Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
KARUT MARUT UJIAN NASIONAL
DALAM PERSPEKTIF MEDIA

DINAMIKA PEMBERITAAN UJIAN NASIONAL
DI ENAM MEDIA ONLINE NASIONAL
KOMPA...
LAPORAN HASIL
MEDIA MONITORING
UJIAN NASIONAL
1 JANUARI – 30 APRIL 2013
@immcnews
Redaksi.immc@gmail.com
www.immcnews.com
LATAR BELAKANG
• Karut marut pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tahun
2013 ini menyedot perhatian publik yang luas. Di t...
METODOLOGI
• Penelitian menggunakan metode purposive sampling
pada
media
online
nasional,
yakni
Kompas.com, Tempo.co, Okez...
GAMBARAN UMUM
Media

Jumlah Berita

Kompas.com

116

Tempo.co

25

Okezone.com

85

Antaranews.com

208

Detik.com

203

M...
SHARE MEDIA
Detik

203

Oke zone

85

Tempo.co.id

25

Metro Tv

112

Kompas.com

116

Antara

218
0

50

100

150

200

2...
COVERAGE DYNAMIC UJIAN NASIONAL
400
350
300
250

SMU

200
150

SMP

100

SD

50
0

Jan

Feb

Mar

1-10 Apr

11-20 Apr

21-...
TEMUAN 1 # SHARE ON MEDIA
• Media yang paling aktif mengikuti perkembangan UN
adalah Antaranews.com. Hal ini didukung oleh...
PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL
Lancar
32%
Bermasalah
68%
N=544

• Media menganggap Ujian Nasional pada tahun ini
bermasalah, y...
PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL DI
TIAP JENJANG
300
252
250
200
150

Lancar

105
100

Bermasalah
48

43

50
0

SMU

SMP

• Pela...
TEMUAN 2 # PELAKSANAAN UN
• 68 persen pemberitaan media menilai UN bermasalah.
Hanya 32 persen yang menganggap lancar. Art...
ISU PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL
Persiapan
Sekoalah & siswa
6%
Anggaran
4%

Evaluasi UN
14%

Pelaksanaan UN
Khusus
11%
Kasus...
ISU PELAKSAAN UJIAN DI TIAP
JENJANG
180
160
140
120
100
80

