PENILAIAN KINERJA GURU

59,461 views

Published on

Perhitungan penilaian kinerja guru dan angka kreditnya dalam rangka kenaikan pangkat.

Published in: Education

PENILAIAN KINERJA GURU

  1. 1. PENILAIAN KINERJA GURU
  2. 3. AMANAT KONSTITUSI tentang hakekat & tujuan pendidikan Pendidikan bukan hanya merupakan pilar terpenting dalam upaya mencerdaskan bangsa, tetapi juga merupakan syarat mutlak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan Pasal 28 ayat (1) UUD’45: Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapatkan pendidikan dan manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan umat manusia.
  3. 4. Guru Profesional Untuk dapat melaksanakan proses pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945, maka di diperlukan: ? di atas di bawah sesuai standar
  4. 6. <ul><li>Guru harus berlatang belakang pendidikan S1/D4 dan Pendidikan Profesi Guru (Sertifikat Profesi) </li></ul><ul><li>CPNS guru harus mengikuti Program Induksi dan Pendidikan Pelatihan Pra-Jabatan </li></ul><ul><li>Empat jabatan fungsional guru (Pertama, Muda, Madya, Utama), </li></ul><ul><li>Beban mengajar guru 24 jam – 40 jam tatap muka per minggu atau membimbing 150 - 250 konseli per tahun </li></ul><ul><li>Instansi pembina Jabatan Fungsional Guru adalah Kementerian Pendidikan Nasional. </li></ul>© DIREKTORAT PROFESI PENDIDIK - 2010 Proses tersebut berdasarkan PERMENNEG PAN & RB No. 16/2009 1
  5. 7. <ul><li>Penilaian kinerja guru dilakukan setiap tahun (Formatif dan Sumatif) </li></ul><ul><li>Nilai kinerja guru dikonversikan ke dalam angka kredit yang harus dicapai (125%, 100%, 75%, 50%, 25%) </li></ul><ul><li>Peningkatan karir guru ditetapkan melalui </li></ul><ul><li>penilaian angka kredit oleh Tim Penilai </li></ul><ul><li>Jumlah angka kredit yang diperlukan untuk kenaikan jabatan terdiri dari; </li></ul><ul><ul><li>Unsur utama (Pendidikan, PK GURU, dan PKB ), ≥ 90% </li></ul></ul><ul><ul><li>dan unsur penunjang, ≤ 10% </li></ul></ul>© DIREKTORAT PROFESI PENDIDIK - 2010 PERMENNEG PAN & RB No. 16/2009 2
  6. 8. PK Guru = Penilaian Kinerja Guru PKB = Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan S1/DIV KEPENDIDIKAN / NON KEPENDIDIKAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU GURU PROFESIONAL 1. Kesra 2. Harlindung 3. Tunjangan Profesi PENGEMBANGAN KARIR GURU CPNS (80 %) GURU PNS (100 %) GURU PERTAMA (IIIA) PROGRAM INDUKSI (1 -2 TAHUN) PRA JABATAN PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) PKB - + - + PK Guru formatif PK Guru sumatif KECUKUPAN ANGKA KREDIT
  7. 9. PENILAIAN KINERJA GURU (PK GURU)
  8. 10. 1 2
  9. 11. KERANGKA PENILAIAN KINERJA GURU DAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN Refleksi dan penilaian diri Penilaian Formatif Awal Tahun Profil Kinerja – 14 Kompe-tensi Rencana PKB per-tahun Penilaian Sumatif Akhir Tahun Nilai Kinerja & Angka Kredit Peningkatan kinerja Tahap Informal dan Tahap Formal (kebutuhan guru) Pengembangan Kinerja (Kebutuhan sekolah) Berhak untuk promosi Berhak untuk naik pangkat Sanksi PKB PKB
  10. 12. PENILAIAN KINERJA GURU
  11. 13. KOMPONEN PK GURU 14 kompetensi Guru Kelas/Mata Pelajaran 17 kompetensi Guru BK/Konselor Pedagogi 7 kompetensi Kepribadian 3 kompetensi Sosial 2 kompetensi Profesional 2 kompetensi Pedagogi 3 kompetensi Kepribadian 4 kompetensi Sosial 3 kompetensi Profesional 7 kompetensi
  12. 14. KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN 1
  13. 15. KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN 2
  14. 16. Nilai PK Guru (14 sub -kompetensi) Penilai pertemuan sebelum pengamatan selama Pengamatan di atau luar kelas pertemuan Setelah pengamatan pemberian nilai 1,2,3, 4 per sub-kompetensi melalui konversi skor 0, 1, 2 Monitoring (studi dokumen, wawancara kolega, Siswa, orang tua Pemberian Skor 0, 1, 2 indikator kinerja guru dan penilai setuju PROSES PK GURU Catatan hasil Pengamatan dan/atau/ monitoring Laporan/-usulan
  15. 17. Perangkat PK Guru
  16. 18. Cara menilai menurut k ompetensi untuk Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran Kompetensi Cara menilai Pedagogik <ul><li>Menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik </li></ul>Pengamatan 2. dsb dsb Kepribadian 8. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Pengamatan & Pemantauan 9. dsb dsb Sosial Profesional <ul><li>dsb </li></ul>dsb
