Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Khilafah Kewajiban, Janji Allah SWT, dan Berita Gembira dari Rasulullah SAW

268 views

Published on

Materi Orasi Masirah Panji Rasulullah. Mapara 2017. Tabligh Akbar. Hizbut Tahrir Indonesia. HTI. pengajian, kajian, pidato, ceramah, daulah, negara, sistem, pemerintahan, hukum, undang-undang, konstitusi, kekuasaan,

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Khilafah Kewajiban, Janji Allah SWT, dan Berita Gembira dari Rasulullah SAW

  1. 1. 1 ORASI III Khilafah: Kewajiban, Janji Allah SWT, dan Berita Gembira dari Rasulullah SAW Assalamu „alaikum Warahmatullahi wa Barakatuh ‫َا‬‫َحْل‬ ‫ِهلل‬‫َا‬‫ا‬ ‫َا‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫ِّب‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬ ‫ُد‬ ‫َحْل‬‫َا‬‫َحْل‬ ‫َا‬,‫ِهلل‬ ‫َا‬‫َحْل‬‫َف‬‫ِهلل‬‫َّل‬‫ال‬ ‫َا‬ ‫َحْل‬‫ِهلل‬‫َحْل‬ ‫َا‬ ‫َا‬‫َحْل‬‫َف‬ ‫َا‬‫َا‬ ‫َا‬ ‫َا‬‫َا‬‫َف‬ ‫ِهلل‬‫َّل‬‫ا‬‫َا‬,‫ِهلل‬‫َا‬ ‫َا‬‫ِهلل‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫ِهلل‬ ‫َا‬‫ا‬ ‫َا‬‫ِهلل‬ ‫َا‬.‫َا‬‫اه‬‫ِهلل‬ ‫َا‬‫َل‬ ‫َحْل‬‫ن‬‫َا‬ ‫ُد‬ ‫َا‬‫ه‬‫َحْل‬‫ش‬‫َا‬ ‫ًة‬‫َا‬‫َحْل‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬‫ه‬‫ِهلل‬ ‫َحْل‬‫َا‬‫َف‬ ‫َا‬‫َا‬ ‫َا‬ ‫َا‬‫َا‬ ‫ِهلل‬‫َّل‬‫ا‬ ‫ُد‬ ‫َّل‬‫َل‬‫ِهلل‬.‫ِهلل‬ ‫ُد‬ ‫َحْل‬‫ُد‬ ‫َّل‬ ‫َا‬ ‫َّل‬‫َا‬‫ُد‬ ‫َّل‬‫ن‬‫َا‬ ‫ُد‬ ‫َا‬‫ه‬‫َحْل‬‫ش‬‫َا‬ ‫َا‬,‫َا‬‫َا‬‫ا‬ ‫َا‬ ‫ِّب‬‫ا‬ ‫َا‬‫َّل‬‫َا‬‫َف‬ ‫ِهلل‬‫َّل‬‫ا‬‫َا‬,‫َا‬ ‫َا‬‫َا‬ ‫َا‬‫َاا‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫َّل‬‫َا‬,‫ِهلل‬‫َا‬ ‫َا‬‫ِهلل‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫ِهلل‬ ‫َا‬‫ا‬ ‫َا‬‫ِهلل‬‫ِهلل‬ ‫َا‬‫َحْل‬ ‫ِهلل‬‫ِهلل‬ ‫َحْل‬ ‫ُد‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫َا‬‫َّل‬‫ل‬‫َا‬ ‫َا‬,‫ِهلل‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬ ‫َّل‬‫ل‬‫ا‬ ‫ِهلل‬‫َّل‬‫ُد‬‫َف‬ ‫ُّن‬‫ا‬ ‫ِهلل‬‫ا‬ ‫َا‬‫ه‬‫َحْل‬‫َف‬ ‫ِهلل‬‫ا‬ ‫َا‬‫َا‬.‫َا‬ ‫ِّب‬‫ل‬‫َا‬‫ص‬ ‫َّل‬‫م‬‫ُد‬‫ه‬ّ‫ا‬‫َا‬ ‫ٍد‬ ‫َّل‬‫َا‬‫ُد‬ ‫َا‬‫ِهلل‬‫ِّب‬‫َا‬ ‫َا‬‫َا‬ ‫َحْل‬‫م‬‫ِّب‬‫َا‬,‫ِهلل‬ ‫َا‬‫ا‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫ِهلل‬ ‫َحْل‬‫َا‬‫َف‬ ‫َا‬‫ِهلل‬ ‫ِهلل‬‫ه‬‫ِهلل‬‫َّل‬‫ُدا‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬‫ه‬‫ِهلل‬ ‫َا‬ ‫َحْل‬‫ص‬‫َا‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬‫ه‬‫ِهلل‬‫ا‬ ‫َا‬‫َا‬ ‫َا‬.