MFM - Edisi 04 / Thn I / NOVEMBER 2010
MFM-Edisi04/ThnI/NOVEMBER2010MoslemFreeMagazine
MFM - Edisi 04 / Thn I / NOVEMBER 2...
MFM - Edisi 03/Thn I /20 Sept - Okt 2010 3
Salam Moslem Free Magazine
Assalamu’alaikum wr. wb
Selamat Hari Raya Idul Adha ...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 20104
Daftarisi
03 Salam Redaksi
06 Surat Pembaca
08 Focus Utama
Jilbab bagi Wanita:
Piliha...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 5
36 Success Story
Fahira Fahmi Idris:
Awalnya Iseng-Iseng
38 Konsultasi Fashion
Tampi...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 20106
Surat
Pembaca
Kritik/usulan/komentar/saran
Anda dapat dilayangkan ke :
redaksi@moslem...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 20108
Focus
Utama
Kaum hawa bila ingin dilihat kecantikannya bukanlah dari sisi busana yang...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 9
“Saat itu pergolakan di hati
masih belum yakin dengan
perilaku dan pergaulan
saya de...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201010
Di
panggung catwalk, Arzeti Bilbina
Huzaimi adalah sosok yang sukses. Zee,
begitu pa...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201012 MFM - Edisi 03/Thn I /20 Sept - 20 Okt 201012
Pengguna
internet di
Indonesia pernah
...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 13
memotivasinya untuk mengubah penampilan menjadi lebih Islami.
Walaupun pada awalnya...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201014 MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 14
Konsultasi
Kecantikan
Oleh :
RISTRA SKIN EXPE...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201016
Inspirasi
TekadIbrahimuntuk
Shalat di Masjid
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201016
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 17
Seorang cacat fisik yang berkeinginan sekali untuk menjalankan
ibadah shalat di seb...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201018
KulinerRestoIkanBakarBaruna:
Selera Lokal dengan
Seafood Basket
Di tengah serbuan
re...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 19
Corner
Halal
S
ebelum beranjak lebih jauh, ada baiknya kita
mengenal lebih dekat ap...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201020
Kisah
Teladan
Dipotong
Tangankarena
MemberiSedekah
Dikisahkan di zaman Bani Israil s...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 21
Meskipun suaminya
berulang kali
menyuruh hal
yang demikian,
namun gadis itu
tetap s...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201022
News
Flash
U
ntuk sahabat muslim yang telah Allah berikan
kemapanan dan kelebihan re...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 23
kambing ikut naik?” ujarku berdalih mencoba melakukan
penawaran termurah.
“ Yaaah b...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201024
ProfileSederhana, ramah, rendah hati, dan
terbuka. Itulah sosok Hasnul Suhaimi,
sang...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 25
H
ampir separuh
hidupnya ia abdikan di
dunia telekomunikasi
Indonesia. Hasnul menga...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201026
siapa yang sanggup memberikan nilai tambah
pada produknya. Bisa saja nilai tambah se...
DBS MENGGANDENG XL,
PECAHKAN REKOR MURI
PT. Duta Future International (DBS) bersama-sama XL untuk memecahkan
rekor MURI “P...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201028
Peradaban
Islam
Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang
ahli fiqih yang terkenal. Sua...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 29
Si Tukang Gosip
orang lain.
Harus pula kita ingat bahwa
pergunjingan itu akan mengh...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201030
Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Dokter, saya seorang wanita yang berusia 40 tahun, single ...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 31
Kiprah
Wanita mandiri, ulet
sepertinya melekat
pada sosok perempuan
kelahiran Surab...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201032
EKSPRESI
Muhammad Yani
(SoloNasyid):
Berawaldari
Tsunami
Aceh
Kalau sudah hobi, apa ...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 33
S
oal syiar agama tentu dimiliki seorang ustadz, so-
al pelantun nasyid tentu dikua...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201034
Kesehatan Oleh: dr. Faisal Ali Ahmad Kler
TEKANANDARAH
TINGGI
Hipertensi atau tekana...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 35
Mengapa Hipertensi Perlu
Diobati?
Banyak sekali organ tubuh kita yang
bisa rusak ak...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201036
Nasib orang tidak ada yang tahu. Hanya Allah-lah yang memiliki jawabannya. Namun kit...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 37
Success
Story
orang menjelang hari-hari besar.
Sejatinya, usaha yang telah dirintis...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201038
KonsultasiFashion
Oleh :
Mumtaaz Boutique
Jl. Raya Penjernihan 1 No. 29
Penjompongan...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 39
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201040
Life
Style
SIMPLE
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201040
WHITE
Life
Style
SARIMBIT KE...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 41
E
MFM - Edisi 03/Thn I /20 Sept - 20 Okt 2010 41
BLOSSOM,
Inspirasi gaya busana kok...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201042
PLUM ABU-ABU
Kombinasi dua warna, padu padan ini bisa menjadi referensi
dalam berbus...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 43MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 43
Untuk
menemani
waktu bermain,
busana dengan
n...
MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201044 MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201044
Dibalut dengan koko trendi bermotif polos dan
...
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
@MFM_moslem_mag
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

@MFM_moslem_mag

5,015 views

Published on

telah TERBIT MOSLEM FREE MAGAZINE EDISI 05
MAJALAH yg sarat dengan informasi dan konsultasi agama... MOSLEM FASHION dengan gaya masa kini dan gaya kreasi jilbab yg sangat di butuhkan bagi para muslimah jangan lewatkan edisi ini dengan tema yg sangat menarik " JILBAB " siapa kah yg pantas mengenakan JILBAB???

Published in: Education
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
  • pengen memiliki nich, gimana caranya?
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
5,015
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
170
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

@MFM_moslem_mag

  1. 1. MFM - Edisi 04 / Thn I / NOVEMBER 2010 MFM-Edisi04/ThnI/NOVEMBER2010MoslemFreeMagazine MFM - Edisi 04 / Thn I / NOVEMBER 2010 ArzetiBilbina Huzaimi Tergantung Pribadinya Teladan Tangan Dipotong Karena Memberi Sedekah Hasnul Suhaemi (Presdir XL): Menuai Sukses Dari Ketekunan Marshanda semakin percaya diri Fahira Fahmi Idris cantik Awalnya Iseng-iseng Life Style New Fashion Kid Simple & Fresh JILBAB Pilihan Kewajiban JILBAB Pilihan Sebuah wajiban atau
  2. 2. MFM - Edisi 03/Thn I /20 Sept - Okt 2010 3 Salam Moslem Free Magazine Assalamu’alaikum wr. wb Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H Puji syukur kepada Allah swt tak henti-hentinya kami ucapkan karena support dan perhatian serta kepedulian yang begitu besar yang telah diberikan kepada kami berkenaan dengan Edisi ini untuk tetap hadir di Sahabat Moslem. Izinkan kami dalam edisi ke 4 ini untuk menghaturkan terima kasih atas kiriman email, sms, maupun silaturahmi ke kantor kami serta saran dan kritik yang menjadi acuan kami sebagai semangat dan tetap menghadirkan yang terbaik dalam setiap edisinya. Pembahasan edisi ke 4 ini adalah tentang wanita mandiri, ulet dan gigih. Menurut hasil survei bahwa pemimpin perusahaan di seluruh dunia percaya bahwa keuletan sangat mampu untuk mengatasi tantangan dan bisa mengubahnya menjadi suatu peluang adalah sebuah kunci untuk mempertahankan pekerjaan mereka. Salah satu hadist menjelaskan bahwa Sebuah Dunia adalah perhiasan. Dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita salehah (HR. Muslim). Bagaimana pribadi wanita salehah yang sebenarnya ? Yaitu yang menjalani perintahNya dan menjauhi laranganNya seperti salah satu kewajiban wanita salehah adalah hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ayo sahabat muslimah tunggu apa lagi...bergegaslah menjalankan perintahNya... Rubrik yang kami hadirkan lebih menarik seperti perjalanan wartawan kami, Yaya Suryadarma ke Jambi, mengupas tentang masjid Agung Al-Falah yang terkenal dengan sebutan “Masjid Seribu Tiang” yang menjadi kebanggaan masyarakat Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Bangunan yang berdiri di atas Pusat Kerajaan Melayu. Uniknya, tiang tempat ibadah kaum muslimin ini mencapai 256 buah. Rubrik terbaru Fashion Kidz kami hadirkan, koleksi dari Rabbani dan Rubrik – rubrik lainnya yang tak kalah menariknya sebagai sumber inspirasi dan manfaat bagi kita semua. Ok..sahabat moslem...have a nice day ! Tetap semangat ......... Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pemimpin Umum SOLEH SOFYAN Pemimpin Perusahaan DEASY JUNAINI Pemimpin Redaksi RICA SUSANTI Wakil Pemred YAYA SURYADARMA Redaktur Foto ADANG SUMARNA Editor OKKE NURTAMA Redaksi ICHA, GALANG, ATA. Artistik DIAN ADHADRIANI TEKNOLOGI & INFORMASI FENDI FELANI G.M. Marketing ARIEF KURNIAWAN Sponsorship & Promosi HANAFI .F, GUNAWAN SOEKARNO, INDRA S HERDIANTO, ANTO SUGIARTO Distribusi KUSNADI, MUHAMMAD NUR, REXY Staff Keuangan ASEP ZAKARIA Penerbit PT ASBI UTAMA Percetakan ASBI COMMUNICATION (021) 83791509 Alamat Redaksi/Tata Usaha/ Sponsorship & Promosi Jl. Tebet Barat VII C No. 03, Tebet - Jakarta Selatan 12810 Telp. +62-21 -83702189, 8338875 Fax . +62-21 -8302821 moslem.freemagazine@gmail.com www.moslem-freemagazine.com Rekening Bank BCA SYARIAH Cab. Jatinegara No. Rekening 0010016433 a/n PT ASBI UTAMA Salam Moslem Free Magazine RICA SUSANTI
  3. 3. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 20104 Daftarisi 03 Salam Redaksi 06 Surat Pembaca 08 Focus Utama Jilbab bagi Wanita: Pilihan atau Kewajiban? 10 Focus Cover Arzeti Bilbina Huzaimi: Tergantung Pribadinya 12 Celeb Talk Marshanda: Pakai Jilbab Menjadi Lebih PD (Percaya Diri) 14 Konsultasi Kecantikan Perawatan Wajah Pada Musim Dingin 16 Inspirasi Tekad Ibrahim untuk Shalat di Masjid 18 Kuliner 19 Corner Halal 20 Kisah Teladan Dipotong Tangan karena Memberi Sedekah 22 News Flash Refleksi Hati Tentang Qurban 24 Profile Hasnul Suhaimi (President Director PT XL Axiata, Tbk): Menuai Sukses dari Ketekunan 28 Peradaban Islam Hilangnya Pahala Si Tukang Gosip 30 Konsultasi Kesehatan Mengenal Penyakit Ginjal 32 Ekspresi Muhammad Yani (Solo Nasyid): Berawal dari Tsunami Aceh 34 Kesehatan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) 23 08 10 32 19 20 24 34 18
  4. 4. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 5 36 Success Story Fahira Fahmi Idris: Awalnya Iseng-Iseng 38 Konsultasi Fashion Tampil Menarik Sesuai Bentuk Tubuh 40 LifeStyle Simple White 45 Konsultasi Agama Bagaimana Berbusana Muslimah Yang Benar ? 46 CSR Lewat Bakau PT Daikin Indonesia Bisa Kurangi Gas Rumah Kaca 48 EVENT 50 Kreasi Krudung 51 MakeOver 52 Tips Cara Berjilbab dan Merawatnya 53 Kolom Kekuatan Motivasi 54 Travelling Masjid di Pusat Hiburan Malam 56 Percikan Hati Enam Contoh dari Nabi Ibrahim a.s. 59 Doa-Doa Faktor Penyebab Tidak Terkabulnya Doa Kita 60 Pick Up Point 62 Galery Toshiba Portege R700 Ultra Portable COVER Arzeti Bilbina Huzaimi FOTO : KING FOTO STUDIO - Jl. K.H. Hasyim Ashari No.36 (Roxi) (021- 6305363 - Jl. Arteri Pondok Indah No. 11 A (021-7255161) 36 40 46 50 54 Koreksi Koreksi pada rubrik PROFILE Moslem Magazine edisi ke 3 Bpk. Febrian Agung Budi Prastyo . Naskah sebenarnya adalah : “Meskipun bergelimang harta di usia muda, Pengusaha Muda sukses dengan rendah hati & ikhlas memberikan training & seminar entrepreneur dengan gratis di berbagai daerah di Indonesia. Hampir semua kota pernah di datangi u/ membagi ilmu nya.”
