mereka berdua dari generasi itu yang diizinkan masuk ke Kanaan. Kisah mengenai Bileam dan Balak juga dicatat dalam kitab itu (pasal Bil 22- 24). APA KESUKARAN-KESUKARAN YANG DIHADAPI? Para kritikus Alkitab mengajukan sejumlah pertanyaan tentang ketepatan sejarah dan statistik dari kitab ini. Sebagian besar, walaupun tidak semua, dari kitab ini dapat diterima jika kita menyadari bahwa para penulis bangsa Ibrani tidak selalu mengikuti urutan kronologis peristiwa-peristiwa secara ketat. Mereka lebih mementingkan arti dan pentingnya peristiwa. GARIS BESAR 1. ORGANISASI BANGSA ISRAEL Bil 1:1-10:36 Bil 1:1-54 Sensus yang diperintahkan oleh Allah Bil 2:1-4:49 Pengaturan perkemahan Bil 5:1-6:27 Penyucian perkemahan Bil 7:1-9:14 Penyembahan dalam Kemah Suci Bil 9:15-10:36 Pimpinan Allah di perkemahan 2. PENGALAMAN DALAM PERJALANAN Bil 11:1-25:18 Bil 11:1-35 Kerusuhan dalam perkemahan Ringkasan PL 1 Hal. 26
  27. 27. Bil 12:1-16 Keluhan terhadap Musa Bil 13:1-33 Penyelidikan ke Kanaan Bil 14:1-45 Pemberontakan di perkemahan Bil 15:1-41 Peraturan-peraturan tambahan Bil 16:1-17:13 Pemberontakan terhadap kepemimpinan Musa Bil 18:1-19:22 Hukum dan peraturan-peraturan Bil 20:1-21:35 Peristiwa-peristiwa di perjalanan Bil 22:1-24:25 Kisah Bileam Bil 25:1-18 Dosa dan hukuman 3. PENANTIAN MASUK KE TANAH PERJANJIAN Bil 26:1-33:49 Bil 26:1-65 Sensus kedua Bil 27:1-11 Anak-anak perempuan Zelafehad Bil 27:12-23 Yosua menggantikan Musa Bil 28:1-30:16 Hukum dan peraturan-peraturan Bil 31:1-54 Penghakiman atas Midian Bil 32:1-42 Penempatan suku-suku Ruben dan Gad Bil 33:1-49 Tinjauan kisah perjalanan 4. PERSIAPAN UNTUK MEMASUKI KANAAN Bil 33:50-36:13 PESAN 1. Pengaturan yang baik (Bil 1:1-10:10) Pasal-pasal pembukaan menggambarkan situasi bangsa Israel di padang gurun Sinai, termasuk keterangan mengenai sensus, pemilihan imam-imam Lewi dan pentahbisan mereka, peraturan untuk orang nazir dan tata cara penyembahan di Kemah Suci. Penekanan utama ialah pada kekudusan dan kesetiaan Allah. 2. Keluh-kesah dan pemberontakan (Bil 10:11-20:29) Di sini kita menelusuri perjalanan bangsa Israel setelah mereka meninggalkan Gunung Sinai dan mencapai Kades Barnea. Bagian dari kitab ini merupakan kisah sedih yang berisi keluhan yang terus menerus terhadap Allah dan mengenai hukuman yang kemudian dijatuhkan. Lagi-lagi ini merupakan peringatan bagi mereka yang kurang percaya. 3. Kegagalan dan kemenangan (Bil 21:1-36:13) Dalam bagian ketiga kitab itu kita membaca hal-hal yang menggembirakan. Catatan yang menonjol ialah mengenai kemenangan yang diperoleh, walaupun masih ada kegagalan yang perlu dicatat. Kita melihat bahwa Yosua diangkat sebagai pengganti Musa, dan persiapan-persiapan yang dibuat untuk memasuki Tanah Perjanjian. Sementara terus ditekankan mengenai kekudusan Allah, kita juga belajar dari Bilangan bahwa Allah adalah Allah yang tertib. Dengan cara yang sama Allah memberikan petunjuk-petunjuk yang jelas mengenai bagaimana mereka harus menjalani kehidupan dan ibadah mereka. Di bawah perjanjian yang baru hal itu sama pentingnya, yaitu bahwa segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur (1Ko 14:40). PENERAPAN 1. Kita diselamatkan untuk melayani Dalam Keluaran kita membaca kisah pembebasan bangsa Israel dari perbudakan; dalam Bilangan penekanan terletak pada pelayanan. Hanya orang yang sudah diselamatkan yang dapat sungguh-sungguh menyembah dan melayani Allah yang hidup. Ringkasan PL 1 Hal. 27
