Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
1
LAPORAN
HASIL PELAKSANAAN KULIAH KERJA LAPANGAN-
PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (KKL-PPL) TERPADU
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN D...
2
HALAMAN PENGESAHAN
PELAKSANAAN KULIAH KERJA LAPANGAN-
PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (KKL-PPL) TERPADU
SEKOLAH TINGGI KEGUR...
3
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-
Nya, sehingga penulis dapat me...
4
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ....................................................................................... i
HALAM...
5
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Jadwal kegiatan KKL-PPLTerpadu …………… halaman 7
6
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Menara Hanoi .................................................. Lampiran. 4
Gambar 2. Pytagoras ...
7
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring dengan pesatnya laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
masalah-masal...
8
KKL-PPL Terpadu pada Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(STKIP) Muhammadiyah Pringsewu Lampung adalah suatu ben...
9
B. Tujuan KKL-PPL Terpadu
Adapun yang menjadi tujuan dari kegiatan KKL-PPL Terpadu bagi
mahasiswa STKIP Muhammadiyah Pri...
10
pembelajaran dan menggunakan alat peraga serta pemanfaatan media ICT
dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
2. Bagi lem...
11
II. HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Singkat Lokasi KKL-PPL Terpadu
Kegiatan KKL-PPL Terpadu STKIP Muhammadiyah Prings...
12
Yogyakarta. Adapun visi yang masih diunggulkan pada saat ini yaitu
Terwujudnya pendidik dan tenaga kependidikan matemat...
13
pembagian buku dan kartu identitas peserta KKL-PPL Terpadu. Dengan
tahapan ini, mahasiswa diharapkan sebelum melaksanak...
14
No Jam
Senin, 24 Agustus 2015
Kegiatan / Materi Penyaji Ruang
1 08.15-09.45 Pembukaan dan
Kebijakan PPPPTK
NS Aula/Plen...
15
No Jam
Rabu, 26 Agustus 2015
Kegiatan / Materi Penyaji Ruang
2 09.00-09.45 Kapita Selekta
Pembelajaran
Matematika di SM...
16
No Jam Kegiatan / Materi Penyaji Ruang
17.15-19.00 Istirahat
5 19.00-19.45 E-Learning Muda Nurul Lab Kom B
6 19.45-21.1...
17
C. Hasil Yang Diperoleh Dari KKL-PPL Terpadu
Selama mengikuti kegiatan KKL-PPL Terpadu di PPPPTK Yogyakarta,
peserta me...
18
e. Mengakomodasi pada keterkaitan dan keterpaduan KD, Keterkaitan dan
keterpaduan materi pembelajaran, kegiatan pembela...
19
Berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari. Acuan dapat
berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajar...
20
3) Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian
tugas,baik tugas individual maupun kelompok; dan
4) Menginfo...
21
b. Fungsi alat peraga
Alat peraga atau media pembelajaran secara umum mempunyai fungsi
mengatasi hambatan dalam berkomu...
22
mempunyai dua bagian yang menggambarkan soal-soal yang harus
dipecahkan oleh pemain. Kegunaanya untuk melatih keterampi...
23
keluaran (output) pembelajaran. Penilaian autentik adalah pengukuran
yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar...
24
c. Prinsip Penilaian Autentik
Penilaian hasil belajar peserta didik didasarkan pada prinsip-prinsip
sebagai berikut:
1)...
25
2) Penilaian kompetensi pengetahuan
Pendidik menilai kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan,
dan penugasan...
26
4) Pembelajaran memberikan kesempatan pada siswa untuk
mengasimilasi dan mengakomodasi konsep, hukum, dan prinsip
5) Pe...
27
4) Menalar
Mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kem...
28
perkembangan internet memunculkan banyak software geometri, mulai
dari yang gratis (tidak berbayar), software, hingga y...
29
b. Tidak semua materi dapat diselesaikan dengan baik, dikarenakan waktu
yang disediakan untuk kegiatan relatif singkat....
30
III. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Setelah kunjungan lokasi KKL-PPL Terpadu, yakni di Pusat Pengembangan
dan Pembe...
31
LAMPIRAN
32
Lampiran 1. Format Penilaian Nilai Akhir Mahasiswa
MAJELIS PENDIDIKAN TINGGI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKA...
33
Lampiran 2. Format Penilaian DPL
MAJELIS PENDIDIKAN TINGGI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
MUHAMMADIYAH PRI...
34
Lampiran 3.Format Penilaian Laporan
MAJELIS PENDIDIKAN TINGGI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
MUHAMMADIYAH ...
35
Lampiran 4. Gambar Alat Peraga
Gambar 1
Gamabar 2
36
Lampiran 5. Gambar Alat Peraga

Gambar 3
Gambar 4
37
Lampiran 6. Gambar Alat Peraga
Gambar 5
Gambar 6
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KULIAH KERJA LAPANGAN- PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (KKL-PPL)TERPADU SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2015-2016

Berisi tentang laporan KKL-PPL yang dilakukan di PPPPTK Yogyakarta Tahun 2014-2015.

