Modul apsi s1 2003 word vers

2,423 views

Published on

Modul Praktikum Analisis dan Perancangan Sistem Informasi (APSI) ^^

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,423
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
57
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Modul apsi s1 2003 word vers

  1. 1. LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Blok Pembangun SistemTujuan Mengenal Blok Pembangun SistemKasus 1Materi : Arsitektur sistem informasi berperan sebagai kerangka tingkat lebih tinggi untukmemahami pandangan-pandangan yang berbeda akan blok-blok pembangun mendaar sebuahsistem informasi. Secara mendasar, arsitektur sstem informasi menyediakan fondasi untukmengorganisasi berbagai macam komponen sistem informasi yang dikembangkan. Stakeholder
  2. 2. yang berbeda-beda memiliki perspektif dan pandangan yang berbeda pula. Pemilik sistem danpengguna sistem cenderung fokus ada 3 tujuan bisnis umum dari semua sistem informasi.Sedangkan desainer dan pembangun sistem cenderung lebih fokus pada teknologi yang dapatdigunakan oleh sistem informasi untuk meraih tujuan bisnis.Blok Pembangun Knowledge1. Pandangan Pemilik Sistem Pemilik sistem tertarik pada informasi yang dapat menambah pengetahuan bisnis baru. Pengetahuan dan informasi akan membantu manajer untuk membuat keputusan cerdas yang mendukung visi, tujuan dan sasaran perusahaan. Pengetahuan bisnis pada awalnya berbentuk daftar sederhana entitas-entitas bisnis dan aturan-aturan bisnis.2. Pandangan Pengguna Sistem Pengguna memiliki pengetahuan akan data yang akan mendeskripsikan bisnis. Mereka melihat data dalam hal bagaimana data disimpan dan bagaimana mereka berfikir data harus disimpan.3. Pandangan Desainer Sistem Desainer sistem lebih fokus pada teknologi database yang akan digunakan untuk mendukung pengetahuan bisnis. Pandangan desainer sistem terhadap knowledge terdiri dari struktur data, skema database, field, indeks dan komponen yang tergantung teknologi.4. Pandangan Pembangun Sistem Pembangun sistem adalah yang terdekat dengan teknologi sistem manajemen database aktual. Mereka mewakilkan data dalam bahasa-bahasa yang tepat dan pasti.Blok Pembangun Proses1. Pandangan Pemilik Sistem Pemilik sistem lebih tertarik pada kelompok proses tingkat tinggi yang disebut fungsi bisnis.2. Pandangan Pengguna Sistem Pengguna sistem fokus pada proses bisnis yang harus dilakukan untuk menyediakan respon yang sesuai dengan kejadian bisnis. Pengguna sistem menentukan proses bisnis dalam hal process requirement untuk sistem baru. Process requirement ini kadang didokumentasika dalam hal aktivitas, aliran data atau aliran kerja.3. Pandangan Desainer Sistem Dari pandangan pengguna sistem akan proses bisnis, desainer sistem akan menentukan proses mana yang akan diotomatisasi dan bagaimana cara tebaik untuk mengotomatisasi proses tersebut.4. Pandangan Pembangun Sistem Pembangun sistem mewakilkan proses dengan menggunakan bahasa-bahasa pemrograman komputer atau lingkungan pengembangan aplikasi.
