Hesti Mustika Sari2509100086Kapita Selekta - Kelas DJurusan Teknik IndustriInstitut Teknologi Sepuluh NopemberSurabaya
Outline Latar Belakang Permasalahan Tinjauan Pustaka     Pariwisata Jawa Timur     Biro Perjalanan Wisata     Paket ...
Latar Belakang   Industri wisata menjadi sektor yang diperhatikan diIndonesia, tidak lepas dari pengaruh dicanangkannyaVis...
Latar Belakang   Berdasarkan data dari Kementrian Pariwisata padatahun 2010, Provinsi Jawa Timur memiliki jumlah biroperja...
Latar BelakangJumlah Wisatawan yang Masuk Jawa Timur Tahun 2007-2010              (www.jatim.bps.go.id, 2011)
Permasalahan Jawa Timur memiliki potensi wisata, dengan beragam    daya tarik wisata di tiap daerah.   Kompleksitas kein...
Tinjauan PustakaDefinisi Pariwisata   Pariwisata merupakan suatu perjalanan dari suatutempat ke tempat yang lain dengan ma...
Tinjauan PustakaBiro Perjalanan Wisata Definisi : Perusahaan yang memiliki tujuan untuk  menyiapkan suatu perjalanan, ata...
Tinjauan PustakaPaket Wisata Suatu rencana perjalanan wisata yang direncanakan  dan diselenggarakan oleh biro perjalanan ...
Tinjauan PustakaPreferensi Konsumen   Preferensi konsumen adalah nilai-nilai yangdiperhatikan oleh konsumen dalam menentuk...
Tinjauan PustakaMulti Criteria Decision Making (MCDM)    Multi Criteria Decision Making (MCDM) adalahsuatu metoda pengambi...
Tinjauan PustakaTraveling salesman problem (TSP)    Traveling salesman problem (TSP) merupakanpersoalan optimasi terkait p...
Metodologi
Metodologi (lanjutan)
ReferensiArista, L. (2 Mei 2011). Aplikasi Metode ARIMA untuk Perkiraan Jumlah Wisatawan  Asing di Pulau Samosir Sumatera ...
ReferensiAnonim. (2011). Pengertian Kepariwisataan. Diakses 8 Januari 2013, dari Blog Kabar  Pendidikan:         http://ww...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Hesti MS 09-086 kapsel D

1,189 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,189
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hesti MS 09-086 kapsel D