note: untuk urutan nomor halaman pada daftar isi mohon disesuaikan sendiri karena memang ada sedikit kesalahan penomoran halaman pada daftar isi :)

  • Be the first to comment

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KULIAH KERJA LAPANGAN- PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (KKL-PPL)TERPADU SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2015-2016

  1. 1. 1 LAPORAN HASIL PELAKSANAAN KULIAH KERJA LAPANGAN- PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (KKL-PPL) TERPADU SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2015-2016 Oleh ARVINA FRIDA KARELA (12030090) SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN 2015
  2. 2. 2 HALAMAN PENGESAHAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA LAPANGAN- PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (KKL-PPL) TERPADU SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2015-2016 Nama Mahasiswa : ARVINA FRIDA KARELA NPM : 112030090 Program Studi : Pendidikan Matematika Pringsewu, September 2015 Mengetahui ; Ketua Pelaksana KKL, Dosen Pembimbing Lapangan, Drs. H. Saukani, M.M. Ari Suningsih, M.Pd NIP. 19610924 198703 1 1 001 NIDN. 0216038301
  3. 3. 3 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah- Nya, sehingga penulis dapat menyusun laporan kegiatan KKL-PPL Terpadu yang dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika Yogyakarta. Dalam pelaksanaan dan penyususnan laporan kegiatan KKL-PPL Terpadu tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, maka penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Drs. H. A. Rahman, M.M., M.Pd. selaku Ketua STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung. 2. Drs. Suminto, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Matematika. 3. Drs. H. Saukani, M.M. selaku Ketua Panitia Pelaksana KKL-PPL Terpadu. 4. Drs. Jean Amorie, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan. 5. Bapak dan Ibu Widyaiswara PPPPTK Matematika Yogyakarta selaku tutor dalam kegiatan KKL-PPL Terpadu. 6. Bapak Agustoro Bachtiar dan Ibu Siti Asmaini selaku orangtua penulis. 7. dan peserta KKL-PPL Terpadu atas kerjasama dan kekompakanya. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banya kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Akhirnya, penulis mengucapkan terima kasih dan semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua. Pringsewu, September 2015 Penulis, Arvina Frida Karela
  4. 4. 4 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ....................................................................................... i HALAMAN PENGESAHAN ......................................................................... ii KATA PENGANTAR ..................................................................................... iii DAFTAR ISI ................................................................................................... iv DAFTAR TABEL ........................................................................................... v DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... vi I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang .................................................................................... 1 B. Tujuan KKL-PPL Terpadu ................................................................. 3 C. Manfaat KKL-PPL Terpadu ............................................................... 3 II. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Singkat Lokasi KKL-PPL Terpadu .................................... 5 B. Tahapan Pelaksanaan KKL-PPL Terpadu .......................................... 6 C. Hasil yang diperoleh dari KKL-PPL Terpadu .................................... 11 D. Pembahasan ......................................................................................... 11 E. Faktor Penghambat dan Penunjang ..................................................... 22 III. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ......................................................................................... 24 B. Saran-Saran........................................................................................... 24 LAMPIRAN-LAMPIRAN
  5. 5. 5 DAFTAR TABEL Tabel 1. Jadwal kegiatan KKL-PPLTerpadu …………… halaman 7
  6. 6. 6 DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Menara Hanoi .................................................. Lampiran. 4 Gambar 2. Pytagoras …..…………………………… Lampiran. 4 Gambar 3. Macam-macam Menara Hanoi ......................... Lampiran. 5 Gambar 4. Pancagram.......................................................... Lampiran. 5 Gambar 5. Kerangka bangun ruang .................................... Lampiran. 6 Gambar 6. Foto Bersama...................................................... Lampiran. 6
  7. 7. 7 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seiring dengan pesatnya laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, masalah-masalah yang timbul dalam dunia pendidikan pun semakin kompleks, sehingga menuntut guru sebagai tenaga pendidik dan mahasiswa sebagai calon pendidik untuk membekali dirinya dengan seperangkat ilmu pengetahuan dan pengalaman, baik yang bersifat teori maupun praktek, sehingga dapat memberikan pelayanan secara maksimal kepada peserta didik yang mempunyai latar belakang dan kepribadian yang berbeda-beda sesuai dengan perkembangan zaman. Sejalan dengan itu, STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung menyelenggarakan kegiatan intrakurikuler yang bertujuan untuk membekali mahasiswa sebagai calon tenaga pendidik yang lebih berkualitas, professional dan berwawasan luas. Kegitan intrakulikuler tersebut adalah Kuliah Kerja Lapangan-Praktek Pengalaman Lapangan (KKL-PPL) Terpadu. Kegiatan ini dilaksanakan di luar kampus yang bekerjasama dengan lembaga pemerintah yang memiliki komitmen dan kompetensi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dibidang pendidikan seperti pada Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika Yogyakarta.
