Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Cerita Alkitab: Pengampunan - Bible Stories: Forgiveness

28 views

Published on

Cerita, buku, video, dan halaman mewarnai gratis untuk anak-anak - www.freekidstories.org

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

Cerita Alkitab: Pengampunan - Bible Stories: Forgiveness

  1. 1. Joseph Forgives his Brothers Of Jacob's 12 sons, Joseph was his father's favorite. Joseph's older brothers finally became so jealous of him that they nearly killed him, threw him into a pit, and then sold him into slavery. The slave traders then took Joseph to Egypt. Yusuf mengampuni saudara-saudaranya Dari ke-12 anak Yakub, Yusuf adalah anak kesayangan. Akhirnya saudara-saudara Yusuf menjadi begitu dengki padanya dan hampir saja membunuh dia, melemparkannya ke sumur kemudian menjualnya untuk menjadi budak. Para pedagang budak membawa Yusuf ke Mesir.
  2. 2. One night, the Pharaoh, which is what the Egyptians called their kings, had two dreams that disturbed him greatly. None of his advisors could tell him the meaning of the dreams. God had given Joseph the ability to interpret dreams, so Pharaoh had Joseph brought to him. Joseph interpreted the dreams for him and said, "God is going to send seven years of plentiful harvests, followed by seven years of famine." Pharaoh was so impressed with Joseph that he appointed him to be the second most powerful man in all of Egypt! Bertahun-tahun kemudian, Raja Mesir, yang disebut Firaun, mengalami dua mimpi yang sangat mengganggunya. Tak satu pun dari penasihatnya bisa memberitahukan arti dari mimpi-mimpi itu. Allah sudah memberi Yusuf kemampuan untuk menafsirkan mimpi. Yusuf menafsirkan mimpinya dan berkata, "Allah akan mendatangkan tujuh tahun panen yang baik diikuti oleh tujuh tahun kelaparan." Firaun sangat terkesan dengan Yusuf sehingga dia membuatnya menjadi orang paling berkuasa kedua di seluruh Mesir!
  3. 3. Joseph told the people to store up large amounts of food during the seven years of good harvests. Then Joseph sold the food to the people when the seven years of famine came so they would have enough to eat. Selama tujuh tahun panen yang baik, Yusuf menyuruh orang-orang untuk menyimpan banyak sekali makanan. Kemudian waktu tujuh tahun kelaparan datang, Yusuf menjual makanan kepada orang-orang sehingga mereka akan mendapat cukup makanan untuk dimakan.
  4. 4. The famine was severe not only in Egypt, but also in Canaan where Jacob and his family lived. So Jacob sent his older sons to Egypt to buy food. The brothers did not recognize Joseph when they stood before him to buy food. But Joseph recognized them. Kelaparan hebat itu tidak hanya menimpa Mesir, tapi juga di Kanaan di mana Yakub dan keluarganya tinggal. Jadi Yakub menyuruh anak- anaknya ke Mesir untuk membeli makanan. Waktu saudara Yusuf berdiri di depan Yusuf untuk membeli makanan, mereka tidak mengenalinya. Tapi Yusuf mengenali mereka.
  5. 5. After testing his brothers to see if they had changed, Joseph said to them, "I am your brother, Joseph! Do not be afraid. You tried to do evil when you sold me as a slave, but God used the evil for good! Come and live in Egypt so I can provide for you and your families." Sesudah menguji mereka untuk melihat apakah mereka sudah berubah, Yusuf berkata kepada mereka, "Aku saudaramu, Yusuf! Jangan takut. Kamu mencoba untuk melakukan kejahatan waktu kamu menjual aku sebagai budak, tetapi Allah memakai kejahatan untuk kebaikan! Datanglah dan tinggallah di Mesir sehingga aku bisa menyediakan makanan untuk kamu dan keluargamu."
  6. 6. The Story of Jonah God told Jonah to go to the city of Nineveh and warn the people that because of their great wickedness, within 40 days their city was going to be destroyed. Jonah didn't even want to obey this prophecy at first and tried to run away from God but finally decided to go to Nineveh and obey God's commandment. Upon hearing Jonah's words of coming doom, the people of Nineveh believed God and proclaimed a fast throughout the land, dressed in sackcloth, and truly repented. Kisah Yunus Yunus adalah seorang nabi yang hidup dalam zaman Israel lama beribu tahun sebelum Yesus. Tuhan menyuruh dia pergi ke kota Niniwe dan memperingatkan penduduknya bahwa oleh karena kejahatan mereka yang sangat besar, dalam waktu 40 hari kota mereka akan dihancurkan. Pada mulanya Yunus bahkan tidak ingin taat pada nubuatan ini dan mencoba melarikan diri dari Tuhan, namun akhirnya memutuskan untuk pergi ke Niniwe dan taat pada perintah Allah. Setelah mendengar perkataan Yunus akan datangnya malapetaka, penduduk Niniwe percaya kepada Tuhan dan mengumumkan berpuasa bagi seluruh daerah, mengenakan pakaian berkabung dan benar-benar bertobat.
  7. 7. Because the people had repented, God did not destroy Nineveh. But Jonah didn't seem to grasp the point of God's forgiveness. He sat a short distance from the city, waiting for God's judgments to come down. When the judgments did not arrive, he was dismayed. Then the LORD said, “But Nineveh has more than 120,000 people,not to mention all the animals. Shouldn’t I feel sorry for such a great city?” Karena mereka telah bertobat, Allah tidak menghancurkan Niniwe. Namun Yunus sepertinya tidak menangkap pesan Tuhan akan pengampunan. Dia duduk dengan jarak yang sedikit jauh dari kota, menunggu penghakiman Tuhan terjadi. Ketika penghakiman tidak datang, dia pergi. Lalu kata Tuhan kepadanya, “Masakan Aku tidak akan sedih memikirkan Niniwe, kota yang besar itu. Sebab selain binatang-binatangnya yang tidak terhitung itu, di situ terdapat juga lebih dari 120.000 orang anak yang belum dapat membedakan apa yang baik dan apa yang jahat.”
