<ul><li>IndII dan Infrastruktur Transportasi Kota </li></ul><ul><li>SESI I: Mewujudkan Kecepatan Perjalanan Penumpang yang...
<ul><li>Penumpang bus pada dasarnya sama seperti anda dan saya… </li></ul><ul><li>Dengan persepsi suka dan tidak suka terh...
Peran Angkutan Umum Perkotaan <ul><li>Angkutan umum membuat kita bisa memenuhi kebutuhan yang LAIN. </li></ul><ul><li>Kita...
Peran Angkutan Umum Perkotaan <ul><li>Sehingga artinya, kita ingin melakukan seluruh ritual perjalanan angkutan umum secep...
Konsep Nilai Waktu bagi Penumpang <ul><li>Karena kita ingin melakukan seluruh ritual perjalanan angkutan umum secepat dan ...
Nilai Waktu bagi Penumpang – Contoh 1 <ul><li>Bayangkan dua layanan bus yang sama </li></ul><ul><li>Seorang penumpang ingi...
Nilai Waktu bagi Penumpang – Contoh 2 <ul><li>Bayangkan dua layanan bus yang sama </li></ul><ul><li>Seorang penumpang ingi...
Nilai Waktu bagi Penumpang – Contoh 3 <ul><li>Bayangkan dua layanan bus yang sama </li></ul><ul><li>Seorang penumpang ingi...
Nila Waktu bagi Penumpang Kesimpulannya…. <ul><li>Jadi… </li></ul><ul><li>Kita semua mempunyai  nilai  untuk waktu </li></...
Dampak dari Perencanaan Layanan dan Infrastruktur <ul><li>Sebagai seorang perencana layanan angkutan umum kita HARUS fokus...
Empat Elemen Kunci pada Waktu Perjalanan Penumpang <ul><li>Ada empat elemen kunci pada Waktu Perjalanan Penumpang </li></u...
Empat Elemen Kunci pada Waktu Perjalanan Penumpang <ul><li>Waktu Akses </li></ul><ul><ul><li>Waktu yang dibutuhkan dari te...
1. Pertimbangan Waktu Akses <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Kepadatan rute bus </li></ul></ul><ul><u...
2. Pertimbangan Waktu Tunggu <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Frekwensi bus yang tinggi </li></ul></u...
3. Pertimbangan Waktu di Kendaraan <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Rute bus yang langsung </li></ul>...
4. Pertimbangan Waktu Keluar <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Kerapatan rute bus </li></ul></ul><ul><...
Mewujudkan Perjalanan Penumpang yang Cepat <ul><li>Rancangan layanan bus harus bisa menghasikan: </li></ul><ul><li>Waktu a...
Penutup <ul><li>‘ Kita’ harus  berlaku sebagai pengguna  saat merencanakan layanan bus.  </li></ul><ul><li>Kita harus  mem...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sesi i mewujudkan kecepatan perjalanan penumpang yang cepat david overington

