Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Perilaku konsumen dan elastisitas permintaan

183 views

Published on

Perilaku konsumen dan elastisitas permintaan

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Perilaku konsumen dan elastisitas permintaan

  1. 1. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  2. 2. Adalah teori yang mempelajari bagaimana manusia/ konsumen itu memuaskan kebutuhannya dengan pembelian/ penggunaan barang dan jasa. Teori Konsumsi PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  3. 3. Adalah bagaimana konsumen memutuskan berapa jumlah barang dan jasa yang akan dibeli dalam berbagai situasi. Perilaku Konsumen PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  4. 4. • Bagi Produsen 1. Agar barang yang dihasilkan bisa cepat laku dipasaran 2. Mengetahui selera konsumen 3. Mengetahui barang apa yang akan diproduksi dan berapa jumlah yang harus diproduksi 4. Mengetahui berapa harus melepas harga barang ke tangan konsumen • Bagi Konsumen Agar konsumen mendapatkan kepuasaan maksimum dalam mengkonsumsi suatu barang sesuai engan budget yang dimiliki Perlunya Memepelajari Perilaku Konsumen PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  5. 5. 1. Pendekatan nilai guna (Utility) kardinal Yaitu kenikmatan konsumen dapat dinyatakan secara kuantitatif (dapat diukur menggunakan satuan) 2. Pendekatan nilai guna (Utility) ordinal Yaitu kenikmatan konsumen tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif (tidak dapat diukur menggunakan satuan) Ada Dua Pendekatan PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  6. 6. Utility adalah kepuasan yang diperoleh dalam mengkosumsi barang dan jasa. Total Utility adalah kepuasan total dalam mengkonsumsi sejumlah barang dan jasa. Marginal utility dalah tambahan kepuasan yang diperoleh dalam menambah satu satuan barang/jasa yang dikonsumsi Konsep Dasar: Utility PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  7. 7. Pendekatan Marginal Utility/Kardinal  Pendekatan ini bertitik tolak pada anggapan bahwa kepuasan (atau utility) setiap konsumen dapat diukur secara kuantitatif. Asumsi Penggunaan Pendekatan:  Konsisten dalam preferensi  Hukum Gossen (Law of Diminishing Marginal Utility) berlaku, yaitu bahwa semakin banyak sesuatu barang dikonsumsikan, maka tambahan kepuasan (marginal utility) yang diperoleh dari setiap satuan tambahan yang dikonsumsikan akan menurun.  Konsumen selaku berusaha mencapai kepuasan total yang maksimum. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  8. 8. • Total utility increases at a decreasing rate, while marginal utility decreases. Diminishing Marginal Utility Total Utility and Marginal Utility of Trips to the Club Per Week TRIPS TO CLUB TOTAL UTILITY MARGINAL UTILITY 1 12 12 2 22 10 3 28 6 4 32 4 5 34 2 6 34 0 PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  9. 9. Konsumen A mempunyai pendapatan Rp. 15.000, dan dia mengkonsumsi atau membeli dua macam barang yaitu X dan Y. Harga Barang X = Rp. 1.000,00/unit dan harga barang Y = Rp. 1.000,00/unit. Berapa banyak barang X dan barang Y yang akan dibeli oleh konsumen A dengan anggran yang ada tersebut agar utilitasnya maksimum Contoh Soal PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  10. 10. Barang X MU X Barang Y MU Y 1 50 1 40 2 45 2 36 3 40 3 32 4 35 4 28 5 30 5 24 6 25 6 20 7 20 7 16 8 15 8 12 9 10 9 8 10 5 10 4 PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  11. 11. 1. Gambar kurvanya barang X dan Barang Y 2. Berapa barang X dan Y yang harus dikonsumsi agar tingkat kepuasan konsumen maksimum Langkah Pengerjaan PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  12. 12. Berapa kombinasi X dan Y yang dapat mendatangkan utilitas maksimum, jika pendapatan konsumen Rp 50,- Contoh Soal II Barang X MU X Barang Y MU Y 1 50 1 40 2 45 2 36 3 40 3 32 4 35 4 28 5 30 5 24 6 25 6 20 7 20 7 16 PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  13. 13. Mendasarkan pada asumsi bahwa kepuasan tidak bisa dikuantitatifkan dan antara satu konsumen dengan konsumen yang lain akan mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda dalam mengkonsumsi barang dalam jumlah dan jenis yang sama. Pendekatan Ordinal PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  14. 