Disusun
Oleh :
Kelompok : 3
Dina Zahrina
Fathia Rusyha
XI IPA 3
KERAJAAN DEMAK
A. Awal Kerajaan Demak
Kerajaan Islam yang pertama
di Jawa adalah Demak, dan
berdiri pada tahun 1478 M. Hal
ini didasarkan...
1.Pendiri Kerajaan Demak
Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah
(1478-1518)
pada tahun 1478, Raden patah adalah
bangsawan...
2. Letak Kerajaan Demak
Secara geografis Kerajaan Demak terletak di
daerah Jawa Tengah.
Pada sebelumnya, daerah Demak bern...
Gambaran Letak
Kerajaan Demak
dalam Peta.
Demak abad XVI
Pada abad XVI agaknya Demak telah
menjadi gudang
padi dari daerah pertanian di tepian selat
tersebut. Konon...
3. Silsilah Raja – Raja Yang
Memerintah
4. Raja yang Memerintah Kerajaan
Demak
a. Raden Fatah

Menurut cerita rakyat Jawa Timur, Raden Fatah
termasuk keturunan ra...
Pada masa pemerintahan Raden Fatah,
kerajaan
Demak memiliki pelabuhan – pelabuhan
penting seperti Jepara, Tuban, Sedayu,
J...
b. Raja Adipati Unus

Setelah Raden Fatah wafat, tahta kerajaan
Demak dipegang oleh Adipati Unus. Ia
memerintah Demak dari...
Adipati Unus berhasil mengadakan
perluasan
wilayah kerajaan. Dia menghilangkan
kerajaan Majapahit yang beragama Hindu,
yan...
c. Raja Sultan Trenggana

Sultan Trenggana memerintah Demak dari tahun
1521-1546 M. Dibawah pemerintahannya,
kerajaan Dema...
Di masa jayanya, Sultan Trenggana
berkunjung
kepada Sunan Gunung Jati. Dari Sunan gunung
jati,
Trenggana memperoleh gelar ...
Sepeninggalan Sultan Trenggana, timbul
kekacauan
politik yang hebat di Demak. Banyak negara
bagian yang
melepaskan diri. P...
Arya Penangsang Jipang telah dihasut oleh
Sunan Kudus
untuk membalas kematian dari ayahnya, Raden Kikin
atau Pangeran Sedo...
B. Masa Runtuhnya Kerajaan
Demak

Adipati Jipang yang beranama Arya Penangsang,
anak laki-laki Pangeran Sekar Seda Ing Lep...
C. Hasil kebudayaan
Hasil kebudayaan yang cukup terkenal dan
sampai sekarang tetap berdiri adalah Masjid
Agung Demak. Masj...
Berikut Gambar
MASJID AGUNG
DEMAK
D. Peranan Wali Songo Dalam
Penyebaran Islam di Pulau Jawa
• Penyebaran Islam dengan cara dakwah

islamiyah,
mendirikan
pe...
Sekian …
Semoga
Bermanfaat ^_^
Kelompok 3. Kerajaan Demak (Sejarah kelas II SMA/MA ~ Kerajaan Islam di Indonesia)
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kelompok 3. Kerajaan Demak (Sejarah kelas II SMA/MA ~ Kerajaan Islam di Indonesia)

32,608 views

Published on

I IPA 3 of MAN Model B. Aceh Group Project Documentary,.,
hope u enjoy it guys,.,. :)
thanks

Published in: Education
1 Comment
35 Likes
Statistics
Notes
  • thank ypu for uploading..
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
32,608
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
1,894
Comments
1
Likes
35
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kelompok 3. Kerajaan Demak (Sejarah kelas II SMA/MA ~ Kerajaan Islam di Indonesia)

