Pengertian Landasan Historis            Pendidikan    Yang dimaksud dengan landasan historis pendidikanadalah sejarah pend...
Dengan kata lain, tinjauan landasan sejarah atauhistoris pendidikan nasional Indonesia merupakanpandangan      ke    masa ...
SejarahPendidikan Indonesia
ZAMAN PURBALatar Belakang Sosial Budaya. Karakteristik kebudayaanpada zaman ini tergolong maritim dan hidup bergotong-royo...
Pendidikan. Tujuan pendidikan pada zaman ini adalah agargenerasi muda dapat mencari nafkah, membela diri, hidupbermasyarak...
Zaman Kerajaan Hindu-Budha    Latar Belakang Sosial Budaya. Masyarakat zaman iniumumnya tinggal di daerah subur dekat pesi...
• Pendidikan. Pendidikan zaman ini selain di keluarga  dan masyarakat, juga diselenggarakan di lembaga  pendidikan yang di...
Tujuan pendidikannya pada umumnya agarpeserta didik menjadi penganut agama yangtaat, mampu bermasyarakat, membela diri dan...
Zaman Kerajaan IslamLatar Belakang Sosial Budaya. Islam mulai masuk ke Indonesia pada akhirabad ke-13 dan mencakup sebagia...
Zaman Pengaruh Portugis - SpanyolLatar Belakang Sosial Budaya. Awal abad ke- 16 Portugis datang keIndonesia lalu disusul S...
Zaman Kolonial Belanda    Latar Belakang Sosial Budaya. Belanda datang pertamakali tahun1596 di bawah pimpinan Cornelis de...
Karakteristik      sosial      budaya           zaman     ini     yaituberlangsungnya kolonialisme, berlangsung monopoli h...
Pendidikan Zaman VOC    VOC menyelenggarakan sekolah untuk misi keagamaanProtestan, bukan untuk misi intelektualitas tapi ...
Pendidikan Zaman Pemerintahan              Kolonial Belanda         Pendidikan   zaman   pemerintahan   kolonial   Belanda...
2) Sekolah Kelas Satu
3) Sekolah Kelas Dua4) Sekolah Desa (Volks School)
5) Europese Lagere School (ELS)
6) Hollands Chinese School (HCS)
7) Hollands Inlandse School (HIS)
8) Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)
9) Algemene Middelbare School (AMS)
10) Hogere Burger School (HBS)
Pendidikan oleh Kaum Pergerakan                 Kebangsaan    Latar Belakang Sosial Budaya Timbulnya Pergerakan Nasional.B...
Pendidikan. Setelah tahun 1900 usaha- usaha    partikelir   dibidang       pendidikan berlangsung    sangat   giatnya.   S...
Praktek Pendidikan Masa Pergerakan• Budi Utomo      Tahun 1908 Budi Utomo dengan kongresnya yang pertama (3-4  Oktober 190...
• Perkumpulan Putri Mardika      Perkumpulan Putri Mardika didirikan tahun 1912. Bertujuan  untuk pengajaran anak-anak per...
• Ksatrian Institut       Ksatrian Institut didirikan di Bandung oleh Ernest Francoist  Eugene     Douwes       Dekker    ...
Pendidikan Zaman Militerisme Jepang       Latar Belakang Sosial Budaya. Kekuasaan Belanda berakhir  pada 8 Maret 1942 saat...
