Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Komponen mainboard

7,480 views

Published on

Published in: Technology
  • Be the first to comment

Komponen mainboard

  1. 1. TUGAS KELOMPOK Memenuhi Tugas Pelajaran Internet Guru Pembimbing : Nahdi Sentosa “ KOMPONEN MAINBOARD “
  2. 2. Di susun Oleh : Atikah Fildzah Sari Deka Dwi Abrianto Gita Aprilicia Hilyah Fachria Intan Gustika Muhamad Raka Gilang Ramadhan Kelas : XII IPA 1 SMA Negeri 1 Jakarta Tahun Pelajaran 2011/2012
  3. 5. Komponen pada Mainboard 1. Chipset 2. Socket/Slot Processor 5. Graphic Slot Cards 7. Slot Cards 6. AGP 8. Controllers 4. Slot Expansion 3. Slot RAM/memory 9. I/O port
  4. 8. Chipset Kombinasi cip pada motherboard berfungsi menjembatani aliran data dan mengatur serta mengontrol beberapa komponen utama dan tambahan pada motherboard. Chipset motherboard terdiri dari: Cip northbridge (chipset utama) Berfungsi sebagai pengatur alur data kinerja prosesor untuk berhubungan dengan komponen utama, misalnya slot memori, slot AGP, dan slot PCI. Cip southbridge (chipset pembantu) Berfungsi sebagai pengatur alur data kinerja prosesor untuk berhubungan dengan komponen sekunder misalnya kontrol IDE/harddisk, drive, DMA, USB, dan interrupt.
  5. 9. BIOS BIOS (Basic Input / Output System) adalah program dasar yang digunakan sebagai antarmuka antara sistem operasi dan motherboard . Berfungsi membaca dan mendata komponen hardware yang terpasang pada motherboard CMOS BIOS yang sering digunakan pada motherboard sekarang adalah AMI BIOS, AWARD BIOS, dan Phoenix BIOS.
  6. 10. Socket atau Slot Processor Prosessor jenis socket, Biasanya ada tuas kecil yang berfungsi sebagai pengunci prosessor tersebut Prosessor jenis slot, Bila kita masukan maka prosessor akan terkunci secara otomatis, biasanya tipe slot ini digunakan pada prosessor jenis pentium 3 kebawah. Socket , yaitu berbentuk kotak persegi yang terdapat pin (kaki) konektor; Slot , yaitu berbentuk batangan yang ditancapkan pada port yang khusus disediakan untuk processor model slot. Pada umumnya processor jenis slot banyak ditemukan untuk komputer Pentium II dan Pentium III.
  7. 11. Slot RAM/memory Motherboard memiliki slot khusus untuk RAM tersebut, seperti halnya prosessor. Setiap jenis motherboard berebda - beda jenis SLOT ram yang sisertakan dalam motherboardnya tersebut. Oleh karena itu sesuaikan lah dengan RAM yang anda gunakan.
  8. 12. Slot Expansion Slot ini merupakan slot tambahan atau external pada komputer. Bila komputer ingin di upgrade atau ditambahkan fungsi - fungsinya, anda tinggal menambahkan peralatan - peralatan yang anda butuhkan di expansion card ini. Seperti: VGA card, Sound card, Tv turner. Video receiver, Joystick.
  9. 13. Graphic Slot Cards Untuk Slot kartu grafis digunakan bila pada motherboard tidak ada VGA onboard atau anda berencana menggunakan kartu grafis terpisah agar pemrosesan gambar menjadi lebih cepat daripada onboard. Saat ini, ada 3 tipe interface kartu grafis yang banyak dijumpai, yaitu AGP 8x, PCI Express x16, dan PCI Express 2.0 x16.
