Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Pengantar Sistem Penunjang Keputusan (DSS)Apakah Sistem Penunjang Keputusan ?     Pada sekitar tahun 1960-1970, Sistem Pen...
Tujuan SPK:·   Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semiterstruktur·   Mendukung penilaian atau kep...
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSANDECISION SUPPORT SYSTEM (DSS)PEMBUATAN KEPUTUSANDalam pembuatan keputusan ada dua orang yang men...
Aktivitas peninjauan kembali, yaitu memberikan penilaian terhadap pilihan yang telahdilakukan.2. Keputusan menurut Mintzbe...
membuka peluang baru dalam penggunaan computer.Tidak sampai tahun 1971, ditemukan istilah DSS, G Anthony Gorry dan Michael...
Tujuan ini berkaitan dengan tiga prinsip dasar dari konsep DSS, yaitu strukturmasalah,dukungan keputusan, dan efektivitas ...
alternative tersebut, dan memberikan informasi lanjutan.LAPORAN1. Laporan berkala dan khususLaporan berkala atau periodic ...
Model adalah abstrak dari sesuatu; ia mewakili beberapa fenomena, yaitu objekdan aktivitas. Fenomena itu disebut entity. C...
Teknik simulasi.Format output simulasi.KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PEMODELANManajer yang menggunakan model matematis dapat mem...
1. Bahasa PemodelanBahasa pemodelan atau maodeling language dibuat untuk membuat tugaspembentukanmodel menjadi lebih mudah...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sistem penunjang keputusan by mardi

4,283 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Sistem penunjang keputusan by mardi

  1. 1. Pengantar Sistem Penunjang Keputusan (DSS)Apakah Sistem Penunjang Keputusan ? Pada sekitar tahun 1960-1970, Sistem Penunjang Keputusan (Decision SupportSystem) mulai diper kenalkan. Sistem Penunjang Keputusan dirancang untukmengembangkan efektivitas dan produktivitas dari para manajer dan kaumprofesional.SPK adalah suatu sistem interaktif yang sering digunakan oleh para individu yangmem -punyai pengalaman minim dengan komputer dan meto de analisis. Sistem ini jugamencakup berbagai jenis sistem, perangkat dan teknologi dalam pengembangan suatusuatu organisasi. SPK dipakai untuk membantu decision maker dalam pengambilankeputusan sehingga keputusan yang dihasilkan menjadi tepat sasaran dan betul – betulberguna bagi organisasi.Alasan (latar belakang) mengapa memerlukan SPK:· Membutuhkan informasi yang akurat dan baru secara cepat.· SPK sering dianggap sebagai keberhasilan dari suatu organisasi.· Manajemen mengamanatkan perlunya SPK dalam organisasi.· Informasi yang dibutuhkan tergantung pada waktu (sesuai situasi dan kondisi).· Perlunya penghematan biaya operasional.
  2. 2. Tujuan SPK:· Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semiterstruktur· Mendukung penilaian atau keputusan manajer bukan menggantikannya.· Meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya.Bayangkan sebuah organisasi dimana para manajernya tidak dapat menggunakankomputer untuk membantu aktivitas yang memerlukan keputusan. Bandingkangambarandiatas sebuah organisasi dimana para manajernya secara rutin menggunakan komputeruntuk mendapatkan dan memproses pengetahuan yang mendasari suatu keputusanyangdibuat. SPK menyimpan dan memproses berbagai jenis pengetahuan sangat cepatdaripada pikiran manusia.Sebagai tambahan dalam keuntungan efisiensi, SPK sangat efektif dalam penangan -an berbagai macam pengetahuan karena tidak mempunyai kondisi manusia sepertikelelahan, kealpaan, kesalahan kalkulasi, dan stress. Kegagalan dalammengaktualisasi -kan berbagai penunjang keputusan dapat membuat para manajer dan organisasinyadalamposisi tidak menguntungkan.
