Jean françois champollion-

573 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
573
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jean françois champollion-

  1. 1. Jean-François ChampollionJean-François Champollion adalah seorang sarjana klasikdi Prancis dan serorang arkeolog yang berperan dalammengartikan tulisan Mesir Kuno (hieroglyphic). Ia jugadisebut sebagai bapak Egyptology.Jean-François Champollion lahir di Figerac, barat dayaPrancis, 23 Desember 1790. Orang tuanya adalah JacquesChampollion dan Jeanne François. Jean adalah tujuhbersaudara, tetapi dua saudaranya telah meninggalsebelum ia lahir.Ayahnya memiliki usaha toko buku, dimana usahanya Jean-François Champollionbangkrut. Hal tersebut menyebabkan Champollion tidak dapat bersekolah, karena orangtuanya tidak mampu menyekolahkannya. Namun kakaknya Jacques Joseph Champollion(1778-1867) bersedia mengajari Jean. Jean juga tinggal bersama kakaknya di Grenobleselama beberapa tahun. Sejak kecil Jean telah menunjukkan kelebihannya dalam bidangbahasa. Ia mampu menguasai lusinan bahasa, seperti pada umur 20 tahun, ia telah mampumenguasai bahasa Latin, Yunani, Ibrani, Sansekerta, Arab, Syiria, dan Pallawa. Pada tahun 1798-1801, Jean-François Champollion mengikuti ekspedisi ke Mesir, yang dipimpin oleh Napoleon Bonaparte. Serta ia juga menerima penghargaan dari pelayanan militer karena mengikuti ekspedisi ini, dari ekspedisi ini ditemukan batu Rosetta, yang ditemukan di anak sungai Nil. Kemudian ini menjadi kunci pembuka misteri Mesir kuno. Pada tahun 1801, ia dikirim untuk belajar di the Lyceum di Grenoble. Pada umur 16 tahun, saat ia masih di the Batu Rosetta Lyceum, ia telah membaca sebuah essay sebelum the Grenoble Academy mengajukan bahwa bahasa the Coptic
  2. 2. Christians yang digunakaan oleh masyarakat Mesir modern, sebenarnya merupakan bahasayang sama yang digunakan oleh masyarakat Mesir kuno. Namun saat ini, faktanya parapeneliti mempercayai bahwa paling tidak bahasa Mesir kuno telah mengalami evolusi, karenadiucapkan oleh para penjajah seperti Yunani.Pada tahun 1807, Jean-François Champollion pindah ke Paris dan belajar di School ofOriental Language di the Collège de France. Kemudian ia memutuskan untuk lebihberkonsentrasi dalam mempelajari bahasa seperti Coptic (bahasa Mesir), Persia, Ethopic,Sanserketa, Zend, dan Arab. Ia juga bekerja dalam proyek kamus dan grammar (tata bahasa)dari Coptic (bahasa Mesir).Pada tahun 1809, ia diterima sebagai seorang guru sejarah dan geogrfi di Grenoble sampaitahun 1816, dan ditahun berikutnya ia menerima gelar doktor. Pada tahun 1811, iamenerbitkan Introduction to Egypt Under the Pharaohs. Kemudian pada tahun 1814, iamenerbitkan LÉgypte sous les Pharaons yang berisi tentang adat Mesir kuno, atau penelitiantentang geografi, agama, bahasa dan sejarah Mesir sebelum dijajah oleh Persia (Cambyses).Pada saat tahun 1812, ia menikah dengan Rosine Blanc, dan dikaruniai seorang anakperempuan yang bernama Zoraide.Pada tahun 1815, Fakultas Sastra Grenoble di tutup, dan Jean-François Champollion tidakmendapatkan ijazahnya. Namun ia tetap melanjutkan pekerjaannya dan membuatpemecahannya sendiri.Kemudian Jean-François Champollion memperoleh kedudukan di program sejarah dangeogrfi di the Royal College of Grenoble, pada tahun 1818 sampai 1821. Diposisinya saatitu, ia memiliki hak untuk mendapatkan tambahan waktu untuk melakukan penelitian terhadap bahasa kuno dan arkeologi kuno Mesir. Pada saat itu, ia memperoleh dukungan dan biaya dari Raja Prancis, Louis XVIII dan Charles X yang memperbolehkannya untuk melakukan ekspedisi dalam rangka mempelajari koleksi museum seperti di Turin, Leghom dimana ia mempelajari koleksi Henry Salt, Tulisan hertoglyphic kemudian ia mempengaruhi Charles X