  8. 8. 8 KKL-PPL Terpadu pada Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Pringsewu Lampung adalah suatu bentuk kegiatan dengan bobot SKS sebesar 6 SKS. Ini erupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa pada setiap prodi yang telah menempuh dan dinyatakan lulus mata kuliah wajib minimal 110 SKS. Kegiatan ini pun merupakan bentuk pengaplikasian keilmuan yang didapatkan oleh mahasiswa selama menempuh perkuliahan. Pengaplikasian disini berupa penerapan atau penyesuaian ilmu yang didapatkan oleh mahasiswa di bangku kuliah dengan kenyataan yang ada dimasyarakat. Sebagai dasar diselenggarakannya kegiatan KKL-PPL STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung adalah: 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. 3. Surat Keputusan Mendiknas Nomor 232/U/2000, tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. 4. Peraturan Pemerintah Nomor : 49 tahun 2014 tentang Standar Pendidikan Tinggi. 5. Surat Keputusan Ketua STKIP Muhammadiyah Pringsewu Nomor 006/KEP/II.3/AU/D/2015 tanggal 30 Januari 2015 tentang Pengangkatan Panitia Pelaksana Kegiatan KKL-PPL Terpadu tahun akademik 2015/2016.
  9. 9. 9 B. Tujuan KKL-PPL Terpadu Adapun yang menjadi tujuan dari kegiatan KKL-PPL Terpadu bagi mahasiswa STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung adalah : 1. Tujuan Umum Secara umum tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mendapatkan pengalaman belajar bagi mahasiswa diluar kampus dalam pengembangan wawasan keilmuan, cara berfikir dan bersikap sebagai seorang calon sarjana kependidikan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membentuk jalinan kerjasama dengan pihak terkait, sebagai salah satu bentuk upaya optimalisasi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada masyarakat. 2. Tujuan Khusus Secara khusus tujuan yang hendak dicapai bagi mahasiswa prodi Matematika adalah untuk menambah pengetahuan dan wawasan sebagai calon Sarjana Pendidikan Matematika yang professional, yang memiliki keterampilan dalam mengajar sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 serta dapat mengembangkan model-model pembelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga dan media ICT. C. Manfaat KKL-PPL Terpadu Adapun yang menjadi manfaat dari kegiatan KKL-PPL Terpadu STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung adalah : 1. Bagi mahasiswa dapat memperluas pemahaman dan pengembangan wawasan keilmuan sehingga memilki bekal yang matang ketika terjun di masyarakat. Selain itu melatih mahasiswa agar dapat membuat desain
  10. 10. 10 pembelajaran dan menggunakan alat peraga serta pemanfaatan media ICT dalam pelaksanaan proses pembelajaran. 2. Bagi lembaga khususnya Program Studi Pendidikan Matematika adalah dapat meningkatkan kinerja jurusan dalam mengembangkan kurikulum yang relevan dan berdasarkan pengalaman yang diperoleh dilapangan.
  11. 11. 11 II. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Singkat Lokasi KKL-PPL Terpadu Kegiatan KKL-PPL Terpadu STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Program Studi Pendidikan Matematika dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika Yogyakarta yang merupakan lembaga di bawah Departemen Pendidikan Nasional bertugas melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan matematika yang yang beralamatkan di Jalan Kaliurang Km 6, 2 Sambisari, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Kode Pos 31 YK-BS Yogyakarta 55281. Telepon (0274) 885725, faks (0724) 885752. E-mail p4tkmatematika@yahoo.com, Website : www.p4tkmatematika.org PPPPTK Matematika Yogyakarta adalah tempat yang digunakan sebagai tempat pengembangan ilmu matematika bagi guru-guru mulai dari sekolah dasar hingga menengah. Ditempat ini, disediakan berbagai macam bentuk fasilitas atau tempat yang berkaitan dengan dunia pendidikan khususnya ilmu matematika. Beberapa tempat yang telah disediakan oleh PPPPTK Matematika Yogyakarta yaitu Unit Media Audio Visual (MAV), Unit Media Alat Peraga Matematika (MAPM), Unit Mathematics Playground, Unit perpustakaan, Unit Kesehatan, Unit Media Teknologi Informasi, dan lain-lain yang mendukung kegiatan Kuliah Kerja Lapangan di PPPPTK Matematika