SMU

60

SMP

40

SD

20
0

Logistik

Distribusi

Dampak Pelan...
LOGISTIK UJIAN NASIONAL
70
60
50
40

SMU
30

SMP

20
10
0
Kualitas soal & L. J. buruk

Jumlah Soal Kurang

Proses molor di...
DISTRIBUSI UJIAN NASIONAL
140
120
100
80

SMU
60

SMP

40
20
0
Terlambat

Salah kirim

Daerah Terpencil tdk Terjangkau Ban...
DAMPAK PENUNDAAN UJIAN
NASIONAL
25

20

15

SMU
10

SMP

5

0
Siswa Drop mental

Daerah menolak UN

Siswa Kecewa

• Penund...
INDIKASI PELANGGARAN UJIAN
NASIONAL
16
14
12
10
8

SMU

6

SMP

4
2
0
Soal Bocor

tersebar Kunci Jawaban

Kecurangan
(JOKI...
KASUS YANG MUNCUL DALAM UJIAN
NASIONAL
8
7
6
5
4

SMU

3

SMP

2
1
0
Ditolak ikut ujuan

Siswa Stres

Bunuh diri

Kesurupa...
PELAKSANAAN UN KHUSUS
30
25
20
15

SMU
SMP

10
5
0
Siswi Hamil

Siswa tersangkut
hukum

Sakit

Tuna netra

Susulan

Lainny...
ANGGARAN UN
8
7
6
5

SMU

4

SMP

3

SD

2
1
0
kekurangan anggaran

Keterlambatan pencairan

Dugaan Korupsi

• Keterlambat...
PERSIAPAN UJIAN NASIONAL OLEH
SEKOLAH
18
16
14
12
10

SMU

8

SMP

6

SD

4
2
0

Try Out

Doa Bersama

Ritual lainnya

• S...
HASIL EVALUASI UN
40
35
30
25

SMU

20

SMP

15

SD

10
5
0

UAN dihapus/ penolakan

Pelaksana kurang baik

Pelaksanaan ba...
TEMUAN 3 # ISU
• Isu utama yang menjadi permasalahan dalam pelaksanaan UN adalah soal
distribusi dan logistik.
• Pemerinta...
TEMUAN 3 # ISU
• Selain itu, pemberitaan media terkait UN menunjukkan adanya efek
samping dari pelaksanaan UN, yaitu banya...
TONE KEMENDIKBUD
Positif negatif
Positif
6%
18%
Negatif
37%
Netral
39%

• Meskipun banyak permasalahan, ternyata media mas...
TEMUAN 4 # TONE
• Tone Pemberitaan UN di media masih bersifat netral. Meski
perbandingan antara tone netral dan negatif sa...
UJIAN NASIONAL DENGAN LANCAR DI
PROPINSI
35
30
25
20
15
10
5

SMU
SMP

0

• Jakarta dan Jabar merupakan daerah yang banyak...
UJIAN NASIONAL BERMASALAH DI
PROPINSI
25
20
15
10

SMU
SMP

5
0

• Kaltim sebagai derah paling banyak masalah dalam
menyel...
TEMUAN 5 # UN DAERAH
• DKI Jakarta dianggap cukup lancar menyelenggarakan Ujian
Nasional baik tingkat SMA dan SMP.
• Kalim...
PRO DAN KONTRA UN
Pro
30%

Kontra
70%

• Beberapa pihak yang mengevaluasi UN banyak yang
berpendapat kontra atau menolak U...
PIHAK YANG PRO DAN KONTRA
20
18
16
14
12
10

Pro

8

Kontra

6
4
2
0
DPR

Pemerintah

Pemprov/
Pemda

Pengamat/
praktisi

...
ALASAN PRO UJIAN NASIONAL
Lainnya

standar masuk PT

Sesuai standar kelulusan

0

2

4

6

8

10

12

14

• Alasan utama y...
ALASAN KONTRA UJIAN NASIONAL
Lainnya

Disparitas fasilitas

UN tidak efektif

Mematikan kreativitas

0

5

10

15

20

25
...
ALASAN TIAP PIHAK PRO UJIAN
NASIONAL
16
14
12
10
Lainnya

8

standar masuk PT

6

Sesuai standar kelulusan
4
2
0
DPR

Peme...
ALASAN TIAP PIHAK KONTRA UJIAN
NASIONAL
20
18
16
14
12
Lainnya
10

Disparitas fasilitas

8

UN tidak efektif

6

Mematikan...
TEMUAN 6 # PRO KONTRA
• Meski pelaksanaan UN sudah memasuki tahun ke–10, ternyata
masih banyak pihak yang menolak dan memi...
ISU KORUPSI ANGGARAN UN
Kolusi

Mark Up

Proses penunjukan/ lelang

0

5

10

15

20

25

30

35

• Proses pelelangan meru...
TINDAKAN KEMENDIKBUD TERKAIT
PERMASALAHAN UN
30
25
20
15
10
5
0

