Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
PANDUAN
PERMOHONAN
DAN APLIKASI
ASESMEN
NETWORKING
LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI
TEKNOLOGI INFORMASI DAN TELEKOMUNIKASI INDO...
Latar belakang
Sertifikasi profesi merupakan upaya untuk memberikan pengakuan atas kompetensi yang dikuasi seseorang sesua...
Panduan Pengisian fomulir Permohonan dan Aplikasi
Bagian 1
Pada bagian ini Calon Peserta Uji Kompetensi ( CPUK ) diwajibka...
SKEMA SERTIFIKASI
Networking
1. UJI KOMPETENSI NETWORKING
Uji Kompetensi Networking merupakan sebuah pengumpulan bukti ter...
UJI KOMPETENSI
BADAN NASIONAL SERTIFKASI KOMPETENSI
Standart kompetensi ini mengacu pada SKKNI
Nomor : TIK.JK01.003.01
Jud...
5.3 Spesifikasi teknis dan harga terbaru diperoleh dengan menghubungi vendor
5.4 Disain WAN dilaporkan
Nomor : TIK.JK02.00...
Nomor : TIK.JK02.014.01
Judul : Menginstalasi Dan Mengkonfigurasi TCP / IP Statis Pada Workstation Yang Terhubung Pada Jar...
2.3 Keamanan jaringan dari ancaman seperti hacker, eavesdropping, virus dan lainnya
dimonitor.
2.4 Perangkat lunak anti vi...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Panduan permohonan dan aplikasi asesmen networking

1,289 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Panduan permohonan dan aplikasi asesmen networking

  1. 1. PANDUAN PERMOHONAN DAN APLIKASI ASESMEN NETWORKING LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN TELEKOMUNIKASI INDONESIA Jalan Pucang Anom Timur 23, Lantai 2, Surabaya 60282
  2. 2. Latar belakang Sertifikasi profesi merupakan upaya untuk memberikan pengakuan atas kompetensi yang dikuasi seseorang sesuai dengan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional atau standar khusus. Standar Kompetensi adalah pernyataan yang menguraikan keterampilan, pengetahuan dan sikap yang harus dilakukan saat bekerja serta penerapannya, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh tempat kerja (industri). Kompeten diartikan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan yang didasari oleh pengetahuan,ketrampilan dan sikap sesuai dengan unjuk kerja yang ditetapkan. Sertifikasi dilaksanakan dengan uji kompetensi melalui beberapa metode uji oleh asesor yang dimiliki lisensi dari BNSP. Uji kompetensi silaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK). TUK LSP TIK merupakan tempat kerja atau lembaga yang dapat memberikan fasilitas pelaksanaan uji kompetensi yang telah diverifikasikan oleh LSP TIK Indonesia. LSP TIK mempunyai fungsi sebagai: a. Sertifikator: LSP TIK menyelenggarakan sertifikasi kompetensi atas nama BNSP. b. Developer: LSP TIK memelihara, mengkaji ulang dan mengembangkan standard kompetensi. Prosedur Asesmen 1. Calon Peserta Uji Kompetensi dapat memahami klaster atau unit kompetensi yang akan diuji. 2. CPUK mengajukan permohonan Sertifikasi melalui TUK ( Tempat Uji Kompetensi ) yang dipilih atau melalui LSP TIK, dengan melengkapi dan mengisi Formulir Permohonan dan Aplikasi Asesmen. Panduan pengisian Formulir data dilihat di 3. CPUK akan disetujui sebagai Peserta Uji Kompetensi ( PUK ) jika persyaratan telah lengkap dan Tempat dan Waktu pelaksanaan Uji Kompetensi telah disepakati oleh PUK dan Asesor/ TUK sesuai dengan Skema Sertifikasi yang diujikan. 