‫ُد‬ ‫َحْل‬‫َا‬‫َف‬ ‫َّل‬‫َاا‬. Kaum Muslimin rahimakumullah, Allah SWT memerintahkan perkara-perkara fardhu/wajib kepada kita. Shalat lima waktu itu wajib. Shaum Ramadhan juga wajib. Mengurusi jenazah pun wajib. Ada salah satu perkara yang juga wajib, namun tidak sedikit orang yang mengabaikannya. Perkara tersebut adalah khilafah. Berdasarkan banyak dalil dari al-Quran, as-Sunnah danijma‟ sahabat, para ulama menyimpulkan bahwa khilafah itu wajib. Di antaranya, Imam an-Nawawi menyatakan: ‫ٍد‬‫َا‬‫َحْل‬‫َف‬ ‫ِهلل‬ ‫َا‬‫خ‬ ‫ُد‬ ‫َحْل‬‫ص‬‫َا‬ ‫َا‬‫َحْل‬ ‫ِهلل‬‫ِهلل‬ ‫َحْل‬ ‫ُد‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫َا‬ ‫َا‬ ‫ُد‬ ‫ِهلل‬‫َا‬‫َي‬ ‫ُد‬‫ه‬‫َّل‬‫َا‬ ‫َا‬ ‫َا‬ ‫َحْل‬‫ُد‬‫َا‬‫َحْل‬‫َاْج‬ ”Mereka [para shahabat] telah sepakat bahwa wajib atas kaum muslimin mengangkat seorang Khalifah.” (an-Nawawi, Syarah Shahih Muslim, Juz XII/hal.205). Begitu juga, Ibnu Hajar al-Asqalani menyimpulkan: ‫ِهلل‬‫ل‬‫َحْل‬‫َا‬‫َحْل‬‫ا‬ ‫ِهلل‬ ‫َا‬‫َل‬ ‫ِهلل‬‫َحْل‬‫َّل‬‫ال‬ ‫ِهلل‬ ‫ُد‬‫ه‬‫َا‬‫َحْل‬‫ُد‬ ‫ُد‬ ‫َّل‬‫َان‬ ‫َا‬ ‫َا‬ ‫َا‬ ‫ٍد‬‫َا‬‫َحْل‬‫َف‬ ‫ِهلل‬ ‫َا‬‫خ‬ ‫ُد‬ ‫َحْل‬‫ص‬‫َا‬ ‫ُد‬ ‫ِهلل‬‫َا‬‫َي‬ ‫ُد‬‫ه‬‫َّل‬‫َا‬ ‫َا‬ ‫َا‬ ‫َحْل‬‫ُد‬‫َا‬‫َحْل‬‫َاْج‬‫َا‬. “Dan mereka [para ulama] telah sepakat bahwa wajib hukumnya mengangkat seorang khalifah dan bahwa kewajiban itu adalah berdasarkan syara‟ bukan akal.” (Ibn Hajar al-Asqalani, Fathu al-Bari, Juz XII/205). Al-Imam Abu Ya’la al-Farra’ menyebutkan: ٌ‫َا‬ ‫ِهلل‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬ ‫َا‬‫ا‬‫ِهلل‬‫إل‬‫َحْل‬ ‫ُد‬‫َا‬‫َحْل‬‫ص‬‫َا‬
  2. 2. 2 “Mengangkat seorang Imam (Khalifah) hukumnya wajib” (Abu Ya’la Al Farra’, al- Ahkam as-Sulthaniyyah, hlm. 19). Berdasarkan hal ini, jelaslah hukum menegakkan khilafah adalah fardhu/wajib. Kita tahu bahwa wajib itu bila dilakukan mendapatkan pahala, sebaliknya bila ditinggalkan mendapatkan dosa. Sungguh, berdiam diri, tidak berjuang menegakkan khilafah bagi kaum Muslimin, merupakan suatu kemaksiatan. Sebab, khilafah merupakan salah satu kewajiban Islam, di mana tegaknya hukum Islam bergantung kepadanya. Bahkan, eksistensi Islam di tengahkehidupan pun tergantung kepadanya. Oleh karena itu, wahai kaum Muslimin, hal pertama yang penting segera kita lakukan adalah bergandeng-tangan untuk menunaikan kewajiban itu, berjuang mewujudkannya. Khilafah bukan semata kewajiban melainkan juga janji dari Allah SWT. Firman Allah SWT di dalam al-Quran: َ‫ف‬َ‫ل‬ْ‫خ‬َ‫ت‬ْ‫اس‬ ‫ا‬َ‫م‬َ‫ك‬ ِ‫ض‬ْ‫ر‬َْ‫اْل‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫م‬ُ‫َّه‬‫ن‬َ‫ف‬ِ‫ل‬ْ‫خ‬َ‫ت‬ْ‫س‬َ‫ي‬َ‫ل‬ ِ‫ات‬َ‫ح‬ِ‫ال‬َّ‫الص‬ ‫وا‬ُ‫ل‬ِ‫م‬َ‫ع‬َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫َم‬‫آ‬ َ‫ين‬ِ‫ذ‬َّ‫ل‬‫ا‬ ُ‫ه‬َّ‫ل‬‫ال‬ َ‫د‬َ‫ع‬َ‫و‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ف‬ْ‫و‬َ‫خ‬ ِ‫د‬ْ‫ع‬َ‫ب‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫م‬ُ‫َّه‬‫ن‬َ‫ل‬ِّ‫د‬َ‫ب‬ُ‫ي‬َ‫ل‬َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬َ‫ل‬ ‫ى‬َ‫ض‬َ‫ت‬ْ‫ار‬ ‫ي‬ِ‫ذ‬َّ‫ل‬‫ا‬ ُ‫م‬ُ‫ه‬َ‫ين‬ِ‫د‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬َ‫ل‬ َّ‫ن‬َ‫ن‬ِّ‫ك‬َ‫م‬ُ‫ي‬َ‫ل‬َ‫و‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ل‬ْ‫ب‬َ‫ق‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ َ‫ين‬ِ‫ذ‬َّ‫ل‬‫ا‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ق‬ِ‫اس‬َ‫ف‬ْ‫ل‬‫ا‬ ُ‫م‬ُ‫ه‬ َ‫ك‬ِ‫ئ‬َ‫ل‬‫ُو‬‫أ‬َ‫ف‬ َ‫ك‬ِ‫ل‬َ‫ذ‬ َ‫د‬ْ‫ع‬َ‫ب‬ َ‫ر‬َ‫ف‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬َ‫م‬َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ئ‬ْ‫ي‬َ‫ش‬ ‫ي‬ِ‫ب‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬ِ‫ر‬ْ‫ش‬ُ‫ي‬ َ‫َل‬ ‫ي‬ِ‫ن‬َ‫ن‬‫و‬ُ‫د‬ُ‫ب‬ْ‫ع‬َ‫ي‬ ‫ا‬ً‫ن‬ْ‫َم‬‫أ‬ “Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhai (Islam). Dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatupun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik” (TQS. An-Nur:55). Saudara-saudara kaum Muslimin, bahkan khilafah itu merupakan kabar gembira dari Rasulullah SAW (busyra Rasulillah). Setelah era para penguasa diktator (mulkan jabbariyan) akan lahir khilafah „ala minhajin nubuwwah untuk kedua kalinya. Rasulullah, Sayyiduna Muhammad SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Hudzaifah bin al-Yaman bersabda: ‫َّل‬‫ُد‬‫ُد‬‫ن‬‫َحْل‬‫ُد‬ ‫َا‬‫ًة‬‫َا‬ ‫َا‬ ‫ِهلل‬‫خ‬‫َا‬‫َا‬‫ِهلل‬‫ا‬ ‫َا‬‫ه‬‫َحْل‬‫َف‬ ‫ِهلل‬‫ا‬‫ِهلل‬‫َّل‬‫ُد‬‫َف‬ ‫ُّن‬‫ا‬.... “ … Kemudian akan ada kembali Khilafah „ala minhajin nubuwah.” Wahai kaum Muslimin,
  3. 3. 3 Sungguh, janji Allah itu adalah benar. Sungguh berita gembira tegaknya khilafah itu adalah benar. Wahai kaum Muslimin, Sungguh jika Allah SWT berjanji maka pasti Dia akan memenuhinya. Pada satu sisi, janji Allah harus kita yakini. Pada sisi lain, janji Allah terkait dengan perkara „ghaib‟ harus kita wujudkan. Karenanya, tidak boleh siapapun berdiam dari menegakkan syariah dan khilafah dengan dalih itu sudah janji Allah SWT yang karenanya tidak perlu diperjuangkan. Khilafah pun merupakan berita gembira dari Rasulullah (busyra rasulillah). Dulu, para sahabat Rasulullah radhiyallahu „anhum, tidak duduk berpangku-tangan dalam mensikapi berita gembira ini. Sebaliknya, tatkala mereka mendengar berita gembira dari Sayyidul Musthafa SAW tersebut, mereka bersegera berjuang menunaikan kewajiban tersebut. Mereka mengerahkan tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa demi „izzul Islam wal muslimin. Lalu, apalagi yang kita tunggu? Siapa lagi yang kita nantikan? Biarlah kaum kafir menghalang-halangi semaunya. Biarlah kalangan Muslim yang terbaratkan pun memusuhi. Janganlah apa yang mereka lakukan itu menjauhkan kita