  5. 5. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 20106 Surat Pembaca Kritik/usulan/komentar/saran Anda dapat dilayangkan ke : redaksi@moslem-freemagazine.com atau ke alamat redaksi Jl. Tebet Barat VII C No. 03, Tebet, Jakarta Selatan atau fax ke 021-8302821. Bagi Anda ingin memanfaatkan ruang promosi di Moslem Free Magazine bisa menghubungi : • ASBI Communication 021-83791509, 021-32412364, 081213160099, 085694292498 atau email ke asbiutama@gmail.com • Rica Susanti 021-83702189, 021-83388757, 08161870057, 021-93574546 atau email ke rica_icha@yahoo.com Menyumbang Artikel Assalamu ‘alaikum wr. wb. Saya seorang penulis, mungkinkah saya memberi kontribusi artikel-artikel untuk majalah Moslem Free Magazine. Kalau memungkinkan juga, saya akan menulis artikel berkala dengan tajuk “Membangun Peradaban Al- Qur`an” dengan penekanan pada studi teks Al-Qur`an dan Sunnah. Perlu saya sampaikan juga, dalam penulisan artikel ini saya tidak meminta imbalan materi. Terima kasih atas perhatiannya. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. Muhammad Misbah Depok, Jawa Barat Wa ‘alaikumus-salam wr. wb. Dengan segala kerendahan hati, kami mengucapkan terima kasih atas atensinya. Dengan senang hati kami akan menerima tulisan yang mampu memperkaya isi Moslem Free Magazine (MFM). Untuk itu, Anda dapat mengirimkan tulisan tersebut melalui email moslem.freemagazine@gmail.com. Terima kasih. Tips Kerudung Panjang Assalamu ‘alaikum wr. wb. Perkenalkan nama saya Fuji. Dalam keseharian, saya mengenakan jilbab panjang. Semasa saya kuliah, model kerudung saya ya simpel. Tapi menginjak ke dunia kerja, saya ingin lebih berpenampilan modis, tapi tetap syar’i tentunya. So, saya mau minta bantuannya, tolong kasih tips berkerudung panjang yang syar’i dan cocok untuk digunakan pergi ke kantor dan ke pesta. Maklum, sekarang setelah lulus kuliah banyak undangan. Jazakumullah. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. Fuji Lasmini Bogor, Jawa Barat Wa ‘alaikumus-salam wr. wb. Subhanallah, Saudara kami Fuji di Bogor. Insya Allah, tips yang Anda inginkan itu akan terlaksana. Teruslah baca Moslem Free Magazine (MFM), dan ikuti rubrik per rubriknya terutama di rubrik Konsultasi Fashion. Harap bersabar, ya. Terima kasih. MFM moslem-freemagazine.com@MFM_moslem_mag FOLLOW US ATJOIN US AT WE WERE AT moslem free magazine
  6. 6. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 20108 Focus Utama Kaum hawa bila ingin dilihat kecantikannya bukanlah dari sisi busana yang seksi, rambut terurai, makeup yang mencolok. Wanita berjilbab tentu bisa menjawabnya. Apalagi sekelas selebriti, pastilah rezekinya tidak akan tersumbat. Begitu juga soal jodoh. Jilbab bagi Wanita: Pilihan atau Kewajiban? Kerudung wanita, atau dikenal dengan sebutan jilbab, boleh dibilang pada era 80-an terkesan masih “tabu” bagi kaum hawa. Bahkan masih tergolong minim peminatnya. Padahal Allah swt. berfirman, “Wahai Nabi! Katakanlah (suruhlah) kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, istri-istri orang mukmin (setiap perempuan yang beriman), ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan ingatlah Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (al- Ahzab [33]: 59). Perintah Allah swt. di atas adalah jelas dan tegas yang wajib hukumnya bagi kaum wanita, sebagaimana dinyatakan Allah pada pembukaan surah an-Nuur, yaitu: “(Ini adalah) satu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat- ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatnya.” (an- Nuur [24]: 1). Dari ayat di atas, secara jelas wanita yang tidak memakai kerudung (jilbab) telah melakukan dosa yang besar karena ingkar kepada hukum syariat Islam yang diwajibkan oleh Allah swt. Begitu juga Nabi Muhammad saw. menegaskan dalam haditsnya, “Wahai Asma! Sesungguhnya, seorang perempuan apabila sudah cukup umur tidak boleh dilihat seluruh anggota tubuhnya, kecuali ini dan ini (sambil beliau menunjuk wajah dan kedua telapak tangannya).” Sekarang kalau kita berkeliling Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei, tampak sedikit sekali kaum wanita Islam yang memakai kerudung kepala. Umumnya hanya anak-anak gadis pesantren yang mengenakannya. Jumlah kaum wanita yang memakai kerudung kepala bisa dihitung dengan jari. Ini tidak ada artinya dari jumlah penduduk Islam yang lebih kurang 180 juta. Terlepas dari itu semua, banyak ragam yang dilontarkan oleh kaum hawa ketika Moslem Free Magazine (MFM) menanyakan tentang alasan wanita berjilbab dan bagaimana tanggapan mereka. Seperti halnya yang dialami Astari Haki (21), mahasiswi IPB semester 7, Fakultas Ekonomi Manajemen. Mojang Bogor ini baru mulai berjilbab sejak kelas 1 SMA. Motivasinya berkerudung tersebut untuk memenuhi panggilan dan kewajiban sebagai muslimah. Awalnya, karena lingkungan keluarga, dan teman- teman di sekolah mayoritas mengenakan jilbab. “Jadi nggak risih, tuh. Malah masih bisa ikut aktivitas seperti taekwondo, OSIS, paduan suara sekolah. Apalagi saat ini jilbab sudah menjadi trend atau fashion, dan model jilbab sekarang ini kan sudah mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, soal perilaku atau sikap dapat menjadi lebih positif,” ujarnya di studio Moslem Free Magazine (MFM) belum lama ini. Lain lagi pengalaman Agiandita Lukmanika, personal Nasyid Saqina. Ia memiliki keinginan untuk berjilbab sudah sejak duduk di SMA kelas 2, setelah pulang umrah bersama orangtuanya. Namun niat baiknya itu baru terlaksana saat ia duduk di semester IV Universitas YAI, Fakultas Psikologi (2005).
  7. 7. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 9 “Saat itu pergolakan di hati masih belum yakin dengan perilaku dan pergaulan saya dengan teman-teman. Daripada nanti copot-pakai, lebih baik mundur aja dulu. Tunggu sampai keyakinan saya full,” urainya. Soal hambatan menggunakan jilbab, Tata— panggilan akrabnya— mengatakan bahwa pergaulannya ke teman-teman menjadi terbatas. “Dulu pergaulan saya suka nongkrong di mall. Setelah pakai (busana muslimah), alhamdulillah banyak hikmahnya, seperti bertemu jodoh, job modelling makin banyak order, dan tambah berkah. Pokoknya, jangan takut pakai jilbab. Malah kalau jalan ke mana-mana jadi lebih aman, walaupun banyak digoda sama laki-laki,” tukasnya. “Ketika kuliah, aku menjadi inspirasi teman-teman untuk pakai jilbab. Alhamdulillah ada lima orang teman ikut pakai jilbab, sampai sekarang lho,” tambahnya lagi. Begitu pula apa yang dirasakan Marshanda, artis sinetron bertajuk Aqso dan Madina. Keinginannya untuk mengenakan jilbab membuat dirinya lebih tenang dan bangga. Kini Marshanda pun lebih selektif untuk memerankan tokoh di sebuah film. “Aku mau terima peran yang hanya pakai jilbab. Karena aku percaya rezeki itu nggak ke mana. Allah pasti akan memberikan rezeki ke aku,” tegas artis yang memiliki nama lengkap Andriani Marshanda dan akrab dipanggil dengan sebutan Chacha. Apa yang dialami Chacha juga dirasakan pemain sinetron dan iklan lain, yakni Elma Theana yang lahir di Jakarta 3 Oktober 1974. Baginya, ini suatu anugerah dari Sang Mahakuasa. Niat yang kuat telah memotivasinya untuk mengubah penampilan menjadi lebih Islami. Walaupun pada awalnya ia akui sangat berat menjalaninya. Hidup adalah sebuah pilihan. Demikianlah mungkin yang kini tengah dijalani oleh Elma Theana Di tengah kariernya yang mulai menanjak di dunia hiburan, ia malah memutuskan untuk berjilbab. “Kalau awalnya sih emang ngerasanya begitu, ya. Namun semakin ke sininya, semakin biasa aja. Karena rezeki itu semuanya kan dari Allah. Jadi, ya nggak masalah lagi,” tuturnya bijak. Namun lain halnya Asha Shara yang kini masih berkutat dengan wacana ingin berjilbab. Artis berdarah Arab-Aceh ini selalu berdoa agar suatu saat, cepat atau lambat, ia akan berjilbab. Ini dibuktikannya belum lama ini yang terlihat berpenampilan tertutup ketika ia menghadiri acara Sahur Bersama dengan salah satu partai politik yang juga sekaligus merayakan ulang tahun Puan Maharani, di depan Museum Fatahillah Kota, Jakarta Barat, pada Ramadhan kemarin. Benar juga perkataan Sri Budi Larasati atau biasa disapa Meniek yang berujar bahwa wanita berjilbab itu seharusnya didasarkan oleh panggilan hati. Ibu yang aktif dan sekaligus Ketua Departemen Seni dan Budaya Kowani ini menambahkan bahwa sebenarnya wanita kalau memakai kerudung atau jilbab terlihat aura kecantikannya. Dan baginya, tidak ada masalah dan risih kalau aktivitasnya terganggu saat menggunakan kerudung. “Lagian ini kan juga ibadah,” tukas wanita energik ini kepada Moslem Free Magazine (MFM). Arzeti Bilbina pun mengatakan bahwa jilbab itu merupakan pondasi bagi wanita muslimah. Terasa sekali kalau kita (wanita, red.) mengenakan jilbab menjadi percaya diri, dan dari sisi penampilan saat ini wanita berjilbab tidak kalah cantiknya. YSD
  8. 8. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201010 Di panggung catwalk, Arzeti Bilbina Huzaimi adalah sosok yang sukses. Zee, begitu panggilan perempuan cantik tersebut, belasan tahun berkecimpung di dunia modelling. Ia mendapat tawaran memperagakan baju hasil rancangan di berbagai kota di Indonesia hingga mancanegara. Lepas menjadi seorang peragawati kelas atas Indonesia, kini Zee berkecimpung dalam bisnis waralaba, sekolah model, fashion hingga manajemen artis. Ketika pengambilan foto di studio King Foto di kawasan Roxy, Jakarta, bersama anak dan suaminya belum lama ini kepada Moslem Free Magazine (MFM), ia mengatakan bahwa soal wanita berjilbab, itu hak dari tiap kaum hawa. Itu dipulangkan lagi kepada masing-masing pribadinya. Diakuinya juga, mengenakan jilbab bagi dirinya belum konsisten, karena masih ada tuntutan script jobnya. Seperti saat acara Buka Puasa Bersama di sebuah hotel sekaligus talkshow Ramadhan kemarin, Arzeti mengenakan busana muslim. “Saya masih menyesuaikan kondisi acaranya, Mas,” ungkapnya. Focus Cover Padahal suaminya sudah menganjurkan dirinya untuk mengenakan busana muslim atau jilbab secara total. Kendati hidup di dunia yang sarat godaan serta gaya hidup tidak sehat, Zee selalu berupaya untuk menjaga diri agar tidak terjebak arus. Alkohol, rokok, dunia malam yang lekat dengan para peragawati tidak dia lakoni. Sebab, menurutnya secara pribadi ia sangat menghargai kesehatan. Jelang Hari Raya kemarin merupakan hari wajib mudik bagi keluarga Arzeti dan suaminya, Didit. Tiap tahun, model tinggi langsing ini selalu bersilahturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Tahun ini, Arzeti pulang ke kampung halaman suaminya di Yogyakarta. Enam tahun perkawinannya dengan Aditya Setiawan atau Didit, seorang pengusaha itu, Arzeti telah dikaruniai tiga orang anak, dua laki-laki dan satu perempuan, yaitu Bagas Wicaksono Rahadi Setyawan (lahir 9 Maret 2005), Dimas Aryo Baskoro Rahadi Setyawan (lahir 12 Maret 2006), dan Gendis Rahadi Setyawan (lahir 2 Januari 2007). Kehidupan keluarga Zee-Didit termasuk keluarga artis yang jauh dari gosip. “Kita saling memberi kepercayaan. Malah Mas Didit suka menemani aku kerja,” tukasnya. Artis yang lahir pada 4 September 1974 dan pemilik tinggi badan 170 cm ini mengawali karier sebagai model di usia belia, 14 tahun. Ia pernah ambil bagian dalam sebuah film yang diilhami oleh bom Bali berjudul Angels Cry. Di film tersebut Zee memerankan karakter antagonis, bibi Wayan yang menampung anak korban bom Bali bernama Bulan. YSD Arzeti Bilbina Huzaimi: Tergantung Pribadinya
  9. 9. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201012 MFM - Edisi 03/Thn I /20 Sept - 20 Okt 201012 Pengguna internet di Indonesia pernah dikejutkan oleh sebuah video yang menampilkan curhat artis muda Marshanda di jaringan YouTube awal Agustus 2009 silam. Video yang berdurasi hingga 4 menit itu menampilkan Marshanda yang tampak pucat dan sesekali menangis. Isi video itu sendiri cukup sensasional. Marshanda curhat tentang kelakuan teman SD-nya dulu yang dinilai suka berkhianat. Sesekali terlihat Marshanda bernyanyi sekaligus berjoget di video itu. Belum jelas benar apa maksud dirinya membuat video yang mengupas sisi kelam masa lalunya itu. Namun dengan kemahakuasaan Sang Khalik, Marshanda kini kembali ke kehidupannya yang normal. Bahkan saat ini, artis kelahiran Jakarta, 10 Agustus 1989 ini sudah mengenakan kerudung wanita atau jilbab. Soal wanita menggunakan jilbab yang awalnya memang belum mengenakan sama sekali itu merupakan sebuah hidayah dari Allah swt. Apalagi artis yang memiliki nama lengkap Andriani Marshanda dan akrab dipanggil dengan sebutan Chacha adalah seorang selebritis. Keinginan untuk mengenakan jilbab membuat Marshanda lebih tenang dan bangga. Kini Marshanda pun lebih selektif untuk memerankan tokoh di sebuah film. Marshanda: PakaiJilbabMenjadi LebihPD(PercayaDiri) “Aku mau terima peran yang hanya pakai jilbab. Karena aku percaya rezeki itu enggak ke mana. Allah pasti akan memberikan rezeki ke aku,”ujar pemain sinetron Aqso dan Madina itu ketika ditemui di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, saat bulan Ramadhan kemarin. Kekasih Ben Kasyafani ini mengaku beruntung mendapat dukungan untuk mengubah penampilannya.“Kalau teman-teman malah sangat support aku untuk pakai jilbab. Temanku malah bilang,‘Aku ngiler deh, Cha, lihat kamu pakai jilbab. Kapan ya aku bisa pakai jilbab.’,”ucap Marshanda menirukan seorang temannya. Marshanda juga merasa bersyukur karena dari awal mengenakan jilbab tidak pernah mendapatkan cobaan yang berat. “Aku pakai jilbab dari pertama sampai sekarang alhamdulillah enggak ada kendala. Alhamdulillah aku dimudahkan. Aku juga enggak merasa panas, kok. Biasa aja,”imbuhnya. Mengenakan jilbab tampaknya juga mengubah beberapa kebiasaan Marshanda, di antaranya caranya berpacaran. Namun Chacha mengaku kini merasa lebih nyaman. Sejak mengenakan jilbab, Chacha sudah tidak lagi berpegangan tangan dengan kekasihnya, Ben Kasyafani. Tapi dia merasa lebih tenang dan aman dengan mengenakan jilbab. “Ya iyalah pastinya (batasan dalam pacaran) kalau pegangan aja udah enggak pernah. Tapi alhamdulillah aku lebih tenang dan aman. Karena banyak orang pacaran enggak sentuhan. Kita tetap ngobrol-ngobrol. Banyak keluarga Ben yang kayak gitu,”ungkap Marshanda lagi. Untuk urusan batasan berpacaran, Chacha menolak bicara lebih jauh, namun dia berharap Ben bisa jadi imam untuk dirinya. YSD ElmaTheana: JilbabSebuahPilihan “Xon-Ce-nya mana?” Itulah perkataan Elma ketika pertama kali memerankan model iklan tersebut di pintu tol beberapa tahun lalu. Sejak kemunculan iklan itu, nama Elma Theana terus berkibar di blantika selebritis Indonesia. Banyak tawaran main sinetron, film, model iklan, bahkan menjadi narasumber pun berdatangan. Begitu pula berita gosip yang dialamatkan pada dirinya bermunculan di layar kaca maupun media cetak. Artis yang memiliki nama Elma TheanaYuliantina ini lahir di Jakarta 3 Oktober 1974. Debutnya diawali sebagai seorang aktris dan bintang iklan. Menyusul kemudian di panggung layar lebar. Kariernya dimulai dari tahun 1990, lalu ia turut mengambil peran di beberapa sinetron televisi, seperti Ridho, Cahaya Surga, Maha Kasih 2, Senandung Masa Puber, Pernikahan Dini, dan lain sebagainya. Kini Elma Theana termasuk satu dari sekian banyak selebritis yang memutuskan untuk mengenakan jilbab. Baginya, ini suatu anugerah dari Sang Mahakuasa. Niat yang kuat telah MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201012