728 views

Published on

  • Be the first to comment

Sesi i mewujudkan kecepatan perjalanan penumpang yang cepat david overington

  1. 1. <ul><li>IndII dan Infrastruktur Transportasi Kota </li></ul><ul><li>SESI I: Mewujudkan Kecepatan Perjalanan Penumpang yang Cepat </li></ul><ul><li>David Overington </li></ul>
  2. 2. <ul><li>Penumpang bus pada dasarnya sama seperti anda dan saya… </li></ul><ul><li>Dengan persepsi suka dan tidak suka terhadap kegiatan transportasi </li></ul><ul><li>Jika anda dan saya enggan untuk naik bus, jangan pula berharap para penumpang mau menggunakannya </li></ul><ul><ul><li>(meskipun sering kali mereka tidak mempunyai banyak pilihan) </li></ul></ul>Pembukaan
  3. 3. Peran Angkutan Umum Perkotaan <ul><li>Angkutan umum membuat kita bisa memenuhi kebutuhan yang LAIN. </li></ul><ul><li>Kita melakukan perjalanan dengan angkutan umum TIDAK untuk kesenangan dan kegembiraan karena jalan-jalan pakai angkutan umum </li></ul><ul><li>Kita melakukan perjalanan dengan angkutan umum agar BISA melakukan hal lain yang harus kita lakukan (kerja, sekolah, belanja, dll) atau yang ingin kita lakukan (menonton film, bersosialisasi, arisan dll) </li></ul>
  4. 4. Peran Angkutan Umum Perkotaan <ul><li>Sehingga artinya, kita ingin melakukan seluruh ritual perjalanan angkutan umum secepat dan sesegera mungkin </li></ul><ul><li>Agar kita bisa melakukan kegiatan kita sehari hari lainnya </li></ul>
  5. 5. Konsep Nilai Waktu bagi Penumpang <ul><li>Karena kita ingin melakukan seluruh ritual perjalanan angkutan umum secepat dan sesegera mungkin … </li></ul><ul><li>Kita mempunyai nilai (negatif) untuk waktu yang kita habiskan saat menggunakan angkutan umum </li></ul><ul><li>Semakin sedikit waktu yang diperukan semakin tinggi nilainya </li></ul><ul><li>Mari kita lihat beberapa contoh sederhana berikut … </li></ul>
  6. 6. Nilai Waktu bagi Penumpang – Contoh 1 <ul><li>Bayangkan dua layanan bus yang sama </li></ul><ul><li>Seorang penumpang ingin bepergian dari ‘A’ ke ‘B’ </li></ul><ul><li>Dua layanan bus terseut punya halte bus yang sama di anatara ‘A’ and ‘B’ </li></ul><ul><li>Tipe bus yang sama </li></ul><ul><li>Harga tiket yang sama </li></ul><ul><li>Frekwensi layanan yang sama </li></ul><ul><li>Rute bus yang berbeda </li></ul><ul><li>Bus 1 membutuhkan 1 jam dari A ke B </li></ul><ul><li>Bus 2 membutuhkan 2 jam dari A ke B </li></ul><ul><li>Mana yang lebih menarik bagi penumpang? </li></ul><ul><li>Mana yang akan mendapatkan lebih banyak penumpang? </li></ul>A B 1 2 1 1 2 1 A 2 1 B A 2 1
  7. 7. Nilai Waktu bagi Penumpang – Contoh 2 <ul><li>Bayangkan dua layanan bus yang sama </li></ul><ul><li>Seorang penumpang ingin bepergian dari ‘A’ ke ‘B’ </li></ul><ul><li>Dua layanan bus terseut punya halte bus yang sama di anatara ‘A’ and ‘B’ </li></ul><ul><li>Tipe bus yang sama </li></ul><ul><li>Tapi bisa mempunyai harga tiket yang beda </li></ul><ul><li>Frekwensi layanan yang sama </li></ul><ul><li>Rute bus yang berbeda </li></ul><ul><li>Bus 1 membutuhkan 1 jam dari A ke B </li></ul><ul><li>Bus 2 membutuhkan 2 jam dari A ke B </li></ul><ul><li>Mana yang lebih menarik bagi penumpang? </li></ul><ul><li>Mana yang bisa menerapkan tarif yang lebih tinggi? </li></ul>B A 2 1
  8. 8. Nilai Waktu bagi Penumpang – Contoh 3 <ul><li>Bayangkan dua layanan bus yang sama </li></ul><ul><li>Seorang penumpang ingin bepergian dari ‘A’ ke ‘B’ </li></ul><ul><li>Dua layanan bus terseut punya halte bus yang sama di anatara ‘A’ and ‘B’ </li></ul><ul><li>Tipe bus yang sama </li></ul><ul><li>Harga tiket yang sama </li></ul><ul><li>Rute bus yang sama </li></ul><ul><li>Tapi berbeda frekwensinya </li></ul><ul><li>Bus 1 beroperasi tiap 15 minutes </li></ul><ul><li>Bus 1 beroperasi tiap 30 minutes </li></ul><ul><li>Mana yang lebih menarik bagi penumpang? </li></ul><ul><li>Mana yang akan mendapat lebih banyak penumpang dan / atau dapat menerapkan tarif lebih tinggi? </li></ul>B A 2 1
  9. 9. Nila Waktu bagi Penumpang Kesimpulannya…. <ul><li>Jadi… </li></ul><ul><li>Kita semua mempunyai nilai untuk waktu </li></ul><ul><li>Semakin sedikit waktu yang dihabiskan ketika melakukan perjalanan, semakin kecil “biaya waktu” yang terpikirkan dan semakin besar nilai yang dimunculkannya </li></ul><ul><li>Artinya …. semakin banyak penumpang dan semakin besar pendapatan bus </li></ul><ul><li>Hal ini akan membantu mewujudkan keberhasilan operasional angkutan umum </li></ul>
  10. 10. Dampak dari Perencanaan Layanan dan Infrastruktur <ul><li>Sebagai seorang perencana layanan angkutan umum kita HARUS fokus pada bagaimana merencanakan layanan untuk meminilmalkan waktu perjalanan penumpang </li></ul><ul><ul><li>Dan waktu perjalanan yang dipersepsikan </li></ul></ul><ul><li>Karena infrastruktur akan dibutuhkan untuk mendukung rancangan layanan yang baik, maka rancangan design tersebut akan mempengaruhi infrastruktur yang dibutuhkan </li></ul><ul><li>Sehingga… </li></ul><ul><ul><li>Rancangan layanan terlebih dahulu, baru … </li></ul></ul><ul><ul><li>Rancangan infrastruktur untuk mendukung rancangan layanannya </li></ul></ul>
