Belajar Resume Buku

13,135 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
13,135
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
235
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Belajar Resume Buku

  1. 1. BELAJAR DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Drs. Slameto. (2003). Jakarta : PT. Rineka Cipta. <ul><li>Oleh : </li></ul><ul><li>Mira Tia Puspita </li></ul><ul><li>20080211040 </li></ul><ul><li>Kelas II.C </li></ul><ul><li>Pendidikan Ekonomi </li></ul><ul><li>FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>UNIVERSITAS KUNINGAN </li></ul><ul><li>2010 </li></ul>
  2. 2. BAB I BELAJAR <ul><li>Belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. </li></ul><ul><li>Jenis-jenis belajar : </li></ul><ul><li>Belajar bagian, umumnya dilakukan oleh seseorang bila ia dihadapkan pada materi belajar yang bersifat luas atau ekstensif. </li></ul><ul><li>Belajar dengan wawasan, sebagai suatu konsep wawasan ini merupakan pokok utama dalam pembicaraan psikologi belajar dan proses berfikir. </li></ul><ul><li>Belajar diskriminatif, sebagai suatu usaha untuk memilih beberapa sifat situasi atau stimulus dan kemudian menjadikan sebagai pediman dalam bertingkah laku. </li></ul><ul><li>Belajr global/keseluruhan, merupakan bahan pelajaran yang dipelajari secara keseluruhan berulang sampai pelajar menguasainya. </li></ul><ul><li>Belajar insidental, berarti belajar itu selalu berarah tujuan. </li></ul>
  3. 3. Refleksi : <ul><li>Dalam keseluruhan proses pendidikan disekolah, kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokok. Ini berarti bahwa berhasil tudaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung pada bagaimana proses belajar mengajar yang dialami oleh siswa sebagai anak didik. </li></ul>
  4. 4. Mengajar adalah suatu aktivitas untuk mencoba menolong, membimbing seseorang untuk mendapatkan, mengubah atau mengembangkal skill. <ul><li>Prinsip-prinsip dalam mengajar : </li></ul><ul><li>Perhatian, guru harus dapat membangkitkan perhatian siswa kepada pelajaran yang diberikan oleh guru. </li></ul><ul><li>Aktivitas, guru perlu menimbulkan aktivitas siswa dalam berfikir maupun berbuat. </li></ul><ul><li>Appersepsi, guru dalam mengajar perlu menghubungkan pelajaran yang akan diberikan dengan pengetahuan yang telah dimiliki siswa, ataupun pengalamannya. </li></ul><ul><li>Peragaan, guru mengajar di depan kelas harus berusaha menunjukkan benda-benda yang asli. </li></ul><ul><li>Repetisi, guru menjelaskan sesuatu unit pelajaran itu perlu di ulang-ulang. </li></ul>BAB II MENGAJAR
  5. 5. Refleksi : <ul><li>Setiap guru harus dapat mengajar di depan kelas. Mengajar bukan tugas yang ringan bagi seorang guru. Dalam mengajar guru berhadapan dengan sekelompok siswa. Mereka adalah makhluk hidup yang memerlukan bimbingan dan pembinaan untuk menuju kedewasaan. </li></ul><ul><li>Maka dari itu agar guru tidak asal mengajar harus menerapkan prinsip mengajar tersebut, sehingga proses belajar mengajar dapat dilaksanakan seefektif mungkin. </li></ul>
  6. 6. BAB III FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BELAJAR <ul><li>Faktor Intern : </li></ul><ul><li>Faktor Jasmaniah yaitu proses belajar mengajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu. </li></ul><ul><li>Faktor Psikologis yaitu proses belajar seseorang akan terganggu jika kondisi psikologisnya tengganggu. </li></ul><ul><li>Faktor Kelalahan yaitu kelelahan rohani dapat dilihat dengan adanya kelesuan dan kebosanan, sehingga minat dan dorongan untuk menghasilkan sesuatu hilang. </li></ul><ul><li>Faktor Ekstern : </li></ul><ul><li>Faktor Keluarga , merupakan cara orang tua mendidik, relasi antara anggota keluarga, suasana rumah tangga dapat mempengaruhi proses belajar siswa. </li></ul><ul><li>Faktor Sekolah , merupakan metode mengajar, kurokulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa dapat mempengaruhi proses belajar siswa </li></ul>
