Kelas xii bab i

10,337 views

Published on

Ringkasan materi PKn kelas XII Bab I

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,337
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,771
Actions
Shares
0
Downloads
353
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kelas xii bab i

  1. 1. KELAS XII BAB I PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
  2. 2. A. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka <ul><li>Ideologi adalah hasil refleksi manusia. Artinya, ideologi dan kenyataan hidup masyarakat yang antara keduanya terjadi hubungan dialektis sehingga berlangsung pengaruh timbal balik yang terwujud dalam interaksi </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, artinya keseluruhan ciri khas Indonesia yang membedakan bangsa Indonesia dari bangsa lain </li></ul><ul><li>Pancasila sebagai dasar negara, artinya : digunakan untuk mengatur pemerintahan dan penyelenggara negara </li></ul>
  4. 4. I. Makna Pancasila sebagai Ideologi Negara <ul><li>Hakikat dan Fungsi Ideologi </li></ul><ul><li>Ideologi Pancasila merupakan dasar negara yang berfungsi, baik dalam menggambarkan tujuan negara maupun dalam proses pencapaian tujuan negara </li></ul><ul><li>Tujuan negara terdapat di dalam Pembukaan UUD 1945 </li></ul>
  5. 5. Ideologi mempunyai beberapa fungsi : <ul><li>Struktur Kognitif : </li></ul><ul><li>yaitu keseluruhan pengetahuan yang dapat dijadikan landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia </li></ul><ul><li>Orientasi dasar yang membuka wawasan </li></ul><ul><li>Norma-norma yang menjadi pedoman </li></ul><ul><li>Bekal dan jalan bagi seseorang untuk menentukan identitasnya </li></ul><ul><li>Kekuatan yang mampu memberi semangat untuk mencapai tujuan </li></ul><ul><li>Pendidikan bagi seseorang atau masyarakat untuk memahami, menghayati tingkah laku dengan orientasi dan norma-norma </li></ul>
  6. 6. ULANGAN HARIAN 1 <ul><li>1. Berikan contoh :a. tahap terintegrasi </li></ul><ul><ul><li>b. disintegrasi </li></ul></ul><ul><li>2. Pancasila harus diletakkan dalam keutuhannya dengan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan dieksplorasikan dalam dimensi-dimensi sebagai berikut….., terangkan masing2 dimensinya. </li></ul><ul><li>3. a. Apa yang dimaksud dengan Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa? </li></ul><ul><ul><li>b. Apa yang dimaksud dengan Pancasila sebagai dasar negara </li></ul></ul><ul><li>4. a. Apa yang dimaksud dengan dimensi fleksibilitas? </li></ul><ul><ul><ul><li>Apa yang dimaksud dengan dimensi realitas ? </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>5. Tuliskan 3 fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bgs RI beserta masing-masing pengertiannya ! </li></ul></ul></ul>
  7. 7. b. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka , artinya Pancasila merupakan ideologi yang mampu mengeksplisitkan wawasannya secara lebih konkrit sehingga memiliki kemampuan memecahkan masalah – masalah baru. <ul><li>Terdapat beberapa dimensi yang menunjukkan ciri khas dalam ideologi Pancasila , yaitu sebagai berikut : </li></ul><ul><li>1. Dimensi Teologis </li></ul><ul><li>Hidup bergantung pada rahmat Tuhan YME dan usaha manusia </li></ul><ul><li>2. Dimensi Etis </li></ul><ul><li>Manusia mempunyai kedudukan sentral. Tingkah laku manusia disesuaikan dengan Pancasila. </li></ul><ul><li>Seluruh proses pembangunan diarahkan untuk mengangkat derajat manusia artinya pembangunan yang menusiawi harus mewujudkan keadilan </li></ul><ul><li>3. Dimensi Integral – Integratif </li></ul><ul><li>Menempatkan manusia dalam konteks struktur meliputi masyarakat dunia dan lingkungannya. Manusia merupakan makhluk jasmani dan rohani harus menyesuaikan dengan masyarakat dunia dengan berdasarkan Pancasila </li></ul>