Minta Maaf

Menyalahkan pihak lain

Melakukan investigasi...
PIHAK YANG MELANGGAR UJIAN
NASIONAL
Sekolah

Pengawas

Murid

0

2

4

6

8

10

12

14

16

• Murid adalah pihak yang pal...
TEMUAN 7 # KORUPSI &
PELANGGARAN
• Isu korupsi yang paling banyak mencuat terkait
pelaksanaan UN adalah terkait proses lel...
KESIMPULAN 1
• Pemberitaan media terkait UN lebih didominasi berasal dari
daerah-daerah yang mengalami masalah.
Implikasi
...
KESIMPULAN 2
• Permasalahan UN yang paling banyak terjadi pada sektor logistik
dan distribusi.
Implikasi
• Keterlambatan d...
KESIMPULAN 3
• Tertundanya pelaksanaan UN di berbagai daerah berdampak
pada psikologi siswa. UN bahkan dianggap menyebabka...
KESIMPULAN 4
• Tone pemberitaan lebih banyak bersifat netral, meski tone negatif
juga cukup banyak.
Implikasi
• Sedikitnya...
KESIMPULAN 5
• Permasalahan UN tidak hanya terjadi di 11 provinsi yang
pelaksanaannya ditunda, tapi juga merata hampir di ...
KESIMPULAN 6
• 70 persen pubik menilai UN tidak perlu dilanjutkan lagi.
Implikasi
• Pelaksanaan UN tidak lagi mendapatkan ...
KESIMPULAN 7
• Pemerintah dianggap lalai dalam
perusahaan percetakan soal ujian.

melakukan

penunjukan

Implikasi
• Perus...
Karut Marut Ujian Nasional Dalam Perspektif Media
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Karut Marut Ujian Nasional Dalam Perspektif Media

1,442 views

Published on

DINAMIKA PEMBERITAAN UJIAN NASIONAL
DI ENAM MEDIA ONLINE NASIONAL

KOMPAS.COM, TEMPO.CO, OKEZONE.COM, ANTARANEWS.COM, DETIK.COM, DAN METROTVNEWS.COM

PERIODE 1 JANUARI – 30 APRIL 2013

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Karut Marut Ujian Nasional Dalam Perspektif Media