  8. 8. The Parable of the Unforgiving Servant The kingdom of Heaven is like a King who wanted to settle accounts with his servants. Perumpamaan tentang hamba yang tidak mau mengampuni orang Sebab apabila Allah memerintah, keadaannya seperti dalam perumpamaan ini: Seorang raja mau menyelesaikan utang- utang hamba-hambanya.
  9. 9. As he was doing this, one official was brought in who owed him sixty million silver coins. But he didn’t have any money to pay what he owed. The king ordered him to be sold, along with his wife and children and all he owned, in order to pay the debt. Waktu ia mulai mengadakan pemeriksaan, dihadapkan kepadanya seorang hamba yang berutang berjuta-juta, dan tidak dapat melunasinya. Jadi, raja itu memerintahkan supaya hamba itu dijual bersama-sama dengan anak istrinya, dan segala harta miliknya untuk membayar utangnya.
  10. 10. The official got down on his knees and began begging, “Have pity on me, and I will pay you every cent I owe!” The king felt sorry for him and let him go free. He even told the official that he did not have to pay back the money. Hamba itu sujud di depan raja itu, dan memohon, ‘Tuan, sabarlah terhadap hamba. Hamba akan melunasi semua utang hamba.’ Raja itu kasihan kepadanya, sehingga ia menghapuskan semua utangnya.
  11. 11. As the official was leaving, he happened to meet another official, who owed him a hundred silver coins. So he grabbed the man by the throat. He started choking him and said, “Pay me what you owe!” The man got down on his knees and began begging, “Have pity on me, and I will pay you back.” But the first official refused to have pity. Instead, he went and had the other official put in jail until he could pay what he owed. Ketika hamba itu keluar, ia berjumpa dengan kawannya, seorang hamba juga, yang berutang kepadanya beberapa ribu. Ia menangkap kawannya itu, mencekiknya, dan berkata, ‘Bayarlah semua utangmu!’ Lalu kawannya itu sujud di depannya sambil memohon, ‘Sabarlah dulu kawan, semuanya akan saya bayar!’ Tetapi hamba itu menolak. Sebaliknya, ia memasukkan dia ke dalam penjara sampai ia membayar utangnya.
  12. 12. When some other officials found out what had happened, they told the king what the first official did. The king called the first official back in and said, “You’re an evil man! When you begged for mercy, I said you did not have to pay back a cent. Don’t you think you should show pity to someone else, as I did to you?” The king then ordered the official to be punished until he could pay back everything he owed. Ketika hamba-hamba yang lain melihat apa yang sudah terjadi, mereka sedih dan melaporkan hal itu kepada raja. Maka raja itu memanggil hamba yang jahat itu dan berkata kepadanya, ‘Hamba yang jahat! Seluruh utangmu sudah kuhapuskan hanya karena engkau memohon kepadaku. Bukankah engkau pun harus menaruh kasihan kepada kawanmu seperti aku pun sudah menaruh kasihan kepadamu?’ Raja itu sangat marah. Hamba yang jahat itu dimasukkannya ke dalam penjara sampai ia melunasi semua utangnya.”
  13. 13. What Jesus Said on the Cross "Father, forgive them, for they know not what they do" (Luke 23:34). "Them" were the Roman soldiers who had been following Pontius Pilate's orders when they nailed Jesus to the cross to die. "Them" were also those in the mob that had called for Jesus' death. Apa yang Yesus katakan di Kayu salib “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (Lukas 23:34). “Mereka” adalah serdadu Roma yang mematuhi perintah Ponsius Pilatus ketika mereka memaku Yesus ke kayu salib hingga wafat. “Mereka” juga adalah orang-orang yang dihasut sehingga menuntut kematian Yesus.
  14. 14. In asking His Father to forgive those who had turned on Him and those who had carried out His execution, Jesus actually spoke in their defense, and in so doing proved in the most powerful way possible that He believed what He had taught: "Love your enemies, bless those who curse you, do good to those who hate you, and pray for those who spitefully use you and persecute you" (Matthew 5:44). Despite the shame and pain the Romans heaped on Jesus, He forgave them. He also forgave those who had turned on Him. Now He wants us to have that much love, that much forgiveness. Dengan meminta Bapa-Nya untuk mengampuni mereka yang telah memusuhi-Nya dan yang melaksanakan penghukuman-Nya, Yesus sebenarnya membela mereka dan berarti membuktikan dengan cara yang paling luar biasa bahwa Dia yakin dengan apa yang diajarkan- Nya: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Matius 5:44). Meskipun dihina dan didera oleh orang-orang Roma, Yesus mengampuni mereka. Dia juga mengampuni mereka yang telah memusuhi Diri- Nya. Sekarang Dia berkehendak agar kita memiliki kasih yang sedemikian rupa, pengampunan yang sedemikian rupa.
  15. 15. www.freekidstories.org Image Credits Joseph Forgives His Brothers: © Zondervan The Story of Jonah : © Zondervan The Parable of the Unforgiving Servant: © The Family International & Clipart What Jesus Said on the Cross: © Aurora Productions Text from the Bible, Activated magazine, Open Bible Stories & other Bible-based sources.

×