  10. 10. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 13 memotivasinya untuk mengubah penampilan menjadi lebih Islami. Walaupun pada awalnya ia akui sangat berat menjalaninya. “Alhamdulillah, awalnya sih emang berat banget, yah. Dulu waktu pertama kali pakai jilbab, banyak sekali cobaan yang aku alami. Memang kayaknya kita harus disentil dulu supaya inget kepada Allah,”ujarnya saat ditemui di Red and White Loungean, Kemang, Jakarta Selatan, pada Ramadhan kemarin. “Awalnya, pokoknya berasa beban banget. Apalagi kan kita hidup di dunia entertain,”lanjutnya lagi. Selain itu, yang namanya mengubah penampilan, apalagi mengenakan busana muslim yang bisa dikatakan sedikit ribet, apakah hal itu tak mengurangi aktivitasnya? Sebab pastinya dengan busana tertutup, gerakannya tentu lebih terbatasi, sehingga berimbas pada kesibukannya. “Masih seperti biasa, syuting, tapi nggak stripping. Sudah tidak P emeran film layar lebar Hantu Jeruk Purut, Asha Shara berharap suatu saat nanti bisa berbusana muslim.“Aku enggak mau janji akan pakai jilbab setelah puasa nanti. Kalaupun nanti aku pakai jilbab, itu harus diniatkan dulu. Pelan- pelan aja, mulai dari sedikit tertutup. Kali aja aku dapat hidayah nanti,”ujarnya belum lama ini. Jika Asha Shara dulu sering mengenakan busana seksi, kini ia mulai menguranginya. Asha Shara berdoa agar suatu saat, cepat atau lambat ia akan berjilbab. Gadis berdarah Arab-Aceh ini terlihat berpenampilan tertutup ketika menghadiri acara Sahur Bersama dengan salah satu partai politik yang juga sekaligus merayakan ulang tahun Puan Maharani, di depan Museum Fatahillah Kota, Jakarta Barat, pada Ramadhan kemarin. Tidak seperti biasanya, Asha Shara dalam kesempatan itu mengenakan pakaian muslim berwarna coklat.“Sekarang harus lebih sopan. Di luar bulan Ramadhan juga aku pengen mengubah diri aku yang berawal dari penampilan. Kalaupun nanti aku harus pakai jilbab, itu enggak boleh sampai dilepas lagi. Jadi, sekarang step by step dengan berbaju yang lebih sopan,”tutur seleb kelahiran 27 Oktober 1987 itu. Karier Asha Shara semula hanya dikenal sebagai bintang pendatang baru yang mengawali debutnya sebagai pemeran pembantu lewat FTV Mawar Merah dan Mawar Putih arahan sutradara Jajang C. Noer. Peran itu pun diperolehnya dengan “kebetulan”, saat berniat mengantarkan salah seorang temannya mengikuti audisi di sebuah rumah produksi. Dirinya justru diminta untuk ambil bagian dalam sinetron tersebut. Selanjutnya, tawaran main sejumlah sinetron berdatangan, seperti Cintaku Di Rumah Susun bersama Anjasmara dan Ramzi, terlalu sibuk saat ini. Kadang ngisi acara sahur saja,”pungkas Elma. Hidup adalah sebuah pilihan. Demikianlah mungkin yang kini tengah dijalani oleh Elma Theana. Di tengah kariernya yang mulai menanjak di dunia hiburan, ia malah memutuskan untuk berjilbab. “Kalau awalnya sih emang ngerasanya begitu ya. Namun semakin ke sininya semakin biasa aja. Karena rezeki itu semuanya kan dari Allah. Jadi, ya enggak masalah lagi,”tuturnya bijak. Namun demikian, Elma menerimanya dengan ikhlas sebagai konsekuensi dari keputusannya. Ia menganggap hal itu adalah ujian dari Allah.Yang pasti, suatu saat nanti ia yakin hal ini akan berbuah manis. “Pokoknya berasa banget sebagai ujian, dan banyak banget ujiannya. Seperti saat berjilbab itu banyak banget tawaran sinetron. Seolah Allah ingin menguji,‘Bener nggak kamu mau berjilbab secara sungguh-sungguh?’,”tegasnya. YSD AshaShara: Tidak Mau Janji Teman Ajaib, Permana Permata, Cinta SMU, ABG, Gue OK Situ OK, dan Pengantin untuk Anakku. Tak ketinggalan pula peran komedinya dalam sitkom Extravaganza ABG. Aktingnya semakin populer saat memperoleh peran utama dalam sejumlah film berbau mistis, seperti Rumah Pondok Indah (2006), Terowongan Casablanca (2007), dan Hantu Jeruk Purut (2007). YSD
  11. 11. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201014 MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 14 Konsultasi Kecantikan Oleh : RISTRA SKIN EXPERT Bagi pembaca yang ingin mengaju- kan pertanyaan, bisa melalui email Konsultasi Kecantikan: kecantikan. mfm@gmail.com Bagi satu surat terbaik, mendap- atkan hadiah menarik dari Wardah. Cara merias diri Assalamu‘alaikum. wr. wb. Saya seorang ibu rumah tangga dengan satu orang anak. Dari dulu saya ingin sekali tampil cantik dan anggun dengan tata rias yang baik dan menarik, tapi saya bingung karena banyak sekali yang harus dipakai di wajah, dan saya itu tidak terbiasa merias wajah. Mohon bantuan untuk tips merias wajah yang simpel supaya tetap terlihat cantik dan tidak terlalu tebal makeup-nya.Terima kasih. Wassalamu‘alaikum. wr. wb. Humaira - Jakarta Wa ‘alaikumus-salam wr. wb. Ibu Humaira, untuk mendapatkan kulit cantik dan sehat tentunya harus melakukan perawatan kulit dengan baik sebelum diberi tata rias (makeup). Berikut langkah-langkahnya. Pertama, gunakanlah susu pembersih sehari 2 kali, pada sore dan malam hari. Angkatlah dengan washlap basah. Pembersihan ini dimaksud untuk membersihkan kotoran yang menempel di permukaan wajah dan mengangkat sisa makeup karena daya emulsinya yang sangat kuat. Setelah itu, lanjutkanlah dengan penggunaan sabun pembersih wajah pada saat mandi. Angkatlah dengan washlap basah. Kemudian segarkan kulit dengan penyegar yang sesuai dengan jenis kulit pula. Kedua, gunakanlah pelembab yang juga sesuai dengan jenis kulit. Kemudian lanjutkanlah dengan penggunaan suncare untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV dan mencegah penuaan dini. Meskipun tidak terlalu banyak beraktivitas ke luar rumah, tapi suncare wajib digunakan. Ketiga, untuk memberikan kesan makeup yang simpel, cukup gunakan bedak padat (dual compact powder) yang mengandung foundation. Untuk hasil lebih sempurna, basahkanlah spon bedak dengan sedikit air sebelum mengusapkan bedak pada wajah Anda, dan oleskan lipcare. Keempat, untuk lebih simpel dan cepat, langsung gunakan bedak padat (Ristra dual compact) yang sudah mengandung foundation, cukup dengan membasahi spon lalu akan tampak hasil riasan yang ringan dan sederhana. Bila perlu tambahkan lipstick yang kaya akan antioksidan untuk melembabkan bibir Anda sehingga tidak terlihat pucat. Selamat mencoba. Musim Dingin Assalamu‘alaikum. wr. wb. Bagaimana perawatan sehari-hari yang harus kita lakukan pada saat musim dingin? Apakah perlu menggunakan suncare dan bedak setelah pakai pelembab, atau hanya cukup dengan pelembab saja? Sebab kulit saya agak berminyak, dan sekarang cenderung agak kering.Terima kasih. Wassalamu‘alaikum. wr. wb Deva – Bandung Wa ‘alaikumus-salam wr. wb. Mbak Deva, sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena telah berkenan untuk berkonsultasi dengan kami. Suhu yang dingin memang akan membuat kulit menjadi mudah kering. Hal ini dikarenakan suhu dingin akan membuat sirkulasi darah ke kulit menurun, sehingga suplai cairan, oksigen, dan nutrisi ke kulit juga berkurang. Hal ini menyebabkan sekresi minyak dan produksi keringat menurun drastis, termasuk kadar air di kulit juga menurun. Dengan demikian, kita harus mempertahankan kelembaban kulit dengan kosmetika yang tepat. Langkah berikut mudah- mudahan bisa membantu mengatasi masalah Anda. Pertama, gunakanlah Ristra moisturizing cream yang berisi formula aman untuk mencegah penguapan kulit. Krim ini digunakan untuk kulit normal yang berada di suhu dingin (misalnya, ruang ber-AC, puncak, dan sebagainya). Kedua, Ristra antiaging cream yang merupakan produk berteknologi tinggi yang berguna untuk mencegah penguapan air di kulit dan juga mengandung lipoprotein berbentuk liposome yang mampu menambah kadar air di dalam kulit. Anda dapat memilih salah satu di antara kedua produk di atas, di mana Beauty Consultant atau dokter Ristra dapat membantu memberikan saran produk mana yang paling sesuai. Untuk bedak, dapat diaplikasikan seperti biasa setelah digunakan suncare dan foundation. Yang penting untuk diketahui bahwa kulit yang cantik adalah kulit yang sehat. Untuk itu, Ristra telah membuat Panduan 4 Langkah Perawatan Kulit Ristra yang meliputi cleansing (pembersihan), moisturizing (pelembaban), protecting (perlindungan), dan peeling (penghalusan kulit). Kami dari Ristra telah menyediakan semua produk yang aman dan berkualitas untuk keempat langkah tersebut. Namun, tentu kulit orang berbeda-beda jenisnya, sehingga produk yang digunakan haruslah sesuai. Untuk itu, kami menyarankan Anda untuk dapat berkunjung ke pusat pelayanan Ristra terdekat. Di sana dokter kosmetologi yang kompeten akan melayani Anda, sehingga Anda dapat mengetahui jenis kulit Anda dan dapat menetapkan produk dan perawatan kulit yang paling sesuai. Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat. Cara merias diri
  12. 12. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201016 Inspirasi TekadIbrahimuntuk Shalat di Masjid MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201016
  13. 13. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 17 Seorang cacat fisik yang berkeinginan sekali untuk menjalankan ibadah shalat di sebuah masjid rupanya menjadi angan-angan belaka. Namun kalau Allah swt. berkehendak maka kun fayakun, semua menjadi kenyataan. Allahu a’lam.... P rinsipnya bagi umat yang diberikan kesehatan fisik dan mental sudah semestinya bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah swt. Namun demikian, masih banyak umat yang beruntung itu mengabaikan, bahkan tidak pernah bersyukur kepada Sang Khalik. Bagaimana pula dengan umat yang diberikan serba kekurangan atau diberi cacat fisik dan mental oleh Sang Ilahi ini? Insya Allah, kisah ini akan menjadi insipirasi bagi Anda agar lebih dekat lagi kepada Allah swt. Jika Allah memberi kita hidayah, ini dapat mengubah hidup, cara berpikir, dan tujuan utama dalam hidup seseorang—termasuk kita. Seperti kisah nyata seorang pemuda Bahrain bernama Ibrahim Nasser. Nasibnya memang tak begitu mujur. Ia mengalami kelumpuhan total sejak lahir dan hanya dapat menggerakkan kepala dan jarinya. Bahkan untuk bernapas pun dilakukan dengan alat bantu! Ibrahim sangat ingin bertemu dengan Syekh Nabeel al-Awdi, seorang ulama dan dai terkemuka di negeri itu. Karena itu, ayah Ibrahim pun menghubungi Syekh tersebut lewat telepon untuk mengatur kunjungan agar dapat menemui Ibrahim. Kemudian Syekh Nabeel pun tiba di bandara memenuhi undangan orangtua Ibrahim. Ibrahim sangat senang melihat kedatangan Syekh Nabeel. Ketika Syekh sampai di rumah Ibrahim, ia pun membuka pintu kamarnya. Ekpresi wajah Ibrahim tampak bahagia dengan senyum merekah, karena ia tidak dapat berbicara. Inilah sikap Ibrahim ketika bertemu Syekh Nabeel yang harus menggunakan alat pernapasan di lehernya. Sebab ia tidak mampu bernapas secara normal seperti kita. Setelah itu, Syekh memberikan sebuah kecupan kasih sayang di kening Ibrahim. Syekh Nabeel dan Ibrahim mulai berbicara tentang dakwah di internet dan perjuangannya yang diperlukan. Mereka juga saling bertukar cerita. Di sela- sela percakapan yang akrab itu, Syekh Nabeel melontarkan sebuah pertanyaan. Sebuah pertanyaan yang membuat Ibrahim menangis dan air mata bergulir di kelopak mata dan pipinya. Ibrahim tak dapat menahan tangisnya saat menyadari kondisi dirinya dan beberapa kenangan masa lalunya yang menyakitkan. Tahukah Anda pertanyaan apa yang membuat Ibrahim menangis? Syekh Nabeel bertanya, “Wahai Ibrahim, jika Allah telah memberi kesehatan kepadamu, apa yang akan kamu lakukan?” Ibrahim pun menangis tersedu- sedu. Ini membuat Syekh, ayahnya, pamannya, dan semua orang di ruangan itu menangis. Bahkan pria yang tengah memegang kamera ikut menangis juga. Ibrahim hanya menjawab, “Demi Allah saya akan melaksanakan shalat di masjid dengan sukacita. Saya akan menggunakan nikmat kesehatan saya dalam segala hal yang akan menyenangkan Allah swt.” Subhanallah.... Dari kisah nyata di atas, sungguh mulia hati Ibrahim, dan sungguh kuat keinginan dirinya. Allah swt. tidak pernah menutup pandangan maupun pendengaran- Nya pada manusia-manusia mulia seperti Ibrahim. Justru kita dengan kelincahan dan kesehatan yang kita miliki, namun tidak melaksanakan (mendirikan) ibadah shalat di masjid. Malah kita duduk berjam-jam di depan komputer atau televisi, dan terkadang menggunakan kesehatan yang Allah berikan untuk jalan ke mall atau ke mana saja sampai melupakan shalat. Ya Allah, ampuni hamba-Mu ini. Ya Allah, begitu banyak nikmat yang Kau limpahkan pada kami, tapi kami lalai. Ya Allah, kami lupa akan bersyukur atas nikmat-nikmat-Mu yang tiada terbilang jumlahnya.... Semoga melalui kisah nyata ini, hati, akal, dan pikiran kita bisa tergugah. Selanjutnya, kita dapat senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang Allah anugerahkan pada kita, dan beribadah semaksimal mungkin hanya karena Allah semata. (Ysd, sumber: Nadia Saleh Alatas) Ibrahimtakdapat menahantangisnya saatmenyadari kondisidirinyadan beberapakenangan masalalunyayang menyakitkan. TahukahAnda pertanyaanapayang membuatIbrahim menangis? SyekhNabeel bertanya,“Wahai Ibrahim,jikaAllah telahmemberi kesehatan kepadamu,apayang akankamulakukan?”