  17. 19. Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Pernyataan kompetensi : Guru menyusun dan melaksanakan rancangan pembelajaran yang me n didik secara lengkap. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didi k . Guru menyusun dan menggunakan berbagai mata pembelajaran dan sumber belajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Jika relevan, guru memanfaatkan teknologi informasi komunikasi (TIK) untuk kepentingan pembelajaran. Pernyataan Kompetensi untuk Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran INDIKATOR <ul><li>Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. </li></ul><ul><li>Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik, bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. </li></ul><ul><li>Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. </li></ul><ul><li>dsb. </li></ul>
  18. 20. Laporan dan Evaluasi untuk Kompetensi : .................................................................... (Jika ada, lampirkan dokumen/bukti tambahan) Nama Guru :................................................................................................................. Nama Penilai : (1).................................................(2).................................................... dst Tanggal : Dokumen dan bahan lain yang diperiksa : Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: Tindak lanjut yang diperlukan:
  19. 21. CATATAN HASIL OBSERVASI, KAJIAN DOKUMEN, WAWANCARA, DSB (diskripsi) MEMBANDINGKAN STANDAR KOMPETENSI ATAU INDIKATOR KOMPETENSI MEMBERI NILAI 1 - 4 INSTRUMEN PKG (IPKG)
  20. 22. Penilaian Komptensi : Mengenal karakteristik peserta didik (Kompetensi 1) Indikator Skor <ul><li>Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. </li></ul>0 1 2 <ul><li>Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. </li></ul>0 1 2 <ul><li>Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. </li></ul>0 1 2 <ul><li>Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. </li></ul>0 1 2 <ul><li>Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. </li></ul>0 1 2 <ul><li>Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan, diolok-olok, minder, dsb.). </li></ul>0 1 2 Total skor yang diperoleh 1 + 2 + 2 + 0 + 0 + 2 = 7 Skor Maksimum Kompetensi =banyaknya indikator dikalikan dengan skor tertinggi 6 x 2 = 12 Prosentase skor kompetensi = total skor yang diperoleh dibagi dengan Skor Maksimum Kompetensi dikalikan dengan 100% 7/12 x 100% = 58.33% Konversi Nilai Kompetensi (0 % < X ≤ 25 % = 1; 25 % <X ≤ 50 % = 2; 50 % < X ≤ 75 % = 3; dan 75 % < X ≤ 100 % = 4) 58.33% berada pada range 50 % < X ≤ 75 %, jadi kompetensi 1 ini nilainya 3
  21. 23. NO K O M P E T E N S I NILAI *) A. Pedagogik 1. Menguasai karakteristik peserta didik 3 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik 2 3. Pengembangan kurikulum 2 4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 4 5. Pengembangan potensi peserta didik 3 6. Komunikasi dengan peserta didik 2 7. Penilaian dan evaluasi 3 B. Kepribadian 8. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional 3 9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 2 10. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru 1 <ul><li>Sosial </li></ul>11. Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif 4 12. Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan masyarakat 3 <ul><li>Profesional </li></ul>13. Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 4 14. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif 2 Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 38
  22. 24. FORMAT PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT PK GURU ………………………………… .., ……………….. Guru yang dinilai Penilai Kepala Sekolah (…………………………) (……………………………) (………………………………) Nilai PK GURU (Pembelajaran) ……… Konversi nilai PK GURU ke dalam skala 0 – 100 sesuai Permenneg PAN & RM No. 16 Tahun 2009 dengan menggunakan rumus ; ……… Berdasarkan hasil konversi ke dalam skala nilai sesuai dengan peraturan tersebut, selanjutnya ditetapkan sebutan dan prosentase angka kreditnya …… .... Perolehan angka kredit (pembelajaran) yang dihitung berdasarkan rumus A ngka K redit per tahun = (AKK – AKPKB – AKP) x (JM/JWM) x NPK 4 …… ...
