Basic photography

1,136 views

Published on

Published in: Technology, Art & Photos
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,136
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Basic photography

  1. 1. Salah satu hal yang mungkin wajib dimengerti olehfotografer adalah menyangkut komposisi dari obyek yangakan kita foto. Berikut ini beberapa acuan yang umumdigunakan.Kadang kita bertanya-tanya, mengapa foto yang diambiloleh si A lebih menarik dibanding si B walaupun obyeknyasama. Atau apa yang membuat foto fotografer tingkat duniaterasa lebih enak dilihat. Salah satu jawabannya mungkinterkait erat dengan masalah komposisi.Komposisi obyek kadang mempunyai dampak yang sangatbesar pada cara pandang kita terhadap suatu karya foto.Penempatan obyek yang tepat dan harmonis dapatmeningkatkan mutu karya foto kita.
  2. 2. Ada banyak acuan komposisi di dunia fotografi, namun sayasarikan beberapa saja. Beberapa hal yang yang harusdiperhatikan mengenai komposisi diantaranya:1. Simplicity (kesederhanaa)2. Rule of the Thirds (aturan sepertiga area)3. Lines (kombinasi garis dan perspektif)4. Balance (keseimbangan obyek)5. Framing (memberikan dimensi)6. Avoiding Mergers (hindari keruwetan obyek)
  3. 3. Simplicity atau kesederhanaan dalam menangkap obyekfoto berarti dapat menentukan apa yang akan kitatonjolkan dari foto kita tersebut. Bagaimana kita bisamengisolasi obyek utama atau sering disebut POI (Point ofInterest) dari foto kita tersebut. Isolasi POI ini dapatdengan bermacam-macam cara, seperti cropping/zoom-in,mencari angle lain, menggelapkan background, membuatbackground blur dsb. Proses isolasi ini bisa langsungdilakukan saat kita memotret (ini yang disarankan karenadapat melatih perasaan dan kejelian kita memilih POI)atau untuk beberapa kasus bisa dilakukan dengan post-process perangkat lunak.Contoh cropping/zoom-in adalah:
  4. 4. Foto dikiri adalah foto asli, terlihat kerancuan POI yaitu apakah kita akanmenonjolkan bunga yang sedang kuncup atau kelopak bunga yangsedang mekar atau bahkan hanya sekedar daun-daun yang ada dibackground.Foto disebelah kanan setelah kita menentukan obyek mana yang akankita tonjolkan sebagai POI, terlihat bahwa warna kelopak bunga sangatmenarik untuk di-explore lebih jauh..Jadi buatlah foto Anda mempunyai POI dengan latar belakang ygsederhana/simple, hindari obyek-obyek yang tidak berhubungan atauakan mengganggu POI, dan mendekatlah (atau gunakan zoom) untukmengisolasi obyek.
  5. 5. Rule of thirds paling sering digunakan sebagai acuan komposisi foto.Rule of thirds adalah cara penempatan obyek foto kita (atau POI) disepertiga area fotoBerikut ini contoh-contohnya, pusat POI dilambangkan denganlingkaran merah:
  6. 6. Terlihat bahwa dengan penempatan pusat POI di sepertiga area foto,foto kita akan lebih enak terlihat.Acuan ini di banyak kamera dapat terlihat jelas sebagai garis-garis(grid) di view finder, baik kamera digital maupun analog.Ada beberapa varian dari komposisi ini seperti: Namun pada intinya menempatkan obyek POI di bagian-bagian tertentu di area foto kita sehingga membentuk suatu keharmonisan.
  7. 7. Garis merupakan salah satu obyek yang dapat membuat foto kitalebih menarik. Garis-garis ini tidak perlu berupa garis lurus, bisa jugaberupa lengkungan atau kombinasi keduanya. Kadang kita jugaharus jeli dalam menangkap komposisi garis karena kadang tidakjelas terlihat dalam obyek yang kita foto.
  8. 8. Selain Rule of Thirds diatas, ada juga acuan balance ataukeseimbangan dalam memposisikan obyek foto. Kadangobyek foto lebih bagus dibuat simetris, namun ada jugayang lebih baik jika dibuat asimetris. Keseimbangan jugadapat berupa komposisi POI dan secondary obyek yangkadang dapat membantu memberikan dimensi pada POI.Namun pada dasarnya keseimbangan adalah bagaimanakita mengatur seluruh obyek yang ada di foto kita serasisatu dengan lainnya.Beberapa contoh adalah sebagai berikut:
  9. 9. BUKAN! Bukan framing seperti ini yang dimaksud !Framing yang dimaksud dalam sebuah komposisi adalah bagaimanakita dapat memberikan suatu sense of deepness atau dimensi ruangpada obyek kita.Contoh yang paling sering digunakan adalah menempatkan POIdibelakang ranting-ranting pohon atau jendela sehingga obyek yangdidepannya tersebut seolah-olah membentuk frame atau bingkai ditepi foto kita sehingga kita bisa merasakan jarak antara POI danfotografer.
  10. 10. Walau kurang dapat menonjolkan framming, namun kira-kira fotodibawah ini dapat memberikan contoh komposisi framming:
  11. 11. Avoiding mergers atau hindari kerancuan POI dan obyaklainnya. Kadang kita terjebak pada suatu komposisidimana terjadi kerancuan antara POI dengan obyeklainnya, seperti penempatan POI yang sedemikian rupasehingga POI seolah-olah blending atau menyatudengan obyek lainnya, bisa obyek di belakang,disamping atau didepannya. Kasus ini dapat terjadi jikawujud dari POI sangat berdekatan dengan obyek lainnyaatau kadang warna POI sangat mirip dengan obyek laindidekatnya.Contohnya adalah sebagai berikut:
  12. 12. Foto sebelah kiri sebenarnya ingin menonjolkan konsep highspeedphotography, terlihat tetesan air yang jatuh tercapture tepat saatmenyentuh dasar sehingga secara teknis highspeed photography iniberhasil. Namun karena POI, yaitu mahkota air tersebut blendingdengan backgroundnya yaitu berupa tanah yang berlumut, maka isolasiPOInya tampak kurang berhasil, akibatnya POI menjadi rancu denganbackgroundnya.Foto dikanan bisa dikatakan near merger karena obyek model warnakulitnya hampir sama dengan backgroundnya, ditambah garis-garisbatu di backgroundnya sangat kuat sehingga obyek modelnya seolah-olah tenggelam.

×