Pendidikan
Ramah
Remaja

Dibawakan oleh:
O. Solihin
E-mail: sholihin@gmx.net
Blog: www.osolihin.wordpress.com
Masa Remaja
Puber: aktif, kreatif, & enerjik

Dengan potensi seperti ini, masa
remaja hanya butuh diarahkan,
dibimbing, di...
si
en
g
lg
ge
rti
so
a
Me
n

Yang perlu diketahui

Perkembangan hormon-hormon
seksual meningkat pesat pada
usia pubertas i...
Generasi ISLAM di masa
KEJAYAAN ISLAM
Ibnu Rusyd (1126-1198)
az-Zahrawi

filosof, dokter, dan ahli fikih Andalusia

orang ...
Tapi Fakta Saat Ini…

Banyak remaja muslim yang terjebak dalam kehidupan
hedonistik [hedonisme: Dalam Kamus Inggris-Indone...
KRISIS KEHIDUPAN MULTIDIMENSIONAL
(kemiskinan, kebodohan, kedzaliman, kemerosotan moral,
ketidakadilan, dll.)

Fakta

SIST...
Faktual

K
elem
ahan P
aradigm
a
GAGAL MEMANUSIAKAN MANUSIA
Gagal membentuk manusia sesuai dengan
visi & misi penciptaanny...
Optimalisasi dan Integrasi
SYAKHSIYAH
ISLAMIYAH

TSAQOFAH
ISLAM

ILMU
KEHIDUPAN
+

-

RUMAH
(+/-)

+

+
+

+

+

+

+

-

SEKOLAH/KAMPUS
(+/+)

MASYARAKAT
(+/-)

3 Unsur yang harus “KOMPAK”
Solusi Cara Pandang
• Pendidikan harus dikembalikan pada asas akidah
Islam yang menjadi dasar:
– Penentuan arah dan tujuan...
Solusi Strategi
•

Membangun lembaga pendidikan unggulan:
– Kurikulum yang ideologis,
– Guru yang amanah dan kafaah,
– Pro...
Kesinambungan Kurikulum
J NJ
E ANG
P NDIDIK
E
AN

T
K

K PONE
OM
N
M E
AT RI
Sy
akhsiy ah
y
Islam y
iy ah

Dasar- dasar

S...
Pengembangan Kurikulum
Harus ditempuh melalui:
 Internalisasi nilai-nilai Islam
 Koreksi mata pelajara yang bertentangan...
Pembentukan
Syakhshiyyah Islamiyyah
•
•
•
•
•
•

Formal – Struktural
Formal – non Struktural
Keteladanan
Penerapan Budaya ...
Pendekatan Tsaqofah Islamiyah
• Fikriyah, dengan ditunjukkan fakta, dalil, pengertiaan,
istimbat hukumnya, dan kesimpulan ...
Optimalisasi Peran
•
•

•

•

•

Keluarga
–
Sebagai Institusi awal pendidikan
Sekolah
–
Sebagai instutusi formal yang berf...
Terima kasih

Saatnya bergerak
bersama. Mulai sekarang!
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pendidikan Ramah Remaja

621 views

Published on

thegreat to youngers to follow the true line in live

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
621
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pendidikan Ramah Remaja

