Successfully reported this slideshow.
Your SlideShare is downloading. ×

peran-dan-fungsi-perawat -.ppt

Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Loading in …3
×

Check these out next

1 of 27 Ad

More Related Content

Advertisement

peran-dan-fungsi-perawat -.ppt

  1. 1. 1 Peran dan fungsi perawat dalam keperawatan kOMPLEMENTER DWI AGUNG RIYANTO
  2. 2. TANGGUNG JAWAB NAKES (UU NO. 36 TH 2014 NAKES)  MENGABDIKAN DIRI SESUAI DENGAN BIDANG KEILMUAN YANG DIMILIKI  MENINGKATKAN KOMPETENSI  BERSIKAP DAN BERPERILAKU SESUAI DENGAN ETIKA PROFESI  MENDAHULUKAN KEPENTINGAN MASYARAKAT DARI PADA KEPENTINGAN PRIBADI ATAU KELOMPOK  MELAKUKAN KENDALI MUTU DAN KENDALI BIAYA DALAM MENYELENGGARAKAN UPAYA KESEHATAN
  3. 3. KEWAJIBAN NAKES (UU NO. 36 TH 2014 NAKES) 1. MEMBERIKAN YANKES. SESUAI STANDAR PROFESI, STD PELAYANAN, SOP, ETIKA PROFESI SERTA KEBUTUHAN PENERIMA YANKES 2. MEMPEROLEH PERSETUJUAN DARI PENERIMA YANKES. ATAU KELG NYA ATAS TINDAKAN YG AKAN DIBERIKAN (UKP) 3. MENJAGA KERAHASIAAN KES . PENERIMA YANKES. 4. MEMBUAT DAN MENYIMPAN DOKUMEN PELAYANAN (UKP) 5. MERUJUK PENERIMA YANKES. KE NAKES LAIN SESUAI KOMPETENSI DAN KEWENANGANNYA 6. MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA BAGI PENERIMA YANKES DLM KONDISI DARURAT/ BENCANA
  4. 4. HAK NAKES DLM. MENJALANKAN PRAKTIK  MEMPEROLEH PERLINDUNGAN HUKUM DLM MELAKSANAKAN TUGAS SESUAI STANDAR PROFESI, STANDAR PELAYANAN, SOP  MEMPEROLEH INFORMASI YG BENAR & LENGKAP DARI KLIEN  MENERIMA IMBALAN JASA  MEMPEROLEH PERLINDUNGAN ATAS KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA, PERLAKUAN YG SESUAI DGN HARKAT DAN MARTABAT MANUSIA, MORAL, KESUSILAAN DAN NILAI AGAMA  MENDAPATKAN KESEMPATAN MENGEMBANGKAN PROFESINYA  MENOLAK KEINGINAN PENERIMA YANKES YANG BERTENTANGAN DGN STANDAR PROFESI, KODE ETIK, STANDAR PELAYANAN, SOP ATAU PERATURAN PER UU.  MEMPEROLEH HAK LAIN SESUAI KETENTUAN - PER UU YG BERLAKU
  5. 5. KEWENANGAN NAKES  MENJALANKAN YANKES. SESUAI KEWENANGAN (MEMBERIKAN YANKES SECARA MANDIRI) YG DIDASARKAN PADA KOMPETENSI YG DIMILIKI  MISALNYA : – APOTEKER MELAKSANAKAN PELAYANAN KEFARMASIAN – PERAWAT MELAKUKAN ASKEP SECARA MANDIRI DAN KOMPREHENSIF SERTA MELAKUKAN KOLABORASI DGN NAKES. LAIN SESUAI KUALIFIKASINYA. – BIDAN MELAKUKAN YANKES IBU,, ANAK, REPRODUKSI WANITA DAN KB.  DALAM KEADAAN TERTENTU NAKES DPT MEMBERIKAN YANKES. DI LUAR KEWENANGAN NYA.  JENIS NAKES YG MEMILIKI > 1 JEJANG PENDIDIKAN MEMILIKI KEWENANGAN PROFESI SESUAI DGN LINGKUP DAN TK. KOMPETENSINYA
  6. 6. UU NOMOR : 38/2014 TENTANG KEPERAWATAN 6
  7. 7. seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi keperawatan baik di dalam dan di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan peraturan perundang-undangan kegiatan pemberian asuhan kepada individu, keluarga, kelompok atau masyarakat baik dalam keadaan sakit maupun sehat. 7 Keperawatan Kementerian Kesehatan RI Perseorangan, keluarga, kelompok, atau masyarakat yang menggunakan jasa pelayanan keperawatan Perawat Klien