  7. 7. Refleksi : <ul><li>Orang tua yang kurang atau tidak memperhatikan pendidikan anaknya, tidak memperhatikan sama sekali kebutuhan dan kepentingan anaknya dalam belajar, tidak mengatur waktu belajarnya, tidak melengkapi alat belajarnya menyebabkan anak menjadi malas dalam belajar sehingga akan mengalami ketinggalan dalam proses belajar. </li></ul>
  8. 8. BAB IV BELAJAR & MENGAJAR YANG EFEKTIF <ul><li>Cara Belajar yang Efektif : </li></ul><ul><li>Perlunya bimbingan dalam arti memberu petunjuk-petunjuk tentang cara-cara belajar, diawasi dan dibimbing sewaktu mereka belajar dan mempraktekan dalam tiap pelajaran yang diberikan. </li></ul><ul><li>Perlunya memperhatikan kondisi belajar (internal dan eksternal) dan strategi belajar. </li></ul><ul><li>Perlunya memperhatikan metode belajar yang akan digunakan untuk mencapai satuan tujuan tertentu. </li></ul><ul><li>Mengajar yang Efektif : </li></ul><ul><li>Untuk melaksanakan mengajar yang efektif diperlukan syarat-syarat berikut : </li></ul><ul><li>Belajar secara aktif </li></ul><ul><li>Guru mempergunakan banyak metode pada waktu mengajar </li></ul><ul><li>Kurikulum yang baik dan seimbang </li></ul><ul><li>Guru perlu mempertimbangkan perbedaan individual. </li></ul>
  9. 9. Refleksi : <ul><li>Agar siswa dapat belajar secara efektif perlu memiliki kebiasaan-kebiasaan yang baik, salah satunya yaitu dengan membaca. Dengan seringnya membaca akan menambah pengetahuan siswa, begitu pula dengan seorang guru, agar proses mengajar dapat berjalan dengan efektif perlu menyusun sebuah perencanaan pengajaran yang diharapkan mampu mengelola seluruh proses kegiatan belajar mengajar. </li></ul>
  10. 10. BAB V MEMPENGARUHI KARAKTERISTIK KOGNITIF SISWA <ul><li>Struktur Kognitif merupakan keseluruhan pengetahuan siswa mengenai bidang mata pelajaran tertentu, yang mempengaruhi prestasi akademis dalam bidang pengetahuan yang sama dimasa mendatang. </li></ul><ul><li>Intelegensi yaitu pengetahuan mengenai tingkat kemampuan intelektual siswa, akan membantu pengajar dalam menentukan apakan siswa mampu mengikutio pengajaran yang diberikan. </li></ul><ul><li>Kreativitas adalah hasil belajar dalam kecakapan kognitif, sehingga untuk untuk menjadi kreatif dapat dipelajari melalui proses belajar mengajar. </li></ul><ul><li>Gaya Kognitif merupakan variabel penting yang mempengaruhi pilihan-pilihan siswa dalam bidang akademik, kelanjutan perkembangan akademik, bagaimana siswa belajar serta bagaimana siswa dan guru berinteraksi di dalam kelas. </li></ul>
  11. 11. Refleksi : <ul><li>Dalam mempengaruhi karakteristik kognitif siswa, seorang pendidik harus memiliki kreativitas tersendiri agar siswa termotivasi untuk mengembangkan pengetahuannya. </li></ul><ul><li>perhatian seorang pendidik yang paling utama yaitu apa yang dilakukan untuk menolong siswa dalam berfikir lebih terang dan memecahkan masalah secara lebih efisien. </li></ul>
  12. 12. BAB VI MEMPENGARUHI KARAKTERISTIK AFEKTIF SISWA <ul><li>Mempengaruhi sikap siswa: </li></ul><ul><li>( Beberapa metode yang dipergunakan untuk mengubah sikap siswa) </li></ul><ul><li>Dengan mengubah kognitif dari sikap yang bersangkutan. </li></ul><ul><li>Dengan cara mengadakan kontak langsung dengan objek sikap. </li></ul><ul><li>Dengan memaksa orang menampilkan tingkah laku-tingkah laku baru yang tidak konsisten dengan sikap-sikap yang sudah ada. </li></ul>Motivasi dan Kebutuhan : Gambar : Hierarki Kebutuhan menurut Maslow. Aktuaslisasi Diri Penghargaan Rasa Cinta Rasa Aman Fisiologi
  13. 13. Refleksi : <ul><li>Dengan mempengaruhi karakteristik afektif siswa guru diharapkan dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, mengubah sikap terhadap siswa menjadi lebih baik dan menghilangkan kecemasan siswa (sebagian orang berpendapat bahwa tes serig kali menimbulkan kecemasan dan dengan demikian mengganggu belajar). </li></ul><ul><li>Pengajaran yang efektif harus dapat menciptakan minat dan motivasi yang cukup pada siswa untuk berprestasi, tanpa menciptakan keadaan-keadaan yang menekan. </li></ul>

×