  14. 14. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201018 KulinerRestoIkanBakarBaruna: Selera Lokal dengan Seafood Basket Di tengah serbuan restoran merek asing, sajian lokal tetap memiliki daya tarik tersendiri. Restoran Ikan Bakar Baruna Sunset menyajikan nuansa tradisional yang tetap ramai dikunjungi penikmat kudapan. Meskipun letaknya di tengah Jakarta, namun suasana dan nuansa yang dibentuk seperti di pulau Dewata. K onsep tentang Bali sengaja dihadirkan melalui medium sebuah restoran. Atmosfer Bali sangat terasa ketika kaki kita mulai menjejak pintu utama Restoran Ikan Bakar Baruna Sunset yang terletak di Jalan Kebon Sirih Timur Dalam No. 37-39, Menteng, Jakarta Pusat ini yang berdiri sejak 2009. Bagi Anda penikmat kuliner Bali, kini tidak perlu pergi jauh ke Pulau Dewata hanya untuk menikmati gurihnya bebek betutu atau sop ikan kakap. Hanya perlu melangkahkan kaki Anda menuju Resto Baruna. Semua yang ada di dalam dan sekitar resto ini kental beraroma Bali. Mulai dari desain interior, eksterior, dan aneka masakan bercirikan Bali. Meminjam ungkapan anak muda zaman sekarang, resto ini Bali Abis. Resto Baruna menyajikan masakan khas Bali seperti nasi campur Bali, ayam bakar, gulai ikan, ikan bakar Bali, tuna salad, dan menu andalan berupa seafood basket. Menu favorit itu berisi enam jenis masakan mulai dari cumi-cumi, ikan kerapu, sate ikan tuna, udang bakar bumbu Bali, gule ikan, dan sambal makta komplet. Menu yang disajikan umumnya tersedia dalam bentuk paket, seperti paket cumi- cumi, paket udang, paket keluarga, dan paket seafood basket. Selain itu, ada pula variasi sambal yang siap memanjakan lidah pengunjung.Yang paling digemari adalah sambal matah yaitu sambal berbahan dasar bawang merah plus cabai rawit merah. Untuk menjaga kekhasan makanan Bali, beberapa bumbu yang digunakan masih didatangkan dari Pulau Dewata langsung. Pasalnya, rempah- rempah yang tersedia di Jakarta kurang sesuai dengan rasa asli masakan yang tersaji di Resto Baruna. Sehingga dikhawatirkan akan mengurangi mutu masakan. Dari sisi harga, Resto Baruna relatif terjangkau. Mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 60 ribu untuk menu nonpaket. Sedangkan untuk menu paket harganya berkisar antara Rp 95 ribu hingga Rp 250 ribu. Salah satu keunikan di Resto Baruna, yaitu sebuah tempat yang menyerupai gazebo dan memiliki nama wantilang. Di Bali, wantilang biasanya digunakan sebagai tempat rapat. Di seberang wantilang terdapat panggung kecil berukir yang dihiasi ornamen leak dengan corak merah dan kuning. Resto Baruna beroperasi dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB. Sedangkan saat weekend, Restoran ini buka sampai pukul 23.00 WIB. Dengan luas area 6.500 m2 , resto ini cukup luas sebagai tempat wedding, reuni, seminar, bahkan untuk ulang tahun sekalipun yang mampu menampung pengunjung sampai dengan kapasitas 300 orang. Foto: AS Text : YSD
  15. 15. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 19 Corner Halal S ebelum beranjak lebih jauh, ada baiknya kita mengenal lebih dekat apakah BTP itu. Dalam Keputusan Kepala Badan POM RI Tahun 2004 dijelaskan bahwa BTP adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan, baik yang mempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi. Sedangkan dalam Wikipedia, BTP adalah bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dalam jumlah kecil, dengan tujuan untuk memperbaiki penampakan, citarasa, tekstur, flavor, dan memperpanjang daya simpan. Selain itu, dapat meningkatkan nilai gizi seperti protein, mineral, dan vitamin. Penggunaan BTP ini telah digunakan sejak zaman dahulu. Terdapat berbagai jenis BTP yang biasa digunakan. Menurut asalnya, BTP dibagi menjadi dua, yaitu BTP alami dan buatan atau sintetis. Sedangkan menurut fungsinya, BTP terdiri dari berbagai macam jenis. Dalam tabel dipaparkan berbagai jenis BTP yang diizinkan penggunaannya oleh Badan POM serta fungsinya. Di antara Manfaat dan Mudharatnya Di zaman modern ini, penggunaan BTP sudah sangat penting kedudukannya. Di tengah gaya hidup serba instan, teknologi yang kian maju, dan ledakan penduduk yang makin bertambah dibandingkan dengan ketersediaan pangan mau tak mau menimbulkan ketergantungan kita pada BTP. Memang akan sangat terasa ketika kita harus mengkonsumsi makanan yang sudah tengik atau apak karena tidak diawetkan. Namun manfaat ini pun terkadang digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanipulasi barang jelek menjadi bagus, misalnya dengan pewarna. Penggunaan BTP ini pun harus diiringi dengan tanggung jawab yang disertainya. Akan sangat berbahaya bila pengguna tidak paham dengan sifat dan karakteristik BTP yang digunakan, pemakaian dosis berlebih atau keliru, tidak Simpang Siur Soal BTP tepat jenis ataupun konsentrasinya, dan lain-lain. Karena itu, Badan POM (BPOM) pun berperan. Tugas BPOM-lah yang menetapkan berbagai jenis BTP yang bisa digunakan dan ambang batas yang sebaiknya ditambahkan dalam suatu produk olahan, termasuk mencantumkannya dalam kemasan produk tersebut. Dengan tercantumnya BTP ini, konsumen pun dapat menentukan untuk dirinya dengan “zat” apa mereka berurusan. No. Jenis BTP Fungsi Contoh* Sumber 1. Pewarna BTP yang dapat memperbaiki atau memberi makanan. E 120 (Carmine,Chocineal) Serangga 2. Pemanis buatan (sweetener) BTP yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan, yang tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi. E 966 (Lactitol) Gula susu (lactose) 3. Pengawet BTP yang dapat mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman atau penguraian lain pada makanan yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba. E 1105 (Lysozym) Telur 4. Antioksidan BTP yang dapat mencegah atau menghambat proses oksidasi lemak, sehingga mencegah terjadinya ketengikan. E 306,307,308 (Tocopherols-vit. E) Dari minyak nabati atau ikan 5. Antikempal (anti caking) BTP yang dapat mencegah mengempalnya (menggumpalnya) makanan yang berupa seruk seperti tepung atau bubuk. E 542 (Edible bone phosphate) Tulang 6. Penyedap rasa dan aroma, penguat rasa (flavor enhancer) BTP yang dapat memberikan, menambah, atau mempertegas rasa dan juga aroma. E 636, E 637 (Maltol dan Isomaltol) Gula yang dipanaskan/lactose (gula dari susu) yg dipanaskan 7. Pengatur keasaman— pengasam, penetral, dan pendapar— (acidity regulator) BTP yang dapat mengasamkan, menetralkan, dan mempertahankan derajat keasaman makanan. E 263 (Calcium acetate) Sintetik kimia 8. Pemutih dan pematang tepung (improving agent) BTP yang dapat mencegah proses pemutihan atau pematang tepung, sehingga dapat memperbaiki mutu pemanggangan. E 517 (Ammonium sulphate) Sintetik kimia 9. Pengemulsi, pemantap, dan pengental (emulsifier) BTP yang dapat membantu terbentuknya dan memantapkan sistem dispersi yang homogeny pada makanan. E 322 (Lecithine) E 441 (Gelatin) Kedelai/telur Tulang/kulit mamalia/ikan 10. Pengeras (firming agent) BTP yang dapat memperkeras atau mencegah melunaknya makanan. E 227 (Calcium hydrogen sulphite) Sintetik kimia 11. Sekuestran (sequestrant) BTP yang dapat mengikat ion logam yang ada dalam makanan, sehingga memantapkan warna, aroma, dan tekstur. E 385 (Calcium disodium ethylene diamine tetraacetate) Sintetik kimia 12. Lain-lain BTP yang tidak termasuk dalam salah satu kelompok di atas dan telah disetujui pengunaannya oleh kepala BPOM. E 1510 (Ethanol) Sintetik kimia *kehalalan contoh yang dijabarkan diatas harus diselidiki lebih lanjut. (Sumber: LPPOM MUI) Jenis-jenis BTP yang diizinkan oleh Badan POM
  16. 16. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201020 Kisah Teladan Dipotong Tangankarena MemberiSedekah Dikisahkan di zaman Bani Israil saat kekurangan makanan, seorang fakir menghampiri rumah seorang kaya dengan berkata, “Bersedekahlah Anda kepadaku dengan sepotong roti secara ikhlas karena Allah swt.” MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201020
  17. 17. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 21 Meskipun suaminya berulang kali menyuruh hal yang demikian, namun gadis itu tetap saja makan dengan tangan kirinya. Tiba-tiba terdengar suara dari sebelah pintu, “Keluarkanlah tangan kananmu itu, wahai hamba Allah! Sesungguhnya, kamu telah mendermakan sepotong roti dengan ikhlas karena-Ku. Karena itu, tidak ada halangan bagi- Ku memberikan kembali tangan kananmu itu.” Meskipun suaminya berulang kali menyuruh hal yang demikian, namun gadis itu tetap saja makan dengan tangan kirinya. Tiba-tiba terdengar suara dari sebelah pintu, “Keluarkanlah tangan kananmu itu, wahai hamba Allah! Sesungguhnya, kamu telah mendermakan sepotong roti dengan ikhlas karena-Ku. Karena itu, tidak ada halangan bagi- Ku memberikan kembali tangan kananmu itu.” S etelah si fakir itu berkata demikian maka keluarlah anak gadis orang kaya. Lalu ia memberi roti yang masih hangat kepada orang fakir itu. Begitu tahu anak gadisnya baru saja menyerahkan roti itu, segera sang ayah yang bakhil itu keluar rumah, dan langsung memotong tangan anak gadisnya hingga putus! Sejak peristiwa itu, Allah swt. pun mengubah kehidupan orang kaya itu dengan menarik kembali harta kekayaannya, sehingga berangsur-angsur ia berubah menjadi seorang yang fakir. Akhirnya, ia meninggal dunia dalam keadaan yang paling hina. Selanjutnya, anak gadis itu menjadi pengemis dan meminta- minta dari satu rumah ke rumah lainnya. Suatu hari anak gadis itu menghampiri rumah seorang kaya sambil meminta sedekah. Seorang ibu pun keluar dari rumah tersebut. Ibu itu sangat kagum dengan kecantikannya dan mengajak anak gadis itu masuk ke rumahnya. Ibu itu sangat tertarik dengan gadis tersebut dan ia berkeinginan untuk menikahkannya dengan anak laki-lakinya. Singkat cerita, acara pernikahan pun dilaksanakan. Usai acara tersebut, si ibu itu memberikan gaun dan perhiasan sebagai pakaian pengganti gadis itu yang telah menjadi menantunya. Suatu malam, saat hidangan makan malam sudah tersedia, suami dari gadis itu hendak makan bersamanya. Ternyata suaminya itu belum mengetahui bila istrinya memiliki tangan yang buntung. Ibu dari suaminya itu pun memang sengaja merahasiakan tentang cacat tangan gadis tersebut. Saat suaminya menyuruh istrinya makan, ia selalu menyuap makanan dengan tangan kirinya. Ketika suaminya melihat keadaan istrinya seperti itu, ia pun berkata, “Wahai istriku, orang fakir itu tidak tahu dalam tata cara berperilaku sehari-hari. Karena itu, makanlah dengan tangan kanan dan bukan dengan tangan kiri!” Meskipun suaminya berulang kali menyuruh hal yang demikian, namun gadis itu tetap saja makan dengan tangan kirinya. Tiba- tiba terdengar suara dari sebelah pintu, “Keluarkanlah tangan kananmu itu, wahai hamba Allah! Sesungguhnya, kamu telah mendermakan sepotong roti dengan ikhlas karena-Ku. Karena itu, tidak ada halangan bagi- Ku memberikan kembali tangan kananmu itu.” Usai gadis itu mendengar suara tersebut, ia pun mencoba mengeluarkan tangan kanannya. Ia terperanjat karena mendapati tangan kanannya dalam keadaan semula! Sambil diiringi rasa syukur kepada Allah swt., gadis itu pun segera makan bersama suaminya dengan menggunakan tangan kanannya. Ada satu ibrah (pelajaran) yang bisa diambil dari kisah tersebut. Hendaklah kita senantiasa menghormati tamu kita, walaupun ia seorang fakir miskin. Apabila seseorang telah datang ke rumah kita maka sesungguhnya ia adalah tamu kita. Rasulullah saw. telah bersabda, “Barangsiapa menghormati tamu maka sesungguhnya ia telah menghormatiku, dan barangsiapa menghormatiku maka sesungguhnya ia telah memuliakan Allah swt. Dan barangsiapa telah menjadi kemarahan tamu, ia telah menjadi kemarahanku. Dan barangsiapa menjadikan kemarahanku, sesungguhnya ia telah menjadikan murka Allah swt.” Maksud sabda Rasulullah saw. di atas bahwa sesungguhnya tamu yang datang ke rumah seorang mukmin maka ia masuk dengan seribu keberkahan dan seribu rahmat. Wallahu a’lam. (YSD, dari berbagai sumber) MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 21
  18. 18. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201022 News Flash U ntuk sahabat muslim yang telah Allah berikan kemapanan dan kelebihan rezeki namun masih ragu bahkan belum memilki rencana untuk berkurban tahun ini ada baiknya merenungi kisah yang coba kami sajikan dibawah ini. Sebuah cerita hikmah dari sahabat: Kuhentikan Mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan Qurban. Saat pintu Mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan spontan aku menutupnya dengan saputangan. Suasana di tempat itu sangat ramai, dari para penjual yang hanya bersarung hingga ibu-ibu berkerudung Majelis Taklim, tidak terkecuali anak-anak yang ikut menemani orang tuanya melihat hewan yang akan di-Qurban-kan pada Idul Adha nanti, sebuah pembelajaran yang cukup baik bagi anak-anak sejak dini tentang pengorbanan Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s. Aku masuk dalam kerumunan orang-orang yang sedang bertransaksi memilih hewan yang akan di sembelih saat Qurban nanti. Mataku tertuju pada seekor kambing coklat bertanduk panjang, ukuran badannya besar melebihi kambing-kambing di sekitarnya. “ Berapa harga kambing yang itu Pak ?” ujarku menunjuk kambing coklat tersebut. “ Yang coklat itu yang terbesar Pak. Kambing Mega Super dua juta rupiah tidak kurang” kata si pedagang berpromosi matanya berkeliling sambil tetap melayani calon pembeli lainnya. “ Tidak bisa turun Pak?” kataku mencoba bernegosiasi. “ Tidak kurang tidak lebih, sekarang harga-harga serba mahal” ucap pedagang bertahan. “ Satu juta lima ratus ribu ya?” aku melakukan penawaran pertama “ Maaf Pak, masih jauh.” ujarnya cuek. Aku menimbang-nimbang, apakah akan terus melakukan penawaran terendah berharap si pedagang berubah pendirian dengan menurunkan harganya. “ Oke Pak bagaimana kalau satu juta tujuh ratus lima puluh ribu?” kataku “ Masih belum nutup pak “ ujarnya tetap acuh. “ Yang sedang mahal kan harga minyak Pak. Kenapa RefleksiHati TentangQurban Idul Adha atau yang biasa kita kenal lebih akrab dengan sebutan Hari Raya Qurban tinggal beberapa saat lagi ada dihadapan kita. Setiap dari kita yang mampu untuk menyembelih hewan qurban tentunya telah mempersiapkan budget tersendiri untuk membeli hewan qurban, seperti tahun- tahun sebelumnya, tentu akan ada pergolakan hati antara kubu nafsu yang dipengaruhi oleh setan yang menghasut dan tentunya juga hati kita yang mempertahankan nurani suci ilahiah.
