Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Bahan ajar-akuntansi-keuangan-lanjut-2-tuk-s1

24,011 views

Published on

Akuntansi

Published in: Education
  • Follow the link, new dating source: ♥♥♥ http://bit.ly/39pMlLF ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating direct: ❶❶❶ http://bit.ly/39pMlLF ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Bahan ajar-akuntansi-keuangan-lanjut-2-tuk-s1

  1. 1. BAHAN AJAR Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Lanjut 2 Jurusan : Akuntansi Program Studi : Akuntansi S1 Disusun Oleh : Jarot Tri Bowo Santoso, S.Pd, M.Si JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMESTER GANJIL TAHUN 2009/2010
  2. 2. 1 KONTRAK KULIAH A. Deskripsi 1. Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Lanjut 2 2. Kode Mata Kuliah : 3. Bobot SKS : 3 SKS (150 Menit) B. Prasyarat : 1. Akuntansi Keuangan Lanjut 1 C. Petunjuk Belajar 1. Kehadiran minimal 75% 2. Keaktifan dan attitude dalam kelas 3. Tugas individu dan tugas kelompok 4. Ujian tengah semester dan ujian akhir semester D. Kompetensi dan Indikator 1. Mahasiswa membuat akuntansi untuk penggabungan usaha E. Pembahasan Materi 1. Kontrak kuliah dan silabus. 2. Penggabungan Usaha 3. Laporan Keuangan Konsolidasi: Hubungan Perusahaan Induk dan Anak 4. Laporan Keuangan Konsolidasi: Metode Equity 5. Laporan Keuangan Konsolidasi: Metode Harga Perolehan 6. Persoalan persoalan khusus 7. Perubahan hak kepemilikan 8. Pemilikan tidak langsung dan saling memiliki F. Referensi 1. Baker, Richard E dkk, 2005, Advanced Financial Accounting 1 edisi 6, Jakarta: Salemba Empat 2. Jeter, 2001, Advanced Accounting, John Wiley 3. Yunus, Hadori dan Harnanto, 2009, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Yogyakarta: BPFE 4. Floyd A. Beams – Amir Abadi Yusuf, 2000,Akuntansi Keuangan Lanjutan di Indonesia, Buku Satu, Jakarta : Salemba Empat 5. Pahler, Advanced Accounting : Concepts & Practice, 2000,7 th Edition, Harcourt,
  3. 3. 2 PERTEMUAN KE-I PENGGABUNGAN BADAN USAHA Business combination Kompetensi Dasar Mahasiswa dapat mendefinisikan, cara, jenis, bentuk, kontribusi relatif dalam penggabungan usaha Indikator Hasil belajar 1. Mampu Mendefinisikan penggabungan usaha 2. Mampu Menyebutkan cara penggabungan usaha 3. Mampu Menyebutkan jenis penggabungan usaha 4. Mampu Menyebutkan bentuk penggabungan usaha 5. Mampu Menyebutkan kontribusi relatif perusahaan yang bergabung 6. Mampu menghitung kontribusi relatif perusahaan yang bergabung 7. Mampu menganalisis kontribusi relatif perusahaan yang bergabung Materi 1. PENGGABUNGAN USAHA (Business combination) adalah Penyatuan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi karena satu perusahaan menyatu dengan perusahaan lain atau memperoleh kendali atas aktiva dan operasi perusahaan lain 2. Cara penggabungan usaha 1. Pembelian saham suatu perusahaan oleh perusahaan lain atau pembelian aktiva neto suatu perusahaan oleh perusahaan lain 2. Pembentukan suatu BU baru untuk mengendalikan perusahaan yang bergabung 3. Jenis penggabungan usaha 1. Akuisisi 2. Merger 3. Konsolidasi 4. Bentuk penggabungan usaha A. Horisontal B. Vertikal C. Konglomerat
  4. 4. 3 5. Kontribusi relatif perusahaan yang bergabung 1. Kekayaan Bersih 2. Laba yg diproyeksikan 3. Kekayaan bersih Dan Goodwill 6.Menghitung kontribusi relatif perusahaan yang bergabung Untuk menghindari ketidak adilan tersebut,kontribusi masing masing pihak ditentukan dg kemampuan lebih untuk mendapat keuntungan dan menambahkan jumlah tersebut ke kekayaan bersih yang diserahkan. Dasar pembagian modal saham adalah kontribusi relatif daripada kekayaan bersih msg2 yg telah ditambah goodwil Jika penggabungan dengan mengeluarkan 1 jenis saham PT Anom PT Dian PT Dani Jumlah Kekayaan bersih yang diserahkan (tanpa goodwill) Goodwill Laba rata rata Laba normal 6% Kelebihan diatas laba normal Kapitalisasi kelebihan laba normal 20% 15.000 2.250 900 1.350 6.750 22.500 2.250 1.350 900 4.500 37.500 3.000 2.250 750 3.750 75.000 15.000 Kontribusi relatif kekayaan bersih (termasuk goodwill) 21.750 24% 27.000 30% 41.250 46% 90.000 100% 7.Menganalisis kontribusi relatif perusahaan yang bergabung • Jika dasar yang dipakai adalah kekayaan bersih, maka rasio hak kepemilikian= 20:30:50. • Jika dasar yang dipakai adalah laba yang diproyeksikan, maka rasio hak kepemilikan= 30:30:40 • Jika dasar yang dipakai adalah kekayaan bersih dan goodwill, maka rasio hak kepemilikan= 24:30:46
  5. 5. 4 PERTEMUAN II Penggabungan Usaha dengan Mengeluarkan 2 atau lebih Modal saham Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan ketentuan penggabungan usaha bila perusahaan mengeluarkan lebih dari 2 jenis saham, Menghitung hak pemegang saham, Membedakan masalah masalah akuntansi, menghitung kekayaan dari perusahaan yang bergabung atas dasar pembelian Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar 1. Mahasiswa dapat menyebutkan ketentuan penggabungan usaha bila perusahaan mengeluarkan lebih dari 2 jenis saham 2. Mahasiswa dapat menghitung hak atas pemegang saham dari kekayaan yang diserahkan 3. Mahasiswa dapat membedakan masalah masalah akuntansi dalam penggabungan usaha 4. Mahasiswa dapat menghitung kekayaan dari perusahaan yang bergabung atas dasar pembelian Materi 1. Ketentuan penggabungan usaha bila perusahaan mengeluarkan lebih dari 2 jenis saham Ketentuannya: 1. Keuntungan relatif masing2 pihak harus dikapitalisasikan dg suatu tingkat % tertentu. a. Prosentase (%) tersebut TIDAK BOLEH melebihi tingkat % keuntungan paling rendah yang dicapai oleh perusahaan yang bergabung. b. Hasil kapitalisasi ini dipakai sebagai dasar untuk menentukan jml saham yg harus dikeluarkan. 2. Saham prioritas harus dikeluarkan dan dibagikan kepada masing masing pihak. a. Sesuai dengan kekayaan bersih riil yang diserahkan b. Saham prioritas harus mempunyai preferensi terhadap kekayaan, yang besarnya = kekayaan bersih riil yang diserahkan pada saat pembentukan BU baru c.Prioritas bagian deviden yang dibagikan tidak > dari % yang digunakan untuk mengkapitalisasi keuntungan (1) d.Saham prioritas berpartisipasi penuh terhadap saham biasa 3. Saham biasa yang dikeluarkan adalah sebesar selisih modal saham yang harus dikeluarkan (sub 1) dikurangi dengan jumlah modal saham prioritas (sub 2)