  3. 3. SISTEM PENUNJANG KEPUTUSANDECISION SUPPORT SYSTEM (DSS)PEMBUATAN KEPUTUSANDalam pembuatan keputusan ada dua orang yang mengartikan artian pembuatanKeputusan yaitu Simon dan Mintzberg1. Keputusan menurut SimonDalam bukunya terbitan Tahun 1977, simon menguraikan istilah keputusan menjadiKeputusan terprogram dan Keputusan tak terprogram Keputusan terprogram yaitubersifat berulang-ulang dan rutin. pada suatu tingkat tertentu dan prosedur telah ditetapkan untuk menanganinya sehingga ia dianggap suatu denovo (yang baru) setiapkaliterjadi.Keputusan tak terprogram yaitu bersifat baru, tidak terstruktur, dan biasanya tidakurut.Ia juga menjelaskan bahwa dua jenis keputusan tersebut hanyalah kesatuan ujungyangterangkai secara hitam putih, sifatnya begitu kelabu atau tak jelas, namun demikiankonsep keputusan terprogram dan tak terprogram sangatlah penting, karnamasingmasingmemerlukan teknik yang berbeda.Kontribusi Simon yang lain adalah penjelasan mengenai empat fase yang harus dijalanioleh Manajer dalam menyelesaikan masalah, fase tersebut adalah :Aktivitas intelegensi, yaitu mencari kondisi dalam lingkungan yang memerlukanpemecahanAktivitas disain, yaitu menemukan, mengembangkan, dan menganalisis kemungkinantindakan yang akan dilakukan.Aktivitas pemilihan, yaitu menentukan cara tindakan cara tertentu dari beberapa carayangsudah ada.
  4. 4. Aktivitas peninjauan kembali, yaitu memberikan penilaian terhadap pilihan yang telahdilakukan.2. Keputusan menurut MintzbergMintzberg terkenal dengan teorinya mengenai peranan manajerial, teori inimengemukakan sepuluh peranan manajerial yang terbagi dalam tiga kategori, yaituinterpersonal, informasional, desisional.Peranan informasonal mengemukakan bahwa manajer mengumpulkan danmenyebarkaninformasi, dan peranan desisional mengemukakan bahwa manajer menggunakaninformasi dalam pembuatan berbagai jenis keputusan.Ada empat peranan desisional menurut mintzberg :_ Pengusaha, ketika manajer berperan sebagai pengusaha (entrepreneur) makapeningkatan hal ini yang bersifat permanent diabadikan sebagai organisasi._ Orang yang menangani gangguan, ketika menajer berperan sebagai orang yangmenangani gangguan (disturbace handler), maka ia akan memecahkan masalah yangbelum di antisipasi. Ia membuat keputusan untuk merespon gangguan yang timbulsepertiperubahan ekonomi, ancaman dari pesaing, dan adanya peraturan pajak baru._ Pengalokasi sumber, dengan peranan sebagai pengalokasi sumber (resorcealocator), manajer diharapkan mampu menentukan pembagian sumber organisasikepadaberbagai unit yang ada misalnya pembuatan keputusan untuk menetapkan anggaranoperasi tahunan._ Negosiator, dalm peran sebagai negosiator (negotiator), manajer mengatasiperselisihan yang muncul dalam perusahaan dan perselisihan yang terjadi antaraperusahaan dan lingkungannya. Contohnya melakukan negosiasi kontrak baru denganserikat pekerja.DSS (Decision Suport system)Pengembanag DSS berawal pada akhir tahun 1960-an dengan adanya penggunacomputersecara time-sharing (berdasarkan pembagian waktu). Pada mulanya seseorang dapatberinteraksi langsung dengan computer tanpa harus melalui spesialis informasi.Timesharing
  5. 5. membuka peluang baru dalam penggunaan computer.Tidak sampai tahun 1971, ditemukan istilah DSS, G Anthony Gorry dan Michael S.ScottMorton yang keduanya frofesor MIT, bersama-sama menulis artikel dalam jurnalyangberjudul “A Framework for Management Information System” mereka merasakanperlunya ada kerangka untuk menyalurkan aplikasi computer terhadap pembuatankeputusan manajemen.Gorry dan Scott Morton mendasarkan kerangka kerjanya pada jenis keputusanmenurutSimon dan tingkat manajemen dari Robert N. Anthony. Anthony menggunakan istilahStrategic palnning, managemen control dan operational control (perencanaanstrategis,control manajemen, dan control manajemen).JENIS DSSUsaha berikutnya dalam mendefinisikan konsep DSS dilakuikan oleh Steven L. Alter.Alter melakukan study terhadap 56 sistem penunjang keputusan yang digunakan padawaktu itu, study tersebut memberikan pengetahuan dalam mengidentifikasi enam jenisDSS, yaitu :Retrive information element (memanggil eleman informasi)Analyze entries fles (menganali semua file)Prepare reports form multiple files (laporan standart dari beberapa files)Estimate decisions qonsquences (meramalkan akibat dari keputusan)Propose decision (menawarkan keputusan )Make decisions (membuat keputusan)TUJUAN DSSDalam DDS terdapat tiga tujuan yang harus di capai yaitu :_ Membantu manajer dalam pembuatan keputusan untuk memecahkan masalah semiterstruktur_ Mendukung keputusan manajer, dan bukannya mengubah atau menggantikeputusan tersebut_ Meningkatkan efektivitas menajer dalam pembuatan keputusan, dan bukannyapeningkatan efisiensi