  19. 19. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 23 kambing ikut naik?” ujarku berdalih mencoba melakukan penawaran termurah. “ Yaaah bapak, meskipun kambing gak minum minyak. Tapi dia gak bisa datang ke sini sendiri.Tetap saja harus di angkut mobil pak, Dan mobil bahan bakarnya bukan rumput” kata pedagang meledek. Dalam hati aku berkata, alot juga pedagang satu ini. Tidak menawarkan harga selain yang sudah di kemukakannya di awal tadi. Pandangan aku alihkan ke kambing lainnya yang lebih kecil dan warna coklat. Lumayan bila ada perbedaan harga lima ratus ribu. Kebetulan dari tempat penjual kambing ini, aku berencana ke toko ban mobil. Mengganti ban belakang yang sudah mulai terlihat halus tusirannya. Kelebihan tersebut bisa untuk menambah budget ban yang harganya yang juga selangit. “ Kalau yang belang hitam putih itu berapa bang?” kataku kemudian “ Nah yang itu Super biasa. Satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah” katanya. Belum sempat aku menawar, di sebelahku berdiri seorang kakek menanyakan harga kambing coklat Mega Super tadi. Meskipun pakaian “korpri” yang ia kenakan lusuh, tetapi wajahnya masih terlihat segar. “ Gagah banget kambing itu. Berapa harganya mas?” katanya kagum “ Dua juta tidak kurang tidak lebih kek.” kata pedagang setengah malas menjawab setelah melihat penampilan si kakek. “ Weleh larang men regane (mahal benar harganya) ?” kata si kakek dalam bahasa Purwokertoan. “Bisa ditawarkan ya mas ?” lanjutnya mencoba negosiasi. “ Cari kambing yang lain aja kek” ketus pedagang terlihat semakin malas meladeni. “ Ora usah (tidak) mas. Aku arep sing apik dan gagah Qurban tahun iki (Aku mau yang terbaik dan gagah untuk Qurban tahun ini). Duit-e (uangnya) cukup kanggo (untuk) mbayar koq mas.” katanya tetap bersemangat seraya mengeluarkan bungkusan dari saku celananya. Bungkusan dari kain perca yang juga sudah lusuh itu di bukanya, enam belas lembar uang seratus ribuan Dan sembilan lembar uang lima puluh ribuan dikeluarkan dari kantongnya.” Iki (ini) dua juta rupiah mas. Weduse (kambingnya) dianter ke rumah ya mas?” lanjutnya mantap tetapi tetap bersahaja. Si pedagang kambing kaget, tidak terkecuali aku yang memperhatikannya sejak tadi. Dengan wajah masih ragu tidak percaya si pedagang menerima uang yang disodorkan kakek, kemudian dihitungnya perlahan lembar demi lembar uang itu. “ Kek, ini Ada lebih lima puluh ribu rupiah,” kata pedagang mengeluarkan selembar lima puluh ribuan “ Ora Ono ongkos kirime tho...?” (Enggak Ada ongkos kirimnya ya?) ujar kakek seakan tahu uang yang diberikannya berlebih. “ Dua juta sudah termasuk ongkos kirim” tukas pedagang yang cukup jujur memberikan lima puluh ribu ke kakek “ mau di antar ke mana mbah?” (tiba-tiba panggilan kakek berubah menjadi mbah) “Alhamdulillah, lewih (lebih) lima puluh ribu iso di tabung neh (bisa ditabung lagi),” kata si kakek sambil menerimanya. “Tulung anterke ning deso cedak kono yo (tolong antar ke desa dekat itu ya), sak sampene ning mburine (sesampainya di belakang) Masjid Baiturrohman, takon ae umahe (tanya saja rumahnya) mbah Sutrimo pensiunan pegawe Pemda Pasir Mukti, InsyaAllah bocah-bocah podo ngerti (InsyaAllah anak-anak sudah tahu).” Setelah selesai bertransaksi dan membayar apa yang telah di sepakatinya, si kakek berjalan ke arah sebuah sepeda tua yang di sandarkan pada sebatang pohon pisang, tidak jauh dari X-trail milikku. Perlahan di angkat dari sandaran, kemudian dengan sigap di kayuhnya tetapdengan semangat. Entah perasaan apa lagi yang dapat kurasakan saat itu, semuanya berbalik ke arah berlawanan dalam pandanganku. Kakek tua pensiunan pegawai Pemda yang hanya berkendara sepeda engkol, sanggup membeli hewan Qurban yang terbaik untuk dirinya.Aku tidak tahu persis berapa uang pensiunan PNS yang diterima setiap bulan oleh si kakek. Yang aku tahu, di sekitar masjid Baiturrohman tidak ada rumah yang berdiri dengan mewah, rata-rata penduduk sekitar desa Pasir Mukti hanya petani dan para pensiunan pegawai rendahan. Yang pasti secara materi, sangatlah jauh di banding penghasilanku sebagai Manajer perusahaan swasta yang sanggup membeli rumah di kawasan cukup bergengsi, yang sanggup membeli kendaraan roda empat yang harga ban-nya saja cukup membeli seekor kambing Mega Super, yang sanggup mempunyai hobby berkendara moge (motor gede) dan memilikinya, dan yang sanggup membeli hewan Qurban dua ekor sapi sekaligus Tapi apa yang aku pikirkan? Aku hanya hendak membeli hewan Qurban yang jauh di bawah kemampuanku yang harganya tidak lebih dari service rutin mobil X-Trail, kendaraanku di dunia fana. Sementara untuk kendaraanku di akhirat kelak, aku berpikir seribu kali saat membelinya. Ya Allah, Engkau yang Maha Membolak-balikan hati manusia balikkan hati hambaMu yang tak pernah berSyukur ini ke arah orang yang pandai menSyukuri nikmatMu. Semoga cerita di atas menjadi sebuah perenungan untuk kita yang telah begitu Allah berikan kelapangan nikmat namu masih saja kikir dan perhitungn sama Rabb semesta Alam yang menguasai semua pintu rizky... wallahualam bissawab. (Agung Lesmana) Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H
  20. 20. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201024 ProfileSederhana, ramah, rendah hati, dan terbuka. Itulah sosok Hasnul Suhaimi, sang pemimpin XL yang menerima Moslem Free Magazine (MFM) di ruang kerjanya belum lama ini. Ia menyapa dan melemparkan senyuman akrab. Hasnul Suhaimi (President Director PT XL Axiata, Tbk): Menuai Sukses dari Ketekunan MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201024
  21. 21. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 25 H ampir separuh hidupnya ia abdikan di dunia telekomunikasi Indonesia. Hasnul mengaku tidak ada sesuatu yang dikejar dalam hidupnya. Bahkan saat disinggung cita-citanya di kala kecil, ia hanya senyum-senyum saja. Karena itu, ketika disuruh ayahnya kuliah di Bandung dan harus hijrah dari kampung halamannya, ia malah bingung. Anehnya lagi, sang ayah juga tidak tahu harus masuk jurusan apa. “Yang penting harus jadi insinyur,” kenang Hasnul. Setelah lulus kuliah di ITB pada tahun 1981, ia langsung bekerja di perusahaan minyak asing, tepatnya di Schlumberger Indonesia sampai tahun 1982. Kemudian pada 1983, ia masuk menjadi karyawan di PT Indosat. Soal kepindahan kerjanya dari dunia perminyakan ke caranya agar bola tidak masuk ke pasir atau air. Seperti itu tantangannya. Semakin lama, dunia ini semakin menarik,” lanjut pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Program Indonesia Marketing Association. Pandangannya ketika ditanya bisnis seluler, bapak dua orang anak ini melihat dunia seluler adalah dunia padat modal. Jadi, awalnya melakukan coverage dulu, jangkauan. Setiap orang yang ingin terjun ke dunia bisnis ini harus berani berinvestasi. Seperti havlnya di XL, untuk bersaing harga dengan pemain lain, ia mengupayakan terlebih dahulu soal teknologinya. “Kita siapkan dulu kekuatan jaringan agar saat harga kita turunkan dan diserbu pelanggan, kita tidak kerepotan dan di-complain pelanggan. Makanya, investasinya harus besar. Setelah itu, baru telekomunikasi, karena ia merasa dibuang ke daerah, tepatnya di Cirebon ketika itu. Padahal dirinya saat itu sedang asyik-asyiknya bekerja di Jakarta dengan gaji bisa mencapai 1.200 dolar AS per bulan. Sementara saat dipindah, gajinya mengecil menjadi 250 dolar AS. “Padahal saya tidak ada sedikit pun niat untuk keluar,” tukasnya. Akhirnya, di tahun 1983 Hasnul memutuskan pindah ke PT Indosat. Ia mengawali kariernya sebagai Staf Perencanaan. Setelah itu, perjalanan kariernya semakin meningkat. Jabatan puncak yang diraihnya, yaitu menjadi Direktur Utama PT Indosat pada tahun 2005 hingga 2006. Semasa bekerja di Indosat, pria kelahiran Bukittinggi, 23 April 1957 ini memiliki karier yang boleh dibilang cukup cemerlang. Hasnul sempat ditugaskan ke Telkomsel selama dua tahun untuk menjadi Direktur Niaga, lalu ke IM3 menjabat Direktur Utama, dan akhirnya kembali lagi ke Indosat. “Bagi saya, setiap pekerjaan ada tantangannya. Kalau saya melihat, semakin banyak pemain di telekomunikasi, semakin menantang dan menarik,” ujar lulusan MBA dari Universitas Hawaii, Manoa, Amerika Serikat ini. Setelah sekian lama tergabung di PT Indosat, Hasnul membuat kejutan dengan kepindahannya ke XL. Sekarang Hasnul berada di “perahu” lain, namun masih dalam “samudera” yang sama. Ia mengakui kalau dirinya menikmati berkecimpung di dunia telekomunikasi, dengan segala suka duka dan tantangan yang dihadapinya. Ia pun melihat tantangan yang berbeda di XL. “Seperti golf saja. Untuk memasukkan ke hole, bagaimana promosi gede-gedean,” pungkas lulusan Teknik Elektro ITB. Jadi, yang pertama kali adalah berinvestasi untuk coverage, memasang banyak BTS, tower. Masa itu bagi XL sudah terlampaui, karena coverage XL sudah seimbang dengan perusahaan seluler big three. Namun kemudian ada konsumen yang tidak sanggup bayar pulsa, yang berarti harga harus turun. Begitu harga-harga turun semua, yang terjadi adalah kompetisi kualitas. Saat ini di Indonesia masih dalam kompetisi harga. Sebentar lagi harga-harga akan turun maka kualitas yang akan “bermain”. Akhirnya, kalau coverage sudah imbang, harga- harga sudah mulai sama, kualitas sudah mulai sama maka pada saatnya nanti, barangkali, nilai tambahlah yang berperan. Yang mampu bertahan adalah MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 25
  22. 22. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201026 siapa yang sanggup memberikan nilai tambah pada produknya. Bisa saja nilai tambah services, inovasi, atau baru produk. Mungkin bisa dipadukan antara voice, short message service (sms), dan value services, seperti akses internet, televisi, atau konten kreativitas yang menarik, bahkan menggunakan video. Dengan semakin banyak operator seluler di Indonesia,Hasnulmemandangnyasebagaipeluang sekaligus tantangan. Peluangnya, bertambahnya jumlah operator menunjukkan bertambah pula pasar pengguna alat komunikasi di Indonesia. Pertumbuhan pasar pun menyimpan banyak peluang baik bagi operator ataupun pengusaha content provider. Sementara, tantangannya adalah bagaimana kemudian XL dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggannya di tengah-tengah kompetisi dunia telekomunikasi Indonesia. Untuk menghadapi tantangan tersebut, Hasnul mencoba memberikan gambaran menarik mengenai langkah apa yang bisa dilakukan XL selanjutnya. Misi Hasnul memang tidak hanya membawa XL sukses di pasar komunikasi Indonesia saat ini, tapi bagaimana mempersiapkan XL menghadapi tantangan ke depan nanti. Ia menekankan agar perusahaan XL bisa berkembang dan tumbuh lebih cepat daripada pasar. Sisi fundamental yang kuat dari perusahaan pun sedang disiapkan, terutama untuk memperoleh sumber pendapatan baru bagi XL. Karena itu, wajar saja bila dalam kurun waktu hampir empat tahun Hasnul Suhaimi mengabdi di XL, kini PT XL Axiata, Tbk diperhitungkan di dunia seluler. Secara institusional, XL masuk perusahaan tiga besar seluler. Namun untuk laba perusahaan, XL menjadi leader. Pria pemilik prinsip “hidup mengalir seperti air” itu di tahun 2009 lalu mendapat dua penghargaan sekaligus dari Majalah Warta Ekonomi, yakni sebagai CEO Idaman 2009 untuk industri telekomunikasi, dan sebagai CEO Idaman 2009 untuk kategori lintas industri. Penghargaan ini didasarkan dari hasil survei yang melibatkan 2.186 responden terhadap beberapa CEO yang dinilai mampu membawa perusahaannya menjadi lebih maju, memiliki citra yang baik, cerdas, memiliki strategi bisnis yang tajam, dan piawai mengelola perusahaan, serta tentunya memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Text: YSD | Foto : AS
  23. 23. DBS MENGGANDENG XL, PECAHKAN REKOR MURI PT. Duta Future International (DBS) bersama-sama XL untuk memecahkan rekor MURI “Pemrakarsa dan Penyelenggara Pengaktifan Kartu Perdana GSM secara Serentak dengan Peserta terbanyak” dianugerahkan kepada PT. Duta Future International (DFI) pada acara Success Seminar DBS di Jakarta. Hampir 4000 member DBS hadir pada acara tersebut dan berhasil memecahkan Rekor MURI. Pada kesempatan itu juga, Febrian Agung Budi Prastyo (Presiden Direktur PT. Duta Future International) dan Titus DOndi (Vice President XL Business Solutions) menandatanganiLetterOfAgreementsebagai bentuk perjanjian kerjasama antara Duta Business School dan PT. XL Axiata tbk. Dengan kerjasama ini nantinya diharapkan seluruh member-member DBS yang berjumlah sekitar 5juta member, akan memiliki fasilitas komunikasi mudah dan murah melalui XL DBS HAbbazzaitun DBS Habbazzaitun diracik dari Habbatushauda Virgin Oil. Habbats kualitas no1. Kandungan 1softgel DBS Habbazz, setara dgn 10kapsul serbuk Habbatushauda. Untuk menjaga kesehatan, cukup 1 softgel pagi & malam. Untuk membantu kesembuhan, 2 softgel pagi & malam. “Gunakanlah Habbatussauda, sesungguhnya didalamnya terdapat obat untuk segala penyakit, kecuali maut.” (HR. Bukhori dan Muslim)