  23. 25. NILAI DAN SEBUTAN HASIL PENILAIAN KINERJA (Permenegpan dan RB No.16/2009 pasal 15) Program Peningkatan Kompetensi ( Under Performance System) Sasaran Kinerja (Pengemban Keperofesian Berkelanjutan) a 91  100 Amat baik b 76  90 Baik c 61  75 Cukup d 51  60 Sedang e ≤ 50 Kurang
  24. 26. GURU MADYA GOL. IVA - IVC , GURU MUDA GOL. IIIC - IIID GURU PERTAMA GOL. IIIA - IIIB GURU UTAMA GOL. IVD - IVE KHUSUS: IIIA ke IIIB dipersyaratkan Pengembangan Diri dan tidak perlu Karya Ilmiah/Karya Innovatif. Karya Ilmiah dimulai dari IIIB Sedangkan untuk kenaikan Pangkat/Jabatan dari IVC ke IVD diharuskan Presentasi Ilmiah ANGKA KREDIT YANG DIPERLUKAN UNTUK PENGEMBANGAN KARIR PENGEMBANGAN DIRI KARYA ILMIAH dan/atau INOVATIF PENILAIAN KINERJA Ijazah tidak sesuai, tanda jasa, dsb UNSUR UTAMA (Minimum 90%) PKB UNSUR PENUNJANG (Maximum 10%)
  25. 27. KEBUTUHAN ANGKA KREDIT (III A ke III B) Optional Angka-angka tersebut adalah angka kredit yang diperlukan 50 Penilaian Kinerja Compulsory Pendidikan Kegiatan Pembelajaran/-Pembimbingan & Tugas Tambahan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Unsur utama ≥ 90% 45 Unsur penunjang ≤ 10% 5 42 3
  26. 28. JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU (Permenneg PAN & RB No.16/2009, pasal 17) AKK AKPKB AKP Guru Pertama Guru Muda Guru Madya Guru Utama Penata Muda, IIIa Penata Muda Tingkat I, IIIb Penata, IIIc Penata Tingkat I, IIId Pembina, IVa Pembina Tingkat I, IVb Pembina Utama Muda, IVc Pembina Utama Madya, IVd Pembina Utama, IVe 100 150 200 300 400 550 700 850 1050 50 50 100 100 150 150 150 200 Kebutuhan Angka Kredit Komulatif (AKK) , PKB (AKPKB), dan Unsur Penunjjang (AKP) untuk kenaikan pangkat dan jabatan 3 pd, 0 pi/n 3 pd, 4 pi/n 3 pd, 6 pi/n 4 pd, 8 pi/n 4 pd, 12 pi/n 4 pd, 12pi/n 5 pd, 14pi/n 5 pd, 20 pi/n 5 5 10 10 15 15 15 20
  27. 29. <ul><li>S A N K S I </li></ul><ul><li>(pelanggaran terhadap Permenneg PAN 7 RB No.16/2009 </li></ul><ul><li>Guru yang tidak dapat memenuhi kewajiban nya tugas utama, beban mengajar (24 – 40 jam tatap muka atau membimbing 150 – 250 konseli), dan tidak mendapat pengecualian dari Menteri Pendidikan Nasional dihilangkan haknya untuk mendapat tunjangan profesi, tunjangan fungsional, dan maslahat tambahan. </li></ul><ul><li>G uru yang terbukti memperoleh penetapan angka kredit (PAK) dengan cara melawan hukum diberhentikan sebagai Guru dan wajib mengembalikan seluruh tunjangan profesi, tunjangan fungsional, dan penghargaan sebagai Guru yang pernah diterima setelah yang bersangkutan memperoleh dan mempergunakan penetapan angka kredit (PAK) tersebut. </li></ul><ul><li>Pengaturan sanksi lebih lanjut diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional. </li></ul>
  28. 30. Kemendiknas Menyusun Pedoman dan instrumen PKB, mensyeleksi dan melatih instruktur tim inti PKG tingkat pusat, melakukan pemantauan dan evaluasi. Tingkat Pusat Dinas Pendidikan Provinsi dan LPMP Melaksanakan pemetaan data profil keinerja guru, pendampingan, pembimbingan , dan konsultasi pelaksanaan kegiatan, pemantauan dan evaluasi, pelaporan untuk menjamin pelaksanaan PKB yg berkualitas Tingkat P rovinsi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Mengelola PKB tingkat Kabupaten/Kota untuk menjamin PKG dilaksanakan secara efektif, efisien, objektif, adil, akuntabel, dsb, serta membantu & memonitor pelaksanaan PKB di sekolah dan Gugus Tingkat Kab/Kota KKG/MGMP kecamatan/gugus Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan pelaksanaan kegiatan PKB di gugus serta membantu dan memobimbing pelaksanaan PKB di sekolah. Tingkat Kecamatan Sekolah atau Madrasah Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan pelaksanaan kegiatan PKB di sekolah Tingkat Sekolah Koordinator PKB Menjamin bahwa guru menerima dukungan untuk meningkatkan kompetensi dan/atau keprofesiannya sesuai dengan profil kinerjanya di tingkat sekolah maupun kabupaten/kota
  29. 31. PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
  30. 32. PEN GERTIAN PKB PKB merupakan pembaruan secara sadar akan pengetahuan dan peningkatan kompetensi guru sepanjang kehidupan kerjanya .
