Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Bab 6 Membangun Bangsa Melalui Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja

18,275 views

Published on

Bab 6 Membangun Bangsa Melalui Perilaku Taat, Kompetisi dalam
Kebaikan, dan Etos Kerja
#SemogaBermanfaat

Published in: Data & Analytics
  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/2ZDZFYj ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Follow the link, new dating source: ❶❶❶ http://bit.ly/2ZDZFYj ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Bab 6 Membangun Bangsa Melalui Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja

  1. 1. KELOMPOK 1 : 1. WIKE REGITA CAHYANI 2. M. AMAR RAHMAN 3. YOANDA MIFTAHUL JANNATI 4. BIMA DEFRIANSYAH 5. LESTI DWI PUTRI
  2. 2. GAMBAR TAAT PADA ATURAN
  3. 3. PENGERTIAN TAAT PADA ATURAN • Taat memiliki arti tunduk, sedangkan Aturan adalah tindakan atau perbuatan yang harus dijalankan. Taat pada aturan adalah sikap tunduk kepada tindakan atau perbuatan yang telah dibuat. Dalam agama islam, Peraturan dibuat oleh Allah Swt, nabi, ulil amri, atau yang lainnya. Aturan yang paling tinggi adalah aturan yang dibuat oleh Allah Swt., yaitu terdapat pada al-Qur’an. Aturan dibuat dengan tujuan agar tercipta ketertiban dan ketenteraman. • Selain taat kepada Allah SWT dan Nabi, islam juga memerintahkan umatnya untuk taat kepada pemimpin, karena dengan ketaatan rakyat kepada pemimpin (selama tidak maksiat), akan terciptalah keamanan dan ketertiban serta kemakmuran. Jika kita melanggar peraturan, maka kita akan mendapatkan sanksi seperti dosa, hukuman atau
  4. 4. Ayat Al-Qur an ﴿‫وى‬َ‫ه‬ْ‫ل‬‫ا‬ ِ‫َن‬‫ع‬ ُ‫ق‬ِ‫ط‬ْ‫ن‬َ‫ی‬ ‫ما‬ َ‫و‬.َ‫ّل‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ُ‫ه‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ْ‫و‬ُ‫ی‬ ٌَْْ‫و‬﴾ “ Dan dia tidak berbicara menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (Qs. Al-Najm [53]:3- 4)
  5. 5. Hadist Hadis dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah Saw. bersabda, َ‫ل‬َ‫ع‬ َ‫م‬َ‫ل‬َ‫س‬َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ی‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫هللا‬ َ‫ل‬َ‫ص‬ ِ َ‫اَّلل‬ َ‫ل‬‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ ‫ا‬َ‫ن‬ْ‫ع‬َ‫ی‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫َط‬‫ش‬ْ‫ن‬َ‫م‬‫ال‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ِ‫ة‬َ‫ع‬‫ا‬َ‫ط‬‫ال‬َ‫و‬ ِ‫ع‬ْ‫م‬َ‫س‬‫ال‬ ُ‫ه‬َ‫ل‬ْ‫ه‬َ‫أ‬ َ‫ر‬ْ‫م‬َ‫أل‬‫ا‬ َ‫ع‬ ِ‫از‬َ‫ن‬ُ‫ن‬ َ‫ّل‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬َ‫و‬ ،ِ‫ه‬َ‫ر‬ْ‫ك‬َ‫م‬‫ال‬َ‫و‬ “Kami membaiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjanji setia untuk mendengar dan taat (kepada pemerintah), baik ketika kami semangat maupun ketika tidak kami sukai. Dan kami dilarang untuk memberontak dari pemimpin yang sah.” (HR. Bukhari 7199 dan Muslim 1709).
  6. 6. CONTOH TAAT PADA ATURAN 1. Selalu menjaga nama baik keluarga. 2. Mentaati aturan keluarga yang berlaku. 3. Selalu menaati peraturan yang berlaku di Sekolah. 4. Disiplin belajar. 5. Menjaga nama baik lingkungan masyarakat. 6. Menghormati sesama warga masyarakat. 7. Taat dan patuh terhadap aturan-aturan masyarakat. 8. Menjaga nama baik bangsa dan Negara.
  7. 7. MANFAAT TAAT PADA ATURAN 1. Mengenali Diri 2. Rendah Hati 3. Kasih sayang sesama 4. Optimis 5. Akrab dengan Lingkungan 6. Menciptakan perdamaian 7. Merasa bersyukur 8. Menumbuh rasa hormat 9. Menciptakan Masyarakat tanpa fitnah dan bergunjing 10. Ketenangan batin
  8. 8. PENGERTIAN KOMPETISI DAN KEBAIKAN • kompetisi dalam kebaikan adalah melakukan persaingan atau berlomba untuk melakukan kebaikan atau amal sholeh. Secara terminologis, amal sholeh adalah segala perbuatan yang tidak merusak atau menghilangkan kerusakan. Amal sholeh juga adalah perbuatan yang mendatangkan maslahat atau sesuatu yang mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain. • Berkompetisi dalam kebaikan termasuk ibadah karena itu merupakan hal positif yang berdampak kebaikan atau manfaat, setiap kompetisi dalam kebaikan pasti akan selalu ada manfaat, dengan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam memperoleh