4. Proses Uji Kompetensi / Asesmen dapat dilaksanakan, asesor akan memberikan penilaian dan merekomendasikan Kompeten ( K ) atau BK ( Belum Kompeten ) 5. Peserta yang dinyatakan kompeten, akan diterbitkan sertifikat Kompetensi sesuai klaster yang diambil. 6. Sertifikat akan dikeluarkan oleh pihak LSP TIK yang selanjutnya bisa diambil melalui TUK yang dipilih. Kewajiban Pemegang Sertifikat 1. Melaksanakan keprofesian dibidangnya dengan tetap menjaga kode etik profesi. 2. Mengikuti Program surveilen yang ditetapkan LSP TIK minimal satu tahun sekali. 3. Melaporkan kegiatan profesi setiap 6 bulan sekali ke Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Persyaratan mengikuti Uji Sertifikasi Profesi PUK Uji Kompetensi harus melengkapai persyaratan sesuai dengan skema sertifikasi yang dipilih dan mengisi Formulir permohonan dan Aplikasi Asesmen serta melengkapai data – data sebagai berikut ini : 1. Phas foto 3x4 berwarna, 4 lembar. 2. Fotokopy KTP/SIM/KK sebanyak 1 lembar 3. Foto Copy Ijasah Terakhir sebanyak 1 Lembar 4. Melengkapi dokumen dan data sesuai dengan skema sertifikasi yang dipilih 5. Membawa contoh hasil karya, portfolio atau data yang siap dipresentasikan/ ditunjukan kepada asesor sesuai dengan Skema Sertifikasi yang dipilih. 6. Mengisi Formulir Surat Pernyataan dengan materai 6000
  3. 3. Panduan Pengisian fomulir Permohonan dan Aplikasi Bagian 1 Pada bagian ini Calon Peserta Uji Kompetensi ( CPUK ) diwajibkan mengisi semua data-data yang sesuai dan terkini. Mengisi Formulir Permohonan dan Aplikasi Asesmen : a. Data Pribadi : Pada bagian ini, cantumkan data pribadi, data pendidikan formal serta data pekerjaan anda pada saat ini. b. Data Pendidikan Terakhir : Hanya diisi dengan pendidikan formal terakhir dan dilampiri bukti dokumen. c. Data Pekerjaan Sekarang : Data pekerjaan yang digeluti pada saat sekarang d. Data Pelatihan : diisi dengan data-data pelatihan yang pernah anda ikuti yang relevan dengan Unit Standar Kompetensi yang akan dinilai. Tulislah data pelatihan anda dimulai dari urutan paling akhir (terkini). e. Data Pengalaman kerja ( FT : Fulltime; PT : Part Time ) : diisi dengan pengalaman kerja yang anda miliki yang relevan dengan kompetensi yang akan dinilai. Tulislah data pelatihan anda dimulai dari urutan paling akhir (terkini). f. Unit Kompetensi : adalah unit yang diajukan untuk dinilai / diuji kompetensi dalam rangka mendapatkan pengakuan sesuai dengan latar belakang pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja yang dimiliki. g. Kompetensi dan Bukti pendukung : Mengisi bukti pedukung dengan menyebutkan bukti yang sesuai dengan unit kompetensi yang diujikan dengan contoh sebagai berikut : a .Ijasah b. Sertifikat c. Surat pengalaman kerja d. Hasil Penelitian e. Produk yang dihasilkan h. Metode Penilaian : Setiap PUK pada setiap Uji Kompetensi tergantung pada klaster Uji Kompetensi yang akan diikuti. Metode penilaian ini harap dimengerti dan disetujui pada Dokumen Pedoman dan informasi SP3 ( Standart Kompetensi, Perencanaan Asesmen, Perangkat Asesmen dan Penilaian Mandiri sesuai dengan Skema sertifikasi yang diambil, agar dapat mengerti cara asesmen dan dapat mempersiapkan diri pada saat asesmen berlangsung. i. Penilaian Mandiri : Pada bagian ini, PUK diminta untuk menilai diri sendiri terhadap unit kompetensi yang akan diujikan dengan mempelajari seluruh standar Kriteria Unjuk Kerja (KUK), batasan variabel, panduan penilaian