  8. 8. Globalisasi ekonomi dampaknya: <ul><li>A. ancaman kebergantungan yang mempersulit usaha bangsa menuju kemandirian </li></ul><ul><li>B. Pemupukan modal di kalangan kelompok elit </li></ul><ul><li>Sehingga bangsa Indonesia mempunyai tantangan untuk memiliki cara hidup serta tingkat kehidupan yang wajar secara manusiawi dan adil </li></ul>
  9. 9. B. Pancasila sebagai Sumber Nilai <ul><li>Analisis Pancasila sebagai Sumber Nilai </li></ul><ul><li>a. Kedudukan Pancasila sebagai Sumber Nilai </li></ul><ul><li>Kedudukan dan relevansi Pancasila sebagai sumber nilai dan dasar negara, mengandung makna bahwa Pancasila harus diletakkan dalam keutuhannya dengan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan dieksplorasikan dalam dimensi-dimensi yang melekat sebagai berikut : </li></ul>
  10. 10. <ul><li>1. Dimensi Realitas </li></ul><ul><li>artinya nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus merupakan cerminan kondisi objektif yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. </li></ul><ul><li>2. Dimensi Idealitas </li></ul><ul><li>membangkitkan gairah dan optimisme para warga masyarakat guna melihat hari depan </li></ul><ul><li>Dimensi Fleksibilitas </li></ul><ul><li>Pancasila terbuka bagi hal-hal baru untuk memenuhi perkembangan zaman </li></ul>
  11. 11. TUGAS <ul><li>Carilah artikel di koran yang sesuai dengan dimensi-dimensi di atas, ringkaslah menjadi minimal 3 baris. Jangan lupa menuliskan sumbernya! </li></ul>
  12. 12. 2. Pancasila sebagai sumber nilai <ul><li>Pengertian Pancasila </li></ul><ul><li>Secara Etimologis </li></ul><ul><li>Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta ( India) yaitu Panca (lima), dan Syila artinya sila, alas atau dasar, sedangkan Syila (i) panjang artinya peraturan tingkah laku yang penting, baik, dan senonoh. Istilah Pancasila sudah ada sejak zaman Majapahit dalam buku Negarakertagama, karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular </li></ul>
  13. 13. 2. Secara Terminologi <ul><li>18 Agustus 1945, disahkan UUD RI yang di dalamnya memuat isi rumusan lima prinsip dasar negara yang diberi nama Pancasila. </li></ul><ul><li>Beberapa pandangan mengenai pengertian Pancasila, di antaranya sebagai berikut : </li></ul><ul><li>a. Ir. Soekarno : Pancasila falsafah bangsa Indonesia. </li></ul>
  14. 14. <ul><li>b. Panitia Lima </li></ul><ul><li>Pancasila adalah lima asas yang merupakan ideologi negara. Kelima sila itu merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain </li></ul><ul><li>c. Prof.Drs.Mr.Notonegoro </li></ul><ul><li>Pancasila merupakan dasar falsafah negara Indonesia. </li></ul>
  15. 15. <ul><li>d. Pada Lambang Negara RI “Garuda Pancasila” </li></ul><ul><li>Pancasila adalah dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. </li></ul>
  16. 16. Sifat Pancasila <ul><li>Sejarah diangkatnya Pancasila menunjukkan bahwa : </li></ul><ul><li>1. Pancasila itu adalah nama </li></ul><ul><li>2. Nama dan suatu falsafah </li></ul><ul><li>3. Pancasila bukan Soekarnoisme </li></ul><ul><li>4. Pancasila adalah falsafah bangsa Indonesia, falsafah negara Republik Indonesia </li></ul><ul><li>5. Sebagai falsafah negara </li></ul><ul><li>6. Setiap arti yang diberikan harus mempunyai syarat isi jiwa bangsa Indonesia </li></ul>
  17. 17. c. Rumusan Pancasila yang Sah <ul><li>Terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 yang telah disahkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945. Presiden RI telah mengeluarkan Instruksi No.12/1968 pada 13 April 1968. Dalam Intruksi tersebut ditegaskan tentang tata urutan (sistematika) dan rumusan Pancasila sebagai berikut : </li></ul>
  18. 18. <ul><li>1. KeTuhanan Yang Maha Esa </li></ul><ul><li>2. Kemanusiaan yang adil dan beradab </li></ul><ul><li>3. Persatuan Indonesia </li></ul><ul><li>4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /perwakilan </li></ul><ul><li>5. Kedilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia </li></ul>
