Aplikasi konsep-kebijakan-publik

1,472 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,472
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Aplikasi konsep-kebijakan-publik

  1. 1. Aplikasi Konsep Kebijakan PublikMETODE PENELITIAN PSIKOLOGI PENDIDIKANMETODE PENELITIAN YANG DIGUNAKAN DALAM PSIKOLOGI PENDIDIKAN Metode ObservasiObservasimerupakan teknik paling mendasar dalam teknik penilaian non testing. Observasi akan menghasilkan data yangmerangsang dilakukanya hipotesis tentative tentang individual dan meyakinkan hipotesis yang lain.Observasiyang efektif melalui pengamatan secara jelas, sadar dan selengkap mungkin tentang perilaku individusebenarnya dlam keadaan tertentu.Pentingnya Observasi adalah kemampuan dalam menentukan factor-faktorawal mula perilaku dan kemampuan untuk melukiskan secara akurat reaksi individu yang diamati dalam kondisitertentu. Observasi mungkin perlu dilakukan dalam jangka waktu tertentu untuk menentukan sejauh manabeberapa factor yang kecil sesuai dengan desain yang lebih besar.Pengumpulan data melalui observasilangsungatau dengan pengamatan langsung adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpaada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut. Pengamatan baru tergolong sebagai teknikmengumpulkan data, jika pengamatan tersebut memiliki kriteria sebagai berikut:Pengamatan di gunakan untukpenelitian dan telah direncanakan secara sistematik.Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yangtelah direncanakan.Pengamatan tersebut dicatat secara sistematis dan dihubungkan secara proporsiumum danbukan dipaparkan sebagai suatu set yang menarik perhatian saja.Pengamatan dapat dicek dan di kontrol atasvaliditas dan reabilitasnya.Metode WawancaraInterview atau sering disebut juga wawancara mempunyai definissuatu proses komunikasi interaksional antara dua pihak. Cara pertukaran yang digunakan adalah cara verbaldan nonverbal ... Read MoreEvaluasi kurikulumEvaluasi dan Kurikulum Evaluasi kurikulum memegang peranan penting baik dalam penentuan kebijaksanaanpendidikan pada umumnya, maupun pada pengambilan keputusan dalam kurikulum. Hasil-hasil evaluasikurikulum dapat digunakan oleh para pemegang kebijaksanaan pendidikan dan para pengembangkurikulumdalam memilih dan menetapkan kebijaksanaan pengembangan system pendidikan danpengembangan model kurikulum yang digunakan. Hasil-hasil evaluasi kurikulum juga dapat digunakan olehguru-guru, kepala sekolah dan para pelaksana pendidikan lainnya, dalam memahami dan membantuperkembangan siswa, memilih bahan pelajaran, memilih metode dan alat-alat Bantu pelajaran, cara penilaianserta fasilitas pendidikan lainnya. Evaluasi kurikulum sukar dirumuskan secara tegas, hal itu disebabkanbeberapa factor :1.Evaluasi kurikulum berkenaan dengan fenomena-fenomena yang terus berubah.2.Objekevaluasi kurikulum adalah sesuatu yang berubah-ubah sesuai dengan konsep kurikulum yangdigunakan.3.Evaluasi kurikulum merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh manusia yang sifatnya jugaberubah. Evaluasi dan kurikulum merupakan dua disiplin yang berdiri sendiri. Ada pihak yang berpendapatbahwa keduanya tidak ada hubungan, tetapi ada pihak lain yang menyatakan keduanya mempunyai hubunganyang sangat erat. Pihak yang memandang ada hubungan, hubungan tersebut merupakan hubungan sebabakibat. Perubahan dalam kurikulum berpengaruh pada evaluasi kurikulum, sebaliknya perubahan evaluasi akanmemberi warna pada pelaksanaan kurikulum. Hubungan antara evaluasi dengan kurikulum bersifat organis, danprosesnya ...Read MoreSejarah Kurikulum, Prinsip Kurikulum dan Fungsi KurikulumBAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPerkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupanbermasyarakat. berbangsa, dan bernegara di dalam negeri dan isu-isu mutakhir dari luar negeri yang dapatmempengaruhi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia merupakan hal-hal yang harus segera ditanggapidan dipertimbangkan dalam penyusunan kurikulum baru pada setiap jenjang pendidikan.Beberapa hal yangmelatar belakangi penyusunan kurikulum baru antara lain:Adanya peraturan penundang-undangan yang barutelah membawa implikasi terhadap paradigma pengembangan kurikulum pendidikan dasar dan menengah 1/4
