Manajemen kesehatan Domba

1,538 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,538
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
193
Actions
Shares
0
Downloads
33
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Manajemen kesehatan Domba

  1. 1. 16/03/2013 Manajemen Kesehatan Ternak Domba  Apa yg dimaksud dengan BCS dan bagaimana cara penilaiannya?  Apa ciri-ciri domba pejantan yang baik untuk bibit?  Apa saja yg perlu dihindari pada pemilihan induk betina?  Apa yg dimaksud dengan maternal ability? 1 2 Perbandingan kadar kolesterol dan kalori daging dari beberapa spesies ternak (per 100 gram lean)No. Komponen Gizi Daging Sapi Daging Domba/Kambing 1 Kolesterol (mg/100 gr) 55-66 41-53 180 2 Protein (gr/100 gr) 23,2 22-24 160 3 Lemak (gr/100 gr) 2,8 1,5-4,7 140 4 Energi (KJ/100 gr) 498 477-546 120 5 Vitamin A (mcg/100 gr) < 5,0 5,0-8,6 100 6 Vitamin B6 (mg/100 gr) 0,52 0,1-0,8 80 Kalori (kkal) 60 7 Vitamin B12 (mcg/100 gr) 2,5 1,0-2,8 Kolesterol (mg) 40 8 Riboflavin (mg/100 gr) 0,18 0,20-0,28 20 9 Niacin (mg/100 gr) 5,0 5,0-16,0 0 10 Calcium (mg/100 gr) 4,5 6,5-7,2 11 Iron (mg/100 gr) 1,8 1,1-3,3 12 Phospor (mg/100 gr) 215 194-290 13 Sodium (mg/100 gr) 51,0 51-71 Sumber: UNDL (2012)Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat (2009) 3 1
  2. 2. 16/03/2013DEFINISIKesehatan hewan Pencegahanmerupakan suatu status  Sanitasi/Biosafety/Biosecurity/Kebersikondisi tubuh hewan dengan hanseluruh sel yang  Karantinamenyusunnya dan cairan  Vaksinasi (Imunisasi)tubuh yang dikandungnyasecara fisiologis berfungsi Pengobatannormal.  Disesuaikan dgn penyebab 5 6 ”biosafety” adalah kondisi dan upaya untuk  “biosecurity” adalah kondisi dan upaya untuk melindungi personel atau operator serta memutuskan rantai masuknya agen penyakit lingkungan laboratorium dan sekitarnya dari ke induk semang dan/atau untuk menjaga agen penyakit hewan dengan cara menyusun agen penyakit yang disimpan dan diisolasi protokol khusus, menggunakan peralatan dalam suatu laboratorium tidak pendukung, dan menyusun desain fasilitas mengontaminasi atau tidak disalahgunakan, pendukung misalnya, untuk tujuan bioterorisme 7 8 2
  3. 3. 16/03/2013 Melakukan desinfeksi kandang dan peralatan dengan menyemprotkan insektisida pembasmi serangga, lalat dan hama lainnya. Membatasi penularan penyakit melalui mobilitas pegawai. Menjaga agar tidak setiap orang dapat bebas keluar masuk kandang ternak yang memungkinkan terjadinya penularan Wabah penyakit. Lingkungan Agen penyk Membakar atau mengubur bangkai ternak yang mati karena Penyakit penyakit menular. Menyediakan fasilitas desinfeksi untuk staf/karyawan. Segera mengeluarkan ternak yang mati dari kandang untuk dikubur atau dimusnahkan oleh petugas yang berwenang. Mengeluarkan ternak yang sakit dari kandang untuk segera diobati atau dipotong oleh petugas yang berwenang. Managemen 9 10  Penyakit Infeksi  ORF  Virus ◦ Pox virus  Bakteri ◦ Sangat menular ◦ Lepuh pada mulut  Parasit  Jamur  Penyakit non- infeksi ◦ Gangguan metabolisme ◦ Keracunan 11 12 3
  4. 4. 16/03/2013 Terapi:  Bluetongue ◦ Orbivirusorbiviridae Salep asuntol  Nyamuk colicoides Ivermectin (injeksi/ salf), gusanex  Kepala membengkak  Liduh biru Pemberantasan lalat (insektisida/ sanitasi & kebersihan kandang) Vaksinasi Culicoides sp 13 14 Anthrax  Ekto-parasit: ◦ Bacillus athraxis spora  Scabies ◦ Radang limpa, haemoragek ◦ Sarcoptes scabei ◦ Sangat menular ◦ Kudis pada kulit ◦ zoonosis ◦ Luka keropeng, gatal,gelisah ◦ Anoreksia, kekurusan 15 16 4
  5. 5. 16/03/2013  Endo-parasit Terapi:  Haemonchosis Ivermectin (Injeksi/2 mg & salep) ◦ Haemonchus contortus Sanitasi & desinfeksi kandang ◦ Diaree, anoreksia ◦ kurus Dimandikan dg sabun colek 17 18 Cacing hati  Penyebab: Bakteri (salmonella, ◦ Fasciola hepatica/F. Gigantica clostridium, E coli), virus (rota/corona, ◦ Kurus parvo virus), Protozoa, Parasit. ◦ Hati rusak  Gejala: tinja banyak & encer, anus kotor, ◦ kematian dehidrasi, kelemahan dan kematian.  Terapi: Disesuaikan dengan penyebabnya Penggantian cairan tubuh Pemberian antibiotik (bakteri/virus) Pemberian vitamin (supportif) 19 20 5
  6. 6. 16/03/2013 Penyakit ini sering timbul dengan tiba-tiba terutama  mata mengalami konjunctivitis, kreatitis, kekeruhan kornea pada hewan dalam keadaan lelah. Penyebab rickettsia colesiota  Obat : tetracycline, zinc sulfat 2.5%, salap mata sulfathiazole 5%, bacitrasin salap Pink eye dapat disebabkan oleh mikroorganisme  pencegahan yaitu dengan cara menyingkirkan hewan pathogen, benda asing, trauma dan perubahan iklim karier serta menjaga kualitas makanan Faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya infeksi pink eye yaitu lalat, debu, kelembaban, musim, kepadatan hewan di dalam kandang 21 22  Gangguan metabolisme  Bloat:  Kembung rumen  Terapi: antibloat (dimeticone), minyak goreng (oral), vitamin (supportif), trokar  Toksisitas/keracunan  Keracunan sianida  Bahan kimia lain 23 24 6
  7. 7. 16/03/2013 Bila ditemukan ada hewan yang sakit: Perbaikan managemen pemeliharaan  Sistem perkandangan Di-isoler dengan segera  Pemberian pakan Panggil dokter Hewan Pengobatan ◦ Vaksinasi rutin ◦ Pemberian obat cacing 25 26 WE ARE WHAT WE REPEATEDLY DO 27 7

×