A. Konsep Jaringan
1. Pengertian Jaringan
Jaringan adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara
satu d...






Pengembangan dan Pemeliharaan
Pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan
menghemat biaya, karena set...
2. Hub Aktif berfungsi sebagai penghubung jalur secara fisik dan
penguat sinyal dalam jaringan, Akan tetapi Hub aktif memb...
serial sehingga
Fungsi NIC :

dapat

ditransmisikan

di

atas

media

jaringan.

o Media pengirim data ke komputer lain di...
 Router

Router adalahadalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi
Protocol kepada jaringan-jaringan lainnya, m...
menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket
akan ditolak, jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke ...
Kelebihan coaxial:
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah
Kelemahan:
- penggunaannya mudah dibajak
- thick...
Digunakan

untuk

mengakomodasikan

transmisi

dengan

transmisi

dengan

kecepatan sampai dengan 10 Mbps.

4. Categori 4 ...
d. Kabel Fiber Optik

Fiber Optic adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca
atau plastik yang digunakan untuk mentra...
 Connector Jaringan
1. Connector Pada Twisted Pair
RJ45

Konektor RJ45 adalah konektor yang biasa dipergunakan dalam
inst...
2. Konektor pada coaxial
BNC RG59

Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai
penghubung antara kabel dengan...
BNC – RCA

Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah
BNC menjadi RCA yang akan dihubungkan ke Monitor...
C. TIPE – TIPE JARINGAN
1. Jaringan Client Server

Client Server, jaringan ini memiliki dua komponen utama, yaitu Server d...
 Memerlukan sebuah komputer yang memiliki kemampuan yang sangat baik
yang akan dijadikan sebagai Server.
 Kelangsungan j...
D. Jenis – Jenis Jaringan Berdasarkan Skala
 LAN ( Local Area Network )
 LAN ( Local Area Network )

LAN adalah suatu ja...
 MAN ( Metropolitan Area Network )

 MAN ( Metr Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan
versi LAN yang ...
 WAN ( Wide Area Network )

 WAN ( WAN

merupakan jaringan komputer yang mencangkup area yang besar

sebagai contoh yait...
beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya
merupakan komponen protokol yang sering digunakan.

 EK...
E. Macam – Macam Topology
Pengertian Topologi
Topologi jaringan adalah suatu aturan atau cara untuk menghubungkan
komputer...
• Kepadatan pada jalur lalu lintas.
• Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

2. Topologi RING

Topologi cincin adalah topo...
 pengembangan jaringan lebih kaku
 lambat
 kerusakan pada media pengirim/ terminal dapat melumpuhkan kerja

3. Topologi...
 Boros kabel, karena topologi ini satu komputer akan dihubungkan ke hub
dengan satu kabel, sehingga jika banyak komputer ...






Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data
dikirim, atau kepada siapa transmisi data di...
 Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer





A dengan komputer B karena rusaknya k...
F. PROTOKOL
Pengertian Protokol
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan
terjadinya hubun...
(seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan
yang heterogen.

2. UDP ( User Datagram Protokol )
...
yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk
menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau da...
Protokol yang digunakan untuk menetukan MAC Address ( Alamat
media access control ) ketika alamat IP diketahui .

G. Konse...
7

1

Physical
Layer

bertanggung jawab
untuk mengaktifkan dan
mengatur fisik interface
jaringan
komputer

10BaseT, 100Bas...
Tugas Hari Raya " KONSEP JARINGAN"
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tugas Hari Raya " KONSEP JARINGAN"

2,472 views

Published on

Konsep Jaringan

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,472
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
26
Actions
Shares
0
Downloads
228
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas Hari Raya " KONSEP JARINGAN"

