Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
hormon protein yang meningkatkan sintesisprotein dalam banyak jaringan, meningkatkanpenguraian asam lemak dalam jaringan a...
 Growth hormon merupakan hormon yang paling  banyak diproduksi oleh hipofisis anterior, bahkan  pada saat orang dewasa G...
Stres        LatihanKadar gula darah rendah
 Hipersekresi GH - Pada anak-anak      Gigantisme - Pada orang dewasa      Akromegali Hiposekresi GH mengakibatkan dwarf...
 Pada gigantisme, tubuh tinggi seperti raksasa  mencapai 7 kaki (2,1 m) Pada akromegali, tangan dan kaki membesar  menye...
GH          Gigantisme              Akromegali           (anak2)                 (dewasa)sebelum terjadi fusi             ...
 Pemeriksaan gula darah CT Scan dan MRI (magnetic resonance imaging) Penyinaran hipofisis
 Hipertropi jantung Hipertensi Diabetes mellitus
 Terapi radiasi Bromokriptin, suatu antagonis dopamine  efektif untuk menurunkan kadar GH Pengobatan kelebihan GH biasa...
a.        Pengkajian     1.     Kaji usia, jenis kelamin dan riwayat penyakit yang sama dalam            keluarga     2.  ...
 Gangguan body image b/d perubahan penampilan  fisik Nyeri punggung b/d penekanan jaringan tulang,  hormon pertumbuhan y...
1. Gangguan body imageTujuan : pasien kembali memiliki citra tubuh yang positif                Intervensi                 ...
Tujuan : nyeri dapat berkurang                   Intervensi                                        Rasional- Kaji nyeri, l...
Tujuan : mengurangi ansietas                 Intervensi                                    Rasional- Kaji tingkat ansietas...
Tujuan : pengetahuan pasien tentang penyakitnyabertambah                 Intervensi                                     Ra...
Hipersekresi growth hormon
Hipersekresi growth hormon
Hipersekresi growth hormon
Hipersekresi growth hormon
Hipersekresi growth hormon
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Hipersekresi growth hormon