Terima Kasih
Landasan historis pendidikan
Landasan historis pendidikan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Landasan historis pendidikan

23,793 views

Published on

Published in: Education

Landasan historis pendidikan

  1. 1. Pengertian Landasan Historis Pendidikan Yang dimaksud dengan landasan historis pendidikanadalah sejarah pendidikan di masa lalu yang menjadi acuanterhadap pengembangan pendidikan di masa kini. Landasanhistoris pendidikan merupakan landasan pendidikan yangberhubungan dengan sejarah pendidikan. Sejarah atauhistory adalah keadaan masa lampau dengan segala macamkejadian atau kegiatan yang didasari oleh konsep-konseptertentu. Sejarah penuh dengan informasi-informasi yangmengandungkejadian, model, konsep, teori, praktik, moral, cita-cita, bentuk
  2. 2. Dengan kata lain, tinjauan landasan sejarah atauhistoris pendidikan nasional Indonesia merupakanpandangan ke masa lalu atau pandanganretrospektif. Pandangan ini melahirkan studi-studihistoris tentang proses perjalanan pendidikannasional Indonesia yang terjadi pada periodetertentu di masa yang lampau. Berikut ini adalahuraian dan rincian perjalanan sejarah pendidikanIndonesia:
  3. 3. SejarahPendidikan Indonesia
  4. 4. ZAMAN PURBALatar Belakang Sosial Budaya. Karakteristik kebudayaanpada zaman ini tergolong maritim dan hidup bergotong-royong. Kepercayaan yang dianut adalah animisme dandinamisme. Masyarakat dipimpin oleh ketua adat, namunketua adat dan empu (pandai besi dan dukun-dukunpandai) tidak dipandang sebagai anggota masyarakatlapisan tinggi, kecuali jika mereka melakukan perannyadalam upacara adat atau ritual. Karena itu, masyarakat initidak memiliki stratifikasi sosial yang tegas, tatamasyarakatya bersifat egaliter.
  5. 5. Pendidikan. Tujuan pendidikan pada zaman ini adalah agargenerasi muda dapat mencari nafkah, membela diri, hidupbermasyarakat, taat terhadap nilai-nilai religi yang merekayakini. Zaman ini belum ada lembaga pendidikan formal(sekolah). Kurikulum pendidikannya meliputipengetahuan, sikap dan nilai mengenai kepercayaan melaluiupacara-upacara keagamaan dalam rangka menyembahnenek moyang, pendidikan keterampilan mencari nafkah(khususnya bagi anak laki-laki) dan hidup bermasyarakatserta gotong-royong. Pendidiknya terutama adalah orang tuadan secara tidak langsung orang dewasa dalammasyarakatnya.
  6. 6. Zaman Kerajaan Hindu-Budha Latar Belakang Sosial Budaya. Masyarakat zaman iniumumnya tinggal di daerah subur dekat pesisir danmelakukan perdagangan dengan orang India sehinggamasuklah kebudayaan dari India. Para ketua adat lambatlaun berusaha menyamai raja India. Maka timbulfeodalisme seperti di India yaitu kasta social seperti kastaBrahmana, Waisya, Sudra, dan Paria. Menurut paraahli, paling lambat abad ke-5 Masehi telah dimulai zamansejarah di Indonesia dengan ditemukannya tulisan di dekatBogor dan Kutai.
  7. 7. • Pendidikan. Pendidikan zaman ini selain di keluarga dan masyarakat, juga diselenggarakan di lembaga pendidikan yang disebut Perguruan (Paguron) atau Pesantren. Awalnya pendidiknya (guru atau panditaa) adalah kaum Brahmana, lalu lama-lama para empu jadi guru mengganti para Brahmana. Pendidikannya bersifat aristrokratis artinya masih terbatas untuk anak Waisya dan Sudra, belum menjangkau mayoritas kasta Waisya, Sudra apalagi Paria.
  8. 8. Tujuan pendidikannya pada umumnya agarpeserta didik menjadi penganut agama yangtaat, mampu bermasyarakat, membela diri danmembela negara. Kurikulum pendidikannya meliputiagama, bahasasansekerta, kesusasteraan, keterampilan membuatcandi, dan beladiri. Zaman berkembangnya agamaBudha yang berpusat di Kerajaan Sriwijaya (diPalembang) terdapat Perguruan Tinggi Budha danDarmapala terkenal sebagai maha guru Budha.