  1. 1. A. Konsep Jaringan 1. Pengertian Jaringan Jaringan adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, aplikasi, dan perangkat keras secara bersama-sama. Gambar Jaringan Komputer 2. Manfaat Jaringan Komputer    Sharing Resource Sharing resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai. Media Komunikasi Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya. Integrasi Data Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.
  2. 2.    Pengembangan dan Pemeliharaan Pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapat digunakan secara bersama – sama. Jaringan komputer juga memudahkan pemakai dalam merawat harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat. Keamanan Data Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif. Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini Dengan pemakaian sumber daya secara bersama – sama, akan mendapatkan hasil yang maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diakses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsung diketahui oleh setiap pemakai. B. Perangkat Jaringan Komputer Perangkat & Alat Yang digunakan dalam jaringan komputer adalah :  HUB Hub berfungsi sebagai peragkat keras penerima sinyal dari sebuah komputer dan merupakan titik pusat yang menghubungkan ke seluruh komputer dalam jaringan tersebut. Hub juga berperan sebagai penguat sinyal kabel UTP, konsentrator dan penyambung. Berdasarkan fungsinya Hub dibedakan menjadi 2 macam yakni : 1. Hub pasif merupakan hub yang berfungsi sebagai pemmisah atau pembagi jaringan, akan tetapi tidak melakukan penguatan sinyal sehingga hub ini tidak membutuhkan tenaga listrik tambahan.
  3. 3. 2. Hub Aktif berfungsi sebagai penghubung jalur secara fisik dan penguat sinyal dalam jaringan, Akan tetapi Hub aktif membutuhkan tenaga listrik tambahan untuk bisa bekerja.  SWITCH Switch pada dasarnya mempunyai fungsi seperti Hub yaitu sebagai pembagi sinyal dan penguat sinyal pada jaringan komputer akan tetapi switch lebih cerdas dari pada Hub karena Switch dapat mengenali alamat data yang harus ditransmisikan dan mampu mengatur lalu lintas data dalam jaringan secara lebih baik dibandingkan dengan Hub. Switch merupakan titik percabangan dari proses transfer data sehingga jika switch mengalami masalah maka seluruh koneksi jaringan dan proses transfer data akan terganggu. Switch biasanya memiliki banyak port yang akan menghubungkan ke jaringan komputer dan port - port tersebut akan berhubungan dengan konektor RJ 45  NIC ( Network Inteface Card ) NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data
  4. 4. serial sehingga Fungsi NIC : dapat ditransmisikan di atas media jaringan. o Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan o Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel o Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer  Repeater Repeater adalah Suatu perangkat yang dipasang di titik-titik tertentu dalam jaringan untuk memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh. Ini di perlukan karena sinyal-sinyal mengalami perlemahan dan perubahan bentuk selama transmisi. Repeater merupakan alat yang dapat menerima sinyal digital dan memperkuatnya untuk diteruskan kembali. Repeater juga dapat memperjauh jarak transmisi data. disamping itu, repeater dapat memperkecil noice pada sinyal transmisi yang datang.
  5. 5.  Router Router adalahadalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi Protocol kepada jaringan-jaringan lainnya, maka dengan router sebuah protocol bisa kita sharing ke perangkat jaringan lainnya. Fungsi Router :  Fungsi utama router yaitu menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan data dari suatu jaringan ke jaringan yang lain. Namun router berbeda dengan Switch, karena Switch hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan membentuk LAN (local area network). Sedangkan router digunakan untuk menghubungkan antar satu LAN dengan LAN yang lainnya.  Router juga berfungsi untuk menstran misikan informasi dari satu jaringan ke jaringan lain yang sistem kerjanya seperti BRIDGE.  BRIDGE Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masingmasing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge
  6. 6. menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.  Kabel Jaringan Macam Kabel Jaringan : a. Kabel Coaxial Coaxial banyak digunakan di jaringan lokal karena biaya pembangunan jaringannya relatif murah, biasanya kabel ini digunakan pada ring.Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk dan electrical interference (berasal dari petir dan sistem radio) karena terdapat semacam perlindungan logam/metal dalam kabel tersebut. Kabel coaxial hanya dapat mempunyai transfer rate data maximum 10 Mbps. Tipe Kabel Coaxial :
  7. 7. Kelebihan coaxial: - hampir tidak terpengaruh noise - harga relatif murah Kelemahan: - penggunaannya mudah dibajak - thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang b. Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair ) UTP merupakan kabel jaringan yang paling banyak digunakan karena UTP mempunyai tingkat noise yang kecil, disebabkan kabel dililitkan berpasangan sehingga Mengurangi gelombang elegtromagnetic yang dapat mengganggu pengiriman data. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) merupakan sepasang kabel yang di-twist/dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m. Terdapat 5 kategori kabel UTP : 1. Categori 1 ( CAT 1 ) Digunakan untuk telekomunikasi telepon dan tidak sesuai untuk transmisi data. 2. Categori 2 ( CAT 2 ) Jenis UTP ini dapat melakukan transmisi data sampai kecepatan 4 Mbps. 3. Categori 3 ( CAT 3 )
