Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

E Business Intro

1,174 views

Published on

e-business_intro

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

E Business Intro

  1. 1. E-BUSINESS STRATEGY Peluang dan Tantangan Yohan Wismantoro [email_address] Management Department Fakultas Ekonomi Universitas Dian Nuswantoro
  2. 2. DEFINITIONS <ul><li>There are many different formal definitions of e-commerce and e-business. For the purpose of this guide, </li></ul><ul><li>e-commerce refers specifically to buying and selling products or services over the internet. </li></ul><ul><li>E-business refers to all aspects of doing business electronically. </li></ul><ul><li>The e-commerce Directive sited many times in this guide refers to information society services. For the purpose of this guide, information society service can be considered e-business. </li></ul>
  3. 3. NEW ECONOMY <ul><li>Don Tapscott (1997) : “ Digital Economy : Promise And Peril In The Age Of Networked Intellegency “, memaparkan bagaimana perekonomian bergeser menuju pada perekonomian baru yang disebut sebagai digital economy </li></ul><ul><li>Perekonomian baru ( digital economy ) adalah perekonomian yang didasarkan pada ilmu pengetahuan, sehingga disebut juga dengan knowledge economy </li></ul>
  4. 4. Digital Convergence Computing Content Communications Interactive Multimedia Experience
  5. 5. 3 G
  6. 6. NEW ECONOMY <ul><li>Perbedaan paling mendasar perekonomian lama dengan perekonomian baru ( digital economy ) : pada teknologi yang digunakan. </li></ul><ul><li>Komputer (perekonomian lama) hanya berfungsi sebagai alat hitung atau alat untuk mengelola informasi sekarang berkembang menjadi alat komunikasi yang sangat canggih atau menjadi multimedia yang interaktif. </li></ul><ul><li>Interaktif multimedia selanjutnya memunculkan information highway, antara lain internet. </li></ul><ul><li>Hal penting dalam perubahan teknologi terhadap tata kehidupan manusia adalah dapat disatukannya tiga kegiatan pokok yaitu computing, communication dan content dalam satu sistem yaitu multimedia. </li></ul>
  7. 7. PEREKONOMIAN LAMA VS DIGITAL ECONOMY <ul><li>Perubahan pertama, adalah teknologi sinyal, dari analog ke digital </li></ul><ul><li>Perubahan kedua adalah revolusi prosesor, dari semikonduktor tradisional ke mikroprosesor. </li></ul><ul><li>Perubahan ketiga tentang sistem, dari Basis Host ke Client Server . </li></ul><ul><li>Perubahan keempat adalah kapasitas jaringan, dari garden path bandwidth ke information highway </li></ul><ul><li>Perubahan kelima adalah sarana, dari akses lamban ke sarana informasi, dengan munculnya jalur cerdik on atau off untuk information highway </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Perubahan keenam adalah bentuk informasi dari sekedar memisahkan data, teks, suara, citra ke multimedia </li></ul><ul><li>Perubahan ketujuh adalah sistem tertutup dan terbuka </li></ul><ul><li>Perubahan kedelapan adalah dari jaringan dungu ke jaringan cerdik </li></ul><ul><li>Perubahan kesembilan adalah munculnya jenis software yang menggeser era ketrampilan programmer ke komputasi obyek </li></ul><ul><li>Perubahan kesepuluh adalah tentang interface dari GUI (G raphical User Interface ) ke MUD ( Multi User Domain ), lalu MUI ( Multimedia User Interface ) dan MOO ( Multimedia Object Oriented ). </li></ul>PEREKONOMIAN LAMA VS DIGITAL ECONOMY [2]
  9. 9. Commerce <ul><li>Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary : The exchange or buying and selling of commodities on a large scale involving transportation from place to place </li></ul><ul><li>Yang terlibat dalam Commerce : </li></ul><ul><li>1. Pembeli ( Buyers ) </li></ul><ul><li>2. Penjual ( Seller ) : retailer : wholesaler, </li></ul><ul><li>distributor </li></ul><ul><li>3. Producers ( Produsen ) </li></ul>
  10. 10. E-Commerce <ul><li>Penggunaan media elektronik untuk melakukan perniagaan / perdagangan </li></ul><ul><ul><li>Telepon, fax, ATM, handphone, SMS </li></ul></ul><ul><ul><li>Banking: ATM phone banking, internet banking </li></ul></ul><ul><li>Secara khusus </li></ul><ul><ul><li>Penggunaan Internet untuk melakukan perniagaan </li></ul></ul><ul><li>Disukai karena kenyamanannya </li></ul>