dan aspek kritis . Peserta telah yakin bahwa sudah benar-benar memahami seluruh isinya dan menilai kemampuan yang dimiliki secara obyektif terhadap seluruh daftar pertanyaan yang ada, serta tentukan apakah sudah kompeten (K) atau belum kompeten (BK). Jika PUK merasa tidak kompeten atau tidak siap untuk unit yang diujikan, maka Uji Kompetensi tidak dilanjutkan dan akan dilakukan pada saat PUK sudah siap untuk melakukan Uji Sertifikasi tersebut. j. Surat Pernyataan Peserta : PUK memahami dan membaca isi surat pernyataan kemudian mengisi dan menandatanganinya diatas materai 6000 Bagian 2 Pada bagian ini akan diisi oleh asesor pada saat Uji Kompetensi / Asesmen berlangsung. Asesor akan melakukan penilaian / Asesmen dan memberikan rekomendasi apakah PUK Kompeten (K), Belum kompeten (BK) atau Penilaian Lanjut (PL) untuk setiap kriteria Unjuk kerja berdasarkan bukti-bukti pendukung dan metoda, instrumen atau sumber – sumber penilaian seperti yang tercantum dalam dokumen Pedoman SP3. Asesor akan kemudian mendokumentasikan seluruh bukti pendukung dan hasil kegiatan PUK sesuai dengan kriteria Unjuk Kerja yang dipersyaratkan. Bagian 3 Asesor memberikan umpan balik kepada peserta mengenai pencapaian unjuk kerja dan peserta juga diminta untuk memberikan umpan balik terhadap proses penilaian yang dilaksanakan (kuesioner). Asesor dan peserta bersama-sama menandatangani pelaksanaan penilaian. Peserta Uji Kompetensi dapat mengajukan banding terhadap hasil asesmen apabila merasa mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari asesor. Perlakuan tidak adil tersebut meliputi diskriminasi di berbagai formulir, mempersulit dalam pembuktian asesmen dan jika ada konflik kepentingan. Untuk mengajukan banding atas keputusan hasil asesmen, Peserta Uji Kompetensi harus mengikuti prosedur dengan menuliskan komentar perlakuan tidak adil di dalam formulir umpan balik.
  4. 4. SKEMA SERTIFIKASI Networking 1. UJI KOMPETENSI NETWORKING Uji Kompetensi Networking merupakan sebuah pengumpulan bukti terhadap pengakuan dalam Memonitor Dan Mengadministrasi Keamanan Jaringan; Mengoperasikan Komputer (Personal Computer – PC) Yang Berdiri Sendiri (Stand Alone) Terhubung Pada Jaringan ; Menginstalasi Dan Mengkonfigurasi TCP / IP Statis Pada Workstation Yang Terhubung Pada Jaringan ; Menginstal Dan Mengkonfigurasi Dynamic Routing Pada Router ; Menginstal Dan Mengkonfigurasi Static Routing Pada Router ; Membuat Disain Jaringan Berbasis Luas (WAN) ; Mendisain Sistem Keamanan Jaringan ; Mengoper Melaksanakan Pekerjaan Secara Tim 2. PESERTA UJI KOMPETENSI Semua profesi di bidang Networking yang membutuhkan kompetensi dalam Memonitor Dan Mengadministrasi Keamanan Jaringan; Mengoperasikan Komputer (Personal Computer – PC) Yang Berdiri Sendiri (Stand Alone) Terhubung Pada Jaringan ; Menginstalasi Dan Mengkonfigurasi TCP / IP Statis Pada Workstation Yang Terhubung Pada Jaringan ; Menginstal Dan Mengkonfigurasi Dynamic Routing Pada Router ; Menginstal Dan Mengkonfigurasi Static Routing Pada Router ; Membuat Disain Jaringan Berbasis Luas (WAN) ; Mendisain Sistem Keamanan Jaringan ; Mengoper Melaksanakan Pekerjaan Secara Tim 3. PERSYARATAN 1. Minimal Persyaratan Pendidikan akhir tingkat Menengah Atas ( SMA/SMK sederajat ). 