SlideShare a Scribd company logo
1 of 15
Makalah
Pengembangan usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatra Utara
Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah : Pengantar Bisnis
Dosen Pengampu : Prof.Dr.Drs.H.H.Khairinal,Dpt.BA.,M.Si.
DISUSUN OLEH:
MILI YANTRI BR PINEM
NIM:A1A123100
R-003/Semester 1 (Satu)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2023
Kata Pengantar
Segala puji dan syukur, saya panjatkan kepada Tuhan Yesus, atas berkat dan anugerah-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan penulisan makalah dengan judul“Pengembangan Usaha
Agroindustri”. Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata
kuliah Pengantar Bisnis .
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof.Dr.Drs.H.H.Khairinal,Dpt.BA.,M.Si. selaku
dosen mata kuliah Pengantar Bisnis Saya menyadari bahwa makalah ini masih terbatas dan jauh dari
sempurna, karena pengetahuan, pengalaman dan waktu yang saya miliki sangat terbatas. Untuk itu,
Penulis Sangat berharap dukungan serta sumbangsih pikiran baik berupa kritik dan saran yg sifatnya
untuk membangun.
Akhir kata,penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat baik bagi penulis khususnya
dan bermanfaat bagi pembaca maupun bagi yang memperlukan .
DAFTAR ISI
Kata pengantar ..........................................................................................................
Daftar isi ......................................................................................................................
Bab I Pendahuluan
1.1. Latar belakang penulisan lisan.................................................................................
1.2. Tujuan penulisan....................................................................................................
1.3. Manfaat penulisan.................................................................................................
Bab II Pembahasan
2.1. Sejarah berdirinya usaha............................................................................................
2.2. Bahan baku................................................................................................................
2.3. Produksi ....................................................................................................................
2.4. Permodalan ................................................................................................................
2.5. Tenaga kerja ................................................................................................................
2.6. Pengpakan ..................................................................................................................
2.7. Pemasaran ( promosi, periklanan) ..............................................................................
2.8. Penjualan .....................................................................................................................
2.9. Kendala usaha ...............................................................................................................
2.10. Kemungkinan perkembangan ke depan. .......................................................................
Bab III Penutup
3.1. Kesimpulan ....................................................................................................................
3.2. Rekomendasi ..............................................................................................................
BAB l
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penulisan
Indonesia merupakan salah satu Negara pertanian dimana sektor pertanian sebagai Sumber mata
pencaharian dari mayoritas penduduknya. Salah satu tujuan dari pembangunan Pertanian adalah
untuk meningkatkan pendapatan petani. Tujuan tersebut dapat terlaksana Dengan baik apabila
disertai perubahan berbagai segi kehidupan masyarakat. Dengan Demikian, pembangunan juga
meniadakan ketimpangan, mengurangi ketidakmerataan dan Mengurangi kemiskinan petani
Setiap daerah di Indonesia memiliki potensi yang tinggi untuk dapat mengembangkan Sektor
pertanian. Seperti Masyarakat Karo merupakan masyarakat pedesaan yang sejak dahulu
Mengandalkan titik perekonomiannya pada bidang pertanian. Pada umumnya mata Pencaharian
utama masyarakat Karo adalah bertani. Hal ini disebabkan lahan Pertanian yang sangat subur,
sehingga menjadikan Tanah Karo sebagai daerah Penghasil tanaman pertanian khususnya sayur-
mayur yang terbesar di Sumatera Utara
Salah satu usaha industri di bagian makan adalah Tahu Yang ada di Sumut Utara.ialah usaha
industri pembuatan Tahu yang berada di Tanah Karo tepatnya di Jl. Besar Kabanjahe Merek,
Mulawari, Kec. Tigapanah, Kabupaten Karo, yaitu sebuah industri makanan pembuatan Tahu mentah
yang dikenal dengan pengrajin Tahu.
Tahu adalah salah satu makanan favorit di Indonesia, karena selain Harganya terjangkau juga
mudah dijumpai di pasar. Sebagaimana sering dikaitkan Dengan tempe, adalah olahan yang sama
berbahan dasar dari kedelai. Makanan ini Menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kuliner
Indonesia.
Tahu merupakan salah satu makanan tradisional yang sudah dimiliki Negara kita sejak berpuluh-
puluh tahun lalu. Makanan yang berbentuk kubus dan Umumnya berwarna putih ini sudah menjadi
makanan yang mentradisi, selain Karena harganya yang terjangkau juga faktor kandungan protein
nabati yang Cukup tinggi yang terdapat di dalamnya selain itu pengolahannya pun cukup Mudah
untuk dijadikan berbagai variasi masakan. Meskipun berharga murah dan Bentuknya sederhana,
ternyata tahu mempunyai mutu yang istimewa dilihat dari Segi gizi. Hasil-hasil studi menunjukkan
bahwa tahu kaya protein bermutu tinggi, Tinggi sifat komplementasi proteinnya, ideal untuk
makanan diet, rendah Kandungan lemak jenuh dan bebas kolesterol, kaya mineral dan vitamin,
makanan Alami yang sehat dan bebas dari senyawa kimia yang beracun.
Tahu memiliki kandungan protein nabati Yang lebih baik dibandingkan protein hewani yang
bersumber dari daging, Susu maupun telur dan tahu memiliki protein yang hampir setara dengan
Daging. Tahu sangat digemari oleh semua kalangan masyarakat, selain itu Tahu juga dapat dibuat
dengan mudah tanpa harus memerlukan keahlian Khusus dari seseorang dengan latar belakang ilmu
pengetahuan tertentu .
Pembuatan tahu sudah banyak dilakukan pada skala industri rumah tangga, Maupun dalam skala
pabrik tahu secara kecil-kecilan. Dasar pembuatan tahu Adalah melarutkan protein yang terkandung
dalam kedelai dengan menggunakan Air sebagai pelarutnya. Setelah protein tersebut larut,
diusahakan untuk Diendapkan kembali dengan penambahan bahan pengendap sampai terbentuk
Gumpalan-gumpalan protein yang akan menjadi tahu. Untuk menciptakan suatu produk makanan
bermutu diperlukan ilmu, teknologi dan ahli yang dapat menghasilkan produk bernilai tinggi, baik
dari segi sensorik, kesehatan, maupun ekonomi. Produk pangan yang berkualitas.
Salah satu upaya nyata untuk mengembangkan industri tahu adalah dengan Mengaplikasikan
teknologi rekayasa proses pangan terutama pada industri Menengah ke bawah. Disini peran ahli
pangan sangat diperlukan untuk membantu Pelaku industri rumah tangga agar dapat memproduksi
produk yang bermutu Tinggi. Untuk dapat melakukan proses pengolahan pangan dengan baik,
diperlukan Suatu analisis proses agar pengolahan menjadi lebih efektif dan efisien. Untuk mampu
bersaing dengan usaha lain yang sejenis, suatu pabrik harus Cermat dan tepat dalam menetapkan
harga produk, dan untuk melakukan hal Tersebut tidak mudah bagi suatu pabrik. Adanya perubahan
harga jual akan Menimbulkan dampak yang besar bagi penjualan produk, karena pabrik akan
Kehilangan pelanggan yang disebabkan oleh harga jual yang terkadang terlalu Tinggi maupun terlalu
rendah.
Oleh kerena itu, suatu pabrik dituntut untuk lebih unggul dan mampu Mengembangkan
usahanya menjadi lebih besar agar dapat bersaing dengan pabrik Lain. Pabrik ini sudah menyadari
bahwa dipasaran sudah banyak produk-produk Yang sejenis yaitu produk tahu, sehingga untuk dapat
mampu bersaing dengan Produk lain pabrik harus dapat menentukan harga jual yang dianggap
sesuai dan Benar-benar wajar bagi konsumen dengan memakai sistem perhitungan yang tepat
Namun selain itu juga pabrik harus memberikan kualitas produk dan pelayanan Yang baik serta tidak
memasukkan biaya-biaya yang tidak menambahkan nilai.
Dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat, sekarang Kita dituntut untuk
mendapatkan usaha supaya usaha kita dapat maju dan besar serta menjadi pengusaha yang sukses,
pengembangan usaha yang baik dimulai Dari diri kita sendiri walaupun banyak mengadapi kendala-
kendala dalam dunia Usaha, maka dari itu dibutukan strategi dalam pengembangan usaha supaya
usaha Dapat bertahan lama dan tidak bangkrut. Merintis usaha merupakan pekerjan yang mudah
dan dapat dilakukan oleh Siapapun, yang terpenting adalah keyakinan dan nilai yang kuat untuk
usaha Mandiri, kemampuan yang kuat untuk menjadi wirausaha saja tidak cukup. Kemampuan,
keberanian, dan kesempatan merupakan elemen yang lain yang Harus di perkuat untuk menjadi
wirausaha.
Dimana pembuahan Tahu ini merupakan usaha yang mempunyai peluang sangat besar karena
pesaing usaha tahu di daerah Tanah Karo masih sedikit dan tahu ini sendiri Mempunyai ciri khas
yaitu tahu yang berwarna kuning dan memiliki rasa Sedikit asin dibandingkan dengan tahu lainnya
yang pada umumnya berwarna.
1.2. Tujuan Penulisan
1) Mengetahui dan memahami proses pembuatan produk mulai dari Penyediaan bahan baku,
proses pengolahan hingga produk siap Dipasarkan.
2) Untuk menambah pengetahuan tentang cara pembuatan tahu kedelai serta memperkaya
pengetahuan dan wawasan
3) Mengetahui hal apa saja yang diperlukan dalam proses pembuatan tahu.
4) Mengetahui proses pemasar.
1.3. Manfaat penelitian
Pelaksanaan program ini dapat memacu mahasiswa untuk berpikir positif, Pelaksanaan program ini
dapat memacu mahasiswa untuk berpikir positif,kreatif serta inovatif sehingga akan selalu muncul
ide-ide baru yang ke depannya diharapkan dapat menciptakan suatu produk baru yang bernilai