  28. 28. 2. Allah adalah Allah yang tertib Kitab ini berisi banyak hukum dan peraturan yang mengingatkan kita bahwa dalam melayani Allah "segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur" (1Ko 14:40). 3. Dosa-dosa yang sering dilakukan oleh umat Allah  Dosa tidak percaya. Kegagalan bangsa Israel untuk masuk ke Tanah Perjanjian disebabkan oleh ketidakpercayaan.  Dosa pemberontakan. Dalam Bilangan kita membaca beberapa kisah mengenai pemberontakan. Kita semua cenderung terlalu mudah untuk menyerah kepada semangat pemberontakan dan melawan para pemimpin yang dipilih Allah.  Dosa kecemburuan. Harun dan Miryam, keduanya membuat Allah tidak senang. Hati-hati terhadap kecemburuan. 4. Allah menghargai kesetiaan Kaleb dan Yosua bertahan sebagai pengikut Allah yang setia dan hanya mereka yang diperbolehkan memasuki Tanah Perjanjian. Secara tragis mudah bagi kita untuk merasa takut menghadapi kesukaran-kesukaran, tetapi iman mengalahkan hal yang tidak mungkin. TEMA-TEMA KUNCI 1. Pemeliharaan Allah Kita menemukan beberapa ilustrasi dalam Bilangan mengenai bagaimana Allah memenuhi kebutuhan umat-Nya. Contoh: Bil 20:1-11; 21:1-9; 27:1-11, (lihat Bil 36:1-12); Bil 27:12-23; 35:1-5; 35:6-28. Renungkanlah bagaimana cara Allah memenuhi kebutuhan umat-Nya dewasa ini. 2. Ketidaksenangan Allah Salah satu aspek yang menyedihkan dalam Bilangan ialah kenyataan bahwa Allah sering kali murka kepada umat-Nya. Lihat Bil 11:1-3; 11:33; 12:1-16; 14:20-23; 14:36-38; 16:31-35; 25:1-3. Apa yang diperbuat oleh umat Allah pada masa kini yang membuat Allah sedih? 3. Keteraturan Allah Allah adalah Allah yang teratur dan tertib. Lihat pasal Bil 1; 2; 3; 4; 26; 32 mengenai penjumlahan umat-Nya, pengaturan perkemahan suku-suku. Lihat juga Bil 7:1-19:14; pasal Bil 15; 18; 19; 28; 29 mengenai tata-cara ibadah. 4. Pimpinan Allah Patut dicatat bahwa, kendatipun terjadi pembangkangan yang terus menerus, Allah masih memimpin umat-Nya dalam pengembaraan mereka dengan tiang awan dan api (Bil 9:15-23). Sampai saat ini Allah masih memimpin umat-Nya: bagaimana cara Allah melakukannya? Ringkasan PL 1 Hal. 28
  29. 29. KITAB ULANGAN Suatu tantangan bagi umat Allah NAMA Nama Ibrani untuk Kitab Ulangan dirangkum dalam baris pembukaan yang berbunyi "inilah perkataan-perkataan itu". Nama Ulangan diambil dari kata Yunani yang berarti "hukum kedua" yang merupakan terjemahan yang sedikit kurang tepat dari "salinan dari hukum ini" (Ula 17:18). STRUKTUR KITAB ULANGAN Dalam Ulangan kita membaca pengulangan dan penekanan kembali dari perjanjian yang dibuat antara Allah dan bangsa Israel di Sinai. Bentuk perjanjian dibuat sesuai dengan pola umum naskah perjanjian di daerah Asia Timur Dekat kuno yang terdiri dari latar belakang historis, daftar kewajiban, uraian mengenai berkat dan kutuk, serta pengaturan untuk menyimpan dan membaca dokumen perjanjian. Dalam Ulangan pola ini ditampilkan dalam bentuk tiga pidato Musa di depan bangsa Israel sebelum ia wafat untuk mengingatkan mereka apa artinya menjadi umat Allah. PENULIS DAN WAKTU PENULISAN Tidak ada alasan untuk meragukan bahwa sebagian besar bahan didapat langsung dari Musa sendiri. Pendapat bahwa