SlideShare a Scribd company logo
1 of 3
Download to read offline
Sistem Injeksi Pada MotorSistem Injeksi Pada MotorSistem Injeksi Pada MotorSistem Injeksi Pada Motor
Seperti yang kita ketahui bahwa sebenarnya
sistem injeksi sudah di aplikasikan sejak lama
dalam dunia otomotif khususnya mobil. Seir-
ing dengan perkembangan dunia otomotif
dunia kini sudah banyak sepeda motor yang
mengaplikasi teknologi ini.
Di Indonesia motor injeksi mulai dikenalkan
pada sekitar tahun 2005. Namun respon kon-
sumen akan motor injeksi masih kurang kare-
na masyarakat lebih senang membeli motor
dengan sistem karburator karena jika terjadi
kerusakan lebih mudah diperbaiki sendiri.
Pada awal tahun lalu progres penjualan motor injeksi sudah meningkat dan semakin banyak
produsen motor yang memproduksi motor dengan menggunakan sistem Injeksi pada tahun
2012 ini.
Honda dan Yamaha bersaing ketat dalam urusan motor injeksi ini. Seperti yang kita ketahui
bersama pada awal tahun ini dua produsen motor itu berlomba-lomba menarik hati kon-
sumen dengan mengeluarkan motor-motor ber teknologi injeksi mulai dari motor bebek, matic
hingga motor sport. Sebenarnya apa sih Kelebihan dan Kekurangan motor sistem Injeksi ini ?
Berikut kami memberikan informasi mengenai Kelebihan dan Kekurangan motor sistem In-
jeksi :
Kelebihan Motor Injeksi :Kelebihan Motor Injeksi :Kelebihan Motor Injeksi :Kelebihan Motor Injeksi :
1. Campuran udara dan bensin selalu akurat (perbandingan ideal) pada semua tingkat pu-
taran mesin. Pada motor injeksi, volume penyemprotan bensin selalu akurat karena
dikontrol oleh ECU sesuai dengan masukan sensor-sensor yang bertebaran di sekujur
mesin. Seperti sensor rpm, jumlah udara masuk, posisi katup gas hingga kondisi cuaca di
sekitar mesin. Bahkan pada kondisi pengendaraan tertentu seperti percepatan, deselerasi
dan beban tinggi, ECU mampu mengontrol perbandingan bensin dan udara tetap ideal.
Kondisi ini memberikan keuntungan tersendiri yaitu mengurangi emisi gas buang dan
lebih hemat pemakaian bensin.
2. Hemat bahan bakar. Campuran udara dan bahan bakar di mesin injeksi yang selalu aku-
rat, membuat penggunana bahan bakar menjadi lebih efisien alias hemat.
3. Tarikan lebih responsive. Pada tipe karburator, antara pengabut bensin (spuyer) dengan
silinder jaraknya agak jauh. Selain itu, perbedaan bobot berat jenis antara bensin dan
udara mengakibatkan volume udara yang masuk tidak imbang dengan jumlah bensin
yang dihisap. Sehingga tarikan menjadi kurang responsif. Sedangkan motor injeksi
menempatkan pengabut bensin (injektor) dekat silinder. Saluran bensin yang menuju in-
jektor bertekanan antara 2,5 s/d 3,0 kg/cm2 lebih tinggi dari tekanan intake manifold.
Berhubung diameter mulut injektor sangat kecil, ketika sinyal listrik dari ECU
mengaktifkan injektor maka bensin yang menyembur berbentuk kabut. Saat katup gas
dibuka, udara dan bensin menghasilkan campuran yang homogen serta perbandingan
yang ideal. Dibantu mutu api yang bagus akan menghasilkan pembakaran sempurna.
Hasilnya tarikan lebih responsif sesuai perubahan katup gas.
4. Mesin mudah dihidupkan tanpa dipengaruhi perubahan kondisi cuaca. Pada temperatur
rendah (dingin), menghidupkan mesin berkarburator dibutuhkan campuran lebih gemuk
dengan menarik cuk. Cara manual ini tak lagi diperlukan pada motor injeksi karena sudah
dilengkapi sensor temperatur mesin serta sensor temperatur udara masuk. Saat
menghidupkan mesin (starting) dan kondisi dingin, secara otomatis jumlah semprotan
bensin ditambah. Sehingga mesin mudah dihidupkan dalam kondisi apapun dan tidak ter-
pengaruh kondisi cuaca.
5. Perawatan mudah. Jika karbu ketika dibersihkan harus dibongkar sehingga membutuhkan
waktu lama, belum lagi resiko karena sering dibongkar sehingga beberapa komponen jadi
rentan aus,terutama skep pelampung. sedang untuk tipe motor yang menggunakan in-
jeksi rentan waktu perawatan lebih lama, cukup 10-15 ribu kilometer sekali, itu pun cukup
di semprotkan injector cleaner. bahkan jika kualitas bengsin yang digunakan bagus,
sebenarnya injeksi tidak perlu diapa-apakan lagi. karena selain steril, juga telah dibackup
dengan filter halus sebelum masuk ke injector biar lebih aman.
6. Ramah lingkungan. Karena terjadi pembakaran sempurna pada ruang bakar, sehingga
emisi gas buang yang di hasilkan relatif lebih sedikit apalagi knalpot dilengkapi catalic
converter. Di knalpot motor injeksi biasanya di lengkapi catalytics converter (CC), sistem
ini akan merubah zat zat hasil pembakaran yang berbahaya menjadi zat yang lebih ramah
ligkungan atau dengan menggunakan sistem sensor O2. Tidak memerlukan cuk lagi. Ka-
rena pada motor injeksi ada sensor temperatur yang akan melaporkan suhu mesin ke
ECM yang akan memerintahkan injektor untuk memperkaya campuran bensin pada suhu
mesin dingin.
7. Daya lebih besar. Karena konstruksi nosel/injektor tepat pada intake manifold sehingga
campuran bahan bakar lebih homogen.
8. Waktu servis lebih cepat. Karena fuel injection tehnologi berkonsep bebas perawatan, se-
hingga pada saat servis motor yang di bersihkan cuma pada bagian filter udara, busi dan
setel klep.
Kekurangan Motor Injeksi :Kekurangan Motor Injeksi :Kekurangan Motor Injeksi :Kekurangan Motor Injeksi :
1. Perawatan Harus di Bengkel Khusus. Karena motor injeksi tidak bisa di utak atik secara
sembarangan, maka perawatan atau perbaikan harus di lakukan pada bengkel resmi.
2. Modifikasi lebih mahal. Bagi anda yang suka modifikasi motor, anda harus mengeluarkan
dana lebih jika ingin memodifikasi motor injeksi.
3. Harga sparepart lebih mahal. Sparepart atau sukucadang motor injeksi terbilang cukup
mahal. Motor injeksi juga butuh alternator atau pembangkit listrik lebih besar.
4. Lebih sensitif soal kelistrikan. Kerusakan kecil pada kelistrikan dapat mengakibatkan mo-
tor mati.
5. Sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Karena mulut injektor sangat kecil sehingga san-
gat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Oleh karena itu disarankan menggunakan per-
tamax sebagai bahan bakar motor injeksi. Selain itu, kerja catalytics converter juga di
pengaruhi kadar timbal dalam bahan bakar.
By : Mitrawan Dwi Agus