ekonomis dari kalangan mahasiswa. Melalui program ini mahasiswa dapat menambah wawasan dan
pengalaman dalam melakukan seluruh proses penelitian yang berdasarkan teknologi sederhana dan
pemikiran yang kreatif dalam penerapannya serta kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat
melalui bidang pangan.
BAB l
PEMBAHASAN
2.1. Sejarah berdirinya Usaha
Tahu merupakan makanan tradisional masyarakat Indonesia yang terbuat dari Kacang kedelai
yang kaya akan protein dan menjadikan makanan yang sehat. Tahu Yang saat ini memiliki banyak
penggemar dikalangan masyarakat ini dibuat dengan Cara pengendapan atau penggumpalan
menggunakan bahan-bahan penggumpa
Pabrik Tahu Gundaling berdiri pada bulan Mei tahun 2012. Nama pendiri sekaligus pemilik pabrik
tahu Gundaling ini adalah Bapak Bejeng Ginting ,Pabrik yang berdiri diatas lahan milik pribadi Nya
dengan modal sendiri tanpa ada pinjaman dari pihak lain atau lembaga keuangan, sehingga usaha ini
tergolong usaha perorangan. Pabrik Tahu Gundaling ini berlokasi di Jl. Besar Kabanjahe Merek,
Mulawari, Kec. Tigapanah, Kabupaten Karo,Sumatra Utara. ,
Pada awal usaha nya Bapak Bejeng Ginting pernah bekerja di salah satu pabrik pembuatan
tahu,dan oleh karena itu bapak Bejeng memutuskan untuk membuka UKM ,Dan memiliki jumlah
karyawan 18 orang, yang sebagian merupakan anggota keluarga, yang terdiri dari anak dan saudara
dari pemilik pabrik dan sebagian lagi merupakan masyarakat sekitar lingkungan pabrik. Pabrik tahu
Gundaling ini memiliki visi untuk menjadikan pabrik Tahu Gundaling sebagai usaha yang mampu
menyerap tenaga kerja dan memajukan taraf hidup masyarakat sekitar, serta membantu
meningkatkan perekonomian nasional melalui usaha kecil menengah (UKM).
Misi yang dijalanakan oleh pabrik Tahu Gundaling ini adalah dengan selalu menjaga kualitas bahan
baku tahu agar rasa dan kualitas produk yang dihasikan tetap terjaga, mampu bersaing dengan
produk-produk yang sama agar tetap bertahan dipasaran, serta menjadikan tahu sebagai makanan
sehat dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Pabrik Tahu Gundaling ini awalnya memproduksi tahu dengan jumlah yang tidak banyak,
dikarenakan keterbatasan modal usaha. Pada awal berdirinya Pabrik Tahu Bandung menjual hasil
produksinya pada masyarakat sekitar dan pasar-pasar tradisonal terdekat. Seiring berjalannya usaha
pabarik Tahu Gundaling , ternyata produknya banyak diminati masyarakat. Dari waktu ke waktu
banyak permintaan dari masyarakat untuk mengkonsumsi Tahu Gundaling tersebut.
Pada pertengahan tahun 2013 usaha ini mulai menaikkan tingkat produksinya dan memperluas
pemasaran produknya bahkan sampai ke restauran. Pada tahun 2015 pabrik Tahu Gundaling
menambah mesin penggiling kedelai dengan membeli mesin baru yang kapasitas produksinya lebih
banyak. Hal tersebut dilakukan untuk menambah jumlah produksi tahunya, karena semakin
banyaknya permintaan pasar. Selain itu pabrik Tahu Gundaling selalu menjaga rasa dan kualitas
tahunya agar tetap bertahan dipasaran, karena mengingat banyaknya persaingan. Pabrik Tahu
Bandung mendaftarkan usahanya pada kantor desa setempat. Dalam menjalankan kegiatan
usahanya berasal dari modal sendiri dari pemilik perusahaan. Keuntungan dari hasil usaha ini pemilik
perusahaan menikmati seluruh keuntungan yang diperoleh, sedangkan kelemahannya adalah segala
bentuk kerugian ditanggung sendiri oleh pemilik perusahaan.
2.2. Bahan Baku Dan Alat-Alat
1 kedelai
Bahan baku utama dalam pembuatan tahu adalah kedelai yang kualitasnya bagus, Tidak
busuk,dan tidak berbau yang menyengat, Tahu merupakan salah satu bahan pangan yang terbuat
dari kacang Kedelai dan mempunyai nilai gizi tinggi, mudah dicerna, serta harganya relatif Murah.
Oleh karena itu, tahu memegang peranan penting sebagai sumber protein Di Indonesia.
2.Air
Air Hampir semua tahapan dalam pembuatan tahu membutuhkan air dari proses perendaman,
pencucian, penggilingan, pemasakan, dan perendaman tahu yang sudah jadi sehinggadibutuhkan air
dalam jumlah banyak. Air yang digunakan di berasal dari air tanah atau airartesis
3.Cuka
Asam CukaAsam Cuka berfungsi untuk mengedapkan atau memisahkan air dengan konsentrat
tahu.Asam cuka mengandung cuka dan garam sehingga bersifat asam. Asam cuka yang
digunakandiperoleh dari pabrik tahu lain dan dapat digunakan secara berulang-ulang
4. Kayu Bakar
Kayu Bakar dalam proses pembuatan tahu-tempe sangat diperluakan.kayu bakar yang
bagus,kering,disamping itu kayu bakar lebih mudah dicari di hutan-hutan,atau tempat
yanglainnya.kayu bakar sebagai penunjang makanan dalam pembuatan tahu-tempe
mengeluarkanaroma yang lezat dan enak dimakan dari hasil pembuatan tahu-tempe
Alat-alat pembuatan tahu
Peralatan yang digunakan pada proses Pembutan tahu Gundaling yakni:.
1) Ember, untuk merendam kedelai sebelum Digiling, dapat juga berfungsi sebagai tempat
menampung bubur kedelai dan merendam tahu yang sudah dipotong – potong
2) Mesin penggiling, untuk mengiling kedelai Menjadi bubur kedelai
3) Tungku perebusan, untuk merebus bubur kedelai
4) Kain saring, untuk menyaring bubur kedelai Yang sudah dimasak sehingga dihasilkan sari kedelai .
5) Papan mal, untuk mencetak sari kedelai Yang telah dikumpulkan
6) Batu pemberan, sebagai pemberat yang diletakkan diatas papan mal
7) Pisau, sebagai alat bantu untuk memotong tahu dengan ukuruan yang sudah ditentukan
2.3. Produksi
Adapun tahapan pembuatan tahu diterangkan secara rinci sebagai berikut:
secara garis besar cara pembuatan tahu dimulai dengan cara pemilihan bahan baku
kedelai, perendaman, penggilingan, pemasakan, penyaringan, penggumpalan, hingga
pencetakan. Guna mengetahui pembahasan secara lengkap, mari perhatikan pembahasan
di bawah ini.
a. Perendaman
Cara pembuatan tahu yang pertama, yaitu perendaman tahu. Proses perendaman ini
dilakukan guna memperlunak struktur sel kedelai. Sehingga dapat mengurangi energi yang
dibutuhkan selama proses penggilingan. Selain itu, struktur sel yang lunak tersebut juga
mempermudah pengekstrakan sari dari ampas. Perendaman ini dilakukan dengan waktu
sekitar 3 hingga 4 jam untuk kedelai impor. Sementara itu, untuk kedelai lokal diperlukan
waktu selama 4 hingga 5 jam.
b. Penggilingan
Cara pembuatan tahu yang kedua, yaitu penggilingan. Pada tahapan ini biji kedelai akan
digiling dengan tujuan supaya dapat memperkecil partikel kedelai sehingga nantinya dapat
secara mudah dilakukan pengekstrasi protein ke dalam susu kedelai. Selama proses
penggilingan ini diperlukannya penambahan air dengan debit 1,8 liter tiap menitnya.
c. Pemasakan
Cara pembuatan tahu berikutnya, yaitu pemasakan bubur kedelai yang didapat dari hasil
penggilingan. Kemudian, dimasukan ke dalam bak masak dengan menambahkan air
sehingga bubur kedelai menjadi encer.Proses pemasakan bubur kedelai akan berpengaruh
pada kualitas tahu yang akan dihasilkan. Jika suhu wajan terlalu tinggi, maka endapan
bubur akan mengerak. Kerak tersebut akan meninggalkan bau sangit dan bau tersebut akan
terbawa sampai proses pencetakan. Oleh karena itu, proses pemasakan ini perlu
memperhatikan suhu wajan dan jangan sampai menimbulkan kerak serta bau sangit.
d. Penyaringan
Cara pembuatan tahu selanjutnya, yaitu penyaringan. Pada tahap ini bubur kedelai yang
sudah dimasak nantinya akan disaring untuk mendapatkan sari kedelai. Proses penyaringan
ini bisa dilakukan dengan cara meletakkan bubur kedelai diatas kain belacu maupun kain
sifon yang telah diletakan diatas bak penampung. Kemudian, bubur kedelai ini diperas guna
mendapatkan sari kedelainya.
e . Penggumpalan
Cara pembuatan tahu berikutnya, yaitu penggumpalan. Proses penggumpalan adalah
proses menggumpalkan sari kedelai. Sejumlah pengrajin tahu menggumpalkan sari kedelai
dengan cara menambahkan bahan asam yang ditanamkan bibit. Dimana bibit adalah bahan
asam sisa proses penggumpalan sehari sebelumnya.
f.Pembungkusan dan Pencetakan
Cara pembuatan tahu yang terakhir, yaitu pembungkusan dan pencetakan. Pada
tahapan ini bubur kedelai yang telah menggumpal, nantinya dicetak menjadi tahu.
Pada tahapan ini dapat dilakukan dengan memakai teknik cetak bungkus dengan
bantuan alat berupa pres yang memiliki cetakan. Tahu yang akan dicetak ini terlebih
dahulu dibungkus dengan menggunakan kain belacu yang dipotong menjadi bentuk
segiempat kecil-kecil.
2.4. Permodalan
Dalam menjalankan suatu usaha modal merupakan salah satu Faktor yang penting dalam suatu
ekonomi. Modal juga menjadi tombak Dalam pendirian usaha yang akan dibangun. Oleh karena itu,
setiap pemilik Perusahaan sangat memperhatikan dengan benar asal modal yang akan Diambil.
Seperti yang dilakukan oleh Bapak Benjeng dalam mendirikan UMKM tahunya.Dalam mendirikan
UMKM tahu, Bapak Bejeng menggunakan Modal sendiri. Modal sendiri pada dasarnya adalah
modal yang berasal dari Pemilik perusahaan yang tertanam di dalam perusahaan untuk waktu yang
Tidak tertentu lamanya. Namun, modal beliau yang akan digunakan untuk Mendirikan UMKM dirasa
kurang mencukupi sehingga harus mencari Modal lagi.
Dalam mendirikan usaha, pengusaha harus berani mengambil Keputusan bagaimana cara
mendapatkan penunjang modal usahanya. Salah Satu caranya adalah dengan melakukan pinjaman
bank. Seperti yang Dilakukan Bapak Suyadi, ketika mendirikan usahanya, beliau meminjam Dana
bank sebanyak 3 kali untuk memenuhi sarana dan prasarananya. Agar perencanaan pengembangan
produk tahunya berjalan dengan Baik dan mendapatkan kualitas yang baik, maka Bapak Suyadi
Mewujudkan dengan membenahi alat produksinya, yaitu dengan Menggunakan mesin uap. Pada
perusahaan tahu lainnya masih Menggunakan tungku dalam proses memasaknya. Sehingga kualitas
tahu Yang dihasilkan cukup baik dan enak.
Bapak Benjeng,memutuskan untuk mengajukan pinjaman bank Untuk menyokong modal sendiri
yang kurang mencukupi. Pinjaman atau Utang tergolong modal asing. Modal asing adalah modal
yang berasal dari Luar perusahaan yang sifatnya sementara bekerja di dalam perusahaan dan Bagi
perusahaan yang bersangkutan.Modal tersebut merupakan utang yang Pada saatnya harus dibayar
kembali. Berikut adalah data pinjaman bank. Pengajuan pinjaman yang dilakukan oleh Bapak Bejeng
