Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Laporan bul okt 2014 pertemuan awal dan validasi rahman

2,500 views

Published on

Program Sosial bantuan tunai bersyarat

Published in: Social Media
  • Be the first to comment

Laporan bul okt 2014 pertemuan awal dan validasi rahman

  1. 1. KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun Laporan Pelaksanaan Pertemuan Awal dan Validasi Pendamping Bulan Oktober 2014 Program Keluarga Harapan Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang Terawan, Lanpasa, Tabiku Salunuk dan Bangkal Kecamatan Danau Sembuluh Kabupaten Seruyan yang merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban dan evaluasi kinerja Pendamping PKH Kabupaten Seruyan. Disadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna, untuk itu kepada semua pihak diharapkan dapat memberikan masukan, kritik dan saran demi sempurnanya laporan ini. Harapan penulis, melalui laporan ini dapat dilihat gambaran tentang hasil implementasi PKH di Kecamatan Danau Sembuluh, sekaligus dapat dijadikan sebagai bahan koreksi dan masukan untuk program-program sosial lainnya dimasa mendatang. Kuala Pembuang, 22 Oktober 2014 Penulis Pendamping PKH Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 1 1615
  2. 2. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR................................................................................................. 1 DAFTAR ISI................................................................................................................ 2 BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 3 A. Latar Belakang ........................................................................................ 3 B. Program Keluarga Harapan ..................................................................... 3 C. Maksud dan Tujuan.................................................................................. 4 BAB II KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN DAN HASIL YANG DI CAPAI........................................................................... 5 BAB III GAMBARAN WILAYAH PKH KECAMATAN DANAU SEMBULUH...................................................... 6 BAB IV HASIL VALIDASI KOMPONEN PKH.................................................... 7 BAB V PERMASALAHAN DAN PEMECAHANNYA........................................ 8 A. Permasalahan........................................................................................... 8 B. Pemecahan Masalah................................................................................. 8 BAB VI PENUTUP ............................................................................................... 9 A. Kesimpulan.............................................................................................. 9 B. Saran ....................................................................................................... 9 DOKUMENTASI FOTO............................................................................................ Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 2 2625
  3. 3. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial, Pemerintah Indonesia mulai tahun 2007 akan melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH). Program serupa di negara lain dikenal dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) atau bantuan tunai bersyarat. Program ini bukan dimaksudkan sebagai kelanjutan program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang diberikan dalam rangka membantu rumah tangga miskin mempertahankan daya belinya pada saat pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM. PKH lebih dimaksudkan kepada upaya membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin. Berdasarkan pengalaman negara-negara lain, program serupa sangat bermanfaat terutama bagi keluarga dengan kemiskinan kronis. Pelaksanaan PKH di Indonesia diharapkan akan membantu penduduk termiskin, bagian masyarakat yang paling membutuhkan uluran tangan dari siapapun juga. Pelaksanaan PKH secara berkesinambungan setidaknya hingga tahun 2015 akan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals atau MDGs). Setidaknya terdapat 5 komponen MDGs yang secara tidak langsung akan terbantu oleh PKH, yaitu pengurangan penduduk miskin dan kelaparan, pendidikan dasar, kesetaraan gender, pengurangan angka kematian bayi dan balita, dan pengurangan kematian ibu melahirkan. Dalam PKH, bantuan akan diberikan kepada rumah tangga sangat miskin (KSM) dan sebagai imbalannya KSM tersebut diwajibkan untuk menyekolahkan anaknya, melakukan pemeriksaan kesehatan termasuk pemeriksaan gizi dan imunisasi balita, serta memeriksakan kandungan bagi ibu hamil. Untuk jangka pendek, bantuan ini akan membantu mengurangi beban pengeluaran KSM, sedangkan untuk jangka panjang diharapkan akan memutus rantai kemiskinan antar generasi. B. Program Keluarga Harapan PKH merupakan salah satu program yang dilaksanakan Pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program yang memberikan bantuan uang tunai bersyarat kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (KSM). Keluarga peserta PKH Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 3 3635