  1. 1. Disusun Oleh : Kelompok : 3 Dina Zahrina Fathia Rusyha XI IPA 3
  2. 2. KERAJAAN DEMAK
  3. 3. A. Awal Kerajaan Demak Kerajaan Islam yang pertama di Jawa adalah Demak, dan berdiri pada tahun 1478 M. Hal ini didasarkan atas jatuhnya kerajaan Majapahit yang diberi tanda Candra Sengkala: Sirna hilang Kertaning Bumi, yang
  4. 4. 1.Pendiri Kerajaan Demak Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah (1478-1518) pada tahun 1478, Raden patah adalah bangsawan kerajaan Majapahit yang menjabat sebagai adipati kadipaten Bintara, Demak. Raden Fatah nama kecilnya adalah Pangeran Jimbun. Menurut sejarah, dia adalah putera raja Majapahit yang terakhir dari garwa Ampean, dan Raden Fatah dilahirkan di Palembang. Karena Arya
  5. 5. 2. Letak Kerajaan Demak Secara geografis Kerajaan Demak terletak di daerah Jawa Tengah. Pada sebelumnya, daerah Demak bernama Bintoro yang merupakan daerah vasal atau bawahan Kerajaan Majapahit. Kekuasaan pemerintahannya diberikan kepada Raden Fatah (dari kerajaan Majapahit) yang ibunya menganut agama Islam dan berasal dari Jeumpa (Daerah Pasai). Letak Demak sangat menguntungkan, baik untuk perdagangan maupun pertanian. Pada
  6. 6. Gambaran Letak Kerajaan Demak dalam Peta.
  7. 7. Demak abad XVI Pada abad XVI agaknya Demak telah menjadi gudang padi dari daerah pertanian di tepian selat tersebut. Konon, kota Juwana merupakan pusat seperti itu bagi daerah tersebut pada sekitar 1500. Tetapi pada sekitar 1513 Juwana dihancurkan dan dikosongkan oleh Gusti Patih, panglima besar kerajaan Majapahit yang bukan Islam. Ini kiranya merupakan peralawanan terakhir kerajaan
  8. 8. 3. Silsilah Raja – Raja Yang Memerintah
  9. 9. 4. Raja yang Memerintah Kerajaan Demak a. Raden Fatah Menurut cerita rakyat Jawa Timur, Raden Fatah termasuk keturunan raja terakhir dari kerajaan Majapahit, yaitu Raja Brawijaya V. Setelah dewasa, Raden Fatah diangkat menjadi bupati
  10. 10. Pada masa pemerintahan Raden Fatah, kerajaan Demak memiliki pelabuhan – pelabuhan penting seperti Jepara, Tuban, Sedayu, Jaratan, dan Gresik yang berkembang menjadi pelabuhan transito (penghubung). Pada tahun 1513 M Raden Fatah memerintahkan Adipati Unus memimpin pasukan Demak untuk menyerang Portugis di Malaka. Serangan itu belum berhasil,
  11. 11. b. Raja Adipati Unus Setelah Raden Fatah wafat, tahta kerajaan Demak dipegang oleh Adipati Unus. Ia memerintah Demak dari tahun 1518-1521 M. Masa pemerintahan Adipati Unus tidak begitu lama, karena ia meninggal dalam usia yang masih muda dan tidak meninggalkan seorang
  12. 12. Adipati Unus berhasil mengadakan perluasan wilayah kerajaan. Dia menghilangkan kerajaan Majapahit yang beragama Hindu, yang pada saat itu sebagian wilayahnya menjalin kerja sama dengan orang-orang Portugis. Adipati Unus (Patih Yunus) wafat pada tahun 938 H/1521 M. Setelah Adipati Unus meninggal, tahta kerajaan Demak dipegang oleh saudaranya
  13. 13. c. Raja Sultan Trenggana Sultan Trenggana memerintah Demak dari tahun 1521-1546 M. Dibawah pemerintahannya, kerajaan Demak mencapai masa kejayaan. Sultan Trenggana berusaha memperluas daerah kekuasaannya hingga ke daerah Jawa Barat.