  1. 1. KARUT MARUT UJIAN NASIONAL DALAM PERSPEKTIF MEDIA DINAMIKA PEMBERITAAN UJIAN NASIONAL DI ENAM MEDIA ONLINE NASIONAL KOMPAS.COM, TEMPO.CO, OKEZONE.COM, ANTARANEWS.COM, DETIK.COM, DAN METROTVNEWS.COM PERIODE 1 JANUARI – 30 APRIL 2013
  2. 2. LAPORAN HASIL MEDIA MONITORING UJIAN NASIONAL 1 JANUARI – 30 APRIL 2013 @immcnews Redaksi.immc@gmail.com www.immcnews.com
  3. 3. LATAR BELAKANG • Karut marut pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tahun 2013 ini menyedot perhatian publik yang luas. Di tengah persoalan pro-kontra akan UN, publik justru dikejutkan pada permasalahan teknis logistik dan distribusi soal UN yang mengakibatkan tertundanya pelaksanaan UN tingkat SMA di 11 Provinsi. Terkait isu UN ini, IMMC melakukan riset media yang dilakukan pada rentang waktu 1 Januari – 30 April 2013. Riset ini diharapkan dapat memberikan gambaran beragam perspektif tentang dinamika isu UN dari masa persiapan hingga pelaksanaan UN berlangsung.
  4. 4. METODOLOGI • Penelitian menggunakan metode purposive sampling pada media online nasional, yakni Kompas.com, Tempo.co, Okezone.com, Antaranews.co m, Detik.com, dan Metrotvnews.com. Proses pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 Januari-30 April 2013. • Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mengumpulkan, mengkategorikan dan menganalisa semua berita (content analysis) terkait dinamika UN.
  5. 5. GAMBARAN UMUM Media Jumlah Berita Kompas.com 116 Tempo.co 25 Okezone.com 85 Antaranews.com 208 Detik.com 203 Metrotvnews.com 112 Total 749
  6. 6. SHARE MEDIA Detik 203 Oke zone 85 Tempo.co.id 25 Metro Tv 112 Kompas.com 116 Antara 218 0 50 100 150 200 250 • Antara dan Detik merupakan media yang paling konsen mengawal isu Ujian Nasional.
  7. 7. COVERAGE DYNAMIC UJIAN NASIONAL 400 350 300 250 SMU 200 150 SMP 100 SD 50 0 Jan Feb Mar 1-10 Apr 11-20 Apr 21-30 Apr • Pemberitaan Ujian Nasional mengalami peningkatan yang signifikan pada periode 10-20 April 2013.
  8. 8. TEMUAN 1 # SHARE ON MEDIA • Media yang paling aktif mengikuti perkembangan UN adalah Antaranews.com. Hal ini didukung oleh jaringan infrastruktur media ini yang ada disetiap daerah. • Tempo menjadi media yang kurang aktif dalam mengikuti pemberitaan UN. • Intensitas pemberitaan UN mengalami peningkatan signifikan pada periode 10-20 April 2013 seiring dengan pelaksanaan UN tingkat SMA yang banyak mengalami permasalahan di daerah. • Pemberitaan UN SMP tidak terlalu banyak. Hal ini disebabkan karena permasalahan yang terjadi tidak seperti UN tingkat SMA
  9. 9. PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL Lancar 32% Bermasalah 68% N=544 • Media menganggap Ujian Nasional pada tahun ini bermasalah, yaitu sebesar 68%.
  10. 10. PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL DI TIAP JENJANG 300 252 250 200 150 Lancar 105 100 Bermasalah 48 43 50 0 SMU SMP • Pelaksanaan ujian di tingkat SMU dan SMP masih banyak permasalahan, meskipun secara perbandingan di tingkat SMP masih lebih baik.
  11. 11. TEMUAN 2 # PELAKSANAAN UN • 68 persen pemberitaan media menilai UN bermasalah. Hanya 32 persen yang menganggap lancar. Artinya secara keseluruhan, UN tahun 2013 mengalami masalah dan merata di setiap daerah. • Permasalahan yang paling banyak terjadi adalah di tingkat SMA. Sekitar 73 persen pemberitaan UN tingkat SMA adalah berita tentang permasalahan UN. Hanya 27 persen berita yang menyebutkan UN tidak bermasalah. • Sedangkan pemberitaan UN tingkat SMP masih cukup berimbang. Artinya pelaksanaan UN tingkat SMP relatif lebih baik dibandingkan UN tingkat SMA.
