Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

02. apa itu annealing

2,636 views

Published on

Terima Kasih Sudah Mau Berkunjung dan Membaca Artikel Yang Kami Share ini.
Semoga Bermanfaat.

Layanan Informasi Kami.
Facebook : teacher@aprinr.id.ai
E-Mail : Hiroapriito@outlook.com
YouTube : https://www.youtube.com/channel/UCFzllPihZiwrHwyjPd6KwIw || HAI TV

Published in: Automotive
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

02. apa itu annealing

  1. 1. Apa Itu Annealing ? Hiro Ito Team
  2. 2. Apa Itu Anneling ? Annealing adalah sebuah bahasa Peristilahan atau Glossary yang artinya merupakan Pelunakan. Yang dimaksudkan adalah proses pemanasan material sampai temperatur austenit lalu ditahan beberapa waktu dan kemudian pendinginannya dilakukan secara perlahan - lahan, didalam sebuah tungku.
  3. 3. Menurunkan kekerasan. Memperbaiki sifat suatu mekanik. Memperbaiki, mampu mesin dan mampu bentuk. Menghilangkan tegangan sisa. Menghilangkan terjadinya retak panas. Menghilangkan Tegangan dalam dan menyiapkan struktur baja untuk Proses Perlakuan panas. Memperhalus ukuran butir. Menurunkan ketidak homogenan struktur. Di tinjau dari segi Keuntungannya adalah :
  4. 4. Di Proses Anil atau Annealing ini tidak dimaksudkan sebagai memperbaiki sifat mekanik baja perlintik dan baja perkakas. Berikut ini Pembahasan beberapa Tipe yang diterapkan untuk mencapai sifat - sifat tertentu pada Proses Anil atau Annealing.
  5. 5. Full proses Annealing oven and forge machine Source : YouTube https://www.youtube.com/watch?v=Utx7xSsMS8g
  6. 6. Full Annealing Full Annealing terdiri atas austenisasi dari baja yang bersangkutan diikuti dengan pendinginan yang lambat di dalam dapur. Temperature yang dipilih untuk austenisasi tergantung pada sebuah karbon dari baja yang dimaksudkan. Full Annealing pada baja hipoeutektoid yang dilakukan pada temperature austenisasi berkisar 50 Derajat Celcius. diatas garis A3 sedangkan pada baja hipereutektoid dilaksanakan dengan cara memanaskan baja yang dimaksudkan di atas A1. Full Annealing akan mampu memperbaiki mesin dan juga mampu menaikkan keuatan akibat butir - butirnya menjadi halus.
  7. 7. Spheroidizing files Source : YouTube https://www.youtube.com/watch?v=nIrgLl9svg0
  8. 8. Spheroidized Annealing Dikerjakan dengan cara memanaskan baja sedikit diatas ataupun dibawah temperatur kritik A1 (Lihat Gambar disamping ini) lalu, didiamkan pada temperatur yang dimaksudkan, dalam jangka waktu tertentu kemudian diikuti dengan pendinginan yang lambat. Tujuan dari Spheroidized annealing adalah untuk memperbaiki mampu mesin dan memperbaiki mampu bentuk.
  9. 9. Isotermal Source : YouTube https://www.youtube.com/watch?v=7doEaDtJtFs
  10. 10. Isothermal Annealing Berasal dari diagram TTT dan dikembangkan. Pada jenis proses inilah dimanfaatkannya sebagai pelunakkan baja-baja sebelum dilakukan proses menuju permesinan. Proses ini terdiri dari austenisasi pada temperatur annealing (Full annealing) kemudian diikuti dengan pendinginan yang relatif cepat sampai ke temperatur 50 sampai dengan 60 Derajat Celcius dibawah garis A1 (menahan secara isothermal pada daerah perlit).
  11. 11. Proses Homogenisasi Proses ini dikerjakan pada rentang temperatur 800 sampai dengan 1200 Derajat Celcius. Proses difusi yang terjadi pada temperatur ini, akan menyeragamkan komposisi pada baja. Proses ini diterapkan pada ingot baja-baja paduan dimana pada saat membeku sesaat, lalu setelah proses penuangan, memiliki struktur yang tidak homogen. Seandainya ketidak homogenan tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, maka akan perlu diterapkan yang namanya proses homogenisasi atau "diffusional annealing". Proses homogenisasi dilakukan selama beberapa jam pada temperatur sekitar 850 -sampai dengan 1200 Derajat Celcius. Setelah itu, benda kerja didinginkan ke 800 Sampai dengan 850 Derajat Celcius, dan selanjutnya didinginkan diudara. Setelah proses ini, dapat juga dilakukan proses normal atau anil untuk memperhalus struktur over-heat. Perlakuan seperti ini hanya dilakukan untuk kasus-kasus yang khusus karena biaya prosesnya sangat tinggi.
  12. 12. Stress Relieving Satu proses perlakuan panas yang ditujukan untuk menghilangkan tegangan-tegangan yang ada di dalam benda kerja, memperkecil distorsi yang terjadi selama proses perlakuan panas dan, pada kasus-kasus tertentu, mencegah timbulnya retak. Proses ini terdiri dari memanaskan benda kerja sampai ke temperatur sedikit dibawah garis A1 dan menahannya untuk jangka waktu tertentu dan kemudian di dinginkan di dalam tungku sampai temperatur kamar. Proses ini tidak menimbulkan perubahan fasa kecuali rekristalisasi. Banyak faktor yang dapat menimbulkan timbulnya tegangan di dalam logam sebagai akibat dari proses pembuatan logam yang bersangkutan menjadi sebuah komponen. Beberapa dari faktor-faktor tersebut antara lain adalah : Pemesinan, Pembentukan, Perlakuan panas, Pengecoran, Pengelasan, dan lain-lain. Penghilangan tegangan sisa dari baja dilakukan dengan memanaskan baja tersebut pada temperatur sekitar 500 sampai dengan 700 Derajat Celcius, tergantung pada jenis baja yang diproses. Pada temperatur diatas temperatur yang dimaksudkan, baja hampir seutuhnya elastik dan menjadi ulet. Berdasarkan hal ini, tegangan sisa yang terjadi di dalam baja pada temperatur seperti itu akan sedikit demi sedikit dihilangkan melalui deformasi plastik setempat akibat adanya tegangan sisa tersebut.
  13. 13. SEE YOU AGAIN  Thanks To :  Google.  YouTube. http://www.beritahci.com/ and http://www.hai.tv/ teacher@aprinr.id.ai ( Facebook ), hiroapriito@outlook.com, gooohci24@gmail.com ( E-Mail ).

×