  9. 9. KRITERIA PERBUATAN BAIK ATAU AMAL SHOLEH. a. Adanya niat yang ikhlas karena Allah SWT. b. Benar dalam melaksanakannya, sebagaimana yang telah ditentukan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. c. Bertujuan hanya mencari ridha Allah SWT. Macam-macam Perbuatan Baik atau Amal Sholeh. a. Perbuatan baik atau amal sholeh yang berkaitan dengan Allah SWT. b. Perbuatan baik atau amal sholeh yang berkaitan dengan diri sendiri. c. Perbuatan baik atau amal sholeh yang berkaitan dengan sesama.
  10. 10. MANFAAT KOMPETISI DALAM KEBAIKAN a. Dianugrahi kehidupan yang baik, sebagaimana firman ALLAH SWT. Berikut ini. “Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. An-Nahl/16: 97) b. Memiliki rasa senang, sebagaimana firman ALLAH SWT berikut ini. ”Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (ALLAH) Yang Maha Pengasih akan menanankan rasa kasih sayang (dalam hati mereka).”(QS. Maryam/19: 96) c. Memproleh pahala yang besar, sebagaimana firman ALLAH SWT berikut ini: ”Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas
  11. 11. d. Memperoleh kekuasaan atau kesuksesan di muka bumi. Firman ALLAH SWT: “Allah telah menjanjikan kepada orang-orang diantara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orangn sebelum mereka berkuasa.....” (QS.An-Nur/24: 55) e. Memperoleh ampunan, sebagaimana firman ALLAH SWT berikut ini. Artinya: “Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia.” (QS.Al-Hajj/22: 50) f. Memperoleh jalan keluar atas permasalahan yang mereka hadapi dan memperoleh rezeki yang tidak disangka-sangka. Firman ALLAH SWT: “Barangsiapa bertaqwa kepada ALLAH, niscaya Dia akan
  12. 12. g. Mendapatkan tempat yang baik di akhirat. “Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.” (QS.Ar- Ra’d/13: 29) h. Memperoleh petunjuk dari ALLAH SWT sebagaimana firman-Nya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir dibawah sungai- sungai.” (QS.Yunus/10: 9) Contoh Perilaku yang Menampilakan Kompetisi dalam Kebaikan 1. Mampu memiliki 5 kecerdasan yaitu kecerdasan spiritual, intelektual, sosial, emosional, dan fisik. 2. Mampu menjadi model atau usuwa, inofator, pemberi inspirasi, transformator, motivator, dan educator dalam kehidupan. 3. Mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar. 4. Seseorang yang memiliki kebiasaan berkata qaulan sadida (QS. An- Nisa : 9), qaulan karima (QS.Al-Isra’ : 23), qaulan baliga (QS.An-Nisa :
  13. 13. PENGERTIAN BEKERJA KERAS Kerja keras adalah berusaha atau berjuang dengan keras atau bersungguh - sungguh dalam mengerjakan sesuatu untuk mencapai suatu tujuan, sedangkan menurut Islam kerja keras adalah bekerja atau bersungguh - sungguh untuk mencapai tujuan atau prestasi kemudian disertai dengan doa dan berserah diri kepada Allah SWT.
  14. 14. DALIL MENGENAI BEKERJA KERAS Artinya : Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan- Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. ( Q.S. At - Taubah [9] : 105 )
  15. 15. HADIST TENTANG BEKERJA KERAS Artinya : Dari al-Miqdam Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang (hamba) memakan makanan yang lebih baik dari hasil usaha tangannya (sendiri), dan sungguh Nabi Dawud ‘alaihissalam makan dari hasil usaha
  16. 16. SIKAP YANG MENCERMINKAN PERILAKU BEKERJA KERAS • Bersungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu agar meraih hasil yang maksimal. • Menjalankan sebaik-baiknya tugas yang menjadi tanggung jawabnya. • Mengerjakan suatu tugas selalu tepat waktu. HIKMAH / MANFAAT BEKERJA KERAS : • Mengembangkan kemampuan diri, baik bakat, minat ataupun hal lain. • Membentuk diri yang bertanggung jawab dan disiplin. • Mengangkat derajat dan martabat. • Meningkatkan taraf hidup. • Mendapat pahala dari Allah SWT.

×