More Related Content

What's hot

Syarat sistem pengapian
Syarat sistem pengapianSyarat sistem pengapian
Syarat sistem pengapianholmes27
 
Teknologi motor-diesel
Teknologi motor-dieselTeknologi motor-diesel
Teknologi motor-dieselhadip purnomo
 
Perencanaan sistem air conditioning kereta api
Perencanaan sistem air conditioning kereta apiPerencanaan sistem air conditioning kereta api
Perencanaan sistem air conditioning kereta apiaddiinahaqiqi
 
Untuk bab ii
Untuk bab iiUntuk bab ii
Untuk bab iiBang Niel
 
RHVAC System fo Train/Railway
RHVAC System fo Train/RailwayRHVAC System fo Train/Railway
RHVAC System fo Train/RailwayRizaldi Satria N
 
Merawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannya
Merawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannyaMerawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannya
Merawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannyaOriflame via d'BCN
 
Paper turbocharger tmd
Paper turbocharger tmdPaper turbocharger tmd
Paper turbocharger tmdRahmat Ramdan
 
Sistem Bahan Bakar pada Motor Bakar
Sistem Bahan Bakar pada Motor BakarSistem Bahan Bakar pada Motor Bakar
Sistem Bahan Bakar pada Motor BakarRobiyatul Adawiyah
 