4. UNIT KOMPETENSI No Kode Unit Judul Unit 1 TIK.JK05.011.01 Memonitor Dan Mengadministrasi Keamanan Jaringan 2 TIK.JK02.015.01 Mengoperasikan Komputer (Personal Computer – PC) Yang Berdiri Sendiri (Stand Alone) Terhubung Pada Jaringan 3 TIK.JK02.014.01 Menginstalasi Dan Mengkonfigurasi TCP / IP Statis Pada Workstation Yang Terhubung Pada Jaringan 4 TIK.JK02.011.01 Menginstal Dan Mengkonfigurasi Dynamic Routing Pada Router 5 TIK.JK02.010.01 Menginstal Dan Mengkonfigurasi Static Routing Pada Router 6 TIK.JK02.002.01 Membuat Disain Jaringan Berbasis Luas (WAN) 7 TIK.JK02.004.01 Mendisain Sistem Keamanan Jaringan 8 TIK.JK01.003.01 Mengoper Melaksanakan Pekerjaan Secara Tim
  5. 5. UJI KOMPETENSI BADAN NASIONAL SERTIFKASI KOMPETENSI Standart kompetensi ini mengacu pada SKKNI Nomor : TIK.JK01.003.01 Judul : Melaksanakan Pekerjaan Secara Tim Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 01 Menetapkan, mengembangkan, dan memperbaiki kinerja tim 1.1 Standar unjuk kerja tim yang jelas, akurat, dan relevan sesuai tujuan yang diharapkan dikembangkan. 1.2 Tujuan untuk merefleksikan budaya organisasi dan standar-standar unjuk kerja dirancang. 1.3 Tujuan tim dibandingkan dengan pelayanan dan ditinjau secara berkala. 1.4 Pendekatan kerjasama antar anggota tim dilakukan. 1.5 Masukan dari anggota tim dicatat. 02 Mengkoordinasikan anggota tim 2.1 Pekerjaan yang sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan diselesaikan. 2.2 Tugas-tugas tim dikonsultasikan dengan anggota tim untuk menjamin operasi tim yang efektif dan digunakannya sumber daya yang efisien. 2.3 Untuk mencapai standard sesuai kebutukan pelanggan anggota tim dimotifasi. 2.4 Umpan balik bagi tim sehubungan dengan prestasi dari unjuk kerja atau standar pelayanan yang telah disetujui diberikan. 03 Mendelegasikan tanggung jawab dan kewenangan 3.1 Tanggung jawab dan kewenangan tim serta individu dalam prosedur organisasi ditetapkan dengan jelas. 3.2 Tanggung jawab yang harus dijalankan, didelegasikan dengan jelas. 3.3 Kebijakan, perencanaan, dan solusi masalah dikomunikasikan dengan jelas dan singkat pada tim. Nomor : TIK.JK02.002.01 Judul : Membuat Disain Jaringan Berbasis Luas (WAN) Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 01 Mengidentifikasi persyaratan WAN 1.1 Segmen-segmen dari WAN yang diusulkan diidentifikasi. 1.2 Kebutuhan Segmen WAN ditentukan menggunakan analisis fungsional. 1.3 Kandungan dan volume lalu lintas diperkirakan sesuai harapan penggunaan organisasi. 02 Mengidentifikasi spesifikasi WAN 2.1 Kebutuhan sumber daya diidentifikasi untuk masing-masing segmen WAN. 2.2 Fitur-fitur lingkungan fisik WAN dipertimbangkan sebagai efek dari disain WAN. 2.3 Pilihan topologi WAN dihitung harganya berdasarkan pertimbangan batasan biaya. 2.4. Pilihan-pilihan topologi dipertimbangkan dengan mengacu pada sumber daya yang tersedia dan fungsional WAN. 2.5. Topologi WAN yang sesuai dipilih berdasarkan kebutuhan organisasi dan batasan biaya. 03 Membuat disain awal jaringan WAN 3.1. Persyaratan pengguna ditinjau ulang dan persyaratan jaringan WAN diidentifikasi.. 3.2 Diagram jaringan fisik WAN dikembangkan sesuai persyaratan pengguna. 3.3 Tipe-tipe terminal dan penempatannya prosesor-prosesor, protokol yang diperlukan dan arsitektur jaringan ditentukan berdasarkan spesifikasi teknik dan persyaratan pengguna 04 Mengevaluasi lalu lintas jaringan 4.1 Jalur lalu lintas serta pengaruhnya terhadap piranti masukan dan keluaran serta pengaruhnya pada prosesor diprediksi dari persyaratan saat ini dan masa yang akan datang. 