  3. 3. Blok Pembangun Komunikasi1. Pandangan Pemilik Sistem Pada awal proyek, pemilik sistem harus menentukan : • Siapa (unit bisnis, karyawan, pelanggan dan partner bisnis) yang akan berinteraksi dengan sistem • Dimana letak unit bisnis, karyawan, pelanggan dan partnet bisnis tersebut • Apa sistem informasi lainnya yang harus berinteraksi dengan sistem yang ada Jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantu mendefinisikan lingkup komunikasi proyek pengembangan sistem informasi.2. Pandangan Pengguna Sistem Pandangan pengguna sistem terhadap komunikasi lebih dalam hal input dan output.3. Pandangan Desainer Sistem Desainer sistem harus memperhatikan desain teknis antarmuka pengguna dan komunikasi sistem ke sistem.4. Pandangan Pembangun Sistem Pembangun sistem akan mengkonstruksi, menginstal, menguji dan mngimplementasikan solusi antarmuka pengguana dan sistem ke sistem dengan menggunakan teknologi antarmuka.Soal :Pada perpustakaan X , terjadi kegiatan-kegiatan antara lain registrasi anggota, pengelolaanbuku, peminjaman buku, pengembalian buku dan pembuatan laporan. Pada proses registrasianggota, calon anggota akan melakukan pendaftaran dengan mengisi form pendaftaran. Formpendaftaran ini kemudian akan diproses sehingga data-data anggota akan tersimpan dan calonanggota akan memperoleh kartu keanggotaan sehingga ia dapat melakukan peminjaman buku.Anggota perpustakaan juga dapat melakukan pemesanan buku kepada petugas peminjaman.Petugas peminjaman akan melakukan pengecekan ketersediaan buku yang dipesan oleh anggotatersebut. Jika buku telah tersedia, anggota dapat melakukan proses peminjaman buku. Petugaspeminjaman akan mencatat data peminjaman buku tersebut. Saat anggota mengembalikan bukuyang telah dipinjam, petugas peminjaman akan memeriksa kembali data peminjaman buku.Petugas kemudian akan mencatat data-data pengembalian buku tersebut. Jika terdapat buku yangdipinjam oleh anggota mengalami kerusakan atau hilang maka petugas peminjaman akanmelaporkannya kepada petugas pengadaan. Petugas pengadaan ini kemudian akan mencaat data-data buku rusak dan buku hilang tersebut. Petugas pengadaan juga mencatat data buku-buku baruyang masuk perpustakaan. Setiap akhir bulan, pihak manajemen akan menerima laporan berupalaporan keuangan, laporan anggota dan laporan peminjaman buku. Sedangkan bagian keuanganhanya akan menerima laporan keuangan.Berdasarkan uraian di atas, buatlah analisis dari pandangan pemilik sistem dan pengguna sistemuntuk blok-blok pembangun Sistem Informasi tersebut.
  4. 4. Output:Analisa hasil praktikum:Nilai: Paraf Laboran:
  5. 5. LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Penemuan Fakta dengan Teknik WawancaraTujuan Melakukan penemuan fakta dengan teknik wawancaraKasus 1Materi :Terdapat 2 tipe wawancara, yaitu wawancara terstruktur dan tidak terstruktur. Pada wawanaraterstruktur, pewawancara mengajukan pertanyaan khusus yang didesain untuk mendapatkanjawaban khusus dari orang yang diwawancarai. Wawancara tersruktur mengarahkan close-endedquestion (pertanyaan tertutup) yang dirancang untuk memperoleh respon langsung dari orangdiwawancarai.Sedangkan wawancara tidak terstruktur ditandai dengan pertanyaan umum yang membolehkanorang yang diwawancarai untuk melakukan percakapan. Wawancara tidak terstruktur cenderungmengajukan open-ended question (pertanyaan terbuka) yang memberikan kebebasan kepadaorang yang diwawancarai untuk menjawabnya.Berikut adalah langkah-langkan dalam melakukan wawancara :1. Memilih orang yang diwawancarai Analis sistem harus mewawancarai pengguna akhir sistem informasi. Struktur organisasi akan membantu mengidentifikasi pengguna dan segala tanggung jawabnya. Sebelum wawancara, analis harus mempelajari sebanyak mungkin tentang individu yang akan diwawancarai agar wawancara dapat