  8. 8. Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 10 Mbps. 4. Categori 4 ( CAT 4 ) Digunakan untuk mengakomodasikan kecepatan sampai dengan 16 Mbps. 5. Categori 5 ( CAT 5 ) Merupakan jenis yang paling popular dipakai dalam jaringan komputer di dunia pada saat ini. Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 100 Mbps. c. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu media transmisi yang digunakan untuk membuat sebuah jaringan yang berbasis lokal atau biasa disebut LAN (Local Area Network). Sesuai namanya Shielded Twisted Pair berarti kabel pasangan berpilin atau terbelit dengan pelindung. Hampir sama dengan kabel UTP tapi kabel STP mempunyai selubung lagi yang menyelubungi ke 4 lilitan kabel di dalamnya. Fungsi lilitan dan kulit penyelubung ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran.
  9. 9. d. Kabel Fiber Optik Fiber Optic adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi. Kelebihan dari Fiber Optic di banding media kabel lainnya adalah dalam hal kecepatan transfer datanya yang sangat tinggi. Selain itu, Fiber Optic mampu mentransfer data pada jarak yang cukup jauh yaitu 2500 meter lebih tanpa bantuan perangkat Repeater, kabel ini tahan terhadap panas, ukuran kecil dan ringan. Kelebihan lainnya yaitu tahan terhadap interfensi dari frekuensi – frekuensi liar yang ada di sepanjang jalur instalasi. Kelemahan Fiber Optic ada pada tingginya tingkat kesulitan proses instalasinya dan mahalnya harga kabel Fiber Optic ini, Mengingat media ini menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmissikan data maka Fiber Optic tidak dapat di install dalam jalur yng berbelok secara tajam atau menyudut. Jika terpaksa harus berbelok, maka harus di buat belokan yang melengkung.
  10. 10.  Connector Jaringan 1. Connector Pada Twisted Pair RJ45 Konektor RJ45 adalah konektor yang biasa dipergunakan dalam instalasi jaringan kecil (LAN) dimana kabel yang digunakan adalah kabel twisted pair tipe UTP. Konektor ini berfungsi untuk menghubungkan kabel UTP dengan NIC yang mana kini port yang dipergunakan kebanyakan adalah port RJ45. Harga konektor yang cukup murah, dan pemasangan yang mudah membuat konektor ini populer5 di kalangan pengguna jaringan berskala kecil atau LAN. Ciri-ciri yang mendasar dari konektor ini adalah warna konektor yang bening an terdapat 8 pin tembaga di ujung konektor ini sebagai pinpin yang akan menghubungkan NIC dengan UTP. Cara pemasangannya cukup mudah, yakni dengan mengkrimping dengan tang krimping konektor RJ45, namun apabila terjadi kesalahan dalam pengkrimpingan, mau tak mau konektor ini harus diganti (sekali pakai). RJ11 RJ 11 adalah konektor yang dipergunakan dalam jaringan telepon. Konektor ini biasanya disandingkan dengan kabel STP.
  11. 11. 2. Konektor pada coaxial BNC RG59 Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG59. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. BNC RG6 Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. BNC to BNC Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari BNC RG6 BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.
  12. 12. BNC – RCA Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA yang akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya 3. Konektor kabel Fiber a. Konektor FC : digunakan untuk jenis kabel single mode dengan akurasi yang tinggi untuk menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. b. Konektor SC : digunakan dalam jenis kabel single mode dan bisa dilepas pasang. . Konektor SC,bentuknya persegi dan lebih mudah dihubungkan ke area yang ditentukan. c. Konektor ST : bentuknya seperti bayonet berkunci dan hampir mirip dengan konektor BNC. Umum digunakan pada jenis kabel single mode maupun multi mode. Konektor ini paling umum dan yang sering digunakan bersama kabel fiber optik. berbentuk batang, mirip dengan konektor BNC. d. Konektor Biconic : jenis konektor yang pertama kali muncul dalam komunikasi fiber optik dan jenis ini sekarang sudah sangat jarang digunakan. e. Konektor D4 : jenis komputer ini hampir mirip dengan konektor FC, hanya berbeda ukurannya. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya. f. Konektor SMA : jenis konektor ini lebih dahulu muncul dari konektor ST yang sama-sama mempunyai penutup dan pelindung
