Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
KELOMPOK I :
Gt. Hesny Ridhoyani
Hartanto Erick
Haryo Pratomo
PENDEKATAN TRADISIONAL
Pendekatan tradisional berpendapat akan
adanya struktur modal yg optimal. Dengan
kata lain struktur...
PENDEKATAN MODIGLIANI DAN MILLER
 Proposisi MM Tanpa Pajak
 Proposisi 1 (Tanpa Pajak)
 Proposisi 2 (Tanpa Pajak)
 Prop...
PROPOSISI MM TANPA PAJAK
Proposisi 1 (Tanpa Pajak)
Nilai perusahaan yg menggunakan utang
akan sama dengan nilai perusahaan...
Proposisi 2 (Tanpa Pajak)
Mengatakan bahwa tingkat keuntungan yg
disyaratkan untuk perusahaan yg menggunakan
utang, naik p...
PROPOSISI MM DENGAN PAJAK
Proposisi 1 (dengan Pajak)
Nilai perusahaan dengan utang akan sama
dengan nilai perusahaan tanpa...
Proposisi 2 (dengan Pajak)
Mengatakan bahwa biaya modal saham akan meningkat
dengan semakin meningkatnya utang. Tetapi
pen...
TEORI TRADE-OFF DALAM STRUKTUR
MODAL
Gabungan antara teori struktur modal
Modgiliani-Miller dengan memasukkan
biaya kebang...
MODEL MILLER DENGAN PAJAK
PERUSAHAAN DAN PERSONAL
 Nilai perusahaan dengan pajak lebih tinggi
dibandingkan dengan nilai p...
PECKING ORDER THEORY
 Menurut teori ini, manajer keuangan tidak
memperhitungkan tingkat utang yang optimal.
Kebutuhan dan...
TEORI ASIMETRI INFORMASI DAN SIGNALING
 Myers dan Majluf (1997)
Menurut Myers dan Majluf, ada asimetri
informasi antara m...
 Signaling (Ross, 1997)
Jika utang meningkat, maka kemungkinan bangkrut akan
semakin meningkat. Jika perusahaan mengalami...
PENDEKATAN TEORI KEAGENAN
Struktur modal disusun sedemikian rupa
untuk mengurangi konflik antara berbagai
kelomplok. Erat ...
PENDEKATAN INTERAKSI PRODUK ATAU
INPUT DGN PASAR
 Ada 2 kategori dalam pendekatan ini :
 Menjelaskan hubungan antara str...
KONTES ATAS PENGENDALIAN
PERUSAHAAN
 Beberapa dalam penemuan ini adalah
perusahaan yg menjadi target (dalam
pengambilalih...
Teori struktur modal
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Teori struktur modal

7,128 views

Published on

Published in: Business
  • Be the first to comment

Teori struktur modal

  1. 1. KELOMPOK I : Gt. Hesny Ridhoyani Hartanto Erick Haryo Pratomo
  2. 2. PENDEKATAN TRADISIONAL Pendekatan tradisional berpendapat akan adanya struktur modal yg optimal. Dengan kata lain struktur modal mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan. Struktur modal bisa di ubah-ubah agar bisa diperoleh nilai perusahaan yg optimal.
  3. 3. PENDEKATAN MODIGLIANI DAN MILLER  Proposisi MM Tanpa Pajak  Proposisi 1 (Tanpa Pajak)  Proposisi 2 (Tanpa Pajak)  Proposisi MM dengan Pajak  Proposisi 1 (dengan Pajak)  Proposisi 2 (dengan Pajak)
  4. 4. PROPOSISI MM TANPA PAJAK Proposisi 1 (Tanpa Pajak) Nilai perusahaan yg menggunakan utang akan sama dengan nilai perusahaan yg tidak menggunakan utang Persamaan : VL = VU
  5. 5. Proposisi 2 (Tanpa Pajak) Mengatakan bahwa tingkat keuntungan yg disyaratkan untuk perusahaan yg menggunakan utang, naik proporsional terhadap peningkatan rasio utang dengan saham ks = ko + B/S (ko – kb)
  6. 6. PROPOSISI MM DENGAN PAJAK Proposisi 1 (dengan Pajak) Nilai perusahaan dengan utang akan sama dengan nilai perusahaan tanpa utang plus penghematan pajak karena bunga utang VL = VU = Tc B
  7. 7. Proposisi 2 (dengan Pajak) Mengatakan bahwa biaya modal saham akan meningkat dengan semakin meningkatnya utang. Tetapi penghematan dari pajak akan lebih besar dibandingkan dengan penurunan nilai karena kenaikan biaya modal saham. ks = ko + B/S (1 – Tc)(ko – kb)
  8. 8. TEORI TRADE-OFF DALAM STRUKTUR MODAL Gabungan antara teori struktur modal Modgiliani-Miller dengan memasukkan biaya kebangkrutan dan biaya keagenan mengindikasikan adanya trade-off antara penghematan pajak dari utang dengan biaya kebangkrutan
  9. 9. MODEL MILLER DENGAN PAJAK PERUSAHAAN DAN PERSONAL  Nilai perusahaan dengan pajak lebih tinggi dibandingkan dengan nilai perusahaan tanpa pajak. Selisih tersebut diperoleh melalui penghematan pajak karena bunga bisa dipakai untuk mengurangi pajak Penghematan pajak = VL – VU = tc . B
  10. 10. PECKING ORDER THEORY  Menurut teori ini, manajer keuangan tidak memperhitungkan tingkat utang yang optimal. Kebutuhan dana ditentukan oleh kebutuhan investasi. Jika ada kesempatan investasi, maka perusahaan akan mencari dana untuk mendanai kebutuhan investasi tsb. Perusahaan akan mulai dengan dana internal dan sebagai pilihan terakhir adalah menerbitkan sahan.
  11. 11. TEORI ASIMETRI INFORMASI DAN SIGNALING  Myers dan Majluf (1997) Menurut Myers dan Majluf, ada asimetri informasi antara manajer dengan pihak luar. Manajer mempunyai informasi yg lebih lengkap mengenai kondisi kondisi perusahaan dibandingkan dengan pihak luar
  12. 12.  Signaling (Ross, 1997) Jika utang meningkat, maka kemungkinan bangkrut akan semakin meningkat. Jika perusahaan mengalami kebangkrutan, maka manajer akan “terhukum”. Perusahaan yg meningkatkan utang bisa dipandang sebagai perusahaan yang yakin dengan prospek masa mendatang. Dengan demikian utang merupakan tanda atau signal positif
  13. 13. PENDEKATAN TEORI KEAGENAN Struktur modal disusun sedemikian rupa untuk mengurangi konflik antara berbagai kelomplok. Erat kaitannya dgn konflik antara pemegang saham dgn manajer adalah konsep free-cash flow (aliran kas yg tersisa sesudah semua usulan investasi)
  14. 14. PENDEKATAN INTERAKSI PRODUK ATAU INPUT DGN PASAR  Ada 2 kategori dalam pendekatan ini :  Menjelaskan hubungan antara struktur modal perusahaan dengan strategi  Menjelaskan hubungan antara struktur modal perusahaan dengan karakteristik produk atau input
  15. 15. KONTES ATAS PENGENDALIAN PERUSAHAAN  Beberapa dalam penemuan ini adalah perusahaan yg menjadi target (dalam pengambilalihan) akan meningkatkan tingkat utangnya, dan mengakibatkan kenaikan harga saham

×