4.2 Mengevaluasi lalu lintas jaringan. Disain diukur berdasarkan volume lalu lintas yang diharapkan. 4.3 Profil kinerja WAN (baik/buruk) diidentifikasi dan pengaruh pada sistem lain ditinjau ulang. 05 Menyelesaikan disain jaringan 5.1 Ukuran dan persyaratan ditinjau ulang dan disain akhir diusulkan 5.2 Dukungan dan persyaratan-persyaratan pelatihan ditentukan dan ditambahkan ke persyaratan
  6. 6. 5.3 Spesifikasi teknis dan harga terbaru diperoleh dengan menghubungi vendor 5.4 Disain WAN dilaporkan Nomor : TIK.JK02.004.01 Judul : Mendisain Sistem Keamanan Jaringan Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 1. Melakukan evaluasi kebutuhan 1.1 Hasil evaluasi kebutuhan didiskusikan dengan pihak konsultan. 1.2 Hasil evaluasi disepakati dengan pihak konsultan dan pihat terkait (pengguna).. 2. Mengidentifikasi pengendalian yang diperlukan 2.1 Metode dan konsep evaluasi yang digunakan didalam pengendalian sistem disediakan. 2.2 Cakupan sistem dan modul dievaluasi sesuai dengan kebutuhan pengguna dan kebutuhan keamanan. 2.3 Penanganan kesalahan ditangani sesuai dengan kebutuhan keamanan dan fungsi bisnis. 2.4. Waktu dan kejadian penanganan kesalahan didokumentasikan. 2.5. Hasil pengendalian yang telah didokumentasikan diteruskan ke atasan untuk ditindaklanjuti. 3. Mendisain pengendalian untuk diterapkan dalam sistem 3.1 Metode pengendalian yang digunakan dalam merancang sistem didokumentasikan. 3.2. Pengendalian yang akan dibangun didalam pengembangan sistem diidentifikasi 3.3. Sistem Operasi yang digunakan untuk mengakses pengendalian diidentifikasi. 3.4. Kewenangan akses bagi pengguna didokumentasikan sesuai dengan klasifikasi pengguna (untuk diimplementasikan ke dalam program dan prosedur, guna memenuhi kebutuhan klien) 3.5. Persetujuan konsultan dan pejabat yang berwenang untuk rancangan pengendalian didapatkan Nomor : TIK.JK02.010.01 Judul : Menginstal Dan Mengkonfigurasi Static Routing Pada Router Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 1. Menyiapkan Router 1.1. Konfigurasi router diidenfitikasi dan disiapkan. 1.2. Antarmuka dari router dikonfigurasi. 1.3. Konfigurasi administrasi ditetapkan. 2. Mengkonfigurasi Router 2.1 Hubungan antar router diidentifikasi dan dikonfigurasi. 2.2 Perintah untuk mengaktifkan routing statik dari router dijalankan di setiap router. 2.3 Default routing untuk router ditetapkan 3. Menguji Router 3.1 Koneksi pada router diuji melalui terminal yang terhubung pada jaringan. 3.2 Verifikasi router dilakukan. 3.3 Hasil pengujian dilaporkan. Nomor : TIK.JK02.011.01 Judul : Menginstal Dan Mengkonfigurasi Dynamic Routing Pada Router Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 1. Menyiapkan Router. 1.1 Konfigurasi router diidenfitikasi dan disiapkan. 1.2 Antarmuka dari router dikonfigurasi. 1.3. Konfigurasi administrasi ditetapkan 2. Mengkonfigurasi Router. 2.1 Hubungan antar router diidentifikasi dan dikonfigurasi. 2.2 Perintah untuk mengaktifkan routing dinamik dari router dijalan-kan di setiap router. 2.3 Default routing untuk router ditetapkan. 3. Menguji Router 3.1 Koneksi pada router diuji melalui terminal yang terhubung pada jaringan. 3.2 Verifikasi router dilakukan. 3.3 Hasil pengujian dilaporkan.
