PentingnyaSumber Daya Hayati Untuk ProduksiPangan dan PertanianMulai dari jutaan gen yang berperan sebagaikomponen penyusu...
Keragaman Hayati Untuk Ketahanan Pangan HARI PANGAN DUNIA 10 Oktober 2004Terancam: Keragaman HayatiPara ilmuwan sejauh ini...
tanaman dan binatang ternak. Keragaman hayati juga memberikan kontribusi penting terhadap dietnutrisi, terutama terutama b...
Para petani dimanapun mereka berada memiliki pengetahuan lokal yang sangat berharga, yangmeliputi penginderaan yang sangat...
lebah yang memindahkan kandang-kandang lebah mereka ke kebun buah-buahan dapatmeningkatkan produksi buah-buahan melalui pe...
Perjanjian Internasional tentang Sumber-sumber Genetik Tanaman untuk Pangan danPertanianPerjanjian Internasional FAO tenta...
yaitu pada tanggal 29 Juni 2004. Perjanjian tersebut akan menjamin kelestarian sumber-sumbergenetik tanaman dan keuntungan...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Hayati

1,083 views

Published on

hayati

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,083
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
13
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hayati

  1. 1. PentingnyaSumber Daya Hayati Untuk ProduksiPangan dan PertanianMulai dari jutaan gen yang berperan sebagaikomponen penyusun kehidupan, hinggaribuan tanaman dan binatang yang mendiamidunia ini, dan kombinasi berbagai jenis mahlukhidup yang hampir tak terhingga yang menyusun ekosistem alam, keragaman hayatimemberikan kontribusi penting bagi penyediaan pangan dunia.Mahluk hidup saling tergantung satu dengan lainnya, terkait secara kompleks saat kelahiran, kematian dan regenerasi.Manusia hanyalah satu bagian kecil dari “vibrant mosaic” tersebut yang memberikan tekanan yang semakin meningkatpada berbagai spesies dan lingkungannya. Sebagai akibatnya, banyak tanaman dan binatang yang terancam yangsebenarnya sangat penting untuk proses-proses alamiah seperti polinasi oleh serangga dan regenerasi tanah olehmikroorganisme.Untuk menyediakan pangan bagi suatu populasi yang jumlahnya terus bertambah, pertanian harus diintensifkan agarproduksinya meningkat. Selain itu, ketangguhan sektor pertanian juga perlu ditingkatkan dengan cara merawatkeragaman berbagai bentuk kehidupan yang memiliki sifat-sifat yang baik, seperti jenis-jenis pohon yang tahanterhadap kekeringan atau jenis-jenis ternak yang mampu bereproduksi dengan baik pada berbagai kondisi sulit.Praktek-praktek pertanian yang berkelanjutan dapat menyediakan pangan bagi umat manusia sekaligus melindungilautan, hutan, padang rumput dan ekosistem lainnya yang menampung keragaman biologis yang ada.Sebagai penghargaan terhadap peranan keragaman hayati dalam menjamin penyediaan pangan yang berkualitas tinggiuntuk mendukung kehidupan yang sehat dan aktif, FAO telah memilih “Keragaman Hayati untuk MendukungKetahanan Pangan” sebagai tema hari pangan sedunia tahun ini.Selain itu, pada tahun 2004 ini dunia merayakan diberlakukannya perjanjian internasional tentang sumber-sumbergenetic tanaman bagi pangan dan pertanian. Perjanjian tersebut akan memainkan peranan penting dalam mencapaiketahanan pangan yang abadi dan pertanian yang berkelanjutan. c:/candra/hps
  2. 2. Keragaman Hayati Untuk Ketahanan Pangan HARI PANGAN DUNIA 10 Oktober 2004Terancam: Keragaman HayatiPara ilmuwan sejauh ini telah mengidentifikasi sekitar 1.4 juta spesies tanaman dan binatang yanghidup di dunia ini. Umat manusia menggantungkan hidupnya pada keragaman hayati sebagaisumber pangan, perumahan, pelayanan serta kebutuhan hidup lainnya. Tetapi seiring denganbertambahnya populasi umat manusia, keragaman hayati menjadi terancam. Ancaman paling besarditimbulkan oleh kerusakan habitat alam. Spesies-spesies liar menjadi punah ketika tempat hidupmereka hancur. Polusi, urbanisasi, penggundulan hutan dan konversi lahan basah mendorongpunahnya margasatwa. Kesalahan pengelolaan pertanian, kehutanan dan perikanan semakinmempercepat proses kerusakan tersebut.Keragaman Hayati untuk Pangan