Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Koran Media Andalas Edisi Perdana

6,218 views

Published on

PDF Koran Media Adalas Edisi Perdana

Published in: News & Politics
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Koran Media Andalas Edisi Perdana

  1. 1. Edisi I/Th.I/September 2020 Rp.30001212121212 halamanhalamanhalamanhalamanhalamanwww.mediaandalas.com Jalan Batas Aceh Timur ke AcehJalan Batas Aceh Timur ke Aceh Tamiang Bakal Tersambung Akhir 2021Tamiang Bakal Tersambung Akhir 2021 Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Bupati Aceh Tamiang, Musril dan Kadis PUPR Aceh, Fajri meninjau Jembatan yang dibangun APBA Tahun Anggaran 2019 di Kampong Alur Jambu, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat, (11/9/2020). ACEH TAMIANG (KMA) – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menegaskan jalan tembus dari Kecamatan Simpang Jernih di Kabupaten Aceh Timur ke Ibu Kota Karang Baru di Aceh Tamiang akan tersambung pada November tahun 2021. Hal itu dikatakan Nova saat meninjau pelaksanaan proyek multiyears contract di Kampung Babo Kecamatan Bandar Pusaka Aceh Tamiang,. “Urat nadi perekonomian adalah infrastruktur jalan. Apapun hasil bumi, kalau jalan tidak ada akan sulit memasarkannya,” kata Nova di hadapan puluhan tokoh masyarakat Pemerintah Kota Lhokseumawe MendesakPemerintah Kota Lhokseumawe MendesakPemerintah Kota Lhokseumawe MendesakPemerintah Kota Lhokseumawe MendesakPemerintah Kota Lhokseumawe Mendesak UNHCR Untuk Segera Pulangkan RohingyaUNHCR Untuk Segera Pulangkan RohingyaUNHCR Untuk Segera Pulangkan RohingyaUNHCR Untuk Segera Pulangkan RohingyaUNHCR Untuk Segera Pulangkan Rohingya Tgk. Muhammad Yunus M. Yusuf Ketua Komisi 1 DPR Aceh >> ke halaman 11 LHOKSEUMAWE (KMA) - Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui satuan tugas penanganan imigran asal Myanmar etnis Rohingya mendesak UNHCR supaya secepatnya memulangkan ratusan jiwa pengungsi tersebut ke negara ketiga. “Saya selaku Kepala Satuan Tugas, meminta UNHCR agar segera memulangkan atau mengarahkan imigran Rohingya yang ditampung di BLK Meunasah Mee, Kandang ke negara ke tiga,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil, Jumat (11/9). Dikatakan Ridwan, di tempat penampungan sementara saat ini terdapat kendala, yakni kekuran- gan kamar untuk mereka tempati dan juga logistik Saya selaku Kepala Satuan Tugas, meminta UNHCR agar segera memulangkan atau mengarahkan imigran Rohingya yang ditampung di BLK Meunasah Mee, Kandang ke negara ke tiga,” Kadis Sosial Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil Komisi I DPR AcehKomisi I DPR AcehKomisi I DPR AcehKomisi I DPR AcehKomisi I DPR Aceh WWWWWacanakan Hukuman Rajamacanakan Hukuman Rajamacanakan Hukuman Rajamacanakan Hukuman Rajamacanakan Hukuman Rajam BANDA ACEH (KMA) - Komisi I DPR Aceh mewacanakan hukuman rajam serta hukuman ganda bagi pel- akupelecehanseksualdiprovinsiujung barat Indonesia tersebut. Ketua Komisi I DPR Aceh Tgk Mu- hammad Yunus M Yusuf di Banda Aceh, Kamis, hukuman rajam serta hukuman ganda agar pelecehan seksu- al benar-benar menimbulkan efek jera maupun pembelajaran bagi orang un- tuk tidak melakukannya. "Wacana hukuman rajam maupun hukuman ganda bagi pelaku setelah adanya saran dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat menyusul men- ingkatnya kasus pelecehan seksual di masyarakat," kata Tgk Muhammad Yu- nus M Yusuf. >> ke halaman 11 Saya mohon maaf jika dalam setahun ke depan ada lalu lalang mobil pembangunan dan mungkin itu sedikit mengganggu. Tolong nanti koordinasi dengan pemenangnya proyek, agar dipastikan pembangunan ini harus seminimal mungkin mengganggu masyarakat,” Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah >> ke halaman 11
  2. 2. SAMBUNGANSAMBUNGANSAMBUNGANSAMBUNGANSAMBUNGAN 1111111111Edisi I/Th.I/September 2020 Sambungan Hal.1 Pemerintah KotaPemerintah KotaPemerintah KotaPemerintah KotaPemerintah Kota LhokseumaweLhokseumaweLhokseumaweLhokseumaweLhokseumawe MendesakMendesakMendesakMendesakMendesak UNHCR Untuk SegeraUNHCR Untuk SegeraUNHCR Untuk SegeraUNHCR Untuk SegeraUNHCR Untuk Segera Pulangkan RohingyaPulangkan RohingyaPulangkan RohingyaPulangkan RohingyaPulangkan Rohingya yang sudah mulai menipis, apalagi pada 13 Sep- tember mendatang akan dibangun dapur umum. “Jadi imigran Rohingya perempuan yang datang pada gelombang ke dua sudah ditempatkan di ka- mar, sementara laki-lakimasih di bawah tenda kare- na keterbatasan tempat,” jelas Ridwan. Lanjut Ridwan, disinggung soal kewalahan, Pem- ko Lhokseumawe mengaku memang sangat kewala- han, apalagi untuk mengurusi hampir 500 jiwa imi- gran Rohingya di BLK Meunasah Mee, Kadang tersebut. “Penanggungjawab terdepan bagi Imigran Rohingya ini yaitu UNHCR, baik dari segi per- lengkapan maupun kesehatan, kita dari pemerin- tah hanya menjembatani saja,” ungkapnya. Kata Ridwan, menurut pengakuan dari UNHCR, kalau lembaga internasional itu saat ini sedang tidak memiliki anggaran apapun, namun untuk memenu- hi kebutuhan imigran tersebut mereka terus berkolaborasi dengan Unicef dan IOM, atau NGO lokal yang ada. “Saat ini tenaga medis dari Pemko Lhokseumawe dan dari NGO sendiri sudah stanbay di kamp pengungsian, semoga dengan kolaborasi mereka, bisa berjalan sesuai dengan yang diingin- kan,” imbuhnya. (AJNN/Susianto) Komisi I DPR Aceh WKomisi I DPR Aceh WKomisi I DPR Aceh WKomisi I DPR Aceh WKomisi I DPR Aceh Wacanakanacanakanacanakanacanakanacanakan Hukuman RajamHukuman RajamHukuman RajamHukuman RajamHukuman Rajam Jalan Batas AcehJalan Batas AcehJalan Batas AcehJalan Batas AcehJalan Batas Aceh TTTTTimur ke Acehimur ke Acehimur ke Acehimur ke Acehimur ke Aceh TTTTTamiang Bakalamiang Bakalamiang Bakalamiang Bakalamiang Bakal TTTTTersambungersambungersambungersambungersambung Akhir 2021Akhir 2021Akhir 2021Akhir 2021Akhir 2021 KecamatanBandarPusaka.“KhususjalanSimpang Jernih – Bandar Pusaka ini selambat-lambatnya November 2021 insya Allah akan selesai.” Nova menyebutkan, seiring selesainya pembangunan jalan hubung dua kabupaten itu, ia berharap infrastruktur lain seperti jembatan juga selesai dibangun. Bahkan Dinas PUPR juga diminta untukmemplotanggaranuntukperbaikanbeberapa ruas jalan yang rusak. Kepada masyarakat setempat melalui para tokoh, Nova meminta dukungan agar pembangunan tersebut lancar. “Saya mohon maaf jika dalam setahun ke depan ada lalu lalang mobil pembangunan dan mungkin itu sedikit mengganggu. Tolong nanti koordinasi dengan pemenangnya proyek, agar dipastikan pembangunan ini harus seminimal mungkin mengganggu masyarakat,” kata dia. Imum Mukim Bandar Pusaka, Ahmad Dais, menyebutkan selama ini kendala utama masyarakat di perbatasan tersebut adalah konektivitas dan jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Atas nama masyarakat, ia berterimakasih kepada pemerintah Aceh yang telah membangun jalan ke Kecamatan Bandar Pusaka. “Umumnya kami di sini adalah pekebun sawit dan karet. Masalah kami di sini adalah jalan yang sangat kamibutuhkan.Apabilasawitnggakkeluarseminggu saja, masyarakat sudah kalang kabut,” kata Dais. Senada dengan Dais, Camat Bandar Pusaka, Abdul Muthalib, menyebutkan bahwa pembangunan jalan tembusadalahsuatuyangdiimpi-impikanmasyarakat selama ini. Apalagi sekitar 14 ribu lebih masyarakat dari 15 kampung di perbatasan Aceh Timur itu rata- ratabekerjasebagaipetanisawit.“Kehidupanekonomi kamitergantungpadasawitdankaret,”kataDais.Jalan dari Bandar Pusaka – Simpang Jernih merupakan bagiandarijalanbatasAcehTimurkeIbuKotaKarang Baru di Aceh Tamiang dengan jarak tempuh 43,52 kilometer. Pembangunan jalan ini sudah dilakukan sekitar 26 kilometer. Artinya hanya sekitar 18 kilometer sisa pembangunan. Pembangunan diperkirakan akan dilakukan pada akhir tahun ini dan selesai akhir 2021 dengan anggaran senilai Rp.75 miliar. Pembangunan jalan hubung Aceh Timur – Aceh Tamiang itu sangat dibutuhkan masyarakat dari dua kabupaten tersebut. Selain mempersingkat jarak tempuh antar-kabupaten, hasil bumi dari daerah pedalaman tersebut akan mudah untuk diangkut. Selainitu,secaraotomatisjalanhubunginijugaakan menghubungkanAcehTimur–AcehTamiangke Gayo LuesmelaluiLokop.RaiswargaKecamatanSimpang Jernih Aceh Timur sangat berharap pemerintah Aceh untuk segera menuntaskan pembangunan jalan tersebut. Kata dia, jarak tempuh ke Simpang Jernih dari Bandar Pusaka adalah sekitar satu jam perjalanan darat. Jika terhubung jalan aspal, perjalanan akan tembus hanya sekitar 20 menit. “Kami sangat terisolir berada di ujung aceh Timur,” kata Rais. Karena itu ia sangat mendukung penyelesaianpembangunanjalanyangmasukdalam proyek multiyears tersebut. Hadir dalam peninjauan proyek jalan multiyears itu Bupati Aceh Tamiang Mursil, Anggota DPRA Nora Idah Dita, Kepala Dinas PUPR Fajri, dan Jubir Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani. [R/SUSIANTO] Sambungan Hal.1 Tgk Muhammad Yunus M Yusuf mengatakan hukuman pelecehan seksual seperti zina dalam Islam hukumannya bisa mati. Hukuman rajam merupakan hukuman mati dilakukan perlahan-lahan. Sedangkan untuk hukuman gan- da, kata Tgk Muhammad Yunus M Yusuf, pelaku selain dihukum cam- buk berdasarkan hukum syariat Is- lam di Aceh, juga bisa dikenakan hukuman pidana. Menurut politisi Partai Aceh tersebut, sebelum wacana ini dikembangkan perlu ada kesimpu- lan bersama para pihak seperti lembaga peradilan di antara peng- adilan negeri, mahkamah syariah, kepolisian, Pemerintah Aceh, maupun lainnya. "Tujuannya bagaimana men- guatkan pelaksanaan hukuman syariat Islam di Aceh. Jadi, perlu formulasi bagaimana perbuatan pelecehanseksualtersebutmenda- patkan hukuman setimpal," kata Tgk Muhammad Yunus M Yusuf. Sebelumnya,KomisiuntukOrang Hilang dan Korban Tindak Kek- erasan (KontraS) Aceh menyata- kan tren pelecehan seksual men- dominasi kasus kekerasan perem- puan dan anak di Aceh sepanjang 2020. Kepala Divisi Advokasi Kam- panye KontraS Aceh Azharul Hus- na menyebutkan ada 379 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2020. Seban- yak 179 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 200 kasus kek- erasan anak. "Pelaku lebih banyak dihukum cambuk, bukan dipenjara. Setelah dihukum cambuk, pelaku kembali kemasyarakatdan berpeluang ber- temu dengan korban. Dan ini akan menyebabkan persoalan mental bagi korban," kata Azharul Husna. (Antara/hen) Sambungan Hal.1 Mahfud MD Sebut 92Mahfud MD Sebut 92Mahfud MD Sebut 92Mahfud MD Sebut 92Mahfud MD Sebut 92 Persen Calon KepalaPersen Calon KepalaPersen Calon KepalaPersen Calon KepalaPersen Calon Kepala Daerah Dibiayai CukongDaerah Dibiayai CukongDaerah Dibiayai CukongDaerah Dibiayai CukongDaerah Dibiayai CukongJAKARTA (KMA) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hu- kum dan Keamanan ( Menko Pol- hukam ) Mahfud MD mengatakan hampir 92 persen calon Kepala Daerah yang tersebar di seluruh Indonesia dibiayai oleh cukong. Rata-rata, kata Mahfud, setelah terpilih para calon kepala daerah ini akan memberi timbal balik berupa kebijakan yang mengun- tungkan para cukong tersebut. "Di mana-mana, calon-calon itu 92 persen dibiayai oleh cukong dan sesudah terpilih, itu melahir- kan korupsi kebijakan," kata Mah- fud saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema Memastikan Pilkada Sehat: Menjauhkan Cov- id-19 dan Korupsi yang disiarkan melalui kanal Youtube resmi Pusa- ko FH Unand, Jumat (11/9). Sejak Pilkada langsung yang sistem pemilihannya dilakukan oleh