Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Hubungan kerja perawat dengan profesi lain

7,245 views

Published on

etika keperawatan

Published in: Education
  • Be the first to comment

Hubungan kerja perawat dengan profesi lain

  1. 1. Hubungan Kerja Perawat Dengan Profesi Lain Achmad Teguh Sulis Ratnawati Sunarseh Syahril Mustofa
  2. 2. KOLABORASI Kolaborasi merupakan istilah umum yang sering digunakan untuk menggambarkan suatu hubungan kerja sama yang dilakukan pihak tertentu.
  3. 3. • Dalam melaksanakan tugasnya, perawat tidak dapat bekerja tanpa berkolaborasi dengan profesi lain.
  4. 4. • Setiap profesi tersebut mempunyai tanggung jawab terhadap kesehatan pasien namun tetap memiliki visi yang sama yakni terwujudnya pelayanan kesehatan yang prima, hanya pelaksanaannya saja yang berbeda disesuaikan dengan profesinya masing – masing.
  5. 5.  Dalam menjalankan tugasnya, setiap profesi dituntut untuk mempertahankan kode etik profesi masing-masing.  Kelancaran masing-masing profesi tergantung dari ketaatannya dalam menjalankan dan mempertahankan kode etik profesinya.
  6. 6. Bila setiap profesi telah dapat saling menghargai, maka hubungan kerja sama akan dapat terjalin dengan baik, walaupun pada pelaksanaannya sering juga terjadi konflik-konflik etis.
  7. 7. • Kemudian bagaimana caranya supaya tugas antar profesi keperawatan dapat berjalan secara harmonis dan pelayanan kesehatan menjadi maksimal?
  8. 8. • Agar kerjasama dalam pelayanan kesehatan terwujud, semua jenis profesi harus mempunyai keinginan untuk berkolaborasi. Ketergantungan antar profesi pun dapat tetap ada asalkan sesuai dengan aturan yang ada.
  9. 9. Kolaborasi didasarkan pada : • • • • • konsep tujuan umum konstribusi praktisi profesional kolegalitas komunikasi praktek yang difokuskan kepada pasien
  10. 10. Kolegalitas menekankan pada saling menghargai, dan pendekatan profesional untuk masalah-masalah dalam tim dari pada menyalahkan seseorang atau atau menghindari tangung jawab.
  11. 11. Komunikasi • Agar kolaborasi dapat berjalan dengan baik dan pelayanan kesehatan masyarakat dapat meningkat perlu adanya komunikasi yang baik antar sesama tenaga kesehatan, rasa saling percaya dengan profesi tenaga kesehatan lainnya, menghargai profesi lain dalam pengambilan keputusan bersama (dalam kolaborasi).
  12. 12. • Tidak ada kelompok yang dapat menyatakan lebih berkuasa di atas yang lainnya. • Masing-masing profesi memiliki profesional yang berbeda sehingga ketika digabungkan dapat menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan yang diharapkan
  13. 13. Kolaborasi yang efektif antara anggota tim kesehatan memfasilitasi terselenggaranya pelayanan pasien yang berkualitas.
  14. 14. Pengertian Delegasi • Delegasi adalah suatu pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada orang lain untuk melaksanakan kegiatan tertentu.
  15. 15. SYARAT YANG HARUS DIPENUHI UNTUK DELEGASI TINDAKAN MEDIS 1. Penegakan diagnosa, pemberian terapi serta penentuan indikasi tindakan, harus diputuskan dokter sendiri 2. Delegasi dimana tindakan medis hanya dibolehkan jika dokter yakin bahwa perawat yang menerima delegasi itu sudah mampu dengan baik melakukannya.
  16. 16. Cont’d 3. Pendelegasian itu harus dilakukan tertulis termasuk instruksi yang jelas tentang pelaksanaannya dan bagaimana tindakan bila timbul komplikasi dsb. 4. Harus ada bimbingan dan pengawasan medik pada pelaksanaannya.
  17. 17. Cont’d 5. Pelaksanaan ini tergantung tindakannya, apakah dokter harus disampingnya atau ia panggil sewaktu- waktu Perawat yang menerima delegasi berhak menolak jika merasa tidak mampu melakukan tindakan medis tersebut.
  18. 18. TINDAKAN YANG BOLEH DIDELEGASIKAN • Tindakan dalam rangka penerusan observasi dan bimbingan penderita di rumah sakit • Tindakan perawatan dan pengurusan penderita • Tindakan yang berhubungan dengan aktivitas diagnostik dan terapi dari dokter yang dilaksanakan atas instruksinya
  19. 19. ~TERIMA KASIH~

×