seluruh kitab ini dibuat selama masa reformasi Hizkia atau Yosia, atau bahkan setelah masa pengasingan tidak dapat didukung, karena tidak ada isi kitab yang berhubungan dengan tradisi Raja Daud atau Bait Allah; kedua fakta ini amat penting di kemudian hari. Pada kenyataannya pola hidup yang digambarkan cocok dengan latar belakang kehidupan bangsa Israel sebelum adanya kerajaan. Namun demikian, rupanya telah terjadi beberapa penyuntingan dan penyusunan kembali sehingga sangat sukar untuk menentukan kapan akhirnya kitab itu diterbitkan. Contoh- contoh perjanjian dan prinsip-prinsip yang terdapat dalam Keluaran seringkali dikemukakan secara berbeda di dalam Ulangan. Mungkin hal ini dilakukan untuk memenuhi situasi yang berbeda, tetapi andaikata uraian itu disesuaikan untuk kebutuhan zaman yang kemudian, itu tidak berarti bahwa tidak seluruh isi kitab didasarkan pada bahan-bahan dari Musa. MENGAPA ULANGAN DITULIS? Tujuan utama dari pidato-pidato Musa ialah untuk meyakinkan bangsa Israel sebagai umat Allah sebelum ia menyerahkan tampuk pimpinan kepada Yosua dan bangsa itu berjuang melawan orang Kanaan. Secara keseluruhan Ulangan mengajarkan isi dan arti agama Israel, menantang mereka untuk melaksanakan peraturan-peraturannya dan mendorong bangsa itu untuk menyerahkan diri sekali lagi pada pelayanan kepada Allah. Kitab itu menggambarkan "kehidupan berbahagia" dalam persekutuan dengan Allah sambil menikmati segala berkat-Nya, dan membandingkannya dengan akibat yang akan terjadi jika mereka melalaikan perjanjian. Kitab itu hampir dapat digambarkan sebagai suatu kitab "undang-undang" bagi bangsa Israel dan bukan hanya sebagai buku pegangan bagi para pemimpin mereka. GARIS BESAR 1. PIDATO MUSA YANG PERTAMA (Ul 1:1-4:43) Sejarah mengenai seberapa jauh karya Allah bagi bangsa Israel Ul 1:1-5 Pendahuluan -- Musa mulai berpidato Ul 1:6-8 Firman Allah di Horeb Ul 1:9-18 Hakim-hakim yang diangkat untuk membantu Musa Ul 1:19-25 Penyelidikan pertama ke Kanaan Ringkasan PL 1 Hal. 29
  30. 30. Ul 1:26-46 Bangsa itu tidak taat kepada Allah Ul 2:1-18 Pengembaraan di padang gurun -- 38 tahun Ul 2:19-3:17 Perebutan daerah sebelah timur Sungai Yordan Ul 3:18-29 Musa harus menyerahkan kepemimpinan kepada Yosua Ul 4:1-40 Jalan Allah sudah dipersiapkan -- ikutilah! Ul 4:41-43 Penunjukan kota-kota suaka 2. PIDATO MUSA YANG KEDUA (Ul 4:44-11:32) Perjanjian dengan Allah Ul 4:44-49 Pendahuluan Ul 5:1-22 Sepuluh Perintah Ul 5:23-33 Respons bangsa Israel Ul 6:1-25 Kasihi, percayai dan taati Allah Ul 7:1, 2 Rebutlah negeri itu... Ul 7:3-26 Tetapi, bukan adat-istiadat dan dewa-dewanya Ul 8:1-10 Ketaatan akan membawa berkat Ul 8:11-20 Ketidaktaatan akan membawa malapetaka Ul 9:1-6 Mereka tidak layak memasuki negeri itu Ul 9:7-29 Bangsa Israel umat berdosa Ul 10:1-22 Perjanjian diperbarui Ul 11:1-32 Berkat atau kutuk? 