dari perjuangan menegakkan khilafah rasyidah „ala minhajin nubuwwah. Janganlah takut kepada mereka, sebab mereka juga manusia seperti kita. Hanya satu yang harus kita takuti, yaitu Allah SWT, Pencipta kita. Kaum Muslimin rahimakummullah, Dengan khilafah akidah umat terjaga, kesucian al-Quranul karim terpelihara dari berbagai penistaan, penodaan terhadap kemuliaan Rasulullah Muhammad SAW tidak akan terjadi, dengan khilafah kehormatan, harta dan darah kaum Muslimin terjaga. Dengan khilafah umat Islam bersatu di bawah panji tauhid, panji „La ilaha illallah, Muhammadu Rasulullah‟. Allah SWT berfirman: ﴾ ‫ُد‬‫َّل‬‫َا‬‫َا‬‫َف‬ ‫َل‬‫َا‬ ‫ًة‬ ‫ِهلل‬‫َا‬‫ْج‬ ‫ِهلل‬‫ه‬‫َّل‬‫ا‬ ‫ِهلل‬‫ل‬‫َحْل‬‫َا‬ ‫ِهلل‬‫ِب‬ ‫ُد‬ ‫ِهلل‬‫ص‬‫َا‬‫َحْل‬ ‫َا‬﴿ “Dan berpegang-teguhlah kepada tali (agama) Allah seluruhnya dan jangan berpecah-belah” (TQS. Ali Imran:103). ﴾‫ِهلل‬‫ن‬ ‫ُد‬‫ُد‬‫َحْل‬ ‫َا‬ ‫َحْل‬‫م‬‫ُد‬ ‫ُّن‬‫َا‬ ‫َا‬‫َا‬‫َا‬ ‫ًة‬‫َا‬ ‫ِهلل‬‫ح‬ ‫َا‬ ‫ًة‬‫َّل‬‫ُدا‬ ‫َحْل‬‫م‬‫ُد‬ ‫ُد‬‫َّل‬‫ُدا‬ ‫ِهلل‬‫ه‬‫ِهلل‬ ‫َا‬‫ه‬ ‫َّل‬‫ن‬‫ِهلل‬‫﴿إ‬ “Sesungguhnya umatmu ini adalah umat yang satu dan Aku adalah Rabb-mu, maka beribadahlah kepada-Ku” (QS. al-Anbiya:92). Kaum Muslimin rahimakummullah,
  4. 4. 4 Atas izin Allah, cepat ataukah lambat, sekarang ataukah nanti, khilafah pasti tegak kembali. Siapa saja yang menolong dan membantunya, maka ia termasuk orang- orang yang dikaruniai nikmat oleh Allah SWT. Wahai para istri, tidak banggakah Saudari memiliki suami pembela al-Quran dan as- Sunnah? Wahai para suami, tidak banggakah Saudara memiliki istri pendamping perjuangan tegaknya kalimat Allah SWT? Wahai para ayah dan ibu, tidak banggakah kita memiliki anak-anak para pejuang Islam, penegak syariah dan khilafah? Jelaslah, khilafah itu merupakan kewajiban yang harus kita tunaikan. Janji Allah yang harus kita yakini dan perjuangkan. Dan, berita gembira dari Rasulullah (busyra Rasulillah) yang harus kita wujudkan. Dengan demikian, wahai umat Muhammad yang mulia, marilah kita bersama-sama dengan Hizbut Tahrir untuk bersegera mewujudkan janji Allah ini. Marilah kita bergegas berjuang mewujudkan khilafah, berita gembira dari Rasulullah SAW. Marilah bersegera menolong agama Allah SWT. Camkanlah firman Allah SWT: (‫َحْل‬‫م‬‫ُد‬ ‫َا‬‫ا‬ ‫َا‬‫َحْل‬‫َا‬ ‫َحْل‬‫ت‬‫ِّب‬‫َا‬‫ل‬‫ُد‬‫َف‬ ‫َا‬ ‫َحْل‬‫م‬‫ُد‬‫َحْل‬‫ُد‬‫ص‬‫َا‬ ‫َا‬‫ه‬‫َّل‬‫ا‬ ‫ُد‬‫ُد‬‫ص‬‫َا‬ ‫ن‬‫ِهلل‬‫إ‬ ‫ُد‬‫َا‬‫ا‬ ‫َا‬‫ن‬ ‫ِهلل‬‫َّل‬‫ا‬ ‫َا‬‫ه‬‫ُّن‬‫َف‬‫َا‬ ‫َا‬) “Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah niscaya Dia menolong kamudan mengokohkan telapak kaki kamu” (TQS. Muhammad:7). Assalamu „alaikum Wr. Wb.

×