dipersiapkan sesuai dengan karakteristik individu. Analis harus membuat perjanjian dengan orang yang diwawancarai. Penting juga untuk memastikan lokasi wawancara mudah untuk dijangkau.2. Menyiapkan wawancara Persiapan adalah kunci kesuksesaan wawancara. Ketika membuat perjanjian, orang yang diwawancari harus diberitahu topik apa yang akan dibicarakan. Untuk menjamin wawancara sesuai dengan topik yang ditentukan, analis harus menyiapkan panduan wawancara. Panduan wawancara merupakan daftar pertanyaan spesifik pewawancara yang akan ditanyakan kepada orang yang diwawancarai. Panduan wawancara bisa juga berupa pertanyaan-pertanyaan pancingan yang akan diajukan jika jawaban dari pertanyaaan lain memerlukan jawaban tambahan. Berikut adalah tipe pertanyaan yang harus dihindari : • Pertanyaan-pertanyaan dengan muatan tertentu (loaded question) • Pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan (leading question) • Pertanyaan-pertanyaan berprasangka (biased question) Berikut adalah petunjuk tambahan untuk mengajukan pertanyaan : • Gunakan kalimat yang jelas dan singkat • Jangan memasukkan opini anda pada pertanyaan tertentu • Hindari pertanyaan-pertanyaan yang terlalu panjang atau terlalu kompleks • Hindari pertanyaan-pertanyaan bernada mengancam • Jangan gunakan kata kamu jika yang anda maksudkan adalah sekelompok orang
  6. 6. 3. Melaksanakan wawancara Wawancara terdiri dari 3 fase, yaitu pembukaan, isi dan kesimpulan. Pembukaan bertujuan untuk mempengaruhi atau memotivasi orang yang diwawancarai untuk berpartisipasi dan berkomunikasi dengan membangun suasana yang ideal. Pada fase isi, pewawancara harus benar-benar mendengarkan, mengamati orang yang diwawancarai dan mencatat jawaban baik verbal maupun nonverbal dari orang yang diwawancarai. Pewawancara harus menjaga agar wawancara tetap pada jalurnya. Dalam kesimpulan wawancara, pewawancara harus menunjukkan peghargaan dan memberikan jawaban terhadap semua pertanyaan yang diajukan oleh orang yang diwawancarai.4. Tindak lanjut wawancara Untuk membantu mempertahankan hubungan dan kepercayaan dengan orang yang diwawancarai, pewawancara harus memberikan memo yang merupakan ringkasan isi wawancara. Memo ini memberikan kesempatan bagi orang yang diwawancarai untuk mengklarifikasi adanya kemungkinan kesalahan interpretasi oleh pewawancara. Memo ini juga memberi kesempatan bagi orang diwawancarai untuk memberi keterangan tambahan atau kesalahan yang dibuat selama wawancara.Soal :Buatlah sebuah contoh panduan wawancara untuk analisis Sistem Informasi Perpustakaan !
  7. 7. Output :Analisa hasil praktikum:Nilai: Paraf Laboran:
  8. 8. LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Penemuan Kebutuhan dengan PIECES frameworkTujuan Menemukan Kebutuhan Non-Fungsional menggunakan PIECES frameworkKasus 1Materi :PIECES framework memberikan alat unggul untuk menggolongkan kebutuhan sistem.Keuntungan penggolongan berbagai tipe persyaratan adalah kemampuan untuk menggolongkanpersyaratan tersebut untuk tujuan pelaporan, pelacakan dan validasi. Pada dasarnya, tujuan danmanajemen kebutuhan adalah mengidentifikasi secara tepat kebutuhan pengetahuan, proses dankomunikasi bagi pengguna sistem baru. Dalam penentuan kebutuhan sistem sangat penting untukmengetahui criteria berikut :1. Consistent - kebutuhan tidak bertentangan atau ambigu2. Complete - kebutuhan menggambarkan semua input dan respon sistem yang mungkin muncul3. Feasible - kebutuhan dapat dipenuhi berdasarkan sumber daya dan batasan yang tersedia4. Required - kebutuhan benar-benar dibutuhkan dan memenuhi tujuan sistem5. Accurate - kebutuhan dinyatakan dengan benar6. Traceable - kebutuhan secara langsung memetakan fungsi dan fitur sistem7. Verifiable - kebutuhan didefinisikan sehingga dapat didemonstrasikan selama pengujian berlangsung.
