Hendrik Sutopo L., Ketut Suwiyoga, AAN Jaya Kusuma

Bagian/SMF Obstetri dan Ginekologi
FK Universitas Udayana / RSUP Sangl...
Latar Belakang Masalah


Preeklamsi (PE) :
 Kehamilan Patologis
 Ditandai : Hipertensi & Proteinuria

 5 – 10% dari se...
Kejadian Preeklamsi di RSUP Sanglah Denpasar
%
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0

9.23

5.83

6.06

2002-2003

2004-2005

2009-2010

...
Latar Belakang Masalah..


Preeklamsi ~ “disease of theories”

Banyak penelitian dilakukan konsensus masih kurang
 Teor...
Patofisiologi Preeklamsi
Berdasarkan :
teori iskemia plasenta, radikal bebas, dan disfungsi endotel

• kegagalan remodelin...
Reaksi Oksidasi dan Pembersihannya

(Cindrova-Davies, 2009)

6
Pengukuran Lipid
Peroksidasi


Penelitian stress oksidatif–lipid peroksidasi pada PE 
kontroversi?



Biomarker yang um...
F2 Isoprostan


hasil peroksidasi asam arakhidonat
 free radical-catalyzed mechanism (non-enzimatik)



Marker lipid pe...


Tujuan Penelitian :
 Mengetahui peranan lipid peroksidasi melalui deteksi

kadar serum F2-IsoPs total pada PE.

9
Kerangka Konsep
Faktor Risiko :
Usia ibu
Usia kehamilan
Paritas
Kehamilan kembar
Diabetes melitus

F2 isoprostan

10
Hipotesis Penelitian
Risiko terjadinya PE pada kadar serum F2-IsoPs tinggi
lebih besar dibanding dengan kadar serum F2-Iso...
Alur Penelitian

Ibu hamil UK > 20 minggu Tunggal Hidup
di poliklinik atau IRD RS Sanglah Denpasar

Anamnesis
Pemeriksaa...
13
Distribusi Umur Ibu, Umur Kehamilan, dan Paritas
pada Kelompok Kasus dan Kontrol

Parameter

Kelompok
Kasus
Kontrol
(n=27)...
Kadar Serum F2-IsoPs
Parameter

Kelompok
Kasus
Kontrol
Rerata + SD

Kadar F2-IsoPs (pg/mL)



Rerata + SD

71,0 + 36,20

...
Risiko Preeklamsi Berdasarkan Kadar Serum F2IsoPs


dengan cut of point dari uji ROC = 46,15 pg/mL
 sensitivitas 80,5%; ...
17
Simpulan


Kadar serum F2-IsoPs pada PE lebih tinggi secara
bermakna dibandingkan pada kehamilan normal (p = 0,01).



R...
Saran


Dilakukan penelitian lebih lanjut dengan :
 pengukuran status antioksidan (tocopherol dan asam askorbat) &
fungs...
20
Tesis preeklampsia presentasi PIT
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tesis preeklampsia presentasi PIT

1,037 views

Published on

penelitian kasus kontrol membandingkan kadar isoprostan (suatu marker lipid peroksidasi) pada penderita preeklampsia dengan hamil normal.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,037
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
17
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • menggunakankadar F2-IsoPs untukmenentukandosisantioksidanmencegah PE ?
  • Tesis preeklampsia presentasi PIT