  6. 6. 5 2. Menghitung hak atas pemegang saham dari kekayaan yang diserahkan PT Anon PT Dian PT Dani Jumlah (Rp.000 Laba yg diproyeksikan Rentabilitas kekayaan bersih riil yang diserahkan 6% dr 15.000 6% dr 22.500 6% dr 37.500 2.250 900 2.250 1.350 3.000 2.250 7.500 900 1.350 2.250 Rentabilitas untuk goodwill yang diperhitungkan 1.350 900 750 3.000 Modal saham yang dikeluarkan * 6%saham prioritas, sebesar kekayaan bersih riil 15.000 150lbr 22.500 225lbr 37.500 375lbr 75.000 750lbr 3. Membedakan masalah masalah akuntansi dalam penggabungan usaha ADA 2 CARA PENCATATAN a. PEMBELIAN ( BY PURCHASE) b. PENYATUAN KEPENTINGAN (POOLING OF INTEREST) 4. Menghitung kekayaan dari perusahaan yang bergabung atas dasar pembelian Rekening (000) PT Dany PT Hany PT Sany Aktiva lain lain 150,000 93.750 75.000 Jumlah Aktiva 150.000 93.750 75.000 Hutang Modal Saham Nom @50rb Modal saham Nom @100rb Modal saham Nom @ 50rb Agio saham Laba ditahan (defisit) 56.250 75.000 26.250 (7.500) 30.000 37.500 11.250 15.000 26.250 37.500 7.500 3.750 Jumlah hutang & Modal 150.000 93.750 75.000
  7. 7. 6 Rekening (000) PT Dany PT Sany Jumlah Jumlah aktiva (nilai buku) Jumlah kenaikan nilai aktiva 93.750 11.250 75.000 7.500 168.750 18.750 Jumlah aktiva (penilaian) Jumlah Hutang (per buku) 105.000 30.000 82.500 26.250 187.500 56.250 Jumlah kekayaan bersih 75.000 56.250 131.250 Jumlah saham yang harus dikeluarkan (kekayaan bersih dibagi 50.000) 1.500lbr 1.125lbr 2.625lbr NERACA PT DANY setelah penggabungan PT DANY Neraca, per 1 july 2008 (000) Aktiva Aktiva Lain lain Rp. 337,500 Total aktiva Rp. 337,500 Hutang & Modal Hutang Rp. 112,500 Modal saham 206,250 Agio saham 26,250 Laba yg ditahan (7,500) Rp. 225,000 Jumlah Hutang & Modal Rp.337,500
  8. 8. 7 PERTEMUAN III Penggabungan usaha dengan metode Pooling of interst. Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan ketentuan, prosedur akuntansi, penghitungan penggabungan usaha dengan menggunakan metode Pooling of interst. Indikator Pencapaian 1. Mahasiswa dapat menyebutkan ketentuan penggabungan usaha dengan metode Pooling of interst 2. Mahasiswa dapat menyebutkan prosedur akuntansi dengan metode Pooling of interst 3. Mahasiswa dapat membedakan penghitungan menggunakan metode dalam penggabungan usaha Materi 1. Ketentuan penggabungan usaha dengan metode Pooling of interst a. BU setelah penggabungan dapat berupa satu diantara perusahaan yg bergabung atau BU yang dibentuk sama sekali baru b. Sesudah penggabungan dilakukan, kekayaan bersih dari semua BU yang bergabung akan dipegang oleh BU setelah penggabungan tersebut 2. Prosedur akuntansi dengan metode Pooling of interst a. BU yang baru merupakan kelanjutan BU yang bergabung b. Gabungan Saldo Laba Yg ditahan dalam neraca konsolidasi merupakan keharusan, dg maksud mempertahankan integritas dan hak para pemilik c. Penyesuaian terhadap aktiva dan saldo laba yg ditahan mutlak diperlukan d. Laporan Laba Rugi periodik dari perusahaan yg meneruskan, harus pula memasukan hasil operasi dari perusahaan yang digabungkan sebelum kombinasi berlaku. e. Disclosure mengenai adanya kombinasi yang berlaku sebagai pooling of interest harus dinyatakan/dibuat di dalam lap keuangan yg disajikan
  9. 9. 8 Neraca PT Danny setelah penggabungan (perusahaan yg melanjutkan usaha) PT DANNY Neraca, per 1 Juli 2008 (000) Aktiva Aktiva lain2 318.750 Jumlah Aktiva 318.750 Hutang & Modal Hutang hutang 112.500 Modal saham 150.000 Agio saham 45.000 Laba yang ditahan 11.250. 206.250 Jumlah Hutang & Modal 318.750 3. Membedakan penghitungan menggunakan metode dalam penggabungan usaha Purchase Pooling of interst 1. Harta kekayaan yang diperoleh dicatat, diakui sebesar nilai pasarnya (penilaian) 2. Modal saham (modal yg ditanamkan dicatat sebesar nilai nominalnya) 3. Nilai kekayaan bersih selebihnya di atas nilai nominal saham diakui dan diperlakukan sbg jumlah lebih yang disetor pemegang saham dan ditampung di AGIO SAHAM 4. Tidak mengakui adanya saldo LYD 1. Harta dicatat, diakui sebesar nilai bukunya 2. Modal saham dan hutang dicatat, diakui sebesar nilai buku 3. Apabila jml modal yang ditetapkan dalam perusahaan gab tidak sama dg modal perusahaan terdahulu, diperlukan adanya penyesuaian terhadap saldo agio saham dan LYD a. Bila modal perusahaan Gab> dr perusahaan terdahulu maka selisih kurang tsb mula2 harus dimasukan ke bagian agio saham,kalau belum mencukupi harus dimasukan ke LYD