  8. 8. pelayanan yang diselenggarakan oleh Perawat dalam bentuk Asuhan Keperawatan dengan modifikasi tindakan komplementer bentuk pelayanan profesional yg merupakan bagian integral dari yankes yg didasarkan pada ilmu & kiat Keperawatan ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik sehat maupun sakit 8 Pelayanan Keperawatan rangkaian interaksi Perawat dengan Klien & lingkungannya u/ mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan & kemandirian Klien dlm merawat dirinya Praktik Keperawatan Komplementer Asuhan Keperawatan
  9. 9. TUGAS PERAWAT (UU Nomor 38 Th.2014 Keperawatan) a. pemberi Asuhan Keperawatan; b. penyuluh dan konselor bagi Klien; c. pengelola Pelayanan Keperawatan; d. peneliti Keperawatan; e. pelaksana tugas berdasarkan pelimpahan wewenang; dan/atau f. pelaksana tugas dalam keadaan keterbatasan tertentu. 9
  10. 10. PRAKTIK KEPERAWATAN KOMPLEMENTER  Praktik keperawatan komplementer bertujuan utk meningkatkan dan memelihara kesehatan klien dengan mengintegrasikan pelayanan pengobatan medis dan keperawatan komplementer secara bersamaan dengan strategi promosi kesehatan, pendidikan kesehatan, pemeliharaan kesehatan, koordinasi, pelayanan berkelanjutan
  11. 11. 11 PERAN PERAWAT KOMPLEMENTER KLIEN PENDIDIK KESEHATAN PEMBERI PELAYANAN KESEHATAN KOORDINATOR /PENGHUBUNG KONSELOR PEMODIFIKASI LINGKUNGAN KONSULTAN PEMBAHARU (CHANGE AGENT) MANAJER KASUS ADVOKAT PENELITI MANAGER
  12. 12. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN PERAWAT 1. Kebijakan organisasi 2. Norma sosial dan budaya komunitas 3. Persepsi masyarakat 4. Kemampuan Perawat
  13. 13. PERAN PERAWAT DI INDONESIA (Loknas. Ciloto , 1983) 1. Pelaksana 2. Pendidik 3. Pengelola 4. Peneliti
  14. 14. PERAN PELAKSANA  Sebagai pemberi asuhan keperawatan kepada klien  Diberikan kepada klien individu, keluarga, kelompok dan masyarakat di sepanjang rentang sehat-sakit  Lingkup pelayanan keperawatan - Pencegahan primer - Pencegahan sekunder - Pencegahan tersier
  15. 15. FUNGSI PERAWAT PELAKSANA 1. Memberikan perawatan langsung kepada klien : ROM, Pengobatan, Pemeliharaan kebersihan, Adaptasi lingkungan, ambulasi, treatment 2. Memberikan perawatan tidak langsung : Koordinasi pelayanan keperawatan, penjelasan pelayanan yang tersedia, rujukan ke sumber di komunitas 3. Membina aktifitas pemeliharaan kesehatan - Mengkaji & menunjang praktik perilaku sehat - Mendukung potensi keluarga
  16. 16. PERAN PENDIDIK  Peran pendidik penting bagi perawat komplementer adalah kemandirian klien  Tujuan Pendidikan kesehatan  Meningkatkan Kemampuan mengambil keputusan yang baik tentang pelayanan kesehatan Kemampuan memulai perilaku yang bermanfaat bagi kesehatan Kemampuan merubah perilaku yang membahayakan kesehatan.
  17. 17. FUNGSI PERAWAT PENDIDIK  Mengkaji kebutuhan klien : apa yang diketahui, perlu diketahui, dan ingin diketahui  Menyediakan pelayanan pendidikan kesehatan  Menyelenggarakan pendidikan kesehatan dengan topik nutrisi, exercise, managemen stress, penanggulangan penyakit  Mengajarkan informasi yang relevan untuk kesehatan klien dan gaya hidup sehat  Membantu memilih sumber informasi : buku bacaan, televisi, majalah, kerabat
  18. 18. PERAN PENGELOLA  Ketrampilan mengelola : Mengkoordinir aktifitas orang lain untuk mencapai tujuan spesifik  Perawat mempunyai posisi ideal sebagai koordinator karena memahami kebutuhan klien  Koordinasi adalah proses mengorganisasikan dan memadukan pelayanan sehingga efisien