rakyat, kata Mahfud, para cukong banyak yang menabur be- nih bersama para kontestan Pilka- da. Mahfud tak mengatakan para ca- lon yang dibiayai para cukong ini juga ada di Pilkada Serentak 2020 yang telah memulai masa tahapan. Dia hanya mengatakan kerja sama antaracalonkepaladaerahdengan para cukong ini sudah pasti terja- di. Hubungan timbal balik ini bi- asanya berupa kebijakan yang diberikan para calon kepala daer- ah yang telah resmi terpilih kepa- da para cukong tersebut. Apa yang terjadi kemudian, kata Mahfud, dampak kerja sama dengan para cukong ini lebih berbahaya dari korupsi uang. Korupsi kebijakan, kata Mahfud, biasanya berupa lisensi pengua- saan hutan, lisensi tambang, dan lisensi lainnya yang lebih merugi- kan masyarakat. "Korupsi kebijakan itu lebih ber- bahaya dari korupsi uang. Kalau uang bisa dihitung, tapi kalau ke- bijakan dalam bentuk lisensi pen- guasaan hutan, lisensi-lisensi pen- guasaan tambang yang sesudah saya periksa itu tumpang - tindih," kata dia. "Karena ada Undang-undang yang menyatakan, misalnya, seor- ang Bupati itu boleh memberi lisensi eksplorasi tambang untuk sekian persen luasnya daerah," kata Mahfud. Pada praktiknya, kata Mahfud, lisensi itu diberikan lebih luas dari yang seharusnya. Bahkan tak sedi- kit kepala daerah juga berinisiatif membuka izin baru bagi para cukong yang pernah membantu membiayai masa kampanye ketika Pilkada sebelumnya. Soal cukong Pilkada ini juga di- ungkap oleh salah satu Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron. Dalam ka- jian yang pernah dilakukan KPK, sebanyak 82 persen calon Kepala Daerah didanai oleh sponsor. "Faktanya dalam kajian KPK se- belumnya ada 82 persen calon ke- pala daerah itu 82 persen didanai oleh sponsor bukan didanai prib- adinya," kata dia. Dari sinilah, kata Ghufron, prak- tik korupsi di masa Pilkada terjadi. "Kemudian memungkinkan se- bagai money politic sehingga itu menunjukkan nanti akan ada ali- ran dana dari sponsor kepada ca- lonkepaladaerah,"katadia.(CNN/ Susianto) Lawan Covid-19, DetasemenGeganaSatbrimobPoldaAcehbersamaPersonilDetasemenGeganaSatbrimobPoldaAcehbersamaPersonilDetasemenGeganaSatbrimobPoldaAcehbersamaPersonilDetasemenGeganaSatbrimobPoldaAcehbersamaPersonilDetasemenGeganaSatbrimobPoldaAcehbersamaPersonil GabunganTNI-POLRIBerikanEdukasiProkesKepadaMasyarakatGabunganTNI-POLRIBerikanEdukasiProkesKepadaMasyarakatGabunganTNI-POLRIBerikanEdukasiProkesKepadaMasyarakatGabunganTNI-POLRIBerikanEdukasiProkesKepadaMasyarakatGabunganTNI-POLRIBerikanEdukasiProkesKepadaMasyarakat BANDA ACEH (KMA) – Dengan terus meningkatnya angka penye- baran Covid-19 di wilayah Aceh khususnya Kota Banda Aceh, De- tasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh bersama dengan Bab- insa Koramil 09/Ulee Kareng Kodim 0101/BS dan Bhabinkamti- bmas Polsek Ulee Kareng, melak- sanakan Sosialisasi tentang Pro- tokol Kesehatan dan membagikan masker gratis kepada masyarakat. Hal ini sebagai salah satu kegia- tan kemanusiaan dalam rangkaian Operasi Aman Nusa II sebagai up- aya pencegahan dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ditengah-tengah masyarakat, pada saat menjalankan adaptasi kebi- asaan baru (New Normal) yang sudah berlaku sekarang ini. Adapun sasaran pada pelaksan- aan kegiatan kali ini adalah kepa- da masyarakat yang sedang melak- sanakan aktifitas sehari-hari dite- mpat-tempat keramaian diseput- aran Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Sabtu (12/09/20). Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh, Ko- mpol Akmal, SE, MM. melalui Aip- da Saiful Anwar selaku Dantim pelaksanaan Sosialisasi menjelas- kan, “Kegiatan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan membagikan masker gratis kepada masyarakat ini adalah agenda rutin Satuan Brimob Polda Aceh khususnya Unit KBR Detasemen Gegana, dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid- 19), agar masyarakat lebih meng- ingat lagi akan pentingnya men- jalankan Protokol Kesehatan pada kegiatan sehari-hari, terutama pada saat beradaptasi dengan ke- biasaan baru atau yang lebih kita kenal dengan sebutan New Nor- mal ini” ujarnya. “Harapan kita, semoga dengan kegiatan Sosialisasi yang kita lak- sanakan, dapat lebih meningkat- kan kesadaran masyarakat dalam menjalankan adaptasi kebiasaan baru yaitu dengan menerapkan Protokol kesehatan pada saat melaksanakan kegiatan sehari- hari, sehingga kita semua dapat terhindar Covid-19 ini”, demiki- an keterangan Saiful. [Marzuki]. Lawan Covid-19, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Aceh bersama Personil Gabungan TNI-POLRI Berikan Edukasi Prokes Kepada Masyarakat Perusahaan Andalas Media Group PT. Andalas Media Group Nomor Akta Notaris Pendirian PT 03.21Januari2020 Nomor SK Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia AHU-0005407.AH.01.01.TAHUN2020 NPWP Perusahaan PT. Andalas Media Group 94.126.668.6-326.000 Nomor Rekening Perusahaan Bank Aceh : 010 01.06.737416-0 A.N. PT. Andalas Media DewanRedaksi : EkaHimawan. PenasehatHukum : Kantor Advokat & Konsultan Hukum ‘SURJO & PARTNERS’ H. Surjono, SH.,MH. Penanggung Jawab : HelmiYanto PimpinanUmum : RojiMuzantama Pimpinan Redaksi : HamdaniM,SH Wakil Pimpinan Redaksi : Misra S. Pd.i Kabag Keuangan/Video Creatif : Zuli AG Kantor Media Andalas Perwakilan Aceh Perwakilan Provinsi Aceh : Marzuki (Kaperwil) Pembina Media Andalas Aceh : MahfudMusady Redaksi RedakturPelaksana : Dr. Amri Redaktur, Desain & Layoter : Henry Silva Sekretaris Redaksi : Muliyana Divisi Usaha : Ir. TM Zulfikar, M.P Divisi Keuangan : Hj. Susi Ertanti, SE Divisi Iklan : Drs. H. Said Munawar SE, Dipl, TM, MBA Naila As Sufiah NabilaAlMadina M. Khalil Wartawan Koran Media Andalas Provinsi Aceh : Marzuki HenrySilva Susianto Kabiro Banda Aceh : (dibutuhkan) Kabiro Aceh Barat : Sayid Saifullah (Kabiro) Kabiro Aceh Timur : Kasmidi P (Kabiro) Kabiro Aceh Tenggara : dibutuhkan, Kabiro Aceh Singkil : dibutuhkan, Kabiro Aceh Utara : dibutuhkan, Kabiro Kota Subulussalam : dibutuhkan, SusunanRedaksi Koran Media Andalas Direktur Utama : Yuliadi Direktur : Masno Adhikusuma, SP DewanPembina : HM. Basri Budi Utomo, SH, MH, S.IP,. (Ketua Umum GNPK RI), Dede Farhan Aulawi, ST. MT, (Komisioner Kompolnas RI). Dewan Penasehat : NanaSupriatnaHadiwinata. Kantor Media Andalas Perwakilan Aceh Alamat: Jl Tengku Imum Leung Bata No.6 Simpang Surabaya Kota Banda Aceh Hp : 0812 737 15673 – Email : andalasperwakilanaceh@gmail.com
  3. 3. BANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEH22222 Edisi I/Th.I/September 2020 Detasemen Gegana Satbrimob Polda Aceh Bersama TDetasemen Gegana Satbrimob Polda Aceh Bersama TDetasemen Gegana Satbrimob Polda Aceh Bersama TDetasemen Gegana Satbrimob Polda Aceh Bersama TDetasemen Gegana Satbrimob Polda Aceh Bersama Timimimimim Gabungan TNI-POLRI Sterilkan Sejumlah Mesjid di Banda AcehGabungan TNI-POLRI Sterilkan Sejumlah Mesjid di Banda AcehGabungan TNI-POLRI Sterilkan Sejumlah Mesjid di Banda AcehGabungan TNI-POLRI Sterilkan Sejumlah Mesjid di Banda AcehGabungan TNI-POLRI Sterilkan Sejumlah Mesjid di Banda Aceh Hadirkan Investor Cara Aminullah BangunCara Aminullah BangunCara Aminullah BangunCara Aminullah BangunCara Aminullah Bangun Kota Banda AcehKota Banda AcehKota Banda AcehKota Banda AcehKota Banda Aceh BANDA ACEH (KMA) – Dengan se- makin meningkatnya angka penyeba- ran Covid-19 di Provinsi Aceh khusus- nya Kota Banda Aceh , Datasemen Ge- gana Satuan Brimob Polda Aceh bersa- ma dengan Babinsa Koramil 13/Kuta Alam Kodim 0101/BS dan Bhabinka- mtibmas Polsek Kuta Alam, melaksana- kan kegiatan preventif berupa penyem- protan Disinfektan di Masjid Al-Muk- karramah, Desa Mulia, Kec. Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Komandan Detasemen Gegana Satu- an Brimob Polda Aceh, Kompol Akmal, SE, MM. melalui Aipda Saiful Anwar selakuDantimpelaksanaanpenyempro- tan Disinfektan menjelaskan kepada media bahwa, “Kegiatan penyemprotan Disinfektan ini adalah agenda rutin Satuan Brimob Polda Aceh khususnya Unit KBR Detasemen Gegana, dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) diwilayah Provinsi Aceh, khususnya Kota Banda Aceh, seperti hari ini kita melaksanakan penyemprotan Disinfektan bersama dengan Babinsa Koramil 13/Kuta Alam Kodim 0101/BS dan Bhabinkamtibmas Polsek Kuta Alam,” ujarnya. Syukriadi, selaku Geuchik Desa Mulia, menjelaskan“Sayamewakilimasyarakat diseputaran Desa Mulia, Kec. Kuta Alam, Kota Banda Aceh, merasa ber- syukur serta mengucapkan banyak ter- ima kasih kepada bapak – bapak dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh bersama dengan Babinsa Koramil 13/Kuta Alam Kodim 0101/BS dan Bhabinkamtibmas Polsek Kuta Alam, yang telah melakukan penyem- protan Disinfektan di Masjid Al-Muk- karramah yg kita muliakan ini. Sehing- ga dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat mengenai Covid-19 ini pada saat menunaikan ibadah Shalat Jum’at nantinya,” ujarnya. Menurutnya, masyarakat Aceh sekarang ini harus benar – benar ber- satu melawan Covid-19 ini, dengan harus mematuhi kebijakan – kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Aceh tentangProtokolKesehatan,agarwabah ini tidak semakin larut berkepanjangan. Adapun kegiatan Unit KBR Detase- men Gegana Satuan Brimob Polda Aceh kali ini meliputi, penyemprotan disep- utaran pekarangan, pintu masuk/kelu- ar, jendela, dan ruangan – ruangan yang ada didalam Masjid Al-Mukkarramah. “Harapan kita bersama, masyarakat dapat mematuhi serta mendukung kebi- jakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, agar wabah Covid-19 inicepatberakhir,semogakitasemuater- hindar dari terjangkitnya Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan Virus Corona ini, dan semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin”, demiki- an keterangan Syukri. [Marzuki] Banda Aceh Tourism Gampong Pande, Desa Kaya SejarahGampong Pande, Desa Kaya SejarahGampong Pande, Desa Kaya SejarahGampong Pande, Desa Kaya SejarahGampong Pande, Desa Kaya Sejarah BANDA ACEH (KMA) – Ibu Kota Provin- si Aceh, Kota Banda Aceh penuh sejarah, Sampai saat ini Anda masih bisa melihat langsungmakam-makamzamandulupada masa kerajaan dengan bentuk dan ukiran unik sesuai kebudayaan dan peradaban yang berkembang berabad-abad silam. Wisatasejarahtidakselalumembosankan dan kaku seperti di museum. Menelusuri Gampong (Desa) Pande merupakan pili- han tepat jika Anda tertarik dengan desti- nasi sejarah. Di sini, Anda bisa melakukan perjalanan melihat peninggalan sejarah pada beberapa lokasi yang berdekatan. Gampong Pande yang terletak di dekat pesisir Kota Banda Aceh, berjarak sekitar 10 menit berkendara dari pusat Kota Ban- da Aceh. Untuk datang ke Gampong Pan- de,bisamenggunakankendaraanataujasa transportasi online seperti Grab, Go-Jek, dan Maxim; bisa juga naik becak. Desa ini sendiri merupakan perkampun- gan purba cikal bakal berdirinya Kerajaan Aceh. Karenanya, terdapat berbagai arte- fak dan peninggalan sejarah seperti keramik kuno, benda kerajaan masa lam- pau, hingga makam raja. Berikut beberapa situs sejarah yang ada di Gampong Pande. Kompleks makam Tuan Di Kandang Di kompleks pemakaman ini, terdapat puluhanmakamkunodengansatumakam besaryangberadadalamsebuahbangunan terbuka berwarna putih. Makam besar tersebut ialah makam seorang penggagas Kerajaan Aceh bernama Abi Abdullah Syekh Abdurrauf Al Baghdadi atau popul- er dengan nama Tuan Di Kandang. Di sekitar pemakaman tumbuh pohon- pohon yang