  10. 10. 9 PERTEMUAN IV DAN V LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI HUBUNGAN PERUSAHAAN INDUK DAN ANAK Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan cara cara untuk mengendalikan perusahaan lain, sifat sifat laporan keuangan yang dikonsolidasikan, daftar lajur, menyusun laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan yang baru berdiri dan kepemilikan seratus persen, dan kepemilikan kurang dari seratus persen 2. Indikator Pencapaian 1.. Mahasiswa dapat menyebutkan cara cara untuk mengendalikan perusahaan lain 2. Mahasiswa dapat menyebutkan sifat sifat laporan keuangan yang dikonsolidasikan 3. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur untuk penyusunan neraca gabungan 4. Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan yang baru berdiri dan kepemilikan seratus persen 5. Mahasiswa dapat menyusun laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan yang baru berdiri dan kepemilikan kurang dari seratus persen Materi 1. Cara cara untuk mengendalikan perusahaan lain a. Membeli sebagian besar atau seluruh modal saham b. Perusahaan yang sahamnya dibeli tetap melanjutkan usaha dan mempertahankan identitasnya sebagai unit usaha yang terpisah c. Hasilnya kekayaan dan sumber sumber perusahaan yang bersangkutan berada dibawah pengelolaan satu manajemen. 2. Sifat sifat laporan keuangan yang dikonsolidasikan Laporan Keuangan Konsolidasi adalah Laporan laporan keuangan gabungan antara Pemilikan perusahaan induk atas perusahaan anaknya, dalam satu satuan ekonomi
  11. 11. 10 3.Daftar lajur untuk penyusunan neraca gabungan dengan benar Rekening Neraca Kantor Pusat Kantor Cabang Eliminasi Neraca Gabungan D K D K Debit Kas Piutang Dag Persed Brg Dag Kantor Cabang Aktiva Tetap 200 400 1500 500 2400 5.000 100 400 ……… 500 500 300 400 1900 2400 Kredit Hutang dagang Kantor Pusat Modal Saham Agio Saham LYD 300 3000 1000 700 5.000 500 ………… 500 500 …. 500 …… 500 …… 5.000 300 3000 1000 700 5.000 4. Laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan yang baru berdiri dan kepemilikan seratus persen Contoh 3 Penyusunan neraca konsolidasi, jika perusahaan induk memiliki 100% saham perusahaan anak, sebesar nilai bukunya, perusahaan anak dalam keadaan surplus Rekening Neraca PT Dani PT Pram Eliminasi Eliminasi (000) D K D K invest saham PT Pramb Elim 100% modal sham Elim 100% LYD Macam2 aktiva 37.500 - - 50.000 87.500 45.000 45.000 25.000 12.500 95.000 Macam 2 hutang Modal shm PT Dani LYD PT Dani Modal shm PT Pramb Elim 100% LYD PT Pramb Elim 100% 12.500 50.000 25.000 ……….. 87.500 7.500 - - 25.000 - 12.500 ……..- 45.000 25.000 - 12.500 37.500 …….. 37.500 …… 95.000 20.000 50.000 25.000 …… 95.000
  12. 12. 11 Neraca Konsolidasi Aktiva Macam 2 Aktiva 95.000 Jumlah Aktiva 95.000 Hutang & Modal Macam2 Hutang 20.000 Hak Pemegang Saham Modal Saham 50.000 LYD 25.000 75.000 Jumlah Hutang & Modal 95.000 5. Laporan keuangan konsolidasi pada perusahaan yang baru berdiri dan kepemilikan kurang dari seratus persen Contoh 5: Penyusunan Neraca Konsolidasi, jika perusahaan induk memiliki sebagian besar (<100%) saham2 perusahaan anak sesuai dg nilai bukunya (perusahaan anak dalam keadaan surplus) Rekening Neraca PT Dani PT Pram Eliminasi ElimiNasi (000) D K D K invest saham PT Pramb Elim 80% modal sham Elim 80% LYD Macam2 aktiva 30.000 - - 57.500 87.500 45.000 45.000 1)20.000 2)10.000 102.500 Macam 2 hutang Modal shm PT Dani LYD PT Dani Modal shm PT Pramb Elim 80% Pmlk Shm Minortas 20% LYD PT Pramb Elim 80% Pemilk Shm Minritas20% 12.500 50.000 25.000 …….. 87.500 7.500 - - 25.000 - 12.500 ……..- 45.000 20. 000 - 10.000 ……… 30.000 ……….. 30.000 ………. 102.500 20.000 50.000 25.000 5.000 2.500 102.500
  13. 13. 12 Neraca Konsolidasi, per 1 Januari 2008 Aktiva Macam 2 Aktiva 102.500 Jumlah Aktiva 102.500 Hutang & Modal Macam2 Hutang 20.000 Jml Hutang 20.000 Hak Pemegang Saham Minoritas Modal Saham 5.000 LYD 2.500 7.500 Perusahaan Induk Modal Saham 50.000 LYD 25.000 75.000 Jumlah Modal 82.500 Jumlah Hutang & Modal 102.500
  14. 14. 13 PERTEMUAN VI Neraca Konsolidasi bila Saham Perusahaan Anak Dibeli Diatas atau Dibawah Nilai Bukunya Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menyusun neraca konsolidasi, bila saham perusahaan anak dibeli diatas nilai bukunya dan bila saham perusahaan anak dibeli dibawah nilai bukunya dan dapat menyusun neraca konsolidasinya Indikator Pencapaian 1. Mahasiswa dapat menyusun neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga diatas nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan surplus. 2. Mahasiswa dapat menyusun neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga diatas nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan defisit. 3. Mahasiswa dapat menyusun neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga dibawah nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan surplus 4. Mahasiswa dapat menyusun neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga dibawah nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan defisit Materi 1. Neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga diatas nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan surplus. Dalam neraca konsolidasi bila terjadi selisih dilaporkan sebagai: 1. Selisih lebih Harga Perolehan di atas Nilai Buku Saham2 Perusahaan Anak, 2. Selisih Lebih Nilai Buku diatas Harga Perolehan Saham2 Perusahaan Anak Pada prinsipnya, perlakukan akuntansi & Penyajian selisih tergantung faktor penyebabnya, dan dalam praktek menentukan faktor penyebab selisih tidak mudah, maka contoh selanjutnya akan dipakai cara penyajian selisih sebagai Selisih lebih (kurang) Harga Perolehan dari nilai Buku Saham Perusahaan Anak
  15. 15. 14 Daftar lajur Neraca Konsolidasi Rekening Neraca PT PI (Rp) PT PA (Rp) Aktiva D K D K Kas 50.000 50.000 100.000 Piutang Dag 200.000 150.000 350.000 Persediaan Brg Dag 250.000 300.000 550.000 Aktiva Tetap 1.250.000 500.000 1.750.000 Investasi saham PT PA 750.000 Eliminasi 75% modal saham 562.500 Elim 75% LYD 112.500 Selisih + Hrg Perolehan diatas 75.000 nilai buku Saham PT PA Jml Aktiva 2.500.000 1.000.000 Hutang & Modal Hutang dagang 250.000 100.000 350.000 Modal saham PT PI 2.000.000 2.000.000 LYD PT PI 250.000 250.000 Modal saham PT PA 750.000 Elim 75% 562.500 Hak pemegang shm minoritas 187.500 LYD PT PA 150.000 Elim 75% 112.500 Hak pemegang shm minoritas 37.500 Jml Passiva 2.500.000 1.000.000 675.000 675.000 2.825.000 2.825.000 Eliminasi Neraca Konsolidasi Aktiva Kas 100.000 Piutang dagang 350.000 Persediaan Brg dag 550.000 Aktiva Tetap 1.750.000 Selisih Lebih Harga perolehan di atas 75.000 nilai buku, saham PT PA Jml Aktiva 2.825.000 Hutang & Modal Hutang Dagang 350.000 Hak pemegang saham minoritas Modal saham 25lbr 187.500 LYD 375.000 225.000 Perusahaan Induk Modal Saham 200lbr 2.000.000 LYD 250.000 2.250.000 2.475.000 jml hutang & Modal 2.825.000