  24. 24. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201028 Peradaban Islam Abu Laits as-Samarqandi adalah seorang ahli fiqih yang terkenal. Suatu ketika ia pernah menuturkan tentang ayahnya yang menceritakan bahwa di antara Nabi-nabi yang bukan Rasul ada yang menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara. Hilangnya Pahala S alah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, mendengar suara, “Besok kamu dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghadap ke barat. Kamu dikehendaki berbuat, pertama, apa yang kamu lihat (hadapi) maka makanlah. Kedua, kamu sembunyikanlah. Ketiga, kamu terimalah. Keempat, jangan kamu putuskan harapan, dan kelima, larilah kamu darinya.” Keesokannya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil berkata,“Aku diperintahkan memakan perkara pertama yang aku hadapi. Tapi sungguh aneh, ini sesuatu yang mustahil yang tidak dapat aku laksanakan.” Kemudian Nabi itu terus berjalan menuju ke bukit tersebut dengan hasrat untuk memakannya. Ketika ia menghampirinya, tiba-tiba bukit itu mengecilkan dirinya sehingga menjadi sebesar sebongkah roti. Nabi itu pun mengambilnya, lalu disuapkan ke mulutnya. Bila ditelan terasa sungguh manis bagaikan madu. Ia pun mengucapkan syukur alhamdulillah. Kemudian Nabi itu meneruskan perjalanannya. Tak lama kemudian ia bertemu dengan sebuah mangkuk emas. Ia teringat akan arahan mimpinya supaya disembunyikan. Lantas Nabi itu pun menggali sebuah lubang dan ditanamlah mangkuk emas itu, kemudian ditinggalkannya. Tiba-tiba mangkuk emas itu keluar seperti semula. Nabi itu pun menanamnya lagi hingga tiga kali berturut-turut. Maka berkatalah Nabi itu,“Aku telah melaksanakan perintah-Mu.”Lalu ia pun melanjutkan perjalanannya, namun tanpa disadari oleh Nabi itu, mangkuk emas itu keluar lagi dari tempat yang ia tanam. Ketika Nabi itu sedang berjalan, tiba-tiba ia melihat seekor burung elang sedang mengejar seekor burung kecil. Kemudian terdengarlah burung kecil itu berkata,“Wahai Nabi Allah, tolonglah aku!”Mendengar permohonan burung itu, hatinya berempati. Lalu ia pun mengambil burung itu dan memasukkannya ke dalam bajunya. Melihat keadaan itu, lantas burung elang itu pun datang menghampiri Nabi itu sambil berkata, “Wahai Nabi Allah, aku sangat lapar dan aku mengejar burung itu sejak pagi tadi. Oleh karena itu, janganlah engkau patahkan harapanku dari rezekiku.” Nabi itu teringat tentang arahan dalam mimpinya yang keempat, yaitu tidak boleh memutuskan harapan. Ia menjadi kebingungan untuk menyelesaikan perkara itu. Akhirnya, ia membuat keputusan
  25. 25. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 29 Si Tukang Gosip orang lain. Harus pula kita ingat bahwa pergunjingan itu akan menghilangkan pahala kita. Sebab ada sebuah hadits mengatakan bahwa di akhirat nanti ada seorang hamba Allah akan terkejut menyaksikan pahala yang tidak pernah dikerjakannya. “Wahai Allah, sesungguhnya pahala yang Engkau berikan ini tidak pernah aku kerjakan di dunia dulu,”ujar hamba Allah yang keheranan tersebut. “Ini adalah pahala orang-orang yang dulu mengghibah dirimu,”jelas Allah swt. Dengan demikian, kita harus menyadari bahwa apa yang kita ucapkan bila bernuansa ghibah (menggunjing orang lain) atau yang popular dengan istilah gosip maka itu akan merugikan diri kita sendiri. Karena itu, mari kita upayakan agar diri kita tak tergolong orang-orang yang suka menggunjing orang lain, meskipun hal itu benar. (YSD, dari berbagai sumber) dapat mengawal serta menahannya maka rasa marah itu pun akan menjadi lebih manis daripada madu. Kedua, semua amal kebaikan (budi), walaupun disembunyikan maka ia tetap akan tampak juga. Ketiga, jika sudah menerima amanah seseorang maka janganlah kamu berkhianat kepadanya. Keempat; jika orang meminta sesuatu kepadamu maka usahakanlah untuk membantunya meskipun kamu sendiri membutuhkan hal itu. Kelima; bau yang busuk itu ialah ghibah (menceritakan aib orang lain) maka larilah dari orang-orang yang sedang duduk berkumpul membuat ghibah.” Kelima hal utama dalam kisah ini hendaknya kita sematkan dalam diri kita. Sebab kelima perkara ini sentiasa berlaku dalam kehidupan kita sehari- hari. Perkara yang tidak dapat kita elakkan setiap hari ialah mengghibah orang lain. Karena sering tanpa sadar saat berkumpul, kita terbawa pada tema pembicaraan mengungkap aib untuk mengambil pedangnya, lalu memotong sedikit daging pahanya dan diberikan kepada burung elang itu. Setelah mendapat daging itu, burung elang itu pun terbang, dan burung kecil tadi dilepaskan dari dalam bajunya. Selepas kejadian itu, Nabi itu meneruskan perjalanannya. Tidak lama kemudian ia bertemu dengan satu bangkai yang amat busuk baunya. Ia pun bergegas lari dari situ karena tidak tahan mencium bau yang menyengat. Setelah menemui kelima peristiwa itu maka kembalilah Nabi itu ke rumahnya. Pada malam itu, Nabi pun berdoa. Dalam doanya ia berkata, “Ya Allah, aku telah melaksanakan perintah-Mu sebagaimana yang diberi tahu di dalam mimpiku maka jelaskanlah kepadaku arti semuanya ini.” Di dalam mimpi Nabi itu dikabari oleh Allah swt.,“Pertama, yang kamu makan itu ialah rasa marah. Pada mulanya tampak besar seperti bukit, tetapi pada akhirnya jika bersabar dan
  26. 26. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201030 Assalamu ‘alaikum wr. wb. Dokter, saya seorang wanita yang berusia 40 tahun, single parent. Aktivitas usaha saya cukup tinggi, bahkan untuk jumpa klien pun di hari Sabtu-Minggu tetap saya jalankan. Sepertinya tiada hari yang libur, karena ini semua tuntutan target dari usaha saya. Untuk menjaga stamina, saya mengkonsumsi suplemen tiap hari ditambah multivitamin. Padahal kalau boleh jujur, olahraga pun tidak pernah saya lakukan karena aktivitas saya juga sudah cukup melelahkan. Jadi, saat tidur malam saya gunakan untuk benar-benar istirahat. Yang saya mau tanyakan, berbahayakah ginjal saya kalau tiap hari mengkonsumsi suplemen dan multivitamin itu, padahal alhamdulillah sampai saat ini belum ada keluhan serius untuk tubuh saya. Boleh dibilang masih so far so good. Jadi, saya minta saran dari dokter sebaiknya bagaimana? Terima kasih. Astrid Wulandari – BSD, Tangerang GinjalGinjalWa’alaikumussalam wr wb Aktivitas yang berlebihan akan menguras banyak tenaga dan menimbulkan keletihan fisik yang juga akan mempengaruhi mentalitas kerja kita. Suplemen mengandung vitamin yang terdiri dari A, B, C, D, E, dan juga berbagai macam mineral yang dapat digunakan tubuh untuk menambah vitalitas tubuh kita. Kekurangan vitamin dan mineral akan mempengaruhi kinerja sel untuk mengolah berbagai hormon dan enzim dalam tubuh yang dapat berpengaruh dalam pembentukan energi yang berguna untuk melakukan aktivitas. Vitamin ada yang dibuang melalui air seni dan ada juga yang ditimbun dalam lemak. Yang dibuang air seni adalah B dan C. Setelah digunakan, langsung dibuang sehingga tidak ada penumpukan. Tapi vitamin A, D, dan E ditimbun dalam lemak. Jadi, konsumsi yang berlebihan dari suplemen dapat mengakibatkan hipervitaminosis dari ketiga vitamin tadi. Vitamin A, C, dan E dapat digunakan sebagai anti- oksidan yang akan merusak radikal bebas dalam sel. Radikal bebas ini dapat merusak keseimbangan sel sehingga perlu dimusnahkan. Saran saya, selain konsumsi suplemen, Anda juga harus olahraga dan banyak makan sayur dan buah-buahan serta minum air putih yang banyak. Makanan alamiah dan olahraga lebih baik daripada hanya meminum suplemen. Mengenai suplemen dapat mempengaruhi ginjal Anda, hal itu tidak relevan, tapi penumpukan vitamin dapat terjadi di hati Anda. Kebugaran tubuh diperlukan, apalagi Anda beraktivitas sangat padat. Gunakanlah waktu Anda secara baik, dan jagalah kesehatan Anda sebelum kesehatan itu pergi jauh dari Anda. Semoga bermanfaat. Konsultasi Kesehatan Oleh: dr. Faisal Ali Ahmad Kler
  27. 27. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 31 Kiprah Wanita mandiri, ulet sepertinya melekat pada sosok perempuan kelahiran Surabaya ini. Hobbynya pun menantang. P enampilannya sederhana dan cara bicaranya tenang itu lah yang dipancarkan wanita jebolan Sastra Inggris, Universitas Borobudur, Jakarta tahun 1994. Perempuan yang memiliki hobby offroad ini, pernah mengalami pengalaman yang menarik ketika mobil Suzuki Jimny 4x4 keluaran tahun 1993 yang ia tumpangi stagnant di tengah-tengah bukit dan kanan- kirinya jurang dan harus bermalam pula di kawasan offroad Banten. Pengalamannya itu tidak lah menjadi kendur untuk tetap menguji adrenalinnya. Bahkan hobbynya itu tetap terus dilakoni sampai sekarang. Siapa sangka perempuan berdarah India ini juga memiliki talenta di bidang marketing. Menurutnya, ketika lulus dari Universitas Borobudur tahun 1994 lalu, RubianaYasmin Attar langsung bekerja di Hotel Ibis, Slipi, Jakarta sebagai guest ralations officer, dan tidak lama kemudian ia pindah di Ibis Cikarang dekat rumahnya sebagai sales marketing. Dari Cikarang, di tahun 1998 pindah ke hotel and cotagge berbintang di kawasan Anyer, Banten, namun sehari-harinya Rubi berkantor di Jakarta.“Hanya Sabtu-Minggu saja Mas aku ke Anyer,”ungkapnya. Cuma hitungan dua tahun, ibu satu orang anak ini dibajak bosnya ke Allson Residence sebagai Sales Manager. Namun usianya di perhotelan, tepat di tahun 2004, Rubi hengkang dan memilih mengajar private dan company training bahasa Inggris, serta mengajar di British Education (kursus baas Inggris, red). Setelah menjadi guru, Rubi masuk kerja di Limbar Jaya di tahun 2005 sebagai Public Relations. Limbar Jaya merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang jasa, perdagangan, pengadaan barang, akomodasi. Atau jenis pekerjaan yang ia tangani adalah event organizer. Selama bekerja di Limbar Jaya, prestasi demi prestasi ia raih. Sebut saja klien yang pernah ditangani acaranya seperti kementerian perindustrian, kementerian kehutanan, kementerian transmigrasi, kantor Dirjen Pajak, dan PNPM Mandiri. “Pekerjaan yang saya kerjakan mulai dari proses tender, pengumpulan berkas, penjelasan, dokumen tender sampai pekerjaannya saya tangani,”kilah wanita karir ini kepada MFM suatu ketika. Wajar saja tepat di tahun 2008, bos Limbar Jaya, Tony Sutomo mendirikan sister company Limbar Patma Sarana, perusahaan yang bergerak di bidang yang sama, perempuan kelahiran Surabaya pada 6 Desember 1972 ini tidak menyangka dipercaya untuk memegang perusahaan itu. Sejak tahun 2008 ia merintis, sambil menunggu legalisasi dari holdingnya, Rubi terus tanpa menyerah untuk membina klien lama dan mencari klien baru untuk menjadi mitra di Limbar Patma Sarana. Kegigihannya menjadi seorang marketing teruji. Tepat Oktober 2010 kemarin, klien demi klien berdatangan, bahkan tiga bulan di akhir tahun 2010 ini pekerjaan nyata sudah bergulir. Semisal pada Oktober kemarin mengerjakan dua kegiatan dari Kementrian Kehutanan dan BMKG (Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika) serta di bulan November ini sudah menanti dua kegiatan dari kliennya yang lain. “Harapan saya di tahun 2011 harus lebih baik daripada tahun 2010. Saya tinggal maintenance klien yang sudah ada, dan ke depan ingin mecoba klien di luar goverment atau sektor private seperti kegiatan outbond atau outing dari perusahaan perbankan atau swasta,”urainya. •Ysd Foto : AS Foto : AS
  28. 28. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201032 EKSPRESI Muhammad Yani (SoloNasyid): Berawaldari Tsunami Aceh Kalau sudah hobi, apa pun pasti bisa dilakukan. Ini dirasakan penyanyi solo nasyid yang memiliki langgam melayu. Ia kini sibuk menyiapkan album keduanya. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201032
