KERAGAMAN SISWA
INTELEGENSI
GAYA BELAJAR
KEPRIBADIAN
&
TEMPERAMEN
STATUS SOSIAL
EKONOMI
RASETNIK
BAHASA
AGAMA
BUDAYA
KERAGAMAN
SISWA
Anita E. Woolfolk
intelegensi meliputi tiga pengertian, yaitu
(1) kemampuan untuk belajar;
(2) keseluruhan pengetahuan ya...
 Howard Gardner
Kecerdasan:
1) Kemampuan memecahkan masalah yang
muncul dalam kehidupan nyata;
2) Kemampuan melahirkan ma...
 Santrock (2008)
Intelegensi (kecerdasan) adalah
keterampilan menyelesaikan masalah dan
kemampuan untuk beradaptasi dan b...
intelegensi (kecerdasan) adalah
kemampuan-kemampuan yang
dimiliki oleh setiap individu dalam
merespon dan menyesuaikan dir...
1) Teori “Two Factors” Charles Spearmen
Inteligensi meliputi:
 kemampuan umum yang diberi kode “G”
(general factors) : ka...
2) Teori “Primary Mental Abilities” Thurstone
Inteligensi merupakan penjelmaan dari kemampuan
primer, yaitu
(a) kemampuan ...
3) Teori “Multiple Intelligence”
Teori ini dikemukakan oleh J.P. Guilford dan Howard
Gardner
Guilford berpendapat bahwa in...
INTELEGEN
SITEORI-TEORI
INTELEGENSI
Howard Gardner membagi inteligensi dalam 8 jenis :
1) Tes Binet
 Konsep mental age (MA)
 Dikembangkan lagi oleh Stern yang dikenal IQ
INTELEGEN
SI
PENGUKURAN
INTELEGENSI
M...
INTELEGEN
SI
KLASIFIKASI IQ
Genius 140 ke atas
Sangat cerdas 130 – 139
Cerdas (superior) 120 – 129
Di atas rata-rata 110 –...
2) Skala Wechsler
INTELEGEN
SI
PENGUKURAN
INTELEGENSI
 Weshsler Pre school and Primary scale of
Intellegensi Revised (WPP...
KLASIFIKASI IQ
Very Superior 130 ke atas
Superior 120 –129
Bright Normal 110 –119
Average 90 – 109
Dull Normal 80 – 89
Bor...
Menurut Goleman, emotional intelligence terdiri dari empat
area:
1. Developing emotional awareness
Kemampuan memisahkan pe...
Kemampuan yang membuat seseorang
mampu melakukan integrasi kehidupannya
yang mencakup arti hidup, tujuan hidup dan
motivas...
Kriteria keberhasilan pendidikan/belajar tidak lagi
cukup hanya mengarah (didasarkan) kepada aspek
kognitif (kecerdasan i...
Gaya belajar seseorang adalah cara yang
paling mudah sebuah informasi masuk ke
dalam otak orang tersebut
Gaya mengajar ada...
3 Gaya Belajar
(Bobbi DePorter dan Mike Hernacki (2007)
1. Visual
2. Auditori
3. Kinestetik (V-A-K).
GAYA BELAJAR DAN BERP...
Jika diberikan strategi mengajar yang
sesuai dengan gaya belajarnya, siswa
dapat berkembang dengan lebih baik
Ukuran keb...
pemikiran, emosi dan perilaku tertentu yang
menjadi ciri dari seseorang menghadapi
dunianya
KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN
DEFIN...
KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN
DEFINISI
TEMPERAMEN
gaya perilaku seseorang dan cara khasnya dalam
memberi tanggapan atau respons...
 Guru harus dapat mendalami dan memahami
keanekaragaman karakteristik kepribadian muridnya
agar kegiatan pembelajaran men...
Kultur : Pola perilaku, keyakinan dan semua produk dari kelompok
orang tertentu yang diturunkan dari generasi ke generasi ...
Kelompok orang berdasarkan karakteristik
ekonomi, individual dan pekerjaannya
STATUS SOSIOEKONOMI
Kelas sosial menunjukkan...
Implikasi : Guru yang baik dan
profesional harus memiliki
kemampuan untuk mempelajari
bahasa lokal di mana dia mengabdi.