  9. 9. Zaman Kerajaan IslamLatar Belakang Sosial Budaya. Islam mulai masuk ke Indonesia pada akhirabad ke-13 dan mencakup sebagian besar Nusantara abad ke-16.Pemerintahannya dipimpinn oleh raja. Masyarakatnya tidak mengenal kasta.Pendidikan. Tujuan pendidikan zaman ini agar manusia bertaqwa padaAllah SWT sesuai dengan ajaran yang disampaikan oleh Nabi MuhammadSAW sehingga mencapai keselamatan dunia akhirat. Selain dikeluarga, pendidikan berlangsung di lembaga lainnya seperti langgar-langgar, mesjid, dan pesantren. Kurikulum pendidikannya tidak tertulis (tidakada kurikulum formal). Pendidikan berisi tauhid, Al-Quran, Hadits, Fikih, bahasa Arab termasuk membaca dan menulis hurufArab.Metode atau cara-cara pendidikan. Pendidikan dilakukan dengan metode
  10. 10. Zaman Pengaruh Portugis - SpanyolLatar Belakang Sosial Budaya. Awal abad ke- 16 Portugis datang keIndonesia lalu disusul Spanyol. Di samping mencari kejayaan(glorious) dan kekayaan (gold), bangsa Portugis datang ke Timurbermaksud pula menyebarkan agama yang mereka anut, yakniKatholik (gospel). Akhir abad ke-16 mereka meninggalkan IndonesiaKarena sering mendapat pemberontakan terutama dari SultanTernate.Pendidikan. Pengaruh bangsa Portugis dalam pendidikan utamanyaberkenaan dengan penyebaran agama Katolik. Demi kepentingan itu,tahun 1536 mereka mendirikan sekolah (Seminarie) di Ternate dan diSolor. Kurikulum pendidikannya berisi pendidikan agama Katolik,ditambah pelajaran membaca, menulis, dan berhitung.
  11. 11. Zaman Kolonial Belanda Latar Belakang Sosial Budaya. Belanda datang pertamakali tahun1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman dengantujuan untuk mencari rempah-rempah. Untuk menghindaripersaingan di antara mereka, pemerintah Belanda mendirikansuatu kongsi dagang yang disebut VOC (vreenigds OostIndische Compagnie) atau Persekutuan Dagang Hindia Belandatahun 1602. Selain untuk berdagang, mereka juga menyebarkanagama Kristen Protestan. Kekuasaaan VOC diserahkan padaPemerintah Negeri Belanda, karena itu sejak 1800-1942 negerikita menjadi jajahan Pemerintah Kolonial Belanda
  12. 12. Karakteristik sosial budaya zaman ini yaituberlangsungnya kolonialisme, berlangsung monopoli hasilpertanian yang laku di pasar dunia, terdapat stratifikasisocial dari tertinggi ke terbawah yaitu : bangsaBelanda, golongan orang Timur Asing, golonganPriyayi/Bangsawan Pribumi, dan golongan Rakyat JelataPribumi. Pendidikan. Ada dua garis penyelenggaraanpendidikan pada zaman ini yaitu pendidikan yangdiselenggarakan Pemerintah Kolonial Belanda danpendidikan oleh rakyat dan Kaum Pergerakan Kebangsaan
  13. 13. Pendidikan Zaman VOC VOC menyelenggarakan sekolah untuk misi keagamaanProtestan, bukan untuk misi intelektualitas tapi untuk mengahasilkanpegawi administrasi rendahan di pemerintahan dan gereja. Sekolah-sekolah itu didirikan di daerah yang penduduknya beragama Katolikyang telah disebar Portugis. Yang pertama di Ambon pada 1607. Kurikulum pendidikannya berisi pelajaran agamaProtestan, membaca, dan menulis dan belum bersifat formal(tertulis) serta lama pendidikannya tidak pasti. Murid-muridnya anakpegawai sedangkan anak rakyat jelata tidak. Awalnya yang menjadiguru adalah orang Belanda lalu diganti pribumi yang telah dididikBelanda.
  14. 14. Pendidikan Zaman Pemerintahan Kolonial Belanda Pendidikan zaman pemerintahan kolonial Belanda pun mengecewakan bangsa Indonesia.1) Sekolah Untuk Anak Indonesia Sebelum Reorganisasi 1892
  15. 15. 2) Sekolah Kelas Satu
  16. 16. 3) Sekolah Kelas Dua4) Sekolah Desa (Volks School)
  17. 17. 5) Europese Lagere School (ELS)
  18. 18. 6) Hollands Chinese School (HCS)
  19. 19. 7) Hollands Inlandse School (HIS)
  20. 20. 8) Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)
  21. 21. 9) Algemene Middelbare School (AMS)
  22. 22. 10) Hogere Burger School (HBS)
  23. 23. Pendidikan oleh Kaum Pergerakan Kebangsaan Latar Belakang Sosial Budaya Timbulnya Pergerakan Nasional.Bagi bangsa Indonesia kondisi yang sangat merugikan akibatpenjajahan menimbulkan rasa senasib sepenanggungan sehinggamuncul rasa nasionalisme. Kebesaran masa lampau semasa kerajaanSriwijaya, Majapahit, dsb, juga memperkuat harga diri kita sebagaibangsa yang berdaulat dan merdeka. Bahasa Melayu sebagai bahasakesatuan semakin menyadarkan bahwa Inodesia itu satu bangsa. Selainitu, Karena bangsa Indonesia memeluk Islam, maka timbul persepsibahwa Belanda adalah kafir. Sejak Kebangkitan Nasional (1908)perjuangan bangsa Indonesia melalui partai dan organisasi khusunyapendidikan.