  3. 3. untuk membiayai Louvre, Roma dimana ia mempelajari pilar batu (obelisk) dan naskah kuno(papyrus) di perpustakaan Vatikan, Naples dan Florence. Kemudian Jean-François Champollion mulai lagi pekerjaannya dengan berusaha menerjemahkan tulisan hertoglyphic yang ada pada batu Rosetta (1822-1824). Ia mengerti tulisan ini saat ia sedang berjalan-jalan di sekitar sungai Nil dan ladang-ladang di Mesir. Dari hal tersebut ia memahami bahwa tulisan yang ada pada batu Rosetta berdasarkan keadaan alam dan kegiatan sehari-hari orang Mesir. Kemudian ia mengidentifikasi hubungan antara tulisan hieroglyphic dan non-hieroglyphic. Serta merangkum tulisannya dalam ‘Lettre à M. Dacier’. Kemudian pada tahun 1824, Jean-François Champollion Lettre à M. Dacier’ membuat thesis yang lebih panjang ‘Précis du systèmehiéroglyphique’ yang menjelaskan lebih lanjut dari pekerjaan sebelumnya. Ini berisi tentanghertoglyphic, kiasan (figurative), ideographic dan alphabet (alphabetic) dari sistem Mesirkuno. Serta dapat digunakan untuk mengartikan tulisan hieroglyphic yang dapat digunakansebagai landasan untuk mengartikan surat Mesir kuno dalam penemuan mendatang.Dari tulisan ini, ditemukan bahwa alphabet terdiri dai 26 huruf. Tulisan ini menjadi sangatterkenal, serta dari penelitian ini, Jean-François Champollion menjadi orang pertama yangdapat mengarikan hertoglyphic dan yang dapat menemukan kunci dari Mesir kuno. Sejak saatitu, semua orang tahu tentang pesan Firaun dan cerita kehidupan pada zaman Mesir kuno.Selain itu, dari penemuan ini Jean-François Champollion disebut sebagai bapak Egyptolog).Sekembalinya dari belajar di luar negeri, Jean-François Champollion ditunjuk sebagaikonservator di The Louvre Museums Egyptian collection pada tahun 1826, kemudian di bukauntuk umum pada Desember 1827. Salah satu pekerjaannya adalah melakukan ekspedisi keMesir. Tahun 1828, menjadi ekspedisi pertamanya bersama dengan Ippolito Rosellini (1800-1843), orang Italia dan merupakan mantan murid Champollion. Namus sebenarnyaChampollion juga berteman baik dengan Rosellini, yang merupakan pendiri Egyptology diItalia. Mereka bertemu saat Champollion berkunjung ke museum Mesir di Italia empat tahunyang lalu.
  4. 4. Champollion dan Rosellini mengunjungi banyak situs sejarah dan mencatat dengan rinci apayang mereka lihat, khususnya tulisan yang dipahat dan lukisan dinding. Pekerjaan merekasangat terperinci, namun beberapa catatan asli mereka saat ini telah hilang. Ekspedisi merekadinamakan Franco-Tuscan, karena ekspedisi ini dibiayai oleh The Grand Duke of Tuscany,Leopold II dan The King of France, Charles X.Pada 21 Juli 1828, dengan empat orang anggota,mereka menumpangi kapal Eglé diToulon dan akan berlabuh di Mesir. Merekamengarungi sungai Nil tetapi dengan melawanarus. Selain itu mereka juga mempelajari secaramendalam tentang monument-monumen danprasasti-prasasti.Mereka berlabuh di Alexandria pada Agustus1828, dan menjelajah Mesir dan Nubia. Merekatinggal di Mesir sapai tahun 1829. Ini merupakan Champollions notes and sketchessistematik survey pertama dalam sejarah dangeografi dalam mempelajari monument dan prasasti kuno setelah the Napoleonic Descriptionde lEgypt. Tujuan sebenarnya dari ekspedisi ini adalah untuk melengkapi bagian arkeologidari the Description de lEgypte.Pada saat tinggal di Mesir (1829) the Khedive of Egypt, Muhammad Ali Pashamemberikan dua monument yang ada di pintu masuk candi Luxor kepada Prancis.Namun hanya satu yang dibawa ke Prancis dan sekarang berdiri di The Place de la Concorde,Prancis. Dari ekspedisi ini menghasilkan penghargaan Monuments del Égypte et de la Nubie(1845). Kemudian saat kembali ke Paris, ia memperoleh gelar professor sejarah dan arkeologMesir yang dibuat untuknya. Ia juga dipilih sebagai anggota French Academy.Pada 4 Maret 1832, Jean-François Champollion meninggal secara mendadak karena seranganstroke. Kemudian Jean-François Champollion di makamkan di kuburan Père Lachaise. Iameninggal ditengah proses penulisan kamus dan grammar (tata bahasa) Mesir. Kemudian diterbitkanoleh kakaknya Jacques Joseph Champollion (1833) juga oleh anaknya Zoraide (1868). Selainitu Aimé-Louis (1812–1894), anak dari Jacques Joseph, menulis biografi dari keduabersaudara itu.