sebagai Penyokong modal adalah untuk pemenuhan aset. Fungsi modal salah Satunya adalah untuk
membeli aset. Aset sangat penting untuk menjalankan Produksi. Oleh karena itu Bapak Bejeng
menggunakan jasa bank untuk Mendanai pembelian sarana dan prasarana sebagai faktor
produksinya.Alasan Bapak Bejeng mendirikan UMKM adalah untuk mencukupi Kebutuhan hidupnya
sehari-hari, selain alasan pokok tersebut adalah untuk Membuka lapangan pekerjaan khususnya
saudara yang kurang mampu, dan bagi masyarakat setempat .
2.5. Tenaga Kerja
Proses produksi tahu Gundaling dilakukan pada hari Senin-Minggu dengan jam kerja mulai dari
pukul 08.00 WIB-17.00 WIB. Namun jam kerja dapat lebih panjang dari jam kerja yang telah
ditetapkan dikarenakan menyesuaikan banyaknya pesanan yang diterima pada setiap
harinya.Jumlah Tenaga kerja pada UKM ini maksimal 18 orang, untuk setiap hari Mempekerjakan
18 orang . Tugas dari Ke 18 pekerja adalah 5 orang bertugas untuk memotong tahu, 4 orang
bertugas Menggiling kedelai, dan 6 orang untuk memasak ,dan 3 orang bertugas untuk mencetak
tahu.
2.6. Pengepakan
Pengpakan produk tahu pada pabrik biasanya dilakukan dengan menggunakan mesin pengemas
otomatis. Proses pengepakan dimulai dengan menyiapkan kantong plastik atau wadah plastik dengan
tutup yang telah disterilkan dan siap digunakan. Kemudian, produk tahu yang telah diproduksi akan
dimasukkan ke dalam mesin pengemas, yang akan secara otomatis mengukur dan memindahkan
jumlah produk yang ditentukan ke dalam kantong atau wadah tersebut. Setelah produk tahu
dimasukkan, mesin pengemas akan menutup kantong atau wadah dengan rapat dan menempelkan
label jika diperlukan. Selanjutnya, produk tahu yang telah dikemas akan ditempatkan dalam kotak
untuk transportasi dan penyimpanan. Pada saat pengepakan, pabrik juga harus memastikan bahwa
produk tahu tetap dalam kondisi higienis dan aman untuk dikonsumsi, dan mematuhi standar
keamanan dan kesehatan makanan yang berlaku.
2.7. Pemasaran(promosi , periklanan)
Pemasaran memiliki peran penting, karena pemasaran dapat mempertahankan dan Meningkatkan
pendapatan perusahaan karena pemasaran dapat penghubung antara organisasi dan Konsumen.
Strategi diperlukan untuk menentukan langkah-langkah apa yang harus diambil oleh Perusahaan
sehingga perusahaan dapat bertahan dan berkembang Dalam meningkatkan volume penjualan,
strategi pemasaran memiliki peranan penting dalam sebuah perusahaan atau bisnis karena bekerja
untuk menentukan nilai ekonomis perusahaan, baik harga barang maupun jasa.
Salah satu keuntungan dari produksi tahu adalah Merupakan makanan yang pas di lidah
masyarakat Indonesia selain itu Harganya juga terjangkau. Sehingga tidak perlu bersusah payah
dalam Memasarkan, masyarakat sendiri yang akan datang mencari.
Strategi yang pertama itu berasal dari Word of mouth marketing (WOMM) atau pemasaran dari
mulut ke mulut menyebarkan umpan balik positif tentang suatu produk dari orang ke orang dengan
harapan dapat mempengaruhi lebih banyak orang untuk membeli produk itu. Konsep WOMM telah
digunakan selama bertahun-tahun sebagai alat pemasaran. Metode WOMM yang lebih lama dan
lebih tradisional terjadi ketika seseorang memberi tahu seorang teman betapa mereka menikmati.
produk tertentu yang telah mereka beli. Pujian pribadi ini sering meningkatkan kemungkinan teman
mereka membeli produk juga. Jika orang ini juga menyukainya, pujian dari mulut ke mulut akan
menyebar ke lebih banyak orang, sehingga meningkatkan keseluruhan penjualan produk tersebut
Produk tertentu yang telah mereka beli.Jika seseorang mendengar ulasan positif dari teman atau
anggota keluarga, kemungkinan besar mereka akan mencoba produk baru.
Pemasaran dari mulut ke mulut tampaknya lebih otentik bagi sebagian besar konsumen karena
mereka memercayai orang yang mereka kenal untuk memberikan kesan jujur.Pemasaran dari mulut
ke mulut juga menyebar dengan sendirinya, yang berarti dapat menjangkau pelanggan baru secara
pasif. Salah satu cara lain yaitu dari iklan dari mulut ke mulut seperti membangun komunitas online
dan memiliki konsumen yang setia pada produk maka kemungkinan besar penjualan produk akan
meningkat. Dan Melakukan Promisi lewat media sosial memanfaatkan media sosial Dengan mudah
memperkenalkan tahu kejaungkauan yang lebih luas lagi, supaya dapat menarik perhatian
Konsumen dan dapat meningkatkan minat beli konsumen. Dan promosi dilakukan secara terus –
menerus Sehingga konsumen dengan mudah memahami dan mengetahui produk yang dijual.
2.8. Penjualan
Penjualan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Perusahaan untuk mempertahankan
bisnisnya untuk berkembang dan Untuk mendapatkan laba atau keuntungan yang diinginkan.
Penjualan juga berarti proses kegiatan menjual, yaitu dari kegiatan Penetapan harga jual sampai
produk didistribusikan ke tangan Konsumen dengan cara Menjalin kerjasama dengan toko-toko atau
restoran untuk menjual produk tahu secara langsung, Menawarkan harga yang kompetitif dan
memberikan diskon atau promo khusus untuk menarik minat pelanggan, Menggunakan teknologi
dan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan produk atau layanan ke
calon pelanggan baru.
2.9. Kendala usaha
Permasalahan yang paling pertama yaitu membutuhkan modal yang besar , Pembuatan pabrik
tahu membutuhkan modal yang besar, termasuk untuk membeli mesin-mesin produksi, bahan baku,
dan biaya operasional lainnya. Permasalahan yang memicu produsen sulit mengatur harga produk
Adalah semakin meningkatnya harga bahan baku yaitu kedelai. Semakin Hari, harga kedelai semakin
melambung. Hal ini tentunya membuat pusing Produsen untuk menetapkan harga. Bapak Suyadi
mensiasati produk tanpa Harus menurunkan kualitas tahunya. Masalah pada dunia dagang juga
datang pada pesaing.
Adanya Pesaing pabrikan membuat Bapak Suyadi lebih berfikir lagi bagaimana Perencanaan yang
dilakukan agar produknya tidak kalah saing. Produsen Tahu tersebut memiliki jangkauan konsumen
yang luas. Selain Permasalahan pesaing, harga kedelai yang semakin naik dan alat yang Rusak atau
menurun fungsinya juga menjadi faktor penghambat usaha.
2.10. Kemungkinan pengembangan ke depan
Beberapa kemungkinan perkembangan tahu untuk masa depan adalah:
1) Penggunaan bahan baku alternatif: Kedelai sebagai bahan baku utama tahu dapat diganti dengan
bahan baku lain yang lebih murah dan mudah didapatkan, seperti kacang-kacangan atau biji-bijian
lainnya.
2) Inovasi produk: Industri tahu dapat melakukan inovasi produk dengan menciptakan varian rasa
dan kemasan yang lebih menarik dan sesuai dengan permintaan pasar
3) Peningkatan efisiensi produksi: Industri tahu akan terus mencari cara untuk meningkatkan
efisiensi produksi, baik dengan penggunaan teknologi modern maupun metode produksi yang lebih
efisien.
4) Peningkatan kualitas produk: Industri tahu akan terus berusaha meningkatkan kualitas produk agar
semakin baik dan menarik bagi konsumen.
5) Perluasan pasar: Industri tahu akan mencari pasar baru untuk produknya, baik di dalam negeri
maupun di luar negeri
BAB lll
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan penelitian tentang Strategi Pemasaran UMKM
produksi tahu desa batang dalam menghadapi persaingan Antar pengusaha, Strategi pemasaran
merupakan suatu cara untuk memasarkan produk yang dihasilkan agar produk tersebut dapat
menarik calon pembeli. Strategi pemasaran produksi tahu mempunyai peranan penting dalam
Pemasaran, guna mencapai target penjualan yang diiginkan.
Strategi Pemasaran yang ditetapkan dalam produksi tahu dengan, 1) Menganalisa pasar Agar
produk yang dijual dapat sesuai dengan segmentasi pasar yang akan Dituju. 2) Menetapkan harga
sesuai dengan pemasaran yang di jualbelikan, Namun tetap mengingat segmentasi pasar yang dituju
(disesuaikan dengan Konsumen). 3) Melakukan pemasaran secara langsung. Pemasaran secara
Langsung yaitu dengan melakukan personality misalnya menawarkan instansi Ke toko-toko, restoran,
ataupun ke pedagang kaki lima.
Persaingan dalam bidang usaha adalah suatu penyebab setiap Perusahaan membuat promosi
yang berbeda dari perusahaan lain. Karena Promosi adalah salah satu cara perusahaan atau golongan
untuk dapat Menampilkan branding dari perusahaan itu sendiri. Karena promosi ini dapat Menjadi
identitas di mata masyarakat. Apabila perusahaan dapat membuat Promosi dengan daya tarik tinggi,
maka perusahaan tersebut akan mudah Dikenal di mata masyarakat. Oleh karena itu promosi adalah
aspek yang dapat Dikatakan sangat penting pada setiap perusahaan agar dapat memperlihatkan
Kepada masyarakat bahwa perusahaan ini lah yang terbaik dalam bidangnya. Promosi ini yang dapat
memperlihatkan kinerja perusahaan tersebut.
3.2. Rekomendasi
Berikut adalah beberapa rekomendasi yang dapat di lakukan:
1. Gunakan bahan baku kedelai yang berkualitas tinggi dan bersih. Pastikan kedelai yang digunakan
bebas dari kotoran, serangga, atau benda asing lainnya.
2. Gunakan bahan penggumpal yang aman dan halal seperti cuka, garam, atau garam pengental.
Pastikan bahan penggumpal dicampurkan dengan air bersih dan diaduk rata sebelum digunakan.
3. Pastikan proses pencucian dan perendaman kedelai dilakukan dengan baik untuk menghilangkan
kotoran dan zat-zat yang tidak diinginkan.
4. Gunakan cetakan yang bersih dan kering untuk mencetak tahu. Pastikan tahu yang dihasilkan
padat dan tidak terlalu rapuh.
5.memberikan penawaran khusus atau diskon untuk pelanggan setia juga dapat membantu
mempertahankan mereka. Terakhir, jangan lupa untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan
ramah dengan pelanggan.
6.Menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis dan menjangkau pelanggan
potensial,Membuat konten pemasaran yang menarik, seperti video promosi atau iklan yang menarik
perhatian pelanggan.
Daftar pustaka
Sumber kedelai https://ekonomi.republika.co.id/berita/qmtboa383/syarat-agar-kedelai-lokal-bisa-
dipakai-produksi-tahu-tempe
Sumber https://karokab.bps.go.id/subject/35/usaha-mikro-kecil.html
Sumber perusahaan https://palingmenarik.name/market/2017/11/53-perusahaan-dan-pabrik-di-
karo-sumatera-utara.html

