Kehamilan kembar by umi fitri astutik

1,952 views

Published on

Kehamilan Kembar (Definisi, Jenis. Faktor, Risiko, Hal yang perlu diperhatikan)

Published in: Health & Medicine
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,952
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
72
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kehamilan kembar by umi fitri astutik

  1. 1. By Umi Fitri Astutik
  2. 2. Definisi Jenis Kehamilan Kembar Faktor KEHAMILAN KEMBAR Risiko Hal yang Harus Diketahui saat Hamil Kembar Video
  3. 3. BACK • Kehamilan kembar adalah satu kehamilan dengan dua janin atau lebih. • Bila proses fertilisasi menghasilkan janin lebih dari satu maka kehamilan tersebut disebut dengan kehamilan ganda. Sejak ditemukannya obat-obat dan cara induksi ovulasi maka dari laporan-laporan dari seluruh pelosok dunia, frekuensi kehamilan kembar condong meningkat. Bahkan sekarang telah ada hamil kembar lebih dari 6 janin.
  4. 4. Jenis Kehamilan Kembar Kehamilan Kembar Monozigotik BACK Kehamilan Kembar Dizigotik
  5. 5. BACK Merupakan kehamilan kembar yang berasal dari satu ovum sehingga disebut juga hamil kembar identik atau hamil kembar homolog atau hamil kembar uniovuler. Kembar monozigotik atau identik, muncul dari suatu ovum tunggal yang dibuahi yang kemudian membagi menjadi dua struktur yang sama, masing-masing dengan potensi untuk berkembang menjadi suatu individu yang terpisah. Kehamilan kembar monozigotik dapat terjadi karena : a. Satu telur dengan 2 inti, hambatan pada tingkat blastula; b. Hambatan pada tingkat segmentasi c. Hambatan setelah amnion dibentuk, tetapi sebelum primitive streak.
  6. 6. Kehamilan Kembar Dizigotik Dizigotik merupakan kehamilan kembar yang ditimbulkan dari dua ovum yang terpisah. Kembar dizigotik mempunyai 2 plasenta, 2 korion dan 2 amnion. Kadang-kadang 2 plasenta menjadi satu. Kembar dizigotik terjadi dua kali lebih sering dibandingkan dengan kembar monozigotik dan insidennya dipengaruhi oleh sejumlah faktor antara lain yaitu ras, riwayat keluarga, usia maternal, paritas, nutrisi dan terapi infertilitas. BACK
  7. 7. • Keturunan. Anda mungkin saja hamil kembar bila di garis keturunan ibu terdapat anak kembar. • Suku bangsa. Wanita Afrika lebih mudah mendapat anak kembar. • Jumlah kehamilan. Jika Anda pernah hamil sebelumnya, kemungkinan mendapat anak kembar menjadi lebih tinggi. • Usia ibu. Ibu yang hamil pada usia lebih tua lebih sering mendapat anak kembar. • Tindakan saat terapi infertilitas. Kesempatan hamil kembar meningkat pada Anda yang menjalani terapi bayi tabung misalnya. • Tampaknya, faktor usia ibu dan tindakan saat terapi inilah yang meningkatkan kejadian anak kembar pada masa belakangan ini. BACK
  8. 8. • Hal yang paling berisiko pada kehamilan kembar adalah kelahiran prematur. Biasanya anak akan lahir setelah kehamilan berusia sekitar 40 minggu. Namun kehamilan kembar biasanya hanya 35-37 minggu. Hampir separuh dari anak kembar lahir prematur.Seperti pada bayi prematur lainnya, anak yang akan lahir dapat memiliki beberapa masalah kesehatan. • Selain kelahiran prematur, ibu juga berisiko terhadap kejadian preeklamsia (peningkatan tekanan darah pada kehamilan), diabetes kehamilan (meningkatnya kadar gula dalam darah saat hamil), masalah pada plasenta, dan masalah pertumbuhan janin. • Maka dari itu, untuk menurunkan risiko, ibu yang hamil kembar disarankan untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan rutin pada dokter kandungannya. Ibu yang hamil kembar disarankan lebih sering melakukan pemeriksaan daripada ibu yang hamil tunggal. BACK
  9. 9. BACK

×