  29. 29. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 33 S oal syiar agama tentu dimiliki seorang ustadz, so- al pelantun nasyid tentu dikuasai seorang penyanyi. Bagi pria kelahiran Langsa, Aceh, 28 Oktober 1961 ini memiliki keahlian dua-duanya. Anak kesebelas dari sebelas bersaudara ini sejak kecil su- dah memiliki hobi menyanyi gaya Melayuan di kampung ha- lamannya. Di lingkungannya terkadang ia sering didaulat oleh rekan-rekannya untuk menyanyi. Ia pun juga terkenal sebagai muazin (pembawa azan) di surau dekat rumahnya kala itu. Sekolah dasarnya ia tamatkan di kota Medan. Setelah leps dari SDN Medan itu, Muhammad Yani merantau ke Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur pada tahun 1974 sampai 1979. Pendidikan agama ia geluti dengan khusyuk. Ia mondok dan harus jauh dari orangtua maupun sanak saudaranya. Tekad Muhammad Yani mendalami ilmu agama Islam agar membawa dirinya terus berhijrah alias merantau. Dari Pono- rogo, ia lantas masuk ke Jakarta dan sekolah di MAN II, Pon- dok Pinang, Jakarta Selatan, dan lulus di lembaga pendidikan tersebut tahun 1982. Hobi menyanyinya selalu ia lantunkan di tiap kegiatan syiarnya dengan nada kemelayuan. Begitu pula lantunan azannya yang konon suara azannya sudah dibuatkan dalam bentuk CD yang kini sedang dinanti-nantikan oleh beberapa stasiun televisi. Kini Muhammad Yani juga sibuk merilis album Nasyid ke- duanya dengan tajuk Insan Durhaka yang nantinya berisikan 10 lagu. “Alhamdulillah saat ini sudah enam lagu saya ram- pungkan. Insya Allah setelah Idul Adha album ini launching,” jelasnya. Album perdananya dengan label Senandung Dzikir dan Doa pada tahun 2005 itu, menurutnya diinspirasikan dari kejadian tsunami di Aceh. Ketika itu, bapak tiga orang anak ini merenung betapa tak berdayanya umat manusia jika Allah swt. berkehendak. “Nah, untuk itu saya mengajak kepada umat muslim di nusantara ini untuk berzikir dan berdoa kepada saudara-sau- dara kita yang terkena musibah itu lewat senandung,” ujar- nya. Hebatnya, album perdananya itu sudah sampai ke Hon- gkong lewat jamaah TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ketika pada tahun 2009 ke- marin, Muham- mad Yani men- gikuti perjalanan tausiyah bersama rombongan dari Dompet Dhuafa, dan Sulis “Cinta Rasul”. Sejatinya, me- nurut Muham- mad Yani, da- lam ber-tausiyah sah saja bila di- sisipkan dengan lantunan lagu, doa, atau dziki- rullah agar di da- lam tausiyah-nya itu lebih meriah dan menarik. “Ju- stru itu, saya me- lihat jamaah lebih fokus kalau kita ber-tausiyah menyisipkan nyanyian ayat-ayat Allah dengan senandung yang merdu,” jelas karyawan salah satu hotel berbintang lima ini. Karier Muhammad Yani dalam solo nasyid ini, membawa dirinya semakin mantap dalam mensyiarkan Islam. Selain itu, prestasi yang diraihnya bukan nasyid saja, ia pernah juara Lomba Azan dan Tilawah Al-Qur`an antarHotel se-Jakarta pada tahun 2005, sebagai pemandu zikir di berbagai masjid, pengisi tausiyah di radio ZFM, Pita FM, dan Door FM Depok, tausyiah ke Hongkong, dan translater (penerjemah). Baginya, kemampuannya itu merupakan anugerah Allah swt. semata. Karena itu, kini ia juga melakukan regenerasi melalui grup Mumtaaz Voice yang ia dirikan pada beberapa bulan lalu. Muhammad Yani berharap bahwa group nasyid itu bisa membawa manfaat bagi anak-anak muda masa ki- ni. Menurutnya, hobby musik yang ia geluti sejak kecil itu bi- sa ditularkan kepada penerusnya. Dalam menciptakan lagu dan sekaligus membawakannya di grup ini akan membawa manfaat besar. Pengalaman yang paling menarik baginya, selain menja- di solo nasyid, Muhammad Yani pernah memuslimkan dua orang asing (bule, red.) dan sampai kini orang bule itu men- jadi taat memeluk agama Islam. Di dalam album keduanya itu, Muhammad Yani mengam- bil insipirasi dari kehidupan sehari-harinya dan ia melihat banyak sekali umat muslim melakukan tindakan yang tidak semestinya. Sejatinya, ustadz yang sempat bekerja sebagai supir taksi Limousine pada era tahun 1987-1991 ini berharap di album keduanya bisa booming. Lagu yang sudah siap di antaranya, Insan Durhaka, Shalawat Nabi, Subhanallah (versi Melayu), Kawin Cerai, Shalawat Badar (versi Melayu), dan Ya Rahman. Text: Ysd Foto : AS
  30. 30. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201034 Kesehatan Oleh: dr. Faisal Ali Ahmad Kler TEKANANDARAH TINGGI Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan dimana tekanan yang pengaliran darah dalam pembuluh- pembuluh darah melewati dindiing- dinding pembuluh darah.Tergantung dari Pompa Jantung dan Elastisitas (kelenturan) dari pembuluh darah itu sendiri. Bervariasi tergantung dari umur dan aktifitas yang dilakukan. T ekanan darah dibagi menjadi tekanan darah systolic dan diastolic. Systolic adalah angka yang terdapat di atas yang menunjukkan tekanan dalam pembuluh darah yang disebabkan oleh pompa jantung. Sementara, diastolic adalah angka yang terdapat di bawah yang menunjukkan tekanan dalam pembuluh darah pada saat jantung istirahat di antara denyutannya atau tergantung dari tahanan perifer. Pada penderita Hipertensi maka tekanan systolic-nya itu lebih tinggi dari 140 mmHg dan tekanan diastolic- nya 90 mmHg atau lebih. Pengukuran tersebut bisa dalam keadaan duduk atau berbaring, dalam kondisi relaks, tidak merokok atau minum yang mengandung kafein selama 30 menit sebelum pengukuran. Juga dilakukan istirahat sejenak kurang lebih 5 menit dan diukur dua kali untuk perbandingan. Diukur pula pada lengan sebelahnya bila terdapat peningkatan tekanan darah pada pengukuran sebelumnya. Gejala Hipertensi bisa juga ditunjukkan dengan nyeri kepala ringan. Ini biasa disebut “Silent Killer”, karena merusak tubuh bagian dalam kita tanpa menunjukkan gejala apa pun. Penyebab Hipertensi yang tidak bisa diketahui disebut Hipertensi Essential yang merupakan 90-95% Hipertensi yang ada. Bisa juga disebabkan oleh pengobatan yang sering diminum, seperti obat-obat herbal (jamu), suplemen, atau obat-obatan hormonal. Penyakit yang bisa menyebabkan Hipertensi adalah pada kelainan ginjal atau thyroid (kelenjar gondok di leher). Dan pada orang yang sudah tua biasanya terbentuk pengerasan pembuluh darah yang mengakibatkan aliran darah lebih deras dengan tekanan yang tinggi. Pemeriksaan dan pengontrolan kesehatan yang baik dapat mengurangi gangguan yang disebabkan oleh Hipertensi ini. Sebelumnya harus diketahui akibat timbulnya Hipertensi ini maka pemeriksan fisik dan laboratorium darah, kolesterol, fungsi ginjal, dan pemeriksaan air seni serta Rekam Jantung (EKG) dan Rontgen Thorax (Foto Ronsen Dada) diperlukan.
  31. 31. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 35 Mengapa Hipertensi Perlu Diobati? Banyak sekali organ tubuh kita yang bisa rusak akibat Hipertensi ini. Kurang lebih 44 ribu kematian dalam setahun disebabkan oleh hipertensi itu sendiri dan juga sebagai penyebab kematian bila menyertai penyakit lain (komplikasi penyakit). Penderita Hipertensi berisiko 3 kali terkena Penyakit Jantung, 7 kali lebih tinggi terkena Stroke, dan 6 kali terkena Payah Jantung. Hipertensi dapat merusak pembuluh-pembuluh darah dalam setiap bagian tubuh, membuatnya lebih tebal dan kaku, mempercepat terbentuknya kolesterol dan lemak lainnya dan melekat dalam pembuluh darah karena dinding pembuluh darah bagian dalam rusak sehingga menganggu aliran darah, ibarat karat dalam pipa. Pembuluh darah • Menyebabkan penebalan dan pengerasan pada pembuluh darah biasa terjadi pada usia tua, obesitas, kolesterol tinggi, dan Tekanan Darah Tinggi. Ini disebut sebagai atherosclerosis. Otak • Merusak pembuluh darah di otak dan bisa terjadi sumbatan atau pecah pembuluh darah kecil akibat tekanan yang tinggi. Jantung • Mengurangi aliran darah ke jantung itu sendiri dan membuat kerja jantung bertambah sehingga dapat mengakibatkan Serangan Jantung atau Payah Jantung. Ginjal • Merusak pembuluh darah ginjal, sehingga dapat merusak ginjal dan fungsi ginjal menurun akibat terjadi penumpukan kotoran dalam darah (karena tidak dapat dibuang lewat air seni). Jika tetap dibiarkan dan tidak diatasi maka dapat menyebabkan Gagal Ginjal Kronis dan perlu hemodialisis atau cuci darah. Mata • Merusak pembuluh darah mata dan mengarah kepada gangguan penglihatan dan kebutaan. Cara Penanggulangan Hipertensi Olahraga, makan makanan yang sehat, mengurangi makanan mengandung garam, mengurangi berat badan, berhenti minum alkohol dan merokok, serta minum obat- obatan penurun tekanan darah— sesuai anjuran dokter—secara rutin. Olahraga • Aktivitas ringan, sehari kurang lebih 30 menit, yaitu jalan santai, bersih-bersih rumah, bersih- bersih taman, dan olahraga seperti tenis, golf, memancing, berenang, bersepeda, dan mengayuh perahu 1- 2 kali seminggu juga bisa membantu mengatasi penyakit ini. Makanan sehat • Lebih banyak memakan buah-buahan, sayur- sayuran, dan mengonsumsi makanan rendah lemak. Yang termasuk dalam makan sehat—untuk mengatasi penyakit ini—adalah daging merah, gula, kacang, ayam, ikan, dan makanan yang dibuat dari tepung, seperti roti dan lain-lain. Mengurangi konsumsi garam • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Mengonsumsi garam jangan lebih dari satu seperempat sendok teh garam dalam sehari. Jika bisa dikurangi, itu lebih baik. Perlu memilih makanan yang membantu pengurangan penggunaan garam, yaitu makanan yang dijual dengan rendah garam, rendah garam kacang- kacangan, dan jangan menambah garam pada makanan di rumah, seperti membubuhi garam pada sayur sop yang terasa hambar atau kurang garam. Perlu pula memilih susu yang rendah lemak dan rendah garam. Bila makanan tidak ada rasa karena kurang garam maka pikirkanlah bahwa kesehatan akan lebih baik bila tekanan darah bisa dikendalikan. Obat-obatan pengurang Tekanan Darah Tinggi dapat diberikan dan sangat membantu untuk tidak terjadinya Stroke, Serangan Jantung, Payah Jantung dan Penyakit Ginjal. Ini diminum secara teratur sesuai program yang diberikan. Meskipun tekanan darah stabil, tetap saja pengobatan dilanjutkan sehingga kontrol ke dokter tetap diperlukan. Makanan yang mengandung potassium dan kalsium dapat membantu mencegah dan mengobati Tekanan Darah Tinggi, contohnya adalah buah apricot, pisang, labu, bayam, kacang kering, tomat, kacang hijau, jus jeruk, ikan lele, yogurt, dan kentang. Semua ini mengandung potassium, dan yang mengandung kalsium adalah susu, keju, yogurt, kacang panjang, kacang almond. Sedangkan kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan Tekanan Darah Tinggi, tapi tidak menyebabkan Hipertensi berkepanjangan. Jadi, berhenti minum kopi itu lebih sehat dan dapat mencegah terjadinya Tekanan Darah Tinggi. Ringkasnya, Hipertensi adalah Silent Killer yang dapat membunuh seseorang tanpa tanda-tanda atau gejala sebelumnya. Perawatannya dengan mengubah pola makan dan olahraga, serta pengobatan yang rutin dan pemeriksaan yang teratur tanpa menghentikan pengobatan meskipun sudah terkontrol. Tanpa pengobatan maka banyak organ tubuh bisa rusak, seperti pembuluh darah, otak, jantung, ginjal, dan mata. Pengobatan membantu untuk hidup lebih baik dan lebih panjang. Hindarilah minum kopi, alkohol, dan merokok, karena semua itu memicu peningkatan Tekanan Darah Tinggi dan perusakan pembuluh darah, serta dapat memicu penyumbatan pembuluh darah. Hidup sehatlah dengan pola makan yang sehat dan dengan olahraga yang sesuai secara teratur. Mari hidup tanpa Hipertensi agar kesehatan kita tetap terjaga dan tidak ada kerusakan pada organ tubuh. Banyak sekalli organ tubuh kita yang bisa rusak akibat hipertensi ini . Kurang lebih 44 ribu kematian dalam setahun oleh hipertensi itu sendiri dan juga penyebab kematian bila menyertai penyakit lain
  32. 32. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201036 Nasib orang tidak ada yang tahu. Hanya Allah-lah yang memiliki jawabannya. Namun kita sebagai umat manusia tetap terus berusaha. Seperti halnya yang dialami anak pejabat satu ini, ia terus berkarya tanpa bantuan dari sang ayah. Ia ingin membuktikannya. Hasilnya? S ore itu di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, di sebuah rumah besar berwarna putih dan sorotan lampu jelang keremangan malam tampak kontras. Terlihat hilir mudik orang-orang sibuk menyiapkan sebuah perhelatan. Ternyata sore menjelang malam itu ada sebuah acara peresmian perkumpulan gerakan cinta damai yang dikomandoi seorang pengusaha sukses. Ia wanita muslimah yang sudah tidak asing lagi dari jenis usahanya, yakni usaha parsel dan florist. Menggunakan gaun muslim, santai, akrab dengan senyum khasnya, Fahira Fahmi Idris menyambut Moslem Free Magazine (MFM). Pemilik Nabila Parcel Bunga International malam itu menceritakan kisahnya saat dirinya mencemplungkan ke dunia usaha. Ada suatu kebanggaan bagi anak Fahmi Idris, yang notabene seorang pengusaha dan juga mantan menteri ini, dalam mengungkapkan bisnisnya itu tidak ada campur tangan ayahnya. Padahal kalau mau dibilang, siapa yang tidak bisa kalau orangtuanya pengusaha, pejabat negara, apalagi relasi sang ayahnya tidak diragukan, tentu si anak itu akan gampang meniti kesuksesan. Namun bagi Fahira, terjun di bisnis itu ia mulai sejak duduk di bangku kuliah. Tepatnya pada tahun 1995 bersama 10 temannya. Fahira mengawali bisnisnya dengan modal Rp 500.000,-. Boleh dibilang, itu bisnis iseng-iseng anak kampus membuat usaha parsel di tiap Hari Raya. “Awalnya ide itu muncul hanya untuk mengisi waktu luang di hari libur, menjelang Hari Raya,” tutur perempuan yang memiliki hobi menembak itu. Kemudian, ia mengungkapkan, bisnisnya itu tidak ada campur tangan ayahnya. Ia langsung terjun menawarkan parselnya secara door to door. “Saya sisir gedung perkantoran di kawasan Sudirman-Thamrin. Saya letakkan brosur, foto parsel, dan daftar harganya. Kemudian saya follow up by phone terus-menerus. Akhirnya, lumayan juga ordernya,” kenang Fahira. Jerih payah yang ia rengkuh itu, ternyata mendatangkan hasil yang cukup lumayan. Sehingga Fahira membuka gerai parsel di rumahnya di jalan Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan jumlah tenaga kerja awalnya hanya 10 orang. Sejak ia membuka kantor di kawasan itu, barulah kepak bisnisnya berkembang. Bahkan semua orang yang ada di Jakarta saat itu baru tahu ada rumah parsel, dan gerainya dikategorikan supermarketnya parsel! Dengan begitu, kanan-kiri di daerah itu menjamur alias ikut-ikutan buka bisnis parsel di setiap Hari Raya Idul Fitri dan Natal. Malah penduduk sekitar di dekat rumahnya bisa ikut bekerja di bisnisnya, seperti ada yang terlibat di bagian packing, distribusi, dan Fahira bisa mempekerjakan 300 F a h i r a F a h m i I d r i s Success Story AWALNYAISENG-ISENG