  12. 12. ISU PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL Persiapan Sekoalah & siswa 6% Anggaran 4% Evaluasi UN 14% Pelaksanaan UN Khusus 11% Kasus Unas 5% Pelanggaran 8% Logistik 22% Distribusi 24% Dampak Penundaan 6% • Isu permasalahan logistik dan distribusi logistik paling banyak diberitakan media.
  13. 13. ISU PELAKSAAN UJIAN DI TIAP JENJANG 180 160 140 120 100 80 SMU 60 SMP 40 SD 20 0 Logistik Distribusi Dampak Pelanggaran Kasus Unas Pelaksanaan Anggaran Persiapan Evaluasi UN Penundaan UN Khusus Sekoalah & siswa • Untuk tingkat SMP dan SMU, banyak diangkat isu mengenai persoalan distribusi dan logistik. • Sedangkan di tingkat SD masih seputar anggaran, persiapan dan beberapa evaluasi UN sebelumnya.
  14. 14. LOGISTIK UJIAN NASIONAL 70 60 50 40 SMU 30 SMP 20 10 0 Kualitas soal & L. J. buruk Jumlah Soal Kurang Proses molor di Percetakan L. J UN tdk dpt dipindai • Isu logistik yang paling banyak diangkat di media, baik di tingkat SMU dan SMP adalah mengenai jumlah soal yang kurang.
  15. 15. DISTRIBUSI UJIAN NASIONAL 140 120 100 80 SMU 60 SMP 40 20 0 Terlambat Salah kirim Daerah Terpencil tdk Terjangkau Bantuan TNI/Polri Utk Distribusi • Pendistribusian terlambat menjadi fokus utama dalam pendistribusian logistik UN, baik di tingkat SMU maupun SMP.
  16. 16. DAMPAK PENUNDAAN UJIAN NASIONAL 25 20 15 SMU 10 SMP 5 0 Siswa Drop mental Daerah menolak UN Siswa Kecewa • Penundaan ujian nasional di tingkat SMU berdampak pada siswa drop mental, daerah menolak dan siswa kecewa karena kurang sosialisasi dari sekolah. • Sedangkan di tingkat SMP berdampak pada drop mental pada siswa.
  17. 17. INDIKASI PELANGGARAN UJIAN NASIONAL 16 14 12 10 8 SMU 6 SMP 4 2 0 Soal Bocor tersebar Kunci Jawaban Kecurangan (JOKI, menyontek, dll) Sekolah Dongkrak nilai • Soal bocor dan tersebar kunci jawaban merupakan indikasi pelanggaran ujian nasional yang paling banyak di tingkat SMU dan SMP.
  18. 18. KASUS YANG MUNCUL DALAM UJIAN NASIONAL 8 7 6 5 4 SMU 3 SMP 2 1 0 Ditolak ikut ujuan Siswa Stres Bunuh diri Kesurupan Lainnya • Persoalan yang banyak muncul dari pelaksanaan UN di tingkat SMU adalah siswa stres.
  19. 19. PELAKSANAAN UN KHUSUS 30 25 20 15 SMU SMP 10 5 0 Siswi Hamil Siswa tersangkut hukum Sakit Tuna netra Susulan Lainnya • Pelaksanaan UN untuk siswa tersangkut hukum ternyata banyak menjadi sorotan media.
  20. 20. ANGGARAN UN 8 7 6 5 SMU 4 SMP 3 SD 2 1 0 kekurangan anggaran Keterlambatan pencairan Dugaan Korupsi • Keterlambatan pencairan banyak berdampak pada pelaksanaan UN di tingkat SMU dan SMP serta diprediksi untuk tingkat SD.
  21. 21. PERSIAPAN UJIAN NASIONAL OLEH SEKOLAH 18 16 14 12 10 SMU 8 SMP 6 SD 4 2 0 Try Out Doa Bersama Ritual lainnya • Sekolah di tingkat SMU dan SMP lebih banyak menyelenggarakan doa bersama. • Untuk tingkat SD lebih sering dilakukan try out.
  22. 22. HASIL EVALUASI UN 40 35 30 25 SMU 20 SMP 15 SD 10 5 0 UAN dihapus/ penolakan Pelaksana kurang baik Pelaksanaan baik • Untuk tingkat SMU dan SMP banyak pihak yang menyimpulkan pelaksanaan UN untuk tahun ini kurang baik. • Sedangkan tingkat SD banyak yang menyimpulkan bahwa UN di tingkat SD perlu dihapus.
