Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

KONSEP KELUARGA

3,093 views

Published on

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to like this

KONSEP KELUARGA

  1. 1. KONSEP KELUARGABISMAWARNI, S.Kep.,Ns
  2. 2. DEFINISIDuvall• Keluarga merupakan sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan, kelahiran, adopsi yang bertujuan untuk menciptakan dan mempertahankan budaya dan meningkatkan perkembangan fisik, mental,emosional dan social dari tiap anggota.
  3. 3. DEFINISIBailon dan Maglaya• Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang bergabung karena hubungan darah, perkawinan, atau adopsi, hidup dalam satu rumah tangga, saling berinteraksi satu sama lainya dalam perannya dan menciptakan dan mempertahankan suatu budaya.
  4. 4. Dari beberapa pengertian tentang keluarga maka dapat disimpulkan bahwa karakteristik keluarga adalah: Terdiri dari dua atau lebih individu yang diikat oleh hubungan darah, perkawinan atau adopsi. Anggota keluarga biasanya hidup bersama atau jika berpisah mereka tetap memperhatikan satu sama lain Anggota keluarga berinteraksi satu sama lain da masing-masing mempunyai peran social,: suami, isteri, anak, kakak, adik. Mempunyai tujuan; menciptakan dan mempertahankan budaya, meningkatkan perkembangan fisik, psikologis dan social anggota.
  5. 5. Tipe KeluargaA. Keluarga TradisionalB. Keluarga Non Tradisional
  6. 6. Keluarga Tradisional• Keluarga Inti (Nuclear Family)  keluarga yg terdiri dari suami, istri, anak (kandung/angkat)• Keluarga besar (extended family)  Keluarga inti ditambah dgn keluarga lain yg memiliki hubungan darah, misalnya: kakek, nenek, paman, keponakan• Keluarga dyad RT yg terdiri dari suami istri tanpa anak
  7. 7. Keluarga Tradisional …. (2)• Single parent  RT yg terdiri dr satu orang tua dan anak ; dpt disebabkan oleh kematian at/ perceraian• Single adult  RT yg hanya terdiri dari seorang dewasa• Keluarga Usila  RT yg terdiri dr suami istri yang berusia lanjut
  8. 8. Keluarga Non-Tradisional• Commune family  lebih dari satu keluarga tanpa pertalian darah hidup serumah• Orang Tua ( ayah-ibu) yang tidak ada ikatan perkawinan dan anak hidup bersama dalam satu rumah tangga• Homoseksual  yaitu dua individu yang sejenis hidup bersama dalam satu rumah tangga
  9. 9. FUNGSI KELUARGAFungsi keluarga menurut Friedman (1992) adalah:• Fungsi afektif dan koping• Fungsi sosialisasi• Fungsi reproduksi• Fungsi ekonomi• Fungsi fisik
  10. 10. Fungsi keluarga, BKKBN (1992) • Fungsi keagamaan • Fungsi sosial budaya • Fungsi cinta kasih • Fungsi melindungi • Fungsi reproduksi • Fungi sosialisasi dan pendidikan • Fungsi ekonomi • Fungsi pembinaan lingkungan
  11. 11. PERKEMBANGAN KELUARGA• Tahap I. Pasangan Baru (Keluarga Baru)• Tahap II. Keluarga “Child-bearing” (Kelahiran Anak Pertama)• Tahap III. Keluarga dengan Anak Prasekolah• Tahap IV. Keluarga dengan Anak Sekolah• Tahap V. Keluarga dengn Anak Remaja• Tahap VI. Keluarga dengan Anak Dewasa (Pelepasan)• Tahap VII. Keluarga Usia Pertengahan• Tahap VIII. Keluarga Usia Lanjut
  12. 12. Tahap I. Pasangan Baru (Keluarga Baru)• Membina hubungan intim yang memuaskan• Membina hubungan dengan keluarga lain, teman, kelompok social• Mendiskusikan rencana memiliki anak
  13. 13. Tahap II. Keluarga “Child-bearing” (Kelahiran Anak Pertama)• Persiapan menjadi orang tua• Adaptasi dengan perubahan anggota keluarga: peran, interaksi, hubungan seksul dan kegaiatan• Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan pasngan