  6. 6. Tujuan ini berkaitan dengan tiga prinsip dasar dari konsep DSS, yaitu strukturmasalah,dukungan keputusan, dan efektivitas keputusan.ARTI DSSDSS sebagai sebuah system yang memberikan dukungan kepada seorang manajer,ataukepada sekelompok manajer yang relative kecil yang bekerja sebagai team pemecahmasalah, dalam memecahkan masalah semi terstrukitur dengan memberikan informasiatau saran mengenai keputusan tertentu. Informasi tersebut diberikan oleh laporanberkala, laporan khusus, maupun output dari model matematis. Model tersebut jugamempunyai kemampuan untuk memberikan saran dalam tingkat yang bervariasiCARA PENGGUNAAN INFORMASI DARI DSSPada dasarnya dua pengguna informasi dari DSS oleh manajer, yaitu untukmendefinisikan masalah dan memecahkan masalah tersebut. Pendefinisian masalahadalah usaha definisi dari pendekatan system. Ia juga berkaitan dengan faseintelegensiyang di kemukakan oleh simon. Selanjutnya manjer menggunakan informasi untukmemecahkan masalah yang telah diidentifikasi. Hal ini merupakan usaha pemecahanmenurut poendekatan sistim dan berkaitan denga fase disain dan pemilihan.Pada umumnya, lapaoran berkala dan khusus digunakan terutama dalam usahadefinisi,dan simulasi dalam usaha pemecahanLaporan berkala dapat di rancang untuk menidentifikasi masalah atau masalah yangkemungkinan besar akan muncul, manjer juga melakukan query terhadap databaseuntukmenemukan masalah atau mempelajari lebih jauh lagi mengenai masalah yang telahdiidentifikasi. Simulasi dapat juga membuka masalah yang tersembunyi, karnakelemahancenderung akan kelihatan menonjol ketika operasi perusahaan diubah secaramatematis.Laporan berkala dan khusus dapat juga membantu manajer untuk memecahkanmasalahdengan cara mengidentifikasi keputusan alternative, mengevaluasi dan memilih
  7. 7. alternative tersebut, dan memberikan informasi lanjutan.LAPORAN1. Laporan berkala dan khususLaporan berkala atau periodic report yaitu laporan yang dibuat menurut jadwaltertentu contohnya adalah analis penjualan terhadap pelanggan perbulan dan laporankhusus atau special report yaitu laporan yang di buat ketika laporan dibuat ketikasesuatuyang tidak seperti biasanya terjadi contohnya laporan mengenai kecelakaan. Dalampenggunaannya laporan berkala dan khusus bersifat lengkap atau ringkas.2. laporan lengkap dan ringkaslaporan lengakap atau detail report yaitu laporan yang memberikan spesifikasimengenai setiap tindakan atau transaksi dan baris yang mewakili tindakan atautransaksidisebut baris lengkap atau detail line sedangkan laporan ringkas atau summaryreportyaitu laporan yang menyertakan baris yang mewakili beberapa tindakan atautransaksi.Baris laporan biasanya di cetak dalam beberapa ururtan tertentu, filed yang beradadalam record data, yang disebut key filed atau control filed digunakan untukmengurutkan record sebelum laporan tersebut dicetak.Yang paling sering digunakan ialah Ascending sequence (urutan naik) disini nilaifiledcontrol terendah (no pelanggan 0001 atau nama Aardbverk) didaftar pertama kali, dannilai tertinggi (no 9999 atau zikmund) di daftar paling akhir.PENGGABUNGAN MANAJEMEN DENGAN PENGECUALIN KEDALAMLAPORANKegunaan laporan sebagai alat pemecah masalah dapat ditingkatkan denganmenggabungkan manajemen dan pengecualian. Hal ini dapat dilakukan dengan empatcara :Menggunakan urutan laporan untuk menyorot pengecualianMembuat laporan hanya jika terjadi pengecualianMengelompokan pengecualian bersamaMenunjukan varian dari normaPEMODELAN MATEMATIS
  8. 8. Model adalah abstrak dari sesuatu; ia mewakili beberapa fenomena, yaitu objekdan aktivitas. Fenomena itu disebut entity. Contohnya jika sebuah model mewakiliperusahaan maka perusahaan itu disebut entity-nya.Model Ststis dan DinamisModel ststis islah model yang tidak memasukkan waktu sebagai variabelnya. Iaberkaitandengan situasi pada pada suatu saat tertentu sedangkan model dinamis ialah modelyangmemasukan waktu sebagai variabel, model ini mewakili tingkah laku entity sepanjangwaktu.Model Probabilitik dan DeterministikModel pobabilitas adalah model tentang adanya peluang akan terjadi sesuatu.Pobabilitasmempunyai jangkauan 0,00 (untuk sesuatu yang tidak punya peluang) dan 1,00 (untuksesuatu yang nyata-nyata terjadi) sedangkan model deterministic ialah kebalikan darimodel pobabilitasModel Optimisasi dan SuboptimisasiModel optimisasi adalah model yang menentukan pemecahan terbaik diantaraaltermatifyang ada. Agar supaya model tersebut dapat melakukan hal ini, masalah harusterstrukturdengan baik. Sedangkan model suboptimisasi yang seringkali disebut satisficingmodelialah model yang memungkinkan manajer untuk melakukan serangkaian keputusan,danmodel tersebut akan memproyeksikan penyelesaian. Model ini tidakmengidentifikasikankeputusan yang akan mennghasilkan penyelesaian yang terbaik, namun menyerahkantugas tersebut kepada manajer.SIMULASISimulasi atau pemodelan ialah proses dari sebuah model yang mewakili entitynya.Skenario, digunakan untuk menjelaskan setting tempat terjadinya simulasi.Variable keputusan, nilai input yang dimasukan manajer untuk mengukur dampakterhadap entity.