  16. 16. 15 2..Neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga diatas nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan defisit Neraca Konsolidasi, per 1 jan 2008 Rekening Neraca PT PI (Rp) PT PA (Rp) Aktiva D K D K Kas 50.000 50.000 100.000 Piutang Dag 200.000 150.000 350.000 Persediaan Brg Dag 250.000 300.000 550.000 Aktiva Tetap 1.250.000 500.000 1.750.000 Investasi saham PT PA 750.000 Eliminasi 75% modal saham 750.000 Elim 75% LYD 75.000 Selisih + Hrg Perolehan diatas 75.000 nilai buku Saham PT PA Jml Aktiva 2.500.000 1.000.000 Hutang & Modal Hutang dagang 250.000 100.000 350.000 Modal saham PT PI 2.000.000 2.000.000 LYD PT PI 250.000 250.000 Modal saham PT PA 1.000.000 Elim 75% 750.000 Hak pemegang shm minoritas 250.000 Defisit PT PA (100.000) Elim 75% 75.000 Hak pemegang shm minoritas 25.000 Jml Passiva 2.500.000 1.000.000 825.000 825.000 2.850.000 2.850.000 Eliminasi Neraca Konsolidasi Aktiva Kas 100.000 Piutang dagang 350.000 Persediaan Brg dag 550.000 Aktiva Tetap 1.750.000 Selisih Lebih Harga perolehan di atas 75.000 nilai buku, saham PT PA Jml Aktiva 2.825.000 Hutang & Modal Hutang Dagang 350.000 Hak pemegang saham minoritas Modal saham 25lbr 250.000 LYD 25.000 225.000 Perusahaan Induk Modal Saham 200lbr 2.000.000 LYD 250.000 2.250.000 2.475.000 jml hutang & Modal 2.825.000
  17. 17. 16 3. Neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga dibawah nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan surplus Rekening Neraca (000) PT PI PT PA D K Kas 200.000 50.000 250.000 Piutang dagang 200.000 150.000 350.000 Persediaan Brg dag 250.000 300.000 550.000 Aktiva Tetap 1.250.000 500.000 1.750.000 Investasi Shm PT PA 600.000 Elim 75% Modal Saham 562.500 - Elim 75% LYD 112.500 - Selisih lebih NB diatas HP 75.000 2.500.000 1.000.000 Hutang Dagang 250.000 100.000 350.000 Modal Saham PT PI 2.000.000 2.000.000 LYD PTPI 250.000 250.000 Modal Saham PT PA 750.000 Elim 75% 562.500 Hak Minoritas 187.500 LYD PT PA 150000 Elim 75% 112.500 Hak Minoritas 37.500 2.500.000 1.000.000 675.000 675.000 2.900.000 2.900.000 Neraca per 1 jan 2007 Eliminasi Neraca Konsolidasi Neraca Konsolidasi, per 1 Jan 2007 Aktiva Kas 250.000 Piutang Dagang 350.000 Persediaan Brg Dag 550.000 Aktiva Tetap 1.750.000 Jml Aktiva 2.900.000 Hutang Hutang Dagang 350.000 Sel lebih NB diatas HP 75.000 jml hutang 425.000 Modal Hak Minoritas Modal Saham 187.500 LYD 37.500 225.000 Perusahaan Induk Modal Saham 2.000.000 LYD 250.000 2.250.000 2.900.000
  18. 18. 17 4. Neraca konsolidasi, bila saham saham perusahaan anak dibeli dengan harga dibawah nilai bukunya dan perusahaan anak dalam keadaan defisit Rekening Neraca (000) PT PI PT PA D K Kas 200.000 50.000 250.000 Piutang dagang 200.000 150.000 350.000 Persediaan Brg dag 250.000 300.000 550.000 Aktiva Tetap 1.250.000 500.000 1.750.000 Investasi Shm PT PA 600.000 Elim 75% Modal Saham 750.000 - Elim 75% LYD 75.000 - Selisih lebih NB diatas HP 75.000 2.500.000 1.000.000 Hutang Dagang 250.000 100.000 350.000 Modal Saham PT PI 2.000.000 2.000.000 LYD PTPI 250.000 250.000 Modal Saham PT PA 1.000.000 Elim 75% 750.000 Hak Minoritas 250.000 LYD PT PA -100000 Elim 75% 75.000 Hak Minoritas 25.000 2.500.000 1.000.000 825.000 825.000 2.925.000 2.925.000 Neraca per 1 jan 2007 Eliminasi Neraca Konsolidasi Neraca Konsolidasi, per 1 Jan 2007 Aktiva Kas 250.000 Piutang Dagang 350.000 Persediaan Brg Dag 550.000 Aktiva Tetap 1.750.000 Jml Aktiva 2.900.000 Hutang Hutang Dagang 350.000 Sel lebih NB diatas HP 75.000 jml hutang 425.000 Modal Hak Minoritas Modal Saham 187.500 LYD 37.500 225.000 Perusahaan Induk Modal Saham 2.000.000 LYD 250.000 2.250.000 2.900.000
  19. 19. 18 PERTEMUAN VII Pengaruh Hutang Piutang dalam Penyusunan Neraca Konsolidasi Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan aturan pencatatan, daftar lajur, neraca konsolidasi, pengaruh hutang piutang dengan metode equity dan harga perolehan Indikator Pencapaian 1. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang aturan pencatatan metode equity 2. Mahasiswa mampu menjelaskan pengaruh investasi terhadap perusahaan induk 3. Mahasiswa mampu menyusun daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi sesudah kepemilikan 4. Mahasiswa mampu menyusun neraca konsolidasi sesudah kepemilikan 5. Mahasiswa mampu menyimpulkan penggunaan metode equity 6. Mahasiswa mampu menyusun daftar lajur untuk menyusun neraca konsolidasi sesudah kepemilikan akibat pengaruh wesel tagih yang didiskontokan Materi 1. Aturan pencatatan antara metode equity 1. Metode Equity; bila pencatatan investasi saham pada perusahaan anak selalu diadakan penyesuaian terhdp perubahan yang terjadi dalam perusahaan anak. sehingga, rekening investasi saham selalu mengikuti perkembangan yang terjadi pada perusahaan anak 2. Anggapan investasi pada perusahaan anak sejajar dan sama dengan investasi pada perusahaan cabangnya 3. Alasan penerapannya: fakta bahwa perusahaan induk dan anaknya merupakan bagian dari satu kesatuan usaha. 4. Oleh karena itu, perubahan hak pemegang saham pada perusahaan anak harus diakui dan dicatat pada perusahaan induk 2. Pengaruh investasi terhadap perusahaan induk a. Laba dan rugi bersih perusahaan anak Laba bersih akan menaikan kekayaan dan LYD dari perusahaan anak, Rugi bersih berakibat berkurangnya kekayaan dan LYD.