  14. 14. Tahap III. Keluarga dengan Anak Prasekolah• Memenuhi kebutuhan anggota kelurga seperti kebutuhan tempat tinggal, privasi dan rasa aman• Membantu anak untuk bersosialisasi• Beradaptasi dengan anak yang baru lahir, sementara kebutuhan ank yang lain juga harus terpenuhi• Mempertahankan hubungan yang sehat baik di dalam maupun di luar keluarga (keluarg lain dan Lingkungan sekitar)• Pembgian waktu untuk individu, pasngan dan anak (tahap paling repot)• Pembagian tanggung jawab anggota keluarga• Kegiatan dan waktu untuk stimulasi tumbuh dan kembang anak
  15. 15. Tahap IV. Keluarga dengan Anak Sekolah• Membantu sosialisasi anak: tetngga, sekolah dan lingkngan• Mempertahankan keintiman pasangan• Memenuhi kebutuhan dan biaya kehidupan yang semakin meningkat, termasuk kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan anggota keluarga
  16. 16. Tahap V. Keluarga dengn Anak Remaja• Memberikan kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab mengingat remaja yang sudah bertambah dewasa dan meningkat otonominya• Mempertahankan hubungan yang intim dalam keluarga• Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan orang. Hindari perdebatan, permusuhan dan kecurigaan.• Perubahan system peran dan peraturan untuk tumbuh kembang keluarga.
  17. 17. Tahap VI. Keluarga dengan Anak Dewasa (Pelepasan)• Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar• Memperthnkan keintimn psngn• Membantu orang tua suami/isteri yang sedang sakit dan memasuki masa tua• Membantu anak untuk mandiri di masyarakat• Penataan kembali peran dan kegiatan rumah tangga
  18. 18. Tahap VII. Keluarga Usia Pertengahan• Mempertahankan kesehatan• Mempertahankan hubungn yang memuaskan dengan teman sebaya dan anak-anak• Meningkatkan keakraban pasangan
  19. 19. Tahap VIII. Keluarga Usia Lanjut• Memperthankan suasana rumah yang menyenangkan• Adaptasi dengan perubahan kehilangan pasangan, teman, kekuatan fisik dan pendapatan• Mempertahankan keakraban suami isteri dan saling merawat• Mempertahankan hubungan dengan anak dan social masyarakat• Melakukan life review
  20. 20. PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA• Perawatan kesehatan keluarga (Family Health Nursing) adalah tingkat perawatan keehatan masyarakat yang ditujukan atau dipusatkan pada keluarga sebagai unit atau satu kesatuan yang dirawat, dengan sehat sebagai tujuannya dan melalui perawatan sebagai sarannya. Dalam perawatan kesehatan masyarakat, yang menerima pelayanan perawatan dibagi 3 tingkat, yaitu: tingkat individu, tingkat family atau keluarga dan tingkat community atau masyarakat.
  21. 21. Tugas Kesehatan Keluarga• Mengenal gangguan perkembangan keehatan setiap anggota keluarga. Ini ada hubungannya dengan kesanggupan keluarga untuk mengenal masalah keehatan pada setiap anggota keluarga.• Mengambil keputusan untuk tindakan kesehatan yang tepat• Memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sakit, yang tidak dapat membantu diri karena cacat atau usianya terlalu muda• Mempertahankan suasana di rumah yang menguntungkan untuk kesehatan dan perkembangan kepribadian anggota keluaraga.• Mempertahankan hubungan timbal balik antara keluargadan lembaga-lembaga keehatan. Ini menunjukkan pemanfaatan dengan baik akan fasilitas-fasilitas kesehatan.

×