More Related Content

Similar to Pengembangan Usaha Tahu

CONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdf
CONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdfCONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdf
CONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdfShofiaAulia3
 
Proposal usaha dengan analisis swot
Proposal usaha dengan analisis swotProposal usaha dengan analisis swot
Proposal usaha dengan analisis swotFidayatul Kasanah
 
7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...
7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...
7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...LisaniahAmini
 
contoh proposal kewirausahaan
contoh proposal kewirausahaancontoh proposal kewirausahaan
contoh proposal kewirausahaanRISA ANDRIANI
 
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARATINDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAToriza steva andra
 
Makalah pengantar Bisnis .pdf
Makalah pengantar Bisnis .pdfMakalah pengantar Bisnis .pdf
Makalah pengantar Bisnis .pdfDianAyuLestari18
 
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)Esa Unggul University
 
Proposal bisnis niken dikonversi-dikonversi
Proposal bisnis niken dikonversi-dikonversiProposal bisnis niken dikonversi-dikonversi
Proposal bisnis niken dikonversi-dikonversifcaries aries
 
tugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdf
tugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdftugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdf
tugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdfSEISMICHAICHA
 
Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)
Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)
Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)M Abdul Aziz
 

Similar to Pengembangan Usaha Tahu (20)

CONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdf
CONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdfCONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdf
CONTOH MAKALAH KEWIRAUSAHAAN -.pdf
 
Proposal usaha dengan analisis swot
Proposal usaha dengan analisis swotProposal usaha dengan analisis swot
Proposal usaha dengan analisis swot
 
7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...
7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...
7 Kewirausahaan, Lisaniah Amini Lisa'Ilina, Hapzi Ali, Proposal Rencana Bisni...
 