  9. 9. Soal :Sistem Informasi Perpustakaan X masih bersifat manual yaitu dengan pencatatan langsung.Dalam pelaksanaannya, aktivitas berjalan begitu lama, dimana sistem ,manual masihmengandalkan pada pelaksanaan pencatatan yang lebih mengutamakan ketelitian danpengamatan yang tepat atau dapat dikatakan bahwa sistem pencatatan manual ini lebihmengedepankan suatu subjek manusia sebagai tumpuan utama dalam proses pelaksanaannya.Dengan demikian, apabila manusia sebagai pelaksana mengalami kesalahan maka akan berakibatatau menimbulkan ketidakefisienan dalam pelaksanaan kerja Beberapa kesalahan dalamperhitungan manual akan menuntut para pelaku dan bagian keuangan untuk mengecek denganteliti. Hal ini dapat mengakibatkan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membuat laporan.Selain itu, pencatatan yang bersifat manual ini juga membutuhkan waktu pemrosesan yang lebihlama sehingga dapat mengurangi kualitas pelayanan terhadap anggota. Pencatatan manual inijuga tidak dapat menjamin keamanan data dari orang -orang yang tidak bertanggung jawab.Berdasarkan uraian tersebut, buatlah analisis kebutuhan nonfungsional dengan menggunakan
  10. 10. PIECES framework !Output:Analisa hasil praktikum:Nilai: Paraf Laboran:
  11. 11. LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Entity Relational Diagram (ERD)Tujuan • Mengenal ERD • Mengidentifikasi entitas dan kardinalitas pada ERDKasus 1Materi :Entity Relational Diagram (ERD) adalah model data yang menggunakan beberapa notasi untukmenggambarkan data dalam konteks entitas dan hubungan yang dideskripsikan oleh datatersebut. Komponen-komponen Entity Relationship Diagram (ERD) adalah sebagai berikut:a. Entity Set Entity set merupakan simbol utama dari Entity Relationship Diagram dan sering disebut entitas. Entitas adalah kelompok orang, tempat, objek, kejadian atau konsep tentang apa yang kita perlukan untuk menangkap dan menyimpan data. Entitas diberi nama dengan kata benda. Attribute Secara umum attribute adalah sifat atau karakteristik deskriptif suatu entitas. Maksudnya attribute adalah suatu yang menjelaskan apa yang sebenarnya yang dimaksud dengan entity ataupun relationship.b. Relationship set Relationship adalah hubungan bisnis alamiah yang terjadi antar entitas. Relationship adalah hal yang sangat penting karena menunjukan hubungan yang terjadi antara entitas.c. Link Garis sebagai penghubung antara himpunan, relasi dan himpunan entitas dengan atributte.
  12. 12. Simbol KeteranganPersegi PanjangMenyatakanhimpunan entitasLingkaran /ElipsMenyatakan atribut( atribut yangberfungsi sebagai keydigarisbawahi)Belah KetupatMenyatakanhimpunan relasiGarisSebagai penghubungantara himpunanrelasi denganhimpunan entitas danhimpunan entitasdengan atributnya
  13. 13. Soal :Pada perpustakaan X , terjadi kegiatan-kegiatan antara lain registrasi anggota, pengelolaanbuku, peminjaman buku, pengembalian buku dan pembuatan laporan. Pada proses registrasianggota, calon anggota akan melakukan pendaftaran dengan mengisi form pendaftaran. Formpendaftaran ini kemudian akan diproses sehingga data-data anggota akan tersimpan dan calonanggota akan memperoleh kartu keanggotaan sehingga ia dapat melakukan peminjaman buku.Anggota perpustakaan juga dapat melakukan pemesanan buku kepada petugas peminjaman.Petugas peminjaman akan melakukan pengecekan ketersediaan buku yang dipesan oleh anggotatersebut. Jika buku telah tersedia, anggota dapat melakukan proses peminjaman buku. Petugaspeminjaman akan mencatat data peminjaman buku tersebut. Saat anggota mengembalikan bukuyang telah dipinjam, petugas peminjaman akan memeriksa kembali data peminjaman buku.Petugas kemudian akan mencatat data-data pengembalian buku tersebut. Jika terdapat buku yangdipinjam oleh anggota mengalami kerusakan atau hilang maka petugas peminjaman akanmelaporkannya kepada petugas pengadaan. Petugas pengadaan ini kemudian akan mencaat data-data buku rusak dan buku hilang tersebut. Petugas pengadaan juga mencatat data buku-buku baruyang masuk perpustakaan. Setiap akhir bulan, pihak manajemen akan menerima laporan berupalaporan keuangan, laporan anggota dan laporan peminjaman buku. Sedangkan bagian keuanganhanya akan menerima laporan keuangan.Berdasarkan uraian tersebut, definisikan :• Entitas yang terlibat dalam Sistem Informasi Perpustakaan• Hubungan antar entitas tersebut serta kardinalitasnyaOutput:Analisa hasil praktikum:
  14. 14. Nilai: Paraf Laboran:LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Entity Relational Diagram (ERD)Tujuan Mampu membuat ERD dengan menggunakan Power DesignerKasus 1Soal :Berdasarkan hasil analisis sebelumnya, gambarkan bentuk Entity Relational Diagram (ERD)untuk Sistem Informasi Perpustakaan !Output:Analisa hasil praktikum:
  15. 15. Nilai: Paraf Laboran:LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Data Flow Diagram (DFD)Tujuan • Mengenal DFD • Mengidentifikasi Entitas, arus data, proses dan data store dalam sebuah sistemKasus 1Materi :Data flow diagram (DFD) adalah alat yang menggambarkan aliran data melalui sistem dan kerjaatau pengolahan yang dilakukan oleh sistem tersebut. Beberapa simbol digunakan dalam DataFlow Diagram untuk maksud mewakili :a. Eksternal entity (kesatuan luar) dan boundary (batasan sistem) Kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak, kesatuan luar merupakan suatu lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, unit organisasi, sistem atau organisasi lainnya yang berada dilingkungan luar yang berinteraksi dengan sistem.b. Data flow (arus data) Arus data di Data Flow Diagram di beri suatu panah. Arus data ini menunjukan input data ke proses ata output data dari proses. Arus data juga digunakan untuk menunjukkan pembuatan, pembacaan, penghapusan atau pembaruan data dalam file atau database (data store).c. Process (proses) Proses dilambangkan dengan simbol lingkaran atau simbol empat persegi panjang tegak dengan sudut-sudutnya tumpul. Proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh sistem sebagai respon terhadap aliran data masuk atau kondisi.d. Data store (Penyimpan data) Data store adalah penyimpanan data yang ditujukan untk penggunaan lainnya. Sinonim dari data store adalah file dan database. Data store dapat disimbolkan dengan sepanjang garis horizontal paralel yang tertutup disalah satu ujungnya.Soal :Pada perpustakaan X , terjadi kegiatan-kegiatan antara lain registrasi anggota, pengelolaan
  16. 16. buku, peminjaman buku, pengembalian buku dan pembuatan laporan. Pada proses registrasianggota, calon anggota akan melakukan pendaftaran dengan mengisi form pendaftaran. Formpendaftaran ini kemudian akan diproses sehingga data-data anggota akan tersimpan dan calonanggota akan memperoleh kartu keanggotaan sehingga ia dapat melakukan peminjaman buku.Anggota perpustakaan juga dapat melakukan pemesanan buku kepada petugas peminjaman.Petugas peminjaman akan melakukan pengecekan ketersediaan buku yang dipesan oleh anggotatersebut. Jika buku telah tersedia, anggota dapat melakukan proses peminjaman buku. Petugaspeminjaman akan mencatat data peminjaman buku tersebut. Saat anggota mengembalikan bukuyang telah dipinjam, petugas peminjaman akan memeriksa kembali data peminjaman buku.Petugas kemudian akan mencatat data-data pengembalian buku tersebut. Jika terdapat buku yangdipinjam oleh anggota mengalami kerusakan atau hilang maka petugas peminjaman akanmelaporkannya kepada petugas pengadaan. Petugas pengadaan ini kemudian akan mencaat data-data buku rusak dan buku hilang tersebut. Petugas pengadaan juga mencatat data buku-buku baruyang masuk perpustakaan. Setiap akhir bulan, pihak manajemen akan menerima laporan berupalaporan keuangan, laporan anggota dan laporan peminjaman buku. Sedangkan bagian keuanganhanya akan menerima laporan keuangan.Berdasarkan uraian tersebut, identifikasikan :• Entitas yang terlibat dalam Sistem Informasi perpustakaan• Arus data (input dan output) yang terdapat dalam Sistem Informasi Perpustakaan• Proses yang terjadi dalam Sistem Informasi Perpustakaan• Data store yang terdapat dalam Sistem Informasi perpustakaanOutput:Analisa hasil praktikum:
  17. 17. Nilai: Paraf Laboran:LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Data Flow Diagram(DFD)Tujuan Mampu membuat diagram dekomposisi dan diagram konteks menggunakan Power DesignerKasus 1Soal :Langkah-langkah merancang DFD :1. Tentukan semua entitas yang terlibat secara langsung dengan perangkat lunak.2. Tentukan semua arus data yang masuk dan keluar dari masing-masing entitas pada langkah nomor 1.3. Tentukan semua proses yang bertanggung jawab untuk menghasilkan semua arus data yang ada pada langkah nomor 2.4. Buatlah pengelompokan dari seluruh proses yang ada pada langkah nomor 3 berdasarkan : a. Kesamaan logika proses, atau b. Kesamaan tipe elemen data5. Buatlah diagram dekomposisi berdasarkan hasil pengelompokan proses.6. Buatlah diagram konteks yang dilanjutkan sampai dengan level ke-nSoal :Gambarkanlah Diagram Dekomposisi dan Diagram Konteks untuk Sistem InformasiPerpustakaan !Output:
  18. 18. Analisa hasil praktikum:Nilai: Paraf Laboran:
  19. 19. LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudul Data Flow Diagram (DFD)Tujuan Mampu membuat diagram dekomposisi dan diagram konteks menggunakan Power DesignerKasus 1Soal :Buatlah DFD Level 1 dan DFD Level 2 untuk Sistem Informasi Perpustakaan ! (berdasarkanhasil analisis sebelumnya)Output:Analisa hasil praktikum:
  20. 20. Nilai: Paraf Laboran:LEMBAR KERJA PRAKTIKUMNama / NIMKelas / MatakuliahTanggalPraktikum KeJudulTujuan Normalisasi TabelKasus 1Soal :Normalisasi adalah teknik analisis data yang mengelola data ke dalam kelompok-kelompokuntuk membentuk entitas yang nonredundan, stabil, fleksibel dan adaptif. Normalisasimerupakan teknik 3 langkah yang menempatkan model data menjadi first normal form, secondnormal form dan third normal form. Berikut adalah pemahaman awal untuk ketiga formattersebut :a. Entitas berada pada first normal form (1NF) jika tidak ada atribut yang dapat memiliki lebih dari satu nilai untuk contoh entitas tunggal. Atribut yang memiliki banyak nilai sebenarnya mendeskripsikan entitas terpisah, mungkin sebuah entitas dan hubungan.b. Entitas berada dalam second normal form (2NF) jika sudah berada dalam 1NF dan jika nilai semua atribut non-primary key tergantung pada primary key lengkap, bukan sebagian. Atribut non-key yang hanya tergantung pada pada sebagian primary key harus dipindahkan ke entitas lain dimana partial key tersebut sebenarnya merupakan full key. Mungkin pada model tersebut perlu dibuat entitas dan hubungan baru.c. Entitas berada dalam third normal form (3NF) jika telah berada dalam 2NF dan jika nilai atribut non-primary key-nya tidak tergantung pada atribut non-primary key lainnya. Atribut non-key yang tergantung pada atribut non-key lainnya harus dipidahkan atau dihapus. Entitas dan hubungan baru mungkin harus ditambahkan ke model data.
  21. 21. Contoh :Berikut adalah contoh tabel yang belum dinormalisasi :
  22. 22. No. Nota Tgl. Nota ID Pe-langgan Nama Pelan ggan Alam at IDBarang Nama Baran g Harg a Kuan- titas Total B001 27-02- 2011 P002 Nusa ntara Jakart a I003Nokia62202.200.00 0 36.600.00 0 B002 27-02- 2011 P001 Sinar Baru Band ung I001Nokia2600 600.000 42.400.00 0
  23. 23. Soal :
  24. 24. No. Tran- saksi Tgl. Tran- saksiID Ang-gota Nama AnggotaKode Buku Judul Buku Tgl. Kem-bali Min Tgl. Kembali Lama keterlamb atan Denda T001 27-02-20 11 A005 Rina B001LaskarPelangi05-03-201105-03-2011 - - T002 27-02-20 11 P001 Cici B004Twilight05-03-201105-03-2011 - - T002 28-02-20
  25. 25. Output:Analisa hasil praktikum:Nilai: Paraf Laboran:

×