  20. 20. 19 2. Terhadap keuntungan yang didapat perusahaan anak, perusahaan induk mengakui bagian keuntungan tersebut dan mencatat Investasi saham pada perusahaan anak (D) dan Pendapatan dari perusahaan anak (K) Terhadap rugi pada perusahaan anak dicatat Kerugian dari perusahaan anak (D) dan Investasi saham pada perusahaan anak (K) 3. Dividen yang dibagikan oleh perusahaan anak realisasi keuntungan yang didapat perusahaan induk terjadi pada saat pembagian deviden yang dilakukan perusahaan anak 3. Daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi sesudah kepemilikan Prosedur Penyusunan Neraca Konsolidasi sesudah pemilikan 1. Eliminasi di dasarkan pada jumlah kepemilikan saham menurut posisi modal yang dilaporkan perusahaan anak pada saat neraca konsolidasi disusun dan dibebankan pada masing masing elemen hak pemegang saham (modal saham, agio/disagio, LYD) 2. Dari elemen modal tersebut ditentukan hak para pemegang saham minoritas, yang harus pula dilaporkan dalam neraca konsolidasi 3. Selisih dari jumlah yang dieliminasi dan hak hak para pemegang saham minoritas, dibandingkan dengan saldo rekening investasi saham pada perusahaan anak, merupakan selisih/kurang dari harga perolehan dari nilai buku saham, yang ikut disertakan dalam N/R konsolidasi Rekening Nerca 31 des 2008 PT I PT A D K D K Debit Investasi saham PT A 1.040.000 Elim 80% modal saham 800.000 Elim 80% LYD 200.000 Selisih Harga Perolehan diatas 40.000 nilai bku saham Macam 2 aktiva 2.830.000 2.050.000 4.880.000 Jml aktiva 3.870.000 2.050.000 Kredit Macam2 hutang 2.000.000 800.000 2.800.000 Modal saham PT I 1.000.000 - 1.000.000 LYD PT I 870.000 870.000 Modal saham PT A 1.000.000 Elim 80% 800.000 Pemegang Saham Mnoritas 20% 200.000 LYD PT A 250.000 Elim 80% 200.000 Pemegang Saham Mnoritas 20% 50000 Jml Passiva 3.870.000 2.050.000 1.000.000 1.000.000 4.920.000 4.920.000 Eliminasi Neraca Konsolidasi
  21. 21. 20 4. Neraca konsolidasi sesudah kepemilikan Neraca Konsolidasi, per 31 des 2008 5. Menyimpulkan penggunaan metode equity Bagian laba perusahaan anak diakui sebagai kenaikan dari Investasi saham2 perusahaan anak, dengan prosedur: 1. Rek Invest saham di D, sebesar bagian laba, lawan “modal penilaian” (rugi sebaliknya) 2. Tuk mengikhtisarkan hasil usaha dg rek “Modal penilaian & LYD 3. Bagian laba anak yang blm dibagikan sebagai dividen diakui ssebagai kenaikan Modal Penilaian 4. Laba anak yang dibagikan sebagai dividen diakui sbg bagian saldo LYD 6..Daftar lajur untuk penyusunan Neraca konsolidasi sesudah kepemilikan akibat pengaruh wesel tagih yang didiskontokan PT A (anak) membuta wesel bayar kpd PT H (induk = milikan 80%) atas hutang dag nominal 1.000.000, jatuh tempo 3 bln kemudian, PT H mendiskontokan wesel tagih PT A ke bank, seblm tgl jatuh tempo Daftar Lajur Aktiva Kas 4.880.000 Selisih Lebih Harga perolehan di atas 40.000 nilai buku, saham PT A Jml Aktiva 4.920.000 Hutang & Modal Hutang Dagang 2.800.000 Hak pemegang saham minoritas Modal saham 200.000 LYD 50.000 250.000 Perusahaan Induk Modal Saham 1.000.000 LYD 870.000 1.870.000 2.120.000 jml hutang & Modal 4.920.000 Debit Wesel Tagih (pd PTA) 1.000.000 1.000.000 Kredit Wesel Bayar (pd PT H) 1.000.000 1.000.000 Wesel Tagih yg diskontokan 1.000.000 1.000.000 Wesel Bayar 1.000.000 1.000.000
  22. 22. 21
  23. 23. 22 PERTEMUAN VIII UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
  24. 24. 23 PERTEMUAN IX Neraca Konsolidasi Sesudah Kepemilikan dengan Metode Harga Perolehan Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan aturan pencatatan, menyusun daftar lajur dan neraca konsolidasi sesudah kepemilikan metode harga perolehan Indikator Pencapaian 1. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang aturan pencatatan metode harga perolehan 2. Mahasiswa mampu menjelaskan langkah langkah penyusunan neraca konsolidasi metode harga perolehan 3. Mahasiswa mampu menyusun daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi sesudah kepemilikan dengan metode harga perolehan 4. Mahasiswa mampu menyusun neraca konsolidasi sesudah kepemilikan dengan metode harga perolehan Materi 1. Aturan pencatatan metode harga perolehan a. Dalam mencatat investasi saham , hanya deviden atas saham tersebut (yang telah dibagikan) yang diakui sebagai pendapatan perusahaan induk b. Laba/rugi atas pemilikan saham hanya timbul, apabila sebagian atau seluruh jumlah saham yang dimiliki dijual c. Saldo rekening investasi saham perusahaan anak, selalu tetap jumlahnya, kecuali bila terjadi penjualan atau pembelian atas saham yang dimiliki d. Bagian deviden yang dibagikan perusahaan anak dicatat PIUTANG DEVIDEN (KAS) XXX PENGHASILAN DEVIDEN XXX 2. Langkah langkah penyusunan neraca konsolidasi metode harga perolehan a. Eliminasi thdp saldo rekening investasi saham PT PA dilakukan dengan bertitik tolak pada saat pemilikan terjadi (1 januari 1980) b. Selisih saldo rek investasi saham PT PA dg bagian pemilikannya atas hak pemegang saham mrp selisih lebih /kurang harga perolehan dari nilai buku saham (1.000.000 – 800.000 – 160.000) = 40.000
