Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
JalaluddinRumi
Muhammad Nur Jabir
Siapa Jalaluddin Rumi?
Maulana Jalaluddin Muhammad Balkhi atau yang
lebih dikenal dengan sebutan Maulana Rumi lahir
pada t...
Berkat kerja keras orang tuanya Maulana Rumi
dalam usia 25 tahun berhasil menggantikan
posisi orang tuanya dalam persoalan...
Kata Sayid Burhanuddin;
engkau telah berhasil menggantikan posisi
ayahmu dalam persoalan syariat dan fatwa,
namun ketahuil...
Pertemuan dengan Syams
Tabrizi
Kata Syams kepada Rumi;
“Engkau belum gila,
Kau belum layak dengan rumah
ini”
Syams bertanya pada Rumi, “menurut anda
siapakah yang memiliki maqam yang lebih tinggi
antara Rasullullah Saw dengan Bayaz...
Mengapa Rumi begitu terpikat kepada
Syams padahal Rumi sendiri secara pribadi
telah memiliki kekuatan intelektual,
popular...
karena Syams Tabrizi berhasil
mengajarkan cinta kepada
Rumi.
Kata Rumi;
Dulu aku mati, lalu aku hidup,
dulu aku menangis, lalu tertawa
Singgasana cinta datang,
dan aku telah menjadi s...
END
Cinta adalah yang
membuatmu terpesona
(Maulana Rumi)
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Jalaluddin rumi

Siapa Jalaluddin Rumi?

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Jalaluddin rumi

  1. 1. JalaluddinRumi Muhammad Nur Jabir
  2. 2. Siapa Jalaluddin Rumi? Maulana Jalaluddin Muhammad Balkhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Maulana Rumi lahir pada tahun 604 H. Nama ayahnya Muhammad ibn Husain Khatibi atau yang terkenal dengan Nama Bahauddin Walad. Panggilan nama lainnya Sulthanul Ulama. Bahauddin Walad termasuk salah satu sufi besar pada zamannya dan silsilah tarekatnya sampai pada Ahmad Ghazali, saudara Muhammad Ghazali.
  3. 3. Berkat kerja keras orang tuanya Maulana Rumi dalam usia 25 tahun berhasil menggantikan posisi orang tuanya dalam persoalan syariat dan fatwa. Sepeninggal ayahnya, Maulana Rumi diasuh dan dididik oleh Sayid Burhanuddin Muhaqqiq Tirmidzi, salah satu murid tersohor ayahnya.
  4. 4. Kata Sayid Burhanuddin; engkau telah berhasil menggantikan posisi ayahmu dalam persoalan syariat dan fatwa, namun ketahuilah, ada pengetahuan batin yang telah diwariskan ayahmu kepadaku. Pelajarilah ilmu batin ini sehingga engkau benar-benar mampu menggantikan ayahmu
  5. 5. Pertemuan dengan Syams Tabrizi
  6. 6. Kata Syams kepada Rumi; “Engkau belum gila, Kau belum layak dengan rumah ini”
  7. 7. Syams bertanya pada Rumi, “menurut anda siapakah yang memiliki maqam yang lebih tinggi antara Rasullullah Saw dengan Bayazid Basthami?” “Jelas Rasullullah saw”, kata Rumi. Kemudian Syams kembali bertanya, “jika demikian, lalu mengapa Bayazid Basthami pernah mengatakan ‘mahasuci aku dan mahaagungnya diriku’ sedangkan Rasulullah saw tak pernah sekalipun mengucapkan hal yang serupa?”
  8. 8. Mengapa Rumi begitu terpikat kepada Syams padahal Rumi sendiri secara pribadi telah memiliki kekuatan intelektual, popularitas, dan beragam atribut lainnya? Sementara disisi lain, Syams tak pernah menjajikan apapun kepada Rumi.
  9. 9. karena Syams Tabrizi berhasil mengajarkan cinta kepada Rumi.
  10. 10. Kata Rumi; Dulu aku mati, lalu aku hidup, dulu aku menangis, lalu tertawa Singgasana cinta datang, dan aku telah menjadi singgasana abadi.
  11. 11. END Cinta adalah yang membuatmu terpesona (Maulana Rumi)

×