  2. 2. antara lain pembaharuan dan divensifikasi kurikulum, serta pembagian kewenangan pengembangan kurikulum.Perkembangan dan perubahan global dalam berbagai aspek kehidupan yang datang begitu cepat telah menjaditantangan nasional dan menuntut perhatian segera dan serius. Kondisi masa sekarang dan kecenderungan dimasa yang akan datang perlu dipersiapkan generasi muda termasuk peserta didik yang memiliki kompetensiyang multidimensional. Pengembangan kurikulum harus dapat mengantisipasi persoalan-persoal-an yangmempunyai kemungkinan besar sudah dan/atau akan ...Read MoreDefinisi, Tujuan, dan Fungsi Evaluasi KurikulumA. Definisi, Tujuan, dan Fungsi Evaluasi Kurikulum1. Definisi Evaluasi KurikulumPemahaman mengenaipengertian evaluasi kurikulum dapat berbeda-beda sesuai dengan pengertian kurikulum yang bervariasi menurutpara pakar kurikulum. Oleh karena itu penulis mencoba menjabarkan definisi dari evaluasi dan definisi darikurikulum secara per kata sehingga lebih mudah untuk memahami evaluasi kurikulum.Pengertian evaluasimenurut joint committee, 1981 ialah penelitian yang sistematik atau yang teratur tentang manfaat atau gunabeberapa obyek. Purwanto dan Atwi Suparman, 1999 mendefinisikan evaluasi adalah proses penerapanprosedur ilmiah untuk mengumpulkan data yang valid dan reliabel untuk membuat keputusan tentang suatuprogram. Rutman and Mowbray 1983 mendefinisikan evaluasi adalah penggunaan metode ilmiah untuk menilaiimplementasi dan outcomes suatu program yang berguna untuk proses membuat keputusan. Chelimsky 1989mendefinisikan evaluasi adalah suatu metode penelitian yang sistematis untuk menilai rancangan, implementasidan efektifitas suatu program. Dari definisi evaluasi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa evaluasi adalahpenerapan prosedur ilmiah yang sistematis untuk menilai rancangan, implementasi dan efektifitas suatuprogram.1Sedangkan pengertian kurikulum adalah :·Worthen & Sanders, 1987 : 41-49Evaluasi adalah prosespengumpulan informasi untuk membantu mengambil keputusan dan di dalamnya terdapat perbedaan mengenaisiapa yang dimaksudkan dengan pengambilan keputusan·Tyler (1949)Evaluasi kurikulum adalah upaya untukmenentukan tingkat perubahan yang terjadi pada ... Read MoreLandasan Evaluasi KurikulumLandasan Evaluasi KurikulumLessinger (1973:3) berpendapat bahwa konsep akuntabilitas mendasarkan dirinyapada tiga landasan yang menggambarkan produk, proses yang berkenaan dengan dana dan kaitan antara danayang digunakan dengan hasil belajar.Rossi dan Freeman (1985:95) mengemukakan enam jenis akuntabilitas,yaitu :• Akuntabilitas Dampak (Impact Accountability)• Akuntabilitas Efisien (Efficiency Accountability)•Akuntabilitas Lingkup (Coverage Accountability)• Akuntabilitas Pemberian jasa (Service DeliveryAccountability)• Akuntabilitas Keuangan (Financial Accountability)• Akuntabilitas Hukum (LegalAccountability)Pendapat Scriven (1991) tentang akuntabilitas yaitu bahwa akuntabilitas selalu berhubungandengan hasil, akuntabilitas memberikan dasar pem,benaran bagi dana yang telah dikeluarkan berdasarkan hasilyang dicapai dan waktu yang digunakan.McDavid dan Hawthorn (2006:435) berpendapat mengenaiakuntabilitas yaitu bahwa pertanggung jawaban itu hanya dapat dilakukan oleh orang yang memiliki wewenangformal seperti orang yang mengembangkan kurikulum, kepala sekolah, guru dan sebagainya.Berdasarkanpendapat Rossi dan Freeman (1985), scriven (1991), dan McDavid dan Hawthorn (2006) maka dalam buku inidikemukakan 4 jenis – jenis akuntabilitas, sebagai dasar Landasan Evaluasi Kurikulum, yaitu : a. Akuntabilitaslegal (legal accountability)Akuntabilitas legal mengandung arti bahwa kegiatan pengembangan kurikulumtersebut haruslah merupakan kegiatan yang sah secara hukum baik ketika proses konstruksi kurikulum,implementasi kurikulum dan evaluasi kurikulum. Setiap kegiatan yang terjadi tidak terjadi tidak boleh melanggarissu, seperti masalah agama, budaya, sosial, ekonomi, jenis kelamin ... Read MoreMetode PenelitianMetode penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Carailmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris dan sistematis.Rasional berarti kegiatan penelitian tersebut dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau 2/4