  23. 23. TEMUAN 3 # ISU • Isu utama yang menjadi permasalahan dalam pelaksanaan UN adalah soal distribusi dan logistik. • Pemerintah dianggap gagal dalam menyiapkan logistik UN seperti lembar soal dan jawaban yang kurang, proses pencetakan yang molor dan buruknya kualitas kertas jawaban UN. • Pemerintah juga dianggap tidak siap dalam proses ditribusi soal ke daerahdaerah. Banyak daerah yang hingga hari H, tidak menerima kertas soal dan jawaban UN. • Keterlambatan pelaksanaan UN juga berdampak pada psikologi siswa. Hal ini terlihat dari banyaknya pemberitaan soal kekecewaan siswa terhadap tertundanya pelaksanaan UN. • Selain itu, pemberitaan media terkait UN menunjukkan adanya efek samping dari pelaksanaan UN, yaitu banyaknya siswa yang stress dalam menghadapi UN baik itu di tingkat SMA dan SMP. Banyaknya siswa yang stress disebabkan karena ketakutan tidak lulus dalam UN.
  24. 24. TEMUAN 3 # ISU • Selain itu, pemberitaan media terkait UN menunjukkan adanya efek samping dari pelaksanaan UN, yaitu banyaknya siswa yang stress dalam menghadapi UN baik itu di tingkat SMA dan SMP. Banyaknya siswa yang stress disebabkan karena ketakutan tidak lulus dalam UN. • Meski sebenarnya pihak sekolah sudah mempersiapkan mental siswasiswanya dalam menghadapi UN dengan melaksanakan berbagai pelatihan dan bahkan ritual-ritual tertentu seperti doa bersama dan lain-lain. • Publik juga khawatir terhadap akan adanya kebocoran soal akibat keterlambatan tertundanya pelaksanaan UN. Banyak pemberitaan terkait kebocoran soal ini memperlihatkan kekhawatiran publik tersebut. • Khusus untuk UN tingkat SD, isu utama yang menonjol adalah wacana penghapusan UN yang menimbulkan pro kontra di kalangan DPR, Pemerintah dan pengamat atau akademisi.
  25. 25. TONE KEMENDIKBUD Positif negatif Positif 6% 18% Negatif 37% Netral 39% • Meskipun banyak permasalahan, ternyata media masih melihat Kemendikbud bersifat netral. Meskipun apabila dibandingkan antara tone positif dan negatif masih banyak negatif.
  26. 26. TEMUAN 4 # TONE • Tone Pemberitaan UN di media masih bersifat netral. Meski perbandingan antara tone netral dan negatif sangat tipis. • Meski demikian, karena tone positifnya sangat sedikit, bisa dikatakan, media lebih cenderung menganggap pemerintah gagal dalam melaksanakan UN dengan tolak ukur banyaknya tone negatif. • Namun demikian, nampaknya banyaknya tone netral terkait pemberitaan UN memperlihatkan kesalahan dalam pelaksanaan UN tidak dialamatkan kepada pemerintah (Kemendikbud) semata, tapi juga kepada perusahaan pencetakan soal yang dianggap gagal dalam melaksanakan tender pencetakan naskah soal UN.
  27. 27. UJIAN NASIONAL DENGAN LANCAR DI PROPINSI 35 30 25 20 15 10 5 SMU SMP 0 • Jakarta dan Jabar merupakan daerah yang banyak menyelenggarakan UN dengan lancar.
  28. 28. UJIAN NASIONAL BERMASALAH DI PROPINSI 25 20 15 10 SMU SMP 5 0 • Kaltim sebagai derah paling banyak masalah dalam menyelenggarakan UN di tingkat SMU. • Jabar sebagai daerah yang paling banyak permasalahan di tingkat SMP.
  29. 29. TEMUAN 5 # UN DAERAH • DKI Jakarta dianggap cukup lancar menyelenggarakan Ujian Nasional baik tingkat SMA dan SMP. • Kalimantan Timur menjadi derah yang mengalami banyak masalah saat penyelenggaraan UN tingkat SMA. • Sedangkan Jawa Barat, meski cukup lancar dalam menyelenggarakan UN tingkat SMA, tapi mengalami banyak masalah tingkat SMP. • Masalah yang muncul dalam penyelenggaraan UN SMP di Jawa Barat adalah kurangnya naskah soal ujian di berbagai kabupaten/kota.