  33. 33. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 37 Success Story orang menjelang hari-hari besar. Sejatinya, usaha yang telah dirintis 16 tahun lalu itu kini ia bisa nikmati, walaupun di tahun 2004 KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, red.) pernah mengeluarkan kebijakan melarang adanya pemberian parsel ke pejabat negara. Hal itu Fahira rasakan sangat mengganggu. Karena omsetnya bisa anjlok sampai 50%. “Saya saat itu shock. Saya bingung mau dikemanakan parsel-parsel yang sudah dipesan begitu banyak. Ini dibatalkan karena kebijakan KPK itu,” kenang Fahira. Tambahnya, rata-rata pesanan Nabila di tiap Hari Raya bisa mencapai angka 30 ribu parsel, dan KPK mengeluarkan kebijakan itu tepat di bulan Ramadhan. Jadi, tak bisa dibayangkan bagaimana pesanan parsel yang sudah siap, lalu dibatalkan. Sementara produksi atau belanja bahan- bahan parcel dan packing sudah berlangsung. “Bagaimana nggak senewen, Mas,” tukasnya sambil mengenang kejadian itu. Cerita pahitnya lagi, pernah ia tertipu dengan kasus pembayaran menggunakan cek bodong. Padahal parsel sudah dikirim ke alamat pemesan. Kemudian saat cek itu mau dicairkan ke bank, ternyata isi rekeningnya kosong. “Lalu saya telepon dan datangi lagi ke alamat tersebut, eh tenyata sudah kosong. Padahal itu nggak berlama-lama lho waktunya. Cukup lumayan besaran ordernya,” ungkap Fahira. Dari pengalaman pahitnya itu, Fahira tidak pantang menyerah. Dengan kegigihannya, semuanya ia jadikan pengalaman yang paling berharga. Untuk parsel-parsel yang tidak jadi dipesan itu, ia berikan sebagai hadiah bagi peserta dalam turnamen menembak. Yang kebetulan salah satu hobinya adalah menembak dan pemilik klub menembak juga dari warisan sang ayah. Selanjutnya, berawal dari bisnis iseng-isengnya, perempuan berdarah Sumatra Barat ini kini boleh dibilang sudah menjadi seorang pengusaha sukses. Bisnis parselnya dikembangkan terus, bahkan dikawinkan dengan bisnis floristnya. Tidak tanggung-tanggung, ia menimba ilmu sampai ke negeri Pangeran Charles untuk usaha floristnya. Kini usaha parsel dan floristnya berkembang. Hebatnya, pesanan florist bisa ia layani sampai ke daerah luar Jakarta, bahkan mancanegara. “Kan zaman sekarang sudah serba canggih. Mau bisnis apa pun pasti bisa. Jadi, orang daerah maupun kawan di negara lain tinggal pesan melalui website. Kemudian saya mengirimnya. Gampang, kan?” paparnya. Soal omset, bisnis Fahira jangan ditanyakan lagi. Setiap tahun bisa mencapai milyaran rupiah. Seperti tahun kemarin omset bisnisnya mencapai Rp 5-7 milyar dengan profit margin 5%-10%. “Yang terpenting, saya bisa membantu orang-orang,” tutur jebolan S2 Hukum Bisnis Universitas Padjajaran ini. Kini putri politisi partai pohon beringin itu, sudah bisa dibilang mengikuti jejak orangtuanya. Jabatan beberapa Sejatinya, usaha yang telah dirintis 16 tahun lalu itu kini ia bisa nikmati, walaupun di tahun 2004 KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, red.) pernah mengeluarkan kebijakan melarang adanya pemberian parsel ke pejabat negara. Hal itu Fahira rasakan sangat mengganggu. Karena omsetnya bisa anjlok sampai 50%. “Saya saat itu shock. Saya bingung mau dikemanakan parsel-parsel yang sudah dipesan begitu banyak. Ini dibatalkan karena kebijakan KPK Tambahnya, rata-rata pesanan Nabila di tiap Hari Raya bisa mencapai angka 30 ribu parsel, dan KPK mengeluarkan kebijakan itu tepat di bulan Ramadhan. Jadi, tak bisa dibayangkan bagaimana pesanan parsel yang sudah siap, lalu dibatalkan. Sementara produksi atau belanja bahan- bahan parcel dan packing sudah berlangsung. “Bagaimana nggak senewen, Mas,” tukasnya sambil mengenang Cerita pahitnya lagi, pernah ia tertipu dengan kasus pembayaran menggunakan cek bodong. Padahal parsel sudah dikirim ke alamat pemesan. Kemudian saat cek itu mau dicairkan ke bank, ternyata isi rekeningnya kosong. “Lalu saya telepon dan datangi lagi ke alamat tersebut, eh tenyata sudah kosong. Padahal itu nggak berlama-lama lho waktunya. Cukup lumayan besaran ordernya,” ungkap Dari pengalaman pahitnya itu, Fahira tidak pantang menyerah. Dengan kegigihannya, semuanya ia jadikan pengalaman yang paling berharga. Untuk parsel-parsel yang tidak jadi dipesan itu, ia berikan sebagai hadiah bagi peserta dalam turnamen menembak. Yang kebetulan salah satu hobinya adalah menembak dan pemilik klub Selanjutnya, berawal dari bisnis iseng-isengnya, perempuan berdarah Sumatra Barat ini kini boleh dibilang sudah menjadi seorang pengusaha sukses. Bisnis parselnya dikembangkan terus, bahkan dikawinkan dengan bisnis Tidak tanggung-tanggung, ia menimba ilmu sampai ke negeri Pangeran Charles untuk usaha floristnya. Kini usaha parsel dan floristnya berkembang. Hebatnya, pesanan florist bisa ia layani sampai ke daerah luar Jakarta, bahkan “Kan zaman sekarang sudah serba canggih. Mau bisnis apa pun pasti bisa. Jadi, orang daerah maupun kawan di negara lain tinggal pesan melalui website. Kemudian saya Soal omset, bisnis Fahira jangan ditanyakan lagi. Setiap tahun bisa mencapai milyaran rupiah. Seperti tahun kemarin omset bisnisnya mencapai Rp 5-7 milyar dengan profit margin 5%-10%. “Yang terpenting, saya bisa membantu orang-orang,” tutur jebolan S2 Hukum Bisnis Universitas Kini putri politisi partai pohon beringin itu, sudah bisa dibilang mengikuti jejak orangtuanya. Jabatan beberapa organisasi disandangnya, seperti Ketua Harian Perbakin Pengda DKI Jaya, Ketua Umum Aries Shooting Club, Ketua Umum Saudagar Muda Minangkabau, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Parsel Indonesia, dan Ketua Gerakan Cinta Damai. Fahira pun sudah menyimpan rencana ekspansi di bisnis kecantikan dengan membuka salon one- stop shopping. “Klien saya kebanyakan ibu-ibu, dan saya melihat banyak salon belum bisa memenuhi kebutuhan mereka,” ungkapnya. Semoga! Text : Ysd Foto : As
  34. 34. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201038 KonsultasiFashion Oleh : Mumtaaz Boutique Jl. Raya Penjernihan 1 No. 29 Penjompongan - Jakarta Pusat Bagi Pembaca yang ingin mengajukan pertanyaan seputar fashion bisa melalui email Konsultasi Fashion : fashion.mfm@gmail.com atau moslem.freemagazine@gmail.com Gaya Three In One Assalamu’alaikum wr. wb Saya (24) punya baju kaos berleher tinggi sepanjang lutut yang ingin saya padukan dengan selain celana panjang. Karena bosan dengan paduan itu, saya ingin minta saran, bawahan seperti apa yang cocok dengan baju kaos ini. Selain itu saya bisa menambah dengan apa agar penampilan saya kelihatan gaya. Atas bantuannya, saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum wr.wb Lena - Salatiga Wa’alaikumsalamWr.Wb. Mba Lena yang baik, sayang sekali Anda tidak menyertakan tinggi dan berat badan Anda. Untuk model padu padan bisa dikombinasikan dengan berbagai gaya sesuai kondisi agar tidak membosankan. Bawahan yang cocok selain selain celana panjang bisa dipadupadankan dengan rok batik atau motif yang berbentuk a-line atau model gombrang. Untuk mempercantik penampilan bisa ditambahkan ikat pinggang kecil, atau dengan menggunakan rompi. Sehingga , terkesan lebih elegan , lebih cantik dan menarik apabila ditambah dengan sepatu berhak tinggi model boot. Oke Mba Lena kini Anda siap beraktivitas dan tampil lebih menarik. Selamat bertugas. Busana Pesta Beri Kesan Tinggi Assalamu’alaikum. Wr. wb Saya (34) punya bahan brokat putih sepanjang 2 meter dan palas hijau metalik 2 meter, yang ingin saya jadikan busana pesta di hari raya Idul Adha. Saya minta tolong desain yang cocok untuk ukuran tubuh saya setinggi 1,55 m dan berat 45 kg. Kalau bisa desainnya memberi kesan tinggi. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum wr. wb Lestari - Yogya Wa’alaikumsalam Wr.Wb. Mba Lestari yang cantik, untuk ukuran tubuh seperti Anda tidak terlalu sulit untuk memilih jenis dan model pakaian. Bahan brukat sangat cocok untuk busana pestya, dapat dibuat sebagai atasan semi kebaya sehingga terlihat tampak modern. Misalnya dipadukan dengan tile polos untuk bagian lengan dengan warna yang sama dan ditempel brukat untuk bagian bawahnya. Bisa juga Anda tambahkan manik- manik berwarna hijau metalik agar sesuai dengan bawahannya. Untuk kain berwarna hijau metalik Anda bisa buatkan rok model ofnaisel sekelilingnya jahit memanjang ke bawah, ujungnya diberikan rumbai sedikit kira-kira 5 cm dan model lurus. Nah, sudah siapkan busana untuk Idul adha? Tampil Menarik Sesuai Bentuk Tubuh Assalamu’alaikum wr. wb saya senang sekali bisa bergabung dengan Moslem Free Magazine, apalagi bisa konsultasi...saya seorang karyawati, selalu ada problem dalam memilih pakaian. Berat badan saya 65 kg dan tinggi 168 cm, setiap membeli pakaian selalu kesulitan karena lengan atas saya kebesaran, gimana ya cara mensiasatinya ? mini - Bandung Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Ibu Mini yang baik, Alhamdulilah senangnya saya bisa menjawab pertanyaan Anda. Sebagai karyawan, tentu Anda sangat sibuk. Dan busana yang cocok untuk Anda adalah simple dan elegant. Sebaiknya untuk ukuran tubuh sepertiAnda disesuaikan dengan busana model agak longgar tapi berbentuk badan. Karena pakaian terlalu pas juga selain, tidak nyaman akan membuat tangan dan tubuh Anda tampak kekar. Bila Anmda kesulitan membeli baju jadi, Anda bisa menjahit pakaian dengan model busana kerja yang simple, misalnya saja untuk busana resmi dalaman turtle neck tanpa lengan berwarna gelap dipadukan dengan celana panjang dan semi jas dengan kerah rendah. saya padukan dengan selain celana panjang. Karena bosan dengan paduan itu, saya ingin minta saran, bawahan seperti apa yang cocok dengan baju kaos ini. Selain itu saya bisa menambah dengan apa agar penampilan saya kelihatan gaya. Atas bantuannya, saya ucapkan Mba Lena yang baik, sayang sekali Anda tidak menyertakan tinggi dan berat badan Anda. Untuk model padu padan bisa dikombinasikan dengan berbagai gaya sesuai kondisi agar tidak Bawahan yang cocok selain selain celana panjang bisa dipadupadankan dengan rok batik atau motif atau model gombrang. ditambahkan ikat pinggang kecil, atau dengan menggunakan rompi. Sehingga , terkesan lebih elegan , lebih cantik dan menarik apabila ditambah dengan sepatu berhak tinggi model boot. Oke Mba Lena kini Anda siap beraktivitas dan Kesan Tinggi Saya (34) punya bahan brokat putih sepanjang 2 meter dan palas hijau metalik 2 meter, yang ingin saya jadikan busana pesta di hari raya Idul Adha. Saya minta tolong desain yang cocok untuk ukuran tubuh saya setinggi 1,55 m dan berat 45 kg. Kalau bisa desainnya memberi kesan tinggi. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum wr. wb 168 cm, setiap membeli pakaian selalu kebesaran, gimana ya cara mensiasatinya ? simple Sebaiknya untuk ukuran tubuh sepertiAnda disesuaikan dengan busana model agak longgar tapi berbentuk badan. Karena pakaian terlalu pas juga selain, tidak nyaman akan membuat tangan dan tubuh Anda Bila Anmda kesulitan membeli baju jadi, Anda bisa menjahit pakaian dengan model busana misalnya saja untuk busana tanpa lengan Hedia PurnamaJl. Patuha N0. 14, Bandung
  35. 35. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 39
  36. 36. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201040 Life Style SIMPLE MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201040 WHITE Life Style SARIMBIT KELUARGA, Koko dan gamis dengan aplikasi sulam tangan bernuansa putih, padu padan yang serasi, simple but elegan untuk bersilaturahmi di hari Raya Idul Adha
  37. 37. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 41 E MFM - Edisi 03/Thn I /20 Sept - 20 Okt 2010 41 BLOSSOM, Inspirasi gaya busana koko eksklusif tangan pendek dengan lis aplikasi sulam tangan bagian dada yang dipadu padankan dengan celana jeans dan blus reguler kombinasi warna, dipercantik aplikasi sulam tangan di bagian bawah membuat penampilan semakin terlihat fresh dan santai MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 41
  38. 38. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201042 PLUM ABU-ABU Kombinasi dua warna, padu padan ini bisa menjadi referensi dalam berbusana agar tampil chic dan stylish Dokumen Foto : AZKA Collections Teks : IchaMFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201042
  39. 39. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 43MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 2010 43 Untuk menemani waktu bermain, busana dengan nuansa colour full membuat busana si kecil tampak lebih unik dan melengkapi keceriaan buah hati Anda
  40. 40. MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201044 MFM - Edisi 04/Thn I /NOVEMBER 201044 Dibalut dengan koko trendi bermotif polos dan garis-garis, tampak semakin gagah dan ceria menjalankan aktivitasnya. Saat si kecil beranjak remaja, kesan girly dalam berbusana terkadang sangat dibutuhkan. Busana two pieces dengan bawahan berbentuk rok yang dipadu padankan dengan kerudung bergo berwarna senada hijau muda menyempurnakan kesan feminim Model : Amel, Dhiava, Osha, Zaki, Nayla & Maryam Teks/Koordinator : Icha Foto : Adang Sumarna Make up : Ndaru Indrawati (Salon Bunda - 0812. 18281769) Busana : Rabbani, Jl. Pemuda No. 1 A Rawamangun – JakartaTimur

×