1,331 views

Published on

  • Be the first to comment

Hipersekresi growth hormon

  1. 1. hormon protein yang meningkatkan sintesisprotein dalam banyak jaringan, meningkatkanpenguraian asam lemak dalam jaringan adiposa dan menaikkan kadar glukosa darah
  2. 2.  Growth hormon merupakan hormon yang paling banyak diproduksi oleh hipofisis anterior, bahkan pada saat orang dewasa Growth Hormon meningkatkan kadar asam lemak di dalam darah dengan meningkatkan penguraian simpanan lemak di jaingan adiposa dan meningkatkan kadar glukosa darah dengan mengurangi penyerapan glukosa oleh otot.
  3. 3. Stres LatihanKadar gula darah rendah
  4. 4.  Hipersekresi GH - Pada anak-anak Gigantisme - Pada orang dewasa Akromegali Hiposekresi GH mengakibatkan dwarfisme (cebol)
  5. 5.  Pada gigantisme, tubuh tinggi seperti raksasa mencapai 7 kaki (2,1 m) Pada akromegali, tangan dan kaki membesar menyerupai persegi empat (sekop), jari-jari tangan lebih bulat dan tumpul, raut wajah menjadi semakin kasar, sinus paranasalis dan sinus frontalis membesar.
  6. 6. GH Gigantisme Akromegali (anak2) (dewasa)sebelum terjadi fusi setelah terjadi fusi pada epifise pada epifise epifise masih tumbuh epifise berhenti tumbuhMerangsang perpanjangan penebalan tulang dan dan pelebaran tulang jaringan lunak
  7. 7.  Pemeriksaan gula darah CT Scan dan MRI (magnetic resonance imaging) Penyinaran hipofisis
  8. 8.  Hipertropi jantung Hipertensi Diabetes mellitus
  9. 9.  Terapi radiasi Bromokriptin, suatu antagonis dopamine efektif untuk menurunkan kadar GH Pengobatan kelebihan GH biasanya adalah aksisi tumor penghasil GH secara bedah
  10. 10. a. Pengkajian 1. Kaji usia, jenis kelamin dan riwayat penyakit yang sama dalam keluarga 2. Kaji riwayat penyakit (sejak kapan pasien mulai merasakan gejala dari penyakit) 3. Keluhan utama pasien : o perubahan ukuran dan bentuk tubuh serta organ-organ tubuh seperti jari-jari, tangan dan sebagainya. o Nyeri punggung dan perasaan tidak nyaman 4. Pemeriksaan fisik o Amati bentuk wajah, khas seperti bibir dan hidung besar, tulang supraorbita menjorok o Kepala, tangan dan kaki juga tambah membesar, dagu menjorok ke depan o Amati adanya kesulitan mengunyah dan geligi yang tidak tumbuh dengan baik o Amati perubahan persendian dimana pasien mengeluh nyeri dan sulit bergerak
  11. 11.  Gangguan body image b/d perubahan penampilan fisik Nyeri punggung b/d penekanan jaringan tulang, hormon pertumbuhan yang berlebihan Ansietas b/d status kesehatan Kurang pengetahuan b/d kurang informasi tentang proses penyakit
  12. 12. 1. Gangguan body imageTujuan : pasien kembali memiliki citra tubuh yang positif Intervensi Rasional-Kaji perubahan penampilan dan makna dari - Memberikan informasi untuk mengkajiperubahan itu dampak dari perubahan- Dorong pasien untuk mengutarakan reaksi - Memudahkan pasien untuk mengenali dandan perasaannya tentang semua perubahan mengekspresikan keprihatinannyasecara lisan- Lakukan pengkajian terhadap strategi - Mendorong terhadap strategi koping yangpasien dan keluarganya untuk mengatasi biasa dilakukan pasien dan pernah berhasilmasalah dimasa lalu- Bantu dan dorong pasien agar - Mendorong pasien untuk meneruskanmenghasilkan penampilan yang maksimal fungsi dan peran yang aman dan menggalidan menggali alternatif lain pada fungsi alternatif lainperan sebelumnya - Pencapaian tujuan ini menghasilkan- Dorong dan pasien dalam mengambil dorongan positif dan meningkatkan hargakeputusan tentang perawatan diri- Membantu pasien kearah penerimaan diri - Membantu pasien dalam mengidentifikasidan bersosialisasi dengan orang lain sumber-sumber dari diri sendiri dan menerima bantuan dari orang lain bila
  13. 13. Tujuan : nyeri dapat berkurang Intervensi Rasional- Kaji nyeri, lokasi, karakteristik, intensitas - Membantu evalusi derajat ketidak nyamanan- Dorong pasien menyatakan masalah, - Penurunan ansietas meningkatkan relaksasi danmendengar dengan aktif dan berikan kenyamanandukungan dengan menerima pasien danmemberikan informasi yang tepat- Bersama pasien mencari posisi yang - Posisi yang meringankan tekanan pada tulangmembuatnya merasa nyaman punggung dapat mengurangi nyeri- Dorong penggunaan tehnik relaksasi - Membantu pasien istirahat lebih efektif dan memfokuskan kembali perhatian, dapat meningkatkan kemampuan koping klien, menurunkan nyeri dan ketidak nyamanan- Anjurkan pada keluarga untuk pergerakan - Dukungan keluarga dapat meningkatkan kopingbila diperlukan klien sehingga lebih relaks- Berikan obat analgesik bila perlu - Menghilangkan/mengurangi nyeri pasien
  14. 14. Tujuan : mengurangi ansietas Intervensi Rasional- Kaji tingkat ansietas. Bantu pasien - Memandu intervensi teraupetik danmengidentifikasi keterampilan koping yang partisipasi dalam perawatan diri. Keterampilantelah dilakukan berhasil pada masa lalu masa lalu mengurangi ansietas- Berikan informasi tentang penyakitnya, - Meningkatkan pengetahuan membantudorong pasien mendiskusikan ansietas dan dalam mengurangi ansietasgali keprihatinan mengenai penyakitnya- Berikan upaya kenyamanan dan hindari - Meningkatkan kesadaran dan pemahamanaktivitas yang menyebabkan stres hubungan antara tingkat ansietasdan prilaku membantu dalam mengurangi kecemasan- Instruksikan pasien dalam aspek programpengobatan - Pengetahuan pasien membantu mengurangi ansietas
  15. 15. Tujuan : pengetahuan pasien tentang penyakitnyabertambah Intervensi Rasional- Kaji tingkat pegetahuan klien tentang - Sebagai dasar pedoman dalampenyakitnya memberikan informasi- Perhatikan tingkat ansietas/takut dan - Dapat mempengaruhi kemampuan pasienperubahan proses pikir untuk mengakses dan menggunakan pengetahuan- Berikan informasi tentang proses penyakit, - Meningkatkan pemahaman dapatgejala, dan perubahan yang terjadi mengurangi ansietas dan menurunkan kesalahan konsep tentang apa yang dialami pasien - Meningkatkan proses belajar,- Dorong dan berikan kesempatan pasien meningkatkan pengambilan keputusandan keluarga untuk bertanya - Memastikan tidak terjadinya kesalahan- Diskusikan kembali dengan konsep/pemahaman pasien/keluargapasien/keluarga tentang informasi yang tentang penyakitnyadiberikan

×