  12. 12. 12 Yogyakarta. Adapun visi yang masih diunggulkan pada saat ini yaitu Terwujudnya pendidik dan tenaga kependidikan matematika profesional, memiliki keunggulan kompetitif danberwawasan global untuk membentuk insan Indonesia cerdas dan kompetitif. Sedangkan misi PPPPTK yaitu : 1. Memperluas kesempatan pengembangan profesi dan peningkatan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan matematika. 2. Meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas pendidik dan tenaga kependidikan matematika melalui wadah profesi pendidik dan tenaga kependidikan matematika. 3. Mengembangkan strategi pelaksanaan program fasilitasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan matematika dengan mempertimbangkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. 4. Membangun jejaring kerja dengan lembaga-lembaga terkait baik dari dalam maupun luar negeri. 5. Mengembangkan manajemen dan administrasi kelembagaan yang profesional dan akuntabel. B. Tahapan Pelaksanaan KKL-PPL Terpadu 1. Tahapan Persiapan Pada tahapan ini, mahasiswa mendapat pembekalan mengenai hal-hal yang harus dikuasai dalam kegiatan KKL-PPL Terpadu, keperluan yang dibutuhkan selama proses KKL-PPL Terpadu berlangsung, serta
  13. 13. 13 pembagian buku dan kartu identitas peserta KKL-PPL Terpadu. Dengan tahapan ini, mahasiswa diharapkan sebelum melaksanakan kegiatan memiliki persiapan yang matang baik fisik maupun non fisik. 2. Tahapan Pelaksanaan Tahapan pelaksanaan ini, diawali dengan acara penyerahan seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, untuk dididik pada lembaga PPPPTK matematika Yogyakarta pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2015 yang diserahkan oleh ketua STKIP Pringsewu Lampung yang diwakili oleh Ketua Jurusan Pendidikan Matematika Bapak Drs. Suminto, M.Pd. secara resmi mengawali proses kegiatan KKL. Dalam hal ini, diterima langsung oleh Ketua PPPPTK Matematika Yogyakarta Bapak Prof. Dr. rer. nat. Widodo, M.S. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa peserta KKL diuraikan dalam tabel kegiatan berikut : No Jam Sabtu, 22 Agustus 2015 Kegiatan / Materi Penyaji Ruang 1 14.00 WIB Pelepasan peserta menuju lokasi KKL-PPL Terpadu (PPPPTK Matematika yogyakarta) Panitia KKL- PPL Terpadu STKIP MPL Kampus STKIP MPL Minggu, 23 Agustus 2015 1 14.00 WITA Peserta KKL-PPL Terpadu tiba dan chek in di PPPPTK Matematika Yogyakarta Panitia PPPPTK dan Panitia STKIP MPL PPPPTK Matematika Yogyakarta
  14. 14. 14 No Jam Senin, 24 Agustus 2015 Kegiatan / Materi Penyaji Ruang 1 08.15-09.45 Pembukaan dan Kebijakan PPPPTK NS Aula/Pleno PPPPTK 09.45-10.15 Istirahat 2 10.15-11.00 Pre-Test Marfuah Kelas L 12.30-13.00 Istirahat 3 13.00-13.45 SKL, KI, KD, Silabus Marfuah Kelas L 4 14.30-15.15 Saintifik dan Model Theresia Kelas L 15.15-15.45 Istirahat 5 15.45-16.30 Kapita Selekta Pembelajaran Matematika di SMA TIM-2 Kelas L 17.15-19.00 Istirahat 6 19.00-20.30 Kapita Selekta Pembelajaran Matematika di SMA TIM-2 Kelas L Selasa, 25 Agustus 2015 1 07.30-09.45 Penilaian Auntentik Markaban Kelas L 09.45-10.15 Istirahat 2 10.15-11.00 Penilaian Auntentik Markaban Kelas L 3 11.00-11.45 Saintifik dan Model Theresia Kelas L 11.45-13.00 Istirahat 4 13.00-15.15 Saintifik dan Model Theresia Kelas L 15.15-15.45 Istirahat 5 15.45-17.15 Pelaporan Hasil Belajar Markaban Kelas L 17.15-19.00 Istirahat 6 19.00-20.30 Kapita Selekta Pembelajaran Matematika di SMA TIM-2 Kelas L
  15. 15. 15 No Jam Rabu, 26 Agustus 2015 Kegiatan / Materi Penyaji Ruang 2 09.00-09.45 Kapita Selekta Pembelajaran Matematika di SMP TIM-1 Kelas L 09.45-10.15 Istirahat 3 10.15-11.45 Kapita Selekta Pembelajaran Matematika Di SMP TIM-1 Kelas L 11.45-13.00 Istirahat 4 13.00-15.15 Kapita Selekta Pembelajaran Matematika di SMP TIM-1 Kelas L 15.15-15.45 Istirahat 5 15.45-17.15 Kapita Selekta Pembelajaran Matematika di SMP TIM-1 Kelas L 17.15-19.00 Istirahat 6 19.00-20.15 Pembuatan Bahan Ajar Dengan Program Aplikasi TIM-3 Lab kom B Kamis, 27 Agustus 2015 1 07.30-09.45 Penggunaan APM Agus DW Kelas L 09.45-10.15 Istirahat 2 10.15-11.45 Konsep Perancangan APM Sumardyono Kelas L 11.45-13.00 Istirahat 3 13.00-15.15 Pengembangan RPP Marfuah Kelas L 15.15-15.45 Istirahat 4 15.45-17.15 E-Learning Muda Nurul Lab Kom B
  16. 16. 16 No Jam Kegiatan / Materi Penyaji Ruang 17.15-19.00 Istirahat 5 19.00-19.45 E-Learning Muda Nurul Lab Kom B 6 19.45-21.15 Penyusunan RPP Maryanta Kelas L Jumat, 28 Agustus 2015 1 07.30-09.00 Pos-tes Sapon Pythagoras 2 09.00-09.45 Penyusunan RPP Sapon Pythagoras 09.45-10.15 Istirahat 3 10.15-11.45 Penyusunan RPP Sapon Pythagoras 11.45-13.45 Istirahat 4 13.45-15.15 Simulasi Pembelajaran Sumardyono Kelas L 15.15-15.45 Istirahat 5 15.45-17.15 Simulasi Pembelajaran Sumardyono Kelas L 17.15-19.00 Istirahat 6 19.00-20.30 Simulasi Pembelajaran Sumardyono Kelas L 7 20.30-21.15 Penutupan Sumardyono Kelas L Sabtu, 29 Agustus 2015 1 07.00-20.00 Wisata Dosen & peserta Minggu, 30 Agustus 2015 1 07.00-16.00 Wisata Dosen & peserta 2 16.00-17.00 Chek out dari PPPPTK menuju Lampung Dosen & peserta PPPPTK Senin, 31 Agustus 2015 1 20.00 WIB Sampai di kampus STKIP MPL Dosen & peserta STKIP MPL