  30. 30. PRO DAN KONTRA UN Pro 30% Kontra 70% • Beberapa pihak yang mengevaluasi UN banyak yang berpendapat kontra atau menolak UN.
  31. 31. PIHAK YANG PRO DAN KONTRA 20 18 16 14 12 10 Pro 8 Kontra 6 4 2 0 DPR Pemerintah Pemprov/ Pemda Pengamat/ praktisi LSM Pelaksana Murid Masyarakat Lainnya • DPR sebagai pihak yang paling kontra dalam kebijakan Ujian Nasional. • Pemerintah sebagai pihak yang paling mendukung ujian nasional
  32. 32. ALASAN PRO UJIAN NASIONAL Lainnya standar masuk PT Sesuai standar kelulusan 0 2 4 6 8 10 12 14 • Alasan utama yang mendukung Ujian Nasional terus diadakan adalah karena sebagai standar kelulusan.
  33. 33. ALASAN KONTRA UJIAN NASIONAL Lainnya Disparitas fasilitas UN tidak efektif Mematikan kreativitas 0 5 10 15 20 25 30 35 40 • Alasan yang paling banyak dihembuskan adalah bahwa UN tidak efektif dan membebani siswa.
  34. 34. ALASAN TIAP PIHAK PRO UJIAN NASIONAL 16 14 12 10 Lainnya 8 standar masuk PT 6 Sesuai standar kelulusan 4 2 0 DPR Pemerintah Pemprov/ Pemda Pengamat/ praktisi LSM Pelaksana Murid Masyarakat Lainnya • Pemerintah sebagai pihak yang paling pro dengan Ujian Nasional dengan alasan utama sebagai dasar standar kelulusan.
  35. 35. ALASAN TIAP PIHAK KONTRA UJIAN NASIONAL 20 18 16 14 12 Lainnya 10 Disparitas fasilitas 8 UN tidak efektif 6 Mematikan kreativitas 4 2 0 DPR Pemerintah Pemprov/ Pemda Pengamat/ praktisi LSM Pelaksana Murid Masyarakat Lainnya • DPR ternyata pihak yang paling banyak menolak Ujian Nasional, mereka menganggap bahwa UN tidak efektif.
  36. 36. TEMUAN 6 # PRO KONTRA • Meski pelaksanaan UN sudah memasuki tahun ke–10, ternyata masih banyak pihak yang menolak dan meminta UN dihapuskan. 70 persen publik meminta UN dihapuskan. Hanya 30 persen yang meminta UN dipertahankan. • Pihak yang meminta UN dihapuskan adalah DPR, akademisi, pengamat, LSM, pemerintah provinsi, murid dan masyarakat umum. • Sedangkan pihak yang menginginkan UN dipertahankan adalah pemerintah (Kemendikbud, sebagian Pemprov dan pelaksana UN) • Alasan utama yang disampaikan oleh pihak yang menginginkan UN dihapuskan adalah UN tidak efektif dan membebani siswa. • Sementara pihak yang ingin mempertahankan UN memberikan alasan UN sebagai standar kelulusan siswa.
  37. 37. ISU KORUPSI ANGGARAN UN Kolusi Mark Up Proses penunjukan/ lelang 0 5 10 15 20 25 30 35 • Proses pelelangan merupakan hal yang paling banyak dicurigai terjadinya korupsi anggaran UN.
  38. 38. TINDAKAN KEMENDIKBUD TERKAIT PERMASALAHAN UN 30 25 20 15 10 5 0 Minta Maaf Menyalahkan pihak lain Melakukan investigasi Lainnya • Melakukan investigasi merupakan hal yang paling sering dilontarkan Kemendikbud untuk menanggapi permasalahan UN.
  39. 39. PIHAK YANG MELANGGAR UJIAN NASIONAL Sekolah Pengawas Murid 0 2 4 6 8 10 12 14 16 • Murid adalah pihak yang paling banyak melanggar aturan dalam pelaksanaan Ujian Nasional.
  40. 40. TEMUAN 7 # KORUPSI & PELANGGARAN • Isu korupsi yang paling banyak mencuat terkait pelaksanaan UN adalah terkait proses lelang pencetakan naskah soal UN yang banyak dianggap bermasalah. • Pelanggaran-pelanggaran dalam pelaksanaan UN seperti soal bocor ternyata lebih banyak dilakukan oleh siswa dan pihak sekolah. • Sementara, terkait banyak permasalahan UN, pemerintah berjanji akan melakukan audit dan meminta maaf kepada publik. Meski pemerintah juga tidak mau disalahkan sendiri. Mereka juga banyak melimpahkan kesalahan kepada pihak pencetakan.