14. Oleh karena itu kemudian muncul pendekatan ordinary yang menunjukkan tingkat kepuasan mengkonsumsi barang dalam model kurva indifferent. Pendekatan ordinal berdasarkan pembandingan sesuatu barang dengan barang yang lain, lalu memberikan urutan dari hasil pembandingan tersebut. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  15. 15. Contoh penggunaan metode ordinal antara lain dalam suatu lomba atau kejuaraan, pengukuran indeks prestasi dan pengukuran yang sifatnya kualitatatif misalnya bagus, sangat bagus, paling bagus. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  16. 16. Konsumen rasional, mempunyai skala preferensi dan mampu merangking kebutuhan yang dimilikinya. Kepuasan konsumen dapat diurutkan, ordering. Konsumen lebih menyukai yang lebih banyak dibandingkan lebih sedikit, artinya semakin banyak barang yang dikonsumsi menunjukkan semakin tingginya tingkat kepuasan yang dimilikinya. Asumsi Dasar Seorang Konsumen dalam Pendekatan Ordinal adalah : PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  17. 17. Pendekatan ordinal membutuhkan tolok ukur pembanding yang disebut dengan indeferent kurve. Kurva Indeferent adalah Kurva yang menghubungkan titik -titik kombinasi 2 macam barang yang ingin dikonsumsi oleh seorang individu pada tingkat kepuasan yang sama PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  18. 18. KURVA INDIFFERENT A B C D F E 50 40 30 20 504030200 X IC Not Preferred Preferred PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  19. 19. Hal ini menunjukkan apabila dia ingin mengkonsumsi barang X lebih banyak maka harus mengorbankan konsumsi terhadap barang Y. Ciri-ciri kurva Indiferent 1. berlereng/ slope negatif PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  20. 20. 2. Cembung ke titik origin (convex) Derajat penggantian antar barang konsumsi semakin menurun. Hal ini masih berkaitan dengan hukum Gossen, di mana apabila pada titik tertentu semakin banyak mengkonsumsi barang X akan mengakibatkan kehilangan atas barang Y tidak begitu berarti dan sebaliknya atas barang Y. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  21. 21. C B A IC3 IC2 IC1 Pakaian Makanan0 Kurva Indifferens Menjauhi Titik Origin PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  22. 22. 3. Tidak saling berpotongan Kurva indifference adalah kurva yang menggambarkan kombinasi dua macam input untuk menghasilkan output yang sama (yaitu kepuasan) PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  23. 23. Pakaian Gambar Kurva Indifferens Tidak Berpotongan MakananC IC1B 0 A IC2 PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  24. 24. Adalah garis yang menunjukkan jumlah barang yang dapat dibeli dengan sejumlah pendapatan atau anggaran tertentu, pada tingkat harga tertentu. Konsumen hanya mampu membeli sejumlah barang yang terletak pada atau sebelah kiri garis anggaran. Persamaan garis anggaran : I = X . Px + Y . Py I = Anggaran Px = harga barang X Py = harga barang Y Budget Line (Garis Anggaran) PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  25. 25. 25 Daerah anggaran Y M/Py A Feasible set B M/Px0 X Gambar Garis Anggaran PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  26. 26. 26 B5 B4 B1 B3 B2 IC3 IC2 IC1 0 1 3 Makanan Pakaian Gambar Keseimbangan Konsumen PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  27. 27. Teori Konsumsi IslamPERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  28. 28. Kebutuhan (daruriat) Kesenangan dan kenyamanan (hajaat) Aspek Ekonomi dari Fungsi Kesejahteraan Kemewahan (tahsinaat)