  13. 13. C. TIPE – TIPE JARINGAN 1. Jaringan Client Server Client Server, jaringan ini memiliki dua komponen utama, yaitu Server dan Client (Workstation). Yang di maksud dengan Server adalah komputer pusat yang menyediakan semua fasilitas data yang berada dalam sebuah jaringan bagi komputer lain. Sedangkan Client/Workstation merupakan komputer yang menggunakan atau menerima fasilitas yang disediakan oleh Server. Pada model arsitektur ini, Client tidak dapat berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client (server nondedicated). Kelebihan Jaringan Client Server  Dari segi kecepatan, tipe jaringan ini memiliki kecepatan akses yang lebih tinggi , dikarenakan SERVER tidak dibebani sebagai Workstation.  Dari segi Back Up, tipe jaringan ini memiliki sistem Back Up dan keamanan yang lebih baik, dikarenakan Back Up dilakukan terpusat pada server.  Dari segi keamanan dan administrasi, Tipe jaringan ini lebih baik, dikarenakan hanya ada satu pemakai saja yang bertugas sebagai Administrator yang mengatur Sistem keamanan dan Administrasi dalam jaringan. KekuranganJaringan Client Server  Segala jenis hubungan antara Server dan Workstation , tergantung seluruhnya kepada Server, Jika server mengalami gangguan , maka seluruh jaringan akan trganggu.  Biaya operasional yang mahal.
  14. 14.  Memerlukan sebuah komputer yang memiliki kemampuan yang sangat baik yang akan dijadikan sebagai Server.  Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu. 2. Jaringan Peer To Peer Jaringan Peer-to -peer merupakan jaringan yang cukup sederhana, biaya murah dengan menghubungkan berbagai komputer. Biasanya jaringan ini digunakan untuk keperluan sharing file atau sumber daya komputer lain seperti printer, hardisk. Jaringan peer-to peer tidak membutuhkan server. komputer yang terhubung dalam jaringan ini dapat berfungsi sebagai peers (berlaku seperti server dan klient).Jaringan peer-to -peer juga sering disebut dengan workgroup. karena arti workgroup mempunyai konotasi yaitu kolaborasi tanpa adanya pusat kontrol(server). Peer-to -peer dibangun hanya membutuhkan sistem operasi yang terinstall di dalam komputer dan tersambugnya beberapa komputer secara fisik. Kelebihan Jaringan Peer To Peer :     Lebih mudah dan murah lam segi perawata. Tidah membutuhkan seorang admin khusus. Tidak membutuhkan Operating system Khusus Mudah dioperasikan Kekurangan Jaringan Peer To Peer :     Keamanan kurang terjamin Tidak cocok untuk jaringan berskala besar Setiap user harus mengatur sistem keamanan setiap komputernya Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat.
  15. 15. D. Jenis – Jenis Jaringan Berdasarkan Skala  LAN ( Local Area Network )  LAN ( Local Area Network ) LAN adalah suatu jaringan komputer yang menghubungkan komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas. LAN adalah jaringan komputer yang jaringanya hanya mencangkup wilayah kecil seperti jaringan komputer pada kampus, gedung, kantor, sekolah dan rumah atau yang lebih kecil. Ciri – ciri LAN : 1. Terdiri dari beberapa komputer dalam suatu wilayah kerja. 2. Jarak antar komputer tidak lebih dari 100 meter 3. Menggunakan perangkat jaringan lapisan 1 ( hub, repeater )
  16. 16.  MAN ( Metropolitan Area Network )  MAN ( Metr Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. Ciri – ciri MAN :  Menghubungkan beberapa LAN dalam suatu wilayah • Wilayah lebih luas ( lebih dari 100 meter ) • Menggunakan perangkat jaringan lapisan 2 ( switch, bridge )
  17. 17.  WAN ( Wide Area Network )  WAN ( WAN merupakan jaringan komputer yang mencangkup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lainya, sehungga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna atau komputer di lokasi yang lain. Ciri – ciri WAN : • Menghubungkan beberapa LAN dalam suatu kota • Wilayah lebih luas • Menggunakan perangkat jaringan lapisan 3 ( router )   INTRANET  Intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan
  18. 18. beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan.  EKSTRANET  Extranet atau Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain.   EKSTRANET  Internet yang berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
  19. 19. E. Macam – Macam Topology Pengertian Topologi Topologi jaringan adalah suatu aturan atau cara untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer yang lainnya sehingga membentuk suatu jaringan. Topologi jaringan juga dapat didefinisikan sebagai gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen jaringan, yang meliputi Server, Workstation, Hub, dan pengkabelannya. 1. Topologi BUS Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Kelebihan Topologi BUS : • Kelebihan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah. • Hemat kabel. • Layout kabel sederhana. Kekurangan Topologi BUS : • Kekurangan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  20. 20. • Kepadatan pada jalur lalu lintas. • Diperlukan Repeater untuk jarak jauh. 2. Topologi RING Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak. Kelebihan Topologi Ring : • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanandari server . • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerakkekiri ataukekanan. • Waktu untuk mengakses data lebih optimal. Kelemahan Kekurangan Topologi Ring :  peka kesalahan
  21. 21.  pengembangan jaringan lebih kaku  lambat  kerusakan pada media pengirim/ terminal dapat melumpuhkan kerja 3. Topologi Star Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung kecentralpoint. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya (jaringan). Kelebihan Topologi Star :     Paling fleksibel dibandingkan dengan topologi yang lain Pemasangan workstation yang baru sangat mudah Kontrol terpusat, sehingga memudahkan pengecekan kesalahan jaringan. Kemudahan deteksi kesalahan pada jaringan, karena adanya kontrol terpusat Kekurangan Topologi Star