  41. 41. KESIMPULAN 1 • Pemberitaan media terkait UN lebih didominasi berasal dari daerah-daerah yang mengalami masalah. Implikasi • Pemberitaan yang terkait penyelenggaraan UN yang cukup lancar tidak terpantau oleh media. Rekomendasi • Meski pelaksanaan UN mengalami masalah di berbagai daerah, media seharusnya juga memotret kondisi penyelenggaraan UN di daerah yang dianggap cukup lancar sehingga ada perimbangan informasi.
  42. 42. KESIMPULAN 2 • Permasalahan UN yang paling banyak terjadi pada sektor logistik dan distribusi. Implikasi • Keterlambatan distribusi dan kekurangan naskah soal menjadi penyebab tertundanya pelaksanaan UN. Rekomendasi • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai penyelenggara UN pada tahun depan harus mempersiapkan pada jauh-jauh hari baik itu proses pencetakan soal dan pendistribusian soal ke daerah.
  43. 43. KESIMPULAN 3 • Tertundanya pelaksanaan UN di berbagai daerah berdampak pada psikologi siswa. UN bahkan dianggap menyebabkan banyak siswa yang stress dalam menghadapi UN. Implikasi • Banyak siswa yang kecewa karena mereka mempersiapkan sejak lama tapi akhirnya UN ditunda. sudah Rekomendasi • Kemendikbud harus memperhatikan efek samping dari pelaksanaan UN bagi siswa, tidak hanya memikirkan soal bagaimana soal UN tidak bocor dan sebagainya.
  44. 44. KESIMPULAN 4 • Tone pemberitaan lebih banyak bersifat netral, meski tone negatif juga cukup banyak. Implikasi • Sedikitnya tone positif menunjukkan media menganggap gagal pelaksanaan UN, meski kesalahan tidak hanya dilimpahkan pada pemerintah semata, tapi juga kepada perusahaan pencetak soal. Rekomendasi • Pemerintah semestinya tidak melimpahkan kesalahan pada pihak pencetakan, tapi harus gentle mengakui kesalahan. Sikap ini bisa menjadi alat untuk meraih simpati publik terutama media.
  45. 45. KESIMPULAN 5 • Permasalahan UN tidak hanya terjadi di 11 provinsi yang pelaksanaannya ditunda, tapi juga merata hampir di seluruh daerah dengan masalah yang berbeda-beda. Implikasi • Pemerintah secara keseluruhan gagal dalam menyelenggarakan UN baik tingkat SMA dan SMP. Rekomendasi • Agar proses pencetakan dan distribusi bisa dilakukan lebih baik, sebaiknya pemerintah pusat mengembalikan ke daerah untuk urusan logistik dan distribusi naskah soal UN.
  46. 46. KESIMPULAN 6 • 70 persen pubik menilai UN tidak perlu dilanjutkan lagi. Implikasi • Pelaksanaan UN tidak lagi mendapatkan kepercayaan dari publik sehingga pemerintah wajib meninjau ulang pelaksanaan UN. Rekomendasi • Pemerintah sebaiknya menyerahkan evaluasi akhir sekolah kepada masing-masing sekolah atau daerah. Pemerintah pusat sebaiknya mengambil porsi dalam membangun infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia.
  47. 47. KESIMPULAN 7 • Pemerintah dianggap lalai dalam perusahaan percetakan soal ujian. melakukan penunjukan Implikasi • Perusahaan-perusahaan yang ditunjuk untuk mencetak naskah soal UN ternyata tidak sanggup menyelesaikan proses pencetakan soal sebagaimana target yang ditetapkan. Rekomendasi • Kemendikbud harus lebih terbuka dan transparan dalam proses tender pencetakan soal UN. Karena disinilah sumber masalahnya sehingga penyelenggaraan UN tertunda di berbagai daerah.

×