  7. 7. Nomor : TIK.JK02.014.01 Judul : Menginstalasi Dan Mengkonfigurasi TCP / IP Statis Pada Workstation Yang Terhubung Pada Jaringan Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 1. Mengidentifikasi Workstation 1.1. Sistem operasi yang berjalan di workstation diidentifikasi. 1.2. Informasi cara menginstal dan mengkonfigurasi TCP / IP pada sistem operasi yang bersangkutan dikumpulkan. 2. Mengumpulkan informasi internetworking. 2.1. IP address untuk workstation yang bersangkutan diidentifikasi. 2.2. Subnet mask untuk jaringan diidentifikasi. 2.3 IP address dari default gateway diidentifikasi 2.4. IP address (nama) DNS server yang digunakan diidentifikasi 3. Menginstal protokol TCP / IP 3.1 NIC dipastikan harus sudah terdeteksi oleh sistem operasi. 3.2 Perintah untuk menginstalasi protokol TCP / IP dijalankan (sesuai dengan sistem operasi yang digunakan). 3.3 Informasi internetworking diberikan pada program instalasi. 3.4 Bila diperlukan workstation di-boot ulang. 3.5 Aplikasi program utilitas untuk menampilkan konfigurasi dasar TCP / IP dijalankan untuk mencek ulang hasil konfigurasi . Nomor : TIK.JK02.015.01 Judul : Menginstalasi Dan Mengkonfigurasi TCP / IP Dinamis Pada Workstation Yang Terhubung Pada Jaringan Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 1 Mengidentifikasi Workstation 1.1 Sistem operasi yang berjalan di workstation diidentifikasi. 1.2 Informasi cara menginstal dan mengkonfigurasi TCP / IP pada sistem operasi yang bersangkutan dikumpulkan. 2. Menginstal protokol TCP / IP 2.1 NIC dipastikan harus sudah terdeteksi oleh sistem operasi. 2.2 Perintah untuk menginstalasi protokol TCP / IP dijalankan (sesuai dengan sistem operasi yang digunakan).. 2.3 Bila diperlukan workstation di-boot ulang. 2.4 Aplikasi program digunakan untuk menampilkan konfigurasi dasar. 2.5 TCP / IP dijalankan untuk melihat konfigurasi TCP / IP yang diberikan DHCP server. 3. Menguji koneksi TCP / IP 3.1 Perintah ping ke suatu IP address remote station dijalankan untuk meyakinkan koneksi fisik sudah terbentuk 3.2 Perintah ping ke suatu nama domain dijalankan untuk meyakinkan bahwa koneksi ke DNS server sudah terbentuk. Nomor : TIK.JK05.011.01 Judul : Memonitor Dan Mengadministrasi Keamanan Jaringan Elemen Kompetensi Kriteria Unjuk Kerja 1. Menjamin akun pengguna agar selalu terkendali 1.1 Isian akun standar pengguna dimodifikasi untuk memastikan bahwa mereka cocok dengan kebijakan keamanan. 1.2 Akun pengguna yang telah dibuat dengan keamanan yang longgar dimodifikasi sesuai dengan kebijakan akses dan keamanan. 1.3 Pesan resmi yang sesuai dengan akun pengguna ditampilkan saat pengguna log on. 1.4 Utilitas yang sesuai diimplementasikan untuk menguji ketangguhan sandi yang digunakan. 1.5 Prosedur kendali akun ditinjau ulang untuk memastikan bahwa pengguna yang telah keluar dihapus atau dinonaktifkan akunnya. 1.6 Layanan informasi semacam internet diakses untuk mengidentifikasi ancaman keamanan yang sudah dikenal dan terbaru dengan menggunakan perangkat lunak dan atau perangkat keras yang sesuai. 2. Memastikan akses yang aman ke file dan sumber daya. 2.1 Fitur-fitur akses dan keamanan yang dikandung dalam sistem operasi jaringan ditinjau ulang. 2.2 Skema kategori keamanan file ditinjau ulang atau dikembangkan dan kesadaran pengguna dalam masalah pengaturan keamanan diyakinkan.
  8. 8. 2.3 Keamanan jaringan dari ancaman seperti hacker, eavesdropping, virus dan lainnya dimonitor. 2.4 Perangkat lunak anti virus diterapkan pada server dan workstation. 2.5 Fasilitas enkripsi bawaan dan tambahan diterapkan dengan tepat. 3. Mengembangkan Service Level Agreements (Perjanjian Tingkat Layanan) atau SLA 3.1 Perangkat lunak dari pihak ketiga yang sesuai digunakan untuk mengevaluasi dan melaporkan keamanan dalam jaringan. 3.2 Log dan laporan audit ditinjau ulang untuk mengidentifikasi gangguan dan ancaman keamanan. 3.3 Pemeriksaan kesalahan dan aktivitas lain dilaksanakan untuk memastikan bahwa prosedur tidak dilewati. 3.4. Laporan audit dan rekomendasi-rekomendasi disiapkan serta dipresentasikan kepada manajemen senior dan persetujuan untuk perubahan diperoleh.

×