3. PIDATO MUSA YANG KEDUA (Ul 12:1-26:19) Peraturan-peraturan terperinci Ul 12:1-32 Petunjuk-petunjuk untuk peribadatan Ul 13:1-18 Nabi dan guru-guru palsu harus binasa Ul 14:1-29 Peraturan mengenai makanan dan persepuluhan Ul 15:1-18 Tahun pembebasan para budak Ul 15:19-23 Anak sulung ternak adalah milik Allah Ul 16:1-22 Hari-hari raya tahunan Ul 17:1-20 Peraturan bagi para hakim dan raja-raja Ul 18:1-8 Hak orang Lewi Ul 18:9-22 Peraturan mengenai nubuatan Ul 19:1-21 Apa yang harus dilakukan terhadap pembunuh? Ul 20:1-20 Peraturan tentang perang Ul 21:1-25:19 Peraturan tentang kehidupan Ul 26:1-19 Persembahan kepada Allah 4. PESAN DARI PARA PEMIMPIN (Ul 27:1-28:68) Ul 27:1-3 Ingatlah pada perjanjian Ul 27:4-10 Dirikanlah mezbah di Gunung Ebal Ul 27:11-26 Kutuk bagi mereka yang tidak taat Ul 28:1-14 Berkat bagi mereka yang taat Ul 28:15-68 Akibat-akibat karena berpaling dari Allah 5. PIDATO MUSA YANG KETIGA (Ul 29:1-30:20) Ul 29:1-17 Engkau telah melihat apa yang telah diperbuat Allah Ul 29:18-29 Engkau akan melihat apa yang akan diperbuat Allah Ul 30:1-10 Pertobatan membawa pemulihan Ul 30:11-14 Perintah-perintah Allah tidak terlalu sukar Ul 30:15-20 Allah layak dipatuhi! 6. HARI-HARI TERAKHIR MUSA (Ul 31:1-34:12) Ringkasan PL 1 Hal. 30
  31. 31. Ul 31:1-8 Yosua akan menjadi pemimpin baru Ul 31:9-29 Persiapan pengambilalihan Ul 31:30-32:52 Nyanyian perpisahan Musa Ul 33:1-29 Berkat terakhir Ul 34:1-12 Musa meninggal dunia PESAN 1. Allah perjanjian Allah merupakan pusat pesan Ulangan. Oleh karena Dia adalah Dia, maka perjanjian itu ada.  Dialah satu-satunya Allah. Ul 4:35; 6:4  Dia adil dan benar. Ul 16:18; 32:4  Dialah penguasa yang berdaulat. Ul 10:17  Dia pencemburu dan tidak ingin disaingi. Ul 5:9; 6:15  Dia lemah lembut dan murah hati. Ul 6:24; 28:1-14  Dia adalah Bapa orang Israel. Ul 1:31; 32:6 2. Kewajiban-kewajiban dalam perjanjian Jika Israel ingin mengadakan hubungan dengan Allah, maka mereka harus mengakui kedaulatan-Nya dan menjadi bangsa yang kudus, sehingga layak bagi Allah yang kudus. Ini berarti melaksanakan tuntutan Allah.  Ketaatan mutlak dalam segala bidang. Ul 8:1, 11; 11:1  Kasih yang bulat dan teguh. Ul 6:5  Percaya penuh hanya kepada Allah. Ul 6:13; 13:1-18  Selalu ingat kepada Allah -- siapa Dia, apa yang telah dilakukan-Nya, dan apa yang diharapkan dari umat-Nya. Ul 11:18-20  Pendidikan bagi anak-anak. Ul 4:9; 11:19 3. Berkat bagi yang taat kepada perjanjian  Kemakmuran bangsa termasuk kemenangan atas musuh-musuh. Ul 7:22;28:1, 7,13  Kemakmuran negeri -- termasuk kesuburan tanaman dan ternak serta keadaan cuaca yang baik. Ul 28:3, 5, 11, 12  Kemakmuran bagi keluarga -- mereka akan mempunyai banyak anak-anak sehat. Ul 28:4, 11; 7:14  Kemakmuran bagi tiap orang -- termasuk kesehatan yang baik dan panjang umur. Ul 5:16; 7:15 4. Akibat-akibat dari ketidaktaatan pada perjanjian  Malapetaka bagi bangsa. Mereka akan menderita banyak kekalahan dan pada akhirnya dimusnahkan. Ul 28:20, 25; 4:26  Malapetaka bagi negeri. Akan terjadi kekeringan yang dahsyat dan tanaman serta binatang akan binasa. Ul 28:22-24; 28:38-40  Malapetaka bagi rakyat. Akan terjadi epidemi yang menakutkan, keluarga akan terpecah-belah dan tidak ada keamanan. Ul 28:21, 22, 28, 32, 42 Hubungan dengan Allah tidak boleh dilaksanakan dengan sewenang-wenang. Daftar berkat dan kutuk menekankan kesungguhan dari perjanjian dengan Allah. Ulangan menegaskan bahwa Allah sungguh-sungguh mempunyai kuasa untuk mendatangkan semua berkat dan kutuk itu. Ringkasan PL 1 Hal. 31
