Gambaran umum tentang organisasi

7,008 views

Published on

1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
7,008
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
221
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Gambaran umum tentang organisasi

  1. 1. Gambaran Umum tentang Organisasi ( Muhammad Syidiq. N, 25212109, 1EB12 ) Tugas Soft Skill ORGANISASI Manusia adalah mahluk sosial yang cinderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai sautu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama. Hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi. Banyak Bentuk Organisasi di dalam kalangan masyarakat. Seperti, Negara, Partai Politik, Organisasi Masyarakat (ORMAS), Sekolah, Perguruan Tinggi, Lembaga Masyarakat, sampai organisasi yang terkecil yaitu keluarga. Organisasi merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan perusahaan melalui pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang dilakukan seorang pemimpin dengan organisasi yang tercipta di perusahaan yang bersangkutan. Jadi keberhasilan perusahaan tergantung pada organisasi, terutama struktur organisasi yang digunakan. Menurut Boone dan Katz organisasi didefinisikan suatu proses tersusun yang orang orangnya berinteraksi untuk mencapai tujuan. Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa organisasi mencakup 3 elemen pokok : 1. Interaksi manusia 2. Kegiatan yang mengarah pada tujuan
  2. 2. 3. Struktur organisasi itu sendiri. Kata organisasi berasal dari 2 pengertian umum, yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional, seperti perguruan tinggi, perkumpulan olahraga dan lainnya yang merupakan proses pengorganisasian, pengalokasian dan penugasan para anggotanya untuk mencapai tujuan yang efektif. Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu : - Adanya tujuan bersama. - Adanya kerjasama dua orang atau lebih. - Adanya pembagian tugas - Adanya kehendak untuk bekerjasama. Pola Organisasi dibagi menjadi 2 bagian yaitu Organisasi Formal dan Organisasi Informal.Umumnya setiap organisasi formal biasanya mengandung kedua unsur pola tersebut dimana organisasi formalnya yang dijadikan pedoman tegas dalam struktur organisasinya. Sedangkan organisasi informal akan dengan sendirinya muncul karena kebutuhan karyawan untuk bermasyarakat atau bersosialisasi dengan dan berhubungan karyawan yang lain. Maka sehubung dengan hal tersebut, disini akan dibahas tuntas mengenai materi organisasi. Alasan saya membuat makalah untuk memberi referensi kepada pembaca untuk membimbing menjadi pemimpin dalam suatu organisasi serta membantu mengambil keputusan yang baik juga memecahkan masalah yang sering terjadi dalam suatu organisasi. Sasaran pembelajaran dalam tema ini, yaitu dapat menjelaskan istilah organisasi, hubungan yang erat antara manajemen dan organisasi, hubungan antara manajemen dan tata kerja, hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja. Mengerti ciri-ciri organisasi, unsur organisasi, dan teori organisasi. Mampu mengklasifikasikan serta menjelaskan pengertian organisasi niaga, sosial secara umum dan regional internasional, mampu menjelaskan masing-masing perbedaan antara organisasi niaga dan sosial, organisasi menurut wilayah regional dan internasional. Menyebutkan ciri-ciri dari organisasi dengan mengingat pengertian umum dari organisasi, menjelaskan definisi bentuk organisasi menurut beberapa orang ahli organisasi manajemen, dapat menyebutkan hal-hal penting yang perlu dipenuhi dalam membentuk suatu organisasi. Dapat menjelaskan rentang kendala (span of control) dengan batasan-batasan, dapat menyebutkan bentuk organisasi dengan kebaikan serta keburukannya lalu menjelaskan skema organisasi. Menyebutkan hal-hal yang dapat mempengaruhi pergerakan atau proses berjalannya suatu organisasi. Menjelaskan konflik dan menyebutkan jenis-jenis konflik, menyebutkan sebab-sebab timbulnya konflik organisasional. Memberikan contoh bidang struktural dalam organisasin dimana sering terjadi konflik. Membedakan teori motivasi yang diperkenalkan oleh Mc Gregor, Abraham maslow, David Mc Cellend, Herzberg. Dan sebagainya akan dijelaskan secara mendetail.
  3. 3. 4 KARAKTERISTIK UTAMA DALAM SEBUAH ORGANISASI a. Tujuan Setiap organisasi harus memiliki tujuan. Tujuan dicerminkan oleh sasaran yang dilakukan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. 3 bidang utama dalam tujuan organisasi yaitu profitability (keuntungan), growth (pertumbuhan), dan survive (bertahan hidup), dan harus berjalan berkesinambungan demi kemajuan organisasi. b. Kumpulan orang Jelas, tidak mungkin, jika organisasi hanya terdiri dari satu orang yang ingin mencapai tujuannya sendiri, dari definisi dapat dijelaskan bahwa organisasi setidaknya terdiri sekumpulan orang yang memiliki tujuan bersama. c. Struktur Struktur dibentuk dalam sebuah organisasi dengan tujuan agar posisi setiap anggota organisasi dapat dipertanggungjawabkan, mengenai hak maupun kewajibannya. Struktur dibentuk agar organisasi berjalan rapih, karena terdapat struktur komando, siapa yang berwenang dan siapa yang diberi wewenang. d. Sistem dan Prosedur Karakteristik yang terakhir ini menggambarkan bahwa sebuah organisasi diatur berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan bersama dan tentu saja harus dengan penuh komitmen dalam menjalankannya. Implementasi dari sistem dan prosedur ini adanya ketetapan mengenai tata cara, sistem rekrut, dan birokrasi. Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap ekstensi suatu organisasi. Organisasi cenderung memainkan peran menyesuaikan dengan keadaan lingkungan, entah itu demografi, ekonomi, politik, budaya, juga alam sekitar. Jadi kemajuan organisasi harus selaras dengan perubahan lingkungan. MANFAAT DAN TUJUAN ORGANISASI Manfaat Dapat mengetahui tujuan membuat organisasi, mengubah kehidupan pada masyarakat, dan menawarkan karier baik berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan. Dapat memiliki fondasi untuk membangun suatu organisasi. Pandai mengatur, mengorganisasikan, dan memecahkan masalah dalam suatu permasalahan yang sering terjadi di dalam lingkungan pengorganisasian. Tujuan
  4. 4. Organisasi selalu berkembang pesat karena adanya muncul fenomena pada organisasi tersebut. Maka peran penelitian dan pengembangan sangat dibutuhkan sebagai dokumentasi yang nantinya akan mengukir ilmu pengetahuan organisasi. Dapat terjun langsung mempraktekan teori yang sudah ada dan dijelaskan. ARTI PENTING ORGANISASI i. ORGANISASI DALAM ARTI STATIS Merupakan gambaran secara sistematis tentang hubungan kerjasama antara orang-orang yang terdapat dalam suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan. ii. ORGANISASI DALAM ARTI DINAMIS Setiap kegiatan yang berhubungan dengan usaha untuk merencanakan skema organisasi, mengadakan departemensi, menetapkan wewenang, tugas, dan tanggung jawab dari orang-orang di dalam suatu badan atau organisasi. Dalam arti singkat kegiatan mengorganisir atau kegiatan menetapkan sususan organisasi atau usaha. iii. ORGANISASI SEBAGAI SISTEM KERJASAMA Menurut Chester I Bernard (Mantan Presiden New Jersey Bell Telephone) menekankan organisasi pada dasarnya adalah sistem kerjasama (cooperative) menggabungkan kontribusi individual. Bernard juga mendefinisikan organisasi sebagai bentuk kerjasama antar anggotanya yang sadar (conscious), hati-hati penuh pertimbangan (deliberate), dan penuh makna (purposefull) iv. ORGANISASI SEBAGAI SISTEM TATA HUBUNGAN KERJA Bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia. Pola dan cara pada kegiatan dan kerjasama harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien. v. ORGANISASI SEBAGAI PROSES PEMBAGIAN TUGAS Karena kebutuhan perusahaan atau suatu lembaga disesuaikan dengan seberapa besarnya anggota atau pegawainya. Jika semakin sedikit anggotanya semakin sederhana fungsi pengorganisasiannya. Demikian juga kalau suatu lembaga atau perusahaan yang awalnya beranggotakan sedikit kemudian berkembang dan anggotanya terus bertambah juga maka semakin banyak kebutuhan atau organisasi semakin besar. Contohnya berawal Cuma modal divisi produksi saja, karena semakin berkembang lalu perusahaan tersebut memperluas divisi nya seperti divisi pemasaran, keuangan, teknisi, dll. Itu dimaksudkan agar lebih jelas dan terarah kewajiban serta wewenang masing- masing karyawan perusahaan sesuai dengan tugas dan kemampuannya masing-masing.
  5. 5. CIRI-CIRI ORGANISASI Ciri-ciri Organisasi : 1. Lembaga sosial yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan. 2. Dikembangkan untuk mencapai tujuan. 3. Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun. 4. Instrumen social yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi. Ciri-ciri Organisasi Modern : 1. Organisasi bertambah besar 2. Pengolahan data semakin cepat 3. Penggunaan staff lebih intensif 4. Kecenderungan spesialisasi 5. Adanya prinsip-prinsip atau asas asas organisasi. 6. Unsur-unsur organisasi lebih lengkap UNSUR-UNSUR ORGANISASI a) Manusia (Man) b) Kerjasama c) Tujuan Bersama d) Peralatan (Equipment)
  6. 6. e) Lingkungan f) Kekayaan Alam g) Kerangka/ Konstruksi Mental Organisasi TEORI ORGANISASI KLASIK (TEORI TRADISIONAL) Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Dalam teori ini organisasi digambarkan seperti toet piano dimana masing-masing nada mempunyai spesialisasi (do.. re.. mi.. fa.. so.. la.. si..) dimana apabila tiap nada dirangkai maka akan tercipta lagu yang indah begitu juga dengan organisasi. Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggab manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin. Defisi Organisasi menurut Teori Klasik: Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan-kejuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain apabila orang bekerja sama. Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. TIPE ORGANISASI Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departemensi yang menunjukkan hubungan kerjasama. Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi, yaitu : 1) Pembagian kerja 2) Rantai perintah