  14. 14. Di masa jayanya, Sultan Trenggana berkunjung kepada Sunan Gunung Jati. Dari Sunan gunung jati, Trenggana memperoleh gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Gelar Islam seperti itu sebelumnya telah diberikan kepada raden patah, yaitu setelah ia berhasil mengalahkan Majapahit. Dalam usaha memperluas kekuasaannya ke Jawa Timur, Sultan Trenggana memimpin sendiri pasukannya, ketika menyerang Pasuruan 953 H/1546 M Sultan Trenggana gugur. Usahanya untuk memasukan kota pelabuhan yang kafir itu
  15. 15. Sepeninggalan Sultan Trenggana, timbul kekacauan politik yang hebat di Demak. Banyak negara bagian yang melepaskan diri. Para ahli waris saling berebut tahta, sehingga timbul perang saudara yang hebat. Sultan Trenggana meninggalkan dua orang putra dan empat putri. - Anak pertama perempuan dan menikah dengan Pangeran Langgar, - Anak kedua laki-laki, yaitu sunan prawoto, - Anak yang ketiga perempuan, menikah dengan
  16. 16. Arya Penangsang Jipang telah dihasut oleh Sunan Kudus untuk membalas kematian dari ayahnya, Raden Kikin atau Pangeran Sedo Lepen pada saat perebutan kekuasaan. Dengan membunuh Sunan Prawoto, Arya Penangsang bisa menguasai Demak dan bisa menjadi raja Demak yang berdaulat penuh. Pada tahun 1546 setelah wafatnya Sultan Trenggana secara mendadak, anaknya yaitu Sunan Prawoto naik tahta dan menjadi raja ke-3 di Demak. Mendengar hal tersebut Arya Penangsang langsung menggerakan pasukannya untuk menyerang Demak. Pada masa itu posisi Demak sedang kosong armada. Armadanya sedang dikirim ke Indonesia timur. Maka dengan mudahnya Arya Penangsang membumi
  17. 17. B. Masa Runtuhnya Kerajaan Demak Adipati Jipang yang beranama Arya Penangsang, anak laki-laki Pangeran Sekar Seda Ing Lepen, tidak tinggal diam karena ia merasa lebih berhak mewarisi tahta Demak. Sunan Prawoto dengan beberapa pendukungnya berhasil dibunuh dan Arya Penangsang berhasil naik tahta. Akan tetapi, Arya Penangsang tidak berkuasa lama karena ia kemudian di kalahkan oleh Jaka Tingkir yang di bantu oleh Kiyai Gede Pamanahan dan putranya Sutawijaya, serta KI Penjawi. Jaka tingkir naik tahta dan penobatannya dilakukan oleh Sunan Giri. Setelah menjadi raja, ia bergelar Sultan Handiwijaya serta memindahkan pusat pemerintahannya dari Demak
  18. 18. C. Hasil kebudayaan Hasil kebudayaan yang cukup terkenal dan sampai sekarang tetap berdiri adalah Masjid Agung Demak. Masjid itu merupakan lambang kebesaran Kerajaan Demak sebagai Kerajaan Islam. Masjid Agung Demak didirikan oleh Sunan Ampel (Raden Rahmat) di Ampel Surabaya. Masjid Agung Demak selain kaya dengan ukir-ukiran bercirikan Islam juga memiliki keistimewaan, yaitu salah satu tiangnya dibuat dari kumpulan sisa-sisa kayu bekas
  19. 19. Berikut Gambar MASJID AGUNG DEMAK
  20. 20. D. Peranan Wali Songo Dalam Penyebaran Islam di Pulau Jawa • Penyebaran Islam dengan cara dakwah islamiyah, mendirikan pesantren,mendirikan mesjid, dll. • Mengembangkan misi sosial dan kebudayaan (merobah status kasta dan mengikis pengaruh Hindu- Budha). • Melahirkan corak kebudayaan baru. • Mendukung kerajaan islam ( sebagai penasehatraja, guru para rajamalah ada
  21. 21. Sekian … Semoga Bermanfaat ^_^

×