  19. 19. d. Pancasila sebagai Dasar negara Republik Indonesia <ul><li>Fungsi pokok Pancasila sebagai dasar negara sesuai Pembukaan UUD 1945 berdasarkan Tap MPR No.III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Perundang-undangan. </li></ul><ul><li>Fungsi Pancasila : </li></ul><ul><li>1. Secara Yuridis ketatanegaraan : sebagai sumber dari segala sumber hukum dalam negara Republik Indonesia </li></ul><ul><li>2. Secara Sosiologis </li></ul><ul><li>berfungsi sebagai pengatur hidup kemasyarakatan </li></ul>
  20. 20. <ul><li>Pancasila yang bersifat etis dan filosofis </li></ul><ul><li>berfungsi sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara mencari kebenaran </li></ul>
  21. 21. e. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia <ul><li>Pancasila sebagai pandangan hidup, pegangan hidup ( way of life) artinya Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup atau perilaku dalam sehari-hari. </li></ul><ul><li>Fungsi Pancasila : </li></ul><ul><li>1. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia, Setiap volksgeist(jiwa rakyat/jiwa bangsa) Indonesia telah melaksanakan Pancasila. </li></ul>
  22. 22. <ul><li>2. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa </li></ul><ul><li>Ciri khas yang membedakan dengan dengan bangsa lain </li></ul><ul><li>3. Pancasila sebagai Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia </li></ul><ul><li>Pancasila disahkan bersama-sama dengan disahkannya UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945. </li></ul>
  23. 23. <ul><li>Pancasila sebagai cita-cita dan Tujuan Bangsa Indonesia </li></ul><ul><li>termuat dalam Pembukaan UUD 1945 </li></ul>
  24. 24. f. Pancasila sebagai paradigma Pembangunan <ul><li>Pembangunan nasional yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dewasa ini diartikan sebagai pengamalan Pancasila. </li></ul><ul><li>Semua perubahan sosial tersebut apabila dianalisis prosesnya akan melalui tahap-tahap sebagai berikut : </li></ul><ul><li>a. Tahap terintegrasi (tahap terorganisasi) </li></ul><ul><li>tahap sosial budaya di mana lembaga- lembaga termasuk lembaga politik, ekonomi, pemerintah, agama dan sosial berada di dalam keadaan yang selaras, serasi dan seimbang. </li></ul>
  25. 25. <ul><li>b. Tahap disintegrasi ( atau disorganisasi) </li></ul><ul><li>masyarakat mengalami situasi sosial- psikologi di mana orang sering tidak mengetahui nilai-nilai yang dianggap baik dan nilai-nilai yang dianggap tidak baik. </li></ul><ul><li>c. Tahap reintegrasi (atau reorganisasi) </li></ul><ul><li>masyarakat mencari jalan agar kehidupannya kembali ke dalam keadaan selaras, serasi dan seimbang. </li></ul>
  26. 26. C. Sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka <ul><li>Kehidupan manusia digerakkan oleh empat macam nilai dasar, yaitu nilai kebaikan, nilai kebenaran, nilai keindahan dan nilai ketuhanan. </li></ul><ul><li>Notonegoro nilai terdiri atas bagian: </li></ul><ul><li>a. nilai material (segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia) </li></ul><ul><li>b. nilai vital (segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan/aktivitas) </li></ul>
  27. 27. <ul><li>C. nilai kerohanian (segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia), dibedakan menjadi empat : </li></ul><ul><li>1. nilai kebenaran (nilai yang bersumber pada unsur akal manusia) </li></ul><ul><li>2. nilai keindahan (nilai yang bersumber pada rasa manusia) </li></ul><ul><li>3. nilai kebaikan atau nilai moral (nilai yang bersumber pada unsur kehendak manusia). </li></ul><ul><li>4. Nilai kegunaan atau nilai religius (nilai yang bersumber pada agama). </li></ul>
  28. 28. <ul><li>UJI KOMPETENSI </li></ul>

×