  1. 1. Hesti Mustika Sari2509100086Kapita Selekta - Kelas DJurusan Teknik IndustriInstitut Teknologi Sepuluh NopemberSurabaya
  2. 2. Outline Latar Belakang Permasalahan Tinjauan Pustaka  Pariwisata Jawa Timur  Biro Perjalanan Wisata  Paket Wisata  Preferensi Customer  MCDM dan TSP Metodologi
  3. 3. Latar Belakang Industri wisata menjadi sektor yang diperhatikan diIndonesia, tidak lepas dari pengaruh dicanangkannyaVisit Indonesia Year pada tahun 2008. Dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,pada tahun 2010 sektor pariwisata berada di peringkatempat dalam hal penerimaan devisa bagi negara setelahkomoditas minyak dan gas bumi, minyak kelapa sawit,dan karet olahan, yaitu senilai 7.603,45 juta USD.
  4. 4. Latar Belakang Berdasarkan data dari Kementrian Pariwisata padatahun 2010, Provinsi Jawa Timur memiliki jumlah biroperjalanan wisata (BPW) yang terbanyak setelah Balidan DKI Jakarta. Hal tersebut menunjukkan banyaknya minatmasyarakat terhadap wisata. Sebagian masyarakat memilih menggunakan layananbiro perjalanan wisata untuk membantu mempermudahperjalanannya baik untuk tujuan bisnis atau berlibur.
  5. 5. Latar BelakangJumlah Wisatawan yang Masuk Jawa Timur Tahun 2007-2010 (www.jatim.bps.go.id, 2011)
  6. 6. Permasalahan Jawa Timur memiliki potensi wisata, dengan beragam daya tarik wisata di tiap daerah. Kompleksitas keinginan pelanggan sebagai calon wisatawan. Penawaran paket wisata menjadi solusi untuk simplifikasi alternatif wisata. Biro perjalanan wisata perlu menentukan paket wisata yang dapat memuaskan pelanggan tetapi tetap mempertimbangkan kepentingan bisnisnya. Preferensi pelanggan dalam pemilihan paket wisata.Bagaimana paket wisata Jawa Timur yang optimal pada Biro Perjalanan Wisata (PT. X) dengan kriteria jarak, waktu,biaya, serta preferensi customer dan ketentuan pihak travel agent yang meliputi aspek transportasi, akomodasi, dan waktu tur
  7. 7. Tinjauan PustakaDefinisi Pariwisata Pariwisata merupakan suatu perjalanan dari suatutempat ke tempat yang lain dengan maksud bukanuntuk mencari nafkah tetapi untuk bertamasya ataurekreasi yang dilakukan untuk sementara waktu. (Biara, 2011)Pariwisata Jawa Timur Jawa Timur merupakan salah provinsi dengan tujuan wisata yang potensial, hampir di setiap kabupaten atau kota memiliki daya tarik wisata masing-masing Provinsi Jawa Timur memiliki 763 obyek daya tarik wisata yang tersebar di 38 kabupaten atau kota.
  8. 8. Tinjauan PustakaBiro Perjalanan Wisata Definisi : Perusahaan yang memiliki tujuan untuk menyiapkan suatu perjalanan, atau dalam bahasa asingnya disebut trip atau travel, bagi seorang yang merencanakan akan mengadakannya. Fungsi : sebagai badan perantara antara wisatawan atau turis dengan badan atau organisasi lain yang terlibat dalam industri pariwisata, misalnya hotel, penyedia fasilitas sarana angkutan, restoran, institusi pemerintahan terkait perjalanan wisata, dan sebagainya. Umumnya menawarkan dua jenis layanan yaitu layanan penyediaan untuk keperluan travel dan keperluan tur.
  9. 9. Tinjauan PustakaPaket Wisata Suatu rencana perjalanan wisata yang direncanakan dan diselenggarakan oleh biro perjalanan wisata. Berisi rencana kegiatan atau acara beserta jadwalnya, tempat-tempat yang dikunjungi, penginapan, transportasi, dan konsumsi bagi wisatawan. Memiliki tanggung jawab dan resiko yang berbeda antara paket wisata satu dan lainnya. Memiliki harga tunggal yang mewakili keseluruhan komponen paket wisata yang terlibat.
  10. 10. Tinjauan PustakaPreferensi Konsumen Preferensi konsumen adalah nilai-nilai yangdiperhatikan oleh konsumen dalam menentukansebuah pilihan terbaik dari beragam pilihan produk,dengan membandingkan produk-produk tersebutterhadap keinginan atau harapan konsumen.
  11. 11. Tinjauan PustakaMulti Criteria Decision Making (MCDM) Multi Criteria Decision Making (MCDM) adalahsuatu metoda pengambilan keputusan untukmenentukan alternatif terbaik dari beberapa alternatifyang dibandingkan dengan pertimbangan beberapakriteria tertentu. (Kusumadewi, 2006) Secara garis besar MCDM dibagi menjadi dua jenisberdasarkan tujuannya, yaitu MADM dan MODM.
  12. 12. Tinjauan PustakaTraveling salesman problem (TSP) Traveling salesman problem (TSP) merupakanpersoalan optimasi terkait pengantaran atau perjalananyang dimulai dan berakhir di titik tertentu. Perjalanan dilakukan dengan mengunjungi beberapatitik tujuan dan masing-masing titik tujuan dikunjungisatu kali saja dalam satu kali perjalanan. Perhitungan optimasi bertujuan untuk meminimasijarak tempuh atau biaya yang diperlukan selamaperjalanan.
  13. 13. Metodologi
  14. 14. Metodologi (lanjutan)
  15. 15. ReferensiArista, L. (2 Mei 2011). Aplikasi Metode ARIMA untuk Perkiraan Jumlah Wisatawan Asing di Pulau Samosir Sumatera Utara Tahun 2011-2013 Berdasarkan Data Tahun 2005-2009.Hussey, J., & Hussey, R. (1997). Business Research, A Practical Guide for Undergraduate and Postgraduate Student. Macmillan.Kusumadewi, S. (2006). Fuzzy Multi-Attribute Decision Making. Yogyakarta: Graha Ilmu.Meliana, R. (2011, Maret 17). Penerapan Metode Topsis Pada Aplikasi Pendukung Keputusan Seleksi Penyaluran Kerja Dalam Bursa Alumni :Studi Kasus : Bursa Kerja Khusus Ariyanti Bandung.Sanjaya, S. (2010). Kajian Preferensi Pada Interior Kafe Dengan Open Seating Area Di Surabaya.Sudibyo. (2002). Perilaku Konsumen dan Keseimbangan Kebutuhan. Jakarta: Gramedia.Utomo, H. T., Pulungan, M. H., & Santoso, E. S. (n.d.). Minimasi Biaya Distribusi Tempe Dengan Menggunakan Metode Travelling Salesman Probelm (TSP). Jurnal Teknik Industri Pertanian , 1.Yoeti, O. A. (1987). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Surya Angkasa.
  16. 16. ReferensiAnonim. (2011). Pengertian Kepariwisataan. Diakses 8 Januari 2013, dari Blog Kabar Pendidikan: http://www.majalahpendidikan.com/2011/11/ pengertian- kepariwisataan.htmlBadan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (15 Maret 2012). E-book Statistik Daerah Provinsi Jawa Timur 2011. Diakses 25 Nopember 2012, dari BPS Provinsi Jawa Timur: http://jatim.bps.go.id/index.php/pelayanan-statistik/e-book-jatim/104-e- book-statistik-daerah-provinsi-jawa-timur-2011BPS Jatim. (2012, Nopember 5). Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Triwulan III Tahun 2012. Diakses 9 Januari 9 2013, dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur: http://jatim.bps.go.id/index.php/pelayanan-statistik/brs-jawa-timur/brs- pdrb-jatim/241-pertumbuhan-ekonomi-jawa-timur-triwulan-iii-tahun-2012-y-on- y-mencapai-724-persenKementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (10 Februari 2012). Ranking Devisa Pariwisata. Diakses 27 Nopember 2012, dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia: http://www.budpar.go.id/budpar/asp/ringkasan.asp?c=117Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (1 Maret 2012). Statistik Jasa Perjalanan. Diakses 27 Nopember 2012, dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia: http://www.budpar.go.id/budpar/asp/detil.asp?c=115&id=1432Sekretariat Negara Republik Indonesia. (2010). Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Diakses 8 Januari 2013, dari indonesia.go.id Portal Nasional Republik Indonesia: http://www.indonesia.go.id/in/pemerintah-daerah/provinsi-jawa- timur/pariwisata

×