  25. 25. 24 c. Sedang sisa kredit hak pemegang saham PT PA setelah eliminasinya bagian pemilikan perusahaan induk mrp saldo Hak pemegang saham minoritas. d. Hak pemegang saham minoritas dihitung dari posisi keuangan terakhir (saat penyusunan Neraca Konsolidasi) PT PA e. Sisa kredit(debit) hak para pemegang saham PT PA setelah dikurangi jml hak pemilikan perusahaan induk dan jml hak pemegang saham minoritas mrp hak atas perubahan kekayaan bersih yg harus diakui oleh perusahaan induk (250 – 160-50=40) 3. Daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi sesudah kepemilikan dengan metode harga perolehan Rekening PT PI PT PA Debit Investasi Saham PT PA 1000000 Elim 80% modal saham 800000 Elim 80% LYD 1 Jan 80 160000 Selisih lebih harga perolehan diatas nilai buku saham 40000 Macam2 aktiva 2830000 2050000 4880000 Jml Aktiva 3830000 2050000 Kredit Macam2 hutang 2000000 800000 2800000 Modal saham PT PI 1000000 1000000 LYD, PT PI 830000 830000 Modal saham PT PA 1000000 Elim 80%modal saham 800000 Hak pemegang minoritas 200000 LYD PT PA 250000 Elim 80% LYD 160000 Hak pemegang minoritas 50000 Kenaikan saldo LYD unuk PT 40000 PI (80% x 50.000) Neraca KonsolidasiEliminasi
  26. 26. 25 4. Neraca konsolidasi sesudah kepemilikan dengan metode harga perolehan Neraca Konsolidasi, per 31 des 2008 Aktiva Macam2 Aktiva 4.880.000 Selisih lebih harga perolehan diatas nilai Buku saham2 PT PA 40.000 Jumlah Aktiva 4.920.000 Hutang & Modal Macam2 Hutang 2.800.000 Hak pemegang saham minoritas Modal saham 200.000 LYD 50.000 Jml hak minoritas 250.000 Perusahaan induk Modal saham 1.000.000 LYD 870.000 JMl 1.870.000 Jml Hak pemegang saham 2.120.000 Jml hutang & modal 4.920.000
  27. 27. 26 PERTEMUAN X dan XI Persoalan Persoalan Khusus dalam Laporan Keuangan Yang dikonsolidasikan Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan persoalan persoalan khusus, membuat daftar lajur, membuat neraca konsolidasi saat penyusunan laporan keuangan yang dikonsolidasikan dengan metode equity dan harga perolehan Indikator Pencapaian 1. Mahasiswa dapat menyebutkan persoalan persoalan khusus saat penyusunan laporan keuangan yang dikonsolidasikan 2. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi, akibat transaksi pembelian saham langsung dari perusahaan anak 3. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi, pada perusahaan yang mempunyai lebih dari satu jenis saham menggunakan metode harga perolehan 4. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi, pada perusahaan yang mempunyai lebih dari satu jenis saham menggunakan metode Equity Materi 1. Persoalan persoalan khusus saat penyusunan laporan keuangan yang dikonsolidasikan a. Pembelian saham langsung dari perusahaan anak b. Perusahaan anak memiliki lebih dari satu jenis saham yang beredar c. Saham Bonus dari perusahaan anak d. Laba (rugi) dari transaksi antar perusahaan yang berafiliasi 2. Daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi, akibat transaksi pembelian saham langsung dari perusahaan anak Contoh: Apabila pada Tgl 1 Jan 2009, sesaat setelah terjadi pemilikan saham PT PA disusun Neraca konsolidasi, maka baik dengan metode Equity dan Harga Perolehan sebagai berikut.
  28. 28. 27 3. Daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi, pada perusahaan yang mempunyai lebih dari satu jenis saham menggunakan metode harga perolehan Jenis jenis saham prioritas Saham Prioritas, tidak komulatip dan tidak berpartisipasi. Saham Prioritas, komulatip tidak berpartisipasi. Saham Prioritas, tidak komulatip berpartisipasi penuh. Saham Prioritas, komulatip berpartisipasi penuh Apabila tanggal 1 Jan 2008 sesaat setelah terjadi pemilikan saham oleh PT PI disusun neraca konsolidasi, maka alokasi hak para pemegang saham adalah: Elemen modal (000) Jumlah Saham Prioritas Saham biasa Nominal Saham Agio Saham biasa Laba Yang Ditahan - Utk shm prioritas - Deviden 1976 & 77(2x6%x50.000.00) - Sisa untuk saham Biasa.. 150.000 5.000 45.000 - - - 50.000 - - - 6.000 - 100.000 5.000 - - - 39.000 JUMLAH 200.000 56.000 144.000 PT PI PT PA DEBIT D K D K Invest saham PT PA 120.000 Elim 80% modal shm 80.000 Elim 80% modal penj kembl 4.000 Shm diatas HP Elim 80% saldo LYD 20.000 Selisih HP diatas NB 16.000 16.000 KREDIT Modal shm PT PA 100.000 Elim 80% 80.000 Hak Pemegg Shm Minorit 20% 20.000 Modal penj kembl saham 5.000 diatas HP Elim 80% 4.000 Hak Pemegg Shm Minorit 20% 1.000 LYD PT PA 25.000 Elim 80% 20.000 Hak Pemegg Shm Minorit 20% 5.000 ELIMINASI NERACA KONSOLIDASI
  29. 29. 28 Rekening PTPI PTPA Eliminasi NeracaKons Inv.shmprirtsPTPA 24.000 Elim40%modal saham 20.000 Elim40%saldoLYD 2.400 SelisihHPdiatasNB 1.600 Inv. shmbiasaPTPA 100.000 Elim80%modal saham 80.000 Elim80%agiosaham 4.000 Elim80%LYD 31.200 SelisihHPdibwhNB 15.200 Kredit: Modalsahamprioritas 50.000 Elim40% 20.000 HakPemshmmin60% 30.000 Labaditahanutksahamprioritas 9.000 Elim40% 2.400 HakPemshmmin 60% 5.400 KenaikanSaldoLYD 1.200 Modalsahambiasa 100.000 Elim80% 80.000 HakPemshmmin 20% 20.000 Agiosahambiasa 5.000 Elim80% 4.000 HakPemshmmin 20% 1.000 Labaditahanuntuk sahambiasa 6.000
  30. 30. 29 4. Daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi, pada perusahaan yang mempunyai lebih dari satu jenis saham menggunakan metode Equity Rekening PTPI PTPA Eliminasi NeracaKons Inv.shmprirtsPTPA 25.200 Elim40%modal saham 20.000 Elim40%saldoLYD 3.600 SelisihHPdiatasNB 1.600 Inv. shmbiasaPTPA 73.600 Elim80%modal saham 80.000 Elim80%agiosaham 4.000 Elim80%LYD 4.800 SelisihHPdibwhNB 15.200 LYD(defisi)PTPI (25.200) Modalsahamprioritas 50.000 Elim40% 20.000 HakPemshmmin60% 30.000 Labaditahanutksahamprioritas 9.000 Elim40% 3.600 HakPemshmmin 60% 5.400 Modalsahambiasa 100.000 Elim80% 80.000 HakPemshmmin 20% 20.000 Agiosahambiasa 5.000 Elim80% 4.000 HakPemshmmin 20% 1.000 Labaditahanuntuksahambiasa 6.000 Elim80% 4.800