membuat kompleks pemaka- man ini menjadi rindang. Tuan Di Kandang merupakan ulama asal Baghdad (Iran) yang datang ke daratan Aceh untuk menyebarkan Islam. Selain dikenalsebagaiahlifiqihdanilmutasawuf, Tuan Di Kandang juga ahli di bidang pe- merintahan. Ia menggagas terbentuknya KerajaanAceh,yangkemudianresmidide- klarasikan pada 22 April 1205. Sejak keda- tangannya ke Aceh, Tuan Di Kandang di- percayamembawaperadabandiGampong Pande seraya menyebarkan Islam kepada penduduknya yang beragama Hindu. Kompleks makam Raja-raja Kompleks Makam Raja-Raja berjarak se- kitar 2 menit jalan kaki dari Kompleks Makam Tuan Di Kandang. Di Kompleks Makam Raja-Raja, ada banyak nisan kuno dari pemakaman raja-raja pada masa Ker- ajaan Aceh Darussalam abad ke-16. Mis- alnya, Makam Raja Alaidin Mukmin Syah yang mangkat pada tahun 1576 dan makam Sultan Zainal Abidin. Kompleks makam Putroe Ijo Kompleks Makam Putroe Ijo diperkira- kan sebagai kompleks peristirahatan tera- khir seorang putri sultan Kesultanan Aceh Darussalam. Putri tersebut dinamakan Putroe Ijo karena kecantikan dan keinda- han fisiknya. Di dalam kompleks ini, se- lainmakamPutroeIjojugaterdapatmakam lainnya dari anggota Kesultanan Aceh Darussalam. Mengenai sosok Putroe Ijo (Putri Hijau) sendiri berkembang banyak cerita di ka- langan masyarakat dan sejarawan. Namun mereka sepakat bahwa Putroe Ijo merupa- kan keturunan dari seorang raja. Di luar kompleks makam raja-raja di Aceh, Gampong Pande juga menyimpan sejumlah hal lainnya, seperti pohon bakau yang tumbuh di tambak masyarakat, tam- bak kepiting, dan pada tahun 2013 lalu warga setempat menemukan koin-koin emas dan pedang peninggalan VOC (Be- landa) di dalam tambak. Menandakan gampong ini kaya sejarah. Ada yang sudah terungkap, ada juga yang belum.[Ril/Red] DPD BAS Aceh Intruksikan Seluruh PengurusDPD BAS Aceh Intruksikan Seluruh PengurusDPD BAS Aceh Intruksikan Seluruh PengurusDPD BAS Aceh Intruksikan Seluruh PengurusDPD BAS Aceh Intruksikan Seluruh Pengurus se-Aceh Laksanakan Nobar Film G30S PKIse-Aceh Laksanakan Nobar Film G30S PKIse-Aceh Laksanakan Nobar Film G30S PKIse-Aceh Laksanakan Nobar Film G30S PKIse-Aceh Laksanakan Nobar Film G30S PKI BANDA ACEH (KMA) – Sebuah daerah atau kota jika ingin dija- dikan maju maka harus memiliki beberapa unsur dalam penca- paiannya. Pun Banda Aceh, sebag- aikotajasa,pendidikan,dantujuan wisata ini tak cukup jika hanya be- mandiri dengan Anggaran Penda- patan, dan Belanja Daerah (APBD) yang ada. Banda Aceh sebagai Ibu kota Provinsi Aceh dengan kapasitas penduduk mencapai 265.111 jiwa dengan kepadatan 43 jiwa/Ha, sudah sepatutnya mengejar kem- ajuan dengan memperkuat pem- bangunan infrastruktur. Dipimpin oleh Aminullah Usman bersama Zainal Arifin, Banda Aceh sebagai kota sasaran urbanisasi dari Kabupaten/Kota di Aceh un- tuk melanjutkan pendidikan dan mencari kerja kini telah ditata leb- ih baik. Oleh ‘master plan’ Aminullah Us- man, ekonom kelas nasional yang cukup dikenal di Aceh ini, Banda Aceh bak disulap menjadi daerah yangpunyadayatariktinggibagipara investor Nasional, maupun Man- canegara. Akan dibangun diant- aranya Trans Studio Mal termewah dipulauSumateradanperdanayaitu di Banda Aceh dengn nilai investasi hampir mencapai Rp. 1 triliun, dan pengusaha dari Malaysia pun akan membangunpusatperbelanjaandan hotel di eks lahan Terminal Keudah. Hal itu berkat tuah dari negosia- tor ulung yang pernah membawa Bank Aceh Syariah (dulunya PT BPD Aceh) dari keterpurukan, bangkit dalam kurun waktu 10 tahun dengan jumlah aset awal 660 M menjadi 13 T dan kembali ma- suk kategori Bank “sehat”. Raha- sianya, Aminullah mampu menda- tangkan investor baru dikala masa krisis; krisis moneter 1999, konf- lik bersenjata antara RI dan GAM, gempa bumi dan tsunami 2004, diantaranya kerja sama dengan Jer- man, Turki dan Malaysia. Jurus jitunya itu pun kerap diter- apkannya dalam mendongkrak laju pembangunan infrastruktur di Ban- da Aceh. Aminullah berjuang keras mencari sumber dana diluar APBK, menyenter mulai dari APBA, APBN, hibah luar negeri, dan dengan men- datangkan para investor Kemudahan berinvestasi di Ban- da Aceh juga ditandai dengan meningkatnya realisasi investasi di Kota Banda Aceh. Sebagai per- bandingan, realisasi investasi Ban- da Aceh (triwulan I s/d triwulan 4), yaitu tahun 2016 realisasi investa- si sebesar Rp. 15.9 triliun, tahun 2017 realisasi investasi sebesar Rp. 118 triliun, tahun 2018 realisasi investasi sebesar Rp. 248 triliun, tahun 2019 realisasi investasi sebe- sar Rp. 566 triliun. Data ini mem- buktikan bahwa telah terjadi perkembangan dari segi investasi di Banda Aceh. Di Banda Aceh, pada 2019 jum- lah real estate sebanyak 262 unit, Hotel 4 unit, dan SPBU 1 unit. Dan dalam 2020 real estate sebanyak 78 unit, spbu 1 unit, dan Hotel 1 unit. Namun banyak investor khu- susnya penanam modal dalam negeri (PMDN) tidak menyampa- ikan laporan dengan seharusnya, disebabkan terjadinya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia dan turut berimbas di Kota Banda Aceh, terkait dengan hal tersebut aparatur juga tidak da- pat melakukan pengendalian (pe- mantauan, pengawasan, pembin- aan) yang dilakukan langsung di lokasi proyek disebabkan adanya aturan yang membatasi baik secara physical distancing maupun social distancing. Salah satu tugas dari kegiatan ini adalah untuk men- dongkrak realisasi investasi di Kota Banda Aceh. Dengan kata lain, Banda aceh sebelum covid yang sedang menjadi incaran investor, oleh sebab itu, ada beberapa inves- tor yang sudah komit berinvestasi terpaksa tertunda terhalang pan- demi. Indikator yang menjadi sebab da- tangnya investor melirik ibu kota Provinsi Aceh sebagai tempat menanam modal diantaranya pe- merintah kota akan menyediakan lahan yang diperlukan sekaligus memberikan berbagai kemudahan perizinan, juga memiliki andalan utama sektor pariwisata, kota di pantai barat ini pun memiliki pros- pek investasi di sektor pendidikan, kelautan, dan kesehatan. Selain itu, Banda Aceh ditetap- kan sebagai kota terbaik dalam hal penanganan konflik sosial dari Ke- menterian Dalam Negeri (Keme- ndagri) RI, dari 514 kabupaten/ kota se-Indonesia, Banda Aceh di- nilai paling aman karena tidak per- nah terjadi konflik sosial berbasis SARA. Aminullah melihat ini me- lihat hal itu berdampak positif ter- hadap iklim investasi dan pariwi- sata Banda Aceh. Unsur ini pun menjadi indikator penting dalam mendatangkan investor. Mantan Bankir ini pun mayakin- kan bahwadenganadanyainvestasi baru maka akan menampung tena- gakerjabarupulayangberujungpada pemerataan dan peningkatan ekonomi warga (multiplier effect). Tentu semua itu akan berpengaruh pada penurunan angka penganggu- randankemiskinan,sertamemberi- kan peluang bagi pelaku usaha UMKM, meningkatkn kunjungan wisatawandanjugaberdampakpada keindahan kota.(R/Hen) BANDA ACEH (KMA) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Brigade Anak Serdadu (DPD BAS) Aceh Drs. Isa Alima menginstuk- sikan kepada pengurus BAS se- Aceh untuk merefleksikan sejarah perjuangan kemerdekaan untuk para generasi muda agar dapat me- lek akan sejarah Bangsa Indonesia. "Kita dari BAS Aceh dalam hal ini demi mengenang sejarah di tang- gal 30 September 2020 nanti, menginstruksikan kepada seluruh pengurus untuk bisa merefleksikan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hal ini penting, teruta- ma bagi generasi muda", ujarnya. Refleksi sejarah yang dimaksud olehDrs.IsaAlimasalahsatunyaad- alah menonton film sejarah tentang tragedi Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI). "Dengan adanya hari perin- gatan tragedi G30S/PKI, kita ber- harapagarseluruhmasyarakatbisa menonton film sejarah tersebut. Insya Allah kita juga siap men- gadakan di sekretariat BAS Aceh sesuai den- gan protokol Covid- 19", tambahnya. Menurut Drs. Isa Ali- ma, Hal ini bukanlah untuk mengusik kisah bangsa Indonesia yang begitu pilu dan kelam, akantetapiuntukmen- jadi ilustrasi dan pe- doman bagi generasi muda agar lebih bisa memahami beratnya pengorbanan dari para pejuang bangsa melawan pihak-pihak yang ingin mengusik kesatuan dan per- satuan Indonesia. "Hal ini bukanlah untuk men- gusik kisah bangsa Indonesia yang begitu pilu dan kelam, akan tetapi untuk menjadi ilustrasi dan pe- doman bagi generasi muda agar lebih bisa memahami beratnya pengorbanan dariparapejuangbang- samelawanpihak-pihak yang ingin mengusik kesatuandanpersatuan Indonesia", tegasnya. Berkenaan dengan hal tersebut, Drs. Isa Alima selaku Ketua Umum BAS Aceh, di- mana organisasi ini di- dominasi oleh para anak-anak TNI/POLRI, mengintruksikan jajaran di bawah- nya untuk melakukan agenda non- ton bareng di daerahnya masing- masing. "Kita segera instruksikan kepada seluruhpengurusagarmempersiap- kan agenda nonton bareng se-Aceh berkenaan dengan trageri G30S/ PKI.Informasiselanjutnyaakankita beritahukan kepada masyarakat juga nantinya", tutupnya. [Hen] Isa Alima Ketua DPD BAS ACEH
  4. 4. BANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEH 33333Edisi I/Th.I/September 2020 Pemerintah Aceh HormatiPemerintah Aceh HormatiPemerintah Aceh HormatiPemerintah Aceh HormatiPemerintah Aceh Hormati Hak Interpelasi Diajukan DPRAHak Interpelasi Diajukan DPRAHak Interpelasi Diajukan DPRAHak Interpelasi Diajukan DPRAHak Interpelasi Diajukan DPRA BANDA ACEH (KMA)– Pemerintah Aceh sangat menghormati penyam- paian Hak Interpelasi yang diajukan oleh sebahagian anggota Dewan Per- wakilan Rakyat Aceh karena hal terse- but merupakan hak kelembagaan DPRAHal Tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, menanggapi pen- gajuan Hak Interpelasi DPR Aceh yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR Aceh dalam rangka penyampaian dan persetujuan penggunaan Hak In- terpelasi Anggota DPRA, Kamis (10/9) malam. “Interpelasi adalah Hak Kelembagaan DPRA. Sesuai dengan aturan yang ada, Hak Interpelasi harus diajukan oleh minimal 15 orang anggota DPRA ke- pada pimpinan DPRA. Selain itu, pen- gajuan Hak Interpelasi harus mendap- at persetujuan dalam Rapat paripurna DPRA yang dihadiri oleh lebih seperd- ua atau lebih setengah anggota DPRA. Selain itu, putusan terhadap pengajuan Hak Interpelasi diambil dengan per- setujuan lebih seperdua atau setengah dari jumlah anggota DPRA yang hadir,” kata Iswanto. Iswanto menambahkan, Interpelasi adalah Hak kelembagaan Dewan Per- wakilan Rakyat Aceh yang diatur dalam Pasal 25 Undang-Undang Pemerintah- an Aceh (UUPA) Pasal 106. UU Nomor 23/2014, tentang Pemerintahan Daer- ah, dan Pasal 106 Peraturan DPRA Nomor 1/2019, yang berkaitan dengan permintaan keterangan kepada Guber- nur terhadap kebijakan penting dan strategis yang berdampak luas kepada masyarakat. Mantan Kabag Humas Pemkab Aceh Besar itu menambahkan, pandangan DPRA dalam interpelasi tersebut men- jadi bahan DPRA untuk pelaksanaan fungsi pengawasan dan untuk Guber- nur menjadi bahan dalam penetapan pelaksanaan kebijakan. “Jika ketidak hadiran Plt Gubernur menjadi alasan teman-teman di DPRA untuk mengajukan Hak Interpelasi, maka dapat kami jelaskan, bahwa Pe- merintah Aceh sudah sesuai dengan peraturan perundang-udangan, yang menyebutkan bahwa jika berhalangan hadir, maka kepala daerah, dalam hal ini Pak Nova Iriansyah selaku Plt Gu- bernur Aceh, dapat diwakili oleh peja- bat lainnya,” kata Karo Humpro. Selain itu, sambung Iswanto, kalau pembahasan KUA-PPAS dan MoU proyek tahun jamak atau multiyears, yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh jugasudahsesuaiperaturan-perundang- undangan yang berlaku, dan sudah ditanda tangani oleh 4 pimpinan DPRA, periode 2014-2019. “Pembahasan KUA PPAS dan MoU Proyek tahun jamak sudah sesuai per- aturan yang ada. Baik proses pem- bahasan maupun limit atau batas wak- tu yang diatur dalam UU 23/2014, PP 12/2018, PP 12/2019 dan Permenda- gri Nomor 64/2020. Empat pimpinan DPRA periode 2014-2019 sudah menanda tanganinya. Sehingga, secara keseluruhan telah memenuhi syarat subjektif dan objektif perjanjian. Apala- gi, dalam sebuah perjanjian tidak dike- nal pembatalan sepihak, baik melalui paripurna maupun bukan paripurna,” kata Karo Humpro. Dalam kesempatan tersebut, Iswanto juga menjelaskan, terkait rancangan qanun Pertanggung jawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh tahun 2019 yang dipertanyakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, dan dikatakan tidak pernah menyampaikan atau menyerahkan ke DPRA adalah tidak benar, karena Pemerintah Aceh telah menyerahkan Ranqan tersebut pada tanggal 13 Juli 2020, melalui surat Gu- bernur Aceh nomor 90/9853 perihal penyampaian Rancangan Qanun Per- tanggung jawaban APBA tahun 2019. Bahkan, sambung Iswanto, legislatif sudah mengundang Pemerintah Aceh, pada tanggal 31 Agustus 2020, dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh Ba- pak Taqwallah, selaku Sekretaris Daer- ah Aceh mewakili Pelaksana Tugas Gu- bernur Aceh. Selain itu, Karo Humpro menjelaskan, terkait dengan pernyataan bahwa Plt Gubernur Aceh tidak pernah hadir dalam sidang paripurna DPRA. Iswan- to pun mengungkapkan, bahwa Plt Gu- bernur Aceh pernah menghadiri rapat paripurna DPRA, tepatnya pada tang- gal 30 Juni 2020 lalu. “Pada tanggal 30 Juni, Plt Gubernur Aceh hadir pada rapat paripurna DPRA, dalam rangka penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP-BPK) RI atas laporan Keuangan Pemerintah Aceh tahun ang- garan 2019. Dan Pengumuman Pem- bentukan Panitia Khusus DPRA ter- hadap LHP BPK RI atas Laporan keuan- gan Pemerintah Aceh tahun Anggaran 2019,” ungkap Iswanto. Sementara itu, terkait dengan refo- cusing APBA tahun 2020, Iswanto men- jelaskan, bahwa semua yang dilakukan sudah sesuai dengan regulasi yang ada, yaitu Inpres No 4 Tahun 2020 tentang Refocusing kegiatan, realokasi angga- ran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Corona virus disease 2019 (covid-19) tanggal 20 Maret 2020. Selanjutnya, Perpu Nomor 1 Tahun 2020tentangKebijakankeuangannega- ra dan Stabilitas sistem keuangan un- tuk penanganan pandemi Corona vi- rus Disease 2019 (covid- 19) dan/atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan Perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan, 31 Maret 2020. Dan, Instruksi Menteri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penangan- an Corona virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah, tang- gal 2 April 2020, serta Keputusan Bersa- ma Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ, Nomor 177/KMK.07/2020 tentang Keputusan Bersama Mendagri dan Menkeu Nomor 119/2813/SJ, Nomor 177/KMK.07/2020, tanggal 9 April 2020. Karo Humpro juga menjelaskan, ter- hadap tidak dilakukan perubahan Qa- nun APBA tahun anggaran 2020, hal ini sesuai dengan Diktum Keenam Keputusan Bersama Mendagri dan Menkeu Nomor 119/2813/SJ, Nomor 177/KMK.07/2020 tgl 9 April 2020. “Diktum keenam ini berbunyi, Penye- suaian target pendapatan daerah dan rasionalisasi belanja daerah dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan pe- rubahan Perkada tentang Penjabaran APBD T.A 2020, dengan pemberi- tahuan kepada Pimpinan DPRD untuk selanjutnya dituangkan dalam Perda tentang Perubahan APBD T.A 2020 atauditampungdalamLaporanRealisa- si Anggaran (LRA) bagi Pemerintah Daerah yang tidak melakukan Peruba- han APBD T.A 2020,” kata Iswanto. Hal ini sambung Iswanto, telah dis- ampaikanpadatanggal14Agustus2020, melalui 83 buah buku (Buku A, B, C dan D) Pergub Perubahan Penjabaran APBA Nomor 38 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Pergub 80 Tahun 2019 tentang Penjabaran APBA. “Semua sudah kami sampaikan kepada DPRA sesuai dengan Surat Kepala BPKA No- mor 903/1730/2020 tanggal 4 Agustus 2020, diterima oleh Kasubbag Fasilitasi Pengawasan Setwan DPRA,” pungkas Muhammad Iswanto. (Henry Silva) WWWWWaliKota Banda Aceh TaliKota Banda Aceh TaliKota Banda Aceh TaliKota Banda Aceh TaliKota Banda Aceh Tanda Tanda Tanda Tanda Tanda Tangani Nota Kesepahamanangani Nota Kesepahamanangani Nota Kesepahamanangani Nota Kesepahamanangani Nota Kesepahaman KUA-PPKUA-PPKUA-PPKUA-PPKUA-PPAS APBK-P 2020 dengan DPRK Banda AcehAS APBK-P 2020 dengan DPRK Banda AcehAS APBK-P 2020 dengan DPRK Banda AcehAS APBK-P 2020 dengan DPRK Banda AcehAS APBK-P 2020 dengan DPRK Banda Aceh BANDA ACEH (KMA ) – Pemerin- tah Kota Banda Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Ang- garan (KUA-PPAS) APBK perubahan Tahun Anggaran 2020. Penandatangananbersamanotakesep- akatan ini dilakukan oleh Wali Kota Ban- da Aceh Aminullah Usman dan Ketua DPRK Farid Nyak Umar dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh yang ber- langsung di gedung utama DPRK Banda Aceh, Jumat (11/9/2020) malam. KUA-PPAS yang disepekati adalah Rp1.36 T, nantinya akan menjadi pe- doman dalam pembahasan anggaran. Dengan jumlah tersebut, Wali Kota mengarahkan SKPD untuk lebih selek- tif memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang pro rakyat pada belanja daerah yang direncanakan pada APBK Tahun Anggaran 2020 sesuai dengan usul dan saran yang disampaikan dewan. Dalam sambutannya, Aminullah menyampaikan apresiasi dan teri- makasih kepada anggota DPRK yang telah mencurahkan energi dan pikiran untuk melakukan pembahasan secara cermat dan tepat terhadap KUA dan PPAS perubahan tahun ini. Dalam penyampaian tanggapannya terhadapusul,sarandanpendapatBadan Anggaran Dewan, Wali Kota Aminullah menjelaskan beberapa kebijakan terkait penanganan COVID-19 di Banda Aceh dimana adanya lonjakan kasus. Ia juga mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh telah melakukan refocus- ing anggaran untuk penanganan COV- ID-19 sebesar Rp24,6 Milyar. Selain anggaran refocusing tersebut, Pemko juga menerima bantuan keuan- gan khusus dari Pemerintah Provinsi untuk penanganan COVID-19 sebesar Rp10 Milyar. “Adapun langkah - langkah yang te- lah, sedang dan akan dilaksanakan dalam rangka penanganan COVID - 19, yaitu menyediakan dan merehabilitasi ruang rawat inap bagi pasien yang posi- tif COVID - 19 di Rumah Sakit Umum Meuraxa dan Rumah Sakit Cut Meutia Keudah sebagai tempat isolasi bagi pasien yang positif COVID-19. Kemudian menyediakan sarana dan prasana peralatan laboratorium untuk tes PCR COVID-19 di Rumah Sakit UmumMeuraxa,pelaksanaanrapidtest untuk lebih kurang sejumlah 8.000 test dan telah dilaksanakan sejumlah 3.151 test, pelaksanaan PCR-SWAB sejumlah 2.350 test. Wali Kota juga menyampaikan telah mengeluarkan Peraturan Walikota No- mor 51 Tahun 2020 tentang Penera- pan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan serta melakukan desinfeksi massal di Kota Banda Aceh. Lanjutnya, untuk pemulihan ekonomi warga kota, Pemko juga telah melaku- kan penyaluran bantuan sosial berupa sembako, uang tunai dan bantuan lain- nya dan juga Pemberdayaan UMKM lokal, pemberian insentif modal kerja bagi pelaku UMKM dan pemberian per- alatan usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Wali Kota juga menambahkan pelak- sanaan proses belajar mengajar di kon- disi pandemi, Pemerintah Kota Banda Aceh sudah melakukan upaya-upaya melalui program E-Belajar yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sehingga siswa dan siswi tidak tertinggal pelajaran atau kurikulum tahun ajaran 2020/2021. (SUSIANTO)
  5. 5. BANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEHBANDA ACEH44444 Edisi I/Th.I/September 2020 KetuaDPRKBandaAcehBerharapKonferensiKetuaDPRKBandaAcehBerharapKonferensiKetuaDPRKBandaAcehBerharapKonferensiKetuaDPRKBandaAcehBerharapKonferensiKetuaDPRKBandaAcehBerharapKonferensi PGRIMelahirkanPemimpinTPGRIMelahirkanPemimpinTPGRIMelahirkanPemimpinTPGRIMelahirkanPemimpinTPGRIMelahirkanPemimpinTerbaikerbaikerbaikerbaikerbaik BANDA ACEH (KMA) – Ketua Dewan Per- wakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Far- id Nyak Umar, berharap konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dapat mela- hirkan pemimpin terbaik untuk memperjua- ngkan hak-hak para guru. Hal tersebut disampaikan Farid Nyak Umar saat menghadiri pembukaan konferensi PGRI Banda Aceh XXII di Aula SMTI, Kuta Alam, Ban- da Aceh. Sebagai pimpinan DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menyampaikan selamat atas terse- lenggaranya konferensi itu. Farid berharap kon- ferensi ini akan mampu melahirkan pemimpin terbaik nantinya dan mampu melahirkan ber- bagai rumusan untuk meningkatkan mutu pen- didikandikotaBandaAcehdalamrangkamenc- erdaskan kehidupan anak bangsa. Sebagai wadah yang berkonsentrasi dan berkontribusi untuk memperjuangkan hak-hak guru, meningkatkan kesejahteraan para guru, Farid Nyak Umar berharap PGRI bisa menem- patkan posisi guru pada tempat yang sangat ter- hormat. “Kami berharap kegiatan ini mampu mem- perjuangkan para pahlawan tanpa tanda jasa ini mendapatkan posisi yang terhormat di Ban- da Aceh ini,” kata Farid Nyak Umar. Pada kesempatan itu Farid Nyak Umar juga berpesan, bahwa tingkat penyebaran Covid-19 di Banda Aceh semakin meningkat. Karena itu, melalui konferensi ini diharapkan bisa dilaku- kan edukasi dan sosialisasi kepada para guru bahwa pentingnya mematuhi protokol keseha- tan agar nantinya diteruskan kepada warga sekolah dan masyarakat umum.[Ril/Hen] Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, ST (kanan) menghadiri Konferensi ke-22 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh Selamat! Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi TSelamat! Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi TSelamat! Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi TSelamat! Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi TSelamat! Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi Terpiliherpiliherpiliherpiliherpilih Menjadi Agam Inong Duta Wisata Banda Aceh 2020Menjadi Agam Inong Duta Wisata Banda Aceh 2020Menjadi Agam Inong Duta Wisata Banda Aceh 2020Menjadi Agam Inong Duta Wisata Banda Aceh 2020Menjadi Agam Inong Duta Wisata Banda Aceh 2020 BANDA ACEH | (KMA) - Malam pun- cak penobatan Agam Inong Duta Wisata (Duwis) Kota Banda Aceh akhirnya dise- lenggarakandiHermesPalaceHotel,Ber- bedadaribiasanya,malampuncakpeno- batankaliinidiadakansecaravirtualdan mengikuti protokol kesehatan C-19, para tamu undangan pun sangat terbatas. Dalam kesempatan ini, Muhammad Akkral dan Fadhilaturrahmi berhasil terpilih menjadi Agam dan Inong Duta Wisata Kota Banda Aceh tahun 2020. Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh Iskandar, S.Sos, M.Si mengucap- kan selamat kepada dua finalis terpilih. Ia berharap agar Agam dan Inong Duta wisata terpilih dapat menjadi agen pe- rubahan dan Brand Ambasador dari pemerintah Kota Banda Aceh dalam mempromosikan pariwisata kepada wisatawan nusantara (wisnu) maupun wisatawan mancanegara (wisman). “Dengan demikan, saya rasa peran duta wisata ini cukup besar nantinya dalam mempromosikan pariwisata Kota Ban- da Aceh,” ungkap Iskandar. Menurut Iskandar, sektor pariwisata salah satu yang paling berdampak sela- mapandemiCoronavirusDisease(Cov- id-19), sehingga dibutuhkan usaha yang lebih keras dalam mempromosi- kan dalam rangka menyongsong masa pemulihan nantinya. “Tentunya kita harus terus mempromosikan destinasi pariwisata di Kota Banda Aceh melalui media sosial yang memang paling mudah dan murah,” lanjutnya. Untuk itu ia meminta agar Agam dan Inong Duwis Kota Banda Aceh terus mangasah dan mengembangkan diri supaya punya potensi yang lebih baik dalammengembantugasnyasebagaiikon kaum millenial di Kota Banda Aceh. “Karenamerekadarikaummillenialten- tu juga mempunyai jejaring yang besar dan penggunaan media sosial lebih mampu untuk dapat mempromoasikan pariwisata Kota Banda Aceh,” katanya. “Kita harapkan organisasi duta wisa- ta ini juga terus besinergi dengan pe- merintah supaya kita bisa mempro- mosikan Banda Aceh lebih baik den- gan harapan pasca Covid-19 akan ban- yak orang datang ke Banda Aceh pada saat zona hijau,” tambanya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Agam Inong Duwis Kota Banda Aceh Muhammad Rizqy mengatakan, pihaknya sudah melakukan proses penyeleksian sejak bulan Februari 2020, mulai pra karantina hingga pertunju- kan bakat. Namun, tertunda karena pandemi Covid-19 melanda wilayah Aceh pada bulan Maret lalu. “Pasca itu kita harus menunggu dan berjuang un- tuk melanjutkan dan menuntaskan pe- nobatan ini hingga selesai pada bulan ini,” jelasnya Pihaknya juga terus melakukan koor- dinasi secara intens dengan Dispar Kota Banda Aceh untuk menyelesaikan penobatan ini hingga selesai. “Alhamdulillah pada malam hari ini kita berhasil menyelesaikan kegiatan penobatan Agam Inong Duta Wisata Kota Banda Aceh 2020 dan terpilihlah Muhammad Akkral dan Fadhilaturrah- misebagaiAgamdanInongDutaWisata 2020,” ungkapnya. Sementara itu, In- ong Duwis Banda Aceh terpilih Fadhi- laturrahmi mengaku memilik tang- gungjawab yang lebih besar dalam me- majukan pariwisata Kota Banda Aceh, apalagi dimasa pandemi yang menjadi sektor paling berdampak. Ia memiliki target yang ingin ia capai dengan mengembangkan pariwisata yangadadidaerahdengancaramemak- simalkan pemanfaatan teknologi. Menurutnya, di era 4.0 sekarang ini teknologi merupakan satu hal yang da- pat memikat seluruh kalangan teruta- ma kalangan muda. “Kita bisa melewati zoom, membuat kelas-kelas online tentang pariwisata, memperkenalkan pariwisata kepada masyarakat luas dan ini merupakan tanggung jawab dan target utama saya dimana setelah pandemi ini usai pari- wisata yang ada di Kota Banda Aceh harus bangkit kembali,” tegasnya. Agam Duwis Kota Banda Aceh terpil- ih Muhammad Akkral bertekad untuk terus mempromosikan pariwisata, dim- ulai dari media sosialnya. “Walaupun itu hal kecil tapi akan bermanfaat dan akan berefek besar pada suatu saat.”tutup Akkral. (Hen)
  6. 6. SOCIETYSOCIETYSOCIETYSOCIETYSOCIETY 55555Edisi I/Th.I/September 2020 Karya Bakti KOOPS AU I Tahun 2020, Pembangunan Selasar Mesjid Al-FurqanPembangunan Selasar Mesjid Al-FurqanPembangunan Selasar Mesjid Al-FurqanPembangunan Selasar Mesjid Al-FurqanPembangunan Selasar Mesjid Al-Furqan Gampong Beurawe Di ResmikanGampong Beurawe Di ResmikanGampong Beurawe Di ResmikanGampong Beurawe Di ResmikanGampong Beurawe Di ResmikanMEDIAANDALAS.COM, BANDA ACEH – Ketua Pembangunan Masjid Al Furqan Gampong Beurawe Ir. Hasan- uddin dan Masyarakat Gampong Beu- rawe Kota Banda Aceh mengucapkan terima kasih kepada Pangkoops AU 1 M- arsdaTNITriBowoBudiSantosobeserta rombongan pada acara peresmian pembangunan selasar masjid Al Furqan GampongBeuraweKaryaBaktikoopsAU I Tahun 2020. Selasa (08/09) Sejarah berdirinya yang berawal dari sebuah surau/ meunasah di tahun 1980 masyarakat sepakat untuk dijadikan sebagai masjid dengan kapasitas yang sangat terbatas, tahun 1987 mendapat bantuan dari PT. Arun Lhokseumawe yg difasilitasi oleh A. Rahman Ramli yang menjabat sebagai Dirut PT Pertamina sehingga pembangunan masjid menjadi 2 lantai, dan ditahun 1988 diresmikan, Ujar Hasanuddin Pembangunan Masjid Al Furqan Beurawe telah terbangun dengan megah, keuangan yang bersumber dari dana swadaya masyarakat, pemeintah kota Banda Aceh, Provinsi Aceh dan sumber dana bantuan lainnya Hasanuddin menambahkan hari ini kitamenyaksikanbersamadenganadanya karya bakti Koops AU I Pembangunan selasarMasjidAlFurqandenganluas371 M ini akan menambah keindahan dan dapat menampung jamaah dengan kapasitas besar. [Henry Silva]
  7. 7. ACEH TACEH TACEH TACEH TACEH TAMIANGAMIANGAMIANGAMIANGAMIANG66666 Edisi I/Th.I/September 2020 Masyarakat Perbatasan Minta PemerintahMasyarakat Perbatasan Minta PemerintahMasyarakat Perbatasan Minta PemerintahMasyarakat Perbatasan Minta PemerintahMasyarakat Perbatasan Minta Pemerintah Aceh TAceh TAceh TAceh TAceh Tuntaskan Jalan Sp Jernih-Karang Baruuntaskan Jalan Sp Jernih-Karang Baruuntaskan Jalan Sp Jernih-Karang Baruuntaskan Jalan Sp Jernih-Karang Baruuntaskan Jalan Sp Jernih-Karang Baru ACEH TAMIANG (KMA) - Masyarakat yang tinggal di perbatasan antara Aceh Timur dan Aceh Tamiang mengharapkan Pemerintah Aceh segera menuntaskan pembangunan jalan Simpang Jernih di Aceh Timur hingga ke Karang Baru di Aceh Tamiang. Hal tersebut dianggap penting guna memperlancar arus transportasi dan lalu lintas barang antar kabupaten tersebut. “Kami sangat terisolir berada di ujung Aceh Timur,” kata Rais, Warga Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, kepada Plt Gubernur saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, Jumat, (11/9). Rais mengatakan, pembangunan jalan tersebut telah didambakan puluhan tahun oleh masyarakat pedalaman di kedua kabupaten tersebut. Rais sangat berharap Pemerintah Aceh untuk segera menuntaskan pembangunan jalan tersebut. Kata dia, jarak tempuh ke Simpang Jernih dari Bandar Pusaka adalah sekitar satu jam perjalanan darat. Jika terhubung jalan aspal, perjalanan akan tembus hanya sekitar 20 menit. Karena itu ia sangat mendukung penyelesaian pembangunan jalan yang masuk dalam proyek multiyears tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Misran, masyarakat Desa Babu, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupat- en Aceh Tamiang. Ia berharap agar pembangunan ruas jalan dari Keca- matan Simpang Jernih, Aceh Timur, menuju ke daerah tempat tinggalnya itu segara dibangun. Misran mengaku, pembangunan jalan di wilayah tersebut merupakan impian seluruh masyarakat di Keca- matan Bandar Pusaka. Infrastruktur jalan, kata dia, merupakan hal yang paling dibutuhkan untuk memper- mudah aktivitas ekonomi, mobilisasi dan berbagai aktivitas lainnya. “Jalan yang dibangun tahun lalu dari Karang Baru sampai ke sini (Kecama- tan Bandar Pusaka) sangat besar manfaat kami rasakan. Jalan memang yang paling kami harapkan sejak dulu. Oleh sebab itu, mohon lah segera dilanjutkan pembangunan sampai ke Simpang Jernih,”kata Misran. Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menegaskan jalan tembus dari Kecamatan Simpang Jernih di Kabupaten Aceh Timur ke Ibu Kota Karang Baru di Aceh Tamiang akan tersambung pada November tahun 2021. “Urat nadi perekonomian adalah infrastruktur jalan. Apapun hasil bumi, kalau jalan tidak ada akan sulit memasarkannya,” kata Nova di hadapan puluhan tokoh masyarakat Kecamatan Bandar Pusaka. “Khusus jalan Simpang Jernih – Bandar Pusaka ini selambat-lambatnya November 2021 insya Allah akan selesai.” Nova menyebutkan, seiring sele- sainya pembangunan jalan hubung dua kabupaten itu, ia berharap infrastruktur lain seperti jembatan juga selesai dibangun. Bahkan Dinas PUPR juga diminta untuk memplot anggaran untuk perbaikan beberapa ruas jalan yang rusak. Kepada masyarakat setempat melalui para tokoh, Nova meminta dukungan agar pembangunan tersebut lancar. “Saya mohon maaf jika dalam setahun ke depan ada lalu lalang mobil pembangunan dan mungkin itu sedikit mengganggu. Tolong nanti koordinasi dengan pemenangnya proyek, agar dipastikan pembangunan ini harus seminimal mungkin mengganggu masyarakat,” kata dia. Jalan dari Bandar Pusaka – Simpang Jernih merupakan bagian dari jalan batas Aceh Timur ke Ibu Kota Karang Baru di Aceh Tamiang dengan jarak tempuh 43,52 kilometer. Pemban- gunan jalan ini sudah dilakukan sekitar 26 kilometer. Artinya hanya sekitar 18 kilometer sisa pemban- gunan. Pembangunan diperkirakan akan dilakukan pada akhir tahun ini dan selesai akhir 2021 dengan anggaran senilai Rp.75 miliar.[R/ SUSIANTO] H. Makmur Budiman,SEH. Makmur Budiman,SEH. Makmur Budiman,SEH. Makmur Budiman,SEH. Makmur Budiman,SE
  8. 8. JAKARJAKARJAKARJAKARJAKARTTTTTAAAAA 77777Edisi I/Th.I/September 2020 Insentif Ekonomi Bantuan Modal bagiBantuan Modal bagiBantuan Modal bagiBantuan Modal bagiBantuan Modal bagi Wirausaha MudaWirausaha MudaWirausaha MudaWirausaha MudaWirausaha Muda Berbincang dengan Guru Presiden: Jaga Semangat BelajarPresiden: Jaga Semangat BelajarPresiden: Jaga Semangat BelajarPresiden: Jaga Semangat BelajarPresiden: Jaga Semangat Belajar dan Mengajar di Masa Pandemidan Mengajar di Masa Pandemidan Mengajar di Masa Pandemidan Mengajar di Masa Pandemidan Mengajar di Masa PandemiJAKARTA (KMA) - Presiden Joko Widodo berbincang dengan seorang guru asal Padang, Rika Susi Waty, melaluipanggilanvideoyangdiunggah di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 11 September 2020. Dalam perbincangan tersebut, Kepala Negara menanyakan kepada guru matematika yang sehari- harinya mengajar di SMP Negeri 7 Padang mengenai bagaimana aktivitas belajar mengajar selama pandemi ini dilakukan. "Kita sudah enam bulan kegiatan belajaranak-anakinilewatcarabelajar online sampai sekarang. Bagaimana menurut Ibu?" tanya Presiden. Rika, yang juga menjabat sebagai Wakil Bidang Kesiswaan di sekolah tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Namun, pembelajaran daring yang dilakukan membuatnya sedikit kesulitan untuk memantau perkembangan belajar anak didiknya secara langsung. "Kitaenggakbisamemantauanakitu mampu atau tidak ya. Karena kita enggakbisa(bertemu)langsungbegitu, Pak," jawab Rika. Selanjutnya, Presiden menanyakan apakahseluruhsiswaatauorangtuanya memiliki gawai yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran secara daring. Rika menjawab bahwa memang beberapa anak didiknya mulanya tidak dapat mengikuti pem- belajarandaringolehkarenaketiadaan gawai yang dapat mereka gunakan. Namun, pihak sekolah mencarikan solusi dan memfasilitasi para siswa tersebut untuk dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki sekolah. "Kebetulan kita data betul anaknya, terus kita cek anaknya ke rumah. Memang tidak mampu. Jadi kita fasilitasi ke sekolah, Pak. Pakai komputersekolah.Adabeberapaorang, enggak banyak," tuturnya. Untuk memotivasi anak didiknya, Rikaterbiasamenghubungiparamurid melalui panggilan video atau pesan suara. Dari perbincangannya dengan para muridnya itu, kebanyakan siswa ingin segera kembali beraktivitas di sekolah. "Kalau saya pribadi ya, Pak, kadang saya video call atau saya kirim pakai voice note. Cuma anak-anak ngomongnyagini,jadikangensekolah semuanya,"ujarnya. "Ya, yang saya dengar semuanya seperti itu," jawab Presiden. Kepala Negara menyampaikan, memotivasianakuntuktetapsemangat belajarditengahpandemimerupakan hal yang penting untuk terus dilakukan. "Yang paling penting memangbagaimanamemotivasianak agar semangat belajar dalam masa pandemi ini tetap pada posisi yang baik," kata Presiden. Namun,untuksaatini,pembelajaran secara tatap muka sebagaimana yang dilakukan