Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Cerita Alkitab: Kasih Allah - Bible Stories: God's Love

1,410 views

Published on

Cerita bilingual gratis untuk anak-anak - www.freekidstories.org

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Cerita Alkitab: Kasih Allah - Bible Stories: God's Love

  1. 1. The Birds and the Flowers Jesus said, “I tell you not to worry about everyday life—whether you have enough food and drink, or enough clothes to wear. Look at the birds. They don’t plant or harvest or store food in barns, for your heavenly Father feeds them. And aren’t you far more valuable to him than they are? Burung dan Bunga Yesus berkata, "Janganlah kamu khawatir tentang makanan atau minuman yang kamu perlukan untuk hidup. Juga jangan khawatir tentang pakaian untuk tubuhmu. Lihatlah burung di udara, yang tidak menanam atau menuai atau menyimpan makanan di gudang. Bapamu yang di surga memberi burung itu makan. Apakah kamu tidak tahu bahwa kamu jauh lebih berharga daripada burung?
  2. 2. “And why worry about your clothing? Look at the lilies of the field and how they grow. They don’t work or make their clothing, yet Solomon in all his glory was not dressed as beautifully as they are. If God cares so wonderfully for wildflowers that are here today and thrown into the fire tomorrow, he will certainly care for you.” "Mengapa kamu khawatir tentang pakaianmu? Lihatlah bunga-bunga di ladang. Lihatlah bagaimana bunga-bunga itu tumbuh, padahal tidak bekerja atau membuat pakaiannya sendiri. Tetapi Aku berkata kepadamu, bahwa Salomo, raja yang besar dan kaya itu, tidak memakai pakaian seindah salah satu dari bunga-bunga yang di ladang. Allah memberi pakaian yang secantik itu bagi rumput liar, padahal rumput itu hanya hidup hari ini dan besok dibuang ke dalam api. Ketahuilah bahwa Allah akan memberikan pakaian kepadamu lebih indah daripada itu."
  3. 3. The Prodigal Son Jesus told many stories about God’s Love. For example, He said, "There was a man who had two sons. The younger son told his father, 'Father, I want my inheritance now!' So the father divided his property between his two sons. "Soon the younger son gathered all that he had and went far away and wasted his money. Kisah Bapa yang Pengasih Yesus menceritakan banyak cerita tentang kasih Allah. Contohnya, Dia berkata, "Ada seorang pria yang memiliki dua anak laki-laki. Anak bungsu mengatakan kepada ayahnya, "Ayah, Aku ingin warisanku sekarang!" Jadi ayah itu membagi hartanya kepada kedua anaknya." "Segera anak bungsu itu mengumpulkan semua yang dimilikinya dan pergi ke tempat yang jauh dan menghambur–hamburkan uangnya dalam kehidupan yang penuh dosa."
  4. 4. "Sesudah itu, terjadilah kelaparan yang hebat di daerah tersebut, dan dia tidak punya uang untuk membeli makanan. Maka dia menerima satu-satunya pekerjaan yang bisa dia temukan, yaitu memberi makan babi. Dia begitu sengsara dan lapar sampai dia ingin memakan makanan babi itu." "Akhirnya, anak bungsu itu berkata pada dirinya sendiri, 'Apa yang kulakukan ini? Semua hamba ayahku memiliki banyak makanan utuk dimakan, namun di sini aku kelaparan. Aku akan pulang kepada ayahku dan meminta untuk menjadi salah satu hambanya. '" "After that, a severe famine happened in the land where the younger son was, and he had no money to buy food. So he took the only job he could find, feeding pigs. He was so miserable and hungry that he wanted to eat the pigs' food." "Finally, the younger son said to himself, 'What am I doing? All my father's servants have plenty to eat, and yet here I am starving. I will go back to my father and ask to be one of his servants.'"
  5. 5. The younger son started back towards his father's home. When his father saw him, he ran to his son and hugged him and kissed him. The father told his servants, 'Go quickly and bring the best clothes and put them on my son! Put a ring on his finger and put sandals on his feet. Let’s have a feast and celebrate, because my son was dead, but now he is alive! He was lost, but now he is found!' "Jadi anak bungsu itu berjalan pulang ke rumah ayahnya. Saat dia masih jauh, ayahnya melihatnya. Dia berlari kepada anaknya dan memeluknya lalu menciumnya." "Ayahnya berkata kepada salah seorang hambanya, 'Pergilah cepat! Bawa pakaian terbaik dan pakaikan pada anakku! Pasangkan cincin di jarinya dan pasangkan sandal di kakinya. Kemudian sembelihlah lembu terbaik sehingga kita dapat berpesta, karena anakku sudah mati, tetapi sekarang dia hidup! Dia hilang, tetapi sekarang dia ditemukan!‘"