  31. 31. 30 PERTEMUAN XII dan XIII Persoalan Persoalan Khusus dalam Laporan Keuangan Yang dikonsolidasikan Kompetensi Dasar : Mahasiswa dapat menyebutkan pengaruh pembagian Saham bonus, Laba (rugi) dari transaksi jual beli Barang Dagangan antar perusahaan yang berafiliasi, membuat daftar lajur dengan metode equity dan harga perolehan Indikator Pencapaian 1. Mahasiswa dapat menyebutkan pengaruh Saham bonus yang dibagikan perusahaan anak terhadap neraca konsolidasi 2. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi akibat pembagian saham bonus dengan metode harga perolehan 3. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi akibat pembagian saham bonus dengan metode equity 4. Mahasiswa dapat menyebutkan pengaruh Laba (rugi) jual beli barang dagangan antar perusahaan yang berafiliasi 5. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur pengaruh Laba (rugi) jual beli barang dagangan antar perusahaan yang berafiliasi dengan metode harga perolehan 6. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur pengaruh Laba (rugi) jual beli barang dagangan antar perusahaan yang berafiliasi dengan metode equity Materi 1. Pengaruh Saham bonus yang dibagikan perusahaan anak terhadap neraca konsolidasi a. Akan terjadi perubahan posisi modalnya (berarti terjadi perubahan status dari seluruh/sebagian saldonya LYD menjadi modal statuer. b. Dilihat dari perusahaan induk dan para pemegang saham lainnya, pembagian bonus saham ini tidak mempengaruhi proporsi pemilikannya, kecuali terhadap adanya tambahan jumlah lembara saham yan dimiliki. c. Oleh karena itu, perusahaan induk dan pemegang saham lainnya tidak perlu mengakui adanya penghasilan yan gtimbul dan kenaikan nilai investasinya sebagai akibat dari saham saham yan ditrima kemudian sebagai deviden tersebut
  32. 32. 31 d. Tapi cukup membuat catatan memo tentang bertambahanya jumlah lembar saham yang dimiliki. Masalah timbul dalam proses eliminasi terhadap hak hak pemilikan pada perusahaan anak 2. Daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi akibat pembagian saham bonus dengan metode harga perolehan ELIMINASI HAK PEMILIKAN PERUSAHAN INDUK 1. Eliminasi terhadap modal saham bertitik tolak pada posisi terakhir (setelah pembagian bonus saham) sebesar prosentase pemiliknya. 2. Eliminasi terhadap LYD, bertitik tolak dari saldo pada saat terjadinya pembelian saham saham dikurangi dengan jumlah yang dikapitalisasi sebagai modal saham (statuair) DAFTAR LAJUR SESAAT SETELAH PEMBELIAN SAHAM REKENINGNERACA PTWIJAYA PTDIAN DEBIT D K D K Investasisaham2PTDIAN 70.000.000 elim80%Modalsaham 40.000.000 elim80%LYD 22.000.000 sellebihHPdiatasNB 8.000.000 KREDIT ModalsahamPTDian 50.000.000 Elim80% 40.000.000 HakMinoritas20% 10.000.000 LYDPTDian 27.500.000 Elim80% 22.000.000 Hakminoritas20% 5.500.000 ELIMINASI NERACAKONSOLIDASI
  33. 33. 32 DAFTAR LAJUR 31 DES 2008 metode Harga Perolehan 3. Daftar lajur untuk penyusunan neraca konsolidasi akibat pembagian saham bonus dengan metode equity a. Harus ada pengakuan terhadap bagian laba perusahaan anak (80% x 12,5 jt = 10 JT) dan rekening lawan (kredit) rugi laba PT Dian (LYD) b. Tidak menaikan nilai investasi saham bagi PT Wijaya (induk) berkenaan bonus saham . c. Sebaliknya, penurunan saldo LYD perusahaan anak tidak perlu diikuti dengan mengurangi nilai investasi saham oleh perusahaan induk , karena penurunan saldo LYD diimbangi dengan naiknya saldo modal saham dengan jumlah yang sama. d. Eliminasi bertolak pada posisi keuangan perusahaan anak pada saat neraca konsolidasi disusun. REKENINGNERACA PT WIJAYA PT DIAN Debit D K Investasi saham2PT DIAN 70.000.000 elim 80% Modal saham 60.000.000 elim 80% LYD 2.000.000 sel lebih HP diatas NB 8.000.000 KREDIT Modal saham PT Dian 75.000.000 Elim 80% 60.000.000 Hak Minoritas 20% 15.000.000 LYD PT Dian 15.000.000 Elim 80% 2.000.000 Hak minoritas 20% 3.000.000 Kenaikan saldo LYD untuk PT Wijaya (80% x 12.500.000) 10.000.000 ELIMINASI NERACA KONSOLIDASI
  34. 34. 33 4. Pengaruh Laba (rugi) jual beli barang dagangan antar perusahaan yang berafiliasi Apabila barang dagangan yang dibeli dari pihak yang ada hubungan afiliasi dan barang tersebut masih termasuk di dalam persediaan di pihak pembeli pada saat laporan keuangan konsolidasi disusun, berarti bahwa laba (rugi) dan kenaikan (penurunan) nilai barang dagangan yang telah diakui (dalam laporan keuangan individual) pihak penjual belum (tidak) seluruhnya direalisasikan. Ketentuaanya adalah: a. Bila penjualan barang dilakukan perusahaan induk, berarti pula perusahaan induk yang telah mengakui terjadinya laba (rugi) dan atau kenaikan (penurunan) nilai barang tersebut dengan demikian tidak melibatkan kepentingan pemegang saham minoritas. Oleh sebab itu seluruh jumlah laba (rugi) penjualan barang harus dihapuskan, demikian pula sebaliknya persediaan barang harus dilaporkan sebesar harga pokoknya. b. Bila yang menjual perusahaan anak, berarti perusahaan anak yang telah mengakui timbulnya laba (rugi) atas barang tersebut. Bagi pemegang saham minoritas laba (rugi) atas barang dagangan sudah direalisasikan dan oleh karenanya mereka berhak atas pembagian laba (rugi) yang timbul bila dibagkan pada para pemegang saham. 5. Daftar lajur pengaruh Laba (rugi) jual beli barang dagangan antar perusahaan yang berafiliasi dengan metode harga perolehan REKENINGNERACA PT WIJAYA pt DIAN Debit D K D K Investasi saham2PT DIAN 80.000.000 elim 80% Modal saham 60.000.000 elim 80% LYD 12.000.000 sel lebih HP diatas NB 8.000.000 KREDIT LYDPT WIJAYA 10.000.000 Modal saham PT Dian 75.000.000 Elim 80% 60.000.000 Hak Minoritas 20% 15.000.000 LYDPT Dian 15.000.000 Elim 80% 12.000.000 Hak minoritas 20% 3.000.000 ELIMINASI NERACA KONSOLIDASI