dan PertanianBeragamnya jenis tanaman dan binatang yang dibudidayakan merupakan dasar untuk keragamanhayati produk pertanian. Namun demikian umat manusia hanya bergantung pada 14 spesiesmamalia dan burung untuk memenuhi 90% pasokan pangan hewani mereka. Dan hanya 4 spesies –gandum, jagung, beras, dan kentang – untuk memenuhi setengah kebutuhan energi nabatinya.Terlepas dari jumlah spesies-spesies tersebut, pelestarian keragaman genetic dalam setiap spesiesjuga sangat penting. Pertanian modern telah mendorong banyak petani untuk mengadopsi berbagaivaritas tanaman atau binatang. Tetapi ketika produsen pangan melupakan keragaman, makakeragaman bibit tanaman dan binatang akan punah – seiring dengan munculnya sifat-sifat tanamanyang khusus.Cadangan gen yang berkurang dengan cepat tersebut sangat meresahkan para ahli. Karenakeragaman sifat-sifat unik yang dimilikinya, memungkinkan tanaman dan binatang untukdikembangbiakan untuk menghadapi perubahan kondisi lingkungan yang terjadi. Keragamantersebut juga merupakan bahan yang diperlukan oleh para ilmuwan untuk mengembangkan varitastanaman dan ternak yang unggul.Daripada hanya tergantung pada satu varitas tanaman yang unggul, petani di negara-negaraberkembang cenderung membutuhkan suatu kombinasi tanaman yang dapat tumbuh dengan baikpada kondisi iklim yang buruk atau binatang ternak yang tahan terhadap penyakit. Bagi petani yangsangat miskin, keragaman hayati dapat menjadi pelindung yang paling aman dari kelaparan.Konsumen juga diuntungkan karena mereka memiliki akses yang lebih luas terhadap keragaman c:/candra/hps
  3. 3. tanaman dan binatang ternak. Keragaman hayati juga memberikan kontribusi penting terhadap dietnutrisi, terutama terutama bagi masyarakat pedesaan yang memiliki akses pasar yang sangatterbatas.Praktek Pertanian YangLebih Baik Dapat Melindungi Keragaman HayatiKarena lebih dari 40% permukaan bumi digunakan untuk pertanian, petani memikul tanggungjawab yang lebih besar untuk melindungi keanekaragaman hayati. Dengan menggunakan teknik-teknik pertanian yang beraneka ragam seperti “bertani tanpa dicangkul”, pengurangan penggunaanpestisida, praktek pertanian organic dan rotasi tanaman, para petani secara tidak langsung telahmemelihara keseimbangan pertanian mereka dan lingkungan sekitarnya yang sangat rentan.Dengan adanya keterpaduan antara tanaman, binatang, dan lingkungan mereka, serangkaianpelayanan yang sangat penting bagi kelestarian alam bisa dijaga. Binatang ternak, serangga, jamurdan mikro-organisme dapat menghancurkan bahan-bahan organic, yang memindahkan berbagaijenis nutrisi ke dalam tanah. Lebah, kupu-kupu, berbagai jenis burung dan kelelawar melakukanproses polinasi tanaman buah-buahan. Rawa-rawa dan paya menyaring bahan-bahan penyebabpolusi. Hutan mencegah banjir dan mengurangi erosi. Predator-predator alamiah menjagapertumbuhan berbagai jenis spesies yang berada dibawah kontrol mereka.Konservasi dan Pemanfaatan yang BerkelanjutanFAO memperkirakan sekitar dua per tiga keragaman genetic dari tanaman pangan telah hilangselama satu abad terakhir ini. Dan dari sekitar 6300 jenis binatang, 1350 jenis berada dalamkeadaan terancam atau bahkan telah punah. Usaha-usaha dunia untuk melestarikan tanaman danbinatang dalam bank gen, taman-taman suaka dan kebun binatang memegang peranan yang sangatpenting. Namun demikian, pekerjaan yang tidak kalah pentingnya adalah memelihara keragamanhayati di lahan-lahan pertanian dan alam, dimana tanaman-tanaman dan binatang-binatang tersebutakan muncul dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berubah-ubah dan berkompetisidengan spesies-spesies lainnya. Sebagai pelindung keragaman hayati dunia, petani dapatmengembangkan dan memelihara tanaman dan pepohonan lokal dan mereproduksi binatang-binatang asli pribumi, sehingga dapat menjamin kehidupan mereka.Petani Miskin Dalam Hal Permodalan, Tetapi Kaya Tentang Pengetahuan Lokal.Sejak kelahiran sektor pertanian 10 000 tahun yang lalu, para petani, nelayan, pastoralist, danpenghuni