  17. 17. 17 C. Hasil Yang Diperoleh Dari KKL-PPL Terpadu Selama mengikuti kegiatan KKL-PPL Terpadu di PPPPTK Yogyakarta, peserta memperoleh banyak wawasan dan perkembangan terkini tentang sistem pendidikan nasional, materi-materi yang dapat meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan untuk menjadi lebih berkompeten dibidangnya, terutama sebagai pendidik mata pelajaran matematika baik dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA). Berikut ini adalah garis besar materi pokok pada kegiatan diklat di PPPPTK Matematika Yogyakarta : 1. Pembelajaran Ilmiah dalam pembelajaran matematika. 2. Perencanaan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). 3. Melaksanakan kegiatan pembelajaran. 4. Perancangan media pembelajaran matematika dengan alat peraga. 5. Media pembelajaran matematika berbasis ICT. D. Pembahasan 1. Perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Adapun prinisp-prinsip dari RPP, adalah sebagai berikut: a. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik. b. Mendorong partisipasi aktif peserta didik. c. Mengembangkan budaya membaca dan menulis. d. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut.
  18. 18. 18 e. Mengakomodasi pada keterkaitan dan keterpaduan KD, Keterkaitan dan keterpaduan materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. f. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. g. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi. Langkah-langkah daripada RPP, antara lain : a. Kegiatan Pendahuluan 1) Orientasi Memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan dibelajarkan, dengan cara menunjukkan benda yang menarik, memberikan illustrasi, membaca berita di surat kabar, menampilkan slide animasi, fenomena alam, fenomena sosial, atau lainnya. 2) Apersepsi Memberikan persepsi awal kepada peserta didik tentang materi yang akan diajarkan. 3) Motivasi Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari materi yang akan diajarkan. 4) Pemberian Acuan
  19. 19. 19 Berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari. Acuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar. 5) Pembagian kelompok belajar. Penjelasan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar (sesuai dengan rencana langkah-langkah pembelajaran). b. Kegiatan Inti 1) Menggunakan model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran. 2) Menggunakan pendekatan tematik dan/atau tematik terpadu dan/atau saintifik dan/atau inkuiri dan penyingkapan (discovery) dan/atau pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning) disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan. 3) Memuat pengembangan sikap, pengetahuan dan keterampilan yang terinntegrasi pada pembelajaran. c. Kegiatan Penutup 1) Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung; 2) Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
  20. 20. 20 3) Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas,baik tugas individual maupun kelompok; dan 4) Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya. 2. Perancangan media pembelajaran matematika dengan alat peraga. a. Pengertian alat peraga Alat adalah segala sesuatu yang dapat digunakan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan dalam mencapai tujuan pembelajaran, alat mempunyai fungsi, yaitu sebagai perlengkapan, alat sebagai pembantu mempermudah usaha mencapai tujuan, dan alat sebagai tujuan (Ahmad D. Marimba, dalam Syaiful Bahri Djamarah, 1996: 54). Dari pendapat para ahli tersebut maka yang disebut alat peraga yaitu alat untuk menerangkan atau mewujudkan konsep matematika. Alat peraga sendiri merupakan seperangkat atau salah satu benda konkret yang dibuat, dihimpun atau disusun secara sengaja, dan dipergunakan untuk membantu menanamkan atau mengembangkan konsep-konsep dan prinsip-prinsip dalam matematika. Dengan menggunakan alat peraga di dalam pembelajaran berarti memberikan pengalaman belajar kepada siswa mulai dari sesuatu yang konkret menuju sesuatu yang abstrak (Sriyono,1992:124 ), dengan alat peraga seseorang dapat belajar dengan mengamati secara langsung dan melakukan sendiri, mengamati orang lain yang mengerjakan sesuatu dan membaca.