  4. 4. atau KSM yang terpilih menjadi peserta Program Keluarga Harapan ini diwajibkan memenuhi persyaratan yang terkait dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, yaitu dalam pendidikan dan kesehatan. Program Keluarga Harapan (PKH) ini telah diujicobakan di beberapa daerah di Indonesia sejak tahun 2007. Namun pada tahun 2010 ini ada 13 provinsi yang dipilih sebagai daerah pelaksanaan program ini, salah satunya adalah Provinsi Kalimantan Tengah. Dan di Kalimantan Tengah sebagai awal hanya di pilih dua daerah sebagai uji coba, yaitu Kotamadya Palangkaraya dan Kabupaten Kapuas, selanjutnya di tahun 2014 Program Keluarga Harapan (PKH) bertambah diujicobakan di Kabupaten Seruyan dengan mendapat kuota 4 kecamatan yaitu Kecamatan Seruyan Hilir, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kecamatan Danau Sembuluh dan Kecamatan Seruyan Tengah. C. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan utama Program Keluarga Harapan (PKH) adalah untuk mengurangi tingkat kemiskinan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok masyarakat sangat miskin. Namun dalam jangka pendek program ini dimaksudkan untuk dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sangat miskin. Sedangkan untuk jangka panjang, dengan mensyaratkan keluarga penerima untuk menyekolahkan anaknya, melakukan imunisasi balita, memeriksakan kandungan bagi ibu hamil, dan perbaikan gizi, diharapkan akan dapat memutus rantai kemiskinan antar generasi. Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 4 4645
  5. 5. BAB II KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN DAN DICAPAI Pelaksanaan kegiatan Pertemuan Awal dan Validasi PKH yang telah dicapai selama Bulan Oktober 2014 antara lain : 1. Koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Seruyan mengenai kegiatan PKH yang akan dilaksanakan. 2. Koordinasi dengan Kepala Desa tentang PKH, agar dapat memangkas data calon peserta PKH yang tidak tepat/non eligble. 3. Pendamping melaksanakan Pertemuan Awal dan Validasi kepada KSM yang difasilitasi oleh Kantor Desa dan RT setempat. 4. Kunjungan ke KSM Peserta PKH yang tidak dapat hadir pada Pertemuan Awal dan Validasi serta sekaligus menjelaskan dan menegaskan tentang kewajiban mereka sebagai peserta PKH. Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 5 5655
  6. 6. BAB III GAMBARAN WILAYAH PKH KECAMATAN DANAU SEMBULUH Kabupaten Seruyan memiliki salah satu Kecamatan yang dikelilingi danau dan danau tersebut danau terbesar se-Provinsi Kalimantan Tengah. Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Danau Sembuluh yang memiliki 13 desa antara lain : (1) Telaga Pulang, (2) Cempaka Baru, (3) Sembuluh I, (4) Sembuluh II, (5) Paren, (6) Ulak Batu, (7) Palingkau, (8) Banua Usang , (9) Terawan, (10) Lanpasa, (11) Tabiku, (12) Salunuk dan (13) Bangkal. Ibu kota Kecamatan Danau Sembuluh terletak di desa Telaga Pulang yang sekaligus Desa tersebut menjadi titik tengah jarak terdekat untuk jalur akses transfortasi air melalui Sungai Seruyan yang menghubungkan beberapa Desa seperti Sembuluh I dan II, Cempaka Baru, Paren, Ulak Batu, Palingkau dan Banua Usang, sedangkan selain desa tersebut jarak terdekat hanya dapat dijangkau melalui jalan darat Perusahaan Sawit dengan tanah latrit. Untuk titik tengah jalur askses jalan darat terletak di Desa Danau Sembuluh. Berdasarkan hasil pengamatan pendamping, kehidupan warga Kecamatan Danau Sembuluh yang sementara ini di bulan Oktober 2014 memasuki musim kemarau yang panjang, sehingga sebagian besar mata pencaharian warga yaitu nelayan, petani dan buruh perusahaan sawit mengalami kesulitan. Khususnya Desa Telaga Pulang dan Danau Sembuluh mengalami kekeringan, yang berakibat banyak dasar sungai (Gosong) yang timbul sehingga jalur sungai seruyan ini sangat sulit ditempuh bahkan pemukiman yang berada di dataran tinggi sering mengalami kesulitan juga dalam mencari air sebagai kebutuhan. Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 6 6665