B...
Pengaruh : Ketidakadilan gender di ruang
kelas atau yang dikenal dengan bias jender
dalam pembelajaran (pendidikan) sangat...
Definisi : konsep tentang pendidikan yang memperlakukan sama
terhadap siswa dengan perbedaan latar belakang, baik ras, etn...
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL
1.Dimensi integrasi isi/materi (content integration)
2.Dimensi konstruksi pengetahuan (knowledge
...
IMPLIKASI DALAM PENDIDIKAN
INTELEGENSI
GAYA BELAJAR
KEPRIBADIAN
&
TEMPERAMEN
STATUS SOSIAL
EKONOMI
RASETNIK
BAHASA
AGAMA
B...
JAZAKUMULLAH KHAIRAN KATSIRAN
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Keragaman siswa

3,756 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,756
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
77
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN
  • Keragaman siswa

    1. 1. KERAGAMAN SISWA
    2. 2. INTELEGENSI GAYA BELAJAR KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN STATUS SOSIAL EKONOMI RASETNIK BAHASA AGAMA BUDAYA KERAGAMAN SISWA
    3. 3. Anita E. Woolfolk intelegensi meliputi tiga pengertian, yaitu (1) kemampuan untuk belajar; (2) keseluruhan pengetahuan yang diperoleh; (3) kemampuan untuk beradaptasi secara berhasil dengan situasi baru atau lingkungan pada umumnya INTELEGENSI DEFINISI
    4. 4.  Howard Gardner Kecerdasan: 1) Kemampuan memecahkan masalah yang muncul dalam kehidupan nyata; 2) Kemampuan melahirkan masalah baru untuk dipecahkan.; 3) Kemampuan menyiapkan atau menawarkan suatu layanan yang bermakna dalam kehidupan kultur tertentu. INTELEGEN SI DEFINISI
    5. 5.  Santrock (2008) Intelegensi (kecerdasan) adalah keterampilan menyelesaikan masalah dan kemampuan untuk beradaptasi dan belajar dari pengalaman hidup sehari-hari INTELEGEN SI DEFINISI
    6. 6. intelegensi (kecerdasan) adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh setiap individu dalam merespon dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, serta tingkat produktifitas dan kreatifitas dalam memecahkan persoalan yang dihadapi. INTELEGEN SI DEFINISI
    7. 7. 1) Teori “Two Factors” Charles Spearmen Inteligensi meliputi:  kemampuan umum yang diberi kode “G” (general factors) : kapasitas intelegensi yang dibawa sejak lahir & mempengaruhi seluruh kemampuan individu  kemampuan khusus yang diberi kode “S” (specific factors). INTELEGEN SI TEORI-TEORI INTELEGENSI
    8. 8. 2) Teori “Primary Mental Abilities” Thurstone Inteligensi merupakan penjelmaan dari kemampuan primer, yaitu (a) kemampuan berbahasa: verbal comprehension; (b) kemampuan mengingat: memory; (c) kemampuan nalar atau berpikir logis:reasoning; (d) kemampuan tilikan ruang; spatial factor; (e) Kemampuan bilangan: numerical abilty; (f) kemampuan menggunakan kata-kata: word fluency; dan (g) kemampuan mengamati dengan cepat dan cermat: perceptual speed. INTELEGEN SITEORI-TEORI INTELEGENSI
    9. 9. 3) Teori “Multiple Intelligence” Teori ini dikemukakan oleh J.P. Guilford dan Howard Gardner Guilford berpendapat bahwa inteligensi itu dapat dilihat dari tiga kategori dasar atau “faces of intellect”, yaitu sebagai berikut: a. Operasi Mental (Proses Berpikir) b. Content (Isi yang Dipikirkan) c. Product (Hasil Berpikir) INTELEGEN SITEORI-TEORI INTELEGENSI
    10. 10. INTELEGEN SITEORI-TEORI INTELEGENSI Howard Gardner membagi inteligensi dalam 8 jenis :
    11. 11. 1) Tes Binet  Konsep mental age (MA)  Dikembangkan lagi oleh Stern yang dikenal IQ INTELEGEN SI PENGUKURAN INTELEGENSI MA IQ = X 100 CA MA = Mental Age, usia mental: tingkat kemampuan mental seseorang. CA = Cronological Age, usia kronologis: umur berdasarkan hitungan waktu (kalender).