  1. 1. Pendidikan Ramah Remaja Dibawakan oleh: O. Solihin E-mail: sholihin@gmx.net Blog: www.osolihin.wordpress.com
  2. 2. Masa Remaja Puber: aktif, kreatif, & enerjik Dengan potensi seperti ini, masa remaja hanya butuh diarahkan, dibimbing, diberdayakan dengan benar dan baik. Diperlukan juga teladan dari orang-orang di sekitarnya supaya mereka bisa membandinkan dan melihat contoh baik.
  3. 3. si en g lg ge rti so a Me n Yang perlu diketahui Perkembangan hormon-hormon seksual meningkat pesat pada usia pubertas ini (14-16 tahun) Paham tentang daya tarik seksual (potensi dan fungsinya) Mulai memperhatikan penampilan
  4. 4. Generasi ISLAM di masa KEJAYAAN ISLAM Ibnu Rusyd (1126-1198) az-Zahrawi filosof, dokter, dan ahli fikih Andalusia orang pertama yang memperkenalkan teknik pembedahan manusia Abu al-Qasim al-Majrithi al-Idrisi pencetus kebangkitan ilmu astronomi pakar geografi al-Khawarizmi penemu salah satu cabang ilmu matematika, Algoritma Ahli kimia: mengklasifikasikan unsur-unsur kimia, utamanya Jabir Ibn Hayyan pada bahan metal, non-metal, dan penguraian zat kimia Ibnu Sina pakar kedokteran al-Kindi simbol kedigdayaan ilmuwan muslim: Beliau bahkan mewariskan sekitar 256 jilid buku. 15 buku di antaranya khusus mengenai meteorologi, anemologi, udara (iklim), kelautan, mata, dan cahaya. Dan dua buah buku mengenai musik.
  5. 5. Tapi Fakta Saat Ini… Banyak remaja muslim yang terjebak dalam kehidupan hedonistik [hedonisme: Dalam Kamus Inggris-Indonesia karangan John M. Echols & Hassan Shadily, “hedonism” diartikan sebagai “Paham yang dianut orang-orang yang mencari kesenangan semata-mata”. Suatu way of life alias jalan hidup yang mengedepankan kesenangan itu, meliputi pola pikir dan perasaan, penampilan lahiriah dan perilaku.] Tak sedikit remaja yang memuja gaya hidup permisif [permissive: serba membolehkan, dan bahkan bebas nilai] Mayoritas remaja tidak peduli dengan urusan sesamanya (kaum Muslimin) Umumnya remaja malas belajar dan mengkaji Islam. Tapi semangat mengikuti beragam “pernik” yang diciptakan oleh gaya hidup sekularistik [sekularisme: pemisahan antara aturan agama dengan aturan kehidupan duniawi]
  6. 6. KRISIS KEHIDUPAN MULTIDIMENSIONAL (kemiskinan, kebodohan, kedzaliman, kemerosotan moral, ketidakadilan, dll.) Fakta SISTEM KEHIDUPAN SEKULERISTIK Ekonomi Kapitalistik Pendidikan Materialistik Politik Oportunistik Tata Sosial Individualistik Budaya Hedonistik TEGAKNYA SISTEM KEHIDUPAN ISLAM Tatanan berdasarkan syariah Ekonomi Tata Sosial Politik Pendidikan masyarakat Budaya keluarga sekolah Akar Masalah Solusi Fundamental
  7. 7. Faktual K elem ahan P aradigm a GAGAL MEMANUSIAKAN MANUSIA Gagal membentuk manusia sesuai dengan visi & misi penciptaannya K L M AN E E AH Akar Masalah AS AS AS AS TUJ TUJ UAN/ UAN/ AR AR AH AH Solusi S S ekuleristik ekuleristik M anusia m aterialistik, indiividualistik P NDIDIK E AN IS AM TUJ L TUJ UAN/ AH UAN/ AR AR AH AS AS AS AS AQIDAH AQIDAH IS AM L IS AM IYAH L IYAH • SYAKHSHIYYAH • SYAKHSHIYYAH • TSAQOFAH • TSAQOFAH • ILMU KEHIDUPAN • ILMU KEHIDUPAN IPTEK IPTEK KETERAMPILAN KETERAMPILAN K ONTINUITASTK- P T Sinergi Sekolah - Keluarga – Masyarakat
  8. 8. Optimalisasi dan Integrasi SYAKHSIYAH ISLAMIYAH TSAQOFAH ISLAM ILMU KEHIDUPAN
  9. 9. + - RUMAH (+/-) + + + + + + + - SEKOLAH/KAMPUS (+/+) MASYARAKAT (+/-) 3 Unsur yang harus “KOMPAK”
  10. 10. Solusi Cara Pandang • Pendidikan harus dikembalikan pada asas akidah Islam yang menjadi dasar: – Penentuan arah dan tujuan pendidikan, – Penyusunan kurikulum dan standar nilai – Proses belajar mengajar, – Penentuan kualifikasi pengajar – “Budaya” kampus/sekolah • Orientasi keluaran (output) berupa keseimbangan pada tiga unsur pendidikan (syakhsiyah Islam, tsaqofah Islam, ilmu kehidupan)
  11. 11. Solusi Strategi • Membangun lembaga pendidikan unggulan: – Kurikulum yang ideologis, – Guru yang amanah dan kafaah, – Proses belajar mengajar Islami, – Lingkungan dan budaya kampus/sekolah yang Islami. • Membuka ruang interaksi dan sinergi dengan keluarga dan masyarakat
  12. 12. Kesinambungan Kurikulum J NJ E ANG P NDIDIK E AN T K K PONE OM N M E AT RI Sy akhsiy ah y Islam y iy ah Dasar- dasar SD SM P SM U P T Pembentukan & Peningkatan 5 4 Tsaqofah Islam 3 2 1 5 Ilm u Kehidupan 4 3 2 1
  13. 13. Pengembangan Kurikulum Harus ditempuh melalui:  Internalisasi nilai-nilai Islam  Koreksi mata pelajara yang bertentangan dengan akidah, pemikiran, pendapat dan hukum Islam.  Substitusi dengan mata pejaran baru sama sekali.  Adisi mata pelajaran baru ke dalam kurikulum  Fiksasi atau pembakuan mata pelajaran yang telah ada
  14. 14. Pembentukan Syakhshiyyah Islamiyyah • • • • • • Formal – Struktural Formal – non Struktural Keteladanan Penerapan Budaya Kampus/Sekolah Pembinaan pergaulan antar anak didik Amaliyah Ubudiyah
  15. 15. Pendekatan Tsaqofah Islamiyah • Fikriyah, dengan ditunjukkan fakta, dalil, pengertiaan, istimbat hukumnya, dan kesimpulan hukumnya. • Disadari bahwa tsaqofah Islam harus diyakini dan diresapi sebagai aturan Allah SWT. • Memahami tsaqofah Islam berarti melaksanakannya dalam kehidupan keseharian • Tsaqofah Islam harus diajarkan kepada orang lain, bukan hanya untuk diri sendiri • Perlu pembiasaan kuliah tujuh menit untuk membiasakan siswa menyampaikan Islam kepada orang lain
  16. 16. Optimalisasi Peran • • • • • Keluarga – Sebagai Institusi awal pendidikan Sekolah – Sebagai instutusi formal yang berfungsi memadukan semua aspek pendidikan Masyarakat – Sebagai institusi sistem yang melahirkan generasi pemimpin Organisasi kemasyarakatan/partai politik Islam – Sebagai institusi yang memimpin terjadinya perubahan masyarakat – Wadah untuk mencetak para kadernya menjadi pemimpin. Negara – Sebagai institusi yang berkewajiban menyiapkan dana dan kebijakan
  17. 17. Terima kasih Saatnya bergerak bersama. Mulai sekarang!

×