  6. 6. Jesus Blesses the Children One day some parents brought their children to Jesus so he could touch and bless them. But the disciples scolded the parents for bothering him. When Jesus saw what was happening, he was angry with his disciples. He said to them, “Let the children come to me. Don’t stop them! For the Kingdom of God belongs to those who are like these children.” Then he took the children in his arms and placed his hands on their heads and blessed them. Yesus memberkati anak-anak Ada orang-orang membawa anak-anak kepada Yesus supaya Ia menjamah dan memberkati mereka. Tetapi pengikut- pengikut Yesus memarahi orang-orang itu. Melihat hal itu, Yesus marah lalu Ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku! Jangan melarang mereka, sebab orang-orang seperti inilah yang menjadi anggota umat Allah." Sesudah mengatakan demikian, Yesus memeluk anak-anak itu, kemudian Ia meletakkan tangan-Nya ke atas mereka masing-masing dan memberkati mereka.
  7. 7. Jesus Dies for Us Jesus went about everywhere doing good. — Helping people, loving children, healing heartaches, strengthening tired bodies, and bringing God's Love to all whom He could. Some of the religious leaders called Pharisees became jealous. They falsely accused Jesus and conspired, successfully, to force the governor to order Jesus’ execution. Yesus Meninggal untuk Kita Yesus pergi berkeliling untuk berbuat baik — membantu orang, mengasihi anak-anak, menyembuhkan hati yang luka, menguatkan tubuh yang lemah, dan menyelamatkan mereka yang percaya kepada-Nya. Namun, pemimpin-pemimpin Yahudi itu menyangkal bahwa Yesus itu Mesias dan berencana untuk membunuhNya. Musuh-musuh yang berkuasa ini pada akhirnya menyebabkan Dia ditangkap dan diajukan ke pengadilan dengan tuduhan palsu yaitu. Meski pun gubernur Roma mendapati bahwa Dia tidak bersalah, gubernur ditekan dan dibujuk oleh para pemuka agama untuk memberi-Nya hukuman mati.
  8. 8. Jesus didn't have to die on the cross, but He chose to die. — For you and me! All of us at times have done wrong and our mistakes and sins separate us from God, Who is perfect. In order to bring us to God, Jesus, the Son of God, took the punishment for our sins, that through His sacrifice, we can be forgiven and saved. Yesus memilih untuk mati, untuk menyelamatkan Anda dan saya. Kita semua pernah berbuat salah. Dosa memisahkan kita dari Tuhan, yang sepenuhnya tanpa dosa dan sempurna. Dalam upaya membawa kita kepada Tuhan, Yesus, Anak Allah yang tanpa dosa, menanggung dosa segenap umat manusia. Dia mengambil hukuman atas dosa-dosa kita sehingga melalui pengorbanan-Nya, kita dapat memperoleh pengampunan dan kebebasan dari dosa-dosa kita.
  9. 9. Joseph and Nicodemus, two Jewish leaders who believed Jesus was the Messiah, wrapped Jesus’ body in cloth and placed it in a tomb cut out of rock. Then they rolled a large stone in front of the tomb to block the opening. Three days after His lifeless body was laid to rest in that cold tomb, Jesus rose from the dead! Kemudian Yusuf dan Nikodemus, dua pemimpin Yahudi yang percaya bahwa Yesus adalah Mesias, membungkus tubuhnya dengan kain dan dikuburkan dalam sebuah makam yang digali di dinding batu. Kemudian mereka menutup pintu masuk makam tersebut dengan sebuah batu besar. Tiga hari setelah jasad-Nya terbaring di kubur yang dingin, Yesus bangkit dari antara orang mati!
  10. 10. Over the course of forty days Jesus appeared to his disciples and followers a number of times. On the fortieth day, Jesus said to his disciples, "Remember, I will always be with you." Then Jesus ascended into heaven. You can have Jesus and His heavenly love in your heart right now by simply praying this little prayer: Jesus, I believe that You are the Son of God and that You died for me. Please forgive me for all my sins and give me Your gift of eternal life. Amen. Selama empat puluh hari berikutnya, Yesus menampakkan diri kepada murid-murid dan para pengikutnya berkali-kali. Yesus berkata kepada murid-muridNya, " Ingat, aku akan selalu bersamamu. " Kemudian Yesus naik ke surga. Jika Anda belum pernah bertemu dengan Yesus atau belum pernah menerima pengampunan-Nya serta pemberian-Nya yang berupa hidup yang kekal, Anda dapat melakukannya sekarang ini juga dengan mengucapkan doa berikut: Terima kasih Yesus, Engkau telah menebus kesalahan yang kuperbuat, sehingga aku dapat diampuni. Sekarang aku memohon kepada-Mu ya Yesus agar masuk ke dalam hatiku dan mengampuni segala dosaku. Berikanlah kiranya hidup yang kekal bagiku. Amin.
  11. 11. www.freekidstories.org Text courtesy of The Bible, Activated magazine & www.openbiblestories.org. Images of the Prodigal Son © Zondervan. Background images on pages 2 & 6 designed by Freepik; background image on page 10 in public domain. All other images © TFI.

×