    12. 12. INTELEGEN SI KLASIFIKASI IQ Genius 140 ke atas Sangat cerdas 130 – 139 Cerdas (superior) 120 – 129 Di atas rata-rata 110 – 119 Rata-rata 90 – 109 Di bawah rata-rata 80 – 89 Garis Batas (bodoh) 70 – 79 Moron (lemah pikir) 50 – 69 Klasifikasi IQ menurut Binet:
    13. 13. 2) Skala Wechsler INTELEGEN SI PENGUKURAN INTELEGENSI  Weshsler Pre school and Primary scale of Intellegensi Revised (WPPSI-R) untuk menguji anak usia 4-6,5 tahun  Weshsler Intellegensi Scale for Children- Revised (WISC-R) untuk anak dan remaja dari usia 6-16 tahun  Weshsler Adult Intellegensi Scale-Revised (WAIS-R) untuk orang dewasa.
    14. 14. KLASIFIKASI IQ Very Superior 130 ke atas Superior 120 –129 Bright Normal 110 –119 Average 90 – 109 Dull Normal 80 – 89 Borderline 70 –79 Mental Deffective 69 ke bawah INTELEGEN SI Klasifikasi IQ menurut Wechsler:
    15. 15. Menurut Goleman, emotional intelligence terdiri dari empat area: 1. Developing emotional awareness Kemampuan memisahkan perasaan dari tindakan. 2. Managing emotions Kemampuan mengendalikan amarah. 3. Reading emotions Memahami perspektif orang lain. 4. Handling relationships Kemampuan memecahkan problem hubungan. INTELEGEN SI EMOTIONAL INTELLIGENCE
    16. 16. Kemampuan yang membuat seseorang mampu melakukan integrasi kehidupannya yang mencakup arti hidup, tujuan hidup dan motivasi untuk hidup (Zohar dan Marshall, 1997) INTELEGEN SI SPIRITUAL INTELLIGENCE
    17. 17. Kriteria keberhasilan pendidikan/belajar tidak lagi cukup hanya mengarah (didasarkan) kepada aspek kognitif (kecerdasan intelektual) Pendidikan harus memberi peluang yang seimbang untuk mengembangkan berbagai potensi kecerdasan. Nilai, keberhargaan, martabat sesorang tidak lagi hanya didasarkan pada kecerdasan intelektual. (Asep Supena) INTELEGEN SI IMPLIKASI INTELEGENSI DALAM PENDIDIKAN
    18. 18. Gaya belajar seseorang adalah cara yang paling mudah sebuah informasi masuk ke dalam otak orang tersebut Gaya mengajar adalah strategi transfer informasi yang diberikan oleh guru kepada siswanya. GAYA BELAJAR DAN BERPIKIR DEFINISI
    19. 19. 3 Gaya Belajar (Bobbi DePorter dan Mike Hernacki (2007) 1. Visual 2. Auditori 3. Kinestetik (V-A-K). GAYA BELAJAR DAN BERPIKIR JENIS
    20. 20. Jika diberikan strategi mengajar yang sesuai dengan gaya belajarnya, siswa dapat berkembang dengan lebih baik Ukuran keberhasilan paling penting adalah jika anak bisa menangkap informasi yang kita sampaikan dan menikmati aktivitas belajarnya. GAYA BELAJAR DAN BERPIKIR IMPLIKASI
    21. 21. pemikiran, emosi dan perilaku tertentu yang menjadi ciri dari seseorang menghadapi dunianya KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN DEFINISI KEPRIBADIAN  openness (keterbukaan terhadap pengalaman),  conscientiousness (kepatuhan),  extraversion (keterbukaan terhadap orang lain),  agreebleness (kepekaan nurani),  neoroticism (stabilitas emosional). FAKTOR KEPRIBADIAN
    22. 22. KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN DEFINISI TEMPERAMEN gaya perilaku seseorang dan cara khasnya dalam memberi tanggapan atau respons. Chees dan Thomas  anak mudah (easy child)  anak sulit (difficut child)  anak lambat bersikap hangat (slow-to-warm-up child) Rothbard dan Bates (1)sikap dan pendekatan positif (2)sikap dan pendekatan negatif (3)usaha kontrol atau pengaturan diri. JENIS TEMPERAMEN