  9. 9. Teknik simulasi.Format output simulasi.KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PEMODELANManajer yang menggunakan model matematis dapat memperoleh keuntungansebagai berikut :Proses pemodelan menjadi pengalaman belajarKecepatan simulasi memberikan kemampuan bagi kita untuk mengevaluasi dampakkeputusan dalam jangka waktu yang singkat.Model memberikan daya peramalanModel membutuhkan biyaya yang lebih murah daripada metode trial-and-error.Sedangkan kerugian model adalah sebagai berikut:Sulitnay pemodelan system bisnis dan akan menghasilkan model yang tidak dapatmenangkap semua pengaruh pada entity.Dibutuhkan keterampilan matematika yang tinggi untuk menggembangkan modelyanglebih kompleks secara pribadiGRAFIK KOMPUTERSetiap manjer pada umumnya harus mempunyai kemampuan membuat grafik.Namun demikian, pada kenyatannya, riset menyatakan bahwa penggunan grafikternyatatidak selalu lebih baik dari pada pengguna table. Grafik nampaknya lebih baik dalamsituasi tertentu, seperti :_ Mencari ringkasan data yang cepat_ Mendeteksi trand masa lalu_ Membandingkan point dan pola variable yang berbeda_ Meramal aktivitas masa mendatang_ Mencari kesan yang relative sederhan adari sejumlah besar informasi yang adaBAHASA GENERASI KEEMPATSofware dimasukan kedalam perpustakaan software DSS untuk menghasilkan tigajenis output. Pada mulanya, satu-satunya cara ialah dengan mengkode programdenganbahasa pemograman.Dengan munculnya trend end-user computing, maka lahirlah bahasa yang baruyang dinamakan fourth-generatioan language (bahasa generasi keempat) atau 4GL
  10. 10. 1. Bahasa PemodelanBahasa pemodelan atau maodeling language dibuat untuk membuat tugaspembentukanmodel menjadi lebih mudah dari pada menggunakan bahasa berorientasi salah satubahasa pemodelan yang pertama adalah GPSS (General Purpose simulation system)yangdikembangkan IBM pada awal tahun 1960-an2. Bahasa Tingkat Sangat TinggiVery high level language atau bahasa tingkat sangat tinggi biasanya digunakan untukmenjelaskan bahasa pemograman, seperti APL, yang menawarkan kesingkatan dandayadi atas dan melebihi apa yang bisa dilakukan oleh bahasa konversional.3. Generator aplikasiApplication generator atau generator aplikasi menghasilkan program aplikasi sepertiinventarisasi dan penggajian tanpa pemograman4. Penulisan LaporanReport writer atau penulisan laporan dirancang secara khusus untuk membuat laporan5. Generator GrafikGraph generator atau generator grafik yang juga disebut graphics package digunakanuntuk menampilkan atau mencetak data dalam berbagai macam bentuk grafik.6. Bahasa Query Databasebahasa yang memungkinkan kita untuk menampilkan data dari berbagai table daribeberapa bentuk Kriteria.SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN KELOMPOKSystem penunjang keputusan kelompok atau group decision support system (GDSS)ialahkombinasi dari Komputer, komunikasi, dan teknologi keputusan dan yang digunakanuntuk menemukan, merumuskan, dan memecahkan masalah dalam pertemuankelompok.Tujuan GDSS adalah untuk pertukaran ide, opini, dan preferensi dalam kelompok.

×