Brosur pupuk organik

1,881 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,881
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Brosur pupuk organik

  1. 1. PUPUK ORGANIK KLASTER PEMBIBITAN SAPI POTONG DI DESA NAPIS KECAMATAN TAMBAK REJO KABUPATEN BOJONEGOROKerjasama antara : Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Bank Indonesia Surabaya dan Pemerintah Kabupaten BojonegoroLatar Belakang :Salah satu biaya produksi pertanian yang besar adalah pembelian pupuk anorganik yang selama ini dipergunakanberbagai tanaman antara lain padi, sayuran, hortikultura, perkebunan dll. Pemberian pupuk oraganik yang terusmenerus akan merusak struktur tanah, sehingga seperti pasir dan kandungan haranya rendah.Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari alam yaitu dari sampah tanaman atau kotoran hewan yang merupakanlimbah, maka kotoran ternak dapat diolah sendiri oleh masyarakat untuk menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan(tidak merusak alam) , biaya yang murah dan cara pembuatan yang mudah.Klaster pembibitan sapi potong” Lembu Seto “ desa Napis kecamatan Tambak Rejo Kabupaten Bojonegoro yang telahdibimbing didalam pembuatan pupuk organik oleh tim Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya telah mampumemproduksi pupuk organik secara mandiri dan dimanfaatkan pada pertaniannya serta telah memasarkan produkpupuk organiknyaProduksi Pupuk OrganikCara Pembuatan Pupuk Organik dapat menggunakan beberapa bahan fermentor yang dijual di toko dan salah satu carayang berdasar pengalaman dapat menekan biaya produksi adalah :Bahan yang dibutuhkan : 1).Siapkan bahan dasar pembuatan pupuk, Fases sapi (Tletong)2). Satu botol EM4 3). TetesTebu 3 liter 4). Air 30 liter dan Kaptan (kapur Pertanian ) bila perluUntuk Peralatan: 1)Terpal penutup 2)Cangkul/Scop 3) Gembor AirLangkah-langkahnya sangat mudah yaitu pembuatan “biang” yaitu mencampur fermentor (EM4) dengan air danditambah tetes ditutup rapat dan disimpan 21 hari dan siap digunakan untuk pembuatan pupukPindahkan feses sapi (tlethong) sedikit demi sedikit dan di buat rata setelah ketebalan sekitar 15 cm, lalu siapkan airdalam ember dan tambahkan fermentor buatan kita secukupnya 1 Ember 30 liter tambah fermentor +0.5 liter. Adukdan tambahkan hingga sekitar 1 meter , tutup rapat dengan terpal yang kedap air sehingga tidak ada air hujan danCahaya matahari yang bisa langsung masuk kedalam tumpukan tlethong tersebut. Setelah 7 Hari lakukan pengadukan,pada hari ke 21 jika perlu tambahkan kaptan 1-2 kg. Pada hari ke 28 (minggu ke 4) buka terpal penutup dan bongkarlahtletong merata agar tlethong menjadi dingin dan kadar airnya turun ( agak kering / Mawur) dan Pupuk organik siapuntuk di gunakan .Agus purnomo ketua devisi produksi pupuk organik lembu seto menyampaikan : Pembuatan pupuk organik ini sangatmudah dan biayanyapun murah yaitu : 1 botol /liter fermentor + 3Liter Tetes ( + Rp. 40.000) bisa untuk membuat pupuksebanak 30 ton.Pengalaman Pemakaian Pupuk Organik Buatan SendiriBudi Hartono, yang biasanya untuk mengolah sawahnya yang seluas 1 Ha membutuhkan pupuk kimia (urea) sebanyak 7kwintal, pada musim tanam ini Pak Budi menggunakan pupuk Organik sebanyak +5 ton pupuk organik buatan sendiri
  2. 2. ditambah pupuk kimia 3 Kwintal bisa menghasilkan panen 10 ton gabah kering sedangkan sebelumnya 8 ton, jadimeningkat 25% dengan biaya produksi yang lebih rendahSumadi anggota kelompok dari Dusun Dolog juga menceritakan bahwa hasil panen yang bagus setelah menggunakanpupuk Organik buatan sendiri dan dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia, dan kwalitas beras yang di hasilkan sangatbagus, nasinya sangat Pulen dan enak.Januri anggota dari dusun Tawaran juga menceritakan bahwa tahun tanam ini menggunakan pupuk organik murni tanpamenggunakan pupuk kimia,ternyata hasil panenya juga bagus memang ada sedikit penurunan hasil panenya akan tetapibila dibandingkan dengan biaya pupuk yang sekarang menggunakan Organik (Tidak Beli Kalau Pupuk Kimia Harus Beli)maka menurutnya penurunan hasil panen tahun ini di anggap sama saja, dan dia yakin unttuk musim tanam yang akandatang akan bisa lebih bagus karena sawahnya sudah menjadi lebih baik kualitas tanahnya.Nasirudin Spt pengusaha pertanian Cabe di Tuban, selama ini membeli pupuk organik dari koperasi “lembu seto”hasilnya cabenya tidak mudah busuk dan produksinya tetap baik. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan pupuknyadisuplay oleh koperasi “lembu Seto”Trinil susilawati kuswati Soeko wardoyo Priatna Agus purnomo budi

×