20704953 supercharger-dan-turbocharger
20704953 supercharger-dan-turbocharger20704953 supercharger-dan-turbocharger
20704953 supercharger-dan-turbochargerFaizal Ilham
 
Efi daihatsu training center
Efi daihatsu training centerEfi daihatsu training center
Efi daihatsu training centerEko Supriyadi
 

What's hot (20)

Syarat sistem pengapian
Syarat sistem pengapianSyarat sistem pengapian
Syarat sistem pengapian
 
Teknologi motor-diesel
Teknologi motor-dieselTeknologi motor-diesel
Teknologi motor-diesel
 
SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI
SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI
SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI
 
Kereta
KeretaKereta
Kereta
 
Perencanaan sistem air conditioning kereta api
Perencanaan sistem air conditioning kereta apiPerencanaan sistem air conditioning kereta api
Perencanaan sistem air conditioning kereta api
 
Untuk bab ii
Untuk bab iiUntuk bab ii
Untuk bab ii
 
RHVAC System fo Train/Railway
RHVAC System fo Train/RailwayRHVAC System fo Train/Railway
RHVAC System fo Train/Railway
 
Diesel engine
Diesel engineDiesel engine
Diesel engine
 
BAB I turbo
BAB I turboBAB I turbo
BAB I turbo
 
Merawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannya
Merawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannyaMerawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannya
Merawat dan memelihara mobil, mesin & perlengkapannya
 
Paper turbocharger tmd
Paper turbocharger tmdPaper turbocharger tmd
Paper turbocharger tmd
 
Acara 1
Acara 1Acara 1
Acara 1
 
Sistem Bahan Bakar pada Motor Bakar
Sistem Bahan Bakar pada Motor BakarSistem Bahan Bakar pada Motor Bakar
Sistem Bahan Bakar pada Motor Bakar
 
Mekatronika
MekatronikaMekatronika
Mekatronika
 
SHAFT TURBOCHARGER
SHAFT TURBOCHARGERSHAFT TURBOCHARGER
SHAFT TURBOCHARGER
 
Toyota, Vvt i
Toyota, Vvt iToyota, Vvt i
Toyota, Vvt i
 
Efi 2
Efi 2Efi 2
Efi 2
 
20704953 supercharger-dan-turbocharger
20704953 supercharger-dan-turbocharger20704953 supercharger-dan-turbocharger
20704953 supercharger-dan-turbocharger
 
Efi daihatsu training center
Efi daihatsu training centerEfi daihatsu training center
Efi daihatsu training center
 
User Manual Toyota
User Manual ToyotaUser Manual Toyota
User Manual Toyota
 

Similar to Kelebihan dan Kekurangan Motor Injeksi

MAKALAH KABURATOR.doc
MAKALAH KABURATOR.docMAKALAH KABURATOR.doc
MAKALAH KABURATOR.docanwarsyarif4
 
TUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptx
TUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptxTUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptx
TUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptxJoBria
 
Motor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptx
Motor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptxMotor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptx
Motor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptxnewsans2208
 
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-iTINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-ichaerulfahmi88
 
Sistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptx
Sistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptxSistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptx
Sistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptxIWANSETIAWAN262597
 
Choacing Clinic Spin
Choacing Clinic SpinChoacing Clinic Spin
Choacing Clinic SpinMas Tress
 
Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01
Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01
Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01Andri Prasetyo
 
123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdf
123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdf123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdf
123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdfMoebasir
 
SISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdf
SISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdfSISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdf
SISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdfairways siahaan
 
Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1Oid Putra
 
HEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptx
HEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptxHEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptx
HEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptxdondon94
 

Similar to Kelebihan dan Kekurangan Motor Injeksi (20)

MAKALAH KABURATOR.doc
MAKALAH KABURATOR.docMAKALAH KABURATOR.doc
MAKALAH KABURATOR.doc
 
SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI
SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI
SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI
 
TUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptx
TUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptxTUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptx
TUGAS SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL XI TKRO 1_2.pptx
 
Motor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptx
Motor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptxMotor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptx
Motor Bakar Presentation Politeknik Of Gajah Tunggal.pptx
 
MAKALAH ABUL.docx
MAKALAH ABUL.docxMAKALAH ABUL.docx
MAKALAH ABUL.docx
 
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-iTINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
TINJAUAN TEORITIS PERFORMANSI MESIN BERTEKNOLOGI VVT-i
 
Sistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptx
Sistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptxSistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptx
Sistem Injeksi Sepeda Motor (Komponen Sistem Aliran BB).pptx
 
Choacing Clinic Spin
Choacing Clinic SpinChoacing Clinic Spin
Choacing Clinic Spin
 
Presentation1
Presentation1Presentation1
Presentation1
 
Memelihara servis sistem bahan bakar bensin
Memelihara servis sistem bahan bakar bensinMemelihara servis sistem bahan bakar bensin
Memelihara servis sistem bahan bakar bensin
 
Part 1
Part 1Part 1
Part 1
 
Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01
Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01
Bab 11-sistem-injeksi-121001221458-phpapp01
 
MS-POWERPOINT.pptx
MS-POWERPOINT.pptxMS-POWERPOINT.pptx
MS-POWERPOINT.pptx
 
123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdf
123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdf123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdf
123643435-Teknologi-Motor-Diesel.pdf
 
SISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdf
SISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdfSISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdf
SISTIM_INJEKSI_MOTOR_DIESEL_COMMONRAIL.pdf
 
Xii mesin 2
Xii mesin 2Xii mesin 2
Xii mesin 2
 
SISTEM EFI
SISTEM EFI SISTEM EFI
SISTEM EFI
 
Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1Laporan motor bakar 1
Laporan motor bakar 1
 
EFI- BASIC.ppt
EFI- BASIC.pptEFI- BASIC.ppt
EFI- BASIC.ppt
 
HEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptx
HEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptxHEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptx
HEUI, Injector Nozzle, Pre-Heating systems _ Vacuum Pump.pptx
 