  11. 11. An Internet Framework The Web is fundamentally about individuals using a network to access digital products Marketing Technology Economics Internet Marketing Digital Networked Individuals
  12. 12. A Dot Com World <ul><li>The virtuous Web cycle leads to rapid growth of </li></ul><ul><ul><li>Consumer access </li></ul></ul><ul><ul><li>Internet usage </li></ul></ul><ul><ul><li>Content online </li></ul></ul>
  13. 13. Tren Gaya Hidup Anak Muda Asia <ul><li>Konsumtif </li></ul><ul><li>Komunikasi pakai handphone (62 %) </li></ul><ul><li>Belanja pakai kartu kredit </li></ul><ul><li>Memiliki komputer (45 %) </li></ul><ul><li>Internet sebagai media mencari produk dan jasa (50 %). Mencari informasi di web , e-mail , download hiburan dan berinteraksi secara online dengan teman-temannya </li></ul><ul><li>Mendengarkan MP3 (23 %) </li></ul>Sumber : Synote bekerja sama dengan MSN, MTV dan Yahoo thd 7.000 responden berumur 8-24 th di Hongkong, Singapura, Taiwan, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina dan India
  14. 14. Consumer Access <ul><li>The past five years have seen rapid growth in </li></ul><ul><ul><li>Network size </li></ul></ul><ul><ul><li>Users on networks </li></ul></ul><ul><ul><li>Network activity </li></ul></ul><ul><li>Between January 1994 and January 1999, Internet hosts grew from 2.2 million to over 43 million </li></ul><ul><li>A 46% growth rate in 1998 </li></ul>Online Access Growth in Net Hosts 46% growth in 1998
  15. 15. Consumer Access <ul><li>The Internet user base has grown rapidly as well </li></ul><ul><li>Worldwide, the number of users was estimated to be > 160 million in March, 1999 </li></ul><ul><li>Over 90% of the users on the Net have joined in the last 5 years </li></ul><ul><li>More growth is possible, as < 4% of the world’s adult population is online </li></ul><ul><li>50% of users think the Net is a “necessity” </li></ul>Worldwide Online Population – Continuing Fascination The art of estimating the number of people online throughout the world is inexact. An “educated guess” as of May 1999 is 165 million . Source: NUA HOW MANY ONLINE?
  16. 16. Consumer Access <ul><li>Spring 1998, the size of the Web was estimated at 300 million pages </li></ul><ul><li>Growth rates in content exceed growth rates in Web access and the number of users </li></ul><ul><li>From June 1997 to March 1998, Web content grew at 120% </li></ul><ul><li>More importantly, the types and creativity of Web site content have blossomed </li></ul>Rapid Growth in Web Content
  17. 17. Consumer spending online is on the rise! 1997 (Billions) 1998 (Billions) Growth Paid for online $5.1 $11.0 54% Ordered online, paid for offline $10.2 $15.5 34% Offline orders influenced by the Net $44.8 $50.8 12% Total $60.1 $77.3 32%
  18. 18. Breakdown of 1998 Online Consumer Spending $13.5 - Researched online, ordered and paid for offline $10.8 – Ordered online, paid for offline $16.3 - Researched online, ordered and paid for offline $11.0 – Paid for online $4.7 – Ordered online, paid for offline BIG TICKET ITEMS SMALL TICKET ITEMS
  19. 19. <ul><li>Adding e-commerce raises the stakes </li></ul><ul><li>E-commerce creates incentives to improve performance and customer responsiveness </li></ul><ul><ul><li>E-mail response time is critical </li></ul></ul><ul><ul><li>Web-server performance is important </li></ul></ul><ul><li>E-commerce sites are most responsive </li></ul>E-Commerce Impact on Web Sites Majority of E-commerce Sites with One-Day Response
  20. 20. Model dalam Pemasaran Web <ul><li>Business to Business (B2B) </li></ul><ul><li>Business to Customer (B2C) </li></ul><ul><li>Costomer to Customer (C2C) </li></ul><ul><li>Customer to Business (C2C) </li></ul><ul><li>Business to Government (B2G) </li></ul><ul><li>Business to Family (B2F) </li></ul>
  21. 23. Peluang <ul><li>Pasar Indonesia yang besar </li></ul><ul><li>Jenis layanan khas Indonesia yang hanya dimengerti oleh orang Indonesia </li></ul>
  22. 24. Pasar Indonesia yang besar <ul><li>Potensi </li></ul><ul><ul><li>Jumlah penduduk Indonesia yang besar </li></ul></ul><ul><ul><li>Masih banyak yang belum terjangkau oleh Internet </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Jumlah pengguna Internet masih sekitar 5 juta orang </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Market belum saturasi / jenuh </li></ul></ul><ul><ul><li>Rentang fisik / geografis yang lebar merupakan potensi e-commerce </li></ul></ul>