Tugas kewirausahaan
Tugas kewirausahaanTugas kewirausahaan
Tugas kewirausahaan
 
contoh proposal kewirausahaan
contoh proposal kewirausahaancontoh proposal kewirausahaan
contoh proposal kewirausahaan
 
Proposal kwu
Proposal kwuProposal kwu
Proposal kwu
 
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARATINDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
 
Makalah pengantar Bisnis .pdf
Makalah pengantar Bisnis .pdfMakalah pengantar Bisnis .pdf
Makalah pengantar Bisnis .pdf
 
Proposal cemilan olos
Proposal cemilan olosProposal cemilan olos
Proposal cemilan olos
 
Proposal kripik pisang (1)
Proposal kripik pisang (1)Proposal kripik pisang (1)
Proposal kripik pisang (1)
 
MAKALAH TIKA.docx
MAKALAH TIKA.docxMAKALAH TIKA.docx
MAKALAH TIKA.docx
 
Proposal Tahu Bunting by Afni Faujiah
Proposal Tahu Bunting by Afni FaujiahProposal Tahu Bunting by Afni Faujiah
Proposal Tahu Bunting by Afni Faujiah
 
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
 
Proses pembuatan tahu
Proses pembuatan tahuProses pembuatan tahu
Proses pembuatan tahu
 
Proposal bisnis niken dikonversi-dikonversi
Proposal bisnis niken dikonversi-dikonversiProposal bisnis niken dikonversi-dikonversi
Proposal bisnis niken dikonversi-dikonversi
 
KWU.pptx
KWU.pptxKWU.pptx
KWU.pptx
 
Coconut browniss
Coconut brownissCoconut browniss
Coconut browniss
 
Ulfah
UlfahUlfah
Ulfah
 
tugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdf
tugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdftugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdf
tugas Melisa agroindustri jus buah naga sis bro.pdf
 
Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)
Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)
Rencana Bisnis Cisi Calon Manten - Bahasa Inggris (Versi Indo)
 