sebelum masa pandemi masih belum dapat dilakukan. Pemerintah tetap mengutamakan keselamatananakdanmasyarakatdari penyebaran Covid-19. Untuk itu, Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada Rika agar tetap semangat menyampaikan pelajaran kepada para peserta didiknya. "Memang alangkah baiknya kalau tatap muka, tapi masa pandemi seperti ini memang risikonya kalau nanti anak terpapar Covid ya semuanya menjadi salah. Bu Rikatetap semangat, tetap semangat. Salam semua untuk anak-anak," tandasnya. (Red) Pasar Modal Lantai Bursa Bersinar Emiten Baru BerlayarLantai Bursa Bersinar Emiten Baru BerlayarLantai Bursa Bersinar Emiten Baru BerlayarLantai Bursa Bersinar Emiten Baru BerlayarLantai Bursa Bersinar Emiten Baru Berlayar JAKARTA (KMA) - Menyiasati dampak dari penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19), pemerintah terus menggulirkan pelbagai insentif ekonomi maupun jaring pengaman sosial. Salah satunya, menyasar kaum muda yang baru merintis usaha mereka. Untuk itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menyelesaikan skema bantuan bagi wirausaha muda yang ingin mengembangkan peluang usahanya di tengah pandemi Covid-19. Menurut Deputi Pengembangan Pemuda, Kemenpora, M. Asrorun Ni'am Sholeh, memberikan bantuan ini sebagai upaya untuk membantu pemuda melalui perorangan, organisasi, lembaga, yayasan, atau kelompok usaha dalam mengembangkan potensi kewirausahaan untuk mewujudkan kemandirian pemuda. Selain itu, melalui program itu diharapkan Wirausaha Muda Pemula (WMP), Sentra Kewirausahaan Pemuda (SKP), dan sociopreneur bisa meningkatkan kapasitas wirausaha muda. Ada lima kategori bantuan permodalan yang disediakan Kemenpora. Pertama, pra- Wirausaha Muda Pemula. Mereka adalah pemuda yang memiliki mental dan semangat kewirausahaan serta telah menuangkan ide usaha dalam bentuk rencana bisnis tertulis. Kedua, Wirausaha Muda Pemula, yaitu wirausaha muda pemula yang sedang berkembangmenjadiwirausahamudapemula. Ketiga,WirausahaMudaPemulayangsedang berkembang, yaitu wirausaha yang sudah memiliki dan usaha minimal 12 bulan sampai dengan 42 bulan sejak pendirian usaha dan telah memiliki serta menggaji karyawan. Keempat, Sentra Kewirausahaan Pemuda, yaitu pusat kegiatan kelompok wirausaha muda pemula pada wilayah tertentu di mana terdapat aktivitas kerja sama dan aktivitas saling terkait dalam penggunaan sumber daya dan / atau proses produksi barang dan jasa. Kelima, sociopreneur yaitu wirausaha muda yang kesusahan dan fokus terhadap solusi sosial dan ekonomi kemasyarakatan. Berapa nilai bantuannya? Paket bantuan bagi pra-WMPdanWMPsenilaimaksimalRp10juta. Paket bantuan untuk meningkatkan usaha bagi WMP yang sedang berkembang dengan nilai maksimal Rp15 juta. Paket bantuan bagi SKP senilaimaksimalRp35juta.Adapununtukpaket bantuan bagi sociopreneur sebesar Rp10 juta. Bantuan bagi WMP (pra-WMP / WMP / WMP yang sedang berkembang), SKP dan sociopreneur diprioritaskan untuk jenis usaha di bidang pertanian dan peternakan, perikanan dan kelautan, industri tata boga, perdagangan dan jasa, pariwisata, dan pendidikan, maupun usaha-usaha lainnya yang terdampak Covid-19. Usaha yang prospektif, berbasis informasi teknologi (IT). Beberapa kategori industri kreatif juga menjadi sasaran dari program bantuan pemerintah ini, antara lain, Periklanan ( periklanan ), Arsitektur, Pasar Barang Seni, Kerajinan ( kerajinan ), Desain, Industri Pakaian ( fashion ), Video, Film, dan Fotografi, Permainan Interaktif ( permainan edukatif), Musik, Seni Pertunjukan ( showbiz ), Penerbitan dan Percetakan, Layanan Komputer dan Piranti Lunak ( software ), Televisi dan Radio ( penyiaran ), Riset dan Pengembangan. Sesuai syarat dari Kemenpora, penggunaan bantuan bagi WMP dan sociopreneur diharapkan digunakan, antara lain, untuk biaya produksi, termasuk pembelian bahan baku, bahan penunjang dan peralatan, termasuk di dalamnya termasuk di dalamnya biayapromosiprodukdanmengikutipelatihan / kursus pengembangan kewirausahaan sesuai usaha yang dijalankan. Biaya-biaya lainnya untuk pengembangan kewirausahaan sosial kemasyarakatan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Penggunaan bantuan bagi SKP diharapkan dipakai,antaralain,untukpenambahanmodal bagi WMP binaan SKP untuk biaya produksi, pemasaran dan biaya sewa. Selain itu, dana ini bisa dimanfaatkan untuk mentoring bagi WMP binaan SKP. Untuk menyimak persyaratan lengkapnya, Kemenpora sendiri telah membuat aturan teknis mengenai bantuan tersebut. Peraturan itu yakni Aturan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda nomor 1.13.4 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah untuk Wirausaha Muda, Pemula, dan Sentra Kewirausahaan Pemuda. Informasi mengenai bantuan itu juga bisa diakses melalui laman www.kemenpora.go.id. Para pemohon bantuan dapat mendaftar secara online melalui situs https:// wmp.kemenpora.go.id dengan melengkapi data dan dokumen yang sesuai daftar isian yang tertera pada aplikasi. Kemenpora menyediakan pemberian 500 paket bantuan dalam program WMP ini. Setiap proposal pemohon yang layak dan memenuhi syarat akan langsung dieksekusi. Program ini berlaku dalam masa anggaran tahun 2020.(Red) FOTO: ANTARA FOTO/RENO ESNIR Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. JAKARTA (KMA) - Dalam waktu tiga bulan, IHSG naik 10,5 persen dan melintasi batas psikologis 5.000. Emiten baru pun berani melepas sahamnya ke lantai bursa. Masih jauh untuk disebut pulih, namun sudah jauh membaik. Be- gitulah kondisi umum di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ukuran pokoknya tentu indeks harga sa- ham gabungan (IHSG), yang pada Senin pekan kedua September 2020 dibuka pada level 5.239 dan ditutup sore harinya dengan me- lemah 7 poin. Isu-isu ekonomi glo- bal menahan laju pendakian IHSG di BEI hari itu. Namun,secaraumumpasarmod- alBEIterusmerangkakdanmenda- ki. Badai Covid-19 sempat mem- buat IHSG terempas ke level 3.990 pada 23 Maret silam. Namun, seg- era terkoreksi lantas melompat ke level 4.500--4.600 pada awal Juni. Relaksasi Pembatasan Sosial Ber- skala Besar (PSBB), yang diikuti bergeraknya kembali mesin ekonomi, membuat bursa saham terangkat. Pada tiga bulan terakhir, IHSG terkerek menguat 10,5 persen ke level sekarang, setelah dapat men- embus batas psikologis 5.000 di pertengahan Juli lalu. Namun, po- sisi 5.200 itu masih 17 persen di bawah kondisi normal Februari lalu yang bertengger di level 6.300- an. Toh, progres tiga bulan tera- khir ini membuat banyak pemain di BEI merasa yakin bahwa situasi akan makin membaik. Suasanan- ya kondusif. Kondisi ini pun membuka pelu- ang bagi kelanjutan agenda initial public offering (IPO) sejumlah ca- lonemiten.Setelahlamadisiapkan, delapan perusahaan calon emiten mengejar pencatatan saham di BEI sebelum akhir kuartal tiga 2020. Mereka akan menggunakan lapo- ran keuangan kuartal pertama 2020 sebagai basis data dalam penawaran umum. Tak ayal, pencatatan saham di BEI akan semakin meriah dengan kehadiran emiten baru. Tujuh emiten akan mencatatkan (listing) saham di BEI pada pekan kedua dan satu emiten lainnya di pekan ketiga September 2020 ini. Para emiten baru itu adalah PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS), yang bergerak di bisnis perdagangan bahan makanan dan minuman. Dia akan melepas 20 persen sahamnya, 160 juta lembar, ke publik dengan nilai Rp48 mil- iar. Emiten lainnya ialah PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI), bank yang berpusat di Bandung. Targetnya, meraih Rp189 miliar dana publik guna memperkuat struktur permodalannya. Ada pula PT Selaras Citra Nusan- tara Perkasa Tbk, perusahaan yang memproduksi dan menjual berb- agai peralatan rumah tangga. Le- wat IPO ini, PT Selaras Citra ingin menarik dana publik Rp55 miliar. Selebihnya, ada PT Puri Global Sukses Tbk (bidang properti, Batam), PT Soho Global Health Tbk (farmasi), PT Rockfields Prop- erti Indonesia Tbk , PT Grand House Muli Tbk, serta PT Planet Properindo Jaya. Dua yang tera- khir juga begerak di bisnis proper- ti. Namun pada hari-hari perta- manya bergulir di lantai bursa, sa- ham-saham dari emiten baru itu disambutolehtekananhargapasar. Pada perdagangan pertengahan pekan kedua September 2020, har- ga saham dari berbagai cabang bis- nis mengalami koreksi, melemah, mulai dari saham infrastruktur, pertambangan, perkebunan, per- dagangan, industri, hingga manu- faktur. Meski tidak terkoreksitajam, ada arus yang menahan tren gerak naik IHSG. Sejumlah analis pasar modal menyebut bahwa ada reaksi yang beruntun. Bursa Asia melemah ak- ibat merosotnya indeks acuan di bursa Wall Street karena terko- reksinya harga saham sektor teknologi, termasuk Apple, Mi- crosoft, Facebook, bahkan Zoom Video. Ditambah pula isu harga minyak yang menurun dan imbal hasil US Treasury menciut. Maka,saham-sahamdibursaASX Australia ikut mengerut, lalu Kopsi Korea dan Nikkei Jepang pun ket- ularan. Berikutnya Sanghai Com- posit, Hang Seng, Straits Times, dan BEI pun terjangkiti. Namun, sejauh ini tak ada isu yang terlalu fundamental. Secara domestik, menurut para analis, tidak ada isu khusus yang menekan harga-harga saham BEI. Mereka percaya bahwa dinamika di pasar modal bisa mengangkat kembali saham-saham yang terte- kan secara cepat. Tak ada isu fun- damental. Namun, meski tak memberikan dampak secara lang- sung, angka penularan Covid-19 di Indonesia yang makin menguat, ikut mengusik kegairahan investor dan dianggap menjadi faktor ketidakpastian. Toh, ada juga alasan untuk opti- mistis.ParaanalisdariIndopremier Sekuritasmenunjukgejalakenaikan hargaminyaksawitaliascrudepalm oil (CPO) serta sejumlah produk pertambangantetapmembawalaju IHSG ke zona positif. Harga referensi produk CPO un- tuk penetapan bea keluar (BK) pada periode September 2020, misalnya, mencapai USD738 per Metric Ton (MT), naik USD81,09 atau12,3persen dariperiodeAgus- tus. Harga hasil tambang seperti bijih nikel, timah, dan tembaga pun menguat. Mereka yakin IHSG berpeluang untuk makin bersinar. Maka, para emiten baru itu seper- ti mulai berlayar dengan arah an- gin yang sesuai. Cepat atau lambat, sahamnya akan diburu orang.(*)