  21. 21. 21 b. Fungsi alat peraga Alat peraga atau media pembelajaran secara umum mempunyai fungsi mengatasi hambatan dalam berkomunikasi, keterbatasan fisik dalam kelas, sikap pasif anak serta mempersamakan pengamatannya. Secara terperinci fungsi alat peraga pendidikan antara lain: 1) Membangkitkan motivasi/kegairahan dalam belajar. 2) Memberikan kejelasan. 3) Memberikan rangsangan. 4) Memberikan dasar pengalaman konkret dari pemikiran dengan pengertian abstrak. 5) Mempersamakan pengalaman. 6) Memungkinkan belajar sendiri-sendiri, menurut kemampuan dan minat anak. 7) Memungkinkan interaksi yang lebih langsung ataufeedback dengan segera. c. Penggunaan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Matematika 1) Loncat Katak Kegunaannya adalah untuk menemukan pola suatu bilangan dengan cara bermain. 2) Permainan Kartu Bilangan Permainan kartu bilangan adalah permainan kartu matematika yang setiap kartunya khusus berisi hal-hal yang berkaitan dengan pengoperasian bilangan.pada permainan ini setiap kartunya
  22. 22. 22 mempunyai dua bagian yang menggambarkan soal-soal yang harus dipecahkan oleh pemain. Kegunaanya untuk melatih keterampilan siswa dalam memahami suatu pokok bahasan tertentu dalam pembelajaran matematika. 3) Menara Hanoi Menara Hanoi berguna untuk menemukan suatu pola bilangan dengan cara bermain. 4) Pancagram Pancagram merupakan tangkram mini yang dapat digunakan untuk mengenalkan bangun-bangun datar dipotong menjadi 5 bagian, terdiri dari 1 buah persegi, 1 buah jajargenjang, 2 buah segitiga siku- siku sama kaki kecil dan 1 buah siku-siku sama kaki besar. 3. Penilaian autentik dalam proses & hasil belajar matematika a. Pengertian Penilaian Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan b. Pengertian Penilaian Autentik (Authentic Assessment) Penilaian autentik merupakan penilaian yang dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan
  23. 23. 23 keluaran (output) pembelajaran. Penilaian autentik adalah pengukuran yang bermakna secara signifikan atas hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Istilah asesmen merupakan sinonim dari penilaian, pengukuran, pengujian, atau evaluasi. Istilah autentik merupakan sinonim dari asli, nyata, valid, atau reliable. Dalam kehidupan akademik keseharian, frasa asesmen autentik dan penilaian autentik sering dipertukarkan. Akan tetapi, frasa pengukuran atau pengujian autentik tidak lazim digunakan. Untuk bisa melaksanakan penilaian autentik guru harus memenuhi criteria tertentu seperti disajikan berikut ini: 1) Mengetahui bagaimana menilai kekuatan dan kelemahan peserta didik serta desain pembelajaran. 2) Mengetahui bagaimana cara membimbing peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan mereka sebelumnya dengan cara mengajukan pertanyaan dan menyediakan sumberdaya memadai bagi peserta didik untuk melakukan akuisisi pengetahuan. 3) Menjadi pengasuh proses pembelajaran, melihat informasi baru, dan mengasimilasikan pemahaman peserta didik. 4) Menjadi kreatif tentang bagaimana proses belajar peserta didik dapat diperluas dengan menimba pengalaman dari dunia luar tembok sekolah.
  24. 24. 24 c. Prinsip Penilaian Autentik Penilaian hasil belajar peserta didik didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut: 1) Objektif, berarti penilaian harus berbasis pada standard an tidak dipengaruhi factor subjektivitas penilai. 2) Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik dilakukan secara terencana, menyatu dengan kegiatan pembelajaran, dan berkesinambungan. 3) Ekonomis, berarti penilaian yang efisien dan efektif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporannya. 4) Transparan, berarti prosedur penilaian, criteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diakses oleh semua pihak. 5) Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah maupun eksternal untuk aspek teknik, prosedur, dan hasilnya. 6) Edukatif, berarti mendidik dan memotivasi peserta didik dan guru. d. Teknik dan Instrumen Penilaian Teknik dan Instrumen penilaian yang digunakan adalah sebagai berikut: 1) Penilaian kompetensi sikap Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian teman sejawat oleh peserta didik dan jurnal. Instrument yang digunakan untuk observasi, penilaian diri, dan penilaian sejawat adalah daftar cek atau skala penilaian yang disertai rubric sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik.