  32. 32. PENERAPAN Ulangan mengajar kita tentang: 1. Hubungan kita dengan Allah  Hubungan itu harus pribadi. Menjadi rakyat suatu bangsa atau keluarga yang mengikut Allah tidaklah cukup. Setiap pribadi harus mempunyai pengalaman langsung dan mutakhir dengan Allah.  Hubungan itu harus hidup. Perjanjian itu lebih dari sekadar perjanjian kontrak. Allah menginginkan persekutuan dengan umat-Nya dan kasih dari mereka, dengan ketaatan yang terbit dari kasih itu.  Hubungan itu harus menyeluruh. Allah menginginkan kita mengikuti Dia, tidak hanya satu hari dalam seminggu atau dalam situasi-situasi tertentu, tetapi setiap saat -- Dia menaruh perhatian pada apa yang kita kerjakan dalam setiap segi kehidupan kita. 2. Ibadah kita kepada Allah  Ibadah kita harus murni dan tidak dinodai atau dirusak dengan memasukkan pengajaran dan adat istiadat orang-orang di sekeliling kita.  Ibadah kita harus sesuai dengan pola yang sudah digariskan oleh Allah.  Ibadah kita harus diresapi dan tidak semata-mata hanya terikat pada suatu bentuk peribadatan tertentu. Ibadah itu harus menyenangkan. TEMA-TEMA KUNCI 1. Kekuasaan Allah Allah tidak hanya dipandang sebagai Tuhan perjanjian yang berdaulat atas seluruh bangsa Israel, tetapi juga sebagai Allah umat manusia, berkuasa atas seluruh dunia, yang berkuasa atas bangsa-bangsa dan alam semesta. Dia mempunyai kuasa untuk melaksanakan janji-janji-Nya. Buatlah sebuah daftar mengenai cara-cara Allah menunjukkan kuasa-Nya dalam pasal Ula 4 dan Ula 30. 2. Kesetiaan Allah Salah satu hal yang memungkinkan bangsa Israel melihat perjanjian itu sebagai dasar dari kehidupan bangsa mereka adalah pengetahuan bahwa Allah dapat diandalkan sepenuhnya. Baca pasal Ula 32 dan catat semua cara yang berbeda dalam menggambarkan Allah. 3. Kasih Dasar utama dari perjanjian adalah kasih. Kasih Allahlah yang memulai perjanjian itu dan memungkinkan kelanjutannya. Tuntutan pertama terhadap manusia ialah bahwa ia harus mengasihi Allah. Tanpa kasih, hubungan dengan Allah tidak mungkin terwujud. Bacalah Ula 4:37; 5:10; 6:5; 7:9, 13; 10:12-19; 11:1, 13, 22; 13:3; 19:9; 23:5; 30:16, 20. 4. Penyerahan Yang Allah inginkan dari umat-Nya ialah penyerahan total, kesetiaan yang utuh, dan pengabdian dengan sepenuh hati. Semua ini berarti mengikuti kehendak Allah dalam setiap segi kehidupan seperti diatur dalam perintah-perintah di dalam perjanjian. Bacalah Ula 5:1-21; 6:4-9; 10:12-22. Semua ayat ini dapat dianggap sebagai ringkasan dari keseluruhan hukum Allah. Ringkasan PL 1 Hal. 32
  33. 33. KITAB YOSUA Merebut Tanah Kanaan BAGAIMANA KITAB ITU DITULIS Yosua lebih dikenal sebagai pahlawan daripada sebagai penulis kitab itu. Baik tradisi maupun kitab itu sendiri (Yos 24:26) mengakui bahwa banyak bahan tulisan berasal dari Yosua. Sebagian berasal dari hasil kesaksian pandangan mata, tetapi kemudian seorang penyunting rupanya telah menyatukan semua bahan ke dalam bentuk yang kita kenal sekarang (Yos 4:8, 9; 7:26; 8:28; 24:29, 30). YOSUA Pada waktu keluar dari Mesir Yosua masih seorang pemuda dan kemudian ia menjadi asisten pribadi Musa. Ia ternyata seorang tangan-kanan yang dapat dipercaya dan setia. Laporan golongan kecilnya, bersama Kaleb, mengenai pengintaian di Kanaan menunjukkan bahwa ia seorang yang beriman dan berani. Ia adalah pengganti alamiah bagi Musa dan mengambil alih pimpinan pada usia tujuh puluh tahun. Yosua menempatkan suku-suku bangsa Israel di Kanaan dan ia meninggal pada usia 110 tahun. TUJUAN KITAB YOSUA Kitab Yosua merupakan kitab yang pertama dan terkemuka yang berisi