  29. 29. Kebutuhan (Daruriat) Merupakan kebutuhan pokok seperti makan, pakaian dan perumahan Kebutuhan – kebutuhan dasar ini merupakan kebutuhan yang fleksibel tergantung dari setiap individu yang biasanya tergantung waktu dan tempat PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  30. 30. Kesenangan dan Kenyamanan (hajaat) Terdiri dari semua kegiatan dan hal – hal yang tidak vital, tetapi dibutuhkan untuk menghilangkan rintangan atau kesukaran dalam hidup PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  31. 31. Kemewahan (Tahsinat) Mencangkup kegiatan – kegiatan dan hal – hal yang lebih jauh dari sekedar kenyamanan saja, meliputi hal – hal yang melengkapi, menerangi dan menghiasi hidup PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  32. 32. 3 Aksioma Pilihan Rasional Completeness ContinuityTransitivity PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  33. 33. Completeness Aksioma ini mengatakan bahwa setiap individu selalu dapat menentukan keadaan mana yang lebih disukainya di antara dua keadaan. Bila A dan B adalah dua keadaan berbeda, maka individu selalu dapat menentukan secara cepat di antara tiga kemungkinan ini A lebih disukai daripada B B lebih disukai daripada A A dan B sama menariknya PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  34. 34. Transitivity Aksioma ini menjelaskan jika seorang individu mengatakan “A lebih disukai dari pada B” dan “B lebih disukai dari pada C”, maka pasti akan mengatakan bahwa “A lebih disukai dari pada C” Aksioma ini sebenarnya untuk memastikan adanya konsistensi internal di dalam diri individu dalam mengambil keputusan PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  35. 35. Continuity Aksioma ini menjelaskan bahwa jika seorang individu mengatakan “A lebih disukai daripada B”, maka keadaan yang mendekati A pasti juga lebih disukai dari pada B PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  36. 36. Ketiga asumsi diatas dapat diterjemahkan ke dalam bentuk geometris yang selanjutnya lebih sering kita kenal dengan kurva indefferen IC adalah sebuah kurva yang melambangkan tingkat kepuasaan konstan, atau sebagai tempat kedudukan masing – masing titik yang melambangkan kombinasi dua kepuasaan yang sama. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  37. 37. Tingkat Subtitusi Marginal Merupakan tingkat kesediaan untuk menukar komoditas dengan komoditas lain yang dalam litelatur konvensional kita sering menyebutnya dengan tingkat subtitusi marginal (marginal rate of subtitution) MRSxy = jumlah unit komoditas y yang harus dikorbankan untuk mendapatkan tambahan satu unit komoditas x, dalam tingkat kepuasaan yang sama 𝑀𝑅𝑆 𝑥𝑦 = ∆ 𝑦 ∆ 𝑥 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑈𝑛𝑖𝑡 𝑌 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟𝑘𝑢𝑟𝑎𝑛𝑔 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑛𝑎𝑚𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑆𝑎𝑡𝑢 𝑈𝑛𝑖𝑡 𝑥 PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  38. 38. Indefference Curve Dalam Islam Haram X Halal YHalal Y Halal X PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  39. 39. Optimal Solution Kepuasaan maksimum seorang konsumen terjadi pada titik dimana terjadi persinggungan antara kurva indefference dengan budget line 𝑈𝑡𝑖𝑙𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑚𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛𝑎𝑙 𝑥 𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑥 = 𝑈𝑡𝑖𝑙𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑚𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛𝑎𝑙 𝑦 𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑦 𝑈𝑡𝑖𝑙𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑚𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛𝑎𝑙 𝑥 𝑈𝑡𝑖𝑙𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑚𝑎𝑟𝑔𝑖𝑛𝑎𝑙 𝑦 = 𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑥 𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑦 𝑀𝑈𝑥 𝑀𝑈𝑦 = 𝑃𝑥 𝑃𝑦 PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  40. 40. Elastisitas Permintaan • Elastisitas ukuran besarnya merespon jumlah permintaan atau jumlah penawaran terhadap perubahan salah satu penentunya • Elastisitas harga permintaan adalah untuk mengukur besarnya respon jumlah permintaan suatu barang terhadap perubahan harga barang itu sendiri, dihitung sebagai perubahan prosentase jumlah permintaan dibagai dengan perubahan prosentase harga PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  41. 41. Penentu Elastisitas Harga Permintaan • Tersedianya barang subtitusi yang terdekat Barang – barang dengan subtitusi terdekat cenderung memiliki permintaan yang lebih elastis karena mempermudah para konsumen untuk mengganti barang tersebut dengn barang lain Contohnya: mentega dengan margarin PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  42. 