  24. 24. Pendidikan. Setelah tahun 1900 usaha- usaha partikelir dibidang pendidikan berlangsung sangat giatnya. Sekolah itu mulanya bercorak dua yaitu:• Sekolah-sekolah yang sesuai haluan politik, seperti yang diselenggarakan oleh Ki Hajar Dewantara (Taman Siswa), dsb.• Sekolah-sekolah yang sesuai tuntutan agama Islam, seperti Muhammmadiyah, dsb.
  25. 25. Praktek Pendidikan Masa Pergerakan• Budi Utomo Tahun 1908 Budi Utomo dengan kongresnya yang pertama (3-4 Oktober 1908) menegaskan bahwa tujuan perkumpulan itu adalah untuk kemajuan yang selaras untuk negeri dan bangsa Indonesia, terutama dengan memajukan pengajaran, pertanian, peternakan, dagang, teknik industry, dan kebudayaan.• Muhammadiyah 18 November 1912 K. H Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah di Yogyakarta. Muhammadiyah dengan dberbagai sekolahnya didirikan dalam rangka member pendidikan bangsa Indonesia untuk mengatasi kristenisasi dan mewujudkan masyarakat Islam yang melaksanakan Al- Quran dan al-Hadits.
  26. 26. • Perkumpulan Putri Mardika Perkumpulan Putri Mardika didirikan tahun 1912. Bertujuan untuk pengajaran anak-anak perempuan.• Trikoro Dharmo Tahun 1915 didirikan Trikoro Dharmo dan selanjutnya berdiri berbagai perkumpulan pemuda dan pelajar di berbagai tempat hingga terwujud Sumpah Pemuda tahun 1928.• Perguruan Taman Siswa Awalnya Ki Hajar bersama rekannya berjuang di jalur politik praktis, lalu mulai tahun 1921 perjuangannya fokus pada pendidikan. Tanggal 3 Juli 1922 di Yogyakarta beliau mendirikan “National Onderwijs Institut Taman Siswa.”
  27. 27. • Ksatrian Institut Ksatrian Institut didirikan di Bandung oleh Ernest Francoist Eugene Douwes Dekker (Multatuli atau Setyabudhi). Ia memimpin lembaga ini sejak 1922-1940.• Nahdatul Ulama Nahdatul Ulama didirikan di Surabaya tanggal 31 Januari 1926 oleh K.H Hasyim Asy’ari. Sejak 1899 beliau telah membuka pesantren Tebuireng di Jombang.• INS Kayutanam Indonesisch Nederland School (INS) didirikan oleh Mohammad Syafei tanggal 31 Oktober 1926 di Kayutanam, Sumatera Barat.
  28. 28. Pendidikan Zaman Militerisme Jepang Latar Belakang Sosial Budaya. Kekuasaan Belanda berakhir pada 8 Maret 1942 saat menyerah pada militer kerajaan Jepang. Selanjutnya Indonesia di bawah kekuasaan Jepang selama hamper 3,5 tahun. Jepang menyerbu Indonesia karena kekayaan negeri ini dan sesuai dengan cita-cita ekspansinya. Pendidikan. Implikasi kekuasaan Jepang terhadap pendidikan di Indonesia yaitu :• Tujuan dan isi pendidikan diarahkan demi kepentingan perang Asia- Timur Raya.• Hilangnya sistem dualisme dalam pendidikan.• Sistem pendidikan menjadi lebih merakyat.
  29. 29. Terima Kasih

×