  9. 9. RAGAMRAGAMRAGAMRAGAMRAGAM88888 Edisi I/Th.I/September 2020 Kapolres Pidie GelarKapolres Pidie GelarKapolres Pidie GelarKapolres Pidie GelarKapolres Pidie Gelar Apel Disiplin Peng-Apel Disiplin Peng-Apel Disiplin Peng-Apel Disiplin Peng-Apel Disiplin Peng- gunaan Maskergunaan Maskergunaan Maskergunaan Maskergunaan Masker TTTTTekan Penyebaran Covid-19, Ditlantas Polda Acehekan Penyebaran Covid-19, Ditlantas Polda Acehekan Penyebaran Covid-19, Ditlantas Polda Acehekan Penyebaran Covid-19, Ditlantas Polda Acehekan Penyebaran Covid-19, Ditlantas Polda Aceh Bagikan Masker Bersama Agam Inong 2020Bagikan Masker Bersama Agam Inong 2020Bagikan Masker Bersama Agam Inong 2020Bagikan Masker Bersama Agam Inong 2020Bagikan Masker Bersama Agam Inong 2020 Protes Mantan Keuchik Ikut Mencalonkan Diri,Protes Mantan Keuchik Ikut Mencalonkan Diri,Protes Mantan Keuchik Ikut Mencalonkan Diri,Protes Mantan Keuchik Ikut Mencalonkan Diri,Protes Mantan Keuchik Ikut Mencalonkan Diri, TTTTTokoh Datangi Wokoh Datangi Wokoh Datangi Wokoh Datangi Wokoh Datangi Wartawanartawanartawanartawanartawan RSU TCD Sigli Bergejolak, Dewan Pengawas LemahRSU TCD Sigli Bergejolak, Dewan Pengawas LemahRSU TCD Sigli Bergejolak, Dewan Pengawas LemahRSU TCD Sigli Bergejolak, Dewan Pengawas LemahRSU TCD Sigli Bergejolak, Dewan Pengawas Lemah PIDIE (KMA) - Beberapa kali gejolak yang terjadi di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro (RSU TCD) Sigli, Pidie Provinsi Aceh harus menjadi perhatian serius Pemkab setempat, kejadian yang berulang kali tidak akan timbul bila manejemen BLUD RSU TCD bijak, dan penga- wasan oleh Dewan Pengawas (Dawas) berjalan sesuai mekanisme aturan. Lemahnya pengawasan dalam setiap pengambilan keputusan oleh manaje- men sehingga berlanjutnya persoalan, bahkan semakin membesar, seperti pengunduran diri 17 dokter umum. Jum’at (11/09/20), dengan alasan ketidak sesuaian beban kerja dan resiko kerja dengan pendapatan yang mereka terima. Sebelumnya pada Juli 2020 lalu para Staf/Karyawan/Petugas Medis di Rumkit tersebut juga protes atas pemberlakuan Logbook (point catatan harian kegiatan/aktivitas karyawan) oleh manajemen, mereka mengatakan dengan pemberlakuan sistem Log- book, pendapatan mereka menjadi “Anjlok”, tidak sebanding dengan beban dan resiko kerja. Seorang Praktisi Hukum, Muhar- ramsyah, SH, MH, yang dihubungi mediaandalas.com. Jum’at (11/09/20) mengatakan persoalan pengunduran diri para Dokter di BLUD RSU TCD Sigli menjadi tanda tanya besar, karena kejadian serupa terulang kembali. “Seharusnya Manajemen RSU TCD dalam setiap pengambilan keputusan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Dewan Pengawas seterusnya mensosialisasikan kepada para Karyawan”. “Setiap pengambilan keputusan terhadap tata kelola Rumkit seharusn- ya setahu Dewan Pengawas untuk mendapat rekomendasi, juga bersama Dawas manajemen mengevaluasi persoalan sebelumnya hingga tuntas dan tidak timbul lagi persoalan baru”. “Setahu saya Dawas BLUD RSU TCD ada 5 orang, antaranya Kadinkes Pidie, Efendi, S.Sos, M.Kes dan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Banda Aceh, Prof Dr. Samsul Rijal, M.Ag, mereka harusnya menyelesai- kan persoalan yang timbul di RSU TCD Sigli, apalagi dimasa Pandemi Covid-19, tenaga Para Medis sangat- lah dibutuhkan masyarakat”, ungkap Muharramsyah. “Kita juga mempertanyakan kapasi- tas anggota Dewan Pengawas ini, seharusnya latar belakang keilmuan mereka sesuai dengan suatu institusi tempat mereka bertugas”. “Juga dengan tempat domisili para Dawas tadi, mereka harus selalu berada ditempat, setiap saat dibutuh- kan. RSU suatu lembaga yang melay- ani masyarakat setiap waktu,dan bersifat Urgent, jadi disini perlu orang – orang yang selalu “Siaga”, siap ditempat disetiap saat bila timbul persoalan yang bisa mengganggu pelayanan masyarakat, apalagi dimasa pandemi Covid-19, dimana tenaga medis merupakan garda utama penanganan Virus tersebut”. “Bupati harus meninjau, mengeval- uasi kembali Surat Keputusan (SK) keberadaan Dewan Pengawas BLUD RSU TCD Sigli.V Dawas perlu ditem- pati orang – orang berkapasitas dari segi keilmuan sesuai dengan RSU yang melayani masyarakat dibidang kesehatan”. “Harus diisi oleh orang – orang yang selalu berada ditempat, disaat pen- gambilan kebijakan, maupun dalam penyelesaian persoalan yang timbul, sehingga tidak mengganggu pelayan- an masyarakat,” pungkas Muharram. [As]. BANDA ACEH | (KMA) – Masyarakat di- minta untuk mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan memakai masker, seiring meningkatnya penyebaran virus Covid-19 di Aceh. Harapan tersebut di- ungkapkan Direktur Lalulinta Polda Aceh Komisaris Besar Polisi Dicky Sondani, S.I.K, MH mengingat bertambah banyak korban Covid-19 di Banda Aceh. Hal ini bisa dilihat masih banyak pengen- dara sepeda motor dan becak tidak meng- gunakan masker. Dicky menyampaikan bah- wa dimasa pandemi Covid-19 salah satu penyebabnya adalah kesadaran masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah masih sangat kurang. Kombes Pol Dicky Sondany dalam arah- annya mengatakan bahwa apa yang menja- di kebijakan Pemerintah Pusat, Mabes Pol- ri, Polda dan Polres agar selaras dan berke- sinambungan Anggota Polri adalah cermin wajah Kepolisian sebagai garda terdepan Polri ditengah masyarakat dan paling mengerti permasalahan yang ada di masyarakat. Selain itu dalam kondisi pandemi Covid- 19, Polri berada dalam Operasi Kemanu- siaan, Operasi Aman Nusa II dimana ber- dasarkan statistik angka pasien yang terkon- firmasi terus bertambah, oleh karena itu se- suai Intruksi Presiden Nomor 06 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penega- kan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 kitaditugaskansecaralangsungmendisiplin- kan masyarakat dalam mematuhi protokol – protokolkesehatanselalumelaksanakanpola hidup sehat yang merupakan point utama dalam melaksanakan tugas – tugas kesehari- an. Dicky menambahkan “Selain memakai maskermasyarakatdihimbauselalumencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak, selalu melaksanakan pola hidup sehat dan kampanye mengenakan masker kepada masyarakat secara berkala, selain sudah dia- tur dalam instruksi Presiden, hal ini juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menghadapi pan- demi Covid-19.” Menurut Dirlantas Polda Aceh, pembagi- an Masker bersama Agam Inong 2020 se- bagai sinergitas Polri dengan Kaum Mille- nial dalam mencegah wabah Covid-19 di Aceh. Diharapkan Kaum Millenial seperti Agam Inong bisa mengajak rekan – rekan- nya untuk mematuhi Protokol Kesehatan se- hingga penyebaran Virus Covid-19 bisa di- turunkan. Jajaran Ditlantas Polda Aceh dalam kegia- tan ini berharap masyarakat merasa senang mendapat pembagian masker secara gratis dan menjadikan masker sebagai sahabat ser- ta masyarakat faham betapa pentingnya penggunaan masker untuk mendukung pro- tokol kesehatan dan masyarakat Aceh khususnya Kota Banda Aceh menjadi sehat dan terhindar dari Covid-19. Dalam giat kali ini Dirlantas Polda Aceh bersama 25 Agam Inong 2020 membagikan 2000 masker di Simpang Lima Kota Banda Aceh. [Susianto]. PIDIE (KMA) - Tokoh Masyarakat Gam- pong Tanjong krueng, Kecamatan Kembang Tanjong Pidie, Provinsi Aceh menyatakan menolak pencalonan kembali mantan Keuchik gampong tersebut Nazarullah se- bagai Keuchik periode kedepan. Sejumlah Tokoh Gampong Tanjong Krueng menemui Wartawan di Kantor PWI Pidie, Jum'at (11/09/2020) untuk menyam- paikan pernyataan mereka,sembari mem- perlihatkan surat pernyataan yang dituju- kan kepada Camat Kembang Tanjong ter- tanggal 03 September 2020. Adapun alasan penolakan yang tertuang dalam surat yang dibubuhi tanda tangan para tokoh gampong,bahwa mantan Keuchik Nazarullah telah diaudit oleh Ins- pektorat, dan ada temuan oleh pihak Inspe- ktorat sesuai LHP, kemudian hasil temuan tersebut belum juga dilunasi oleh mantan Keuchik. Surat pernyataan ini juga ditembuskan kepada Bupati Pidie, Polres Pidie, Kajari, dan Inspektorat Pidie. Seperti penjelasan LukmanAhmadtokohmasyarakatgampong Tanjong Krueng yang didampingi Anggota Tuha Peut Bakhtiar Pardan dan M. Nur Ar- syad, kepada Awak Media. Jum'at (11/09/ 2020). Kata Lukman, bila Keuchik lama menca- lonkan kembali maka pembangunan jalan ditempat, juga berimbas pada APBG, dikha- watirkan dia menggunakan APBG untuk menutupi dana gampong yang pernah dia selewengkan, dan ini ajan terulang lagi. Juga dengan Kerugian negara yang ditim- bulkan sewaktu Nazarullah menjadi Keuchik, sesuai temuan Inspektorat se- harusnyadiusuttuntaspihakberwajib,pinta Lukman Ahmad, didampingi kedua anggo- ta Tuha Peut gampong Tanjong krueng. "Perlu diketahui,pada tanggal 21 juni 2019 mantan Keusyik Nazarullah masih menarik uang dari rekening gampong Tanjong Krueng,sebesarRp.43.950.000,padahalNaz- arullahhabismasajabatanpada20mai2019, namun masih menggunakan Stempel untuk penarikan uang", ungkap Lukman. "Setelah diprotes warga, barulah dia kembalikanuangtersebutkeKas,secara ber- tahap. Pengembalian tahap pertama pada 23 Agustus 2019 sebesar Rp.36.400.000, ta- hap kedua pada 28 Agustus 2019, sebesar Rp.7.550.000". "Jadi dengan tegas kami me- nolak pencalonan Nazarullah sebagai ca- lon Keusyik kedepan, karena dia pernah melakukan penyelewengan dana gampong semasa kepemimpinannya periode 2013- 2019", tegas Lukman Ahmad. Sementara Kepala Inspektorat Pidie,Mustafa Kamal, SH, MH. membenar- kan pihaknya pada 2019 lalu telah men- gaudit dana Gampong Tanjong Krueng, Kembang Tanjong pada masa Kepemimpi- nan Keusyik Nazarullah, dan ada temuan kerugian negara sekitar Rp 155.366.585. Dana tersebut sudah dikembalikan ke Kas Rekening Kas Umum Negara (RKUN) seki- tar 70 juta,dan sisanya sebesar 80 juta lebih nantinya akan dikembalikannya Ke Reken- ing Kas Umum Gampong. Selama ini yang bersangkutan Korporatif, beritikat baik untuk menyelesaikan keru- gian negara, dan kepada pihaknya, mantan Keuchik tersebut berjanji akan segera me- lunasi sisa dari temuan tadi, jelas Inspektur Kabupaten Pidie kepada sejumlah Awak Media diruang kerjanya. (As) PIDIE (KMA) – Kapolres Pi- die, AKBP Zulhir Destrian, S.I.K, MH pimpin Apel Pen- ertiban dan Pendisiplinan masyarakat dalam peng- gunaanmaskermasaPandemi Covid-19, sekaligus pimpin langsung pembagian masker kepada pengendara di sim- pang empat Aneuk Mulieng, Kota Sigli, Pidie Provinsi Aceh. Kegiatantersebutdisampaikan oleh Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian, S.I.K, MH, melalui Kabagops Polres Pi- die, AKP Iswahyudi, SH, Ke- pada Media Andalas. Jum’at Lanjut Iswahyudi, kegiatan ini dalam rangka Operasi Yus- tisi Penggunaan Masker di Kabupaten Pidie,sebagai up- aya pemerintah dalam mencegah penyebaran penu- laran Covid-19 yang semakin hari semakin meningkat. Dalam Kegiatan ini, jelasnya lagi, Kapolres memimpin Apel pelaksanaan kegiatan,dihadiri oleh Waka Polres, Dedy Dar- winsyah, SE,M, PJU Polres, Sekdakab H. Idhami, S.Sos, M.Si, serta Unsur Forkompi- da, juga personil dari TNI, Pol- ri, Satpol PP, Dishub dan Din- kes Pidie. Kemudian dilanjut- kan dengan pelepasan 4 Tim penyebaran masker di empat titik pembagian,ditandai den- gan mengibar bendera Start oleh Kapolres. Kapolres bersama unsur Forkopimda juga melakukan pembagian masker, sembari memberikan pengarahan, pe- mahaman kepada pengen- dara, pengguna jalan diseput- aran Bundaran Simpang Em- pat Aneuk Mulieng,Kota Sigli. “Jadi semua ini dilakukan untuk mengantisipasi penye- baran penularan Covid-19, dimana wabah ini semakin meningkat, kita berharap masyarakat mentaati peratu- ran dari pemerintah untuk selalu memakai masker,mencuci tangan den- gan sabun, juga menghindari kerumunan, dengan tetap menjaga jarak (Physical Dis- tancing)” “Kegiatan dilaku- kan secara serentak diseluruh Indonesia, merupakan perin- tah langsung Bapak Kapolri untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menerapkan Prokes”. “Menggunakan masker saat beraktivitas dapat menguran- gi penularan Covid-19, seh- ingga upaya memutuskan mata rantai penyebaran Cov- id-19 terlaksana dengan baik, seperti disampaikan Bapak Kapolres”, imbuh Iswahyudi. Iswahyudi merincikan masker yang dibagikan ada 7.500 lembar tersebar di em- pat titik. Simpang empat Aneuk Mulieng, Kota Sigli 3.000 lembar, Pasar Beure- unuen, Kec. Mutiara 1.500 lembar,PasarLamlo,Kec.Sakti 1.500 lembar dan Pasar Grong – Grong, Kec. Grong – Grong 1,500 lembar. “Nantinya dalam bertugas,sesuaiamanatKapol- res, para personil bisa mem- beri pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya memakai masker, dan kegia- tan ini dilaksanakan dengan sebaik – baiknya penuh rasa tanggungjawab,sesuaipandu- an dan arahan Kapolres kepa- da personil yang bertugas”, pungkas Iswahyudi. [As].