  11. 11. Empat Elemen Kunci pada Waktu Perjalanan Penumpang <ul><li>Ada empat elemen kunci pada Waktu Perjalanan Penumpang </li></ul><ul><li>Pada rancangan layanan bus yang baik, keempatnya harus dipertimbangkan : </li></ul><ul><ul><li>Waktu akses (dari tempat asal menuju bus) </li></ul></ul><ul><ul><li>Waktu tunggu </li></ul></ul><ul><ul><li>Waktu di kendaraan </li></ul></ul><ul><ul><li>Waktu keluar (dari bus menuju tempat tujuan) </li></ul></ul>
  12. 12. Empat Elemen Kunci pada Waktu Perjalanan Penumpang <ul><li>Waktu Akses </li></ul><ul><ul><li>Waktu yang dibutuhkan dari tempat tujuan menuju halte bus sebelum naik </li></ul></ul><ul><li>Waktu Tunggu </li></ul><ul><ul><li>Waktu yang dibutuhkan di halte untuk menunggu bus datang </li></ul></ul><ul><li>Waktu di Kendaraan </li></ul><ul><ul><li>Waktu yang dihabiskan di dalam bus </li></ul></ul><ul><li>Waku Keluar </li></ul><ul><ul><li>Waktu yang dibutuhkan dari mulai keluar di halte bus hingga menuju tempat tujuan </li></ul></ul>
  13. 13. 1. Pertimbangan Waktu Akses <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Kepadatan rute bus </li></ul></ul><ul><ul><li>Perencanaan fasiltias pejalan kaki </li></ul></ul><ul><li>Infrastruktur </li></ul><ul><ul><li>Halte bus yang kerap dengan jarak yang saling berdekatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Fasilitas pejalan kaki dan trotoar yang nyaman </li></ul></ul><ul><ul><li>Fasilitas penyeberagan berupa jembatan atau zebracross yang sesuai </li></ul></ul><ul><ul><li>Park n Ride, Kiss n Ride, taxi, parkir sepeda </li></ul></ul>
  14. 14. 2. Pertimbangan Waktu Tunggu <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Frekwensi bus yang tinggi </li></ul></ul><ul><ul><li>Kebutuhan transfer yang rendah </li></ul></ul><ul><li>Infrastruktur </li></ul><ul><ul><li>Cukup besar untuk menampung kebutuhan jumlah bus dan penumpang </li></ul></ul><ul><ul><li>Fasilitas dan lingkungan yang baik bagi penumpang </li></ul></ul><ul><ul><li>Informasi yang mencukupi bagi penumpang – jadwal bus, papan informasi “real time” , etc </li></ul></ul><ul><ul><li>Pencahayaan, penaan cuaca dan fasilitas keamanan penumpang yang baik </li></ul></ul>
  15. 15. 3. Pertimbangan Waktu di Kendaraan <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Rute bus yang langsung </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengurangan waktu henti bus di halte dengan operasi yang kilat </li></ul></ul><ul><li>Infrastruktur </li></ul><ul><ul><li>Cukup prioritas untuk bus – jalur terpisah, sinyal lampu lalu lintas, penegakan hukum </li></ul></ul><ul><ul><li>Proses pembelian tiket yang cepat, proses naik turun penumpang secara cepat </li></ul></ul><ul><ul><li>Lingkungan penumpang yang nyaman (kendaraan yang bersih dengan interior yang menarik ) </li></ul></ul><ul><ul><li>Informasi yang baik bagi penumpang – papan informasi “real time” , etc </li></ul></ul>
  16. 16. 4. Pertimbangan Waktu Keluar <ul><li>Perencanaan Layanan Bus </li></ul><ul><ul><li>Kerapatan rute bus </li></ul></ul><ul><ul><li>Perencanaan fasilitas pejalan kaki </li></ul></ul><ul><li>Infrastruktur </li></ul><ul><ul><li>Halte bus yang kerap dengan jarak yang saling berdekatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Fasilitas pejalan kaki dan trotoar yang nyaman </li></ul></ul><ul><ul><li>Fasilitas penyeberagan berupa jembatan atau zebracross yang sesuai </li></ul></ul><ul><ul><li>Park n Ride, Kiss n Ride, taxi, parkir sepeda </li></ul></ul>
  17. 17. Mewujudkan Perjalanan Penumpang yang Cepat <ul><li>Rancangan layanan bus harus bisa menghasikan: </li></ul><ul><li>Waktu akses penumpang yang pendek </li></ul><ul><ul><li>Dengan infrastruktur yang mendukung </li></ul></ul><ul><li>Waktu tunggu penumpang yang pendek </li></ul><ul><ul><li>Dengan infrastruktur yang mendukung </li></ul></ul><ul><li>Waktu di Kendaraan penumpang yang pendek </li></ul><ul><ul><li>Dengan infrastruktur yang mendukung </li></ul></ul><ul><li>Waktu Keluar penumpang yang pendek </li></ul><ul><ul><li>Dengan infrastruktur yang mendukung </li></ul></ul>
  18. 18. Penutup <ul><li>‘ Kita’ harus berlaku sebagai pengguna saat merencanakan layanan bus. </li></ul><ul><li>Kita harus meminimalkan waktu perjalanan penumpang secara keseluruhan dan waktu perjalanan yang dipersepsikan (tidak hanya waktu perjalanan bus) </li></ul><ul><li>Perencanaan layanan bus yang baik harus mendahului perencanaan infastruktur </li></ul><ul><li>Perencanaan infrastruktur yang baik akan mendukung perencanaan layanan bus yang baik – tapi tiak bisa menggantikannya </li></ul>

×