  31. 33. TUJUAN PKB <ul><li>PKB bagi guru memiliki tujuan umum untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Sedangkan tujuan khusus PKB adalah sebagai berikut: </li></ul><ul><li>Memfasiltasi guru untuk mencapai standar kompetensi profesi yang telah ditetapkan. </li></ul><ul><li>Memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan kompetensi yang mereka miliki sekarang dengan apa yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan profesinya. </li></ul><ul><li>Me motivasi guru-guru untuk tetap memiliki komitmen melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional. </li></ul><ul><li>Mengangkat citra, harkat, martabat profesi guru , rasa hormat dan kebanggaan kepada penyandang profesi guru. </li></ul>
  32. 34. EVALUASI IMPLEMENTASI PERENCANAAN REFLEKSI PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN Proses PKB PKB
  33. 35. KOMPONEN PKB (Pasal 11 ayat c, Permenneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009) PKB
  34. 36. MACAM DAN JENIS KEGIATAN PKB Macam PKB Jenis Kegiatan 1 Pengembangan Diri <ul><li>Diklat fungsional </li></ul><ul><li>Kegiatan kolektif guru </li></ul>2 Publikasi Ilmiah <ul><li>Presentasi pada forum ilmiah </li></ul><ul><li>Publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan ilmu di bidang pendidikan formal </li></ul><ul><li>Publikasi buku pelajaran, buku pengayaan, dan pedoman guru </li></ul>3 Karya Inovatif <ul><li>Menemukan teknologi tepat guna </li></ul><ul><li>Menemukan/menciptakan karya seni </li></ul><ul><li>Membuat/memodifikasi alat pelajaran/peraga/praktikum </li></ul><ul><li>Mengikuti pengembangan penyusunan standar . pedoman., soal dan sejenisnya </li></ul>
  35. 37. MEKANISME PELAKSANAAN PKB
  36. 38. Bagi Guru dengan nilai PK Guru di bawah standar kompetensi profesi, maka pelaksanaan PKBnya diorientasi-kan untuk mencapai standar tersebut, dengan mekanisme khusus berbeda dengan PKB reguler yang mencakup tahapan
  37. 40. Format 1: Hasil evaluasi diri terhadap kompetensi guru , untuk perencanaan kegiatan PKB Nama Sekolah: Nomor Standar Sekolah: Kecamatan: Kabupaten/Kota: Provinsi: Nama Guru: Tahun Ajaran: Nama Koordinator PKB : Tanggal: <ul><li>Usaha yang saya lakukan untuk mengembangkan kompetensi saya selama 1 tahun terakhir: </li></ul><ul><li>Pengembangan Diri </li></ul><ul><li>Pengembangan Karya Ilmiah </li></ul><ul><li>Pengembangan Karya Innovatif </li></ul><ul><li>Hasil/dampak dari usaha tersebut </li></ul><ul><li>Keberhasilan saya dalam melaksanakan tugas saya selama 1 tahun terakhir (ditinjau dari Siswa dan Guru sendiri) </li></ul><ul><li>Kendala yang saya hadapi dalam melaksanakan tugas saya selama 1 tahun terakhir (berkaitan dengan penguasaan kompetensi) </li></ul><ul><li>Pengembangan kompetensi yang masih saya butuhkan dan rencanakan 1 tahun y.a.d. (dilakukan sendiri dan/atau dilakukan dengan orang lain di sekolah dan/atau KKG/MGMP, dsb) </li></ul>*Gunakan format suplemen yang tersedia <ul><li>Bantuan lain yang saya perlukan untuk mengatasi kendala tersebut </li></ul>Tanda tangan Guru: Tanda tangan Koordinator PKB:
  38. 41. Format Suplemen Nama Guru : …………………………………………………………. Koordinator PKB : ………………………………………………………….. No Kompetensi (a) Nilai Kebutuhan PKB (d) Persetujuan Kepala Sekolah (e) Peniian Kemajuan (f) Nilai Sumatif (g) Formatif (b) Target (c) Pengemb-angan Diri Karya Ilmiah Karya Inovatif 1 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