Pengembangan Usaha Tahu

  • 1. Makalah Pengembangan usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatra Utara Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah : Pengantar Bisnis Dosen Pengampu : Prof.Dr.Drs.H.H.Khairinal,Dpt.BA.,M.Si. DISUSUN OLEH: MILI YANTRI BR PINEM NIM:A1A123100 R-003/Semester 1 (Satu) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2023
  • 2. Kata Pengantar Segala puji dan syukur, saya panjatkan kepada Tuhan Yesus, atas berkat dan anugerah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan penulisan makalah dengan judul“Pengembangan Usaha Agroindustri”. Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Bisnis . Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof.Dr.Drs.H.H.Khairinal,Dpt.BA.,M.Si. selaku dosen mata kuliah Pengantar Bisnis Saya menyadari bahwa makalah ini masih terbatas dan jauh dari sempurna, karena pengetahuan, pengalaman dan waktu yang saya miliki sangat terbatas. Untuk itu, Penulis Sangat berharap dukungan serta sumbangsih pikiran baik berupa kritik dan saran yg sifatnya untuk membangun. Akhir kata,penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat baik bagi penulis khususnya dan bermanfaat bagi pembaca maupun bagi yang memperlukan .
  • 3. DAFTAR ISI Kata pengantar .......................................................................................................... Daftar isi ...................................................................................................................... Bab I Pendahuluan 1.1. Latar belakang penulisan lisan................................................................................. 1.2. Tujuan penulisan.................................................................................................... 1.3. Manfaat penulisan................................................................................................. Bab II Pembahasan 2.1. Sejarah berdirinya usaha............................................................................................ 2.2. Bahan baku................................................................................................................ 2.3. Produksi .................................................................................................................... 2.4. Permodalan ................................................................................................................ 2.5. Tenaga kerja ................................................................................................................ 2.6. Pengpakan .................................................................................................................. 2.7. Pemasaran ( promosi, periklanan) .............................................................................. 2.8. Penjualan ..................................................................................................................... 2.9. Kendala usaha ............................................................................................................... 2.10. Kemungkinan perkembangan ke depan. ....................................................................... Bab III Penutup 3.1. Kesimpulan .................................................................................................................... 3.2. Rekomendasi ..............................................................................................................
  • 4. BAB l PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penulisan Indonesia merupakan salah satu Negara pertanian dimana sektor pertanian sebagai Sumber mata pencaharian dari mayoritas penduduknya. Salah satu tujuan dari pembangunan Pertanian adalah untuk meningkatkan pendapatan petani. Tujuan tersebut dapat terlaksana Dengan baik apabila disertai perubahan berbagai segi kehidupan masyarakat. Dengan Demikian, pembangunan juga meniadakan ketimpangan, mengurangi ketidakmerataan dan Mengurangi kemiskinan petani Setiap daerah di Indonesia memiliki potensi yang tinggi untuk dapat mengembangkan Sektor pertanian. Seperti Masyarakat Karo merupakan masyarakat pedesaan yang sejak dahulu Mengandalkan titik perekonomiannya pada bidang pertanian. Pada umumnya mata Pencaharian utama masyarakat Karo adalah bertani. Hal ini disebabkan lahan Pertanian yang sangat subur, sehingga menjadikan Tanah Karo sebagai daerah Penghasil tanaman pertanian khususnya sayur- mayur yang terbesar di Sumatera Utara Salah satu usaha industri di bagian makan adalah Tahu Yang ada di Sumut Utara.ialah usaha industri pembuatan Tahu yang berada di Tanah Karo tepatnya di Jl. Besar Kabanjahe Merek, Mulawari, Kec. Tigapanah, Kabupaten Karo, yaitu sebuah industri makanan pembuatan Tahu mentah yang dikenal dengan pengrajin Tahu. Tahu adalah salah satu makanan favorit di Indonesia, karena selain Harganya terjangkau juga mudah dijumpai di pasar. Sebagaimana sering dikaitkan Dengan tempe, adalah olahan yang sama berbahan dasar dari kedelai. Makanan ini Menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kuliner Indonesia. Tahu merupakan salah satu makanan tradisional yang sudah dimiliki Negara kita sejak berpuluh- puluh tahun lalu. Makanan yang berbentuk kubus dan Umumnya berwarna putih ini sudah menjadi makanan yang mentradisi, selain Karena harganya yang terjangkau juga faktor kandungan protein nabati yang Cukup tinggi yang terdapat di dalamnya selain itu pengolahannya pun cukup Mudah untuk dijadikan berbagai variasi masakan. Meskipun berharga murah dan Bentuknya sederhana, ternyata tahu mempunyai mutu yang istimewa dilihat dari Segi gizi. Hasil-hasil studi menunjukkan bahwa tahu kaya protein bermutu tinggi, Tinggi sifat komplementasi proteinnya, ideal untuk makanan diet, rendah Kandungan lemak jenuh dan bebas kolesterol, kaya mineral dan vitamin, makanan Alami yang sehat dan bebas dari senyawa kimia yang beracun. Tahu memiliki kandungan protein nabati Yang lebih baik dibandingkan protein hewani yang bersumber dari daging, Susu maupun telur dan tahu memiliki protein yang hampir setara dengan Daging. Tahu sangat digemari oleh semua kalangan masyarakat, selain itu Tahu juga dapat dibuat dengan mudah tanpa harus memerlukan keahlian Khusus dari seseorang dengan latar belakang ilmu pengetahuan tertentu . Pembuatan tahu sudah banyak dilakukan pada skala industri rumah tangga, Maupun dalam skala pabrik tahu secara kecil-kecilan. Dasar pembuatan tahu Adalah melarutkan protein yang terkandung dalam kedelai dengan menggunakan Air sebagai pelarutnya. Setelah protein tersebut larut, diusahakan untuk Diendapkan kembali dengan penambahan bahan pengendap sampai terbentuk Gumpalan-gumpalan protein yang akan menjadi tahu. Untuk menciptakan suatu produk makanan
  • 5. bermutu diperlukan ilmu, teknologi dan ahli yang dapat menghasilkan produk bernilai tinggi, baik dari segi sensorik, kesehatan, maupun ekonomi. Produk pangan yang berkualitas. Salah satu upaya nyata untuk mengembangkan industri tahu adalah dengan Mengaplikasikan teknologi rekayasa proses pangan terutama pada industri Menengah ke bawah. Disini peran ahli pangan sangat diperlukan untuk membantu Pelaku industri rumah tangga agar dapat memproduksi produk yang bermutu Tinggi. Untuk dapat melakukan proses pengolahan pangan dengan baik, diperlukan Suatu analisis proses agar pengolahan menjadi lebih efektif dan efisien. Untuk mampu bersaing dengan usaha lain yang sejenis, suatu pabrik harus Cermat dan tepat dalam menetapkan harga produk, dan untuk melakukan hal Tersebut tidak mudah bagi suatu pabrik. Adanya perubahan harga jual akan Menimbulkan dampak yang besar bagi penjualan produk, karena pabrik akan Kehilangan pelanggan yang disebabkan oleh harga jual yang terkadang terlalu Tinggi maupun terlalu rendah. Oleh kerena itu, suatu pabrik dituntut untuk lebih unggul dan mampu Mengembangkan usahanya menjadi lebih besar agar dapat bersaing dengan pabrik Lain. Pabrik ini sudah menyadari bahwa dipasaran sudah banyak produk-produk Yang sejenis yaitu produk tahu, sehingga untuk dapat mampu bersaing dengan Produk lain pabrik harus dapat menentukan harga jual yang dianggap sesuai dan Benar-benar wajar bagi konsumen dengan memakai sistem perhitungan yang tepat Namun selain itu juga pabrik harus memberikan kualitas produk dan pelayanan Yang baik serta tidak memasukkan biaya-biaya yang tidak menambahkan nilai. Dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat, sekarang Kita dituntut untuk mendapatkan usaha supaya usaha kita dapat maju dan besar serta menjadi pengusaha yang sukses, pengembangan usaha yang baik dimulai Dari diri kita sendiri walaupun banyak mengadapi kendala- kendala dalam dunia Usaha, maka dari itu dibutukan strategi dalam pengembangan usaha supaya usaha Dapat bertahan lama dan tidak bangkrut. Merintis usaha merupakan pekerjan yang mudah dan dapat dilakukan oleh Siapapun, yang terpenting adalah keyakinan dan nilai yang kuat untuk usaha Mandiri, kemampuan yang kuat untuk menjadi wirausaha saja tidak cukup. Kemampuan, keberanian, dan kesempatan merupakan elemen yang lain yang Harus di perkuat untuk menjadi wirausaha. Dimana pembuahan Tahu ini merupakan usaha yang mempunyai peluang sangat besar karena pesaing usaha tahu di daerah Tanah Karo masih sedikit dan tahu ini sendiri Mempunyai ciri khas yaitu tahu yang berwarna kuning dan memiliki rasa Sedikit asin dibandingkan dengan tahu lainnya yang pada umumnya berwarna.
  • 6. 1.2. Tujuan Penulisan 1) Mengetahui dan memahami proses pembuatan produk mulai dari Penyediaan bahan baku, proses pengolahan hingga produk siap Dipasarkan. 2) Untuk menambah pengetahuan tentang cara pembuatan tahu kedelai serta memperkaya pengetahuan dan wawasan 3) Mengetahui hal apa saja yang diperlukan dalam proses pembuatan tahu. 4) Mengetahui proses pemasar. 1.3. Manfaat penelitian Pelaksanaan program ini dapat memacu mahasiswa untuk berpikir positif, Pelaksanaan program ini dapat memacu mahasiswa untuk berpikir positif,kreatif serta inovatif sehingga akan selalu muncul ide-ide baru yang ke depannya diharapkan dapat menciptakan suatu produk baru yang bernilai ekonomis dari kalangan mahasiswa. Melalui program ini mahasiswa dapat menambah wawasan dan pengalaman dalam melakukan seluruh proses penelitian yang berdasarkan teknologi sederhana dan pemikiran yang kreatif dalam penerapannya serta kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat melalui bidang pangan.