  10. 14. AGP Accelerated Graphics Port merupakan tipe interface lama yang menggunakan jenis parallel. Kecepatan transfer maksimum AGP adalah sekitar 2 GB/s. Sejak pergantian tren dari parallel ke serial, kecepatan itu merupakan kecepatan yang pelan bila dibandingkan dengan PCI Express yang bisa mencapai 8 GB/s. Tanda x didepan PCI Express merupakan lanes, jalur data dengan kecepatan tiap lane-nya adalah 250 MB/s. PCI Express x16 mampu mengirim data sebesar 16x250MB/s = 4GB/s.
  11. 15. Slot Cards Semua motherboard pasti memiliki slot PCI dan slot kartu grafis. Slot PCI biasanya digunakan untuk modem, sound card, physx card, dan kartu tambahan lainnya. Untuk masa mendatang, beberapa motherboard menyediakan slot PCI Express x1 dan PCI Express x4 dimana nantinya akan menggantikan slot PCI.
  12. 16. Controllers Controller pada motherboard seperti IDE controller untuk harddisk mengalami perkembangan, dari PATA (Paralel Advance Technology Attachment) dengan bandwidth tertinggi 66 – 133 MB/s menjadi SATA (Serial Advance Technology Attachment) dengan bandwidth 150 MB/s dan 300 MB/s untuk SATA II. Selain itu beberapa motherboard juga mendukung RAID. RAID adalah sistem penggunaan dua atau lebih harddisk yang identik dengan tujuan peningkatkan kinerja penyimpanan data atau sebagai back up data.
  13. 17. I/O port (Input/Output) • Port Paralel (LPT), biasa digunakan untuk printer atau Joystick yang masih menggunakan kabel parallel. • Port COM, port untuk mouse atau keyboard yang berbasis Port COM. • Port PS/2, port ini berbentuk bulat, biasanya digunakan untuk mouse ball atau optical dan keyboard yang berbasis Port PS/2. • Game Port, biasa digunakan untuk Game Pad. • Port USB 1.1 / USB 2.0 (Universal Serial Bus) digunakan untuk mouse, keyboard, printer, Flash disk, camera digital, dan lain – lain yang menggunakan kabel tipe USB.
  14. 18. Komponen pada CPU 6. Modem 1. Processor 3. VGA Card 2. RAM 5. Sound Card 4. Hardisk 8. CD Drive 9. Power Supply 7. Floppy Disk 10. Casing
  15. 19. PROCESSOR Processor adalah pusat pelaksana seluruh kerja komputer Bagian Bagian Processor Aritmatics Logical Unit  (ALU) Melakukan pelaksanaan dasar seperti pelaksanaan aritmatika Control Unit  (CU) Alat pengontrolan yang memberitahukan unit masukan mengenai jenis data, waktu pemasukan, dan tempat penyimpanan didalam primary storage Memory Unit  (MU) M enyimpan alamat-alamat register data yang diolah oleh ALU dan CU.
  16. 20. RAM <ul><li>Random access memory adalah sebuah tipe penyimpanan data sementara pada komputer </li></ul><ul><li>Kegunaan RAM </li></ul><ul><li>sebagai memory virtual dan hard drive y an g l e b i h cepat. </li></ul><ul><li>Jenis-Jenis RAM </li></ul><ul><li>EDO RAM </li></ul><ul><li>FPM RAM (Fast Page Mode DRAM) </li></ul><ul><li>SDRAM (Synchronous DRAM) </li></ul><ul><li>DDR (Double Data Rate SDRAM) </li></ul><ul><li>Rambus RAM (RDRAM) </li></ul><ul><li>DIP </li></ul><ul><li>SIPP </li></ul><ul><li>SIMM 30 pin </li></ul><ul><li>SIMM 72 pin </li></ul><ul><li>DIMM </li></ul><ul><li>DDR DIMM. </li></ul>Beberapa jenis RAM
  17. 21. Mem asang RAM pada M ainboard: <ul><li>Rebahkan kait pengunci pada ujung slot </li></ul><ul><li>Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot </li></ul><ul><li>Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang. </li></ul>
  18. 22. VGA CARD Berdasarkan letaknya, VGA onboard adalah VGA yang sudah tertanam pada motherboard. VGA onboard ini menggunakan memori RAM sebagai pengolah gambar. VGA add-on adalah VGA yang terpisah dengan motherboard yang memiliki interface PCI Express atau AGP. Pada VGA add-on sudah memiliki GPU dan memory sendiri. VGA Card (Video Graphic Adapter Card) dikenal sebagai Kartu Grafis . Berfungsi untuk mengolah gambar yang akan ditampilkan ke monitor.