penuturan sejarah mengenai bagaimana Allah memenuhi janji-Nya untuk membawa umat-Nya ke tanah perjanjian. Tema itu dapat ditemukan dalam Yos 1:11: "Menduduki negeri yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu..." PENAKLUKAN KANAAN Merebut negeri itu bukan suatu tugas yang mudah. Yosua memimpin bangsa yang masih terdiri dari suku-suku melawan bangsa-bangsa yang sudah mapan. Setelah merebut kota- kota kunci seperti Yerikho dan Ai, Yosua terlibat dalam pertempuran-pertempuran di bagian tengah, selatan dan utara Kanaan. Meskipun ia berhasil dengan gemilang, tugasnya belum selesai pada saat ia mulai menempatkan suku-suku bangsa Israel di pemukiman mereka masing-masing (Yos 13:1). BAGAIMANA MENAFSIRKAN YOSUA Walaupun Yosua merupakan sebuah kitab sejarah, isinya banyak berbicara kepada orang Kristen masa kini. Ibrani 4:1-11 menunjukkan bahwa kitab itu dimaksudkan sebagai sarana untuk memberi semangat kepada orang Kristen, sehingga mereka tidak kehilangan apa yang sebetulnya ingin Allah berikan kepada mereka. Meskipun Yosua berbicara mengenai peperangan dan daerah geografis, kita dapat menerapkan prinsip- prinsip yang dipakai oleh Allah pada masa itu dalam peperangan rohani yang kita hadapi dan wilayah rohani yang dapat kita miliki. GARIS BESAR 1. MEMASUKI TANAH PERJANJIAN Yos 1:1-5:12 Yos 1:1-18 Yosua dan bangsa Israel dipersiapkan Yos 2:1-24 Pengutusan mata-mata Yos 3:1-17 Menyeberangi sungai Yordan Yos 4:1-24 Mendirikan batu peringatan Yos 5:1-12 Upacara-upacara yang menyusul kemudian 2. MEREBUT TANAH PERJANJIAN Yos 5:13-12:24 Yos 5:13-15 Yosua bertemu dengan panglimanya Yos 6:1-27 Jatuhnya Yerikho Ringkasan PL 1 Hal. 33
  34. 34. Yos 7:1-8:29 Pertempuran di Ai Yos 8:30-35 Upacara pengikatan Yos 9:1-10:43 Pertempuran di pusat dan selatan Yos 11:1-15 Pertempuran di utara Yos 11:16-12:24 Ringkasan dari kemenangan-kemenangan orang Israel 3. PEMBAGIAN TANAH PERJANJIAN Yos 13:1-22:34 Yos 13:1-7 Tugas yang belum selesai Yos 13:8-33 Tanah untuk Ruben, Gad dan Manasye Yos 14:1-15 Tanah untuk Kaleb Yos 15:1-63 Tanah untuk Yehuda Yos 16:1-17:18 Tanah untuk Manasye dan Efraim Yos 18:1-19:51 Tanah untuk suku-suku yang lain Yos 20:1-9 Kota-kota suaka Yos 21:1-45 Kota-kota untuk orang Lewi Yos 22:1-34 Suku-suku di seberang Timur Yordan pulang 4. MENINGGALKAN TANAH PERJANJIAN Yos 23:1-24:33 Yos 23:1-16 Pidato perpisahan Yosua Yos 24:1-28 Pidato perpisahan Yosua yang kedua Yos 24:29-33 Yosua meninggal dunia PESAN 1. Apa yang diajarkan Yosua tentang Allah.  Janji Allah. Yosua mengajarkan bahwa Allah menggenapi janji-Nya. Allah telah menjanjikan tanah itu kepada Musa (Kel 6:4) dan berjanji bahwa Yosua akan memimpin bangsanya memasuki tanah itu (Ula 3:27, 28). Yosua merupakan penggenap Ulangan 11:22-25. (Lihat Maz 18:30, Yos 23:14).  Kehendak Allah. Yosua menegaskan bahwa Allah menginginkan umat-Nya untuk menguasai tanah itu seluruhnya. Anehnya, bangsa itu sendiri yang kadang-kadang kelihatannya enggan untuk melakukannya. Ibrani 4:1-11 memberi Perjanjian Baru aplikasi pelajaran ini. Yos 13:1; 18:3.  Kebaikan Allah. Yosua menggambarkan kemurahan Allah yang telah memberikan negeri itu kepada bangsa Israel dan memberikan mereka kemenangan dalam pertempuran-pertempuran. Bangsa itu masih harus berjuang, tetapi hasilnya sudah dapat dipastikan. Betapa besar anugerah yang Allah berikan kepada umat-Nya! Yos 1:2; 6:16; 10:8 (lihat 1Ko 3:21-23).  