hutan telah mengelola keragaman genetik dengan cara menyeleksi tanaman dan binatangagar sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan pangannya. Petani mewariskan pengetahuanini dari generasi ke generasi. Keragaman genetik dan keragaman spesies liar inilah yangmemungkinkan para ilmuwan untuk mengembangbiakan jenis-jenis tanaman dan ternak yang lebihbaik serta berbagai jenis ikan untuk akuakultur. Pada tahun 1840, keseragaman genetik telahmenyebabkan tanaman kentang Irlandia rentan terhadap penyakit “potato blight”, suatu penyakityang sangat mematikan yang telah memusnahkan tanaman tersebut dan mengakibatkan kematianribuan orang akibat kelaparan. Para ilmuwan belakangan menemukan bahwa beberapa dari sumber-sumber tanaman yang tahan terhadap “blight” datang dari Amerika Latin, tempat dimana tanamankentang berasal, dan tempat dimana para petani lokalnya selama hampir satu millennium telahmenyeleksi dan menanam varitas yang tahan terhadap penyakit. c:/candra/hps
  4. 4. Para petani dimanapun mereka berada memiliki pengetahuan lokal yang sangat berharga, yangmeliputi penginderaan yang sangat terlatih untuk memasangkan varitas tanaman dan ternak dengansuatu ekosistem pertanian tertentu. Pada tahun-tahun yang lalu, sumber-sumber genetik negara-negara miskin digunakan untuk membudidayakan tanaman dan ternak, sering kali tanpa keuntunganapapun yang dikembalikan ke negara-negara tersebut. Sekarang ini, kontribusi negara-negaratersebut semakin dihargai seiring dengan hak-hak mereka untuk memperoleh sebagian darikeuntungan yang dihasilkan, termasuk di dalamnya keuntungan secara finansial. Konsep tentanghak-hak petani menegaskan bahwa petani harus mendapatkan bagian dari keuntungan yangdihasilkan, memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan, memiliki akses yangberkesinambungan terhadapa keragaman genetik dan mendapatkan perlindungan terhadappengetahuan tradisional. Hak-hak petani merupakan suatu bagian penting dari perjanjianinternasional tentang sumber-sumber genetika untuk pangan dan pertanian.Penggunaan Norma Pasar untuk Melindungi Tanaman dan Binatang Yang TerancamKepunahanSeiring dengan pergeseran negara-negara dari produksi pangan lokal tradisional, basis penyediaanpangan seringkali semakin menyempit. Satu cara untuk melindungi nilai-nilai tersebut adalahmelalui tekanan pasar. Di pegunungan Andes Bolivia dan Peru, penjualan biji-biji “quinoa”menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat. Pengganti gandum yang memilikikandungan gizi dan gluten yang tinggi tersebut mampu bertahan di Kekaisaran Inca tetapikemudian ditinggalkan. Usaha-usaha yang dilakukan oleh petani lokal dan kelompok masyarakatsangat membantu mendongkrak produksi komoditi tersebut. Di pihak lain, konsumen menuntutvaritas buah-buahan dan sayuran yang memiliki kandungan vitamin yang tinggi dan memilikicitarasa yang baik yang ditanam secara organik. Mulai dari beras Basmati dari Pakistan hinggaayam lokal dari Afrika Utara, permintaan terhadap produk pangan asli suatu daerah membantu parapetani dan pengolah untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga mereka seiring denganpenyelamatan keragaman hayati.Solusi: Restorasi, Dukungan, Penelitian, dan PelatihanPenyelamatan keragaman hayati untuk pertanian memerlukan usaha-usaha yang menyangkutbanyak aspek. Ancaman yang paling utama terhadap keragaman hayati adalah kerusakan habitat.Kerusakan lahan pertanian harus dihentikan sehingga pertanian dan keragaman hayati di dalam dandi sekitar ekosistem pertanian dapat dilestarikan. Seringkali, sebenarnya hanya diperlukan sedikitusaha untuk mewujudkannya. Di Tamil Nadu, India,budidaya teh yang intensif telah menyebabkandegradasi tanah. Perlakuan dengan menggunakan cacing tanah dan bahan-bahan organik telahberhasil meregenerasi kesuburan tanah dan meningkatkan keuntungan hingga tiga kali lipat.Dalam hal ini, dukungan kebijakan sangat diperlukan. Ketika pengetahuan tradisional telahmemberikan suatu solusi, kebijakan pemerintah akan memberikan dukungan tambahan. Sebagaicontoh, hak-hak pengguna yang fleksibel dapat memfasilitasi praktek pemberian ijin dari petanikepada kaum pastoralist untuk menggembalakan ternaknya di tanah-tanah mereka dengan imbalankotoran ternak tersebut sebagai pupuk untuk menyuburkan tanah. Kontrak lokal bagi para peternak c:/candra/hps
