Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Apakah perbedaan  sihir dengan   mukjizat?
a. Mukjizat bersandar pada kekuatan   Ilahi, sementara sihir dan kekuatan   supranatural para penyihir dan   petapa bersum...
Dengan kata lain, mereka hanya dapat melakukanpekerjaan-pekerjaan lantaran telah melakukanlatihan. Dan untuk mewujudkan ke...
Benar bahwa para nabi secara pribadi menunjukkan mukjizat dansebelum adanya tuntutan dari manusia, seperti Al-Qur’an bagi ...
Oleh karena itu, kita melihat dalam kisah Nabi Musaa.s., bagaimana Fir’aun meminta kesempatan yangpanjang dari beliau sehi...
Atas dasar ini, dalil kekuatan supranatural manusia dapattertandingi dan diserupai, dimana orang lain pun dapatmelakukan h...
c. Kondisi orang yang mendemonstrasikan mukjizatmerupakan bukti atas kebenaran mereka.       Cara lain untuk membedakan ke...
Mukjizat                           SihirDari Allah                   Dari SyetanUntuk Nabi & Rasul           Untuk Wali Sy...
Perbedaan mukjizat dan sihir
Perbedaan mukjizat dan sihir
Perbedaan mukjizat dan sihir
Perbedaan mukjizat dan sihir
Perbedaan mukjizat dan sihir
Perbedaan mukjizat dan sihir
Perbedaan mukjizat dan sihir
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Perbedaan mukjizat dan sihir

7,459 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Perbedaan mukjizat dan sihir

  1. 1. Apakah perbedaan sihir dengan mukjizat?
  2. 2. a. Mukjizat bersandar pada kekuatan Ilahi, sementara sihir dan kekuatan supranatural para penyihir dan petapa bersumber dari kekuatan manusia. Dengan demikian, mukjizat bersifat nir-batas dan begitu agung, sedangkan kekuatan sihir dan supranatural para petapa (asketik) bersifat terbatas.
  3. 3. Dengan kata lain, mereka hanya dapat melakukanpekerjaan-pekerjaan lantaran telah melakukanlatihan. Dan untuk mewujudkan kekuatan tersebutmereka telah memiliki persiapan. Mereka sekali-kalitidak dapat melakukan perbuatan yang diusulkankepadanya. Hingga kini, belum dijumpai seorangpetapa dan penyihir berkata, “Aku siap memenuhiapa pun yang Kamu inginkan.” Sebab, mereka dapatmelakukan perbuatan sihir dan supranatural ituhanya berdasarkan pelatihan yang dijalaninya.
  4. 4. Benar bahwa para nabi secara pribadi menunjukkan mukjizat dansebelum adanya tuntutan dari manusia, seperti Al-Qur’an bagi Nabisaw., mukjizat tongkat dan tangan bercahaya bagi Nabi Musaa.s., menghidupkan para mayit bagi Nabi Isa a.s. Namun, ketika umatmeminta sesuatu yang baru, seperti, membelah bulan, mengenyahkansegala musibah yang dipaksakan oleh Firaun, turunnnya makanan darilangit untuk para Hawariyyun, dan semisalnya, mereka sekali-kali tidakmenolaknya. (Tentu saja dengan catatan, bahwa permintaan itu untukmendapatkan kebenaran, bukan karena keras kepala dan angkuh).
  5. 5. Oleh karena itu, kita melihat dalam kisah Nabi Musaa.s., bagaimana Fir’aun meminta kesempatan yangpanjang dari beliau sehingga ia dapat mengumpulkanpara tukang sihirnya dan mempersiapkan segalasesuatunya. “Maka himpunkanlah segala daya [sihir]kamu sekalian, kemudian datanglah dengan berbaris....” (QS. Thaha [20]: 64) Mereka memusatkan seluruhkekuatan dan mendemonstrasikannya. Sementara Nabi Musaa.s. tidak memerlukan persiapan-persiapan pendahuluanini. Dan setelah menyaksikan sihir para penyihirtersebut, beliau tidak meminta waktu untuk bertempurdengan mereka, karena beliau bersandar kepada kekuatanIlahi, sedangkan para penyihir bersandar kepadakekuatan terbatas manusia.
  6. 6. Atas dasar ini, dalil kekuatan supranatural manusia dapattertandingi dan diserupai, dimana orang lain pun dapatmelakukan hal yang sama. Atas dasar ini pula, pembawakekuatan ini sama sekali tidak pernah berani menantangorang lain untuk melakukan hal yang sama. Dan orangyang memiliki kekuatan ini juga tidak pernah mengatakanbahwa tidak seorang pun yang dapat melakukan sepertiapa yang telah dilakukannya. Sedangkan, mukjizat -lantaran tidak dapat dilakukan oleh manusia (dengankekuatannya)- selalu disertai dengan tantangan. Nabisaw. bersabda, “Sekiranya seluruh bangsa jin dan manusiaberkumpul untuk mendatangkan Al-Qur’an, mereka tidakmemiliki kemampuan untuk itu.”
  7. 7. c. Kondisi orang yang mendemonstrasikan mukjizatmerupakan bukti atas kebenaran mereka. Cara lain untuk membedakan kekuatan mukjizat dankekuatan supranatural manusia adalah membandingkan pembawakedua kekuatan ini. Pembawa mukjizat memiliki tugas darisisi Allah swt. untuk memberikan petunjuk kepada manusia.Ia memilki sifat-sifat yang pantas dengan tugasnya.Sedangkan para tukang sihir, peramal, dan petapa tidakmemiliki tugas seperti ini, juga tidak mengupayakantujuan-tujuan seperti ini. Biasanya, tujuan mereka tidakkeluar dari salah satu dari tiga hal berikut ini:- Membuat orang-orang awam terpedaya.- Mencari popularitas di tengah-tengah masyarakat.- Memperoleh keuntungan materi dengan memberikan hiburankepada mereka.
  8. 8. Mukjizat SihirDari Allah Dari SyetanUntuk Nabi & Rasul Untuk Wali SyetanMuncul atas Kehendak Allah Muncul atas kehendak pemiliknyaKarena Ta’at pada Allah Harus bermaksiatMembela Al Haq Membela yang bathilTidak bisa ditiru Bisa ditiruTidak bisa dipelajari Bisa dipelajariTidak bisa diwariskan Bisa dititiskan/diwariskanMemperkokoh Iman Menambah sombong

×