    23. 23.  Guru harus dapat mendalami dan memahami keanekaragaman karakteristik kepribadian muridnya agar kegiatan pembelajaran menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan walau dijalankan dalam situasi yang beragam  Beberapa strategi yang berhubungan dengan temperamen murid, yakni memberi perhatian dan penghargaan pada individualitas, memperhatikan struktur lingkungan murid, dan waspada terhadap problem yang dapat muncul apabila memberi cap sulit bagi seorang anak KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN IMPLIKASI DALAM PENDIDIKAN
    24. 24. Kultur : Pola perilaku, keyakinan dan semua produk dari kelompok orang tertentu yang diturunkan dari generasi ke generasi lainnya Etnisitas : Pola umum karakteristik seperti warisan kultural, nasionalitas, ras, agama dan bahasa KULTUR & ETNIS DEFINISI Kultur sangat mempengaruhi pengajaran dan pembelajaran. Banyak aspek budaya mempunyai andil bagi identitas dan konsep diri pelajar dan mempengaruhi keyakinan dan nilai, sikap dan harapan, hubungan sosial, penggunaan bahasa, dan perilaku lain pelajar PENGARUH
    25. 25. Kelompok orang berdasarkan karakteristik ekonomi, individual dan pekerjaannya STATUS SOSIOEKONOMI Kelas sosial menunjukkan lebih dari sekedar tingkat penghasilan dan pendidikan, Bersama kelas sosial terdapat seperangkat perilaku, harapan, dan sikap yang ditemukan dimana-mana, yang saling bersinggungan dengan dan dipengaruhi oleh faktor-faktor budaya lainnya. Asal kelas sosial siswa mempunyai efek yang sangat besar terhadap sikap dan perilaku di sekolah. PENGARUH DEFINISI
    26. 26. Implikasi : Guru yang baik dan profesional harus memiliki kemampuan untuk mempelajari bahasa lokal di mana dia mengabdi. BAHASA
    27. 27. Pengaruh : Ketidakadilan gender di ruang kelas atau yang dikenal dengan bias jender dalam pembelajaran (pendidikan) sangat memengaruhi pilihan dan pencapaian siswa dalam belajar. Pendidikan harus mengedepankan pendidikan berperspektif kesetaraan gender. GENDER
    28. 28. Definisi : konsep tentang pendidikan yang memperlakukan sama terhadap siswa dengan perbedaan latar belakang, baik ras, etnik, budaya, bahasa, kelas sosial, agama dan lainnya Tugas Guru : mengelola ketrampilan mengajarnya untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam menghargai keberbedaan dalam kelas. Tiga asumsi, yaitu : (Richard Race) 1. perbedaan budaya adalah sesuatu yang positif, memperkaya pengalaman. Maka, program pendidikan multikultural mempunyai tanggungjawab untuk merefleksikan perbedaan latar belakang siswa dalam kurikulum 2. pendidikan multikultural adalah untuk semua siswa,, pendidikan multikultural harus disediakan di sekolah-sekolah dan bukan hanya pada sekolah dengan populasi minoritas yang tinggi. 3. realisasi multikultural yaitu, “mengajar adalah pertemuan lintas budaya”. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL
    29. 29. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL 1.Dimensi integrasi isi/materi (content integration) 2.Dimensi konstruksi pengetahuan (knowledge construction 3.Dimensi pengurangan prasangka (prejudice ruduction). 4.Dimensi pendidikan yang sama/adil (equity pedagogy). 5.Dimensi pemberdayaan budaya sekolah dan struktur sosial (empowering school culture and social structure). DIMENSI
    30. 30. IMPLIKASI DALAM PENDIDIKAN INTELEGENSI GAYA BELAJAR KEPRIBADIAN & TEMPERAMEN STATUS SOSIAL EKONOMI RASETNIK BAHASA AGAMA BUDAYA Metode Pembelajaran Materi Terintegrasi Evaluasi Pembelajaran MENGAKOMODIR SEMUA LATAR BELAKANG SISWA
    31. 31. JAZAKUMULLAH KHAIRAN KATSIRAN

    ×