  5. 5. lebah yang memindahkan kandang-kandang lebah mereka ke kebun buah-buahan dapatmeningkatkan produksi buah-buahan melalui perbaikan proses polinasi.Penelitian-penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan telah menawarkan banyak hal kepadapetani dan sebagian besar dari hasil penelitian ini sebaiknya lebih diarahkan untuk memenuhikebutuhan negara-negara miskin. Ilmu pengetahuan dapat meningkatkan pengetahuan para petanitentang bagaimana menyelamatkan ekosistem dan memperbaiki produksi secara keseluruhan.Teknik-teknik baru dapat membantu melestarikan sumber-sumber genetis dan mendeteksi penyakit.Satu cara untuk mendukung penelitian dapat dilakukan melalui “Global Crop Diversity Trust”,suatu dana yang dibentuk oleh FAO dan para koleganya. Dana tersebut akan membantu negara-negara berkembang dalam memelihara bank gen kelas satu dimana sumber-sumber genetik dapatdiamankan untuk generasi yang akan datang.Melebihi segalanya, mungkin sistem pendidikan yang lebih baik yang akan menjadi faktor penentudalam penyelamatan keragaman hayati. Ketika petani mengetahui bahwa hasil pertanian merekadapat ditingkatkan tanpa menggunakan pestisida yang mahal dan berbahaya, mereka akan cepatmengadopsi metode baru tersebut. Kerja para kelompok pecinta lingkungan yangmenginformasikan isu penyelamatan keragaman hayati kepada masyarakat juga akan menjadisemakin penting. Diharapkan pada saat pemerintah mulai melihat keuntungan dari kebijakan danpelatihan untuk membantu petani dapat melindungi keragaman hayati, dukungan mereka akansemakin berkembang. FAO akan terus mengembangkan kerjasama dengan kolega-koleganyatermasuk organisasi-organisasi internasional lainnya; Institusi penelitian, perdagangan dankebijakan, kelompok-kelompok masyarakat di akar rumput, masyarakat umum dan konsumen.Lebih dari 840 juta orang masih menderita kelaparan di dunia ini dan masih lebih banyak lagi yangmenderita kekurangan gizi mikro. Usaha-usaha yang dilakukan dunia sejauh ini belum cukup untukmencapai target-target yang ditetapkan dalam World Food Summit dan Millenium Goal untukmengurangi jumlah penduduk lapar hingga setengahnya. Keragaman hayati yang menjadi faktorpenting dalam memerangi kekurangan gizi, layak untuk dilindungi.Budidaya Tanaman Padi: Suatu Dunia Kecil dari jaringan KehidupanSawah merupakan sumber keragaman hayati yang sangat kaya – dalam satu petak sawah, FAOmenemukan lebih dari 700 spesies serangga dan organisme lainnya. Pada posisi yang paling rendahdari rantai makanan tersebut adalah bakteri dan tanaman air yang sangat kecil. Organisme-organisme tersebut dimakan oleh binatang mikrokopic, yang pada gilirannya akan dimakan olehnyamuk dan larva. Larva merupakan sumber makanan bagi serangga predator yang lebih besar,yang kehadirannya mengalir seiring dengan siklus kehidupan padi – ditanam, tumbuh dan dipanen.Selama Revolusi Hijau di Asia telah diperkenalkan pemakaian insektisida yang berlebihan seiringdengan diperkenalkannya varitas padi unggul. Tetapi setelah terjadinya serangan “brownPlanthopper” yang menghancurkan, petani menyadari bahwa bahan-bahan kimia juga telahmematikan predator-predator alamiah. Melalui sekolah petani lapangan, teknik pengendalian hamaterpadu membantu petani mengenali jenis-jenis serangga dan hanya membunuh jenis-jenis seranggayang mengancam kelangsungan hidup tanaman mereka. Hasilnya, penggunaan bahan kimiaberkurang dan hasil pertanian meningkat. Pada tahun 2004, FAO merayakan Tahun PadiInternasional dan menyambut penggunaan metode yang ramah lingkungan untuk menanamkomoditi pangan yang penting. c:/candra/hps