  3. 3. oleh penalaran manusia. Empiris berarti cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indra manusia, sehinggaorang lainpun dapat mengamatinya. Sistematis berarti proses yang dilakukan dalam penelitian itu menggunakanlangkah-langkah tertentu bersifat logis. Kriteria data empiris : Valid (tepat) menunjukkan derajat ketepatanantara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dan data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti, Reliabelitas,objektifitas Tiga tujuan penelitian : Penemuan, berarti data yang diperoleh dari penelitian itu adalah data yangbetul-betul baru yang sebelumnya belum pernah diketahui Pembuktian, berarti data yang diperoleh digunakanuntuk membuktikan adanya keragu-raguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu. Pengembangan,berarti memperdalam dan memperluas pengetahuan yang ada. Fungsi (kegunaan hasil) penelitian : Memahamiberarti memperjelas suatu masalah atau informasi yang tidak diketahui dan selanjutnya menjadi faktaMemecahkan berarti meminimalkan atau menghilangkan masalah. Mengantisipasi berarti mengupayakan agarmasalah tidak terjadi. Syarat-syarat latar belakang masalah : Argumentasikan urgensi penelitian, sehingga orangpercaya bahwa hal itu perlu diteliti Bagaimana meyakinkan pada pembaca bahwa topic itu penting Kemukakanfakta-fakta awal yang kongkrit Kemukakan kesenjangan yang ada antara dassain (keadaan yang ada) dengandassolen (keadaan yang ... Read MorePenelitian Survei adalahSurvei merupakan pengamatan atau penyelidikan yang kritis untuk mendapatkan keterangan yang baik terhadapsuatu persoalan tertentu di dalam daerah atau lokasi tertentu atau suatu studi ekstensif yang dipolakan untukmemperoleh informasi-informasi yang dibutuhkan (Daniel, 2001). Penelitian survei merupakan kegiatanpenelitian yang memiliki tiga tujuan penting diantaranya: 1) mendeskripsikan keadaan alami yang hidup saat itu,2) mengidentifikasi secara terukur keadaan sekarang untuk dibandingkan dan 3) menentukan hubungansesuatu yang hidup di antara kejadian spesifik (Sukardi, 2003). Penelitian dengan menggunakan survei jugamerupakan metode baik guna mengukur sikap orientasi penduduk dalam populasi besar terhadap suatu kasussosial. Dalam bidang pendidikan, pelaksanaan penelitian survei mungkin bervariasi dalam hal tingkatkompleksitasnya dari yang hanya menggunakan teknik analisis frekuensi sederhana sampai denganpenggunaan perhitungan analisis hubungan antar variabel kompleks. Survei juga bervariasi dalam hal cakupanpenelitian. Penelitian itu bisa dilakukan dengan hanya menggunakan beberapa item pertanyaan tetapimencakup wilayah penelitian sempit. Misalnya survei tentang letak sekolah dalam suatu kawasan. Penelitiansurvei juga dapat dibedakan atas lamanya waktu penyelenggaraan. Terdapat jenis survei yang dilaksanakandalam waktu sesaat atau slice of time dengan cakupan luas dan tetapi ada pula yang dilakukan dalam jangkawaktu yang lebih lama misalnya tiga tahun atau lebih (Sukardi, 2003). Waktu yang lama ataupun ...Read MorePenelitian Eksperimen adalahJenis penelitian lain yang sering dilakukan oleh seorang peneliti di bidang pendidikan adalah penelitianeksperimen (experimental research). Penelitian ekperimen merupakan metode inti dari model penelitian yangada karena dalam penelitian eksperimen para peneliti melakukan tiga persyaratan dari suatu bentuk penelitian.Ketiga persyaratan tersebut meliputi kegiatan mengontrol, memanipulasi, dan observasi. Tujuan penelitian iniadalah untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab-akibat serta berapa besar hubungan sebab-akibattersebut dengan cara memberikan perlakukan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental danmenyediakan kontrol untuk perbandingan (Ardhana, 2008). Dalam penelitian eksperimen, variabel-variabel yangada termasuk variabel bebas (independent variable) dan variabel terikat (dependent variable) yang telahditentukan secara tegas oleh para peneliti sejak awal penelitian. Variabel bebas biasanya merupakan variabelyang dimanipulasi secara sistematis. Dibidang pendidikan, yang termasuk variabel bebas adalah metodemengajar, macam-macam penguatan (reinforcements), sarana prasana pendidikan dan sebagainya. Variabelterikat atau yang sering disebut criterion variable merupakan variabel yang diukur sebagai akibat adanyamanipulasi pada variabel bebas. Variabel terikat disebut dependent variable karena dari segi fungsinya yangtergantung dari variabel bebas. Contoh dari variabel terikat adalah hasil belajar siswa, kemandirian siswa dansebagainya (Sukardi, 2003). Konsep dasar yang berkaitan erat dengan penelitian eksperimen adalah menjawabpertanyaan yang berkaitan dengan mengontrol beberapa variabel bebas serta perubahan yang ... 3/4