  19. 23. HARDISK (STORAGE)  Harddisk adalah sebuah piringan magnetik yang berfungsi sebagai media panyimpanan data yang bersifat non-volatile. Koneksi dari harddisk menuju komputer adalah dengan menggunakan kabel yang ditancapkan pada slot IDE untuk harddisk jenis P-ATA (Paralel ATA) dan slot serial untuk harddisk jenis S-ATA (Serial ATA). Hardisk memiliki kapasitas harddisk yang menentukan besar kecilnya kemampuan harddisk untuk menampung data. Kapasitas harddisk dihitung dengan ukuran bytes. Untuk saat ini harddisk sudah memiliki kapasitas hingga ratusan GB. (1 Gigabyte = 1024 MB )
  20. 24. SOUND CARD <ul><li>Sound card memiliki empat fungsi utama , yaitu sebagai </li></ul><ul><li>Synthesizer </li></ul><ul><li>MIDI interface </li></ul><ul><li>Pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) </li></ul><ul><li>Pengonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker). </li></ul><ul><li>Sedangkan cara pengangkutan suara biasanya menggunakan tiga cara, yaitu melalui teknologi frequency modulation (FM), wavetable, dan model fisik. </li></ul>Sound Card berupa perangkat yang berbentuk sebuah lempengan PCB ini mengolah dan menghasilkan suara yang terhubung ke spiker. Sound card, juga sering disebut audio card, adalah periferal yang terhubung ke slot ISA atau PCI pada motherboard.
  21. 25. MODEM Modem adalah singkatan dari Modulator-Demodulator Modulate adalah proses penerjemahan data dari digital ke analog sehingga bisa ditransmisikan dan sebaliknya. Modem adalah alat komunikasi dua arah yang dapat beroperasi dalam jaringan internet. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “ Modem “, seperti VSAT, Microwave Radio.
  22. 26. FLOPPY DISK   Floppy Disk adalah media yang bisa dilepas dan mengijinkan kita dengan sangat mudah untuk memasukkan dan mengambil informasi melalui media disket. 
  23. 27. CD Drive  CD Drive adalah media penyimpanan data/informasi lainya melalui cd. Hampir mirip dengan floppy disk hanya medianya saja yang berbeda. 
  24. 28. POWER SUPPLY  Power supply unit (PSU) berfungsi untuk memasok daya ke komponen lain pada PC. Adapun tegangan yang umum disediakan oleh power supply adalah +3,3V, +5V, +12V, -5V, -12V, dan +5VSB (Standby). Pada model AT, kita harus menekan tombol ON/OFF pada CPU jika ingin mematikan komputer Pada model ATX, hanya dengan mengklik Shutdown.  