  6. 6. Perjanjian Internasional tentang Sumber-sumber Genetik Tanaman untuk Pangan danPertanianPerjanjian Internasional FAO tentang sumber-sumber genetik tanaman untuk pangan dan pertanianmulai berlaku pada tanggal 29 Juni 2004. Instrument yang mengikat secara hukum ini sangatpenting untuk pertanian yang berkelanjutan. Peraturan tersebut memberikan suatu kerangka acuanbagi usaha-usaha pada tingkat nasional, regional, dan internasional untuk melestarikan danmenggunakan sumber-sumber genetik tanaman secara berkesinambungan untuk pangan danpertanian – dan untuk mendistribusikan keuntungannya secara merata, sejalan dengan konvensitentang keragaman biologis. Perjanjian tersebut mengandung dua elemen yang unik dan sangatpenting. Pertama, peraturan tersebut mengakui kontribusi yang sangat besar yang dibuat oleh petanidi semua belahan dunia terhadap pelestarian dan pengembangan sumber-sumber genetik tanamandan mengidentifikasi berbagai cara untuk melindungi dan mendorong hak-hak petani. Kedua,peraturan tersebut meletakkan sistem multilateral tentang akses dan pembagian keuntungan. Hal iniakan menjamin negara-negara untuk memperoleh akses terhadap beberapa sumber-sumber genetiktamanan yang penting yang diperlukan untuk ketahanan pangan. Peraturan tersebutmengidentifikasi keuntungan-keuntungan yang dapat dibagikan menggunakan basis internasional –keuntungan-keuntungan seperti transfer dan akses teknologi, pembangunan kapasitas di tingkatdaerah, dan finansial serta keuntungan-keuntungan lain dari proses kemersialisasi. Keuntungan-keuntungan tersebut terutama ditujukan untuk negara-negara berkembang dan negara-negara yangekonominya dalam proses transisi, untuk membantu mereka dalam memperoleh kemampuan untukmelestarikan sumber-sumber genetik miliknya serta hal-hal lainnya yang bisa mereka dapatkandibawah system multilateral.Melindungi Keragaman Hayati dengan Kekuatan HukumFAO membantu memberikan panduan kebijakan yang mengatur pelestarian dan pemakaiankeragaman hayati yang berkelanjutan.“Code of Conduct for Responsible Fisheries” yang diadopsi pada tahun 1995, menetapkan prinsip-prinsip untuk melestarikan, mengelola dan menggunakan sumber-sumber hayati akuatik secaraberkelanjutan. Aturan tersebut bekerja untuk melindungi lautan, pantai, dan perairan dunia yangmenghormati keragaman hayati dan lingkungan. FAO mendorong semua negara untukmengimplementasikan aturan yang bersifat sukarela ini yang mencakup aturan-aturan yangmemiliki effek yang bersifat mengikat, seperti terhadap pelestarian dan pengelolaan kapal-kapal dilautan tinggi.Suatu model “Code of Forest Harvesting Practices” diterbitkan pada tahun 1996 untuk mendorongpengelolaan yang lebih baik terhadap pelestarian hutan. Beberapa aturan telah dikembangkan untukwilayah Asia-Pasific dan Afrika Barat dan Tengah serta aturan-aturan pada tingkat nasional, sebagaicontoh untuk Negara Cina.Tujuan dari “International Plant Protection Convention” adalah untuk melindungi tanaman-tanaman dengan cara membuat standar untuk pengendalian hama. Konvensi tersebut melindungikeragaman hayati dengan cara mencegah masuknya serangga termasuk spesies-spesies asing yangmungkin akan menjadi saingan bagi tanaman-tanaman dan binatang lokal. Aturan ini mulai berlakusejak tahun 1952.Pada bulan Maret 2004, Perjanjian Internasional tentang Sumber-Sumber Genetik Tanaman untukPangan dan Pertanian telah diratifikasi oleh sejumlah negar dan mulai berlaku 90 hari kemudian, c:/candra/hps
  7. 7. yaitu pada tanggal 29 Juni 2004. Perjanjian tersebut akan menjamin kelestarian sumber-sumbergenetik tanaman dan keuntungan yang dihasilkannya dapat didistribusikan secara merata.Konvensi tentang keragaman hayati menetapkan bahwa pelestarian keragaman hayati merupakansuatu kepedulian umat manusia yang umum dan sangat penting untuk pembangunan. FAObekerjasama secara erat dengan sekretariat konvensi tersebut untuk beberapa topik, yang meliputipengelolaan bersama terhadap program keragaman hayati pertanian yang mempergunakan berbagaikeahlian teknis FAO. c:/candra/hps

×