  39. 42. Format 2: Rencana Final Kegiatan PKB/PKR tingkat sekolah (Diisi oleh Koordinator PKB tingkat sekolah) Catatan: PD = Pengembangan Diri (diarahkan ke pengembangan Kompetensi); KL = Pengembangan Pengetahuan dan Keterampilan menghasilkan Karya Ilmiah; KN = Pengembangan Pengetahuan dan Keterampilan menghasilkan Karya Innovatif Nama Sekolah: Nomor Standar Sekolah: Kecamatan: Kabupaten/Kota: Provinsi: Tahun Ajaran: Tanggal: Nama guru Nama Koordinator PKB (1) Rencana kegiatan PKB (2) Kebutuhan yang belum dapat dipenuhi (diajukan/di-koordinasikan oleh Dinas Pddk untuk dipertimbang-kan) (1.a) dilakukan oleh guru sendiri (1.b) dilakukan dengan guru lain di sekolah yang sama (1.c) dilakukan oleh sekolah (1.d) dilakukan di KKG/MGMP (1.e) dilakukan oleh pihak di luar sekolah/KKG/MGMP (1.e.1) Kegiatan (1.e.2) Pelaksana PD KL KN PD KL KN PD KL KN PD KL KN PD KL KN PD KL KN PD KL KN 1 2 3 Nama dan tanda tangan KepSek Nama dan tanda tangan Ketua Komite Sekolah Nama dan tanda tangan Koordinator PKB tingkat sekolah
  40. 43. Format 3: Format Refleksi Guru (Diisi bersama oleh Guru dan Koordinator PKB sesudah pelaksanaan PKB) Nama Sekolah: Nomor Standar Sekolah: Kecamatan: Kabupaten/Kota: Provinsi: Nama Guru: Tahun Ajaran: Nama Koordinator PKB : Tanggal: BAGIAN A : DIISI OLEH KOORDINATOR PKB <ul><li>Apakah kegiatan yang dilakukan adalah sesuai dengan rencana kegiatan PKB? Kalau tidak, apa sebabnya? </li></ul><ul><li>Portofolio kegiatan PKB ada/tidak, lengkap/tidak? </li></ul><ul><li>Apakah guru sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan diri selama 1 tahun terakhir? </li></ul><ul><li>PKB yang masih dibutuhkan menurut guru dan/atau berdasarkan data dari sumber lain </li></ul>BAGIAN B : DIISI BERSAMA OLEH GURU DAN KOORDINATOR PKB <ul><li>Dampak positif kegiatan PKB terhadap kompetensi guru </li></ul><ul><li>Dampak positif k egiatan PKB terhadap peningkatkan kemampuan guru untuk menghasilkan karya ilmiah dan karya inovatif </li></ul><ul><li>Dampak Kegiatan PKB terhadap peningkatan kinerja Guru </li></ul><ul><li>Dampak Kegiatan PKB terhadap peningkatan kinerja Sekolah </li></ul><ul><li>Kegiatan PKB dapat menunjang peningkatan kualitas Siswa </li></ul>BAGIAN C : DIISI OLEH KOORDITOR PKB <ul><li>Apakah guru sudah siap untuk mengajukan permohonan untuk kenaikan pangkat? Sudah/Belum </li></ul><ul><li>Penjelasan terhadap jawaban C.1 </li></ul>Tanda tangan Guru Tanda tangan Koordinator PKB
  41. 44. DALAM SEKOLAH JARINGAN SEKOLAH KEPAKARAN LUAR LAINNYA
  42. 45. GURU MADYA GOL. IVA - IVC , GURU MUDA GOL. IIIC - IIID GURU PERTAMA GOL. IIIA - IIIB GURU UTAMA GOL. IVD - IVE KHUSUS: IIIA ke IIIB dipersyaratkan Pengembangan Diri dan tidak perlu Karya Ilmiah/Karya Innovatif. Karya Ilmiah dimulai dari IIIB Sedangkan untuk kenaikan Pangkat/Jabatan dari IVC ke IVD diharuskan Presentasi Ilmiah ANGKA KREDIT YANG DIPERLUKAN UNTUK PENGEMBANGAN KARIR PENGEMBANGAN DIRI KARYA ILMIAH dan/atau INOVATIF PENILAIAN KINERJA Ijazah tidak sesuai, tanda jasa, dsb UNSUR UTAMA (Minimum 90%) PKB UNSUR PENUNJANG (Maximum 10%)
  43. 46. one man is working hard, but is not making progress and the other is working smart, and is getting results

×