  25. 29. CASING (CHASIS)   Casing digunakan untuk mengamankan komponen PC yang ada di dalamnya. Casing yang baik, harus memiliki kemampuan melepas panas secara efektif.  Ada 2 jenis casing yaitu :  o Desktop ( Horizontal )  o Tower ( Vertikal )
  26. 30. Proses Merakit Komputer 1. Penyiapan Motherboard 4. Memasang Modul Memori 3. Memasang Heatsink 6. Memasang Power Supply 5. Memasang Casing 8. Memasang Drive 7. Memasang Kabel 2. Memasang Prosessor 9. Memasang card Adapter 10. Penyelesaian Akhir
  27. 31. Penyiapan Motherboard <ul><li>Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed , speed  multiplier  dan tegangan masukan ke motherboard. </li></ul><ul><li>Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor. </li></ul>
  28. 32. Memasang Processor <ul><li>B uka dan tegakkan pengait processor yang terdapat pada socket processor </li></ul><ul><li>Pasang processor pada socket processor secara perlahan </li></ul><ul><li>Rapatkan kaki-kaki processor dengan lubang socket </li></ul><ul><li>Turunkan kembali tuas pengait </li></ul>
  29. 33. Memasang Heatsink <ul><li>Pasang kipas pada pengait processor </li></ul><ul><li>Pasang kabel power kipas processor pada mainboard </li></ul>Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink
  30. 34. Memasang Modul Memori Modul memori dipasang berurutan dari nomor socket terkecil dengan urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard <ul><li>Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot </li></ul><ul><li>Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot </li></ul><ul><li>Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul </li></ul>
  31. 35. Memasang Motherboard pada Casing <ul><li>Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang yang sesuai. </li></ul><ul><li>Tempatkan motherboard pada tray casing sehingga kepala dudukan keluar dari lubang padamotherboard. </li></ul><ul><li>Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam. </li></ul><ul><li>Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada. </li></ul><ul><li>Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup. </li></ul>
  32. 36. Memasang Power Supply <ul><li>Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. </li></ul><ul><li>Pasang ke empat buah sekerup pengunci. </li></ul><ul><li>Hubungkan konektor power dari power suuply ke motherboard. </li></ul>
  33. 37. Memasang Kabel Motherboard dan Casing <ul><li>Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard. </li></ul><ul><li>Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. </li></ul><ul><li>Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor dimotherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang. </li></ul><ul><li>Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalu masukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. </li></ul><ul><li>Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard. </li></ul><ul><li>Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. </li></ul><ul><li>Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat. </li></ul>
  34. 39. Memasang Drive <ul><li>Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing). </li></ul><ul><li>Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur setting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. </li></ul><ul><li>Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. </li></ul><ul><li>Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu). </li></ul><ul><li>Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive. </li></ul><ul><li>Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. </li></ul><ul><li>Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. </li></ul><ul><li>Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard </li></ul>
  35. 40. Memasang Card Adapter <ul><li>Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. </li></ul><ul><li>Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard. </li></ul><ul><li>Pasang sekerup penahan card ke casing. </li></ul><ul><li>Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada. </li></ul>
  36. 41. Memasang Mainboard pada Casing <ul><li>Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang. </li></ul><ul><li>Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard. </li></ul><ul><li>Tempatkan motherboard pada tray casing sehingga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam. </li></ul><ul><li>Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada. </li></ul><ul><li>Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup. </li></ul>
  37. 42. Memasang Power Supply <ul><li>Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. </li></ul><ul><li>Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU. </li></ul>
  38. 43. Memasang Drive <ul><li>Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper. </li></ul><ul><li>Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. </li></ul><ul><li>Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard. </li></ul><ul><li>Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. </li></ul><ul><li>Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. </li></ul><ul><li>Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard. </li></ul>Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
  39. 44. Memasang Card Adapter <ul><li>Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. </li></ul><ul><li>Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard </li></ul><ul><li>Pasang sekerup penahan card ke casing </li></ul><ul><li>Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada. </li></ul>
  40. 45. Penyelesaian Akhir <ul><li>Pasang penutup casing dengan menggeser </li></ul><ul><li>sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding. </li></ul><ul><li>Pasang konektor monitor ke port video card. </li></ul><ul><li>Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada. </li></ul><ul><li>Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau port serial (tergantung jenis mouse). </li></ul><ul><li>Hubungkam piranti eksternal lainnya speaker, joystick dan microphone bila ada, ke port yang sesuaI. </li></ul>

×