  19. 19. FUNGSI PERAWAT PENGELOLA  Melakukan supervisi pelayanan klien  Melakukan supervisi anggota tim kesehatan dibawahnya  Mengelola sistem ketenagaan dan sistem pelayanan klien  Mengkoordinir aktifitas perencanaan komunitas
  20. 20. PERAN PENELITI  Peneliti mengekplorasi fenomena  Penelitian yang berfokus pada kegiatan investigasi menjadi tg.jwb. Semua perawat  Riset yang efektif didasarkan semangat inquiry, keterbukaan pemikiran, kemampuan observasi, dan analisa informasi dan situasi
  21. 21. FUNGSI PERAWAT PENELITI  Melakukan penilaian hasil riset  Mengevaluasi penyelidikan menggunakan kriteria  Membaca dan mengkritik hasil riset  Menyebarluaskan temuan riset  Berpartisipasi melaksanakan riset orang lain  Merancang dan menyelenggarakan riset jika memenuhi kriteria.
  22. 22. FUNGSI PERAWAT KOMPLEMENTER PERAN Pendidik  Mengkaji kebutuhan klien akan pendidikan  Mengembangkan rencana pendidikan kesehatan  Memberikan pendidikan kesehatan  Mengevaluasi dampak pendidikan kesehatan Konselor  Mengidentifikasi dan klarifikasi masalah yang harus diselesaikan  Membantu klien identifikasi alternatif solusi  Membantu klien mengembangkan kriteria solusi  Membantu klien evaluasi alternatif dan efek solusi  Membuat klien menyadari proses pemecahan masalah
  23. 23. FUNGSI PERAWAT KOMPLEMENTER PERAN Pengasuh/ Caregiver  Mengkaji status kesehatan klien  Menetapkan diagnosa keperawatan  Merencanakan intervensi keperawatan  Melaksanakan rencana keperawatan  Mengevaluasi dampak intervensi keperawatan Pembela / Advokat  Menentukan kebutuhan advokasi  Menetapkan jalan masuk yang sesuai untuk membela  Memperoleh fakta terkait dengan situasi  Menyampaikan kasus klien kepada.pengambil keputusan  Mempersiapkan klien berdiri sendiri (mandiri)
  24. 24. FUNGSI PERAWAT KOMPLEMENTER PERAN Peneliti  Secara kritis mereview hasil riset  Mengaplikasikan hasil riset dalam praktik yang sesuai  Identifikasi masalah riset  Merancang dan menyelenggarakan riset keperawatan  Mengumpulkan data  Mendesiminasikan hasil riset Community Care Agent  Mendiagnose tingkat kesehatan komunitas  Mengembangkan solusi untuk identifikasi mas.kes.Kom  Mempersiapkan komunitas untuk mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan kesehatan  Evaluasi penyedia pelayanan kesehatan
  25. 25. FUNGSI PERAWAT KOMPLEMENTER PERAN Koordinator  Menetapkan siapa penyedia pelayanan untuk klien  Berkomunikasi dengan provider lain terkait dengan situasi dan kebutuhan klien  Menyelenggarakan konferensi kasus sesuai kebutuhan Kolaborator  Berkomunikasi dengan anggota tim kesehatan lain  Berpartisipasi bekerjasama dalam membuat keputusan  Berpartisipasi bekerjasama melaksanakan tindakan untuk menyelesaikan masalah klien
  26. 26. Pelaksana Pelayanan Primer (Primary care provider) :  Mengkaji status kesehatan klien dan mengidentifikasi masalahnya  Merencanakan dan memberikan treatment problems  Mengenalkan dukungan pelayanan lain sesuai kebutuhan  Mengajarkan dan mensupervisi anggota lain  Mengajarkan perawatan diri klien  Memodifikasi perencanaan asuhan sesuai kebutuhan  Mengkoordinasi pelayanan asuhan kesehatan  Menjadi penghubung antara klien dan sistem FUNGSI PERAWAT KOMPLEMENTER PERAN
  27. 27. 27 TERIMA KASIH

×