  25. 25. 25 2) Penilaian kompetensi pengetahuan Pendidik menilai kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. 3) Penilaian kompetensi keterampilan Pendidik menilai kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja, yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan menggunakan tes praktik, projek, dan penilaian portofolio. Instrument yang digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian yang dilengkapi rubrik. 4. Model-model pembelajaran & pendekatan saintifik a. Pengertian Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik Proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang “ditemukan”. b. Prinsip-prinsip Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik 1) Pembelajaran berpusat pada siswa 2) Pembelajaran membentuk students’ self concept 3) Pembelajaran terhindar dari verbalisme
  26. 26. 26 4) Pembelajaran memberikan kesempatan pada siswa untuk mengasimilasi dan mengakomodasi konsep, hukum, dan prinsip 5) Pembelajaran mendorong terjadinya peningkatan kemampuan berpikir siswa 6) Pembelajaran meningkatkan motivasi belajar siswa dan motivasi mengajar guru 7) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk melatih kemampuan dalam komunikasi 8) Adanya proses validasi terhadap konsep, hukum, dan prinsip yang dikonstruksi siswa dalam struktur kognitifnya. c. Langkah-Langkah Pendekatan Saintifik 1) Mengamati Kompetensi yang dikembangkan : melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi. 2) Menanya Kompetensi yang dikembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. 3) Mengumpulkan informasi Mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
  27. 27. 27 4) Menalar Mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan. 5) Mengkomunikasikan Mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. d. Implementasi pada model pembelajaran Contoh pada strategi pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan pembelajaran yang menggunakan masalah nyata yang tidak terstruktur dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baru. Strategi pembelajaran berbasis masalah juga merupakan aktivitas pembelajaran tidak hanya sekedar mengharapkan peserta didik mendengarkan, mencatat, kemudian menghapal materi pembelajaran, melainkan harus aktif berpikir, berkomunikasi, mencari dan mengolah data, dan akhirnya menyimpulkan. 5. Media pembelajaran matematika berbasis ICT Salah satu terobosan besar dalam penggunaan ICT untuk pembelajaran matematika adalah penggunaan software geometri interaktif. Pesatnya
  28. 28. 28 perkembangan internet memunculkan banyak software geometri, mulai dari yang gratis (tidak berbayar), software, hingga yang berbayar namun yang dapat diunduh di internet secara gratis : a. GeoGebra : www.geogebra.org GeoGebra merupakan dynamic geometry software yang dikembangkan oleh Markus Hohenwarter. Dengan berbasis Java, GeoGebra dapat digunakan dalam berbasis platform. Konstruksi pada GeoGebra cukup lengkap, meliputi titik, vector, garis, polygon dan fungsi. b. Graph 4.2 : www.padowan.dk/graph Graph 4.2 menyediakan konstruksi grafik dalam 3 jenis fungsi, yakni fungsi standar 𝑦 = 𝑓(𝑥), fungsi polar 𝑟 = 𝑓(𝑡), dan fungsi parametric 𝑥(𝑡), 𝑦(𝑡). c. Math GV : www.mathgv.com Software geometri ini memiliki kemampuan untuk mengkonstruksi grafik dalam sistem koordinat kartesius 2 dimensi dan 3 dimensi, serta koordinat polar. E. Faktor Penghambat dan Penunjang 1. Faktor Penghambat a. Jarak tempuh yang terlalu jauh, sehingga mahasiswa merasa sangat kelelahan selama perjalanan. Akibatnya mahasiswa yang kondisi fisiknya tidak kuat, tidak akan optimal dalam menerima materi yang diberikan.
  29. 29. 29 b. Tidak semua materi dapat diselesaikan dengan baik, dikarenakan waktu yang disediakan untuk kegiatan relatif singkat. c. Kegiatan yang ada di jadwal tidak semuanya terlaksana. d. Waktu yang disediakan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata tidak efisien dalam penggunaannya, akibatnya terjadi keterlambatan dan tidak sesuai dengan rencana pelaksanaannya. 2. Faktor Penunjang a. PPPPTK Matematika Yogyakarta merupakan tujuan yang sangat relevan dengan Program Studi Mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan KKL, salah satunya adalah sarana dan prasarana yang disediakan cukup memadai. b. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena alat peraga memang merupakan media yang sangat sesuai untuk membantu proses pembelajaran di kelas. c. Responsifnya dosen-dosen STKIP Muhammadiyah Pringsewu, khususnya prodi matematika terhadap kebutuhan mahasiswa yang memerlukan informasi terkini tentang dunia pendidikan. d. Narasumber PPPPTK Yogyakarta yang mempunyai kompetensi lebih untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam memperdalam dunia pendidikan. e. Pelayanan yang baik serta memuaskan, sehingga dapat meninggalkan kesan yang baik pula dalam mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan di PPPPTK Matematika Yogyakarta.