  35. 35. 34 Rekening Neraca PT Dani PT Wijaya 000 Persediaan Brg 5.000 500 4.500 Investasi Saham PT Wijaya 125.000 Elim 100% Modal saham 100.000 Elim 100% LYD tgl beli 15.000 Sel HP diatas NB saham 10.000 Modal Saham PT dani 250.000 250.000 LYD PT Dani 50.000 50.000 Modal Saham PT Wijaya 100.000 Elim 100% 100.000 LYD PT Wijaya 23.000 500 Elim 100% 15.000 Kenaikan Sldo Laba PT Dani 7.500 Eliminasi Neraca Konsolidasi 6. Daftar lajur pengaruh Laba (rugi) jual beli barang dagangan antar perusahaan yang berafiliasi dengan metode equity Rekening Neraca PT Dani PT Wijaya 000 Persediaan Brg 5.000 500 4.500 Investasi Saham PT Wijaya 133.000 Elim 100% Modal saham 100.000 Elim 100% LYD tgl beli 23.000 Sel HP diatas NB saham 10.000 Modal Saham PT dani 250.000 250.000 LYD PT Dani 58.000 500 57.500 Modal Saham PT Wijaya 100.000 Elim 100% 100.000 LYD PT Wijaya 23.000 Elim 100% 23.000 Kenaikan Sldo Laba PT Dani 7.500 Eliminasi Neraca Konsolidasi PERTEMUAN XIV PEMILIKAN TIDAK LANGSUNG DAN SALING MEMILIKI
  36. 36. 35 Kompetensi Dasar : 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian pemilikan tidak langsung dan saling memiliki, hal hal yang menyebabkan perubahan kepemilikan, membuat daftar lajur dengan metode equity dan harga perolehan Indikator Pencapaian 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian pemilikan tidak langsung dan saling memiliki 2. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur akibat perubahan kepemilikan tidak langsung dengan metode harga perolehan 3. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur akibat perubahan kepemilikan tidak langsung dengan metode Equity 4. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur akibat perubahan kepemilikan saling memiliki saham dengan metode Harga Perolehan 5. Mahasiswa dapat membuat daftar lajur akibat perubahan kepemilikan saling memiliki saham dengan metode Equity Materi 1. Pengertian pemilikan tidak langsung dan saling memiliki Suatu kelompok perusahaan yang berafiliasi mempuyai hubungan bertingkat ( dimana perusahaan anak memiliki control terhadap perusahaan lain) sehingga perusahaan Induk, secara tidak langsung mempunyai kepemilikan kepada perusahaan yang dimiliki perusahaan anak. Dan apabila perusahaan yang dimiliki perusahaan anak mempunyai kepemilikan pada perusahaan induk disebut pemilikan tidak langsung dan saling memiliki bagi perusahaan induk. PT A PT B PT C PT D 90% 80% 50% 10% 30% Hubungan perusahaan perusahaan afiliasi, dengan disertai adanya saling memiliki saham
  37. 37. 36 2. Daftar lajur akibat perubahan kepemilikan tidak langsung dengan metode harga perolehan Pemilikan saham saham perusahaan anak terjadi sesudah adanya hak control perusahaan induk atas perusahaan sub induk Rekening PT OPA PT PAPA PT ANA (000) D K D K Invest Shm PT PAPA 30.000 Elim 80% Mdl Saham 20.000 Elim 80% LYD 1 jan 2007 12.000 Sel lbh NB diatas HP 2.000 Invst Shm PT ANA 31.500 Elim 90% Modal Saham 22.500 Elim 90% LYD 1 Jan 2007 4.500 Sel lbh HP diatas NB 4.500 Aktiva Lain lain 120.000 43.500 50.000 213.500 150.000 75.000 50.000 Macam2 Hutang 63.000 32.625 17.500 Modal Saham PT OPA 25.000 LYD PT OPA 62.000 Modal Shm PT PAPA 25.000 Elim 80% 20.000 Hak minoritas 5.000 LYD PT PAPA 17.375 2.250 Elim 80% 12.000 Hak minoritas 3.425 Kenaikan saldo LYD PT OPA 3.700 Modal saham PT ANA 25.000 Elim 90% 22.500 Hak minoritas 2.500 LYD PT ANA 7.500 Elim 90% 4.500 Hak minoritas 750 Keniakan Saldo LYD PT PAPA 2.250 150.000 75.000 50.000 61.250 61.250 218.000 218.000 Eliminasi Neraca Konsolidasi HARGA PEROLEHAN 3. Daftar lajur akibat perubahan kepemilikan tidak langsung dengan metode Equity
  38. 38. 37 Rekening PTOPA PTPAPA PTANA (000) D K D K InvestShmPTPAPA 33.700 Elim80%MdlSaham 20.000 Elim80%LYD1jan2007 15.700 SellbhNBdiatasHP 2.000 InvstShmPTANA 33.750 Elim90%ModalSaham 22.500 Elim90%LYD1Jan2007 6.750 SellbhHPdiatasNB 4.500 AktivaLainlain 120.000 43.500 50.000 213.500 153.700 77.250 50.000 Macam2Hutang 63.000 32.625 17.500 113.125 ModalSahamPTOPA 25.000 25.000 LYDPTOPA 65.700 65.700 ModalShmPTPAPA 25.000 Elim80% 20.000 Hakminoritas 5.000 LYDPTPAPA 19.625 Elim80% 15.700 Hakminoritas 3.925 ModalsahamPTANA 25.000 Elim90% 22.500 Hakminoritas 2.500 LYDPTANA 7.500 Elim90% 6.750 Hakminoritas 750 150.000 75.000 50.000 61.250 61.250 218.000 218.000 Eliminasi NeracaKonsolidasi EQUITY 4. Daftar lajur akibat perubahan kepemilikan saling memiliki saham dengan metode Harga Perolehan
  39. 39. 38 Rekening PTWiaya PTEkawati (000) D K D K InvestShmPTEkawati 75.000 Elim75%MdlSaham 75.000 InvstShmPTWijaya 15.000 Elim10%ModalSaham 10.000 Elim10%LYD1Jan2007 2.875 SellbhHPdiatasNB 2.125 AktivaLainlain 100.000 135.000 213.500 175.000 150.000 Macam2Hutang 46.125 44.000 90.125 ModalSahamPTWijaya 100.000 Elim10% 10.000 90.000 LYDPTWijaya 28.875 Elim10% 2.875 26.000 ModalShmPTEkawati 100.000 Elim75% 75.000 Hakminoritas 25.000 LYDPTEkawati 6.000 Hakminoritas 1.625 KenaikansaldoLYDPTWjaya 4.375 150.000 75.000 87.875 87.875 237.125 237.125 Eliminasi NeracaKonsolidasi HARGAPEROLEHAN
  40. 40. 39 5. Daftar lajur akibat perubahan kepemilikan saling memiliki saham dengan metode Equity Rekening PTWiaya PTEkawati (000) D K D K InvestShmPTEkawati 79.875 Elim75%MdlSaham 75.000 Elim75%LYD 4.875 InvstShmPTWijaya 15.500 Elim10%ModalSaham 10.000 Elim10%LYD1Jan2007 3.375 SellbhHPdiatasNB 2.125 AktivaLainlain 100.000 135.000 235.000 179.875 150.500 Macam2Hutang 46.125 44.000 90.125 ModalSahamPTWijaya 100.000 Elim10% 10.000 90.000 LYDPTWijaya 33.750 Elim10% 3.375 30.375 ModalShmPTEkawati 100.000 Elim75% 75.000 Hakminoritas 25.000 LYDPTEkawati 6.500 Elim75% 4.875 Hakminoritas 1.625 179.875 150.500 92.250 92.250 237.125 237.125 Eliminasi NeracaKonsolidasi Equity

×