Kelebihan dan Kekurangan Motor Injeksi

  • 1. Sistem Injeksi Pada MotorSistem Injeksi Pada MotorSistem Injeksi Pada MotorSistem Injeksi Pada Motor Seperti yang kita ketahui bahwa sebenarnya sistem injeksi sudah di aplikasikan sejak lama dalam dunia otomotif khususnya mobil. Seir- ing dengan perkembangan dunia otomotif dunia kini sudah banyak sepeda motor yang mengaplikasi teknologi ini. Di Indonesia motor injeksi mulai dikenalkan pada sekitar tahun 2005. Namun respon kon- sumen akan motor injeksi masih kurang kare- na masyarakat lebih senang membeli motor dengan sistem karburator karena jika terjadi kerusakan lebih mudah diperbaiki sendiri. Pada awal tahun lalu progres penjualan motor injeksi sudah meningkat dan semakin banyak produsen motor yang memproduksi motor dengan menggunakan sistem Injeksi pada tahun 2012 ini. Honda dan Yamaha bersaing ketat dalam urusan motor injeksi ini. Seperti yang kita ketahui bersama pada awal tahun ini dua produsen motor itu berlomba-lomba menarik hati kon- sumen dengan mengeluarkan motor-motor ber teknologi injeksi mulai dari motor bebek, matic hingga motor sport. Sebenarnya apa sih Kelebihan dan Kekurangan motor sistem Injeksi ini ? Berikut kami memberikan informasi mengenai Kelebihan dan Kekurangan motor sistem In- jeksi : Kelebihan Motor Injeksi :Kelebihan Motor Injeksi :Kelebihan Motor Injeksi :Kelebihan Motor Injeksi : 1. Campuran udara dan bensin selalu akurat (perbandingan ideal) pada semua tingkat pu- taran mesin. Pada motor injeksi, volume penyemprotan bensin selalu akurat karena dikontrol oleh ECU sesuai dengan masukan sensor-sensor yang bertebaran di sekujur mesin. Seperti sensor rpm, jumlah udara masuk, posisi katup gas hingga kondisi cuaca di sekitar mesin. Bahkan pada kondisi pengendaraan tertentu seperti percepatan, deselerasi dan beban tinggi, ECU mampu mengontrol perbandingan bensin dan udara tetap ideal. Kondisi ini memberikan keuntungan tersendiri yaitu mengurangi emisi gas buang dan lebih hemat pemakaian bensin. 2. Hemat bahan bakar. Campuran udara dan bahan bakar di mesin injeksi yang selalu aku- rat, membuat penggunana bahan bakar menjadi lebih efisien alias hemat.
  • 2. 3. Tarikan lebih responsive. Pada tipe karburator, antara pengabut bensin (spuyer) dengan silinder jaraknya agak jauh. Selain itu, perbedaan bobot berat jenis antara bensin dan udara mengakibatkan volume udara yang masuk tidak imbang dengan jumlah bensin yang dihisap. Sehingga tarikan menjadi kurang responsif. Sedangkan motor injeksi menempatkan pengabut bensin (injektor) dekat silinder. Saluran bensin yang menuju in- jektor bertekanan antara 2,5 s/d 3,0 kg/cm2 lebih tinggi dari tekanan intake manifold. Berhubung diameter mulut injektor sangat kecil, ketika sinyal listrik dari ECU mengaktifkan injektor maka bensin yang menyembur berbentuk kabut. Saat katup gas dibuka, udara dan bensin menghasilkan campuran yang homogen serta perbandingan yang ideal. Dibantu mutu api yang bagus akan menghasilkan pembakaran sempurna. Hasilnya tarikan lebih responsif sesuai perubahan katup gas. 4. Mesin mudah dihidupkan tanpa dipengaruhi perubahan kondisi cuaca. Pada temperatur rendah (dingin), menghidupkan mesin berkarburator dibutuhkan campuran lebih gemuk dengan menarik cuk. Cara manual ini tak lagi diperlukan pada motor injeksi karena sudah dilengkapi sensor temperatur mesin serta sensor temperatur udara masuk. Saat menghidupkan mesin (starting) dan kondisi dingin, secara otomatis jumlah semprotan bensin ditambah. Sehingga mesin mudah dihidupkan dalam kondisi apapun dan tidak ter- pengaruh kondisi cuaca. 5. Perawatan mudah. Jika karbu ketika dibersihkan harus dibongkar sehingga membutuhkan waktu lama, belum lagi resiko karena sering dibongkar sehingga beberapa komponen jadi rentan aus,terutama skep pelampung. sedang untuk tipe motor yang menggunakan in- jeksi rentan waktu perawatan lebih lama, cukup 10-15 ribu kilometer sekali, itu pun cukup di semprotkan injector cleaner. bahkan jika kualitas bengsin yang digunakan bagus, sebenarnya injeksi tidak perlu diapa-apakan lagi. karena selain steril, juga telah dibackup dengan filter halus sebelum masuk ke injector biar lebih aman. 6. Ramah lingkungan. Karena terjadi pembakaran sempurna pada ruang bakar, sehingga emisi gas buang yang di hasilkan relatif lebih sedikit apalagi knalpot dilengkapi catalic converter. Di knalpot motor injeksi biasanya di lengkapi catalytics converter (CC), sistem ini akan merubah zat zat hasil pembakaran yang berbahaya menjadi zat yang lebih ramah ligkungan atau dengan menggunakan sistem sensor O2. Tidak memerlukan cuk lagi. Ka- rena pada motor injeksi ada sensor temperatur yang akan melaporkan suhu mesin ke ECM yang akan memerintahkan injektor untuk memperkaya campuran bensin pada suhu mesin dingin.
  • 3. 7. Daya lebih besar. Karena konstruksi nosel/injektor tepat pada intake manifold sehingga campuran bahan bakar lebih homogen. 8. Waktu servis lebih cepat. Karena fuel injection tehnologi berkonsep bebas perawatan, se- hingga pada saat servis motor yang di bersihkan cuma pada bagian filter udara, busi dan setel klep. Kekurangan Motor Injeksi :Kekurangan Motor Injeksi :Kekurangan Motor Injeksi :Kekurangan Motor Injeksi : 1. Perawatan Harus di Bengkel Khusus. Karena motor injeksi tidak bisa di utak atik secara sembarangan, maka perawatan atau perbaikan harus di lakukan pada bengkel resmi. 2. Modifikasi lebih mahal. Bagi anda yang suka modifikasi motor, anda harus mengeluarkan dana lebih jika ingin memodifikasi motor injeksi. 3. Harga sparepart lebih mahal. Sparepart atau sukucadang motor injeksi terbilang cukup mahal. Motor injeksi juga butuh alternator atau pembangkit listrik lebih besar. 4. Lebih sensitif soal kelistrikan. Kerusakan kecil pada kelistrikan dapat mengakibatkan mo- tor mati. 5. Sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Karena mulut injektor sangat kecil sehingga san- gat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Oleh karena itu disarankan menggunakan per- tamax sebagai bahan bakar motor injeksi. Selain itu, kerja catalytics converter juga di pengaruhi kadar timbal dalam bahan bakar. By : Mitrawan Dwi Agus