  10. 10. ACEH TIMURACEH TIMURACEH TIMURACEH TIMURACEH TIMUR 99999Edisi I/Th.I/September 2020 Gerakan Nasional Indonesia Bermasker, Serentak Distribusikan 7000Serentak Distribusikan 7000Serentak Distribusikan 7000Serentak Distribusikan 7000Serentak Distribusikan 7000 Masker di Aceh TMasker di Aceh TMasker di Aceh TMasker di Aceh TMasker di Aceh Timurimurimurimurimur Plt Gubernur Apresiasi Pemkab AcehPlt Gubernur Apresiasi Pemkab AcehPlt Gubernur Apresiasi Pemkab AcehPlt Gubernur Apresiasi Pemkab AcehPlt Gubernur Apresiasi Pemkab Aceh TTTTTimurimurimurimurimur, Berhasil T, Berhasil T, Berhasil T, Berhasil T, Berhasil Tekan Penularan Covidekan Penularan Covidekan Penularan Covidekan Penularan Covidekan Penularan Covid ACEH TIMUR (KMA) – Gera- kan Nasional bermasker dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid 19 di Kabupaten Aceh Timur, Bupati bersama Kapolres Aceh Timur distribusikan 7000 ribu masker secara masif di Aceh Timur, dihalaman Polres Aceh Timur. Aksi gerakan nasional ber- masker serentak membagikan 7000 masker gratis tersebut up- aya untuk memutus penyebaran virus corona dan juga sebagai salah satu gerakan nasional ber- masker secara nasional. “Sebanya 7000 ribu masker di bagikan gratis, dan serentak di- lakukan hari ini, kepada masyarakat di aceh timur,” Kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K, MH melalui Kabag Ops Polres Aceh Timur AKP Salmidin,SE Lanjutnya lagi, dalam mendis- tribusikan masker memintakan aparat kepolisian /TNI dan Ke- pala Perangkat Daerah (KPD) Aceh Timur dilakukan secara per- suasif “Bapak – bapak semua saat mendistribusi tidak memaksa dan diharapkan secara persuasif Masker diberikan terhadap masyarakat, hal tersebut serentak dilakukan secara nasional,” ujar AKP Salmidin “Ini merupakan gerakan na- sional serentak dilakukan, dalam hal ini Polres Aceh Timur dan juga Forkopimda serta Tim Gu- gus Tugas Pencegahan Dan Pen- anganan Covid-19 bersama- sama turut mendistribusikan masker dilapangan,” Kata Bupati Aceh Timur H.Hasballah M.H Thaib, SH melalui Kepala Pelak- sana BPBD Kabupaten Aceh Timur Ashadi, SE, MM. “Kegiatan ini, merupakan wu- jud kepedulian Polres Aceh Timurterhadapmasyarakat,”jelas Kalaksa BPBD Aceh Timur. DilanjutkanKepalaDinkesAceh Timur Sahminan MKS M.Kes kegiatan bagi masker tersebut di- lakukan di beberapa titik di Ke- camatan dalam Aceh Timur un- tuk dibagikan secara gratis kepa- da masyarakat dan pengguna lalu lintas di jalur tersebut, agar tetap waspada di saat pandemi Covid- 19 yang saat ini masih mengin- tai. “Penggunaan masker itu pent- ing langkah pencegahan, tentu saat beraktifitas pakailah masker, untukterbisaperluadaptasi,”kata Sahminan. Hadir dalam kegiatan tersebut personel dari Polres Aceh Timur, TNI, Kadis Diskominfo, Kasatpol PP, WH, BPBD Aceh Timur, dan juga Camat Idi Rayeuk sesuai pe- tunjuk dikerahkan secara seren- tak untuk melakukan pembagian 7000 ribuan masker. [Kapa] ACEH TIMUR (KMA) - Pelaksana Tu- gas Gubernur Aceh Nova Iriansyah men- gapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang dinilai berhasil menekan ka- sus penularan covid-19. Sampai hari ini, Aceh Timur hanya mencatat 24 kasus den- gan 4 di antaranya masih dirawat di Ru- mah Sakit Umum Daerah dr. Zubir Mah- mud. Dari penjelasan Bupati Aceh Timur Has- ballah M. Thaeb, cara mereka menangani covid adalah dengan menjadikan tenaga medis di Puskesmas sebagai garda ter- depan pencegahan penularan. Dengan begitu tidak semua pasien harus dirawat di rumah sakit umum daerah. “Saya pikir pola ini bisa diterapkan di daerah lain, di mana puskesmas harus ak- tif mengedukasi masyarakat,” kata Nova saat mengunjungi RSUD Zubir Mahmud di Idi Aceh Timur, Sabtu 12/09. “Puskesmas bisa jadi garda terdepan, ujung tombak sehingga tidak semua harus dirawat di rumah sakit umum,” kata Nova. Direktur RSU Zubir Mahmud, Edi Gunawan mengatakan, pihaknya saat ini sangat memerlukan bantuan provinsi, khususnya untuk pembelian obat-obatan bukan sebatas bantuan pembangunan in- frastruktur. Hal itu didasari dari pendapatan rumah sakit selama pandemi yang menurun dras- tis. Sementara mereka tetap harus mem- berikan biaya jasa kepada petugas medis. “Pasien umum drop hampir 50 persen. Kita nggak tahu pandemi ini kapan bera- khir. Kalau bisa khusus untuk pengadaan obat-obatan kita juga perlu bantuan dari Otsus,” kata Edi. Plt Gubernur menyadari kesulitan terse- but. Apalagi dengan kebijakan daerah, di mana jasa medis tidak boleh dilakukan pemotongan, karena sulitnya mencari vol- unteer medis di tengah situasi pandemi. Ketika pasien umum yang berobat ke ru- mah sakit menurun, secara otomatis pendapatan juga menurun sementara op- erasional rumah sakit di tengah pandemi naik. Hal itu membuat RSUD Zubir Mah- mud membutuhkan support provinsi. Menjawab hal itu, Nova Iriansyah me- negaskan dirinya akan segera membahas persoalan tersebut. “Saya akan bahas den- gan teman-teman karena seingat saya ru- ang anggaran untuk covid masih ada dan kita akan upayakan itu,” kata Nova. Sementara terkait pembayaran insentif bagi tenaga medis, Nova mengakui dirinya telah menjumpai langsung Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan itu disebutkan bahwa skema pemberian insentif bagi ten- aga kesehatan adalah tugas negara. “Tenaga medis dapat perhatian langsung presiden,” kata Nova. Namun demikian, dirinya tetap melihat di mana sisa yang bisa disinergikan ant- ara anggaran pusat dan daerah. Ia mene- gaskan sepanjang anggaran covid masih tersedia dan peraturan perundang-undan- gan mengizinkan ia siap memplot angga- ran untuk pembayaran insentif bagus ten- aga kesehatan. “Sepanjang tidak melang- gar hukum akan kita laksanakan,” kata Nova. Meski demikian, ia memastikan se- gala kebijakan terkait anggaran covid akan selalu dikoordinasikan dengan BPKP, Ke- jati, BPK dan Polda Aceh. Hadir dalam tinjauan itu Bupati Aceh Timur Hasballah M. Thaeb, Kepala Dinas PUPR Fajri dan Juru Bicara Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani. (KAPA)
  11. 11. WISAWISAWISAWISAWISATTTTTAAAAA1010101010 Edisi I/Th.I/September 2020 Banda Aceh Tourism Melihat Jejak TMelihat Jejak TMelihat Jejak TMelihat Jejak TMelihat Jejak Turki di Gampong Bitaiurki di Gampong Bitaiurki di Gampong Bitaiurki di Gampong Bitaiurki di Gampong BitaiBANDA ACEH | (KMA)- Kota Banda Acehmenjaditempatyangmenyenang- kan bagi Anda yang suka wisata sejarah. Di kota ini, Anda bisa menelusuri jejak hubungan Aceh-Turki yang sudah men- jalin kerjasama sejak lama. Aceh yang kentara dengan nuansa islami memili- ki hubungan bilateral dengan Turki se- jak abad ke-15. Persekutuan Kerajaan Aceh Darussal- am dan Kerajaan Turki dimulai ketika Kerajaan Aceh berperang melawan Por- tugis yang ingin menguasai perdagan- gan di Sumatera. Kesultanan Ut- smaniyah (Turki) mendukung Kerajaan Aceh dengan mengirimkan sejumlah prajurit, pembuat senjata, dan insinyur serta pasokan senjata dan amunisi yang melimpah. Lebih dari itu, orang-orang dari Ke- sultanan Utsmaniyah mengajari praju- rit Aceh cara membuat meriam, yang pada akhirnya banyak diproduksi dan membantu Kerajaan Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-17 di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda. Anda bisa menemukan jejak Turki di Aceh di Gampong (Desa) Bitai, sebuah desa berdekatan dengan tepi laut Kota Banda Aceh yang dikenal sebagai desa peninggalan Turki. Terdapat makam Teungku Di Bitay dan Makam Sultan Salahuddin di desa ini. Tengku Di Bi- tay merupakan seorang ulama yang dikirimkan Kerajaan Utsmaniyah ke Aceh yang kemudian menjadi teman dekat Sultan Salahuddin, Sultan Kera- jaan Aceh pada abad ke-15. Cara Pergi ke Gampong Bitai Gampong Bitai berada di Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Desa ini berjarak sekitar empat kilometer atau sekitar 10 menit berkendara dari Masjid Raya Baiturrahman. Anda bisa meng- gunakan kendaraan pribadi ataupun layanan transportasi online seperti Go- Jek dan Grab untuk mencapai lokasi tersebut. Gampong Bitai pada dasarnya memi- liki suasana seperti kebanyakan desa di Banda Aceh. Namun, ditengah-tengah desa ini, terdapat Kompleks Makam Tengku Di Bitay. Kompleks makam ini cukup bersih dan indah dengan taman dan bunga-bunga mengelilinginya. Di sini terdapat puluhan makam pra- jurit Kesultanan Utsmani yang mening- gal di Aceh pada abad ke-16. Di dalam kompleks makam, ada juga masjid serta satu bangunan yang berisi miniatur kapal serta informasi sejarah hubungan Turki dan Aceh. Bukti Hubungan Diplomatis Kompleks Makam Teungku Di Bitay merupakan salah satu bukti adanya hubungan diplomatis antara Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kesultanan Utsmani. Hubungan erat yang dimiliki Kerajaan Aceh dan Turki tidak terlepas dari ajaran Islam yang dianut oleh dua kerajaan ini. Karena itu, hubungan dua kerajaan ini tidak hanya sebatas pada perdagangan rempah dan militer, tapi juga penguatan dan penyebaran agama Islam. Berdasarkan catatan sejarah, Tengku Di Bitay memiliki nama asli Muthalib Ghazi bin Mustafa Ghazi. Ia bersama tentara Kesultanan Utsmani lainnya datang ke Aceh untuk membantu Kera- jaan Aceh Darussalam menahan seran- gan Portugis serta memperluas ajaran Islam. Sultan Salahuddin diceritakan berte- man dengan Muthalib Ghazi bin Mus- tafa Ghazi yang diutus oleh Sultan Se- lim dari Kesultanan Utsmani. Karena itu, pada saat Sultan Salahuddin mangkat, Muthalib Ghazi bin Mustafa Ghazi memberikan wasiat agar dimaka- mkan berdekatan dengan makam Sul- tan Salahuddin. Setelah masa Sultan Salahuddin, Ker- ajaan Aceh Darussalam masih menja- lin hubungan dengan Kesultanan Ut- smani, seperti di masa Sultan Alauddin Ibn Ali Malik az Zahir atau lebih dike- nal dengan Sultan Alauddin Riayat Syah al-Qahar memerintah Kerajaan Aceh. Makam Tgk Dibitai Pascatsunami Pada saat bencana gempa bumi dan tsunami meluluhlantakkan Provinsi Aceh pada 26 Desember 2004 silam, Gampong Bitai termasuk yang rusak parah. Akibat bencana tersebut, pen- duduk Gampong Bitai banyak yang meninggal dunia, dari sebelumnya ber- jumlah 1,580 jiwa menjadi 421 jiwa pada tahun 2005. Pasca bencana tsunami 2004, Gam- pong Bitai kembali berbenah berkat bantuan dari organisasi Bulan Sabit Merah Turki. Organisasi kemanusiaan itu membantu membangun rumah-ru- mah penduduk yang hancur dirusak gelombang tsunami. Saat ini, kompleks makam Tengku Di Bitay banyak dikunjungi orang dari berbagai negara seperti Malaysia, Jepang, Meksiko, negara-negara Afrika, dan lainnya. Gampong Bitai juga bera- da tidak terlalu jauh dengan Museum Tsunami Aceh dan situs Kapal PLTD Apung. [Ril/Red]
  12. 12. PPPPPARIWARIWARIWARIWARIWARAARAARAARAARA1212121212 Edisi I/Th.I/September 2020 Nur Ida TNur Ida TNur Ida TNur Ida TNur Ida Terima Bantuan Rumah Layak Hunierima Bantuan Rumah Layak Hunierima Bantuan Rumah Layak Hunierima Bantuan Rumah Layak Hunierima Bantuan Rumah Layak Huni dari Program Sosial Bank Aceh Pedulidari Program Sosial Bank Aceh Pedulidari Program Sosial Bank Aceh Pedulidari Program Sosial Bank Aceh Pedulidari Program Sosial Bank Aceh Peduli ACEH BESAR (KMA) - Direktur Operasional Bank Aceh, Lazuardi menyerahkan bantuan rumah layak huni untuk warga Gampong Cot Karueng, Indrapuri, Aceh Besar, Senin (24/8/2020). Rumah layak huni tersebut merupakan salah satu program sosial Bank Aceh Peduli. Rumah layak huni yang diperuntukkan untuk kaum dhuafa tersebut dibangun oleh Bank Aceh bekerja sama dengan Edi Fadil Yayasan Cet Langet Rumoh berjumlah 29 unit yang tersebar di kabupaten/kota di Aceh. Bantuan rumah layak huni Di Gampong Cot Karueng diserahkan kepada Nur Ida yangmerupakansalahsatuwargakurang mampu serta juga merupakan salah satu korban konflik aceh serta seorang janda dengan dua anak yang selama ini berjuang seorang diri menghidupi anak- anaknya. Perempuan yang bekerja sebagai buruh tani ini sebelumnya menempati rumah kayu yang kondisinya sudah lapuk. Lazuardi dalam sambutannya berterima kasih kepada Plt. Gubernur Aceh “bantuan sosial rumah layak huni untuk masyarakat dhuafa merupakan gagasan dan inisiatif dari Plt. Gubernur Aceh, Bpk. Ir. Nova Iriansyah, MT selaku Pemegang Saham Pengendali Bank Aceh yang memiliki jiwa sosial yang tinggi dan peka terhadap kondisi masyarakat Aceh saat ini,”. Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada Sdr. Edi Fadil dari Yayasan Cet Langet Rumoh yang telah bersinergi dengan Bank Aceh dalam membantu pembangunan rumah layak huni ini serta relawan dari Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) yang telah bersinergi dengan Bank Aceh dalam membantu pembangunan rumah layak huni ini hingga selesai dan siap ditempati oleh Ibu Nur Ida Sementara itu, Direktur Operasional PT. Bank Aceh Syariah, Lazuardi, dalam sambutannya mengatakan atas nama Bank Aceh mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Aceh dan seluruh lapisan masyarakat yang telah diberikan kepada kami sehingga Bank Aceh dapat tumbuh dan berkembang seperti saat ini. Bank Aceh sebagai lembaga keuangan tidak hanya berfokus kepadabisnissematanamunjugasangat peduli dengan kondisi pada lingkungan sekitar dimana Bank Aceh beroperasional. [REDAKSI]

×