    1. 1. Hendrik Sutopo L., Ketut Suwiyoga, AAN Jaya Kusuma Bagian/SMF Obstetri dan Ginekologi FK Universitas Udayana / RSUP Sanglah Denpasar 1
    2. 2. Latar Belakang Masalah  Preeklamsi (PE) :  Kehamilan Patologis  Ditandai : Hipertensi & Proteinuria  5 – 10% dari seluruh kehamilan  Penyebab utama morbiditas & mortalitas  maternal & neonatal  Di Indonesia  3 besar penyebab kematian ibu 2
    3. 3. Kejadian Preeklamsi di RSUP Sanglah Denpasar % 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 0 9.23 5.83 6.06 2002-2003 2004-2005 2009-2010 3
    4. 4. Latar Belakang Masalah..  Preeklamsi ~ “disease of theories” Banyak penelitian dilakukan konsensus masih kurang  Teori populer :  iskemia plasenta, radikal bebas, dan disfungsi endotel  4
    5. 5. Patofisiologi Preeklamsi Berdasarkan : teori iskemia plasenta, radikal bebas, dan disfungsi endotel • kegagalan remodeling pembuluh darah • Suplai darah ke plasenta ↓ • Hipoksia Plasenta • Konsentrasi O2 intraplasental berfluktuasi • cedera Hypoxia-Reoxygenation (H/R) •  Radikal Bebas   Stress Oksidatif (Hung dan Bruton, 2006; Cindrova-Davies, 2009). 5
    6. 6. Reaksi Oksidasi dan Pembersihannya (Cindrova-Davies, 2009) 6
    7. 7. Pengukuran Lipid Peroksidasi  Penelitian stress oksidatif–lipid peroksidasi pada PE  kontroversi?  Biomarker yang umumnya digunakan, seperti MDA dan TBARS :  tidak spesifik  tidak akurat,  Sensitivitas-nya rendah,  banyak keterbatasannya,  kualitasnya jauh dibawah F2-IsoP (Block, 2002; Montuschi dkk, 2004; Milne dkk, 2005; Patrignani dan Tacconelli, 2005) 7
    8. 8. F2 Isoprostan  hasil peroksidasi asam arakhidonat  free radical-catalyzed mechanism (non-enzimatik)  Marker lipid peroksidasi terpilih saat ini  bersifat stabil, akurat, telah diakui secara klinis  penelitian F2-IsoPs pada PE masih sedikit (Cracowski, 2004; Dalle-Donne, 2006) 8
    9. 9.  Tujuan Penelitian :  Mengetahui peranan lipid peroksidasi melalui deteksi kadar serum F2-IsoPs total pada PE. 9
    10. 10. Kerangka Konsep Faktor Risiko : Usia ibu Usia kehamilan Paritas Kehamilan kembar Diabetes melitus F2 isoprostan 10
    11. 11. Hipotesis Penelitian Risiko terjadinya PE pada kadar serum F2-IsoPs tinggi lebih besar dibanding dengan kadar serum F2-IsoPs rendah. 11
    12. 12. Alur Penelitian Ibu hamil UK > 20 minggu Tunggal Hidup di poliklinik atau IRD RS Sanglah Denpasar Anamnesis Pemeriksaan fisik umum Pemeriksaan obstetri Pemeriksaan laboratorium Kriteria inklusi Kriteria eksklusi Preeklamsi (+) Preeklamsi (-) KASUS KONTROL (n=27) (n = 27) Kadar serum F2-IsoPs Kadar serum F2-IsoPs (Cut of point kurva ROC) (Cut of point kurva ROC) Tinggi Rendah Tinggi Rendah ) A N A L I S I S D A T A 12
    13. 13. 13
    14. 14. Distribusi Umur Ibu, Umur Kehamilan, dan Paritas pada Kelompok Kasus dan Kontrol Parameter Kelompok Kasus Kontrol (n=27) (n=27) Rerata + SD Rerata + SD Umur Ibu (tahun) 27,22 + 7,54 28,51 + 5,54 0,30 Umur Kehamilan (minggu) 37,22 + 3,49 38,37 + 1,64 0,37 Paritas 0,81 + 1,30 0,59 + 0,88 0,77 p Ketiga Karakteristik Sampel Penelitian  tidak berbeda bermakna antara kedua kelompok 14
    15. 15. Kadar Serum F2-IsoPs Parameter Kelompok Kasus Kontrol Rerata + SD Kadar F2-IsoPs (pg/mL)  Rerata + SD 71,0 + 36,20 42,6 + 17,07 p 0,01 Rerata kadar serum F2-IsoPs total kedua kelompok  berbeda bermakna (p = 0,01). 15
    16. 16. Risiko Preeklamsi Berdasarkan Kadar Serum F2IsoPs  dengan cut of point dari uji ROC = 46,15 pg/mL  sensitivitas 80,5%; spesifisitas 77,8%. Tabel Risiko Preeklamsi pada Kadar Serum F2-IsoPs Tinggi Preeklamsi Parameter F2-IsoPs (pg/mL)  Tinggi Rendah Tanpa Preeklamsi 21 7 6 20 RO IK 95% 10,0 2,86-34,92 p 0,01 kadar F2-IsoPs yang tinggi pada kehamilan memiliki risiko PE 10 kali lebih besar. 16
    17. 17. 17
    18. 18. Simpulan  Kadar serum F2-IsoPs pada PE lebih tinggi secara bermakna dibandingkan pada kehamilan normal (p = 0,01).  Rasio Odd terjadinya PE pada kadar serum F2-IsoPs tinggi adalah 10 kali lebih besar dibandingkan kehamilan dengan kadar serum F2-IsoPs rendah. 18
    19. 19. Saran  Dilakukan penelitian lebih lanjut dengan :  pengukuran status antioksidan (tocopherol dan asam askorbat) & fungsi ginjal sebelum pengambilan sampel  sample lebih besar  metode penelitian lain (kohort prospektif) 19
    20. 20. 20

    ×