Kuasa Allah. Yosua melukiskan bahwa Allah lebih berkuasa daripada pasukan tentara dan kota-kota; bahwa Dialah yang mengendalikan semua kejadian dalam alam semesta; bahwa Dia lebih besar daripada ketidaktaatan umat-Nya; atau tipu muslihat bangsa lain; Dia juga dapat mengatasi kekurangan gairah umat-Nya Yos 3:7-17; 10:12. 2. Apa yang diajarkan oleh Yosua kepada umat Allah. Mereka harus menjadi:  Bangsa yang mempunyai tujuan. Kita harus memiliki sepenuhnya negeri yang diberikan Allah. Yos 1:2-11  Bangsa yang taat. Ketaatan harus menyeluruh (sempurna). Yos 1:7, 8  Bangsa beriman. Kepercayaan mereka kepada Allah harus dibuktikan dengan mengambil langkah aktif dalam ketaatan terhadap perintah-Nya. Yos 3:15; 6:16, 20 Ringkasan PL 1 Hal. 34
  35. 35.  Bangsa yang tidak sudi berkompromi. Tidak diperbolehkan berbuat dosa dan berkompromi dengan musuh. Dituntut adanya kekudusan. Yos 7:1-26; 13:13; 16:10; 17:13; 23:11-13  Bangsa yang ulet. Mereka tidak boleh gampang menyerah tetapi harus melayani Tuhan satu-satunya dengan setia sampai pada kesudahannya. Yos 17:14-18 PENERAPAN Dalam terang Kitab Yosua orang Kristen harus bertanya pada diri mereka sendiri:  Sampai seberapa jauh kemajuan yang telah saya capai dalam hidup Kekristenan saya?  Musuh-musuh rohani apa saja yang menghalangi kemauan saya?  Seberapa banyak saya taat kepada apa yang diajarkan oleh firman Allah kehidupan saya sehari-hari?  Apakah saya yakin akan kebenaran firman-Nya dan percaya kepada-Nya walaupun pada saat itu kelihatannya merupakan suatu kebodohan jika dilakukan?  Pada saat-saat apa saja saya tergoda untuk mengkompromikan iman Kristen saya?  Apakah saya selalu bergairah untuk mengikut Allah seperti waktu yang sudah-sudah?  Dalam membuat daftar prioritas saya dalam kehidupan, di manakah saya menempatkan kekudusan?  Berapa banyak saya membaca Alkitab dengan berdoa?  Apakah saya puas dengan tempat yang telah Allah berikan bagi saya dalam kehidupan ini?  Jika saya diminta untuk memberikan kesaksian saya mengenai Allah seperti yang dilakukan oleh Yosua, apa yang akan saya katakan mengenai Dia? TEMA-TEMA KUNCI 1. Selidikilah doktrin ini Yosua menyinggung masalah penyelamatan. Nama Yosua berarti "penyelamat". Beberapa orang menemukan kesamaan-kesamaan lain antara dia dan Yesus. Apakah itu? Apa yang dapat kita pelajari dari Rahab mengenai penyelamatan? (Lihat Ibr 11:30, 31) Kota-kota suaka (Yos 20:1-9) memberikan gambaran mengenai keselamatan. Kumpulkan ilustrasi atau contoh-contoh mengenai keselamatan yang ditemukan dalam Kitab Yosua. 2. Laksanakan petunjuk ini Pelajari dengan saksama perintah Allah kepada Yosua (Yos 1:8), dan carilah jawabannya mengapa firman Allah sangat penting; bagaimana seharusnya mempelajari firman Allah; apa tujuannya dan hasil apa yang diperoleh dari mempelajarinya. 3. Teladani orang ini Yosua adalah seorang pemimpin yang menarik bagi bangsanya dan sampai pada akhir hidupnya ia selalu berterima kasih pada kebaikan Allah (Yos 23:14). Kumpulkanlah pelajaran yang Anda dapatkan dari watak dan contoh yang diberikan Yosua. 4. Hindarilah kesalahan-kesalahan ini Yosua merupakan kitab yang penuh kejujuran, yang mencatat bukan saja keberhasilan umat Allah tetapi juga kegagalan-kegagalan mereka (Yos 7:1-26; 9:1-27; 17:14-18). Apa yang harus diajarkan kepada gereja masa kini? Ringkasan PL 1 Hal. 35