  7. 7. BAB IV HASIL VALIDASI KOMPONEN PKH Adapun Hasil Validasi Komponen PKH Sebagai Berikut : HASIL VALIDASI ANGGOTA RUMAH TANGGA KOMPONEN PKH Provinsi : Kalimantan Tengah Kab/Kota : Seruyan Kecamatan : Danau Sembuluh Bulan : Oktober 2014 No. DESA JUMLAH KOMPONEN PKH JUMLAH RTSM BUMIL BALITA USIA SD USIA SMP ( 1 ) ( 2 ) ( 3 ) ( 4 ) ( 5 ) ( 6 ) ( 7 ) 1. Banua Usang - 7 22 10 14 2. Cempaka Baru - 6 7 3 8 3. Sembuluh I 2 11 13 3 14 4. Sembuluh II 10 28 15 21 5. Telaga Pulang 1 5 17 2 9 6. Paren NON ELIGBLE 7. Ulak Batu NON ELIGBLE 8. Palingkau NON ELIGBLE 10. Terawan NON ELIGBLE 11 Lanpasa NON ELIGBLE 13. Tabiku NON ELIGBLE 14. Salunuk NON ELIGBLE 15. Bangkal NON ELIGBLE TOTAL 3 32 87 33 66 CATATAN RUTE PERJALANAN PENDAMPING (Start) (20/09/2014) Kuala Pembuang ke Telaga Pulang dengan membawa sepeda motor yang dimuatkan di perahu Long Boat, lanjut carter perahu getek (21/09/2014) Cempaka Baru, (22/09/2014) Sembuluh I dan II, lanjut kembali (24/09/2014) Telaga Pulang naik Long Boat ke Paren lanjut kembali (25/09/2014) Telaga Pulang naik Long Boat ke Banua Usang, (26/09/2014) Carter Perahu Getek ke Palingkau, (26/09/2014) Ulak Batu sampai dengan selesai untuk jalur perairan dan kembali lagi ke Telaga Pulang, selanjutnya diteruskan perjalanan darat (27/09/2014) ke Terawan yang melewati titik tengah jalur darat Desa Sembuluh I dan II, lanjut menuju (27/09/2014) Lanpasa, (28/09/2014) Tabiku, (29/09/2014) Salunuk, (30/09/2014) Bangkal dan (Finish) menuju Kuala Pembuang Ibu Kota Kabupaten Seruyan dan harus melintasi daerah perbatasan Kabupaten yaitu Kotawaringin Timur (Sampit). Jadi, untuk jalur terakhir menjadi sangat jauh dilewati. Berdasarkan rute tersebut di atas maka dapat di simpulkan pendamping, untuk menjangkau area Kecamatan Danau Sembuluh ada 2 (dua) jalur yang harus dilewati yaitu jalur Sungai Seruyan dan jalur darat jalan Perusahaan Sawit dengan tanah latrit dengan melintasi titik tengah Danau Sembuluh dan jalan Negara melintasi Perbatasan Kabupaten Kotawaringin Timur (Sampit). Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 7 7675
  8. 8. BAB V PERMASALAHAN DAN PEMECAHANNYA A. Permasalahan Adapun permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan selama Kegiatan Pertemuan Awal dan Validasi bulan Oktober 2014, yaitu sebagai berikut : 1. Masyarakat menanyakan kapan realisasi data waiting list atau penambahan data baru untuk masyarakat yang belum masuk jadi peserta PKH. 2. Kades, tenaga pendidik dan kesehatan berharap ada data baru KSM peserta PKH yang masih belum mendapatkan bantuan PKH atau menggantikan data yang non eligble. 3. KSM menanyakan kapan penyaluran dana PKH Tahap I tahun 2014. B. Pemecahan Masalah 1. Pendamping menjelaskan kepada masyarakat/warga bahwa data waiting list masih dalam proses dan menunggu informasi dari UPPKH Pusat. 2. Pendamping menyampaikan kepada Kades, Tenaga Pendidik dan Kesehatan bahwa data terbaru masih menunggu informasi dari UPPKH Pusat. 3. Pendamping menjelaskan kepada KSM bahwa penyaluran tahap I tahun 2014 masih menunggu informasi dari UPPKH Pusat. Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 8 8685
  9. 9. BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan pengalaman hasil pelaksanaan Pertemuan Awal dan Validasi Peserta PKH bulan Oktober 2014 yang telah terlaksana, maka pendamping dapat menyimpulkan bahwa bersumber dari hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) oleh BPS tahun 2011. Selanjutnya setelah di lapangan oleh pendamping, maka yang termasuk komponen PKH di Kecamatan Danau Sembuluh terdapat 5 Desa yaitu (1) Telaga Pulang, (2) Cempaka Baru, (3) Banua Usang, (4) Sembuluh I, (5) Sembuluh II, sedangkan 8 Desa termasuk data non eligble yaitu (1) Ulak Batu, (2) Paren, (3) Palingkau, (4) Terawan, (5) Lanpasa, (6) Tabiku, (7) Salunuk dan (8) Bangkal. Pelaksanaan tersebut akan berjalan dengan baik dan lancar apabila tercipta koordinasi yang baik antara pendamping dan pihak-pihak yang terkait dengan Progran Keluarga Harapan. B. Saran-saran Kami selalu berharap dukungan dari UPPKH Kabupaten dan UPPKH Pusat untuk kelancaran tugas di lapangan. Pendamping juga berterima kasih atas segala perhatian UPPKH Pusat atas sarana dan prasarana yang telah di berikan untuk mendukung kinerja pendamping di lapangan. Kuala Pembuang, 22 Oktober 2014 Pendamping, RAHMAN Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 9 9695
  10. 10. DOKUMENTASI FOTO Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 10 106105
  11. 11. KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JAMINAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DIREKTORAT JENDERAL BANTUAN DAN JAMINAN SOSIAL PROGRAM KELUARGA HARAPAN RAHMAN WILAYAH KERJA : Desa Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Kecamatan Danau Sembuluh Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah UPPKH KABUPATEN SERUYAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SERUYAN KALTENG Laporan Kegiatan Pendamping PKH Desa, Telaga Pulang, Cempaka Baru, Sembuluh I, Sembuluh II, Paren, Ulak Batu, Palingkau, Banua Usang, Terawan, Lanpasa, Tabiku, Salunuk dan Bangkal Oktober 2014 11 116115

×