  22. 22.  Boros kabel, karena topologi ini satu komputer akan dihubungkan ke hub dengan satu kabel, sehingga jika banyak komputer pada jaringan maka akan menggunakan kabel yang banyak pula.   Perlu penanganan khusus untuk pengelolaan jaringan. Kontrol terpusat(hub) menjadi elemen yang sangat kritis, sehingga jika hub mengalami kerusakan maka semua jaringan akan mengalami masalah. 4. Topologi Tree Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer . Kelebihan Topologi Star :  Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point  Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.  Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur.  Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB. Kekurangan Topologi Star :
  23. 23.     Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan. Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan. Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan. HUB menjadi elemen kritis. 5. Topologi Mesh Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju. Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports). Kelebihan Topolgi Mesh :  Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  24. 24.  Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer   A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya. Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya. Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer. Kekurangan Topolgi Mesh :    Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port). Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit. Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
  25. 25. F. PROTOKOL Pengertian Protokol Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet. Macam – Macam Protokol 1. TCP / IP ( TransmissionControl Protokol/Internet Protokol ) Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputerkomputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda
  26. 26. (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen. 2. UDP ( User Datagram Protokol ) UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768. 3. Domain Name System (DNS) Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. 4. Point-to-Point Protocol Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662. 5. Serial Line Internet Protocol Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut, Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi. 6. Internet Control Message Protocol (ICMP) Adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping
  27. 27. yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau. 7. POP3 (Post Office Protocol) POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terusmenerus melakukan koneksi ke jaringan internet. 8. IMAP (Internet Message Access Protocol) IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. 9. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) Adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. 10. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksiaksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini. 11. DHCP ( Dynamic Host Configuration Protokol ) Merupakan protocol yang berfungsi untuk distribusi IP pada jaingan . 12. ARP ( Address Resolution Protokol )
  28. 28. Protokol yang digunakan untuk menetukan MAC Address ( Alamat media access control ) ketika alamat IP diketahui . G. Konsep Protokol 1. OSI ( Open System Interconnection ) Pelayanan / Protokol HTTP, FTP, SMTP, NFS, DNS, TFTP, BOOTP, TELNET, NCP Gateway Presentation Menerjemahkan, Layer kompresi dan enkripsi data ASCII, EBCDIC, MIDI, MPEG, TIFF, JPEG. Gateway, redirector 5 Session Layer SQL, NETBEUI, RPC, X Gateway Windows, ASP, DNASCP 4 Transport Layer No Layer Nama 1 7 Aplication Layer 2 6 3 4 5 3 Network Layer 6 2 Data Link Layer Fungsi Menyediakan pelayanan yang langsung mendukung aplikasi pemakai, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan. Mengkoordinasi komunikasi antar sistem Bertanggung jawab atas keutuhan dari transmisi data, memungkinkan paket data dikirim tanpa kesalahan dan duplikat meneruskan paket-paket dari satu node ke node lain dalam jaringan komputer mengatur topologi jaringan, error notification dan flow control TCP, ARP, RARP, SPX, NWLink, NetBios, RPC IP, ARP, RARP, ICMP, RIP, OSFP, IGMP, IPX, OSI,DDP, DECNet MAC, SLIP, MTU, PPP Komponen Gateway, Advanced Cable Tester, Brouter Brouter, Router, Frame Relay Device, ATM Switch. Bridge, Switch, ISDN Router, Intelligent HUB, NIC
  29. 29. 7 1 Physical Layer bertanggung jawab untuk mengaktifkan dan mengatur fisik interface jaringan komputer 10BaseT, 100BaseTX, HSSI, V.35, X.31 Repeater, Multiplexer, Hub, TDR, Amplifier 2. TCP /IP (Transmission Control Protokol/Internet Protokol) TCP/IP adalah satu set protokol yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer , TCP/IP menjadi sangat populer karena apabila kita ingin terkoneksi ke Internet kita harus menggunakan protokol TCP/IP, yang dengan TCP/IP inilah kemudian komputer di seluruh dunia dapat saling berkomunikasi. Paket protokol TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI di publikasikan, karenanya TCP/IP tidak menggunakan model OSI sebagai rujukan. Model TCP/IP hanya terdiri dari empat layer yakni : 1. Aplication 2. Transport 3. Internet 4. Network Interface

×