  23. 25. Layanan Khas Indonesia <ul><li>Orang Indonesia gemar berbicara (tapi kurang suka menulis / dokumentasi) </li></ul><ul><li>Contoh layanan khas Indonesia </li></ul><ul><ul><li>Wartel & Warnet </li></ul></ul><ul><ul><li>SMS </li></ul></ul><ul><ul><li>Berganti-ganti handphone (lifestyle?) </li></ul></ul><ul><ul><li>Games, kuis </li></ul></ul>
  24. 26. Layanan Khas Indonesia [2] <ul><li>Peluang bisnis baru yang khas Indonesia </li></ul><ul><ul><li>SMS-based applications </li></ul></ul><ul><ul><li>Nonton TV dengan chatting </li></ul></ul><ul><ul><li>Games, kuis </li></ul></ul>
  25. 27. Hambatan <ul><li>Internet bust! Hancurnya bisnis Internet </li></ul><ul><li>Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal </li></ul><ul><li>Delivery channel </li></ul><ul><li>Kultur dan Kepercayaan (trust) </li></ul><ul><li>Munculnya jenis kejahatan baru </li></ul>
  26. 28. Internet Bust! <ul><li>Tahun 1999 – 2000 bisnis “DOTCOM” menggelembung (bubble) </li></ul><ul><li>Banyak model bisnis yang belum terbukti namun ramai-ramai diluncurkan. Akhirnya hancur dengan matinya banyak perusahaan dotcom </li></ul><ul><li>Pengalaman buruk sehingga membuat orang lebih berhati-hati </li></ul><ul><li>Peluang: membuat model bisnis baru? </li></ul>
  27. 29. Infrastruktur Telekomunikasi <ul><li>Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal </li></ul><ul><li>Padahal e-commerce bergantung kepada infrastruktur telekomunikasi </li></ul><ul><li>Peluang: deregulasi, muncul bisnis baru </li></ul><ul><li>(contoh : Layanan FedEx, Internet Banking, e-education, e-government, dll) </li></ul>
  28. 30. Delivery Channel <ul><li>Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan. Masih banyak “tikus” </li></ul><ul><li>Ketepatan waktu dalam pengiriman barang </li></ul><ul><li>Jangkauan daerah pengiriman barang </li></ul><ul><li>Peluang: pengiriman barang yang terpercaya </li></ul>
  29. 31. Kultur & Kepercayaan <ul><li>Orang Indonesia belum (tidak?) terbiasa berbelanja dengan menggunakan catalog </li></ul><ul><li>Masih harus secara fisik melihat / memegang barang yang dijual </li></ul><ul><ul><li>Perlu mencari barang-barang yang tidak perlu dilihat secara fisik. Misal: buku, kaset, mobil ?? (e-bay) ……. </li></ul></ul>
  30. 32. Kultur & Kepercayaan [2] <ul><li>Kepercayaan antara penjual & pembeli masih tipis </li></ul><ul><li>Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang. Penggunaan kartu kredit masih terhambat </li></ul><ul><li>Peluang: model bisnis yang sesuai dengan kultur orang Indonesia, membuat sistem pembayaran baru, pembayaran melalui pulsa handphone, pembayaran melalui Internet </li></ul>
  31. 33. Munculnya Jenis Kejahatan Baru <ul><li>Penggunaan kartu kredit curian / palsu </li></ul><ul><li>Penipuan melalui SMS, kuis </li></ul><ul><li>Kurangnya perlindungan kepada konsumen </li></ul><ul><ul><li>Hukum? Awareness? </li></ul></ul><ul><li>Kurangnya kesadaran (awareness) akan masalah keamanan </li></ul>
  32. 34. Penutup <ul><li>Meskipun banyak hambatan, e-commerce tidak dapat dihindari karena merupakan tuntutan dari masyarakat </li></ul><ul><li>Masih banyak peluang dalam e-commerce </li></ul><ul><li>Masih banyak hambatan. Namun hambatan bisa diubah menjadi peluang </li></ul>
  33. 35. Referensi <ul><li>Don Tapscott (1997) : “ Digital Economy : Promise And Peril In The Age Of Networked Intellegency “ </li></ul><ul><li>E-commerce di Indonesia, Budi Rahardjo http://budi.insan.co.id </li></ul><ul><li>The New Economy : Some Issues and Impacts of Electronic commerce </li></ul><ul><li>Matching Customer Expectation and Perceptions in e-commerce </li></ul><ul><li>Business to Business E-commerce and Customer Relationship Management : Trend and Issues </li></ul><ul><li>Trends in e-commerce and internet business </li></ul><ul><li>The e-commerce 400 </li></ul><ul><li>The importance of technology trust in web service </li></ul><ul><li>E-commerce Policies and Customer Privacy </li></ul><ul><li>A security risk management approach for e-commerce </li></ul><ul><li>Internet Banking : Comptroller’s Handbook, 1999 </li></ul><ul><li>E-commerce and Development Report 2002, UN </li></ul>

×