  • 7. BAB l PEMBAHASAN 2.1. Sejarah berdirinya Usaha Tahu merupakan makanan tradisional masyarakat Indonesia yang terbuat dari Kacang kedelai yang kaya akan protein dan menjadikan makanan yang sehat. Tahu Yang saat ini memiliki banyak penggemar dikalangan masyarakat ini dibuat dengan Cara pengendapan atau penggumpalan menggunakan bahan-bahan penggumpa Pabrik Tahu Gundaling berdiri pada bulan Mei tahun 2012. Nama pendiri sekaligus pemilik pabrik tahu Gundaling ini adalah Bapak Bejeng Ginting ,Pabrik yang berdiri diatas lahan milik pribadi Nya dengan modal sendiri tanpa ada pinjaman dari pihak lain atau lembaga keuangan, sehingga usaha ini tergolong usaha perorangan. Pabrik Tahu Gundaling ini berlokasi di Jl. Besar Kabanjahe Merek, Mulawari, Kec. Tigapanah, Kabupaten Karo,Sumatra Utara. , Pada awal usaha nya Bapak Bejeng Ginting pernah bekerja di salah satu pabrik pembuatan tahu,dan oleh karena itu bapak Bejeng memutuskan untuk membuka UKM ,Dan memiliki jumlah karyawan 18 orang, yang sebagian merupakan anggota keluarga, yang terdiri dari anak dan saudara dari pemilik pabrik dan sebagian lagi merupakan masyarakat sekitar lingkungan pabrik. Pabrik tahu Gundaling ini memiliki visi untuk menjadikan pabrik Tahu Gundaling sebagai usaha yang mampu menyerap tenaga kerja dan memajukan taraf hidup masyarakat sekitar, serta membantu meningkatkan perekonomian nasional melalui usaha kecil menengah (UKM). Misi yang dijalanakan oleh pabrik Tahu Gundaling ini adalah dengan selalu menjaga kualitas bahan baku tahu agar rasa dan kualitas produk yang dihasikan tetap terjaga, mampu bersaing dengan produk-produk yang sama agar tetap bertahan dipasaran, serta menjadikan tahu sebagai makanan sehat dan terjangkau bagi masyarakat luas. Pabrik Tahu Gundaling ini awalnya memproduksi tahu dengan jumlah yang tidak banyak, dikarenakan keterbatasan modal usaha. Pada awal berdirinya Pabrik Tahu Bandung menjual hasil produksinya pada masyarakat sekitar dan pasar-pasar tradisonal terdekat. Seiring berjalannya usaha pabarik Tahu Gundaling , ternyata produknya banyak diminati masyarakat. Dari waktu ke waktu banyak permintaan dari masyarakat untuk mengkonsumsi Tahu Gundaling tersebut. Pada pertengahan tahun 2013 usaha ini mulai menaikkan tingkat produksinya dan memperluas pemasaran produknya bahkan sampai ke restauran. Pada tahun 2015 pabrik Tahu Gundaling menambah mesin penggiling kedelai dengan membeli mesin baru yang kapasitas produksinya lebih banyak. Hal tersebut dilakukan untuk menambah jumlah produksi tahunya, karena semakin banyaknya permintaan pasar. Selain itu pabrik Tahu Gundaling selalu menjaga rasa dan kualitas tahunya agar tetap bertahan dipasaran, karena mengingat banyaknya persaingan. Pabrik Tahu Bandung mendaftarkan usahanya pada kantor desa setempat. Dalam menjalankan kegiatan usahanya berasal dari modal sendiri dari pemilik perusahaan. Keuntungan dari hasil usaha ini pemilik perusahaan menikmati seluruh keuntungan yang diperoleh, sedangkan kelemahannya adalah segala bentuk kerugian ditanggung sendiri oleh pemilik perusahaan.
  • 8. 2.2. Bahan Baku Dan Alat-Alat 1 kedelai Bahan baku utama dalam pembuatan tahu adalah kedelai yang kualitasnya bagus, Tidak busuk,dan tidak berbau yang menyengat, Tahu merupakan salah satu bahan pangan yang terbuat dari kacang Kedelai dan mempunyai nilai gizi tinggi, mudah dicerna, serta harganya relatif Murah. Oleh karena itu, tahu memegang peranan penting sebagai sumber protein Di Indonesia. 2.Air Air Hampir semua tahapan dalam pembuatan tahu membutuhkan air dari proses perendaman, pencucian, penggilingan, pemasakan, dan perendaman tahu yang sudah jadi sehinggadibutuhkan air dalam jumlah banyak. Air yang digunakan di berasal dari air tanah atau airartesis 3.Cuka Asam CukaAsam Cuka berfungsi untuk mengedapkan atau memisahkan air dengan konsentrat tahu.Asam cuka mengandung cuka dan garam sehingga bersifat asam. Asam cuka yang digunakandiperoleh dari pabrik tahu lain dan dapat digunakan secara berulang-ulang 4. Kayu Bakar Kayu Bakar dalam proses pembuatan tahu-tempe sangat diperluakan.kayu bakar yang bagus,kering,disamping itu kayu bakar lebih mudah dicari di hutan-hutan,atau tempat yanglainnya.kayu bakar sebagai penunjang makanan dalam pembuatan tahu-tempe mengeluarkanaroma yang lezat dan enak dimakan dari hasil pembuatan tahu-tempe Alat-alat pembuatan tahu Peralatan yang digunakan pada proses Pembutan tahu Gundaling yakni:. 1) Ember, untuk merendam kedelai sebelum Digiling, dapat juga berfungsi sebagai tempat menampung bubur kedelai dan merendam tahu yang sudah dipotong – potong 2) Mesin penggiling, untuk mengiling kedelai Menjadi bubur kedelai 3) Tungku perebusan, untuk merebus bubur kedelai 4) Kain saring, untuk menyaring bubur kedelai Yang sudah dimasak sehingga dihasilkan sari kedelai . 5) Papan mal, untuk mencetak sari kedelai Yang telah dikumpulkan 6) Batu pemberan, sebagai pemberat yang diletakkan diatas papan mal 7) Pisau, sebagai alat bantu untuk memotong tahu dengan ukuruan yang sudah ditentukan
  • 9. 2.3. Produksi Adapun tahapan pembuatan tahu diterangkan secara rinci sebagai berikut: secara garis besar cara pembuatan tahu dimulai dengan cara pemilihan bahan baku kedelai, perendaman, penggilingan, pemasakan, penyaringan, penggumpalan, hingga pencetakan. Guna mengetahui pembahasan secara lengkap, mari perhatikan pembahasan di bawah ini. a. Perendaman Cara pembuatan tahu yang pertama, yaitu perendaman tahu. Proses perendaman ini dilakukan guna memperlunak struktur sel kedelai. Sehingga dapat mengurangi energi yang dibutuhkan selama proses penggilingan. Selain itu, struktur sel yang lunak tersebut juga mempermudah pengekstrakan sari dari ampas. Perendaman ini dilakukan dengan waktu sekitar 3 hingga 4 jam untuk kedelai impor. Sementara itu, untuk kedelai lokal diperlukan waktu selama 4 hingga 5 jam. b. Penggilingan Cara pembuatan tahu yang kedua, yaitu penggilingan. Pada tahapan ini biji kedelai akan digiling dengan tujuan supaya dapat memperkecil partikel kedelai sehingga nantinya dapat secara mudah dilakukan pengekstrasi protein ke dalam susu kedelai. Selama proses penggilingan ini diperlukannya penambahan air dengan debit 1,8 liter tiap menitnya. c. Pemasakan Cara pembuatan tahu berikutnya, yaitu pemasakan bubur kedelai yang didapat dari hasil penggilingan. Kemudian, dimasukan ke dalam bak masak dengan menambahkan air sehingga bubur kedelai menjadi encer.Proses pemasakan bubur kedelai akan berpengaruh pada kualitas tahu yang akan dihasilkan. Jika suhu wajan terlalu tinggi, maka endapan bubur akan mengerak. Kerak tersebut akan meninggalkan bau sangit dan bau tersebut akan terbawa sampai proses pencetakan. Oleh karena itu, proses pemasakan ini perlu memperhatikan suhu wajan dan jangan sampai menimbulkan kerak serta bau sangit. d. Penyaringan Cara pembuatan tahu selanjutnya, yaitu penyaringan. Pada tahap ini bubur kedelai yang sudah dimasak nantinya akan disaring untuk mendapatkan sari kedelai. Proses penyaringan ini bisa dilakukan dengan cara meletakkan bubur kedelai diatas kain belacu maupun kain sifon yang telah diletakan diatas bak penampung. Kemudian, bubur kedelai ini diperas guna mendapatkan sari kedelainya. e . Penggumpalan Cara pembuatan tahu berikutnya, yaitu penggumpalan. Proses penggumpalan adalah proses menggumpalkan sari kedelai. Sejumlah pengrajin tahu menggumpalkan sari kedelai
  • 10. dengan cara menambahkan bahan asam yang ditanamkan bibit. Dimana bibit adalah bahan asam sisa proses penggumpalan sehari sebelumnya. f.Pembungkusan dan Pencetakan Cara pembuatan tahu yang terakhir, yaitu pembungkusan dan pencetakan. Pada tahapan ini bubur kedelai yang telah menggumpal, nantinya dicetak menjadi tahu. Pada tahapan ini dapat dilakukan dengan memakai teknik cetak bungkus dengan bantuan alat berupa pres yang memiliki cetakan. Tahu yang akan dicetak ini terlebih dahulu dibungkus dengan menggunakan kain belacu yang dipotong menjadi bentuk segiempat kecil-kecil.
  • 11. 2.4. Permodalan Dalam menjalankan suatu usaha modal merupakan salah satu Faktor yang penting dalam suatu ekonomi. Modal juga menjadi tombak Dalam pendirian usaha yang akan dibangun. Oleh karena itu, setiap pemilik Perusahaan sangat memperhatikan dengan benar asal modal yang akan Diambil. Seperti yang dilakukan oleh Bapak Benjeng dalam mendirikan UMKM tahunya.Dalam mendirikan UMKM tahu, Bapak Bejeng menggunakan Modal sendiri. Modal sendiri pada dasarnya adalah modal yang berasal dari Pemilik perusahaan yang tertanam di dalam perusahaan untuk waktu yang Tidak tertentu lamanya. Namun, modal beliau yang akan digunakan untuk Mendirikan UMKM dirasa kurang mencukupi sehingga harus mencari Modal lagi. Dalam mendirikan usaha, pengusaha harus berani mengambil Keputusan bagaimana cara mendapatkan penunjang modal usahanya. Salah Satu caranya adalah dengan melakukan pinjaman bank. Seperti yang Dilakukan Bapak Suyadi, ketika mendirikan usahanya, beliau meminjam Dana bank sebanyak 3 kali untuk memenuhi sarana dan prasarananya. Agar perencanaan pengembangan produk tahunya berjalan dengan Baik dan mendapatkan kualitas yang baik, maka Bapak Suyadi Mewujudkan dengan membenahi alat produksinya, yaitu dengan Menggunakan mesin uap. Pada perusahaan tahu lainnya masih Menggunakan tungku dalam proses memasaknya. Sehingga kualitas tahu Yang dihasilkan cukup baik dan enak. Bapak Benjeng,memutuskan untuk mengajukan pinjaman bank Untuk menyokong modal sendiri yang kurang mencukupi. Pinjaman atau Utang tergolong modal asing. Modal asing adalah modal yang berasal dari Luar perusahaan yang sifatnya sementara bekerja di dalam perusahaan dan Bagi perusahaan yang bersangkutan.Modal tersebut merupakan utang yang Pada saatnya harus dibayar kembali. Berikut adalah data pinjaman bank. Pengajuan pinjaman yang dilakukan oleh Bapak Bejeng sebagai Penyokong modal adalah untuk pemenuhan aset. Fungsi modal salah Satunya adalah untuk membeli aset. Aset sangat penting untuk menjalankan Produksi. Oleh karena itu Bapak Bejeng menggunakan jasa bank untuk Mendanai pembelian sarana dan prasarana sebagai faktor produksinya.Alasan Bapak Bejeng mendirikan UMKM adalah untuk mencukupi Kebutuhan hidupnya sehari-hari, selain alasan pokok tersebut adalah untuk Membuka lapangan pekerjaan khususnya saudara yang kurang mampu, dan bagi masyarakat setempat . 2.5. Tenaga Kerja Proses produksi tahu Gundaling dilakukan pada hari Senin-Minggu dengan jam kerja mulai dari pukul 08.00 WIB-17.00 WIB. Namun jam kerja dapat lebih panjang dari jam kerja yang telah ditetapkan dikarenakan menyesuaikan banyaknya pesanan yang diterima pada setiap harinya.Jumlah Tenaga kerja pada UKM ini maksimal 18 orang, untuk setiap hari Mempekerjakan 18 orang . Tugas dari Ke 18 pekerja adalah 5 orang bertugas untuk memotong tahu, 4 orang bertugas Menggiling kedelai, dan 6 orang untuk memasak ,dan 3 orang bertugas untuk mencetak tahu.