  5. 5. Karya-karya Jean-François Champollion: Le Normant, ed. (1819). Annales des Lagides, ou chronologie des rois grecs dÉgypte successeurs dAlexandre le Grand. ; Lettre à M. Dacier relative à lalphabet des hiéroglyphes phonétiques. 1822. ; Panthéon égyptien, collection des personnages mythologiques de lancienne Égypte, daprès les monuments (explanatory text to illustrations by (http://gallica.bnf.fr/notice?N=FRBNF30219351) Léon-Jean-Joseph Dubois ). 1823. http://gallica.bnf.fr/notice?N=FRBNF30219351. Précis du système hiéroglyphique des anciens Égyptiens. 1824. ; Lettres à M. le Duc de Blacas dAulps. 1826. ; Notice descriptive des monuments égyptiens du musée Charles X. 1827. ; Précis du système hiéroglyphique des anciens Égyptiens ou Recherches sur les éléments premiers de cette écriture sacrée, sur leurs diverses combinaisons, et sur les rapports de ce système avec les autres méthodes graphiques égyptiennes. 1828. ; Lettres écrites dÉgypte et de Nubie (http://www.gutenberg.org/etext/10764) . 1828– 1829. http://www.gutenberg.org/etext/10764. ; Grammaire égyptienne. 1836, posthumously. ; Dictionnaire égyptien en écriture hiéroglyphique (http://gallica.bnf.fr/notice?N=FRBNF33988260) .1841, posthumously. http://gallica.bnf.fr/notice?N=FRBNF33988260. ; Others – Principes généraux de lécriture sacrée, new edition with a preface by Christiane Ziegler, Institut dOrient, 1984.Museum Champollion  Sebuah museum yang didedikasikan untuk Jean-François Champollion yang didirikan di tempat kelahirannya Figeac. Ini diresmikan pada 19 Desember 1986 dihadiri oleh President François Mitterrand and Jean Leclant, secrétaire perpétuel of the Académie des inscriptions et belles-lettres. Setelah dua tahun beroperasi, bangunan diperluas dan dibuka lagi pada tahun 2007. Selain tentang kehidupan dan penemuan Champollion, museum juga menceritakan tentang sejarah tulisan. Juga terdapat pictogram, awal mula dari ideogram dari seluruh dunia.  The "Maison Champollion" di Vif di Isère, berisi barang-barang dari kakak Jean- François.
  6. 6. DAFTARPUSTAKA http://en.wikipedia.org/wiki/Jean-François_Champollion http://www.touregypt.net/magazine/christianityinegypt.htm books.guardian.co.uk/lrb/articles/0,6109,793935,00.html histclo.com/bio/c/bio-champ.html www.tihof .org/honors/champollion.htm www.bbc.co.uk/history/historic_figures/j.shtml www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(12)60750-8/fulltext history-world.org sellyinthewords.blogspot.com/2010/11/champollion-dan-kunci-misteri-mesir.html Microsoft ® Encarta ® 2006. © 1993-2005 Microsoft Corporation. All rights reserved.

×