  30. 30. 30 III. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Setelah kunjungan lokasi KKL-PPL Terpadu, yakni di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika Yogyakarta, maka penulis menyimpulkan bahwa : 1. KKL-PPL Terpadu Sangat relevan untuk meningkatkan keterampilan dan motivasi mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran matematika terutama pembelajaran berbasis ICT. 2. KKL-PPL Terpadu merupakan suatu upaya bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar dalam pengembangan wawasan keilmuan, cara berfikir dan bersikap sebagai calon pendidik yang professional sehingga mahasiswa akan lebih matang dan berkompeten saat terjun langsung di dunia pendidikan. 3. KKL-PPL Terpadu dapat menambah relasi bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. B. Saran 1. Sehubungan dengan pelaksanaan KKL yang kurang matang dalam perencanaannya, hendaknya panitia harus mempersiapkan waktu yang tepat berkenaan dengan pembekalan dan pelepasan mahasiswa KKL yang lebih professional.
  31. 31. 31 LAMPIRAN
  32. 32. 32 Lampiran 1. Format Penilaian Nilai Akhir Mahasiswa MAJELIS PENDIDIKAN TINGGI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG Alamat : Jl. Makam KH. Gholib No. 112 Telp. (0729) 21359 Fax. (0729) 24002 Pringsewu Lampung 35373 PANITIA PELAKSANA KKL-PPL Terpadu FORMAT NILAI AKHIR MAHASISWA PESERTA KKL Nama Mahasiswa : ARVINA FRIDA KARELA NPM : 12030090 Program Studi : Pendidikan Matematika No Penilaian Angka 1. Dosen Pembimbing Lapangan (P) 2. Nilai Laporan Hasil Mahasiswa (Q) 𝑁𝐴 = 6𝑃 + 4𝑄 10 × 100 𝑁𝐴 = ⋯+ ⋯ 10 × 100 = ⋯ 𝑁𝐴 = ⋯(⋯ 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 ℎ𝑢𝑟𝑢𝑓⋯ ) Pringsewu, September 2015 Dosen Pembimbing Lapangan, Ari Suningsih, M.Pd NIDN. 0216038301
  33. 33. 33 Lampiran 2. Format Penilaian DPL MAJELIS PENDIDIKAN TINGGI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG Alamat : Jl. Makam KH. Gholib No. 112 Telp. (0729) 21359 Fax. (0729) 24002 Pringsewu Lampung 35373 PANITIA PELAKSANA KKL-PPL Terpadu FORMAT PENILAIAN DOSEN PEMBIMBING LAPANGAN Nama Mahasiswa : ARVINA FRIDA KARELA NPM : 12030090 Program Studi : Pendidikan Matematika No Aspek Penilaian/Indikator Nilai Maks Nilai Keterangan 1. Kerjasama dalam kelompok 20 2. Aktivitas tutorial 40 3. Penampilan diri 20 4. Etika/Sopan santun 20 Jumlah 100 Pringsewu, September 2015 Dosen Pembimbing Lapangan, Ari Suningsih, M.Pd NIDN. 0216038301
  34. 34. 34 Lampiran 3.Format Penilaian Laporan MAJELIS PENDIDIKAN TINGGI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG Alamat : Jl. Makam KH. Gholib No. 112 Telp. (0729) 21359 Fax. (0729) 24002 Pringsewu Lampung 35373 PANITIA PELAKSANA KKL-PPL Terpadu FORMAT PENILAIAN LAPORAN Nama Mahasiswa : ARVINA FRIDA KARELA NPM : 12030090 Program Studi : Pendidikan Matematika No Aspek Penilaian/Indikator Nilai Maks Nilai Keterangan 1. Sistematika penulisan laporan 40 2. Kualitas isi laporan 40 3. Kerapihan dalam penulisan 20 Jumlah 100 Pringsewu, September 2015 Dosen Pembimbing Lapangan, Ari Suningsih, M.Pd NIDN. 0216038301
  35. 35. 35 Lampiran 4. Gambar Alat Peraga Gambar 1 Gamabar 2
  36. 36. 36 Lampiran 5. Gambar Alat Peraga Gambar 3 Gambar 4
  37. 37. 37 Lampiran 6. Gambar Alat Peraga Gambar 5 Gambar 6

×