  36. 36. 5. Jelaskan upacara-upacara ini Yosua mencatat pendirian batu-batu peringatan (Yos 4:1-24); penyunatan (Yos 5:2-9); perayaan Paskah (Yos 5:10), upacara pengikatan (Yos 8:30-35) dan pembangunan sebuah mezbah (Yos 22:10-34). Carilah upacara-upacara serupa yang mungkin dapat kita temukan dewasa ini. 6. Pikirkanlah hal-hal adikodrati Allah digambarkan sebagai Allah adikodrati (Yos 3:7-17; 6:20; 10:12). Di mana tempat hal-hal yang adikodrati dalam dunia sekular modern? Ringkasan PL 1 Hal. 36
  37. 37. KITAB HAKIM-HAKIM Lingkaran Dosa HAKIM-HAKIM Hakim-hakim merupakan kitab yang penting karena memberikan gambaran mengenai hubungan antara Yosua, yang memimpin bangsa Israel masuk ke Kanaan, dengan Saul, Daud dan raja-raja Israel lainnya. Selama masa hakim-hakim, Israel lambat laun belajar untuk menjadi suatu bangsa dan bukan lagi sebagai dua belas suku yang berdiri sendiri- sendiri. PENULISNYA Kita tidak tahu siapa penulis kitab itu. Mungkin juga dikumpulkan dari catatan-catatan pada masa itu dan lama sesudahnya baru diterbitkan. Tiga kali dinyatakan dalam kitab itu bahwa "pada masa itu Israel tidak mempunya raja" (Hak 17:6; 18:1; 21:25), hal ini mengisyaratkan bahwa kitab itu diterbitkan beberapa waktu sesudah kerajaan dibentuk. SIAPA HAKIM-HAKIM ITU? Judul kitab itu agak membingungkan, karena kedua belas "hakim-hakim" itu tidak semata-mata mengurusi masalah hukum; mereka adalah para pangeran yang diilhami oleh Roh Kudus untuk memberikan semacam kepemimpinan karismatis pada saat-saat diperlukan. Ada dua belas hakim, dan yang menarik ialah bahwa Yefta menyebut Allah sebagai "Tuhan, Hakim" (Hak 11:27), memakai panggilan yang sama seperti yang diberikan kepada para hakim. Mereka menyadari bahwa mereka dipimpin oleh kuasa ilahi dan bukan semata-mata pilihan manusia. LINGKARAN DOSA Kitab ini terdiri dari pendahuluan (Hak 1:1-2:5) dan lampiran (Hak 17:1-21:25), dan sisanya berisi kisah dari kedua belas hakim dan enam masa penindasan. Lingkaran peristiwa yang terjadi: 1. Rakyat hidup sejahtera. Tidak ada keperluan khusus dengan Allah. Oleh karena itu, Allah ditinggalkan dan ilah-ilah dari negara tetangga yang kafir mengambil alih kedudukan Allah. 2. Penindasan. Allah meninggalkan mereka menurut kemauan mereka sendiri. Allah membiarkan mereka mengurus diri mereka sendiri! Moab dan Amon, bangsa Filistin dan orang Midian semuanya berbalik menyerang Israel. 3. Pertobatan. Israel mengakui kesalahan mereka dan berbalik kepada Allah, memohon pengampunan. Setiap kali Allah selalu bersedia mengampuni dan memulihkan mereka. 4. Pembebasan. Seorang hakim muncul untuk membebaskan umat Allah. Setiap kali jelas bahwa Allahlah yang menyelamatkan melalui hakim itu. 5. Rakyat kembali hidup sejahtera... lingkaran dosa berulang kembali. GARIS BESAR 1. PENDUDUKAN KANAAN Hak 1:1-2:5 Hak 1:1-21 Yehuda dan Simeon merintis jalan Hak 1:22-25 Yusuf mengikuti jejak mereka Hak 1:26-36 Keberhasilan yang terbatas: akibat kompromi Hak 2:1-5 Hari depan yang terbatas: respons Tuhan terhadap kompromi 2. PEMERINTAHAN KEDUA BELAS HAKIM Hak 2:6-16:31 Hak 2:6-9 Penjelasan: kematian Yosua Hak 2:10-23 Lingkaran dosa dijelaskan Ringkasan PL 1 Hal. 37

×