Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Terlihat konyol

136 views

Published on

Cerita, komik, video, dan halaman mewarnai gratis untuk anak-anak - www.freekidstories.org

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Terlihat konyol

  1. 1. Terlihat Konyol Teman baik saya memutuskan untuk bermain tenis. Dia membeli semua perlengkapan, menjadwalkan pelajaran pertamanya, dan berangkat menuju ke lapangan tenis. Akan tetapi, ketika tiba di sana, dengan serta merta dia sadar bahwa ada orang lain di sekitarnya. Ada anak- anak di arena bermain, orang yang sedang mengajak anjingnya berjalan-jalan, dan ada sekelompok orang yang sedang menonton bisbol di dekat situ. Meskipun tak ada seorang pun yang mengamatinya, ada orang- orang di sekitar membuat dia sadar diri. Pelajaran dimulai, tetapi dia hampir-hampir tidak bisa memukul bola karena gugup. Dia terus melihat berkeliling untuk mencari tahu apakah ada yang tengah memperhatikannya. Dia merasa konyol dan canggung— dan bodoh bahkan untuk mencoba bermain. Akhirnya, instrukturnya berbicara kepadanya. “Tidak ada seorang pun yang meraih keberhasilan kecuali orang itu bersedia untuk menanggung resiko mula-mula terlihat konyol,” ujarnya. Dia menjelaskan bahwa sampai dia bisa berhenti memikirkan dirinya sendiri dan bagaimana penampilannya di lapangan—intinya, sampai dia bersedia terlihat konyol—dia tidak akan pernah membuat kemajuan dengan belajar bermain.
  2. 2. Sewaktu teman saya mengisahkan kejadian ini, saya berpikir bagaimana seringkali saya melakukan hal yang sama—dan bukan hanya dalam bidang olah raga. Saya bertanya-tanya berapa banyak hal yang telah saya lewatkan hanya karena saya takut gagal, terlihat konyol? Yang lebih penting lagi, rencana besar apa yang mungkin Tuhan miliki untuk saya yang terlewatkan karena alasan yang sama? Mungkin tidak tampak seperti masalah besar ketika seseorang sudah mencapai tujuannya, tetapi tidak ada yang memulai sebagai pahlawan. Mereka semua harus mengambil risiko terlihat konyol untuk mencapai sesuatu yang hebat.
  3. 3. Daud pastinya adalah kandidat yang paling tidak mungkin menghadapi raksasa Goliat. Dia tidak memiliki training menggunakan senjata, tidak memiliki keterampilan bertarung, tidak punya rekam jejak melawan raksasa. Selain itu, dia hanyalah seorang remaja yang kurus kering. Tetapi apakah dia membiarkan semua itu menghentikannya? Tidak. Apakah dia menyerah ketika orang-orang menertawakannya karena menawarkan diri melawan Goliat? Apakah dia menyerah saat Goliath menertawakannya? Sama sekali tidak. Dia tidak membiarkan apapun menghalangi takdirnya. Dia semakin gigih, terlihat konyol, dan menghentikan raksasa itu di jalurnya. Alkitab mengatakan “segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Itu tidak mengatakan “segala perkara dengan sempurna, tanpa kesalahan,” atau “segala perkara dengan mudah, tanpa terlihat konyol.” Jika seperti itu, saya tidak membutuhkan Dia untuk memberi saya kekuatan. Saya bisa menjalankan hidup tanpa susah payah. Dibutuhkan kekuatan untuk mengambil resiko terlihat konyol. Diperlukan kekuatan untuk gagal dan mencoba lagi. Diperlukan kekuatan untuk mencoba sesuatu yang nampaknya gila dan tidak realistis. Tetapi itulah kekuatan yang Tuhan janjikan kepada kita. Adapted from My Wonder Studio. Featured on www.freekidstories.org

×