  7. 7. 3) Tipe pekerjaan yang dilaksanakan 4) Pengelompokkan segmen-segmen pekerjaan 5) Tingkatan manajemen Adapun cara penggambaran bagan struktur organisasi menurut Henry G. Hodges dapat digambarkan sebagai berikut : 1) Piramida Mendatar (Flat) Merupakan bentuk yang paling banyak digunakan, sederhana, jelas dan mudah dimengerti. Ciri-cirinya : a) Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hierarki kewenangan sedikit. b) Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak. c) Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit, karena jumlah pimpinan relatif kecil. 2) Piramida Terbalik Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida dengan jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi-organisasi yang pengangkatan pegawainyan berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/ lembaga-lembaga penelitian, lembaga-lembaga pendidikan. 3) Kerucut Ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut : a. Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat hierarki/ kewenangan banyak. b. Rentang kendali sempit. c. Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/ pimpinan yang bawah/ rendah. d. Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
  8. 8. e. Jumlah informasi jabatan cukup besar. BENTUK-BENTUK ORGANISASI a. Organisasi Garis Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi yaitu masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi. b. Organisasi Garis dan Staff Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu dengan tugas memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan dalam organisasi. c. Organisasi Fungsional Organisasi yang disusun atas dasar pelaksanaan. Organisasi ini digunakan untuk perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas. d. Organisasi Panitia Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu. Setelah tugas selesai maka akan selesai kegiatan organisasi tersebut. e. Organisasi Statis Merupakan gambaran secara skematis hubungan kerjasama yang terdapat dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan. f. Organisasi Dinamis Merupakan kegiatan yang berhubungan dengan usaha untuk merencanakan skema organisasi, mengadakan departemensi dan menetapkan wewenang, tugas dan tanggung jawab. g. Organisasi Formal Organisasi formal adalah organisasi/ sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dikoordinir untuk mencapai suatu tujuan yang ditetapkan secara rasional dan dibentuk secara sadar dan mempunyai tujuan
  9. 9. tertentu yang disadari pula dengan menggunakan sistem tugas, hubungan wewenang, tanggung jawab maupun pertanggungjawaban dirancang oleh manajer agar pekerjaan tetap terlaksana sesuai dengan peraturan yang telah disepakati bersama. Hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun bagan struktur organisasi formal adalah wewenang, tanggung jawab, koordinasi, maupun pendelegasian wewenang. h. Organisasi Informal Organisasi Informal adalah organisasi/ kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tidak dikoordinir untuk mencapai tujuan akhirnya memiliki tujuan bersama, dimana kedudukan dan fungsi yang dilakukan tampak kabur dan tercipta karena adanya hubungan antar pribadi yang secara tidak sadar terjadi keberadaanya tanpa didasarkan pada hubungan wewenang formal pada struktur organisasi maupun kesepakatan tujuan bersama. Organisasi informal ini terjadi karena adanya komunikasi antar sesama karyawan yang dengan cepat menyebarkan informasi melalui desas desus dari mulut ke mulut, namun itu bisa saja berlebihan,salah, kurang tepat maupun merupakan kebocoran informasi dari atasan yang mungkin benar. Untuk itu agar organisasi informal bermanfaat bagi perusahaan maka sudah sepantasnya kalau setiap atasan harus bisa menggunakan segi positif keberadaan organisasi informal ini terutama dalam menyampaikan perintah. STRUKTUR ATAU SKEMA ORGANISASI Struktur/ bagan organisasi memperlihatkan satuan-satuan organisasi, hubungan-hubungan dan saluran wewenang dan tanggung jawab yang ada dalam organisasi. Didefinisikan sebagai mekanisme formal yang diolah. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja, standarisasi koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja. DAFTAR PUSTAKA Referensi : 1. Sukanto R & T. Hani Handoko. Organisasi Perusahaan. PBFE, Yogyakarta. 2000 2. Widyatmini & Izzati A. Pengantar Organisasi dan Metode, Gunadarma, Jakarta, 1995 3. Wursanto, lg. 2005, Dasar-dasar Ilmu Organisasi, ANDI, Yogyakarta, 2005
  10. 10. 4. http://komangadi.wordpress.com/ 5. http://farhahrhh.blogspot.com/2011/10/teori-organisasi-umum-1-farhah-12110612.html 6. http://rnurinaramadhani.blogspot.com/2011/03/organisasi-banyak-bentuk-organisasi- di.html 7. http://wikipedia 6. http://google.com

×