42. Kebutuhan versus kemewahan • Kebutuhan cenderung memiliki permintaan yang inelastis, sebaliknya kemewahan memiliki permintaan yang elastis • Contohnya : biaya berobat ke dokter merupakan kondisi inelastis. • Harga mobil mewah merupakan kondisi elastis PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  43. 43. Menghitung Elastisitas Permintaan Terhadap Harga 43 priceinchangePercentage demandedquatityinchangePercentage demandofelasticityPrice  Contoh: Jika terjadi kenaikan harga segelas es krim dari 2 menjadi 2,2 sehingga konsumsi es krim turun dari 10 menjadi 8, dgn perhitungan sebagai berikut: 2 10 20 100 00.2 )00.220.2( 100 10 )108(        percent percent PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  44. 44. Menghitung Elastisitas Permintaan Harga dengan Metoda Midpoint )/2]P)/[(PP(P )/2]Q)/[(QQ(Q =DemandofElasticityPrice 1212 1212   Metoda Midpoint (2 Titik atau Arc Elasticity) adalah membagi perubahan nilai awal dengan nilai tengah antara nilai/angka awal dan angka akhir. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  45. 45. Menghitung Elastisitas Permintaan Terhadap Harga 45 32.2 5.9 22.22 100* 2/)00.220.2( )00.220.2( 100* 2/)108( )108(        percent percent )/2]P)/[(PP(P )/2]Q)/[(QQ(Q =DemandofElasticityPrice 1212 1212   Contoh: Jika terjadi kenaikan harga segelas es krim dari 2 menjadi 2,2 sehingga konsumsi es krim turun dari 10 menjadi 8, gunakan metoda midpoint: PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  46. 46. Menghitung Elastisitas Permintaan Terhadap Harga 46 Permintaan adalah elastis $5 4 Demand Kuantitas1000 Harga 50 -3 percent22- percent67 5.00)/2(4.00 5.00)-(4.00 50)/2(100 50)-(100 ED     PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  47. 47. Rentang Elastisitas Permintaan In-elastis Kuantitas permintaan akan berubah tidak sebanyak perubahan harga. Elastisitas permintaan terhadap harga < 1. Permintaan Elastis Kuantitas permintaan akan berubah lebih banyak dibanding perubahan harga. Elastisitas permintaan terhadap harga > 1. 47PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  48. 48. Rentang Elastisitas In-elastis Sempurna Berapapun perubahan harga kuantitas permintaan tetap (= 0). Elastisitas Sempurna Perubahan harga sekecil apapun mengakibatkan perubahan kuantitas permintaan secara besar-besaran (= tidak terbatas). Elastisitas Unit/uniter Perubahan kuantitas yang diminta akan sama dengan perubahan harga (=1). 48PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  49. 49. Permintaan Inelastis Sempurna: Elastisitas = 0 Kuantitas Harga 4 $5 Demand 100 2. ...tidak mengubah kuantitas permintaan. 1. Suatu Kenaikan harga... PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  50. 50. Permintaan In-elastis: Elastisitas < 1 Kuantitas Harga 4 $51. Kenaikan Harga 22 %... Demand 10090 2. ...mengakibatkan penurunan kuantitas permintaan Sebesar 11 persen PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  51. 51. Permintaan Unit Elastis: Elastisitas = 1/Elastisitas Uniter Kuantitas Harga 4 $51. Kenaikan Harga 22%... Demand 10080 2. ...mengakibatkan penurunan kuantitas permintaan Sebesar 22 persen PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  52. 52. Permintaan Elastisitas: Elastisitas > 1 Kuantitas Harga 4 $51. Kenaikan harga 22 %... Demand 10050 2. ...mengakibatkan penurunan kuantitas permintaan Sebesar 67 persen PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  53. 53. Permintaan Elastis Sempurna: Elastisitas tidak terhingga Kuantitas Harga Demand$4 1. Jika harga lebih dari $4 Kuantitas permintaannya = 0 2. Jika harga persis $4, Konsumen akan membeli Dlm jumlah berapapun. 3. Jika harga kurang dari $4, Kuantitas permintaannya tidak terbatas. PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN
  54. 54. Naiknya harga BBM sebesar 5% dari harga semula sebesar Rp 5000/ltr menyebabkan turunnya permintaan BBM di sebuah SPBU dari 25.000 liter/hari menjadi 23.000 liter/hari. Berapa koefisien elastisitas permintaan BBM Contoh Soal PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN PERILAKU KONSUMEN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN

×