  4. 4. Read MorePenelitian EksperimentalPenelitian eksperimental adalah satu-satunya jenis penelitian yang dapat menguji hipotesis untuk membangunhubungan sebab-akibat. Ini merupakan rantai terkuat penalaran mengenai hubungan antara variabel. Dalamstudi eksperimental, peneliti memanipulasi setidaknya satu variabel independen, variabel kontrol lain yangrelevan, dan mengamati efeknya pada satu atau lebih variabel dependen. Peneliti menentukan "siapa mendapatapa"-yaitu, peneliti memiliki kontrol atas pemilihan dan penugasan kelompok untuk perawatan. Manipulasivariabel independen adalah salah satu karakteristik yang membedakan penelitian eksperimental dari jenis lainpenelitian.Variabel independen, juga disebut pengobatan, kausal, atau variabel eksperimental, adalahpengobatan atau karakteristik diyakini membuat perbedaan. Dalam penelitian pendidikan, variabel independenyang sering dimanipulasi termasuk metode pengajaran, tipe penguatan, penataan lingkungan belajar, jenisbahan belajar, dan panjang pengobatan. Daftar ini tidak berarti lengkap. Variabel tergantung, juga disebutkriteria, efek, atau variabel hasil, menunjukkan hasil penelitian, perubahan atau perbedaan dalamkelompok-kelompok yang terjadi sebagai akibat dari variabel independen. Hal ini disebut sebagai variabeldependen karena itu adalah "tergantung" pada variabel independen. Variabel dependen dapat diukur dengan tesatau ukuran kuantitatif lain atau oleh variabel seperti kehadiran, jumlah suspensi, dan rentang perhatian.Pembatasan hanya pada variabel dependen adalah bahwa hal itu merupakan hasil yang terukur. Penelitianeksperimental adalah yang paling terstruktur dari semua jenis penelitian.Ketika baik dilakukan, penelitian ...Read MoreAnak Berkebutuhan KhususKesulitanBelajar, Lambat Belajar,TunaGrahita, Gifted Disinkroni19JANsumber :http://gulit1.wordpress.com/2009/03/05/kesulitan-belajar-lambat-belajar-tunagrahita-gifted-disinkroni/a.Pengertian Kesulitan Belajar, Lambat Belajar,Tunagrahita, Gifted DisinkroniAnak berkesulitan belajar adalahanakyang memiliki ganguan satu atau lebih dari preoses dasar yang mencakuppemahaman penggunaanbahasa lisan atau tulisan, gangguan tersebut mungkinmenampakkan diri dalam bentuk kemampuan yang tidaksempurna dalam mendengarkan,berpikir, berbicara, membaca, menulis,mengeja atau menghitung. Batasantersebutmeliputi kondisi-kondisi seperti gangguan perceptual, luka pada otak,diseleksia dan afasiaperkembangan. Dalam kegiatan pembelajaran di sekolah,kita dihadapkan dengan sejumlah karakterisktik siswayang beraneka ragam. Adasiswa yang dapat menempuh kegiatan belajarnya secara lancar dan berhasiltanpamengalami kesulitan, namun di sisi lain tidak sedikit pula siswa yang justrudalam belajarnya mengalamiberbagai kesulitan. Kesulitan belajar siswaditunjukkan oleh adanya hambatan-hambatan tertentu untukmencapai hasilbelajar, dan dapat bersifat psikologis, sosiologis, maupun fisiologis, sehinggapada akhirnya dapatmenyebabkan prestasi belajar yang dicapainya berada dibawah semestinya.Kesulitan belajar siswamencakuppengetian yang luas, diantaranya : (a) learning disorder; (b) learningdisfunction; (c) underachiever; (d)slow learner, dan (e) learningdiasbilities. Di bawah ini akan diuraikan dari masing-masing pengertiantersebut.1. Learning Disorder atau kekacauan belajar adalah keadaandimana proses belajar seseorang terganggu karenatimbulnya respons yangbertentangan. Pada dasarnya, yang mengalami kekacauan belajar, potensidasarnyatidak dirugikan, akan tetapi belajarnya terganggu atau terhambat oleh adanyarespons-respons yangbertentangan, sehingga hasil belajar yang dicapainya lebihrendah dari potensi yang dimilikinya. Contoh : ...Read More 4/4

×