  • 12. 2.6. Pengepakan Pengpakan produk tahu pada pabrik biasanya dilakukan dengan menggunakan mesin pengemas otomatis. Proses pengepakan dimulai dengan menyiapkan kantong plastik atau wadah plastik dengan tutup yang telah disterilkan dan siap digunakan. Kemudian, produk tahu yang telah diproduksi akan dimasukkan ke dalam mesin pengemas, yang akan secara otomatis mengukur dan memindahkan jumlah produk yang ditentukan ke dalam kantong atau wadah tersebut. Setelah produk tahu dimasukkan, mesin pengemas akan menutup kantong atau wadah dengan rapat dan menempelkan label jika diperlukan. Selanjutnya, produk tahu yang telah dikemas akan ditempatkan dalam kotak untuk transportasi dan penyimpanan. Pada saat pengepakan, pabrik juga harus memastikan bahwa produk tahu tetap dalam kondisi higienis dan aman untuk dikonsumsi, dan mematuhi standar keamanan dan kesehatan makanan yang berlaku. 2.7. Pemasaran(promosi , periklanan) Pemasaran memiliki peran penting, karena pemasaran dapat mempertahankan dan Meningkatkan pendapatan perusahaan karena pemasaran dapat penghubung antara organisasi dan Konsumen. Strategi diperlukan untuk menentukan langkah-langkah apa yang harus diambil oleh Perusahaan sehingga perusahaan dapat bertahan dan berkembang Dalam meningkatkan volume penjualan, strategi pemasaran memiliki peranan penting dalam sebuah perusahaan atau bisnis karena bekerja untuk menentukan nilai ekonomis perusahaan, baik harga barang maupun jasa. Salah satu keuntungan dari produksi tahu adalah Merupakan makanan yang pas di lidah masyarakat Indonesia selain itu Harganya juga terjangkau. Sehingga tidak perlu bersusah payah dalam Memasarkan, masyarakat sendiri yang akan datang mencari. Strategi yang pertama itu berasal dari Word of mouth marketing (WOMM) atau pemasaran dari mulut ke mulut menyebarkan umpan balik positif tentang suatu produk dari orang ke orang dengan harapan dapat mempengaruhi lebih banyak orang untuk membeli produk itu. Konsep WOMM telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai alat pemasaran. Metode WOMM yang lebih lama dan lebih tradisional terjadi ketika seseorang memberi tahu seorang teman betapa mereka menikmati. produk tertentu yang telah mereka beli. Pujian pribadi ini sering meningkatkan kemungkinan teman mereka membeli produk juga. Jika orang ini juga menyukainya, pujian dari mulut ke mulut akan menyebar ke lebih banyak orang, sehingga meningkatkan keseluruhan penjualan produk tersebut Produk tertentu yang telah mereka beli.Jika seseorang mendengar ulasan positif dari teman atau anggota keluarga, kemungkinan besar mereka akan mencoba produk baru. Pemasaran dari mulut ke mulut tampaknya lebih otentik bagi sebagian besar konsumen karena mereka memercayai orang yang mereka kenal untuk memberikan kesan jujur.Pemasaran dari mulut ke mulut juga menyebar dengan sendirinya, yang berarti dapat menjangkau pelanggan baru secara pasif. Salah satu cara lain yaitu dari iklan dari mulut ke mulut seperti membangun komunitas online dan memiliki konsumen yang setia pada produk maka kemungkinan besar penjualan produk akan meningkat. Dan Melakukan Promisi lewat media sosial memanfaatkan media sosial Dengan mudah memperkenalkan tahu kejaungkauan yang lebih luas lagi, supaya dapat menarik perhatian Konsumen dan dapat meningkatkan minat beli konsumen. Dan promosi dilakukan secara terus – menerus Sehingga konsumen dengan mudah memahami dan mengetahui produk yang dijual.
  • 13. 2.8. Penjualan Penjualan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Perusahaan untuk mempertahankan bisnisnya untuk berkembang dan Untuk mendapatkan laba atau keuntungan yang diinginkan. Penjualan juga berarti proses kegiatan menjual, yaitu dari kegiatan Penetapan harga jual sampai produk didistribusikan ke tangan Konsumen dengan cara Menjalin kerjasama dengan toko-toko atau restoran untuk menjual produk tahu secara langsung, Menawarkan harga yang kompetitif dan memberikan diskon atau promo khusus untuk menarik minat pelanggan, Menggunakan teknologi dan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan produk atau layanan ke calon pelanggan baru. 2.9. Kendala usaha Permasalahan yang paling pertama yaitu membutuhkan modal yang besar , Pembuatan pabrik tahu membutuhkan modal yang besar, termasuk untuk membeli mesin-mesin produksi, bahan baku, dan biaya operasional lainnya. Permasalahan yang memicu produsen sulit mengatur harga produk Adalah semakin meningkatnya harga bahan baku yaitu kedelai. Semakin Hari, harga kedelai semakin melambung. Hal ini tentunya membuat pusing Produsen untuk menetapkan harga. Bapak Suyadi mensiasati produk tanpa Harus menurunkan kualitas tahunya. Masalah pada dunia dagang juga datang pada pesaing. Adanya Pesaing pabrikan membuat Bapak Suyadi lebih berfikir lagi bagaimana Perencanaan yang dilakukan agar produknya tidak kalah saing. Produsen Tahu tersebut memiliki jangkauan konsumen yang luas. Selain Permasalahan pesaing, harga kedelai yang semakin naik dan alat yang Rusak atau menurun fungsinya juga menjadi faktor penghambat usaha. 2.10. Kemungkinan pengembangan ke depan Beberapa kemungkinan perkembangan tahu untuk masa depan adalah: 1) Penggunaan bahan baku alternatif: Kedelai sebagai bahan baku utama tahu dapat diganti dengan bahan baku lain yang lebih murah dan mudah didapatkan, seperti kacang-kacangan atau biji-bijian lainnya. 2) Inovasi produk: Industri tahu dapat melakukan inovasi produk dengan menciptakan varian rasa dan kemasan yang lebih menarik dan sesuai dengan permintaan pasar 3) Peningkatan efisiensi produksi: Industri tahu akan terus mencari cara untuk meningkatkan efisiensi produksi, baik dengan penggunaan teknologi modern maupun metode produksi yang lebih efisien. 4) Peningkatan kualitas produk: Industri tahu akan terus berusaha meningkatkan kualitas produk agar semakin baik dan menarik bagi konsumen. 5) Perluasan pasar: Industri tahu akan mencari pasar baru untuk produknya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri
  • 14. BAB lll PENUTUP 3.1. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan penelitian tentang Strategi Pemasaran UMKM produksi tahu desa batang dalam menghadapi persaingan Antar pengusaha, Strategi pemasaran merupakan suatu cara untuk memasarkan produk yang dihasilkan agar produk tersebut dapat menarik calon pembeli. Strategi pemasaran produksi tahu mempunyai peranan penting dalam Pemasaran, guna mencapai target penjualan yang diiginkan. Strategi Pemasaran yang ditetapkan dalam produksi tahu dengan, 1) Menganalisa pasar Agar produk yang dijual dapat sesuai dengan segmentasi pasar yang akan Dituju. 2) Menetapkan harga sesuai dengan pemasaran yang di jualbelikan, Namun tetap mengingat segmentasi pasar yang dituju (disesuaikan dengan Konsumen). 3) Melakukan pemasaran secara langsung. Pemasaran secara Langsung yaitu dengan melakukan personality misalnya menawarkan instansi Ke toko-toko, restoran, ataupun ke pedagang kaki lima. Persaingan dalam bidang usaha adalah suatu penyebab setiap Perusahaan membuat promosi yang berbeda dari perusahaan lain. Karena Promosi adalah salah satu cara perusahaan atau golongan untuk dapat Menampilkan branding dari perusahaan itu sendiri. Karena promosi ini dapat Menjadi identitas di mata masyarakat. Apabila perusahaan dapat membuat Promosi dengan daya tarik tinggi, maka perusahaan tersebut akan mudah Dikenal di mata masyarakat. Oleh karena itu promosi adalah aspek yang dapat Dikatakan sangat penting pada setiap perusahaan agar dapat memperlihatkan Kepada masyarakat bahwa perusahaan ini lah yang terbaik dalam bidangnya. Promosi ini yang dapat memperlihatkan kinerja perusahaan tersebut. 3.2. Rekomendasi Berikut adalah beberapa rekomendasi yang dapat di lakukan: 1. Gunakan bahan baku kedelai yang berkualitas tinggi dan bersih. Pastikan kedelai yang digunakan bebas dari kotoran, serangga, atau benda asing lainnya. 2. Gunakan bahan penggumpal yang aman dan halal seperti cuka, garam, atau garam pengental. Pastikan bahan penggumpal dicampurkan dengan air bersih dan diaduk rata sebelum digunakan. 3. Pastikan proses pencucian dan perendaman kedelai dilakukan dengan baik untuk menghilangkan kotoran dan zat-zat yang tidak diinginkan. 4. Gunakan cetakan yang bersih dan kering untuk mencetak tahu. Pastikan tahu yang dihasilkan padat dan tidak terlalu rapuh. 5.memberikan penawaran khusus atau diskon untuk pelanggan setia juga dapat membantu mempertahankan mereka. Terakhir, jangan lupa untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan ramah dengan pelanggan. 6.Menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis dan menjangkau pelanggan potensial,Membuat konten pemasaran yang menarik, seperti video promosi atau iklan yang menarik perhatian pelanggan.
  • 15. Daftar pustaka Sumber kedelai https://ekonomi.republika.co.id/berita/qmtboa383/syarat-agar-kedelai-lokal-bisa- dipakai-produksi-tahu-tempe Sumber https://karokab.bps.go.id/subject/35/usaha-mikro-kecil.html Sumber perusahaan https://palingmenarik.name/market/2017/11/53-perusahaan-dan-pabrik-di- karo-sumatera-utara.html